Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENYELENGGARAAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) SILOAM KIDS DESA ULAK MUID KECAMATAN TANAH PINOH BARAT Marzuki Marzuki
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): EDUMEDIA : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v6i2.661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi pemerintah di Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Siloam Kids Desa Ulak Muid Kecamatan Tanah Pinoh Barat, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu: 1). Kepala Sekolah, 2). Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum, 3). Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan, 4). Bendahara Sekolah, 5). Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, dan 6). Orang Tua murid dilakukan secara purposive. Hasil penelitian Penyelenggaraan Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Siloam Kids Desa Ulak Muid Kecamatan Tanah Pinoh Barat dapat dilihat dari: 1). Kurikulum dan program pengajaran sudah diterapkan berdasarkan Kurikulum Nasional. Manajemen kurikulum dan program pengajaran sudah sesuai jadwal pendidikan, kalender pendidikan, supervise guru, pengelolaan jadwal kegiatan penerimaan sampai kegiatan rutinitas pembelajaran.2). Tenaga kependidikan di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Siloam Kids Desa Ulak Muid ada 8 (delapan) orang. 3). Kesiswaan sudah berjalan sesuai dengan pelaksanaan administrasi kesiswaan dimulai dari surat pendaftaran siswa baru, daftar calon siswa baru, daftar siswa baru, pembagian kelas siswa baru, pencatatan data siswa pada buku induk, hingga data siswa kelulusan untuk kejenjang pendidikan taman kanak-kanak (TK). 4). Keuangan dan pembiayaan yaitu pengadaan biaya pendidikan melibatkan team pengelolaan. Berbagai bentuk bantuan dana yang diperoleh dari orang tua peserta didik, yaitu berupa iuran bulanan, sumbangan sukarela, dan 5). Sarana dan prasarana pendidikan yaitu berupa perabot kelas, alat permaianan, lahan sekolah, ruang kelas, ruang kantor/Kepala PAUD, ruang guru, ruang perpustakaan, ruang dapur dan gudang, ruang UKS, kamar mandi/WC dan ruang serbaguna/aula.
PENERAPAN METODE RESITASI PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN DALAM KONDISI COVID 19 DI KELAS VIII SMP NEGERI 6 BELITANG HULU Marzuki Marzuki; Marten Bayer
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7, No 1 (2023): Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v7i1.752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Metode Resitasi Pada Materi Sistem Pernapasan Dalam Kondisi Covid 19 Di Kelas VIII SMP Negeri 6 Belitang Hulu. Jenis penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan persentase. Subjek penelitian ini adalah Guru IPA Kelas VIII SMP Negeri 6 Belitang Hulu. Adapun objek penelitian yang penulis lakukan adalah penerapan metode resitasi pada materi sistem pernapasan dalam kondisi Covid 19 di kelas VIII SMP Negeri 6 Belitang Hulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, observasi dan angket. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1). Penerapan Metode Resitasi Pada Materi Sistem Pernapasan Dalam Kondisi Covid 19 Di Kelas VIII SMP Negeri 6 Belitang Hulu, sudah tercapai dengan baik sekali, yaitu mencapai bobot 88,89% dari data observasi. 2). Penerapan Metode Resitasi Pada Materi Sistem Pernapasan Dalam Kondisi Covid 19 Di Kelas VIII SMP Negeri 6 Belitang Hulu adalah bahwa hasil wawancara yang penulis lakukan dengan Guru IPA dan 5 (lima) siswa sebagai perwakilan sudah cukup baik. Hal ini dapat diketahui dari setiap pertanyaan yang dijawab sebagaian besar dengan jawaban yang baik, dalam penerapan metode resitasi Guru IPA sudah menggunakan langkah-langkah penerapan metode tersebut. Ini juga didukung oleh data hasil angket yang didapat dengan persentase 73,51% masuk dalam kategori baik.
PELAKSANAAN FUNGSI KOMUNIKASI ADMINISTRASI DI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MELAWI Marzuki Marzuki
Journal of Educational Review and Research Vol 6, No 1 (2023): VOLUME 6 NUMBER 1 JULY 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v6i1.4158

Abstract

Permasalahan yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah mengenai Pelaksanaan Fungsi Komunikasi Administrasi Di Dinas Pendidikan Kabupaten Melawi. Ruang lingkup dalam penelitian ini membahas tentang: a. Fungsi Kontrol, b.Fungsi Motivasi, c. Fungsi Emosi, dan d. Fungsi Informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 1) Kepala Dinas Pendidikan, 2). Sekretaris Dinas Pendidikan, 3) Kepala Sub Bagian Aparatur dan Umum dan 4). Aparatur di lingkungan Dinas Pendidikan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik-teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian Pelaksanaan Fungsi Komunikasi Administrasi Di Dinas Pendidikan Kabupaten Melawi pada aspek: a). Fungsi Kontrol : Kepala Dinas Pendidikan melakukan koordinasi dengan Komite Sekolah, karena penilaian terhadap hasil keluaran pendidikan di sekolah-sekolah yang dilakukan oleh Komite Sekolah tersebut akan menjadi masukan bagi Dewan Pendidikan memetakan persoalan dalam pemerataan dan mutu keluaran pendidikan. b). Fungsi Motivasi : untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai di Dinas Pendidikan Kabupaten Melawi. Alternatif paling utama untuk dilakukan yaitu: Memberikan contoh keteladanan kepemimpinan seorang pemimpin untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai. c). Fungsi Emosi : merupakan suatu pengaturan emosi didalam diri yang dapat memahami, dan memilih emosi yang dirasakan tanpa perlu menambahi atau mengurangi emosi itu sendiri. Makin matangnya seseorang pegawai dapat mengatur emosinya dengan baik dengan tugas dan kewajiban yang dijalankan. d). Fungsi Informasi yaitu, melaksanakan komunikasi administrasi melalui 3 hal yaitu: 1) komunikasi vertikal ke bawah yang berupa pengkoordinasian pekerjaan, pembagian pekerjaan, informasi program kerja, maupun pemberian informasi pekerjaan, 2) komunikasi vertikal ke atas berupa pengkoordinasian pekerjaan, kerja sama dalam pekerjaan, maupun sharing pekerjaan, dan 3) komunikasi horizontal yang berupa pengkoordinasian, kerja sama, maupun sharing
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP KELAS VII SMPN 1 AMBALAU Marzuki Marzuki; Dodo Santo Boroneo
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.18144

Abstract

Model pembelajaran inkuiri terbimbing merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa yang merupakan model pembelajaran dimana guru dan siswa yang menentukan dan merumuskan masalah secara bersama, dan siswa secara aktif untuk mencari dan menemukan jawaban serta menarik kesimpulan sendiri. Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui Hasil Belajar IPA Biologi Pada Materi Ciri-Ciri Makhluk Hidup Siswa kelas VII SMPN 1 Ambalau. Untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar IPA Biologi Pada Materi Ciri-Ciri Makhluk Hidup Siswa kelas VII SMPN 1 Ambalau. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Bentuk penelitian adalah Quasi Experimental Design. Rancangan penelitian yaitu non equvalent control group design. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan tes tertulis yaitu berupa tes hasil belajar, teknik dokumentasi berupa gambar penelitian dan foto serta dokumen nilai yang berkaitan dengan hasil. Data analisis dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai thitung 5,764 > ttabel 1,994. artinya hasil uji hipotesis thitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel sehingga Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing yang diterapkan pada kelas eksperimen dalam penelitian ini berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi Materi Ciri-Ciri Makhluk Hidup Siswa kelas VII SMPN 1 Ambalau. Besarnya pengaruh model pembelajaran kooperatif dengan strategi Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap hasil belajar siswa yaitu (d) 0,78 (kategori pengaruh Sedang).
Pengaruh Penggunaan Media Video Terhadap Hasil Belajar Pada Materi Sistem Pencernaan Manusia di Kelas XI IPA B SMA Immanuel Sintang: The Effect of Using Video Media on Learning Outcomes in Human Digestive System Material in Class XI IPA B SMA Immanuel Sintang Marzuki Marzuki
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2023): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v18i2.5831

Abstract

Model pembelajaran Media Video merupakan salah satu media yang efektif untuk pembelajaran di dalam kelas, karena penyajian materi dapat dilihat secara nyata sehingga siswa lebih termotivasi untuk belajar. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video terhadap hasil belajar pada materi sistem pencernaan makanan pada manusia di kelas XI IPA B SMA Immanuel Sintang. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian adalah Quasi Experimental Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran dan observasi. Hasil penelitian berdasarkan analisis data diperoleh thitung dengan ttabel yaitu: 4,84 > 1,696 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berarti model pembelajaran media video berpengaruh terhadap hasil belajar siswa materi sistem pencernaan makanan pada manusia di kelas XI IPA SMA Immanuel Sintang, dan hasil perhitungan effect size besarnya pengaruh penggunaan media video terhadap hasil belajar pada materi sistem pencernaan pada manusia di kelas XI IPA B SMA Immanuel Sintang yaitu 0,32 dikategorikan kedalam kriteria kecil.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA TERPADU KELAS VII A SMP NEGERI 2 SINTANG Marzuki -
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 1 No 1 (2017): Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v1i1.53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa melalui metode demonstrasi dalam pembelajaran IPA Terpadu di kelas VII A SMP Negeri 2 Sintang. Data dikumpulkan menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan hasil belajar siswa melalui metode demonstrasi dalam pembelajaran IPA Terpadu. Hasil belajar siswa pada siklus pertama dalam kategori cukup (rata-rata 69,20) tetapi , belum mencapai ketuntasan belajar yang diharapkan. Siklus kedua, hasil belajar siswa menjadi kategori baik sekali (rata-rata 81,40). Peningkatan hasil belajar siswa melalui metode demonstrasi didukung oleh peningkatan aktivitas belajar siswa, berupa: keaktifan mencatat materi pelajaran, menunjukkan sikap kritis dalam bertanya jawab dengan siswa dan guru, keaktifan melakukan demonstrasi, dan keaktifan menyimpulkan materi pelajaran.
PENGARUH MEDIA POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MANUSIA DI KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 6 SATU ATAP SINTANG Marzuki -
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 2 No 1 (2018): EDUMEDIA : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v2i1.151

Abstract

Salah satu teknologi yang dapat digunakan dalam dunia pendidikan ialah media power point. Media power point sangat tepat untuk materi yang sangat komplek yang tidak dapat dipandang secara langsung, dengan media media power point tersebut dapat ditampilkan seolaholah nyata dengan menampilkan gambar maupun menyisipkan video. Tujuan penelitian ini ialah untuk Pengaruh Media Power Point Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia Di Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 Satu Atap Sintang, dengan sampel siswa kelas VIII. Penelitian ini menggunakan metode kuntitatif dengan bentuk Penelitian pre-eksperimen dengan tipe one group pretestposttest. Alat pengumpulan data menggunakan soal tes. Kegiatan penelitian ini dimulai dengan persiapan penelitian, pemberian tindakan dan pembuatan laporan hasil penelitian. Hasil belajar siswa terjadi peningkatan dengan menggunakan media power point. Hal ini dibuktikan dengan nilai hasil belajar siswa yang menerapkan media power point mendapatkan nilai hasil belajar lebih tinggi dibandingkan sebelum digunakannya media power point. Hasil penelitian kemudian dianalis dengan teknik analisis data statistik non parametrik. Hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata pre-test: nilai rata-rata siswa 54,66 dengan standar deviasi 13,22. Sedangkan posttest 68,67 dengan standar deviasi 15,92. Rata-rata skor post-test lebih besar dari pre-test. Dengan demikian rata-rata hasil belajar siswa pada post-test lebih baik dari pre-test. Hal ini diperkuat dengan melakukan hasil pengujian hipotesis secara statistik dengan menggunakan uji U Mann –Whitney dengan α = 0,05 diperoleh Zhitung>Ztabel yaitu 17,71> 1,64, berarti Ha diterima.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI VISUAL MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI DI UNIVERSITAS KAPUAS SINTANG, KALIMANTAN BARAT Rachmi Afriani; marzuki M.Pd
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 2 No 2 (2018): EDUMEDIA Jurnal keguruan Dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v2i2.187

Abstract

Literasi visual adalah kemampuan untuk menerjemahkan berbagai bentuk visual. Kemampuan ini diharapkan dimiliki oleh mahasiswa di suatu perguruan tinggi yang dituntut untuk lebih terampil dan kreatif dalam mengemukakan ide dan gagasan di era literasi digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi visual mahasiswa prodi pendidikan biologi di Universitas Kapuas Sintang, Kalimantan Barat. Pengujian dilakukan menggunakan teknik observasi langsung, teknik wawancara dan kuisoner untuk membantu mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa dalam literasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 61,43 % mahasiswa mampu untuk membuat gambar visual berupa grafik histogram dan chart saat melakukan presentasi power point serta mampu mengplikasikan animasi bergerak yang sederhana sebanyak 60%. Namun, sebanyak 43,14% mahasiswa belum mampu untuk melakukan editing video. Selain itu, sebanyak 60,58% mahasiswa sudah mampu untuk menerjemahkan gambar dan mengungkapkan makna dari sebuah ilustasi gambar yang merupakan komponen penting dalam literasi visual.
Pengaruh Metode Pembelajaran Cooperative Script Terhadap Hasil Belajar Siswa SMA Negeri 1 Nanga Dedai Marzuki -
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2021): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v5i1.497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Metode Pembelajaran Cooperative Script Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Ekosistem Kelas X SMA Negeri 1 Nanga Dedai Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Kelas X SMA Negeri 1 Nanga Dedai Tahun Pelajaran 2019/2020 dan sampelnya yang dipilih dalam penelitian ini yaitu kelas X berjumlah 25 siswa. Instrumen perlakuan yang digunakan adalah silabus dan RPP, instrumen pengukuran adalah soal tes pilihan ganda dan lembar observasi. Keterlaksanaan pembelajaran di tinjau dari siswa77,78% maka dikategorikan baik dan pada keterlaksanaan pembelajaran di tinjau dari guru100% maka keterlaksanaan dikategorikan sangat baik. Hasil uji hipotesis menggunakan uji T thitung> ttabel atau 2,28 > 1,711, artinya H1 diterima dan H0 ditolak terdapat Pengaruh Metode Pembelajaran Cooperative Script Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Ekosistem Kelas X SMA Negeri 1 Nanga Dedai Tahun Pelajaran 2019/2020. Sedangkan Effect size untuk melihat sejauh mana pengaruh model pembelajaran Cooperative Script menunjukan ES > 0,8 atau 0,67> 0,8 maka pengaruh model pembelajaran Cooperative Script pada mata pelajaran biologi sebesar 0,67dan di kategorikan sedang.
PENERAPAN METODE RESITASI PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN DALAM KONDISI COVID 19 DI KELAS VIII SMP NEGERI 6 BELITANG HULU Marzuki Marzuki; Marten Bayer
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v7i1.752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Metode Resitasi Pada Materi Sistem Pernapasan Dalam Kondisi Covid 19 Di Kelas VIII SMP Negeri 6 Belitang Hulu. Jenis penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan persentase. Subjek penelitian ini adalah Guru IPA Kelas VIII SMP Negeri 6 Belitang Hulu. Adapun objek penelitian yang penulis lakukan adalah penerapan metode resitasi pada materi sistem pernapasan dalam kondisi Covid 19 di kelas VIII SMP Negeri 6 Belitang Hulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, observasi dan angket. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1). Penerapan Metode Resitasi Pada Materi Sistem Pernapasan Dalam Kondisi Covid 19 Di Kelas VIII SMP Negeri 6 Belitang Hulu, sudah tercapai dengan baik sekali, yaitu mencapai bobot 88,89% dari data observasi. 2). Penerapan Metode Resitasi Pada Materi Sistem Pernapasan Dalam Kondisi Covid 19 Di Kelas VIII SMP Negeri 6 Belitang Hulu adalah bahwa hasil wawancara yang penulis lakukan dengan Guru IPA dan 5 (lima) siswa sebagai perwakilan sudah cukup baik. Hal ini dapat diketahui dari setiap pertanyaan yang dijawab sebagaian besar dengan jawaban yang baik, dalam penerapan metode resitasi Guru IPA sudah menggunakan langkah-langkah penerapan metode tersebut. Ini juga didukung oleh data hasil angket yang didapat dengan persentase 73,51% masuk dalam kategori baik.