Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi Pemahaman Guru SD terhadap Etnomatematika yang Terintegrasi dengan Project-Based Learning Adiansha, Adi Apriadi; Anam, Khaerul; Diana, Nanang; Syarifuddin, Syarifuddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i4.1121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman guru Sekolah Dasar di Kabupaten Bima terhadap etnomatematika dan Project-Based Learning (PjBL) serta implementasinya dalam pembelajaran matematika. Penelitian melibatkan 65 guru sebagai responden, menggunakan kuesioner berbasis skala Likert untuk mengukur lima indikator utama. Penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar guru memahami dengan baik konsep etnomatematika serta relevansinya dalam pembelajaran yang berakar pada budaya lokal. Sebanyak 46,9% responden menyatakan setuju dan 39,1% sangat setuju bahwa memahami etnomatematika, serta 49,2% responden mengaku telah mengintegrasikan elemen budaya lokal, seperti motif tradisional dan bentuk bangunan, ke dalam materi ajar matematika. Selain itu, guru juga menunjukkan pemahaman yang baik terhadap PjBL, di mana 46,2% responden sangat setuju dan 43,1% setuju bahwa memiliki pengetahuan cukup mengenai penerapan PjBL dalam pembelajaran matematika. Mayoritas guru telah menerapkan PjBL untuk meningkatkan hasil belajar siswa, dengan 47,7% responden sangat setuju dan 41,5% setuju terhadap pernyataan ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis budaya dan proyek dapat meningkatkan kualitas pembelajaran matematika secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah guru-guru di Kabupaten Bima memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya integrasi budaya lokal melalui etnomatematika dan penggunaan PjBL untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Namun, masih diperlukan pelatihan dan pendampingan lebih lanjut untuk memastikan penerapan yang konsisten dan optimal. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam pengembangan program pelatihan guru yang lebih terfokus dan strategis.
Pendampingan Literasi dan Numerasi Siswa SDN Inpres Tawali Wera Kabupaten Bima melalui Metode Tutor Sebaya dan Berbantuan Media Gambar Syarifuddin, Syarifuddin; Maryani, Dita; Salsabilah, Upik; Marisa, Marisa
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v4i1.377

Abstract

Literasi dan numerasi di sekolah dasar menjadi perhatian utama kepada siswa dalam rangka menanamkan keterampilan kepada siswa mengenal huruf dan angka sebagai dasar membaca dan menghitung, sehingga siswa usia sekolah dasar dan menengah dapat terwujud kebiasaan membaca dan menulis. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan terhadap kegiatan literasi dan numerasi menggunakan metode tutor sebaya dan berbantuan media gambar pada siswa SDN Inpres Tawali Wera, Kabupaten Bima. Melalui pendampingan ini, dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam literasi dan numerasi. Metode tutor sebaya dipilih untuk memberikan ruang kepada siswa yang memiliki pemahaman lebih dalam untuk berbagi pengetahuannya dengan teman sejawatnya. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif dan inklusif. Selain itu, penggunaan media gambar diintegrasikan sebagai alat bantu visual untuk memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep literasi dan numerasi. Selain itu, pandangan siswa, guru, dan orang tua juga diperoleh melalui wawancara untuk memberikan pemahaman holistik tentang efektivitas metode yang diterapkan. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca dan menulis siswa. Siswa yang awalnya mengalami kesulitan literasi kini menunjukkan kemajuan yang memuaskan. Keberhasilan pendampingan literasi dan numerasi tidak hanya tercermin dalam aspek akademis, tetapi juga dalam perkembangan sosial siswa.
Pendampingan peningkatan Literasi dan Numerasi Siswa SDN Inpres Tala Ambalawali Kabupaten Bima dengan Pendekatan Lingkungan yang Inklusif Syarifuddin, Syarifuddin; Prastiwi, Tri; Yuwono, Meviota Maharani Windi; Janah, Miftahul; Mariam, Mariam
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1095

Abstract

Kegiatan pendampingan peningkatan literasi dan numerasi di SDN Inpres Tala Ambalawali, Kabupaten Bima, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung siswa melalui pendekatan lingkungan yang inklusif. Pendekatan ini melibatkan berbagai elemen, termasuk guru, siswa, orang tua, dan komunitas sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Kegiatan yang dilakukan meliputi penerapan pembelajaran berbasis game untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi siswa, pemberian media pembelajaran yang menarik, serta bimbingan individu untuk siswa yang kesulitan dalam membaca dan berhitung. Program ini juga berfokus pada penciptaan ruang kelas yang nyaman dan mendekorasi dinding kelas dengan gambar-gambar edukatif sebagai sarana untuk memperkuat materi pembelajaran. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi dan numerasi siswa, dengan penurunan jumlah siswa yang kesulitan membaca dan berhitung. Pendekatan inklusif ini telah membuktikan efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dan menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan. Program ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa dalam mengimplementasikan metode pembelajaran yang kreatif dan berbasis teknologi.
Pengaruh Brain-Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Sistematis dalam Pembelajaran Matematika Syarifuddin, Syarifuddin; Adiansha, Adi Apriadi; Nurgufrini, Anita
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i1.1343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh Brain-Based Learning (BBL) terhadap kemampuan berpikir sistematis siswa dalam pembelajaran matematika. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan berpikir logis siswa dalam konteks matematika. Sebagian besar pendekatan pembelajaran matematika masih mengandalkan metode tradisional yang cenderung kurang melibatkan siswa secara aktif, sehingga menghambat perkembangan kemampuan berpikir sistematis mereka. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih inovatif, seperti BBL, yang mengoptimalkan fungsi otak dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain eksperimen kuasi dengan pretest-posttest, melibatkan dua kelompok siswa sebagai kelompok eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan BBL dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir sistematis dalam matematika yang dianalisis dengan teknik uji statistik t-test. Data hasil uji-t diperoleh nilai t-hitung sebesar 5,32 dengan p-value 0,001 (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan berpikir sistematis siswa pada kelompok eksperimen yang menggunakan BBL dengan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih baik dalam kemampuan berpikir sistematis dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulannya, penerapan Brain-Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir sistematis siswa dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, disarankan agar BBL diintegrasikan dalam praktik pembelajaran matematika untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan perkembangan keterampilan berpikir siswa.
PENGUATAN METODE LITERASI DAN NUMERASI BAGI GURU SMP ISLAM TERPADU AN-NISA DOMPU BERBASIS TATA KELOLA MANAJEMEN SEKOLAH Syarifuddin, Syarifuddin; Komalasari, Lala Intan; Swandi, Swandi
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i1.2608

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Islam Terpadu (IT) An-Nisa Dompu melalui penguatan metode literasi dan numerasi dengan pendekatan tata kelola manajemen sekolah yang baik. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan para guru sebagai peserta kegiatan, dan fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dalam rangka meningkatkan literasi dan numerasi siswa. Pendekatan tata kelola manajemen sekolah diintegrasikan untuk memastikan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program, dengan dukungan penuh dari guru dan kepala sekolah. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan dengan melibatkan kolaborasi antara kepala sekolah SMP IT An-Nisa Dompu, dosen dari Universitas Muhammadiyah Bima, dan dosen dari STKIP Al Amin Dompu. Proses implementasi dimulai dengan penyampaian materi dan bimbingan teknis, diikuti dengan pendampingan dan pemantauan terhadap proses penerapan literasi dan numerasi. Proses penguatan dimulai dengan penyusunan program literasi dan numerasi yang melibatkan kolaborasi antara guru dan kepala sekolah. Selanjutnya, para guru melakukan persiapan perangkat pembelajaran yang memuat unsur literasi dan numerasi, termasuk dalam bentuk gambar dan video pembelajaran. Pendekatan ini diimplementasikan dalam kurun waktu dua dengan pendampingan dan pemantauan secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan kesuksesan kolaborasi antara guru dan kepala sekolah dalam menghasilkan program literasi dan numerasi yang terstruktur. Pemahaman mendalam para pendidik terhadap berbagai metode dan implementasi menjadi kunci keberhasilan peningkatan kemampuan siswa secara garis besar, termasuk kemampuan mengenal huruf dan angka, membaca, dan menghitung. Keberhasilan ini mencerminkan komitmen dan sinergi antarstakeholder yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat, menciptakan dampak positif dalam memajukan mutu pendidikan di SMP IT An-Nisa Dompu.
Enhancing Mathematical Cognition through Deep Learning Visualization: A Cognitive and Pedagogical Integration St. Zulaiha Nurhajarurahmah; Syarifuddin Syarifuddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2812

Abstract

This mixed-methods study examines whether backpropagation-based deep learning (DL) visualizations can strengthen metacognition and learning outcomes in a university Linear Programming course. Sixty undergraduates (8-week blended format) completed pre/post cognitive tests and the Metacognitive Awareness Inventory (MAI), while their LMS activity traces (e.g., time-on-task, revision frequency, error types) trained a multilayer perceptron. The intervention exposed students to DL visual artifacts—loss curves, gradient/weight updates, and error heatmaps—as reflective scaffolds linking machine error correction to human self-regulation. Quantitatively, mean test scores increased from 61.23 to 80.57 (paired-t, p < .001), and total MAI rose from 135.40 to 159.85 (paired-t, p < .001). Gains concentrated in regulation of cognition (monitoring/evaluation). Metacognitive improvement correlated with achievement (Pearson r = .62, p < .001). Computationally, model loss decreased from 0.25 to 0.03 over 200 epochs with 89.4% validation accuracy; Dynamic Time Warping = 0.81 (p < .01) indicated strong temporal alignment between DL loss minimization and students’ learning curves. Qualitatively, thematic analysis of weekly reflections and interviews revealed a progression from error recognition to strategy adjustment and reflective transformation, recasting errors as actionable signals. Triangulating quantitative, computational, and qualitative strands supports the Cognitive Backpropagation Learning (CBL) framework: DL error feedback parallels human metacognitive feedback, and its visualization functions as a digital mirror that externalizes reflection. Findings recommend interpretable DL dashboards as practical, class-deployable scaffolds to cultivate reflective, adaptive mathematical thinkers.
Integrating Direct Teaching and Local Cultural Values to Improve Student Engagement and Learning Outcomes in Islamic Religious Education for Fifth Grade Students Klis Dianti; Luthfiyah Luthfiyah; Syarifuddin Syarifuddin
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.7574

Abstract

This study investigates the effectiveness of the Direct Instruction model integrated with the local cultural values of Maja Labo Dahu in enhancing student engagement and learning outcomes in Islamic Religious Education among fifth-grade students at INPRES Tololara State Elementary School. The integration of cultural elements aimed to make learning more relevant and character-building for students. A classroom action research (CAR) design was employed, conducted over two cycles. Each cycle involved stages of planning, implementation, observation, and reflection. The participants were 15 fifth-grade students. Data were collected through structured observations of student learning activities and evaluations of student learning outcomes. The findings revealed notable improvements in both student engagement and academic achievement. Student learning activity increased from 61.67% in the first cycle to 85% in the second, while classical learning completeness rose from 60% to 86.67%. These gains were attributed to clearer instructional guidelines, the integration of culturally familiar content, and the use of demonstration and practice-based teaching techniques. Reflective analysis from the first cycle allowed for refinement of teaching strategies in the second cycle, leading to enhanced student motivation, interaction, and comprehension. Beyond academic improvements, the integration of Maja Labo Dahu supported the development of character values aligned with Islamic teachings, such as integrity, respect, and cooperation. In conclusion, combining the Direct Instruction model with local cultural values proved effective in improving both cognitive and character outcomes, offering a viable approach to enhancing the quality of elementary education.
Pengembangan Instrumen Evaluasi Pembelajaran: Menggunakan Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research) Firmansyah Firmansyah; Ilham Ilham; Luthfiyah Luthfiyah; Syarifuddin Syarifuddin
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6711

Abstract

Evaluasi Pembelajaran Merupakan Komponen Penting Dalam Proses Pendidikan Karena Berfungsi Untuk Menilai Ketercapaian Tujuan Pembelajaran Secara Menyeluruh. Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), Evaluasi Tidak Hanya Berorientasi Pada Penguasaan Pengetahuan, Tetapi Juga Mencakup Pembentukan Sikap Dan Pengembangan Keterampilan Keagamaan Peserta Didik. Namun, Praktik Evaluasi Pembelajaran PAI Masih Cenderung Berfokus Pada Aspek Kognitif Dan Belum Didukung Oleh Instrumen Evaluasi Yang Dikembangkan Secara Sistematis. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengkaji Dan Merumuskan Desain Konseptual Pengembangan Instrumen Evaluasi Pembelajaran PAI Yang Komprehensif. Penelitian Ini Menggunakan Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research) Dengan Pendekatan Kualitatif Deskriptif Melalui Analisis Berbagai Literatur Yang Relevan, Seperti Buku, Artikel Jurnal Ilmiah, Dan Hasil Penelitian Terdahulu. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Pengembangan Instrumen Evaluasi Pembelajaran PAI Perlu Dirancang Secara Sistematis Dengan Mengintegrasikan Aspek Kognitif, Afektif, Dan Psikomotor Serta Berlandaskan Prinsip Validitas, Reliabilitas, Dan Objektivitas. Instrumen Evaluasi Yang Komprehensif Diharapkan Mampu Memberikan Gambaran Yang Lebih Utuh Mengenai Capaian Belajar Peserta Didik Serta Mendukung Peningkatan Kualitas Pembelajaran PAI. Penelitian Ini Diharapkan Dapat Menjadi Acuan Konseptual Bagi Guru Dan Peneliti Dalam Mengembangkan Instrumen Evaluasi Pembelajaran PAI Yang Lebih Bermakna Dan Berkualitas.
Pengembangan Instrumen Evaluasi Pembelajaran: menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) Uswatun Hasanah; Ilham Ilham; Syarifuddin Syarifuddin; Luthfiyah Luthfiyah
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6712

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Evaluasi yang berkualitas sangat ditentukan oleh instrumen yang digunakan dalam proses penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen evaluasi pembelajaran PAI yang valid, reliabel, dan aplikatif sesuai dengan karakteristik dan tujuan pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan instrumen, pengembangan draf instrumen, validasi ahli, uji coba terbatas, dan revisi instrumen. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen evaluasi PAI yang dikembangkan berdasarkan analisis kebutuhan mampu mengukur ranah kognitif, afektif, dan psikomotor secara seimbang. Instrumen yang dikembangkan juga memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas serta dapat diimplementasikan secara efektif dalam proses pembelajaran PAI. Pengembangan instrumen evaluasi ini memberikan implikasi positif terhadap peningkatan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran PAI, serta mendukung tercapainya tujuan pembelajaran secara holistik.
Diversifikasi Produk Kelompok Pengrajin Tenun Bima Berbasis Nano Teknologi di Kelurahan Rabadompu Timur Kota Bima Wiraningtyas, Agrippina; Wahyuni; Syarifuddin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2022): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v7i2.7431

Abstract

The problems faced by the Bima weaving craftsmen group, especially in East Rabadompu Village, Bima City, include a decrease in sales of Bima weaving products during the pandemic, which affected the income and welfare of Bima weaving craftsmen. So that this Community Partnership Program (PKM) aims to empower and increase the production of Bima weaving artisan groups in East Rabadompu Village, Bima City, by utilizing nanoparticle-based technology to make functional Bima weaving diversification products that are anti-bacterial and self-cleaning. The method used was training and mentoring in the manufacture and application of nanoparticles as a coating material and diversification of Bima weaving products. The results and impacts of the activity are Bima weaving diversification products in the form of pashminas, fans, and woven masks that are anti-bacterial and self-cleaning, with higher economic value. As well as increasing the knowledge and skills of activity participants so that they can apply nanotechnology and make woven diversification products. Therefore, it can increase the added value and economic value of woven products, so that it can also improve the welfare of Bima weaving craftsmen and MSME actors.
Co-Authors Ade Fitri Fauziah Ade Fitri Fauziah Ade Fitri Fauziah Ade Kurnia Adi Apriadi Adiansha Adi Apriyadi Adiansha Agrippina Wiraningtyas, Agrippina Aida Nabilah Army Husna Andang Andang Andang Andang Anita Rahmawati Arnasari Merdekawati Hadi Atmarita Atmarita Bambang Kurnadi Chairul Fajar Tafriliyanto Dewi Sartika DEWI SARTIKA Dewi Silviana Dusalan Dusalan Edi Mulyadin Fatmah Fatmah Finariyah Finariyah Firmansyah Firmansyah Gunawan Gunawan Haritsah Shofiyah Yasmin Hasan Basri Ika Wirahmad Ika Wirahmad Ilham Ilham Imayanti Imayanti Jhordi Hendarwan Khaerul Anam Klis Dianti Komalasari, Lala Intan Krisdianti Krisdianti Luthfiyah Luthfiyah M. Ilham M. Ilham Mariam Mariam, Mariam Mariamah Mariamah Marifatunnisa Marifatunnisa Marisa Marisa Maryani, Dita Marzela Tricilia Miftahul Janah, Miftahul Mikrayanti Mikrayanti Mikrayanti Mikrayanti Muchlis Muchlis Muh. Fitrah, Muh. Muhamad Sahlaludin Muhammad Yusuf Muhibuddin Fadhli Mukhlash Muzaki Murtalib Murtalib Murtalib Murtalib Mutmainah Mutmainah Nanang Diana Neneng Aminah Nufus, Mechi Sakinatun NUR BAETI Nur Rizkiyah Nurgufrini, Anita Nurhikmah Nurhikmah Nurmi Nurmi Pardi Prastiwi, Tri Pri Ayu Nurwadani Purna Bayu Nugroho Ramdan, Fitri Rohana Rohana Rosnani Rosnani Saifullah Saifullah Salsabilah, Upik Sasoko, Wasis Haryo Shania Putri Navassa Silvia, Rika Sowanto Sowanto Sriaryaningsyih St. Zulaiha Nurhajarurahmah Susisusanti Susisusanti Swandi, Swandi Uswatun Hasanah WAHYUNI Wahyuni Wahyuni Yasser Arafat Yuwono, Meviota Maharani Windi Zayyadi, Moh Zukhruf, Alfan Zulkifli Zulkifli