Claim Missing Document
Check
Articles

The Impact of Climate Change on Cardiovascular Problems of the Elderly in Agricultural Areas Decky Vrista Tri Anggoro; Tantut Susanto; Fahruddin Kurdi
Journal of Rural Community Nursing Practice Vol. 4 No. 1 (2026): March
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jrcnp.v4i1.430

Abstract

Exposure to extreme temperatures and air pollution in the agricultural sector causes cardiovascular problems in the elderly. The aging process in the agricultural sector is also correlated with hypertension problems, because the aging process also changes the cardiovascular system and is related to the incidence of hypertension. Furthermore, climate change is also related to hypertension problems or cardiovascular disorders in the elderly. Therefore, it is necessary to analyze the impact of climate change on cardiovascular disease among the elderly to ensure their quality of life in the agricultural sector. Based on the explanation above, it can be concluded that climate change has a significant impact on the health problems of the elderly in the agronursing system. Climate change, including exposure to extreme heat and air pollution, affects cardiovascular disorders among elderly farmers. In responding to these problems, mitigation should be carried out to provide access to health services, enabling farmers, the majority of whom are in developing countries, to minimize the impact of climate change and improve their welfare and quality of life.
The Impact of Climate Change on Cardiovascular Problems of the Elderly in Agricultural Areas Decky Vrista Tri Anggoro; Tantut Susanto; Fahruddin Kurdi
Journal of Rural Community Nursing Practice Vol. 4 No. 1 (2026): March
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jrcnp.v4i1.430

Abstract

Exposure to extreme temperatures and air pollution in the agricultural sector causes cardiovascular problems in the elderly. The aging process in the agricultural sector is also correlated with hypertension problems, because the aging process also changes the cardiovascular system and is related to the incidence of hypertension. Furthermore, climate change is also related to hypertension problems or cardiovascular disorders in the elderly. Therefore, it is necessary to analyze the impact of climate change on cardiovascular disease among the elderly to ensure their quality of life in the agricultural sector. Based on the explanation above, it can be concluded that climate change has a significant impact on the health problems of the elderly in the agronursing system. Climate change, including exposure to extreme heat and air pollution, affects cardiovascular disorders among elderly farmers. In responding to these problems, mitigation should be carried out to provide access to health services, enabling farmers, the majority of whom are in developing countries, to minimize the impact of climate change and improve their welfare and quality of life.
Penerapan Terapi Aktivitas Kelompok Range of Motion (ROM) Aktif untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Bondowoso Indonesia Tutus Mahardika Sukartono; Laily Nailul Farih; Kamilia Irdina; Muhammad Rafi’ Fikrul Hakim; Nur Lailatul Babarrohmah Arrosyidyiah; Ummi Malikal Balqis; Fahruddin Kurdi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i1.671

Abstract

Latar Belakang: Lansia dengan kondisi total care berisiko tinggi mengalami imobilisasi berkepanjangan yang dapat menyebabkan penurunan kekuatan otot, kekakuan sendi, dan penurunan kualitas hidup. Intervensi keperawatan mandiri seperti latihan Range of Motion (ROM) aktif diperlukan untuk mempertahankan fungsi muskuloskeletal dan mencegah komplikasi imobilisasi. Tujuan: Mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) ROM aktif dalam meningkatkan kekuatan otot lansia di PSTW Bondowoso. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif-evaluatif partisipatif. Sebanyak 7 lansia dengan kondisi total care di PSTW Bondowoso menjadi peserta. Intervensi TAK ROM aktif dilaksanakan 1 kali seminggu selama 2 minggu. Kekuatan otot diukur menggunakan Manual Muscle Testing (MMT) skala 0–5 sebelum dan setelah intervensi. Hasil: Evaluasi pascaintervensi menunjukkan peningkatan skor MMT pada sebagian besar peserta, terutama pada ekstremitas atas dan bawah. Lansia yang sebelumnya mengalami kelemahan otot ringan hingga sedang menunjukkan perbaikan tonus dan kemampuan kontraksi aktif setelah mengikuti rangkaian latihan. Kesimpulan: TAK ROM aktif terbukti efektif dan aman untuk meningkatkan kekuatan otot serta mendukung kemandirian fungsional lansia dengan kondisi total care. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam standar asuhan keperawatan rutin di fasilitas perawatan lansia.
Terapi Aktivitas Kelompok Balance Exercise pada Lansia Dengan Risiko Jatuh di Wisma Anggrek UPT PSTW Bondowoso Adis Marsya Salsabila; Arya Adib Toni; Mulenda Isdayana; Amalia Dewi Masithoh; Putra Bagus Bimo; Rani Wulandari; Agnestria Winarto; Fahruddin Kurdi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i1.673

Abstract

Peningkatan usia menyebabkan degradasi fungsi tubuh yang memicu penurunan keseimbangan dan peningkatan risiko jatuh pada lansia. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengatasi masalah ini adalah melalui balance exercise. Pengabdian ini bertujuan untuk melatih keseimbangan dan mencegah resiko jatuh melalui balance exercise lansia dengan risiko jatuh tinggi di UPT PSTW Bondowoso. Pengabdian ini dilakukan selama 3 hari dan diikuti enam lansia di Wisma Anggrek. Instrumen pengukuran menggunakan Timed Up and Go Test (TUG Test). Hasil pengukuran awal menunjukkan seluruh subjek memiliki risiko jatuh sedang hingga tinggi dengan nilai TUG antara 13–55 detik. Setelah Balance exercise selama tiga hari, terjadi penurunan waktu tempuh TUG Test pada seluruh peserta dengan rentang penurunan 1 hingga 25 detik. Penurunan waktu paling signifikan terlihat pada Ny. O (dari 50 detik menjadi 24 detik) dan Ny. S (dari 55 detik menjadi 40 detik). Balance exercise secara signifikan meningkatkan stabilitas dinamis dan kekuatan otot ekstremitas bawah, yang berkontribusi pada penurunan risiko jatuh dan peningkatan kepercayaan diri lansia dalam beraktivitas
Terapi Latihan Jalan dan Aktivitas Kognitif Terhadap Masalah Gangguan Interaksi Sosial Pada Lansia di UPT PSTW Jember Evi Nursyafitri; Fahruddin Kurdi; Septin Wahyu Ersanti
Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Vol 1 No 1 (2016): April 2016
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkki.v1i1.44

Abstract

Background: An elderly person is someone aged 60 years and over. The changes experienced by the elderly include declines in biological, psychological, and socioeconomic functions. Psychosocial function is closely related to the quality of life of the elderly. These changes can impact all aspects of life. Walking training combined with cognitive activities can provide benefits and impact the elderly's ability to adapt to changes in psychosocial function. Objective: To determine the impact of walking training and cognitive activities on social interaction disorders at the Jember Community Empowerment and Welfare Unit (UPT) for the Elderly. Methods: This research is a case study of the application of walking training and cognitive activities to address social interaction disorders in an elderly person at Wisma Seruni, Jember's UPT PSTW. The research was conducted over seven days, with three days of intervention. Data collection used observation and assessment methods. Results: After three days of intervention, the client was cooperative and showed improvement in her social interactions. This was evidenced by the assessment results using the DASS and SPMSQ questionnaires, which served as the researcher's reference. Conclusion: Walking exercises will help seniors improve their interactions with other seniors, thereby fostering a sense of community and a sense of appreciation. Furthermore, cognitive activity contributes to adequate thinking and a reduction in feelings of inferiority. Increased interaction with other seniors and cognitive activity also contribute to an improved quality of life for elderly.
Terapi Aktivitas Kelompok Balance Exercise pada Lansia Dengan Risiko Jatuh di Wisma Anggrek UPT PSTW Bondowoso Adis Marsya Salsabila; Arya Adib Toni; Mulenda Isdayana; Amalia Dewi Masithoh; Putra Bagus Bimo; Rani Wulandari; Agnestria Winarto; Fahruddin Kurdi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i1.673

Abstract

Peningkatan usia menyebabkan degradasi fungsi tubuh yang memicu penurunan keseimbangan dan peningkatan risiko jatuh pada lansia. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengatasi masalah ini adalah melalui balance exercise. Pengabdian ini bertujuan untuk melatih keseimbangan dan mencegah resiko jatuh melalui balance exercise lansia dengan risiko jatuh tinggi di UPT PSTW Bondowoso. Pengabdian ini dilakukan selama 3 hari dan diikuti enam lansia di Wisma Anggrek. Instrumen pengukuran menggunakan Timed Up and Go Test (TUG Test). Hasil pengukuran awal menunjukkan seluruh subjek memiliki risiko jatuh sedang hingga tinggi dengan nilai TUG antara 13–55 detik. Setelah Balance exercise selama tiga hari, terjadi penurunan waktu tempuh TUG Test pada seluruh peserta dengan rentang penurunan 1 hingga 25 detik. Penurunan waktu paling signifikan terlihat pada Ny. O (dari 50 detik menjadi 24 detik) dan Ny. S (dari 55 detik menjadi 40 detik). Balance exercise secara signifikan meningkatkan stabilitas dinamis dan kekuatan otot ekstremitas bawah, yang berkontribusi pada penurunan risiko jatuh dan peningkatan kepercayaan diri lansia dalam beraktivitas
Peningkatan Ekonomi Lokal Melalui S-CONNECT: Website Digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Wisata Desa Sawaran Lor Ali Rido Mahbub; Aziziyah Annur Arofah; Millatul Azizah; Rima Melati Septilia; Ramadhawanti Novatasyahnar Rizqi; Lailatul Qodriyah; Devi Naudiyah Maghfiroh; Isholil Khairi Arifillah; Jonathan Bimby Aji Saputra; Fahmi Aminullah Buana Negara; Shavira Febynadia; Gabriella Hana; Syalaisha Khoirotinnisa; Fahruddin Kurdi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v4i3.570

Abstract

Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, kaya akan sumber daya alam dan menawarkan beragam produk UMKM lokal yang berharga. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan sepenuhnya karena kurangnya platform media digital resmi, seperti situs web desa. Akses informasi digital memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas akses informasi, dan mendorong pembangunan ekonomi lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pelayanan publik dan transparansi data, menyediakan alat promosi digital untuk UMKM, memperluas peluang ekonomi berbasis teknologi, dan menyediakan mekanisme pengaduan digital yang lebih cepat, terbuka, dan partisipatif. Kegiatan ini memberikan bantuan dan pendidikan digital, dimulai dengan survei kebutuhan masyarakat, pemetaan potensi desa, dan pengembangan situs web S-Connect (Sawaran Lor Connect for Digital Communication). Situs web S-Connect dikembangkan sebagai media informasi publik untuk mempromosikan potensi desa dan menyediakan layanan pengaduan berbasis teknologi. Fitur utama meliputi profil desa, peta UMKM terintegrasi dengan Google Maps, potensi pariwisata, dan layanan pengaduan masyarakat. Hasil program menunjukkan bahwa S-Connect dapat meningkatkan transparansi informasi, memperluas akses pelayanan publik, dan mempromosikan potensi lokal. Selain itu, kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang diberikan kepada para pejabat desa efektif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan pengelolaan situs web.
Pendampingan Manajemen Hipertensi melalui Terapi Aktivitas Kelompok Senam Hipertensi pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Jember Fariza Barika Ramadhani; Fara Fida Annisa; Melsanda Holipin Putri; Lintang Dariz Septantia; Nissa Luthfiana Zaki; Nindy Dwi Maharani; Shavira Rohmani; Achmad Dedi Firmansyah; Rhohis Algiyansyah; Fahruddin Kurdi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v4i3.582

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif paling umum pada lansia dan menjadi masalah kesehatan global yang memerlukan penanganan komprehensif. Selain terapi farmakologis, pendekatan nonfarmakologis seperti senam hipertensi dalam kerangka Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) terbukti efektif dalam membantu mengontrol tekanan darah secara aman dan menyenangkan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh intervensi senam hipertensi terhadap perubahan tekanan darah dan keluhan subjektif pada lansia di UPT Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Jember. Intervensi dilaksanakan selama empat hari berturut-turut dengan melibatkan 8 lansia penderita hipertensi. Metode pelaksanaan mencakup pemberian edukasi, diskusi interaktif, dan demonstrasi senam hipertensi yang terdiri atas empat sesi: pemanasan, latihan pernapasan dan gerakan inti, senam berirama dengan musik, serta pendinginan disertai penyuluhan gaya hidup sehat. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi serta kuesioner untuk mengidentifikasi keluhan subjektif. Hasil menunjukkan penurunan rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 5 mmHg (dari 158 menjadi 153 mmHg) dan tekanan darah diastolik sebesar 3 mmHg (dari 96 menjadi 93 mmHg). Selain itu, terjadi penurunan signifikan pada keluhan sakit kepala, di mana 75% peserta melaporkan peningkatan rasa rileks setelah mengikuti kegiatan. Senam hipertensi terbukti menjadi intervensi nonfarmakologis yang mudah diakses, efektif dalam menurunkan tekanan darah, serta mampu memperkuat interaksi sosial dan kesejahteraan psikologis lansia di lingkungan panti.
Peningkatan Ekonomi Lokal Melalui S-CONNECT: Website Digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Wisata Desa Sawaran Lor Ali Rido Mahbub; Aziziyah Annur Arofah; Millatul Azizah; Rima Melati Septilia; Ramadhawanti Novatasyahnar Rizqi; Lailatul Qodriyah; Devi Naudiyah Maghfiroh; Isholil Khairi Arifillah; Jonathan Bimby Aji Saputra; Fahmi Aminullah Buana Negara; Shavira Febynadia; Gabriella Hana; Syalaisha Khoirotinnisa; Fahruddin Kurdi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v4i3.570

Abstract

Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, kaya akan sumber daya alam dan menawarkan beragam produk UMKM lokal yang berharga. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan sepenuhnya karena kurangnya platform media digital resmi, seperti situs web desa. Akses informasi digital memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas akses informasi, dan mendorong pembangunan ekonomi lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pelayanan publik dan transparansi data, menyediakan alat promosi digital untuk UMKM, memperluas peluang ekonomi berbasis teknologi, dan menyediakan mekanisme pengaduan digital yang lebih cepat, terbuka, dan partisipatif. Kegiatan ini memberikan bantuan dan pendidikan digital, dimulai dengan survei kebutuhan masyarakat, pemetaan potensi desa, dan pengembangan situs web S-Connect (Sawaran Lor Connect for Digital Communication). Situs web S-Connect dikembangkan sebagai media informasi publik untuk mempromosikan potensi desa dan menyediakan layanan pengaduan berbasis teknologi. Fitur utama meliputi profil desa, peta UMKM terintegrasi dengan Google Maps, potensi pariwisata, dan layanan pengaduan masyarakat. Hasil program menunjukkan bahwa S-Connect dapat meningkatkan transparansi informasi, memperluas akses pelayanan publik, dan mempromosikan potensi lokal. Selain itu, kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang diberikan kepada para pejabat desa efektif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan pengelolaan situs web.
Pendampingan Manajemen Hipertensi melalui Terapi Aktivitas Kelompok Senam Hipertensi pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Jember Fariza Barika Ramadhani; Fara Fida Annisa; Melsanda Holipin Putri; Lintang Dariz Septantia; Nissa Luthfiana Zaki; Nindy Dwi Maharani; Shavira Rohmani; Achmad Dedi Firmansyah; Rhohis Algiyansyah; Fahruddin Kurdi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v4i3.582

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif paling umum pada lansia dan menjadi masalah kesehatan global yang memerlukan penanganan komprehensif. Selain terapi farmakologis, pendekatan nonfarmakologis seperti senam hipertensi dalam kerangka Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) terbukti efektif dalam membantu mengontrol tekanan darah secara aman dan menyenangkan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh intervensi senam hipertensi terhadap perubahan tekanan darah dan keluhan subjektif pada lansia di UPT Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Jember. Intervensi dilaksanakan selama empat hari berturut-turut dengan melibatkan 8 lansia penderita hipertensi. Metode pelaksanaan mencakup pemberian edukasi, diskusi interaktif, dan demonstrasi senam hipertensi yang terdiri atas empat sesi: pemanasan, latihan pernapasan dan gerakan inti, senam berirama dengan musik, serta pendinginan disertai penyuluhan gaya hidup sehat. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi serta kuesioner untuk mengidentifikasi keluhan subjektif. Hasil menunjukkan penurunan rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 5 mmHg (dari 158 menjadi 153 mmHg) dan tekanan darah diastolik sebesar 3 mmHg (dari 96 menjadi 93 mmHg). Selain itu, terjadi penurunan signifikan pada keluhan sakit kepala, di mana 75% peserta melaporkan peningkatan rasa rileks setelah mengikuti kegiatan. Senam hipertensi terbukti menjadi intervensi nonfarmakologis yang mudah diakses, efektif dalam menurunkan tekanan darah, serta mampu memperkuat interaksi sosial dan kesejahteraan psikologis lansia di lingkungan panti.
Co-Authors Achmad Ali Basri Achmad Dedi Firmansyah Achmad Kusyairi Adis Marsya Salsabila Afifatul Mukaromah Afkarina, Dina Agnestria Winarto Agus Subianto Agustina, Dina Nurul Agustina, Liana Putri Ali Rido Mahbub Alifia Khoirunnisa Aliya Nuri Andiny Amalda, Adela Hery Prasilia Amalia Dewi Masithoh Amalia, Syifa Amini, Diah Ayuningrum Andiana Andiana Andrena, Daniela Angela Prielkarla Deya Anggraini Probowati Anggun Prasetiya Aprilia, Niken Ardhani, Ni Ketut Arif, Muhammad Irfan Arizana, Windhy Dwi Surya Arya Adib Toni Asaluna, Magnis Asma Yudhi Efendi Asri Ayu Putriyas Ningsih Azin Linggar Ayu Pramela Aziziyah Annur Arofah Bachtiar, Bafidz Arifahmi Bahtiar, Syahroni Balqis, Ummi Malikal Bela Aprilia Nuraini Besar Sintong Prabowo Hasibuan Bunga, Adelia Damayanti, Trisya Aulia Daniel Happy Putra Decky Vrista Tri Anggoro Devi Naudiyah Maghfiroh Dimas Anggi Septiyansah Diwali Sukma Alyani Dwi Ayu Sari Dwi Cahyono, Bagus Echi Agnes Claudia Efadatus Zakiyah Efendi, Melani Adelia Eka Afdi Septiyono Eka Purwantiningsih Eka Verawati, Eka Eka Windra Dewi Elina, Agusta Dian Ersanti, Septin Wahyu Evi Nursyafitri Evy Aristawati Fahmi Aminullah Buana Negara Faiq Rojannah Faizatul Ulya Fara Fida Annisa Fariza Barika Ramadhani Fauziah, Wahyuni Ferdiana, Intan Nahdia Ferdianti, Nuraini Melika Firiasari, Maya Firli Riana Sari Fitriani, Neneng Kurnia Fitrio Deviantony Frandita Eldiansyah Freanti, Putri Gabriella Hana Galih Satya Pamukti Gevin Yensya Grysha Viofananda Agung Kharisma Ade Handayani, Wiwin Handika, Erdin Handika Sumarya Hanny Rasni Hardianto, Widodo Hardika, Beva Pramasty Hasan, Hafifah Hendita, Yasmin Heryanti, Wiwik Dwi Hidayat, Ahmad Taufiq Hikmah, Siti Dewi Iis Safira Ariviana Imaniar Rosyida Indah Ratnawati Indonesia Tutus Mahardika Sukartono Indriana Noor Istiqomah Ira Purba Wanda Isholil Khairi Arifillah Iswahyuni, Deni Ema Iswanto iswanto Jon Hafan Sutawardana Jonathan Bimby Aji Saputra Kamilia Irdina Khoiri, Ahmad Nur Khoirun Nasikhin Kholis, Anja Hesnia Komariah, Kholifatul Kristanti, Kezia Ria Kusumadani, Fahra Lailatul Qodriyah Laily Nailul Farih Laraswati Ayuning Luky Latifa Aini Latifa Aini S Latifa Aini Susumaningrum Latifa Aini Susumaningrum Lestari, Purwita Levi Nadya Nur Imamah Lintang Dariz Septantia Lutfian Lutfian Maharani, Feno Aureola MARIA BINTANG Mashuda, Hagum Maulana, Muhammad Alfin Maya Fitriasari Maya Fitriasari Ma’fuah, Siti Ma’fuah, Sofiatul Meilynda Ekanovvareta Melsanda Holipin Putri Miftahurroziqin, Moch Azzam Miftahurroziqin, Moch. Azzam Millatul Azizah Mitasari Mohammad Arif Kurniawan Mufarrokha, Umairotul Muhammad Alfin Maulana Muhammad Rafi’ Fikrul Hakim Mukarromah, Siti Murdiyati Mulenda Isdayana Murtaqib Murtaqib Mutia Nur Maulida Sandy Nabila Cindy Anggraeni Nadya Rahmania Naristiti Nahariani, Pepin Nahariani, Pepin Nanda Leoni Agustin Naretta Khoirunisak Nasikhin, Khoirun Naufal, Qinthar Alif Niken Asih Laras Ati Niken Asih Laras Ati Nindy Dwi Maharani Ningrum, Nenchy Yetika Setya Nisa, Miratun Nissa Luthfiana Zaki Nistiandani, Ana Nuning Dwi Merina NUR ARIFAH Nur Hasanatil Fauziah Nur Lailatul Babarrohmah Arrosyidyiah Nurkholis Afandi NURUL HIDAYAH Nurul Huda Obay, Aprilia Lisa Oktasari, Kingkin Nindi Oktaviana, Essa Rani Pangestu, Adinda Widia Pawiono Permatasari, Anisa Permatasari, Resi Pradana, Faisal Ghozi Dika Prasasti Puspita Avcafebriliani Prasetyo, Ananto Adi Prastica, Vinanda Maria Priyanti, Ratna Puji Puspitasari, Febiola Putra Bagus Bimo Putra, Andhika Satriya Putra, Ary Januar Pranata Putri, Armelia Libriantari Putri, Galuh Yulia Asmara Putu Annesia Warsito Qadriyah, Elok Lailatul Qudsyiyah, Roro Dewi Rahayu, Novi Putri Rahayu, Sri Puji Rama Aji, Rizki Ramadhan, Khoirul Ramadhani, Adinda Nasywa Ramadhani, Ayu Parahita Ramadhani, Nurhafidin Ramadhawanti Novatasyahnar Rizqi Rani Wulandari Ratna Puji P Ratna Puji Priyanti Ratna Puji Priyanti Ratna Puji Priyanti Reza Maulita, Firsilia Rhohis Algiyansyah Rhosani, Nur Oktavia Rifa'i Rifa'i Rifa'i Rima Melati Septilia Risha Putri Mahardika Riski Hidayaturrohkim Riza Aminiyah Rochman, Mohamad Isfanur Rohmah, Sisilia Inayatul Rohmah, Siti Nailatul Romadhonia, Firda Roro Dewi Qudsyiyah Rosyadi, Wildan Maulana Safitri, Yessi Eka Salsabila, Kirana Putri Salsabila, Nadia Putri Saputra, Rizky Lukman Sari, Annisa Tribekti Cantika Sari, Karinda Evita Septin Wahyu Ersanti Septin Wahyu Ersanti Sestu R D Andayani Shavira Febynadia Shavira Rohmani Sholeh, Mochammad Fikris Sholikhah, Rahma Mar'atus Siswoyo Siswoyo Siti Karimatul Kamila SITI KHOLIFAH Siti Nur Wahidah Subianto, Agus Sunaryo, Muhammad Musyafa Fakhurohman Syafriansyah, Fahmi Essa Syahroni Bahtiar Syalaisha Khoirotinnisa Tantut Susanto Tasya Kamila Pramesti Uba, Nuraini Achmad Ubaidillah Ubaidillah Utsman Ummi Malikal Balqis Utari, Mia Puji Vespan Candra Surya Villyana Riskiyanti Vivin Unika Royahin Wantiyah Wantiyah Wempy Ribut Pratondo Wiananda, Elsa Wizztyo Putri Winarti, Linda Windhy Dwi Surya Arizana Yahtarita ulfia Adisiwi Yanuari, Karina Paramita Yeni Fitria Yunnita, Sisma Yessi Yuzqi Rizqullah Zainal Abidin Zakiyah, Efadatus