Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PROGRAM PEMANTAUAN GULA DARAH BERBASIS KOMUNITAS UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN PENGELOLAAN DIABETES DI KELURAHAN SIRANINDI KOTA PALU Elin Hidayat; Sri Marnianti Irnawan; Sahriana Sahriana; Mikaela Delpin Fristalia; Zulkarnain Zulkarnain; Agnes Erlita Distriani Patade; Sisilia Ramang; Ilne Ai Purana Adel
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.44287

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang memerlukan pengelolaan jangka panjang untuk mencegah komplikasi. Di Kelurahan Siranindi, Kota Palu, tingkat kepatuhan penderita diabetes dalam pengelolaan penyakitnya masih rendah. Oleh karena itu, perlu adanya intervensi untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengelolaan diabetes. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas program pemantauan gula darah berbasis komunitas dalam meningkatkan kepatuhan pengelolaan diabetes di Kelurahan Siranindi, Kota Palu.Metode: Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui pelatihan dan penyuluhan kepada kader kesehatan setempat mengenai pentingnya pemantauan gula darah dan pengelolaan diabetes yang baik. Program ini melibatkan 50 penderita diabetes. Kader kesehatan dilatih untuk memantau gula darah dan memberikan edukasi kepada peserta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengisian kuesioner mengenai kepatuhan pengelolaan diabetes sebelum dan setelah program. Evaluasi dilakukan dengan analisis deskriptif untuk menilai perubahan tingkat kepatuhan.Hasil: Setelah program dilaksanakan, terjadi peningkatan signifikan dalam tingkat kepatuhan peserta terhadap pengelolaan diabetes, baik dalam hal pemantauan gula darah, pengaturan pola makan, maupun penggunaan obat-obatan. Keterlibatan komunitas melalui kader kesehatan juga terbukti meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien terhadap pengelolaan diabetes.Kesimpulan: Program pemantauan gula darah berbasis komunitas dapat meningkatkan kepatuhan pengelolaan diabetes di Kelurahan Siranindi, Kota Palu. Program ini efektif sebagai model intervensi berbasis komunitas untuk mendukung pengelolaan diabetes secara berkelanjutan.
KEEFEKTIFAN PROGRAM PERILAKU CERDIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALISE Rianti Rianti; Elifa Ihda Rahmayanti; Agnes Erlita Distriani Patade
KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CERDIK is a routine health check, free from cigarette smoke, routine exercise, balanced diet, adequate rest and stress management. Hypertension occurs when a person has a systolic blood pressure ≥140 mmHg and diastolic ≥90 mmHg on examination. Diastolic blood pressure is the main measurement in the diagnosis of hypertension. This research uses a quantitative study. Descriptive correlation by using a cross-sectional approach.  Total of population was 50 people who have participated in the CERDIK program Individual. And by using conceptive sampling technique, 25 respondents were selected as the research sample. Based on the results of the spearman rank test with a correlation coefficient value = 0.555, it shows that the correlation between the two variables has a negative direction, it means that when the CERDIK behavior program is high, the degree of hypertension tends to low, so the strength is considered moderate, because the value is not reach to -1. strength is considered moderate, because the value is not too close to -1. The p-value of this study was 0.004, therefore the p-value was <0.05, so statistically there is an effectiveness of the CERDIK behavior program toward the incidence of hypertension in the Talise Public Health Center working area.The higher the CERDIK behavior, it is the better/low the incidence of hypertension in the Talise Public Health Center working area. the incidence of hypertension in the Talise Health Center working area For health workers should motivate and promote patients to follow the CERDIK behavior program in controlling/lowering hypertension.
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI STUDI PRE-EXPERIMENTAL Yenni Anwar; Agnes Erlita Distriani Patade; Widyawati L. Situmorang
KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension that characterized by systolic blood pressure ≥140 mmHg and diastolic ≥90 mmHg, and it is often referred to as “the silent killer” because the symptoms are often not realized until complications occur. In hypertension treatment could be done by non- pharmacological therapies such as lifestyle modification, as well as complementary therapies such as hydrotherapy and physical exercise. One effective hydrotherapy method is warm water foot bath therapy, which the feet socked for 20 minutes in water at 39-40°C. The general purpose of this study was to analyze the impact of warm water foot bath therapy on reducng blood pressure toward hypertensive patients at Kawatuna Public Health Center. This is quantitative research with a One-group Pretest-Posttest Design approach. The total of population in this study were 186 hypertensive patients at Kawatuna PHC, and total of sample was 15 respondents that taken by using Purposive Sampling technique. The results of the study of 15 respondents showed that there is impact before and after administering of warm water foot soak therapy on reducing blood pressure toward hypertensive patients at Kawatuna Public Health Center with the Wilcoxon Test value p-value= 0.000 (p = ≤0.05). There is an Impact of Warm Water Foot Soaked Therapy on Reducing Blood Pressure Toward Hypertensive Patients at Kawatuna Public Health Center.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kejadian Abses Mandibula di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah : Penelitian Ni Wayan Margani; Agnes Erlita Distriani Patade; Afrina Januarista
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5493

Abstract

Abses mandibula merupakan penumpukan nanah yang terbentuk di ruang-ruang dalam leher akibat penyebaran infeksi. Sumber infeksi ini umumnya berasal dari gigi, saluran pernapasan atas, atau telinga tengah. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan kejadian Abses Mandibula pada pasien di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik korelasi dan pendekatan studi kasus untuk memahami karakteristik, kondisi, serta hubungan antarvariabel secara mendalam. Populasi terdiri dari 47 pasien abses mandibula yang dirawat di RSUD Undata pada Januari–September 2025, dan seluruhnya dijadikan sampel. Hasil penelitian dari 47 responden menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan kejadian abses mandibula pada pasien RSUD Undata, Sulawesi Tengah, dengan p value 0,000 pada uji chi-square. Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kejadian abses mandibula pada pasien di RSUD Undata provinsi Sulawesi Tengah.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Dm di Rsud Mokopido Kabupaten Tolitoli: Penelitian Suardi; Agnes Erlita Distriani Patade; Maharani Dhifa Dg Masikki
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5594

Abstract

Kepatuhan pengobatan pada pasien Diabetes Mellitus (DM) berperan penting dalam mencegah komplikasi dan mempertahankan kualitas hidup. Tingkat kepatuhan dipengaruhi oleh pengetahuan pasien serta dukungan keluarga dalam pemantauan terapi. Studi pendahuluan di RSUD Mokopido menunjukkan masih adanya keluarga yang belum optimal mendampingi pasien saat kontrol, tidak mengetahui jadwal kontrol ulang, dan kurang memahami waktu habisnya obat sehingga berpotensi menimbulkan ketidakpatuhan. Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pengobatan pada pasien DM di RSUD Mokopido Kabupaten Tolitoli. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 67 responden dipilih menggunakan purposive sampling dari pasien DM yang berkunjung pada 30 Agustus–30 September 2025. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan terapi (p = 0,0038 < 0,05) serta antara dukungan keluarga dengan kepatuhan terapi (p = 0,000 < 0,05). Responden dengan pengetahuan baik dan dukungan keluarga kuat menunjukkan kepatuhan lebih tinggi. Terdapat hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan pasien DM di RSUD Mokopido Kabupaten Tolitoli.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kecanduan Game Online Pada Remaja di SMP N 7 Palu: Penelitian Elvira Jayani; Agnes Erlita Distriani Patade; Arniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5623

Abstract

Kecanduan game online di kalangan remaja semakin meningkat dan berdampak pada aspek akademik, sosial, maupun psikologis. Pola asuh orang tua yang tidak konsisten membuat remaja lebih rentan bermain game secara berlebihan tanpa pengawasan yang cukup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dan kecanduan game online pada remaja di SMP N 7 Palu. Penelitian ini menerapkan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasinya terdiri dari 359 siswa kelas VII dan VIII, sedangkan sampel sebanyak 79 responden diambil menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, dengan uji Chi-Square Fort Treent untuk menguji hubungan antarvariabel. Sebagian besar remaja memiliki pola asuh orang tua permisif dan demokratis (masing-masing 49,4%), sedangkan pola asuh otoriter hanya 1,3%. Tingkat kecanduan game online mayoritas berada pada kategori sedang (50,6%) dan tinggi (44,3%). Hasil uji Chi-Square Fort Treent (p = 0,000) menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola asuh orang tua dan kecanduan game online pada remaja. Terdapat hubungan bermakna antara pola asuh orang tua dengan tingkat kecanduan game online pada remaja di SMP N 7 Palu.
Hubungan Pengetahuan dan Pola Makan dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu: Penelitian Abd Arafat; Agnes Erlita Distriani Patade; Sisilia Rammang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan ibu dan pola makan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 12–59 bulan yang terdaftar dan aktif di wilayah kerja Puskesmas Sangurara sebanyak 261 orang, dengan jumlah sampel 72 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur pengetahuan ibu dan pola makan balita, serta data KMS untuk menentukan kejadian stunting. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan yang baik, pola makan balita berada pada kategori cukup, dan mayoritas balita tidak mengalami stunting. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (p = 0,043) serta antara pola makan dengan kejadian stunting pada balita (p = 0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan ibu dan pola makan memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu.
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Hidup Pasien Acute Coronary Syndrome yang Mengalami Perawatan di Ruangan Icvcu dan Melati Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Penelitian Noval Huntala; Abdul Rahman; Agnes Erlita Distriani Patade
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5990

Abstract

Latar Belakang: Acute Coronary Syndrome (ACS) merupakan salah satu penyebab prevelensi kematian terbesar kondisi ini juga sangat dipengaruhi oleh tingkat kecemasan dan kualitas hidup dalam memahami serta menjalani proses pengobatan secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Hidup Pasien Acute Coronary Syndrome Yang Mengalami Perawatan di Ruangan ICVCU dan Melati RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah Metode: Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien dengan diagnosa Acute Coronary Syndrome yang dirawat di ruangan ICVCU dan Melati RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah, teknik pengambilan sampel dengan purposional random sampling dengan jumlah sampel 43 responden. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 43 responden sebagian besar mengalami tingkat kecemasan sedang dan sebagian besar mengalami kualitas hidup rendah selama mengalami perawatan. Hasil uji statistik chi-square dan pearsin corelation untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pasien ACS dengan nilai yaitu (p) = 0.01 (< 0.05).Simpulan: Ada Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Hidup Pasien Acute Coronary Syndrome
Pemberdayaan Masyarakat Desa 3T (Tertinggal, Termiskin, Terluar) Melalui Edukasi Nutrisi dan Diversifikasi Pangan Berbasis Ubi Ungu (Dioscorea alata) Elin Hidayat; Agnes Erlita Distriani Patade; Sisilia Rammang; Waode Fitrah Sari; Fahri Reza; Ismunandar Wahyu Kindang; Ni Kadek Sari Savitri Anjani; Debiana Fransiska Dewi; Risnawati Pabe; Anastasya Kue; Suci Maharani; Anisa A. Paba; Deis Natalia; Dira Nabila; Amanda Amanda; Juwita Melda Sari Tebisi
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1387

Abstract

Masalah gizi masih menjadi tantangan serius di wilayah 3T (Tertinggal, Termiskin dan Terluar), termasuk di Kabupaten Donggala, yang ditandai dengan tingginya angka stunting dan rendahnya pemanfaatan pangan lokal bergizi. Salah satu potensi pangan lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah ubi ungu (Dioscorea alata), padahal memiliki kandungan gizi tinggi seperti karbohidrat kompleks, serat, vitamin, mineral, dan antosianin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang serta keterampilan diversifikasi pangan berbasis ubi ungu. Metode pelaksanaan meliputi edukasi nutrisi melalui ceramah dan diskusi interaktif, serta pelatihan praktik langsung pembuatan olahan ubi ungu, dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta terkait gizi seimbang (dari 25% menjadi 85%), manfaat ubi ungu (dari 30% menjadi 88%), kemampuan menyusun menu sehat (dari 20% menjadi 80%), dan keterampilan mengolah ubi ungu (dari 10% menjadi 90%). Peserta juga menilai bahwa olahan ubi ungu memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk usaha lokal. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi gizi berbasis pangan lokal mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pemenuhan gizi keluarga sekaligus mendukung ketahanan pangan. Program serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan desa serta berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 2 (Zero Hunger) dan poin 3 (Good Health and Well-being).
Hubungan Status Imunisasi Dasar Dengan Kejadian Bronkopneumonia Pada Pasien Anak Di Ruang Perawatan Anak RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah Anastassia Greatia; Agnes Erlita Distriani Patade; Mutmaina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5214

Abstract

Latar Belakang: Bronkopneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan bawah yang masih menjadi penyebab morbiditas pada anak. Status imunisasi dasar yang tidak lengkap dapat menurunkan perlindungan imun dan Meningkatkan risiko bronkopneumonia. Tujuan: Menganalisis hubungan status imunisasi dasar dengan kejadian bronkopneumonia pada pasien anak di Ruang Perawatan Anak RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang pada 41 anak, menggunakan consecutive sampling dan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden memiliki imunisasi dasar tidak lengkap dan mengalami bronkopneumonia berulang; terdapat hubungan signifikan (p = 0,001). Simpulan: Status imunisasi dasar berhubungan signifikan dengan kejadian bronkopneumonia pada anak.
Co-Authors A, Lilis Kurniawati Abd Arafat Abdul Rahman Afrina Januarista Amanda Amanda Amira, Siti Salwa Anastassia Greatia Anastasya Kue Anisa A. Paba Arfiah Ariani Ariani Arniawan Aulia, Umi Benny H.L. Situmorang Bianti, Nur Bungaadjim, Indriyanti Debiana Fransiska Dewi Deis Natalia Dira Nabila Djaliy, Ilfa Ilham Dwijayanto, I Made Rio Elfiyunai, Ni Nyoman Elifa Ihda Rahmayanti Elifa Ihda Rahmayanti Elin Hidayat Elvani Rosita Dewi Elvira Jayani Fahri Reza Febrianti, Kirana Fransiska, Natalia Gita Ristiana S. Medang Guampe, Ribka Gracia Hildayanti Ikbal Sidik Ilne Ai Purana Adel Intan Canthika Ismail, Cahya Ismunandar Wahyu Kindang James Chrstian Juwita Melda Sari Tebisi Juwita Meldasari Tebisi Kadang, Yulta Keristiana, Ni Wayan Krisnawan, Gede Yoga Ditya lestari, Katrina febby Lullu Lillah M.syahril Maharani Dhifa Dg Masikki malikul mulki, Moh Meliana Meliana Meylani A’naabawati Mikaela Delpin Fristalia Mulungan, Ilham S. Mutmaina Nelky Suriawanto, Nelky Ni Kadek Sari Savitri Anjani Ni Wayan Keristiana Ni Wayan Margani Noval Huntala paonang, Irma Pebriani Pebriani Peranika Restika Restika Rianti Rianti Rifai, Nur Faridha Risnawati Pabe Sahriana Sahriana Salsabilah, Fitri Sampo, Ilka Silviana Saputri Sisilia Ramang Sisilia Rammang Sri Marnianti Irnawan Sri Mulyani Suaib Suardi Suci Maharani Tedengki, Steci Veronika Thamar, Andi Putri Ayu Udiani, Ni Nyoman Umanata, Kadek Veronika, Olga Vidya Urbaningrum Urbaningrum Viere Allanled Siauta Waode Fitrah Sari Widyawati L. Situmorang Yenni Anwar Yesrilani Mangompa Yusuf , Fusfadilah Ziqriyani A Mener Zulkarnain Zulkarnain