Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Analysis of Personal Competency of Driving Teachers in Managing Learning in Elementary Schools Utami, Rina; musafir, musafir; muhajirin, Muhammad
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 4 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i4.6165

Abstract

This research aims to analyze and describe the personality competencies of driving teachers in managing classroom learning through their personality competencies in elementary schools. This research is qualitative research, using descriptive methods, data collection techniques in this research, namely, observation, interviews and documentation. Results research shows that the competence of driving teachers in elementary schools here is with good personality competence in mastering and understanding their personality competencies, a strong and stable personality can be seen through Firstly, a strong and stable personality, such as, provoking students to be able to ask questions, driving teachers guiding students to carry out creative actions, driving teachers being role models for students, driving teachers being objective. Second, the mature personality referred to here, the driving teacher is professional, the driving teacher puts students above everything else. Third, a wise and wise personality is meant here, the driving teacher gives students motivation, the driving teacher forms students' disciplinary attitudes, the driving teacher is able to be wise in every situation and condition. Fourth, a responsible and authoritative personality, what is meant here is that the driving teacher provides the best example to students, takes responsibility for students, fosters an attitude of respect and responsibility. Fifth, have morals, that is, teachers who encourage students to teach morals and obey good rules.
Analisis Penggunaan Google Workspace Dalam Meningkatkan Gaya Belajar Kelas V Di SDN 2 Pansor Marwin, Marwin; Taufik, M.; Muhajirin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Penggunaan Google Workspace Dalam Meningkatkan Gaya Belajar Siswa Kelas 5 Di SDN 2 Pansor.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan Google Workspace dalam mendukung guru memahami gaya belajar siswa kelas V di SDN 2 Pansor. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, peneliti mengeksplorasi pengalaman guru dalam mengimplementasikan Google Forms dan Google Sheets sebagai alat bantu untuk mengelola data gaya belajar berbasis model Visual, Auditori, dan Kinestetik (VAK). Data dikumpulkan melalui wawancara terbuka dengan guru, observasi proses pembelajaran, serta dokumentasi digital dari penggunaan Google Workspace. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merasa terbantu dalam mengidentifikasi kecenderungan gaya belajar siswa secara lebih efisien dan terstruktur. Proses digitalisasi melalui Google Workspace mempermudah rekapitulasi data, mempercepat pemahaman karakter belajar siswa, serta meningkatkan keterlibatan guru dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai. Penelitian ini merekomendasikan integrasi teknologi digital berbasis Google Workspace di sekolah dasar sebagai upaya memperkuat pembelajaran yang adaptif dan berbasis kebutuhan individual siswa.
Analisis Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Dalam Penguatan Karakter Peserta Didik di SDN 1 Medana Tahun Ajaran 2024/2025 Amalia, Rida; Hamdani, Muh.; Muhajirin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dalam penguatan karakter peserta didik pada fase B di SDN 1 Medana. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 1 Medana Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara.subjek dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru kelas, dan siswa kelas III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama, implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di kelas III SDN 1 Medana sudah berjalan sesuai dengan tahapan proses pembelajaran yakni adanya perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kedua, kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di kelas III SDN 1 Medana berperan cukup baik dalam memperkuat karakter peserta didik, terutama pada tiga dimensi utama yang dinilai yaitu: Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia, Gotong Royong, dan Kreatif.
Analisis Model Problem-Based Learning (PBL) Dalam Meningkatkan Kolaborasi Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SDN 1 Sambik Elen Tahun Pelajaran 2024/2025 Nur, Beni Edi Saputra; Hamdani, Mum.; Muhajirin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kolaborasi peserta didik pada mata pelajaran Matematika di kelas IV SDN 1 Sambik Elen Tahun Pelajaran 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan model PBL sesuai dengan tahapan yang terdiri dari orientasi terhadap masalah, kerja kelompok, pengumpulan informasi, presentasi hasil, dan refleksi. Penerapan model ini mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam diskusi, memperkuat komunikasi antaranggota kelompok, serta membentuk keterampilan kerja sama dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan penerapan PBL antara lain adalah dukungan kepala sekolah, komitmen guru, antusiasme siswa, serta ketersediaan alat bantu pembelajaran. Sementara itu, hambatan yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan siswa, dominasi individu dalam kelompok, keterbatasan waktu pembelajaran, dan kurangnya kebiasaan berdiskusi di kalangan siswa. Secara keseluruhan, penerapan model Problem-Based Learning terbukti efektif dalam mendorong kolaborasi peserta didik dan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
HUBUNGAN PEMAAFAN DAN HARGA DIRI SELF-ESTEEM PADA SISWA SMA DI TASIKMALAYA Septi, Septiani Nursaadah; Sulistiana, Dewang; Muhajirin, Muhammad
Journal of Counseling Support Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Cendekia Sinergi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64998/jcs.v2i1.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemaafan dan harga diri pada siswa SMA di Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 373 siswa yang diukur menggunakan Skala Pemaafan dan Skala Harga Diri. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Product Moment Pearson menggunakan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemaafan siswa berada pada kategori sedang, sedangkan tingkat harga diri berada pada kategori tinggi. Uji korelasi menghasilkan nilai r = -0,216 dengan p = 0,000 (p < 0,01) yang menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara pemaafan dan harga diri. Artinya, semakin tinggi tingkat pemaafan siswa, maka cenderung semakin rendah tingkat harga dirinya, dan sebaliknya. Temuan ini menegaskan pentingnya peran layanan bimbingan dan konseling dalam membantu siswa memahami bahwa memaafkan bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan psikologis yang mendukung perkembangan emosi dan hubungan sosial yang positif.
STUDI FENOMENOLOGI TENTANG GASLIGHTING PADA KORBAN KEKERASAN BERPACARAN Nadila Putri Maharani; Muhajirin, Muhammad; Arumsari, Cucu
Journal of Counseling Support Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Cendekia Sinergi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64998/jcs.v2i1.30

Abstract

Hubungan percintaan pada remaja dan dewasa awal berpotensi berkembang menjadi pola tidak sehat seperti Gaslighting, yaitu kekerasan emosional yang memengaruhi persepsi dan emosi korban. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman subjektif mahasiswa yang mengalami Gaslighting dalam hubungan pacaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dengan wawancara mendalam. Temuan menunjukkan bahwa korban mengalami manipulasi yang membuat mereka meragukan penilaian diri, kehilangan kepercayaan diri, dan menjadi bergantung secara emosional pada pelaku. Penelitian menyimpulkan bahwa Gaslighting terjadi secara bertahap dan kerap tidak disadari korban, sementara faktor takut kehilangan, ketidakmampuan menolak, dan minimnya dukungan sosial memperkuat posisi korban dalam lingkaran kekerasan emosional.
Analisis Metode Story Telling Dalam Mengembangkatkan Keterampilan Menyimak Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Santong Tahun Pelajaran 2024/2025 Jayadi, Ahmad; Mahendra, Juandra Prisma; Muhajirin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas penerapan metode story telling dalam mengembangkan keterampilan menyimak siswa kelas IV SDN 1 Santong. Keterampilan menyimak merupakan fondasi penting dalam pembelajaran bahasa, namun masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami informasi secara utuh. Metode story telling dipilih karena mampu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, menarik perhatian siswa, dan mendorong keterlibatan aktif selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penerapan story telling dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, penyampaian cerita, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa, seperti kemampuan memahami isi cerita, mengidentifikasi unsur-unsur cerita, serta menyampaikan kembali cerita secara runtut. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi, fokus, dan antusiasme dalam mengikuti pembelajaran. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu, gangguan lingkungan, dan faktor sosial siswa, metode story telling tetap memberikan dampak positif terhadap proses belajar. Dengan demikian, story telling merupakan metode strategis yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran menyimak di tingkat sekolah dasar.
Meningkatkan Minat Belajar Siswa Menggunakan Media Audio Visual Pada Mata Pelajaran Seni Kelas IV SDN 1 Santong Tahun Pelajaran 2024/2025 Rivaldi, Dedi; Rahayu, Fitriani; Muhajirin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas IV SDN 1 Santong melalui penggunaan media audio visual pada mata pelajaran Seni Budaya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IV. Instrumen yang digunakan berupa observasi, angket minat belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan minat belajar siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan skor rata-rata minat belajar siswa dari pra tindakan ke siklus I dan meningkat lagi pada siklus II. Dengan demikian, media audio visual terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran Seni Budaya.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV Di SDN 2 Kayangan Tahun Pelajaran 2024/2025 Fitniawati, Fitniawati; Taufik, M.; Muhajirin, Muhammad
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Kesulitan Belajar Siswa pda Mata Pelajaran MTK Kelas IV di SDN 2 kayangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar siswa dalam mata pelajaran Matematika di kelas IV SDN 2 Kayangan. Fokus penelitian ini meliputi tiga aspek, yaitu: bentuk kesulitan belajar siswa dalam membedakan simbol angka atau konsep yang hampir mirip, kesulitan dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah, serta faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam membedakan simbol angka seperti 6 dan 9, serta dalam memahami konsep yang hampir mirip . Selain itu, siswa juga mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita yang membutuhkan pemahaman konsep dan penerapan rumus. Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar antara lain adalah rendahnya pemahaman konsep dasar, kurangnya motivasi belajar, lingkungan belajar yang kurang kondusif, serta perbedaan gaya belajar siswa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif.
Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di SDN 5 Kayangan Kusuma, Ilham Wirahadi; Muhajirin, Muhammad; Eliyana, Eliyana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana peran guru dalam mendorong peningkatan motivasi belajar peserta didik di SDN 5 Kayangan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui beberapa teknik, yaitu observasi, wawancara, serta dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru, kepala sekolah, dan siswa SDN 5 Kayangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memainkan peran penting sebagai motivator, fasilitator, dan pembimbing dalam pembelajaran. Strategi yang digunakan antara lain penerapan metode bermain sambil belajar, pemberian pujian dan penghargaan, serta pendekatan personal kepada siswa. Dampak dari strategi ini terlihat dari meningkatnya semangat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Namun demikian, terdapat beberapa kendala seperti perbedaan tingkat motivasi siswa dan keterbatasan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dari guru dan pihak sekolah untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan praktisi pendidikan dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif.