Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH SABUT KELAPA DI KELURAHAN NAMU UKUR SELATAN Maharany, Rina; Sugianto, Raden Aris; Triansyah, Angga; Marpaung, Ozi Rizal; Fahrizal, Fahrizal; Najib, Zaki Abdullah; Ananda, Aulia; Saragih, Dina Arfianti; Pulungan, Delyana R; Aznur, Tifany Zia; Wahyuni, Ritna
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34085

Abstract

Dalam rangka menghadapi era new normal ini, kami melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berupa penyuluhan pembuatan Pupuk Organik Cair berbasis Sabut Kelapa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah Sabut Kelapa yg tidak terpakai. Metode yang digunakan dalam pembuatan Pupuk Organik Cair dari Sabut Kelapa ini yaitu sistem fermentasi dengan menggunakan air 100 liter dan Campuran EM4 dengan perpaduan gula merah. Pertama yg perlu di lakukan adalah persiapan alat dan bahan, Selanjutnya siapkan air dengan Volume 100 liter, masukkan 10 kg Sabut Kelapa yg sudah di iris-iris, kemudian Larutkan gula merah ke dalam Larutan EM4 berkisar 300 ml, campurkan larutan EM4 tersebut ke dalam air yg sudah berisikan sabut kelapa, tutup toples hingga waktu yg sudah di tentukan yaitu 14 hari. Setelah fermentasi selama 7 hari buka tutup toples, coba di hirup apakah tercium aroma tape yg menandakan bahwa fermentasi tersebut berhasil di lakukan. yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu berupa satu produk pupuk organik cair berbasis sabut kelapa yg bertujuan untuk mengurangi limbah rumah tangga.
HOUSEHOLD WASTE MANAGEMENT IN MEDAN CITY Mutia Arda; Delyana Rahmawany Pulungan; Dewi Andriany; Yayuk Hayulina
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 1 No. 2 (2022): January (January-March)
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.968 KB) | DOI: 10.54443/morfai.v1i2.70

Abstract

The main problem in the solid waste sector in Medan City is the large number of illegal dumping. This study is to obtain an overview of the waste management that has been carried out so far, to inventory the problems of waste management system, to design a waste management model, and to provide recommendations for waste management system. This research used descriptive qualitative method. Based on the SSK instrument, it was known that the diagram of the waste sanitation system in Medan City had 6 categories. There were 18 villages in Medan City at very high risk category, 7 villages in the high-risk category, 51 villages at moderate risk category, and 75 villages at low risk category. Waste zoning in Medan City consists of 4 zones. Based on SWOT analysis which determine the objectives, targets and strategies for developing solid waste management in Medan City was in the fourth quadrant, it was a defensive strategy. The position of internal and external factors in the solid waste sub-sector in this quadrant showed that weaknesses and threats were more dominant than strengths and opportunities.
Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Daun Kipahit (Tithonia diversifolia) untuk Peningkatan Produksi Tanaman Bayam Merah (Amarahthus tricolor L.) Makhrani Sari Ginting; Delyana Rahmawany Pulungan; Tifany Zia Aznur; Khairul Fahmi Purba
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v1i1.185

Abstract

Meningkatnya kesadaran manusia terhadap masalah lingkungan, penggunaan pupuk anorganik dalam bentuk padatan maupun cair secara perlahan akan dikurangi dan ditingkatkan ke penggunaan pupuk yang ramah lingkungan. Daun kipahit sebagai salah satu tumbuhan yang bisa dijadikan POC, karena memiliki kandungan suplemen atau kadar unsur hara dan biomasa yang cukup tinggi. Pengabdian masayarakat ini bertujuan untuk menyampaikan pengetahuan tentang pembuatan pupuk organik cair (POC) dari daun kipahit, dan aplikasi penggunaan daun POC daun kipahit untuk meningkatkan hasil produksi bayam merah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan tahapan uji coba lalu dilakukan sosialisasi selama satu hari yang melibatkan mitra, yaitu ibu PKK dari Desa Tanjung Sari Kecamatan Batang Kuis. Berdasarkan hasill yang diperoleh dari tahap uji coba, pemberian pupuk POC berbahan dasar daun kipahit terhadap penyiraman pada tanaman bayam merah yang telah dilakukan memiliki pengaruh pertumbuhan yang sangat signifikan. Hasil visual tanaman secara langsung, tanaman bayam merah yang diaplikasikan dengan POC terlihat diameter batang lebih panjang dan besar. Selanjutnya dari kegiatan sosialisasi terlihat nntusias mitra sangat terlihat dengan respon positif dan banyaknya pertanyaan serta rasa ingin tahu yang besar tentang proses pembuatan dan manfaat POC daun kipahit.