Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Gambaran Kemampuan Keluarga dalam Merawat ODGJ di Rumah Khalim, Syafi'ul; Noviyanti, Atika; Nabila, Sarah; Budiarto, Eka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus gangguan jiwa mengalami kenaikan setiap tahunnya, hal tersebut menunjukkan bahwa kekambuhan ataupun kasus baru masih banyak terjadi. Dukungan keluarga sangat penting dalam mencegah terjadinya kekambuhan pada pasien, sehingga diharapkan keluarga dapat secara mandiri dalam memberikan perawatan kepada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan keluarga dalam merawat ODGJ di rumah. Penelitian ini melibatkan keluarga pasien ODGJ berjumlah 101 responden di Wilayah Kerja Puskesmas Wonopringgo Kebupaten Pekalongan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini adalah penelitian kuantiatif. Alat ukur menggunakan kuesioner kemampuan keluarga dalam merawat ODGJ. Analisa data menggunakan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 51,5% kemampuan keluarga dalam merawat ODGJ di rumah baik. Berdasarkan hasil penelitian, hampir 50% dari responden memiliki kemampuan dalam merawat ODGJ di rumah yang kurang baik. Hal ini menunjukkan bahwa masih perlunya upaya peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat ODGJ dirumah. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat yaitu terapi kelompok suportif bagi keluarga pasien.
Improved Management Understanding of Research Through Concepts and Preliminary Studies for Empirical Problem Solving Sunarya, Po Abas; Budiarto, Eka; Lestari, Fauziyyah Husna Nurdiayanah
APTISI Transactions on Management (ATM) Vol 2 No 2 (2018): ATM (APTISI Transactions on Management)
Publisher : Pandawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.054 KB) | DOI: 10.33050/atm.v2i2.786

Abstract

In the process of job management, many problems are faced. So that good management is needed, which is required to provide problem solving. Problem solving is done by conducting research on objects, in order to produce quality management. Research is a way to objectively seek truth, where truth here is not only conceptually or deductively obtained, but also must be tested empirically. The purpose of this paper is to provide an understanding of 10 (ten) basic research, as a form of research management, namely the understanding of research, research, research steps, motivation and research objectives, research processes, characteristics of research, preliminary studies, benefits and objectives preliminary studies, how to conduct preliminary studies, concepts of research methods and methodologies.
Membangun Konsep Diri Positif Melalui Peer Group Sebagai Manajemen Diri Dampak Bullying Pada Remaja Putri Prafitri, Lia Dwi; Budiarto, Eka; Suparni, Suparni; Zuhana, Nina
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i3.3850

Abstract

Young women in orphanages often experience psychosocial challenges, such as low self-esteem and experiences of bullying, which affect their emotional and social well-being. This service aims to improve self-concept through a peer group approach as a self-management strategy against the impact of bullying. The methods used include focused group discussions (FGD), education, peer group formation, role play, mentoring, and evaluation. The results show an increase in self-concept understanding, the formation of an active and supportive peer group, improvement in self-management skills, increased self-confidence, the development of peer group modules or guides, and the establishment of sustainable partnerships. Pre-test to post-test scores increased by an average of 1.4 points. Peer groups are effective in creating a safe environment and strengthening positive interactions between adolescents. This intervention has a positive impact on the psychosocial aspect and has the potential to be replicated in other orphanages as a form of promotive and preventive mental health. Cross-sectoral support, such as caregivers, educators, and health workers, is needed for sustainable programs and optimal results.Keywords: bullying; self-concept; orphanage; peer group; young women  Abstrak: Remaja putri di panti asuhan sering mengalami tantangan psikososial, seperti rendahnya konsep diri dan pengalaman bullying, yang memengaruhi kesejahteraan emosional dan sosial mereka. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan konsep diri melalui pendekatan peer group sebagai strategi manajemen diri terhadap dampak bullying. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok terfokus (FGD), edukasi, pembentukan kelompok sebaya, role play, pendampingan, dan evaluasi. Hasil capaian menunjukkan peningkatan pemahaman konsep diri, terbentuknya peer group yang aktif dan suportif, peningkatan kemampuan manajemen diri, peningkatan rasa percaya diri, tersusunnya modul atau panduan peer group dan terjalinnya kemitraan berkelanjutan. Skor pre-test ke post-test naik rata-rata 1,4 poin. Peer group terbukti efektif menciptakan lingkungan aman dan memperkuat interaksi positif antarremaja. Intervensi ini memberikan dampak positif pada aspek psikososial dan berpotensi direplikasi di panti lain sebagai bentuk promotif dan preventif kesehatan mental. Dukungan lintas sektor seperti pengasuh, pendidik, dan tenaga kesehatan diperlukan agar program berkelanjutan dan hasilnya optimal.Kata kunci: bullying; konsep diri; panti asuhan; peer group; remaja putri
Machine Learning-Based Forecasting Of Incoming Customer Orders: A Case Study On Heavy-Duty Filter Products Taryono, Taryono; Sofianti, Tanika D.; Budiarto, Eka
Advances In Social Humanities Research Vol. 3 No. 11 (2025): Advances In Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v3i11.506

Abstract

Accurate demand forecasting plays a critical role in inventory management and production planning, particularly in the manufacturing of heavy-duty filter products, where customer order patterns are influenced by seasonal and external factors. This study proposes a machine learning–based forecasting framework to predict incoming customer orders using structured sales data. The analysis focuses on the 2021–2025 period, during which demand behavior was observed to be more stable compared to previous years. The study evaluates the effects of feature engineering and feature selection on forecast accuracy, with special attention to time-based, seasonal, and external economic variables. Random Forest, LightGBM, and Linear Regression models were developed and their performance was assessed using metrics such as Mean Absolute Error (MAE), Root Mean Square Error (RMSE), MAPE, and R2 score. Experimental results show that the inclusion of seasonal and exogenous features significantly enhances model performance, particularly for item types with pronounced cyclical trends. Furthermore, the study conducts hypothesis testing to assess the statistical impact of engineered features and model types on forecast accuracy. The findings demonstrate the applicability of machine learning in industrial forecasting scenarios, offering a replicable and scalable approach to data-driven decision making in procurement and inventory planning.
Edukasi Perawatan Diri Dan Deteksi Dini Pada Kelompok Diabetes Mellitus Dan Kelompok Rentan : Edukasi Perawatan Diri Dan Deteksi Dini Pada Kelompok Diabetes Mellitus Dan Kelompok Rentan Kurniawati, Trina; Budiarto, Eka; Kusuma, Nur Intan
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Batikmu
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v5i2.2295

Abstract

Abstract Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan jangka panjang dan keterlibatan aktif pasien dalam manajemen diri. Namun, masih banyak pasien yang memiliki pemahaman terbatas tentang pentingnya pengelolaan diri yang efektif, seperti pengaturan pola makan, olah raga, pemantauan gula darah, dan kepatuhan terhadap pengobatan. Kurangnya edukasi dan kesadaran diri dapat meningkatkan risiko komplikasi serius dan menurunkan kualitas hidup pasien. Oleh karena itu, pendekatan edukasi berbasis komunitas diperlukan untuk memberdayakan pasien, keluarga dan kelompok masyarakat dalam memahami serta mengimplementasikan manajemen perawatan diri. Kegiatan ini dilakukan dengan kegiatan utama deteksi dini pada kelompok rentan, pengukuran gula darah, asam urat, dan tekanan darah, serta edukasi perawatan diri. Kegiatan diikuti oleh 20 orang. Edukasi dilakukan pada kelompok ibu Aisyiyah di Kecamatan Wiradesa. Hasil kegiatan diperoleh rata-rata tekanan darah sistole dan diastole berturut yaitu 142,1 mmHg dan 88,2 mmHg. Tekanan darah sistole tertinggi mencapai 219 mmHg dan terendah yaitu 110 mmHg/. Rata-rata gula darah sewaktu mencapai 108,4 mg/dl dengan gula darah sewaktu tertinggi mencapai 180 mg/dl dan terendah yaitu 66 mg/dl. Pengukuran asam urat diperoleh rata-rata asam urat mencapai 6,31 mg/dl. Edukasi diberikan berjalan dengan lancar dan antusias peserta diobservasi berdasarkan respon terhadap keinginan bertanya. Keseluruhan dapat disimpulkan bahwa berdasarkan pemeriksaan peserta sebagian besar memiliki risiko hipertensi dan diabates melitus. Kata kunci: Deteksi dini; Diabetes Mellitus; Hipertensi; Kelompok Rentan
Differences in Psychological Resilience among Adolescents in Earthquake-Affected Areas based on Gender, Parenting Styles, and Psychosocial Problems Budiarto, Eka; Astriana, Astriana; Kusuma, Nur Intan
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 21 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2026.21.1.16448

Abstract

Resilience is crucial for adolescents, a vulnerable group that may suffer adverse effects from earthquakes. A large number of adolescents continue to experience stress and trauma as a result of such events. This study aimed to determine the differences in psychological resilience among adolescents based on gender, parenting style, and psychosocial problems. This quantitative research employed a cross-sectional design with a sample size of 232 participants. Simple random sampling was used, with the inclusion criteria targeting adolescents who resided in the earthquake-affected area, directly experienced the earthquake, and exhibited psychological impacts such as anxiety, fear, and excessive sadness. Adolescent resilience was measured using a modified version of the Brief Resilience Scale questionnaire. Data were analyzed using a three-way ANOVA with a 2x2x2 factorial design. The results showed that the average resilience score was 19.25 out of a maximum possible score of 30, suggesting that adolescent resilience remains considerably below its potential maximum. Psychological resilience among adolescents in earthquake-affected areas was not significantly influenced by gender (p = 0.381), parenting style (p = 0.607), or psychosocial problems experienced during the earthquake (p = 0.331). Therefore, adolescent resilience appears unaffected by these factors. However, further research is warranted to explore other potential influences, including coping mechanisms, decision-making skills, and stress management.