Claim Missing Document
Check
Articles

Stigma, Layanan, Dan Intervensi HIV: Kajian Literature Review Terhadap Tantangan Dan Strategi Global Bidasari Jamil; Nilawati Uly; Andi Alim
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.174

Abstract

Penanggulangan HIV/AIDS di tingkat global masih menghadapi tantangan serius, terutama berkaitan dengan stigma, ketimpangan akses layanan, dan rendahnya sensitivitas layanan terhadap dinamika sosial-budaya. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis temuan-temuan ilmiah yang relevan mengenai stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA), efektivitas intervensi berbasis komunitas, hambatan akses layanan, aspek psikososial, serta dimensi etika dan profesionalisme tenaga kesehatan. Penelitian dilakukan melalui pendekatan Systematic Literature Review terhadap 38 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2015–2025, yang diperoleh dari jurnal terindeks internasional seperti PLoS ONE, BMC Public Health, dan Global Public Health. Hasil kajian menunjukkan bahwa stigma internal, eksternal, dan terinternalisasi berperan besar dalam menurunkan keterlibatan ODHA dalam pengujian dan pengobatan, serta meningkatkan kerentanan psikologis. Intervensi berbasis komunitas, khususnya yang melibatkan Community Health Workers (CHWs), terbukti efektif dalam meningkatkan akses, keterlibatan, dan hasil psikososial pasien. Namun, hambatan akses tetap dominan di kalangan migran, kelompok transgender, dan masyarakat pedesaan akibat diskriminasi, hambatan struktural, serta faktor budaya. Selain itu, kesehatan mental ODHA sangat dipengaruhi oleh dukungan keluarga dan sosial yang sering kali belum optimal. Dalam hal etika dan profesionalisme, ditemukan adanya ketegangan antara prinsip kerahasiaan, hak pasien, dan norma lokal, yang menuntut perlunya pendekatan pelayanan berbasis hak asasi manusia dan refleksi etis yang kontekstual. Kajian ini merekomendasikan integrasi pendekatan intersektoral yang mencakup penguatan CHWs, pelatihan etika klinis, reformasi kebijakan berbasis bukti, serta peningkatan dukungan psikososial dan keluarga sebagai strategi utama dalam meningkatkan efektivitas layanan HIV yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan.
ANALISIS KOMITMEN ORGANISASI DAN QUALITY OF WORK LIFE TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS KESEHATAN KABUPATEN SORONG SELATAN TAHUN 2024 Sekundina Theresia Santi Ohoiwutun; Nilawati Uly; Sukri Palutturi; Achmad R Muttaqien Al-Maidin
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 2 (2024): Peqguruang
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.5697

Abstract

Sumberdaya manusia merupakan salah satu modal yang berperan penting dalam keberhasilan sebuah organisasi. Kinerja merupakan pencapaian secara kualitas dan kuantitas seorang pegawai atas pekerjaanya sesuai dengan tanggungjawab yang di berikan oleh atasan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh Komitmen Organisasi dan Quality Of Work Life terhadap Kinerja Pegawai Negri yang bekerja pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai negri Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan yang berjumlah 64 orang, namun menggunakan sampel Random sampling maka terpilih 20 responden yang menjadi sampel. Metode yang dipakai adalah kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa Komitmen Organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan, Quality Of Work Life berpengaruh terhadap Kinerja pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan. Saran peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan metode kuantitatif guna mendapatkan hasil yang lebih mendalam terhadap variable yang di teliti.
Analisis Kepuasan Calon Pengantin Terhadap Edukasi Kesehatan Reproduksi di Puskesmas Bua Kabupaten Luwu 2024 Zamzam Zamzam; Nilawati Uly; Muh. Iskandar; Ridwan Thaha
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 2 (2024): Peqguruang
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.5729

Abstract

Di Indonesia permasalahan Kesehatan reproduksi dapat dipandang  dari beberapa indikator diantaranya angka perceraian, AKI dan AKB. Upaya yang dilaksanakan yaitu peningkatan kespro melalui Pendidikan Kesehatan. kepuasan adalah adalah cerminan penilaian pasien terhadap hasil dibandingkan dengan harapan mereka sebelum berpartisipasi dalam program. Jika kepuasan klien terhadap konseling pranikah baik, kemungkinan tercapainya tujuan konseling pranikah semakin besar. Jenis Penelitian adalah penelitian mix method kuantitatif dan kualitatif dengan desain dominant less dominan design. Dimana penelitian kuantitatif menjadi penelitian yang dominan atau utama sedangkan penelitian kualitatif menjadi penelitian tambahan menggunakan desain cross sectional study dengan Total sampel 42 orang.Teknik pengambilan sampel yaitu  consecutive sampling. Penelitian ini menggunakan angket atau kusioner . Analisis data kuantitatif berupa analisis deskriptif dan analisis servqual. Penelitian kualitatif dilakukan dengan FGD dan indepth interview. Berdasarkan Pertanyaan kuesioner servqual sebanyak 22, beberapa Catin yang memberikan penilaian kurang puas dan tidak puas. Berdasarkan penilaian gap, didpatkan gap antara persepsi  dan harapan. Pelaksanaan pendidikan kesehatan reproduksi di Puskesmas Bua masih kurang efektif karena belum adanya kebijakan ditingkat kabupaten dan standar kompetensi dan pelatihan bagi sumber daya pelaksana, serta tidak adanya evaluasi untuk catin setelah pelaksanaan konseling pranikah