Articles
STRUKTUR BAHASA PEMROGRAMAN PASCAL ATAU BAHASA C
Ronal Watrianthos
Jurnal Informatika Vol 2, No 1 (2014): INFORMATIKA
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.378 KB)
|
DOI: 10.36987/informatika.v2i1.192
Bahasa pemrograman procedural merupakan bahasa pemerograman yang melibatkan fungsifungsi atau proseedure-prosedur sebagai sub program untuk membentuk solusi dari suatupermasalahan. . Ada yang mengelompokanya menjadi 3 level bahasa yaitu: high level (Seperti pascaldan basic), middle Level (Seperti Bahasa C), dan low level (Seperti Bahasa Assembly). Ada juga yangmengelompokannya menjadi procedural/ functional programming, Object oriented programming, dansebagainya.Berbeda halnya dengan bahasa pemerograman yang berorientasi obyek, yang menggunakanpendekatan obyek dalam menyelesaikan suatu persoalan. Dengan memahami element-elementbahasa, kita dapat dengan cepat dan muda untuk memepelajari berbagai macam bahasapemrograman
PERANGKAT LUNAK PEMBELAJARAN SEJARAH MENGENAI MESIR KUNO
Ronal Watrianthos
Jurnal Informatika Vol 1, No 3 (2013): INFORMATIKA
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (602.601 KB)
|
DOI: 10.36987/informatika.v1i3.117
Dalam dunia pendidikan, pengguna komputer sebagai sarana pengajaran sudah banyakdiminati untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan menciptakan sistem belajar mengajar yangevektif dan efisien. Sistem ini diharapkan dapat menarik minat pelajar untuk mempelajari bidang yangsulit dipahami ataupun bidang yang membosankan, terutama untuk pelajar yang kurangmemperhatikan di kelas dan malas membaca buku, sistem ini dapat membantunya apalagi kalauditambah dengan animasi.Dengan adanya aplikasi perangkat belajar berbantuan komputer dengan pendekatanmultimedia dapat meningkatkan minat belajar pada anak, sistem belajar yang menyertakan pelajarsecara aktif untuk menjelajahi isi pelajaran, akan meningkatkan perepat proses belajar dan pirantilunak yang digunakan untuk membuat perangkat belajar sangat mempengaruhi kecepatan dankehandalan pembuatan program.
PERANAN JEJARING SOSIAL DALAM MENINGKATKAN CITRA POLITIK (STUDI KASUS: PILKADA)
Ronal Watrianthos
Jurnal Informatika Vol 1, No 1 (2013): INFORMATIKA
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (142.017 KB)
|
DOI: 10.36987/informatika.v1i1.102
Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih menyebabkan penyebaran informasi serta akses telekomunikasi semakin cepat dan mudah. Pemanfaatan media komunikasi sudah bisa diakses oleh semua kalangan mulai dari orang tua sampai remaja. Akses internet mudah didapatkan dimana saja, bahkan didaerah-daerah pun sudah terknoneksi dengan internet. Melalui internet setiap individu manusia dapat saling berkomunikasi dengan individu lain dan saling mengenal satu sama lain melalui media jejaring sosial seperti facebook, twitter, yahoo messenger, dan lain-lain. Pilkada yang dilakukan disetiap daerah setiap tahunnya, tentu membutuhkan media untuk membangun citra dari setiap individu yang terlibat dari pilkada tersebut. Jejaring sosial dipercaya dapat membangun dan mempengaruhi opini publik apabila dikelola secara profesional. Selain itu, jejaring sosial mampu dengan cepat membangun branding politik dibandingkan cara konvensional yang membutuhkan waktu bertahun-tahun.
Improving Lesson Plan Models Using Online-Based in the New Normal Era
Firman Edi;
Ambiyar Ambiyar;
Unung Verawardina;
Samsir Samsir;
Ronal Watrianthos
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol 4 No 3 (2021): March 2021
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29062/edu.v4i3.109
The COVID-19 pandemic has changed human life dramatically. The new pushes digital technology to become part of the educational system at an accelerated level of growth. This study is meant to build a model of an online-based lesson plan as a learning development in the new normal era. The research method uses a descriptive comparison by observation, interviews, and literature analyses. Results have demonstrated that the development of an online learning plan model for learning tools leads to the needs of potential learning systems. The challenges encountered include the lack of capability of human resources to operate online tools, the limited technology, and the challenge of adapting learning tools to the objectives of the curriculum. The online learning planning model can be applied with the assistance of the government, schools, and teachers.
SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN MAHASISWA BARU BERBASIS ANDROID
Arie Pramana;
Ronal Watrianthos;
Iwan Purnama
Jurnal Informatika Upgris Vol 5, No 2: Desember (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jiu.v5i2.3807
Pendaftaran mahasiswa baru merupakan suatu kegiatan yang wajib dilakukan pihak penyelenggara kampus yang bertujuan untuk menampung, menyaring, serta menyeleksi para calon mahasiswa sebelum dinyatakan sebagai mahasiswa tetap. AMIK Labuhanbatu adalah salah satu kampus komputer yang terus berkembang dengan bertambahnya jumlah mahasiswa baru yang mendaftar setiap tahunnya. Akan tetapi proses pendaftaran mahasiswa baru di AMIK Labuhanbatu masih menggunakan metode manual yang mengakibatkan banyaknya waktu yang terbuang dalam melakukan proses pendaftaran sehingga menyebabkan berkurangnya efisiensi waktu dari calon mahasiswa. Perancangan sistem dilakukan dengan metode waterfall yang merupakan model pengembangan sistem informasi yang sistematik dan sekuensial. Dalam pembuatan sistem alat yang digunakan dalam membuat perancangan dan desain sistem aplikasi pendaftaran mahasiswa baru yaitu dengan menggunakan Unified Modeling Language (UML). Aplikasi pendaftaran mahasiswa baru dibangun menggunakan eclipse dan menggunakan media penyimpanan database Mysql. Berdasarkan hasil uji coba, diketahui bahwa aplikasi pendaftaran mahasiswa baru berbasis Android dapat digunakan sebagai media pendaftaran mahasiswa baru.
The Effect of Work-Based Learning and Experiential Learning Models on The Student’s Performance at Batam Welding Training Centre
Decky Antony Kifta;
Muhammad Giatman;
Wakhinuddin Simatupang;
Ronal Watrianthos
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2111
Global competition that are becoming increasingly intensive and this caused that learning models improvement are needed in various areas which includes the welding workshop training which educate the students to improve their welding skills and technique to comply with the industry requirements. The students’ performance is important factor which link the student’s ability to survive with the current work forces by implementing their expertise and the current condition of the industry. However, the learning models such as work based learning and experiential learning become very important role to achieve the students intended performance, therefore, after scrutiny research in the training premise, it appears that there is a hypothetical formula which led that work based and experiential learning models may have significant influence on the students’ performance. Work based learning and experiential learning are learning methods or models which bring the students to the condition and environment closer to the actual environment of workplace or the industry. Based on that hypothesis, a method of analysis was performed in this research and the linear regression analysis was used, and from the results it becomes apparent that work based learning and experiential learning models have positive impact and significant on the students’ performance.
Students’ Perceptions of Android-Based Interactive Multimedia in Learning Biology
Ronal Watrianthos;
Reti Handayani;
Rosmidah Hasibuan;
Ambiyar Ambiyar;
Refdinal Refdinal
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3044
Multimedia that you can interact with is an important part of learning. Multimedia can be used as a learning tool to improve the quality of learning. Learning media can be used to try out different ways to teach and learn. Interactive media made for Android helps students learn more. Using this material makes a big difference in how well students learn. The goal of this study is to find out how students feel about using interactive multimedia based on Android in Biology classes at Senior High Schools after COVID-19. This study was done with 60 students from Mts Ar Royan Aek Nabara Labuhanbatu. They all filled out a questionnaire. Students were sent a questionnaire to gather information, and the results were looked at. According to the perception findings, 67 percent of students have used interactive multimedia based on Android, 69 percent of teachers use audiovisual tools to teach ideas, and 78 percent of respondents prefer to use interactive multimedia. This shows that using Android-based interactive multimedia apps could improve the quality and effectiveness of biology education during the COVID-19 epidemic.