Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peningkatan Hardskill Guru SMA Al-Amin Muhammadiyah Kota Sorong melalui Pelatihan Teknologi Hidroponik Mira Herawati Soekamto; Reijeng Tabara; Syarif Ohorella; Marlinda Indah Eka Budiarti
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 01 (2023): Abdimas Mahakam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i01.1976

Abstract

Konsep merdeka belajar sebagai konsep baru kurikulum yang menekankan kepada siswa dengan mengembangkan minat dan bakat serta kemandirian sehingga bisa meningkatkan kualitas siswa. Upaya peningkatan tersebut harus dibarengi dengan peningkatkan tenaga pendidik atau guru, sehingga dapat mencapai tujuan kurikulum merdeka belajar. Melalui kegiatan pelatihan teknologi hidroponik bagi guru-guru akan memberikan pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki guru yang dapat disalurkan untuk mengembangkan kreativitas siswa sebagai dasar dalam mengembangkan ilmu dan teknologi. adanya peningkatakan pengetahuan yang dilakukan melalui pretest dan post test tentang teknologi hiroponik pada guru-guru SMA Al-Amin Muhamamdiyah Kota Sorong yang mencakup tingkat pengetahuan pada tahap pembibitan, larutan nutrisi, penanaman, perawatan atau pemeliharaan, pengendalian hama dan penyakit serta panen. Diharapkan agar dilakukan pendampingan untuk dapat lebih meningkatkan ketrampilan pada berbagai jenis tanaman yang dapat dibudidayakan pada media hidroponik.
Sosialisasi Dan Pelatihan Mengenai Pemanfaatan Sampah Plastik Di Sekolah Dasar Negeri 31 Kota Sorong Marlinda Indah Eka Budiarti; Mira Herawati Soekamto; Sundari Sundari; Rizky Ekawati Ahmad; Nika Fetria Trisnawati
Media Abdimas Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Media Abdimas Vol 3 No 2 Juli 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v3i2.2772

Abstract

Sampah merupakan masalah utama yang ada di Indonesia yang dapat menimbulkan dampak negatif baik bagi kesehatan maupun dalam kegiatan sehari-hari apabila tidak diolah dengan baik. Sampah berkaitan erat dengan perilaku konsumtif masyarakat yang tidak diikuti dengan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan. Sampah dapat dibagi menjadi 3 jenis yakni sampah organik, sampah anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3). Kegiatan sosialisasi ini berfokus pada prinsip Recycle melalui pembuatan kerajinan dari sampah kemasan air mineral gelas di SD Negeri 31 Kota Sorong. Tujuannya adalah membangun karakter siswa sejak dini melalui pemanfaatan sampah khususnya sampah plastik sehingga meminimalisir meningkatnya jumlah sampah plastik dilingkungan sekitar serta dapat bernilai ekonomis jika dimanfaatkan dengan baik. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan pembuatan kerajinan melalui teknik recycle sampah plastik (kemasan air mineral gelas). Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan sasaran siswa kelas 4, 5, dan kelas 5 SD Negeri 31 Kota Sorong. Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan baik dengan siwa yang sangat antusias dan aktif selama kegiatan berlangsung.
Kemapuan Berpikir Kritis Matematis: Pemecahan Masalah Pisa Budiarti, Marlinda Indah Eka
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 02 (2023): Artikel Riset Edisi Agustus 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v3i02.2731

Abstract

Berawal dari rendahnya level PISA matematika dirasa sangat memprihatinkan. Padahal salah satu aspek yang diukur oleh PISA adalah kemampuan berpikir kritis, yang dianggap sebagai indikator penting dalam menilai kesiapan siswa menghadapi tuntutan masyarakat modern. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif, yang dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama. Subyek dalam penelitian ini ialah 3 orang peserta didik kelas VIII. Hasil penelitian: Kemapuan berpikir kritis dengan kategori tinggi dapat melewati empat tahapan polya dengan baik dikarenakan subjek telah terlatih mengerjakan soal pemechan masalah; Peserta didik dapat melewati tahapan memahami masalah, menyusun rencana pemecahan masalah serta melaksanakan rencana pemecahan masalah tetapi pada tahapan melaksanakan dan mengecek Kembali,peserta didik kurang  dapat melewati tahapan ini dikarenakan kurangnya Latihan dan cara belajar yang berbeda naun yang lebih mnonjol adalah cara berpikir dalam mengingat Pelajaran yang telah di pelajari serta  kurangnya  kemapuan  dalam menghubungkan ilmu-ilmu yang dipelajari. Subjek dengan kemampuan berpikir kritis dengan kategori tinggi memiliki kemampuan dalam mengkoneksikan ilmu yang telah dipelajari degan baik,serta didukung pula dengan seringnya dilatih menggunakan Latihan soal, sedangkan subjek dengan kemapuan berpikir kritis dengan kategori sedang tidak memiliki kemampuan koneksi matematis, serta  subjek dengan kemampuan berpikir kritis dengan kategori rendah sudah terjebak pada tahap awal proses pemodelan dan tidak dapat sampai pada tahap melaksanakan prosedur matematika ketika menyelesaikan tugas berbasis konteks.
Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Matematika pada Mata Kuliah Kalkulus Peubah Banyak Budiarti, Marlinda Indah Eka; Kahar, Muhammad Syahrul; Jotlely, Eline Makdalena
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Mei-Agustus 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir tingkat tinggi mahasiswa dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah pada materi kalkulus peubah banyak pada tingkat menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester III yang berjumlah 16 mahasiswa. Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup instrumen tes berupa soal tes dan instrumen non-tes berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis tes dan analisis wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi berada pada kategori sedang dengan persentase 75%. Analisis keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam kategorinya adalah: (1) kategori tinggi sebanyak 2 mahasiswa (12,5%), (2) kategori sedang sebanyak 12 mahasiswa (75%), dan (3) kategori rendah sebanyak 2 mahasiswa (12,5%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keterampilan berpikir tingkat tinggi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong, khususnya Program Studi Pendidikan Matematika, masih berada pada kategori sedang. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa meskipun sebagian besar mahasiswa berada pada kategori sedang dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi, hanya sedikit yang berada pada kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat kebutuhan untuk meningkatkan strategi pembelajaran dan pendekatan pedagogis yang dapat mendorong pengembangan HOTS secara lebih efektif di kalangan mahasiswa. Kontribusi dari penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi pengembangan kurikulum dan metode pengajaran yang lebih fokus pada peningkatan kemampuan berpikir analitis (C4), evaluatif (C5), dan kreatif (C6) mahasiswa. Dengan demikian, hasil ini penting bagi para pendidik dan pengelola program studi untuk merancang intervensi pendidikan yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan kualitas pemahaman dan keterampilan berpikir mahasiswa, khususnya di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sorong.
Generasi Peduli: “Menciptakan Sekolah Bebas Bullying dan Rokok di SDN 33 Waimnir Kab. Raja Ampat " Muharuddin; Marlinda Indah Eka Budiarti; Irna Rusani; Achmad Rusdi; La Robi; Hidayani; Ainun Mardiah; Aswad Muhdar; Muhammad Ali; Jondeway Andi Hasan
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i1.4067

Abstract

Di tengah perkembangan sosial dan teknologi yang pesat, generasi muda dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk bullying dan konsumsi rokok, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup mereka secara signifikan. Bullying, baik secara fisik, verbal, maupun sosial, dapat menyebabkan dampak psikologis yang mendalam, seperti penurunan kepercayaan diri dan stres, sehingga mempengaruhi kesejahteraan anak-anak dalam lingkungan pendidikan dan sosial mereka. Konsumsi rokok, di sisi lain, tetap menjadi masalah kesehatan yang serius di kalangan anak-anak, meningkatkan risiko penyakit jangka panjang dan mempromosikan pola hidup tidak sehat. Sebagai respons terhadap isu-isu ini, program "Generasi Peduli" dilaksanakan pada 6 Agustus 2024 di SDN 33 Waimnir dengan tujuan memberdayakan anak-anak melalui sosialisasi interaktif yang membahas dampak bullying dan bahaya rokok. Program ini melibatkan berbagai tahapan, termasuk penyampaian materi edukatif, kegiatan ice breaking untuk menjaga semangat, dan sesi tanya jawab untuk memastikan pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa terhadap isu-isu penting tersebut, dengan partisipasi aktif yang menunjukkan penerimaan dan relevansi materi bagi mereka. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang lebih peduli dan sehat.
Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Matematika pada Mata Kuliah Kalkulus Peubah Banyak Budiarti, Marlinda Indah Eka; Kahar, Muhammad Syahrul; Jotlely, Eline Makdalena
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir tingkat tinggi mahasiswa dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah pada materi kalkulus peubah banyak pada tingkat menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester III yang berjumlah 16 mahasiswa. Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup instrumen tes berupa soal tes dan instrumen non-tes berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis tes dan analisis wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi berada pada kategori sedang dengan persentase 75%. Analisis keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam kategorinya adalah: (1) kategori tinggi sebanyak 2 mahasiswa (12,5%), (2) kategori sedang sebanyak 12 mahasiswa (75%), dan (3) kategori rendah sebanyak 2 mahasiswa (12,5%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keterampilan berpikir tingkat tinggi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong, khususnya Program Studi Pendidikan Matematika, masih berada pada kategori sedang. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa meskipun sebagian besar mahasiswa berada pada kategori sedang dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi, hanya sedikit yang berada pada kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat kebutuhan untuk meningkatkan strategi pembelajaran dan pendekatan pedagogis yang dapat mendorong pengembangan HOTS secara lebih efektif di kalangan mahasiswa. Kontribusi dari penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi pengembangan kurikulum dan metode pengajaran yang lebih fokus pada peningkatan kemampuan berpikir analitis (C4), evaluatif (C5), dan kreatif (C6) mahasiswa. Dengan demikian, hasil ini penting bagi para pendidik dan pengelola program studi untuk merancang intervensi pendidikan yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan kualitas pemahaman dan keterampilan berpikir mahasiswa, khususnya di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sorong.
Bullying dan Kekerasan Seksual terhadap Kesehatan Mental Anak pada Kelurahan Suprau Marlinda Indah eka Budiarti; Anwar, Zakiyah; Hidayani; Sundari; Faida Musa’ad; Irna Rusani; Faisal Eka Mahendra; Sulkipli M; Ainun Mardiah; La Robi
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i2.4627

Abstract

Bullying merupakan salah satu tindak kekerasan yang dilakukan baik secara fisik, psikis, mental maupun spiritual. Perilaku bullying biasa terjadi dimana saja baik itu dilingkungan rumah, tempat bermain, termasuk lingkungan pendidikan. Sama halnya dengan bullying kekerasan seksual terhadap anak merupakan salah satu permasalahan serius yang dihadapi pemerintah saat ini dikarenakan berkaitan dengan upaya pemerintah untuk melaksanakan UU perlindungan anak No. 35 tahun 2014. Disisi lain, anak korban kekerasan seksual merupakan bagian dari masyarakan yang belum matang perkembangannya baik secara fisik maupun psikologis sehingga membutuhkan pendampingan khusus dalam penanganannya. Fokus permasalahan yang akan dicari jawabannya melalui penelitian ini adalah “pengaruh bullying dan kekerasan seksual terhadap kesehatan mental terhadap anak pada kelurahan suprau.” Metode pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Anak yang pernah mengalami bullying dan kekerasan seksual beresiko lebih tinggi untuk mengalami gejala depresi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kurangnya kesadaran orang tua untuk menjaga anak dengan baik. Disarankan kepada kementrian pendidikan agar menerapkan sekolah ramah anak untuk mengurangi peristiwa bullying dan kekerasan seksual,myang dapat beresiko menimbulkan gejala depresi pada anak.
Efektivitas Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah pada Soal Cerita Sundari, Sundari; Musa’ad, Faida; Phricilia, Regina; Setyo, Arie Anang; Trisnawati, Nika Fetria; Budiarti, Marlinda Indah Eka; Layn, Muh. Ruslan
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Nomor 3 Tahun 2025 (July - September)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i3.6566

Abstract

Students have difficulty solving math story problems because they do not understand the context and do not know how to start, due to conventional learning and lack of connection with real experiences. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the RME approach on students' problem-solving abilities in solving story problems. The study was conducted in grade IV of SD Negeri 36 Sorong City using a quantitative method with a one-group pretest-posttest design. The instruments used included test questions (pretest and posttest), learning implementation observation sheets, student activity observation sheets, RME syntax implementation sheets, and student response questionnaires. Data analysis techniques in this study were normality tests, paired sample t-tests and -gain tests, then learning outcome completeness tests. The results showed an increase in problem-solving abilities after the implementation of the RME approach. The average posttest score was higher than the pretest, and the Wilcoxon Signed Rank Test results showed a significance of 0.000 <0.05, which means there was a significant difference between the pretest and posttest results. The N-Gain value of 0.5750 is included in the moderate category. The classical learning completion rate reached 84% and was in the very good category. The implementation of learning and RME syntax each achieved an average of above 85%, which is included in the very good category. Student activity also showed high results, with the majority of students in the active and very active categories. The results of the student response questionnaire showed that all students gave a positive response to the learning. Based on these results, the RME approach has proven effective in improving students' problem-solving abilities in solving mathematical story problems on the topic of measuring units of length.
Studi Pengolahan Sagu (Metroxylon sp.) Oleh Masyarakat Kampung Malawor Distrik Makbon Kabupaten Sorong Irnawati, Irnawati; Kahar, Muhammad Syahrul; Budiarti, Marlinda Indah Eka
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v2i2.1202

Abstract

Sago tree (Metroxilon sp.) Is native to Southeast Asia. The method used in this research is to use descriptive method with case study and free interview (free interview) field in processing sago and sago tree species which in though. Village community Malawor District Makbon Sorong regency has long consumed sago from natural forests and some sago already planted by ancestors hereditary. When rice and yams run out, people consume sago as a substitute. Most people still manage sago using traditional method for that which become problem point of this research is how kind of sago, process of traditional and semi traditional (scar machine) along with economical value of processed sago which can by community of Kampung Malawor District of Makbon Regency Sorong 
PKM Pengembangan Website sebagai Media Promosi Pulau Soop, Kota Sorong Mohammad Arief Nur Wahyudien; Mirga Maulana Rachmadhani; Siti Nur Kayatun; Muhammad Rizki Setyawan; Rahmatullah Bin Arsyad; Umar Rusli Marasabessy; Marlinda Indah Eka Budiarti; Bekti Wiji Lestari
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v6i2.3459

Abstract

Papua Barat Daya adalah provinsi di Timur Indonesia yang masih jarang dikunjungi wisatawan. Provinsi ini kaya akan sumber daya alam, dengan tanah subur yang cocok untuk pertanian dan lautan dengan keanekaragaman biota laut. Salah satu destinasi menarik di Papua Barat Daya adalah Pulau Soop, dengan luas sekitar 2,67 km² dan populasi 1.378 jiwa. Pulau Soop dapat dicapai dalam 20 menit menggunakan kapal boat dari pelabuhan SAR. Pulau Soop menawarkan pantai indah dengan pepohonan kelapa yang rimbun, menciptakan suasana asri. Pulau ini memiliki tempat wisata bahari menarik seperti Pantai Pasir Putih, Goa Jepang, Sumur Belanda, dan Tanjung Lampu. Semua tempat ini menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung. Namun, informasi tentang potensi alam dan wisata Pulau Soop masih terbatas dan belum banyak dipublikasikan. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan membuat situs web informasi untuk memperkenalkan Pulau Soop kepada masyarakat dan wisatawan. Situs web ini memberikan informasi komprehensif tentang keindahan dan potensi wisata Pulau Soop. Diharapkan, melalui situs web ini, Pulau Soop bisa lebih dikenal, menarik lebih banyak wisatawan, dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui pengembangan sektor pariwisata.