p-Index From 2021 - 2026
7.446
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Proyeksi: Jurnal Psikologi TAZKIYA JOURNAL OF PSYCHOLOGY Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam Humanitas: Indonesian Psychological Journal Journal of Educational, Health and Community Psychology Khazanah Pendidikan Psikis : Jurnal Psikologi Islami PSYMPATHIC INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini JKI (Jurnal Konseling Indonesia) AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK JURNAL DIVERSITA GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Islamic Guidance and Counseling Journal Jurnal SMART Kebidanan Psikostudia : Jurnal Psikologi JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Psychosophia: Journal of Psychology, religion, and humanity Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service) Indonesian Psychological Research Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Jurnal Psikologi Malahayati Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Didaktika: Jurnal Kependidikan INDONESIAN MIDWIFERY HEALTH AND SCIENCES JOURNAL Berajah Journal BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Lentera Anak : Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak Usia Dini Jurnal Indonesia Sosial Sains Jurnal Multidisiplin Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Premenstrual Syndrome Pada Masa Pandemi Covid-19 Eza Yusnella; Rize Budi Amalia; Nur Ainy Fardana Nawangsari
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v5i1.277

Abstract

ABSTRACTPremenstrual syndrome (PMS) is a collection of symptoms or complaints by women on days 7-10 before menstruation until the end of menstruation. Symptoms include physical, psychological, and emotional which can affect lifestyle and behavior. The exact cause of PMS is still unknown, but it can be triggered and exacerbated by several factors, one of which is physical activity. The Covid-19 pandemic has an impact on the government's school from home policy to prevent transmission, indirectly changing physical activity, especially for female students which can exacerbate PMS symptoms experienced. This study aims to analyze the relationship between physical activity and PMS during the COVID-19 pandemic. The research method is observational analytic with cross sectional design. The study was conducted on female students of SMAN "A" Surabaya with an age 15-18 years. The number of samples 78 respondents with a sampling technique using proportional stratified random sampling. Bivariate analysis using Chi Square Test. The results showed that there were 46.2% moderate physical activity, with moderate PMS 57.7%. The results of statistical tests showed that there was a relationship between physical activity and PMS p = 0.001 (p < 0.05) with a Prevalence Ratio (PR) of 1.895 (95% CI 1.303-2.755). There is a significant relationship between physical activity and premenstrual syndrome in adolescent girls. Education and information on management efforts are urgently needed to reduce PMS complaints, especially during the COVID-19 pandemic.
GAMBARAN TRUST PADA ISTRI PEGAWAI BEA CUKAI YANG MENJALANI LONG DISTANCE MARRIAGE Bianti Deva Cesaria; Nur Ainy Fardana
Berajah Journal Vol. 2 No. 3 (2022): August
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v2i3.120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran trust istri terhadap suami pada pasangan pegawai bea cukai yang menjalani long distance marriage. Trust merupakan keyakinan dan kepedulian terhadap pasangan dan kekuatan suatu hubungan. Peneliti ingin mengetahui lebih lanjut bagaimana gambaran tiga komponen trust menurut Rempel yaitu predictability, dependability dan faith. Peneliti juga ingin mencari tahu gambaran aspek pembentuk kepercayaan dalam diri individu yaitu aspek keterbukaan, saling berbagi, penerimaan, dukungan dan kerjasama. Penelitian ini merupakan penelitian fenomenologis dengan menggunakan teknik wawancara pada empat orang istri pegawai bea cukai dengan usia perkawinan minimal 5 tahun. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis tematik dengan pendekatan theory driven. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketiga komponen trust muncul pada keempat responden. Kelima aspek pembentuk kepercayaan juga dimiliki oleh keempat responden. Namun tiap responden menunjukan gambaran keyakinan yang berbeda-beda yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti perbedaan latar belakang dan pola komunikasi.
Strategi pembelajaran e-learning untuk ABK pada jenjang PAUD Iza Anugerahani Riski; Syakira Nurul Fajri; Adinda Reza Maulina; Desi Puspita Sari; Adelia Eka Lauditta; Nono Hery Yoenanto; Nur Ainy Fardhana
JURNAL LENTERA ANAK Vol 1, No 01 (2020)
Publisher : JURNAL LENTERA ANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.019 KB)

Abstract

This study aims to find out e-learning strategies for child with special needs in ECEP (Early Childhood Education Program). This research was done at Laboratorium PAUD Anak Ceria in Surabaya. E-learning strategies for child with special needs can be identified through interviews with the head of laboratory and the teacher. Based on the results of the research, e-learning strategies for child with special needs is using TLC learning system and still refers to 2013 curriculum. In e-learning based learning, the main media that parents, students, and also teachers needed are the internet and video conference application, to be able to communicate with each other (video call) and send videos of students activities at home while they’re studying. To make an efficient learning program, parents need to prepare facilities for students to acces e-learning, while teachers need to prepare the teaching material that suitable for e-learning based learning. E-learning strategies will run optimally if there is good cooperation between teachers and parents in educating and motivating students during e-learning era.
GAMBARAN NILAI KEPERAWANAN DAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Wanda Okta Savira; Rize Budi Amalia; Nur Ainy Fardhana; Atika -
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v8i2.893

Abstract

Latar Belakang : Perilaku seksual merupakan bagian dari perilaku yang normal, namun dapat menjadi hal negatif apabila perilaku seksual tersebut dilakukan terlalu dini atau tanpa memperhatikan risikonya. Sebagian besar remaja di Asia hidup dalam keterikatan norma yang kental dan pandangan mengenai perilaku seksual yang masih terus tabu. Konstruksi sosial berupa menjaga keperawanan perempuan hingga mereka menikah masih memiliki nilai tinggi di beberapa negara Asia. Meskipun negara Asia memiliki konstruksi sosial terhadap nilai keperawanan yang harus dijaga, namun induced abortions di Asia masih cukup tinggi. Metode : Penelitian ini merupakan systematic literature review. Pertanyaan penelitian disusun dengan ketentuan PICO. Sebanyak 1.468 literatur dalam 10 tahun terakhir didapat dari database Scopus, ProQuest, Springer, PubMed, dan Google Schoolar. Penyaringan literatur dilakukan sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditetapkan. Hasil : 5 literatur yang telah direview memiliki total partisipan sebanyak 16.798 dengan persebaran 8.093 laki-laki dan 8.701 partisipan perempuan. Sebaran wilayah lokasi penelitian berada di Asia Tenggara dan Asia Barat. 5 literatur menunjukkan bahwa Sebagian besar partisipan memiliki sikap positif terhadap nilai keperawanan. Kesimpulan : Terdapat 14.082 remaja yang memiliki sikap positif terhadap nilai keperawanan. Gambaran perilaku seksual remaja dari 5 literatur meliputi perilaku seksual tidak berisiko dan berisiko. Remaja yang memiliki sikap negatif terhadap keperawanan 3,6 kali lebih tinggi untuk memiliki perilaku seksual berisiko
Meningkatkan Pemahaman Guru Sekolah Inklusi Tentang Pendidikan Inklusif Melalui Psikoedukasi Natassa R. Tejena; Nur Ainy Fardana Nawangsari; I Made Rustika
Jurnal Diversita Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v8i2.7514

Abstract

Sekolah Inklusi merupakan sekolah di mana siswa berkebutuhan khusus belajar di kelas yang sama dengan siswa reguler dan diberi dukungan yang mereka butuhkan untuk berhasil baik dalam kegiatan akademik, sosial, dan ekstra kurikuler. Untuk mencapai keberhasilan tersebut, sekolah inklusi memerlukan kerjasama seluruh pihak sekolah untuk memodifikasi program pendidikan agar sesuai dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus. Sayangnya, belum semua sekolah inklusi dapat berjalan dengan efektif karena keterbatasan pemahaman guru tentang pendidikan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai pendidikan inklusif sehingga sekolah dapat menerapkan pendidikan inklusif dengan lebih efektif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dengan metode ceramah, diskusi kasus, dan tanya jawab. Pemahaman guru terhadap pendidikan inklusif diukur menggunakan pretest dan posttest terkait materi pendidikan inklusif. Hasil uji analisis Wilcoxon menunjukkan angka signifikansi 0.012 (p<0.05) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman peserta sebelum dan sesudah diberikan psikoedukasi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa psikoedukasi dapat meningkatkan pemahaman guru tentang pendidikan inklusif.
Antecedent of Father Involvement: A Literature Review Ersa Lanang Sanjaya; Dewi Retno Suminar; Nur Ainy Fardana
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 11 No 3 September 2022
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.v11i3.23589

Abstract

Father involvement is an important aspect of the parenting process. Several studies have proven the positive influence of father involvement on children’s development. Unfortunately, both research on and implementation of parenting is still dominated by mothers, creating a need for studies on father involvement in child rearing. This literature review was compiled using three databases: Scopus, Sage and Science Direct. The main objective of this literature review is 1) to examine predictor variables of father involvement and 2) to assess the population of studies on father involvement. Forty-nine articles were analyzed in this review. The findings of this study show that research on paternal involvement in parenting is dominated by studies examining populations from a Western cultural context. In addition, most research on father involvement is rooted in the concept proposed by Lamb et al. (1985) in which paternal involvement is viewed through three dimensions: direct interaction, accessibility, and ultimate responsibility. Father-related, or individual, factors dominate the discourse of previous research as predictor variables of paternal involvement in parenting. A broader approach is required to determine predictor variables related to father involvement, due to the fact that there are many differences in the concept of family identity in non-Western cultures, especially in more communal societies. Research limitations are further explained in the article.
Adaptation I-Adapt Measurement in The Context of Guidance and Counseling Teachers Yuliati Hotifah; Nur Ainy Fardana Nawangsari; Nono Hery Yoenanto
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 11 No 4 December 2022
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.v11i4.24814

Abstract

This study aimed to obtain a standardized Indonesian version of the adaptability scale of guidance and counseling teachers. Adaptability consists of 8 dimensions: crisis, culture, work stress, interpersonal, physical, creative, learning, and uncertainty. The adaptation process is carried out using the International Test Commission (2016) reference. This adaptation involves 276 BK teachers. The research instrument is a statement item consisting of 55 items. The data analysis technique uses content analysis and constructs analysis. The content analysis used the CVI, while the construct analysis used CFA with the AMOS 21 program. The reliability test was based on internal consistency through the Cronbach Alpha coefficient. The results of the data analysis show that the CVR value meets the minimum parameters. There are 30 items that are proven to have a good fit model. The reliability coefficient of Cronbach's alpha individual variable adaptability measurement is .929.
Pengaruh Metode Pembelajaran Bilingual terhadap Self-Efficacy Siswa Sekolah Dasar Eghita Desiane N; Primatia Yogi Wulandari; Nur Ainy Fardana N
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.607 KB)

Abstract

Pembelajaran bilingual dilakukan untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing dan keterampilan komunikasi siswa. Selain itu, pembelajaran bilingual juga dianggap dapat meningkatkan kepercayaan diri (self-efficacy) siswa dalam mempelajari bahasa asing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode pembelajaran bilingual memiliki pengaruh yang signifikan terhadap self-efficacy siswa sekolah dasar di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa sekolah dasar yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran bilingual memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan self-efficacy siswa sekolah dasar di Indonesia. Siswa yang belajar dengan metode pembelajaran bilingual memiliki self-efficacy yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan metode konvensional.
Hambatan dan Solusi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Jenjang Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Literatur Syasya Khoirin Nisa’; Nono Hery Yoenanto; Nur Ainy Fardana Nawangsari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 3 Agustus (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.231

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) jika ditinjau dari fakta di lapangan menunjukkan belum sepenuhnya terwujud karena berbagai persoalan, tidak terkecuali pada jenjang Sekolah Dasar. Maka dari itu penting dilakukan evaluasi, dimulai dengan mengidentifikasi hambatan sehingga tepat dalam menentukan solusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan sekaligus solusi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada jenjang SD. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan tipe naratif. Data diperoleh melalui beberapa situs database yakni Google Scholar, ResearchGate, dan Garuda Kemdikbud, dengan total 10 jurnal terpilih dan sesuai kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan dalam IKM berasal dari empat aspek, yaitu 1) terkait sarana-prasarana; 2) SDM guru dan tenaga pendidik, 3) kondisi siswa, keluarga, dan lingkungan; 4) ketimpangan kebijakan pemerintah. Adapun solusi bagi hambatan tersebut yaitu 1) memaksimalkan bantuan pendanaan dari pemerintah; 2) guru aktif mengikuti pelatihan (workshop) terkait IKM; 3) menjalin kerjasama yang baik pada semua warga sekolah, dan; 4) menerapkan kebijakan sesuai Kurikulum Merdeka jika terjadi ketimpangan kebijakan pemerintah.
INCREASING AWARENESS OF DEPRESSION IN ADOLESCENTS AND CHILDREN THROUGH ONLINE CAMPAIGN ACTIVITIES Aloysia Ayfen Senjaya; Vivia Inayah Hadi; Hasna Rosyada Fajrin; Wahyu Nur Latifah; Cempaka Puspa Kencana; Asri Adiningtyas; Tiara Diah Sosialita; Nur Ainy Fardana Nawangsari
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 7 No. 3 (2023): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v7i3.2023.326-331

Abstract

Cases of depression in children and adolescents show high rates in Indonesia. According to Riskesdas (2018) adolescents (15–24 years) in Indonesia have a percentage of depression around 6.2% and according to the Yogyakarta branch of Ikatan Dokter Anak Indonesia or Indonesian pediatrician association revealed that 3% of school-aged children and 6% of adolescents experience major depressive disorder. This sizable number comes from the assumption of the public that depression does not occur in children and adolescents. Therefore, the provision of information that increases public knowledge about depression in children and adolescents must be carried out so that both early and curative interventions can be carried out so that in the long run, the prevalence of depression in children and adolescents is reduced. This effort uses two methods 1) disseminating information through Instagram content @semicolonial.id, and 2) digital campaigns via Instagram of each campaign participant. The increase in knowledge of campaign participants (N = 21, Range age = 14–50 years, Mage = 23.5) was measured using  pre-test and post-test. The data processing used a descriptive statistical data analysis through SPSS version 25. The results shows an increase in participants' knowledge before (Range = 40–100, Mean = 71.9) and after (Range = 60–110, Mean = 91.9) the campaign. In conclusion, this campaign was successful in increasing the knowledge of campaign participants about depression in children and adolescents.
Co-Authors Abdul Muhid, Abdul Adelia Eka Lauditta Adinda Reza Maulina Adiva Istighfarini Ahmad Suryawan Aiman, Wan Khairul Aisyati, Wardah Wuri Aloysia Ayfen Senjaya Alwi, Muhammmad Ahkam Anayanti Rahmawati Anayanti Rahmawati Annas, Jimmy Yanuar Ashon Sa’adi Asri Adiningtyas Ati Kusmawati Ati Kusmawati Atika - Atika Atika Ayu Nisrina Rahmawati Halim Azizah, Qonita Bambang Soeprijanto Bernadetta Lisa Andika Permatasari Bianti Deva Cesaria Brioty Savita Cempaka Puspa Kencana Cholichul Hadi Desi Puspita Sari Dewi Mayangsari Dewi Retno Suminar Eghita Desiane N Endang Suci Lestari Endyka Erye Frety Ersa Lanang Sanjaya Eza Yusnella Febriyana, Nining Fifi Lailiya Fika Megawati Fitri Erna Erfiany Ghozali Rusyid Affandi Hanifa, Fadiya Dina Hasna Rosyada Fajrin Hery Yunanto, Nono I Made Rustika Ika Andrini Farida Ika Ayuni Nurmaulidiya Iliyatunnisa, Iliyatunnisa Imelda Dwi Ratnasari Irwanto, Irwanto Ivon Diah Wittiarika Iza Anugerahani Riski J. Moekono Juliatus Sholikha Kusmawati, Ati Linda Dewanti Lolita Lestari Mareyke M.W. Tairas Mareyke Maritje Wagey Tairas Mareyke Maritje Wagey Tairas Mega Merdeka Pertiwi Mohd Nazri Bin Abdul Rahman Muhammad Bagus Firmansyah Mujtaba, Farah Natassa R. Tejena Noer Maunatur Rohmah Nono Hery Yoenanto Nurfi Laili Nurul Hartini Rahkman Ardi Rahman, Mohd Nazri Bin Abdul Raisya Aulia Raja Sal Sabila Hervina Ratna Prayudiptya Azarine Ridlo, Muhammad Rasyid Rize Budi Amalia ROHMAH, AFIFATUR Rukmana, Nabila Ilma Nisa Samian Santyashayu Sottya Simanjuntak, Ermida Solichah, Novia Sosialita, Tiara Diah Suryanto, Suryanto Syakira Nurul Fajri Syasya Khoirin Nisa’ Tien Aulia Rahmawati Triana Wulandari Vivia Inayah Hadi Wahyu Nur Latifah Wahyudi Ifani Wan Khairul Aiman Wanda Okta Savira Waode Syaifatul Rohmadhani wiwin dwi handayani Wulandari, Primatia Yogi Xinyue Yang Yuliati Holifah Zuyyina Choirunnisa