Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Perendaman Air Rebusan Jahe (Zingiber officinale) Terhadap Total Bakteri pada Daging Ayam Broiler Di Pasar Merdeka Samarinda Indana, Khoiru; Sahirah, Siti Salwa; Anjani, Fandini Meilia; Haris, Muhammad Ichsan; Fajrih, Nurul
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v7i2.16790

Abstract

Jahe merah juga dikenal sebagai (Zingiber offinale Var. Rubrum), adalah tumbuhan yang berfungsi sebagai pengawet alami daging dan memiliki senyawa bioaktif yang dapat meningkatkan kualitas daging dengan menghambat pertumbuhan mikroba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana total bakteri ayam broiler dipengaruhi oleh rebusan jahe merah. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan 4 perlakuan yaitu P0 (kontrol), P1 (perendaman air rebusan jahe merah selama 30 menit), P2 (perendaman air rebusan jahe merah selama 60 menit), dan P3 (perendaman air rebusan jahe merah selama 90 menit). Penelitian ini menggunakan uji TPC (Total Plate Count). Penelitian ini menggunakan ANOVA, Duncan dan Polinomial Ortogonal untuk analisis data. Penambahan air rebusan jahe merah berpengaruh terhadap total bakteri pada daging ayam broiler.
PERFORMANCE AYAM BROILER DENGAN PERKANDANGAN SISTEM CLOSED HOUSE DAN CLOSED HOUSE BERBASIS IoT (INTERNET OF THINGS) DI PT.INTEGRASI TEKNOLOGI UNGGAS YOGYAKARTA Manullang, Julinda Romauli; Laksono, Bayu Agung; Fajrih H, Nurul; anindyasari, dinar
Jurnal Peternakan Nusantara Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jpn.v10i2.13407

Abstract

The purpose of this research was to determine the difference in the effect of closed-house cages based on IoT (Internet of Things) and closed-house cages on broiler chicken performance, feed consumption, body weight gain, FCR, final body weight and mortality. The results of testing calculations and data processing of feed consumption in the GAD Farm cages showed that the IOT-based closed house cages were 907.6 g/head and in closed house cages 770 g/head. The increase in body weight obtained from closed house cages based on IOT was 522.8 g/head and in closed house cages the result was 434.81 g/head. Feed conversion results obtained from IOT-based closed house cages were 1.2 and closed house cages were 1.32. The temperature and humidity of the IoT-based closed house enclosure obtained an average temperature of 28.2˚ C with humidity of 84.2%. Closed house cages obtained an average temperature of 28.9˚C with humidity of 86.8%. final body weight or harvest during the broiler chicken rearing period, the average final body weight in the IOT-based closed house was 1,084.52 g/head and the closed house at GAD Farm was 1,040.75 g/head and the mortality value was 2.27% ; and the highest death occurred in the first week with 318 chickens. As for the lowest mortality, it was found in IoT-based closed house cages with a value of 2.914%. The conclusion of this research shows that the performance analysis results of IoT-based Closed House cages tend to be higher compared to Closed House cages at GAD Farm.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Susu Fermentasi Kefir Bagi Peternak di Desa Purwosari Nurul Fajrih; Ari Wibowo; Anhar Faisal Fanani; Suhardi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3531

Abstract

Desa Purwosari, yang terletak di Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur, memiliki potensi besar dalam peternakan, terutama sapi dan kambing perah. Namun, produk susu yang dihasilkan belum dimanfaatkan secara optimal. Peternak hanya menjual susu segar tanpa pemrosesan lebih lanjut, sehingga sering kali terjadi kelebihan pasokan, mengakibatkan susu terbuang atau dikonsumsi sendiri. Ini disebabkan oleh kurangnya keterampilan masyarakat dalam mengolah susu menjadi produk bernilai jual tinggi. Masyarakat Desa Purwosari berpotensi mengembangkan industri rumahan berbasis susu, terutama produk kefir, yang dikenal memiliki nilai gizi dan ekonomi yang tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan petani/peternak mengenai teknologi pengolahan susu yaitu dengan melaksanakan pelatihan pembuatan kefir. Pelatihan dilakukan melalui empat tahap: persiapan, penjelasan teori, praktik, dan evaluasi. Hasil kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh 16 peserta, termasuk peternak dan ibu-ibu PKK, serta melibatkan dua mahasiswa dari jurusan peternakan. Selama pelatihan, peserta belajar tentang alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat kefir, termasuk susu segar, biji kefir, dan alat penunjang lainnya. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan aktif dalam diskusi. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai produk olahan susu. Diharapkan, dengan keterampilan ini, masyarakat dapat memproduksi dan menjual kefir secara mandiri, menciptakan peluang usaha baru dan meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Purwosari.Kata kunci : susu, susu fermentasi, kefir, pelatihan
Sosialisasi Konsep Green Marketing dan Ekonomi Sirkular dalam Manajemen Peternakan Kambing dan Domba untuk Meningkatkan Kesejahteraan Peternak Widiarta, I Putu Gede Didik; Qamara, Cori; Suhardi, Suhardi; Fajrih, Nurul; Wahyuningtyas, Amalina Nur; Fanani, Anhar Faisal
Participative Journal: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Journal Participative
Publisher : State Islamic University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55099/participative.v5i1.152

Abstract

Community service was conducted in Karang Tunggal Village, East Kalimantan, to disseminate green marketing and circular economy concepts to goat and sheep farmers. A total of 35 farmers participated in the project, engaging in interactive workshops, discussions, and on-site demonstrations using a Participatory Action Research (PAR) approach. The project aimed to enhance knowledge of sustainable farming practices, resource optimization, and eco-friendly marketing strategies. The methodology involved field observations and community discussions, followed by practical training on applying circular economy principles, such as waste reduction and composting, and how to market products as sustainable and ethically produced. Results indicated significant improvements in knowledge, with a 57% increase in farmers’ understanding of sustainable farming and 88% adoption of green marketing strategies. The project contributed to a 20% increase in meat production and an 18% rise in income, with farmers gaining access to higher-value markets through eco-friendly branding. The initiative also fostered community cohesion and social capital, encouraging farmers to share best practices and collaborate in applying the new techniques. Despite challenges such as limited access to digital infrastructure, the project demonstrated the importance of equipping farmers with knowledge and tools to enhance the competitiveness of local agricultural products. 
Optimalisasi Produksi Ayam Pejantan melalui Perbaikan Manajemen Pemeliharaan untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Kelurahan Lempake, Samarinda Akhmat Rizkuna; Roosena Yusuf; Amani Aldiyanti; Anhar Faisal Fanani; Nurul Fajrih; I Putu Gede Didik Widiarta; Dinar Anindyasari
Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Mei : Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/inovasisosial.v2i2.1341

Abstract

This community service program aims to enhance the productivity and welfare of local farmers through the optimization of male layer chicken production. Male chickens, often considered by-products of the laying hen industry, are generally overlooked and regarded as less economically viable. However, with the application of appropriate farming strategies, male chickens can become an important alternative source of protein to support food security. The methods implemented in this program include training on poultry management, the use of efficient locally-based feed, and the development of marketing strategies for the production output. The results of the program show a significant improvement in both productivity and the efficiency of male layer chicken farming among local farmers. With ongoing support, this program is expected to become a sustainable empowerment model in the small-scale livestock farming sector.
Profil Lemak Darah dan Kolesterol Daging Ayam Broiler yang Diberi Bonggol Pisang Mengandung Glukomanan: Lipid Serum Profile and Meat Cholesterol of Broiler Chickens Fed Banana Corm Containing Glucomanan Fajrih, Nurul; Wiryawan, Komang G.; sumiati; Syahpura, Suraya Kaffi; Fanani, Anhar Faisal
Jurnal Agrisistem Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v21i1.460

Abstract

Bonggol pisang merupakan limbah pertanian yang masih kurang dimanfaatkan, padahal mengandung senyawa prebiotik berupa glukomanan yang berpotensi meningkatkan kualitas daging ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi glukomanan dari bonggol pisang terhadap profil lemak darah dan kadar kolesterol daging ayam broiler. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi: R0 = ransum tanpa tepung maupun ekstrak bonggol pisang, R1 = ransum dengan 0,85% tepung bonggol pisang, R2 = ransum dengan 0,60% ekstrak bonggol pisang, dan R3 = ransum dengan 0,20% glukomanan komersial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bonggol pisang ke dalam ransum secara signifikan (P<0,05) menurunkan kadar kolesterol daging, namun tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap profil lemak darah selama masa pemeliharaan. Berdasarkan temuan ini, glukomanan dari bonggol pisang berpotensi menjadi alternatif prebiotik alami yang lebih aman untuk menggantikan penggunaan antibiotik dalam produksi daging ayam yang sehat dan aman dikonsumsi manusia.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Susu Fermentasi Kefir Bagi Peternak di Desa Purwosari Nurul Fajrih; Ari Wibowo; Anhar Faisal Fanani; Suhardi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i2.3531

Abstract

Desa Purwosari, yang terletak di Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur, memiliki potensi besar dalam peternakan, terutama sapi dan kambing perah. Namun, produk susu yang dihasilkan belum dimanfaatkan secara optimal. Peternak hanya menjual susu segar tanpa pemrosesan lebih lanjut, sehingga sering kali terjadi kelebihan pasokan, mengakibatkan susu terbuang atau dikonsumsi sendiri. Ini disebabkan oleh kurangnya keterampilan masyarakat dalam mengolah susu menjadi produk bernilai jual tinggi. Masyarakat Desa Purwosari berpotensi mengembangkan industri rumahan berbasis susu, terutama produk kefir, yang dikenal memiliki nilai gizi dan ekonomi yang tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan petani/peternak mengenai teknologi pengolahan susu yaitu dengan melaksanakan pelatihan pembuatan kefir. Pelatihan dilakukan melalui empat tahap: persiapan, penjelasan teori, praktik, dan evaluasi. Hasil kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh 16 peserta, termasuk peternak dan ibu-ibu PKK, serta melibatkan dua mahasiswa dari jurusan peternakan. Selama pelatihan, peserta belajar tentang alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat kefir, termasuk susu segar, biji kefir, dan alat penunjang lainnya. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan aktif dalam diskusi. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai produk olahan susu. Diharapkan, dengan keterampilan ini, masyarakat dapat memproduksi dan menjual kefir secara mandiri, menciptakan peluang usaha baru dan meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Purwosari.Kata kunci : susu, susu fermentasi, kefir, pelatihan
The potential of Lai fruit seeds (Durio kutejensis) as a prebiotic source for poultry Fajrih, Nurul; Anindyasari, Dinar; Ichsan Haris, Much; Faisal Fanani, Anhar; Indana, Khoiru; Rizkuna, Akhmat
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan (In Progress)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jipt.v9i1.6297

Abstract

Lai (Durio kutejensis) is an endemic fruit of Kalimantan whose seeds have potential as a prebiotic source. This study aimed to identify the types of prebiotics in Lai fruit seeds and evaluate their potential for the growth of lactic acid bacteria. The study was conducted using a Completely randomized design (CRD) with four treatments and six replications. The parameters observed included proximate composition, resistant starch content, and total bacteria. Proximate analysis was carried out with three treatments: Lai seed flour (LSF), boiled Lai seeds (BLS), and roasted Lai seeds (RLS). In vitro tests used cultures of Lactobacillus plantarum and Lactobacillus casei treated with LSF at three levels (T1: 1%, T2: 2%, T3: 3%, and T0: without LSF). In conclusion, LSF has strong potential as a novel prebiotic source due to its resistant starch content and its ability to promote lactic acid bacterial growth. These preliminary results may serve as a basis for developing alternatives to antibiotic growth promoters (AGP) in poultry.
Forage Plant Species and Pasture Capacity in Post Coal Mine Land, Margahayu Village, Kutai Kartanegara Regency Muhammad Ubaidillah; Daru, Taufan Purwokusumaning; Fajrih, Nurul; Safitri, Apdila
Journal of Agriprecision & Social Impact Vol. 1 No. 3 (2024): November: JAPSI (Journal of Agriprecision & Social Impact)
Publisher : CV. Komunitas Dunia Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62793/japsi.v1i3.31

Abstract

Margahayu Village is one of the villages located in Loa Kulu Sub-district, Kutai Kartanegara Regency, which is a coal mining area. The post-coal mine reclamation land is mostly utilized by the local community as a Bali cattle pasture. In order for the pasture to be sustainable, it is necessary to know information about the type of forage plant and the carrying capacity of the pasture. This study aims to determine the types of forage plants that grow naturally and the carrying capacity of the pasture in Margahayu Village, Kutai Kartanegara Regency. The method used in this research is the exploratory method, by taking a snapshot using a quadrant size of 1 m x 1 m as many as 20 quadrants. The results showed that the pasture in post-mining land, Margahayu Village obtained 26 different species from 13 families. The dominant forage plant species in the pasture of Margahayu Village is Paspalum conjugatum with an IVI of 98.4% and a carrying capacity of 2.57 AU ha-1 year-1. The pastures in Margahayu Village can still accommodate 667.06 AU or equivalent to 667 cows.