Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Scale Up Usaha Industri Rumah Tangga Kue Lumpur di Kelurahan Kedungkandang Kota Malang Afifuddin Afifuddin; Abdul Rani; Muhammad Agus Salim; Margianto Margianto; Nisa’us Sholikah; Rini Rahayu Kurniati; Ika Nuriyanti; Ita Suhermin Ingsih; Anies Fuady
JPMNT JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT NIAN TANA Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/jpmnt.v2i4.743

Abstract

The problems faced by the IRT 'Siti Rochaniyah' household scale business is the lack of production equipment in the form of oil filters and product processing methods that do not pay attention to sanitation and hygiene and there is no bookkeeping of business finances. Implementing this service program aims to increase the productivity and income of 'Siti Rochaniyah' Home Industry (IRT) partners through increasing producers' knowledge and skills in production and financial management. The method for implementing this program is through counseling, training and assistance to the owners and employees of IRT 'Siti Rochaniyah'. The results of implementing the service program include: availability of a mud cake oven to increase production; increasing partners' knowledge about sanitation and hygiene principles; and Increasing partners' understanding and skills for financial bookkeeping with business management with the POAC (Planning Organizing Actuating Controlling) concept.
Scale Up Usaha Skala Rumah Tangga Bawang Goreng di Kelurahan Kedungkandang Anies Fuady; Rini Rahayu Kurniati; Ika Nuriyanti; Warsito Warsito; Nisa’us Sholikah; Abdul Rani; Afifuddin Afifuddin; Ita Suhermin Ingsih
JPMNT JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT NIAN TANA Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/jpmnt.v2i4.744

Abstract

The problems faced by the household-scale fried onion business 'Siana' were the lack of production equipment in the form of oil filters and product processing methods that do not pay attention to sanitation and hygiene and there is no bookkeeping of business finances. This service aimed to increase the productivity and income of the 'Siana' fried onion small business partners by improving the knowledge and skills of producers in production and financial management. The method of implementing this program is in the form of counseling, training, and assistance to the owners and employees of the 'Siana' fried onion business. The results of implementing the service program include: increasing partners' knowledge about sanitation and hygiene principles; and increasing the understanding and skills of partners for business management with the POAC (Planning Organizing Actuating Controlling) concept.
PENGAWETAN TELUR DENGAN PENGUAPAN EKSTRAK DAUN SIRIH DAN GETAH BATANG PISANG TERHADAP KUALITAS KUNING TELUR AYAM RAS Akbarina, Febria Syahri; Sholikah, Nisa'us; Suryanto, Dedi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif penggunaan uap yang berasal dari bahan alami, yaitu getah batang pisang dan ekstrak daun sirih, dalam menjaga mutu kuning telur. Bahan yang di pakai pada penelitian ini adalah 80 butir telur ayam ras. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Desain penelitian yang diterapkan merupakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan dua faktor perlakuan yaitu perbandingan presentase bahan getah batang pisang (GBP) dan ekstrak daun sirih (EDS) dengan kode P0, P1, P2,dan P3, serta lama penyimpanan dengan kode H0, H1, H2, dan H3, dengan setiap perlakuan dilakukan dengan pengulangan sebanyak lima kali. Variable yang  diamati meliputi tinggi yolk dan pH yolk. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANOVA, dan apabila terdapat pengaruh, dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh perbandingan persentase bahan dan interaksi antara perbandingan persentase bahan dengan lama penyimpanan terhadap tinggi yolk (P>0,05), namun lama penyimpanan memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,05). Rata-rata nilai perbandingan persentase bahan adalah sebagai berikut : P0 = 13,38, P1 = 12,88, P2 = 14,18, dan P3 = 13,31. Rata-rata nilai lama penyimpanan sebagai berikut : H0 = 16,37c, H1 = 13,89b, H2 = 12,76b, H3 = 10,73a. Ditemukan interaksi yang signifikan (P<0,01) antara perbandingan bahan dan lama penyimpanan terhadap pH yolk, dengan rata-rata sebagai berikut : P0-H0 = 6.01g, P0- H1 = 5.93efg, P0-H2 = 5.30abcdefg, P0-H3 = 4.84abcd, P1-H0 = 5.82defg, P1-H1 = 4.88abcde, P1- H2 = 4.94abcdef, P1-H3 = 5.94fg, P2-H0 = 5.99gg, P2-H1 = 4.50ab, P2-H2 = 4.68abc, P2-H3 = 4.94abcdef, P3-H0 = 6.09g, P3-H1 = 4.36a, P3-H2 = 5.46bcdefg, P3-H3 = 5.60cdefg. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa lama penyimpanan H0 memberikan hasil yang paling baik terhadap tingggi yolk. Sedangkan untuk pH yang paling baik pada kombinasi perlakuan P3-H0. Kata Kunci : Evaporasi, Getah Batang Pisang, Ekstrak Daun Sirih, Kualitas Telur
PENGARUH VALORISASI GETAH BATANG PISANG DAN EKSTRAK DAUN SIRIH TERHADAP DIAMETER, INDEKS, DAN PH ALBUMEN TELUR AYAM RAS Rachman, Hafidh Nur; Sholikah, Nisa'us
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 1 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengukur efek penguapan telur ayam ras menggunakan kombinasi getah batang pisang (GBP) dan ekstrak daun sirih (EDS) pada parameter fisik telur selama penyimpanan, ditinjau dari diameter, indeks telur, dan pH albumen. Materi yang digunakan yaitu 80 butir telur ayam ras umur 0 hari, getah batang pisang dari batang pisang usia ± 1 tahun, dan ekstrak daun sirih dari daun sirih yang dibersihkan lalu dikeringkan menjadi bubuk halus dan diekstrak. Peneitian ini menerapkan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan dua faktor perlakuan yaitu variasi komposisi GBP dan EDS (P0-P3) serta lama penyimpanan (0-3 minggu), masing masing dengan lima ulangan. Hasil penelitian  menunjukan bahwa kombinasi penguapan dengan GBP dan EDS dengan perlakuan berbeda memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap diameter dan pH albumen sedangkan pada indeks telur tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Perlakuan terbaik diperoleh pada P3 (15% GBP + 35% EDS + 50% air), yang mampu mempertahankan diameter telur, menjaga indeks tetap stabil, dan mempertahankan pH albumen secara konsisten selama penyimpanan. Kesimpulan penelitin ini adalah penguapan telur ayam ras dengan kombinasi getah batang pisang dan ekstrak daun sirih memberikan pengaruh terhadap diameter, dan pH albumen selama penyimpanan 21 hari. Disarankan untuk menggunakan kombinasi 15% Getah Batang Pisang + 35% Ekstrak Daun Sirih + 50% air.Kata kunci : getah batang pisang, ekstrak daun sirih, pengawetan telur, indeks telur, pH albumen, diameter telur.
EVALUASI FISIK TELUR AYAM YANG DIAWETKAN DENGAN METODE EVAPORASI GETAH BATANG PISANG DAN DAUN SIRIH Pradana, Afikurnia; Yulianti, Dyah Lestari; Sholikah, Nisa'us
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telur ayam merupakan bahan pangan hewani yang bernilai gizi tinggi namun mudah mengalami penurunan mutu selama penyimpanan, terutama jika tidak diawetkan dengan tepat. Salah satu alternatif pengawetan alami yang mulai dikembangkan adalah metode evaporasi atau penguapan menggunakan bahan bioaktif nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penguapan menggunakan campuran getah batang pisang dan ekstrak daun sirih terhadap kualitas fisik telur ayam selama penyimpanan. Parameter yang diamati meliputi bobot telur, bobot kerabang, dan ketebalan kerabang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor perlakuan, yaitu jenis perlakuan penguapan dan lama penyimpanan selama tiga minggu, masing-masing dengan lima ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penguapan dapat mempertahankan bobot telur dan bobot kerabang lebih baik dibandingkan telur tanpa penguapan, khususnya selama minggu pertama hingga minggu ketiga penyimpanan. Sementara itu, ketebalan kerabang menunjukkan tren penurunan pada seluruh perlakuan, baik dengan maupun tanpa penguapan, yang mengindikasikan perlunya pengembangan metode lanjutan untuk menjaga integritas kerabang. Dengan demikian, metode penguapan menggunakan bahan alami ini berpotensi sebagai alternatif pengawetan telur ayam yang lebih aman dan ramah lingkungan, meskipun masih memerlukan penyempurnaan agar seluruh parameter fisik telur dapat dipertahankan secara optimal selama masa simpan Kata Kunci : Telur Ayam, Penguapan, Getah Batang Pisang, Daun Sirih, Kualitas Fisik.
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK LACTOBACILLUS SALIVARIUS DAN LACTOBACILLUS CASEI TERHADAP BERAT TELUR DAN EGG MASS AYAM RAS PETELUR El Makki, Ahmad Minatullah; Wadjdi, Farid; Sholikah, Nisa'us
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 1 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan probiotik pada ayam petelur dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan produksi, kualitas telur, serta kesehatan ternak dengan meningkatkan penyerapan mineral dan asam amino. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian probiotik Lactobacillus salivarius dan Lactobacillus casei terhadap berat dan massa telur ayam petelur. Penelitian ini menggunakan 320 ekor ayam petelur strain Isa Brown berusia 70 minggu, yang dibagi ke dalam empat perlakuan dengan empat ulangan. Probiotik Lactobacillus salivarius dan Lactobacillus casei diberikan secara ad libitum. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), sementara analisis data dilakukan menggunakan ANOVA (Analysis of Variance). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik Lactobacillus salivarius dan Lactobacillus casei memberikan pengaruh sangat signifikan (P<0,01) terhadap berat telur ayam petelur. Rata-rata berat telur (g) pada masing-masing perlakuan adalah P0: 61,88; P1: 64,75; P2: 65,23; dan P3: 64,49. Selain itu, pemberian probiotik juga berdampak signifikan (P<0,05) terhadap massa telur ayam petelur, dengan rata-rata massa telur (g/ekor/hari) sebagai berikut: P0: 42,22; P1: 45,70; P2: 47,10; dan P3: 43,81. Perlakuan P2 menunjukkan hasil terbaik dalam meningkatkan berat dan massa telur. Kesimpulannya, pemberian probiotik Lactobacillus salivarius dan Lactobacillus casei dalam air minum dengan dosis 5 mL/L efektif dalam meningkatkan berat dan massa telur ayam petelur. Kata Kunci : Probiotik, Lactobacillus salivarius, Lactobacillus casei, Berat Telur, Massa Telur, Ayam Petelur.
EVALUASI EFEKTIVITAS GETAH PEPAYA PADA PROSES EVAPORASI TELUR AYAM : IMPLIKASI TERHADAP PH YOLK, DIAMETER DAN PANJANG TELUR Kartiko, Chandra Hendro; Sholikah, Nisa'us; Wajdi, M Farid
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telur ayam ras merupakan salah satu produk pangan hewani yang memiliki kandungan gizi tinggi, seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral. Namun, sifatnya yang mudah rusak menyebabkan kualitasnya menurun selama penyimpanan, terutama pada suhu ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penguapan menggunakan bahan alami berupa getah pepaya (Carica papaya L.) dalam mempertahankan kualitas fisik telur ayam ras selama penyimpanan. Parameter yang diamati mencakup diameter telur, panjang telur, dan pH yolk sebagai indikator kualitas fisik. Sebanyak 30 butir telur ayam ras segar dibagi menjadi dua kelompok perlakuan utama, yaitu kelompok dengan penguapan menggunakan getah pepaya dan kelompok tanpa penguapan. Kedua kelompok ini kemudian diamati pada minggu ke-1, ke-2, dan ke-3 masa penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telur yang diuapi dengan getah pepaya memiliki rata-rata diameter sebesar 44,65±0,98 mm, yang relatif stabil dibandingkan telur tanpa penguapan dengan rata-rata diameter 44,38±0,86 mm. Panjang telur pada kelompok uap adalah 59,52±3,30 mm, sedikit lebih rendah dibandingkan kelompok tanpa penguapan yang memiliki panjang rata-rata 62,25±5,25 mm. Nilai pH yolk pada kelompok uap tercatat lebih stabil dengan rata-rata 6,04±0,28, dibandingkan kelompok tanpa penguapan yang cenderung lebih asam dengan nilai rata-rata 5,93±0,58. Penguapan dengan getah pepaya dinilai efektif dalam mempertahankan kualitas fisik telur, khususnya dalam menjaga kestabilan diameter dan pH yolk, meskipun panjang telur pada kelompok tanpa uap sedikit lebih tinggi.Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penguapan menggunakan getah pepaya dapat menjadi metode alami dan sederhana untuk memperpanjang masa simpan telur ayam ras serta mempertahankan kualitas fisiknya, terutama ketika disimpan pada suhu ruang. Metode ini juga dapat menjadi alternatif bagi pelaku usaha peternakan dalam mengatasi masalah kerusakan telur selama penyimpanan dan distribusi.Kata kunci: telur ayam ras, getah pepaya, penguapan, kualitas fisik, penyimpanan suhu ruang
ANALISIS NILAI R/C DAN IOFC PADA PRODUKSI BROILER DENGAN APLIKASI SPRAY LACTOBACILLUS SALIVARIUS DI LITTER Setiawan, Era Dwi; Sholikah, Nisa'us
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha ternak broiler memiliki potensi ekonomi yang tinggi, namun peningkatan produksi juga menimbulkan dampak negatif, terutama terkait penumpukan kotoran ayam yang menghasilkan gas amonia berbahaya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dampak penyemprotan probiotik Lactobacillus salivarius menggunakan mesin ALAC Tech terhadap efisiensi ekonomi usaha broiler, melalui indikator Income Over Feed Cost (IOFC) dan Revenue Cost Ratio (R/C). Pelaksanaan penelitian selama 19 hari di Desa Sumber Jaya, Kabupaten Malang, dengan menggunakan 94 ekor broiler strain MB202 umur 17 hari, dibagi ke dalam dua perlakuan yaitu P0 (perlakuan tanpa spray Lactobacillus salivarius pada litter) dan P1 (perlakuan menggunakan aplikasi spray Lactobacillus salivarius pada litter). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan spray probiotik menghasilkan IOFC sebesar Rp 877.550 dan R/C sebesar 1,06, lebih tinggi dibandingkan perlakuan tanpa spray dengan IOFC sebesar Rp 850.378 dan R/C sebesar 1,01. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi spray Lactobacillus salivarius pada litter dapat meningkatkan efisiensi biaya produksi dan memberikan dampak ekonomi yang lebih baik dalam usaha pemeliharaan broiler. Kata Kunci : Broiler, Lactobacillus salivarius, amonia, IOFC, R/C, litter.
KUALITAS TELUR AYAM RAS YANG DIEVAPORASI DENGAN GETAH PEPAYA (Carica papaya L.) SELAMA PENYIMPANAN SUHU RUANG Fikri Reynaldi, Althof; Sholikah, Nisa'us
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 1 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telur merupakan produk pangan asal unggas yang mudah mengalami pembusukan, sehingga diperlukan penanganan yang tepat mulai dari pengambilan hingga penyimpanan agar kualitasnya tetap terjaga. Menjaga kualitas telur sangat penting untuk mempertahankan kesegarannya serta kandungan nutrisinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penguapan menggunakan bahan alami, yaitu getah pepaya, dalam menjaga kualitas telur ayam ras.  Sebanyak 30 butir telur ayam ras digunakan dalam penelitian ini, yang kemudian dibagi ke dalam enam kelompok perlakuan dengan masing-masing perlakuan diulang lima kali. Kelompok perlakuan meliputi P1 (telur umur 7 hari tanpa penguapan getah pepaya), P2 (telur umur 14 hari tanpa penguapan getah pepaya), P3 (telur umur 21 hari tanpa penguapan getah pepaya), P4 (telur umur 7 hari dengan penguapan getah pepaya), P5 (telur umur 14 hari dengan penguapan getah pepaya), dan P6 (telur umur 21 hari dengan penguapan getah pepaya). Penelitian ini mengukur bobot albumen, bobot yolk, dan bobot kerabang sebagai parameter kualitas telur. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telur yang diberikan perlakuan penguapan dengan getah pepaya memiliki daya simpan lebih baik dibandingkan dengan telur tanpa perlakuan tersebut. Selain itu, penguapan menggunakan getah pepaya terbukti dapat meningkatkan kualitas telur secara keseluruhan.Kata kunci: Evaporasi, Getah Pepaya, Kualitas Telur
PENGARUH VALORISASI GETAH BATANG PISANG DAN EXTRACT DAUN SIRIH TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR AYAM Kholili hak, Muhammad Rifqi; Sholikah, Nisa'us
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 1 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telur merupakan salah satu hasil ternak unggas yang dikenal luas sebagai sumber protein hewani dengan kualitas tinggi. Meskipun demikian, telur termasuk bahan pangan yang mudah rusak (mudah basi) dan sangat rentan terhadap pencemaran, khususnya oleh bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan untuk menilai apakah proses penguapan menggunakan bahan alami seperti getah batang pisang dan ekstrak daun sirih dapat membantu menjaga mutu telur ayam ras selama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan total 80 butir telur ayam ras yang dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan, masing-masing dengan lima ulangan. Kelompok perlakuan terdiri dari P0 (telur disimpan selama 0, 7, 14, dan 21 hari tanpa perlakuan penguapan), serta P1, P2, dan P3 (telur disimpan dalam rentang waktu yang sama namun diberikan perlakuan penguapan). Parameter yang diukur meliputi berat albumen, berat kuning telur, dan indeks kuning telur sebagai indikator mutu. Data dianalisis menggunakan metode ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil menunjukkan bahwa telur yang diberi perlakuan penguapan dengan campuran getah batang pisang dan ekstrak daun sirih memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan yang tidak diberi perlakuan, dan penguapan dengan getah batang pisang secara khusus memberikan efek positif terhadap peningkatan mutu telur. Kata Kunci: Evaporasi, Getah Batang Pisang, Kualitas Telur, Ekstrak Daun Sirih
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Rani Absor, Munas Ulil Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin Afifuddin, Afifuddin Ahmad Abdul Mufid Akbarina, Febria Syahri Aldo Faisol, Muhammad Mahroma Alwin Fitroh Yovananta Andika Septian Bachrul Anies Fuady Aris Sutomo Arrum Novita Sari Audrey Erlianti Aulia Puspita Anugra Yekti Auliya, Wildan Azka Rizky Rahimah Bachrul, Andika Septian Chabiburrochman, M. Mas'ud Daniel Happy Putra Dedi Suryanto Deny Sulistyowati Desita Ismayasari Devanti, Adelita Dyah Lestari Yulianti Dyatmika, Nadya El Makki, Ahmad Minatullah Fauzi, Robby Andi Fikri Reynaldi, Althof Fuady, Anies Hakim, Mohammad Akbar Hidayat, Tony Rachmad Ika Nuriyanti Inggit Kentjonowaty Inggit, Inggit Kentjonowaty Iqbal Wahid Muzadi Ismayasari, Desita Ita Suhermin Ingsih Kartiko, Chandra Hendro Kholili Hak, Muhammad Rifqi Kuswati Kuswati M. Farid Wajdi Mahardhika, Brahmadhita Pratama Mardhotilah, Achmad Bagus Adhiluhung Margianto Margianto Margianto Margianto Moh Zulfikar Anwar Mufid, Ahmad Abdul MUHAMMAD AGUS SALIM Mujahidin, Ahmad Alfian Nata, Wishnu Sajiwa Ndaru Pranowo Widiasmoro Novanda, M. Rizky Fajar Nuriyanti, Ika Nurrosyid, Ahmad Hakim Nurul Humaidah Nurul Isnaini Oktavia Rahayu Puspitarini Pradana, Afikurnia Pradivta Jemy Nur Rahmatullah Prasetya Gusti Samiaji Rachman, Hafidh Nur Rahma Putri Saharani Rini Rahayu Kurniati Riswanda, Diana Rita Dewi Antika Rizal Ilmi Rahmatulloh Sari, Arrum Novita Setiawan, Era Dwi Sri Susilowati Sri Susilowati Sri Wahjuningsih Sumartono Sumartono Sumartono Sutomo, Aris Sylvia Faradina Amandasari Arthaputri Tony Rachmad Hidayat Trinil Susilawati Usman Ali Wadjdi, Farid Wardah, Ma’unah Widya Warsito Warsito Warsito Warsito Widiasmoro, Ndaru Pranowo Wildan Auliya Yoga, Yulian Yuli Arif Tribudi Yulian Yoga