Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS TKKS DAN PGPR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MELON PADA TANAH PMK Sesilia Ika Sandriani; Fadjar Rianto; Basuni
Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture) Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jpp.2026.v10i1.271

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana pemberian kompos tandan kelapa sawit kosong (TKKS) Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) berdampak pada pertumbuhan dan produksi tanaman melon pada tanah Podsolik Merah Kuning (PMK). Kegiatan penelitian dilaksanakan di Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, pada bulan September sampai Desember 2025. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis kompos TKKS (10, 20, dan 30 ton ha⁻¹) dan jenis PGPR (tanpa PGPR, PGPR kemasan, serta PGPR dari akar bambu), dengan masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Variabel yang diamati meliputi jumlah daun, bobot buah, diameter buah, ketebalan daging buah, tingkat kemanisan buah, bobot kering tanaman, serta serapan hara fosfor (P). Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara kompos TKKS dan PGPR terhadap serapan hara P. Pemberian kompos TKKS berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, bobot buah, diameter buah, ketebalan daging buah, dan bobot kering tanaman, dengan dosis optimum 30 ton ha⁻¹. Sementara itu, perlakuan PGPR memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif, beberapa komponen hasil, serta serapan hara fosfor (P), terutama pada PGPR akar bambu. Secara keseluruhan, aplikasi kompos TKKS dan PGPR secara terpisah mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman melon pada tanah PMK.Top of Form
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN EDAMAME TERHADAP PEMBERIAN ABU TERBANG DAN PUPUK GRAND K PADA TANAH PMK Purnama, Zulfian; Rianto, Fadjar; Susana, Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i3.105709

Abstract

Tanah Podsolik Merah Kuning merupakan tanah masam dengan kendala kimia dan fisika yang kurang mendukung pertumbuhan tanaman, sehingga diperlukan pembenah tanah dan pemupukan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu terbang dan pupuk Grand K terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai edamame pada tanah Podsolik Merah Kuning dan menentukan kombinasi terbaik pemberian abu terbang dan Pupuk Grand K terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman edamame di tanah PMK. Percobaan dilaksanakan di kecamatan Pontianak Barat selama 3 bulan menggunakan rancangan kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari dua faktor abu terbang 0 dan 84 ton/ha dan Pupuk Grand K 184, 276, dan 368 kg/ha, masing-masing diulang empat kali. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, umur bunga, volume akar, berat kering tanaman, jumlah polong, jumlah polong isi, presentase polong hampa, danberat polong segar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, tidak terjadiinteraksi antaran pemberian abu terbang dan pupuk Grand K terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai edamame pada tanah PMK. Namun, perlakukan tanpa abu terbang dan dosis pupuk Grand K 276 kg/ha memberikan hasil terbaik. Meskipuk terdapat interaksi antara kedua faktor, kombinasi perlakukan tanpa abu terbang + pupuk Grand K 276 kg/ha memberikan respon paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame pada tanah PMK.
Eksplorasi Kamir Filosfer Sebagai Antagonis terhadap Patogen Antraknosa (Colletotrichum sp) dari Buah Cabai hakim, husnul; rianto, fadjar; rahayu, sri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.241 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.16926

Abstract

Antraknosa merupakan penyakit penting pada cabai. Penyakit disebabkan oleh Colletotrichum sp. Pengendalian menggunakan agens hanyati adalah pilihan yang dapat digunakan untuk menggantikan penggunaaan fungisida kimia sintetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi kamir yang berasal dari filosfer buah cabai sebagai antagonis terhadap Colletotrichum sp. Penelitian ini meliputi eksplorasi kamir, isolasi Colletotrichum sp, uji antagonis, uji filtrat kamir terhadap Colletotrichum sp.. Kamir yang didapatkan dari filosfer buah cabai adalah sebanya 8 isolat, dan semuanya bersifat antagonis terhadap Colletotrichum sp, dengan kisaran antara 47% sampai dengan 53% Uji filtrat dilakukan menggunakan 3 isolat kamir dengan daya antagonis lebih dari 50% yaitu : isolat Y3, Y6, dan Y8. Hasil uji filtrat kamir menunjukkan isolat Y3 dapat menghambat perkecambahan spora Colletotrichum sp, lebih besar dibandingkan dengan Isolat Y6 dan Y8 Kata kunci : agens hayati, fungisida kimia sintetik, uji filtrat
UJI ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS PADI UN GGUL BARU PADA SAWAH TADAH HUJAN RIDWAN, RIDWAN; PALUPI, TANTRI; RIANTO, FADJAR
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.17884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari daya adaptasi dan produksi beberapa varietas padi unggul baru pada sawah tadah hujan. Penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Dungun Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat berlangsung dari Desember 2015 sampai April 2016. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok. Perlakuan dalam penelitian terdiri dari 5 jenis varietas padi yakni: A (Inpari 30), B (Inpari 32), C (Inpari 33), D (IPB 3S) dan E (IPB 4S). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap unit percobaanterdiri dari 5 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi: tinggi tanaman, jumlah anakan, persentase anakan produktif, panjang malai, bobot 1000 butir, jumlah gabah per malai, persentase gabah bernas per malai, jumlah biji total per rumpun, berat gabah per petakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan dan produksinya yang ditanam tidak optimal dibandingkan dengan deskripsinya yang disebabkan oleh faktor genetik dan factor lingkungan. Kendala yang dihadapi saat melakukan penelitian yaitu serangan hama tikus yang mengakibatkan 3 varietas padi tidak dapat dipanen. Kata kunci: adaptasi, padi, pertumbuhan, produksi, sawah tadah hujan, varietas unggul baru.
FLUKTUASI POPULASI DAN KEPARAHAN SERANGAN WALANG SANGIT (Leptocorisa oratorius F.) PADA TANAMAN PADI DI DESA SEJIRAM KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS NOFIARDI, EDI; Sarbino, Sarbino; Rianto, Fadjar
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.025 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v5i2.17949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perubahan populasi walang sangit, kerusakan dan penurunan hasil akibat serangan walang sangit. Penelitian dilaksanakan di Desa Sejiram Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas. Lama penelitian 2 bulan dari bulan Mei sampai Juni 2016. Penelitian dilakukan dengan pendekatan survei. Populasi walang sangit ditentukan pada pengayunan di petak pengamatan di tiga sawah dengan agroekosistem yang berbeda, yaitu padi monokultur, tumpang sari padi dengan jeruk dan tumpang sari padi dengan karet. Penangkapan walang sangit dilakukan pada luasan petak pengamatan 1 m2 dengan 5 kali ulangan yaitu 17 MST, 18 MST, 19 MST, 20 MST dan 21 MST. Variabel pengamatan meliputi jumlah populasi walang sangit pada semua periode penangkapan, jumlah bulir padi rusak atau hampa dan berat bulir per petak pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan populasi walang sangit tertinggi terjadi pada 18 MST, saat padi sedang mengalami fase pembungaan dan matang susu. Populasi tertinggi terdapat pada sawah tumpang sari padi dengan karet sebesar 18 individu per petak dan terendah pada padi monokultur sebesar 13,8 individu per petak. Populasi walang sangit pada fase tersebut yang akan menyebabkan kerusakan bulir padi pada saat panen. Keparahan serangan walang sangit belum menampakan penurunan hasil pada tiap sawah pengamatan dikarenakan perbedaan varietas dan cara pengelolaannya.Kata kunci : Agroekosistem, kerusakan, padi, populasi walang sangit
PENGARUH JUMLAH INFESTASI Aphis craccivora Koch (HEMIPTERA : APHIDIDAE) TERHADAP KEHILANGAN HASIL POLONG KACANG PANJANG ( Vigna sesquipedalis) Sopiany, Pivi; Sarbino, Sarbino; Rianto, Fadjar
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.18599

Abstract

Aphis craccivora merupakan hama yang cukup penting pada tanaman kacang panjang yang dapat menyerang daun dan polong. Penelitian bertujuan untuk mengukur kehilangan hasil akibat serangan Aphis craccivora pada polong. Penelitian dilaksanakan mulai November 2015 hingga Juli 2016. Penelitian ini bersifat eksperiment lapangan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Infestasi serangga dilakukan pada polong berumur 3 hari setelah berbunga. Jumlah Aphis yang diinfestasikan pada polong sebanyak 3 , 6 dan 9 ekor. Pada hari ke 5 setelah investasi dilakukan pengukuran terhadap berat,panjang dan diameter polong serta populasi aphis. Hasil penelitian diperoleh infestasi aphis menyebabkan berkurangnya berat dan panjang polong. Perlakuan jumlah serangga yang diinfestasikan tidak saling berbeda.
Identifikasi Karakter Morfologi Fase Generatif Padi Beras Hitam Senakin Dan Beliah Di Tanah Sawah faizal, muhammad; palupi, tantri; rianto, fadjar
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.20647

Abstract

Karakter morfologi padi lokal beras hitam varietas Senakin dan Beliah sangat diperlukan. Selain memberi identitas, mengumpulkan sifat-sifat unggul yang terdapat pada padi lokal beras hitam dapat dimanfaatkan sebagai program perbaikan varietas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakter morfologi fase generatif padi lokal beras hitam varietas Senakin danBeliah yang ditanam di tanah sawah. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak selama 67 hari,mulai 14 November 2016 sampai dengan 19 Januari 2017.Penelitian menggunakan pola rancangan acak lengkap (RAL), terdiri dari 2 (dua) perlakuan varietas, Senakin dan Beliah. Setiap perlakuan diulang 8 (delapan) kali, dan setiap ulangan terdiri dari 6 (enam) sampel tanaman. Variabel pengamatan ini adalah waktu berbunga, warna ujung gabah, ekor/bulu ujung gabah, keluarnya malai, tipe malai, tinggi tanaman, umur tanaman, jumlah malai per rumpun, persentase anakan produktif, jumlah gabah per malai, bobot 1000 butir, warna kulit ari berasdan pengamatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakter morfologi dari kedua varietas padi lokal beras hitam varietas Senakin dan Beliah ini memiliki kesamaan pada waktu berbunga, warna ujung gabah berwarna putih, ekor/bulu ujung gabah tergolong indica, tipe malai antara kompak dan sedang, tinggi tanaman, umur tanaman,persentase anakan produktif, dan jumlah gabah per malai. Karakter yang berbeda kedua varietas adalah keluarnya malai, jumlah malai per rumpun, bobot 1000 butir dan warna kulit ari beras. Kata kunci: Identifikasi karakter, fase generatif, padi lokal beras hitam varietas Senakin dan Beliah
CHARACTERIZATION OF SOME GENERATIVE PHASES OF BLACK RICE ORIGIN OF WEST KALIMANTAN ON RED YELLOW PODZOLIC SOIL Napitupulu, Hearnes; Wasi'an, Wasi'an; Rianto, Fadjar
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.041 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24308

Abstract

Characterization of black rice is needed to know the character information of the plant. This study aims to determine the generative phase morphology characteristic and the level of similarity of some black rice from West Kalimantan on RYP soil. This research was conducted in experimental garden of Faculty of Agriculture of Tanjungpura University. The study used Completely Randomized Design (CRD), consisting of 4 treatments A = Nanga Taman, B = Sanggau, C = Senakin and D = Ensalang. Each treatment were replicated 6 times and each replication consisted of 3 plant samples. The observed measurement were stem strength, plant height, leaf maturity (yellowing), panicle emergence, grain fertility, plant age, leaf color, number of productive tillers, stem color, number of grain per panicle, pannicle type, secondary panicle, males, lemma and palea, hair on lemma and palea, color of grain tip, grain tip, grain end, long grain, diameter of stem segment, length of panicle, seed width and weight of 100 grains. Character observation data were analyzed using MVSP program to obtain dendogram. Based on the analysis of generative phase character, the plant was divided into 3 groups. The first group consists of Senakin black rice. The second group consisted of the black rice species of Ensalang and Sanggau. The third group consists of Nanga Taman black rice.
EFFECT OF ORGANIC MATERIAL COMPOSTED BY Trichoderma Spp. TO CHILI PEPPER IN CONTAMINATED MEDIA BY Fusarium oxysporum Setiawan, Aris; Rianto, Fadjar; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.25205

Abstract

ABSTRACT Chili pepper is one of horticultural crop that is quite important in Indonesia, it has a high economic value. Chili pepper plant productivity tends to fluctuate due to Fusarium wilt disease. This study aims to suppress the development of F. oxysporum disease in chili pepper plant using compost inoculated by Trichoderma spp. which de Decomposers and as biological agent. This research was conducted at Plant Disease Laboratory Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura Pontianak. The experiment ased a randomized block design with 4 treatments: (Trichoderma spp. that has inoculated capability as dissolving cellulosa), (Trichoderma spp. Isolates as antagonists, and mixed two isolates Trichoderma spp. cellulose solvent with antagonist), and Control (EM4 as decomposer). This research is divided into two stages, on nursery and planting in the field. Trichoderma both as decomposer and antagonist treatment can suppress disease incidence at nursery 14.21%. composting give Trichoderma spp. has ent been able to stop the development Fusarium attacks on chili papper although the plant can still produce the fruit.
KARAKTERISASI PADI BERAS HITAM ASAL KECAMATAN MANDOR PADA FASE GENERATIF DI TANAH PODSOLIK MERAH KUNING (PMK) KUNTARI, ARIANTI; WASI'AN, WASI'AN; RIANTO, FADJAR
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26477

Abstract

KARAKTERISASI PADI BERAS HITAM ASAL KECAMATAN MANDOR PADA FASE GENERATIF DI TANAH PODSOLIK MERAH KUNING (PMK) Arianti Kuntari (1),Wasi"™an(2) dan FadjarRianto (2)(1) Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura ABSTRAK Karakter morfologi padi lokal beras hitam jenis Tampi dan Sekilap sangat diperlukan. Selain memberi identitas, mengumpulkan sifat-sifat unggul yang terdapat pada padi lokal beras hitam dapat dimanfaatkan sebagai program perbaikan varietas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ciri atau karakter morfologi fase generatif padi beras hitam asal Kecamatan Mandor pada tanah Podsolik Merah Kuning (PMK. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak selama 50 hari,mulai 29juni 2017 sampai dengan 16Agustus 2017. Penelitian menggunakan pola rancangan acak lengkap (RAL), Penelitian menggunakan pola rancangan acak lengkap (RAL), Perlakuan meliputi jenis padi hitam A (Desa Tampi) dan jenis padi hitam B (Desa Sekilap). Setiap perlakuan masing-masing diulang 48 kali. Variabel pengamatan ini adalah tinggi tanaman, umur tanaman, anakan maksimum, persentase anakan produktif, jumlah gabah permalai, panjang malai, waktu berbunga, warna ujung gabah, keluarnya malai, tipe malai, bulu ujung gabah, jumlah malai per rumpun, persentase gabah berisi penuh, bobot 100 butir dan pengamatan lingkungan.Hasil analisis karakter pada padi lokal beras hitam jenis Tampi dan Sekilap yang memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda terdapat pada anakan maksimum, warna ujung gabah, keluarnya malai, tipe malai.Karakter morfologi yang sama antara kedua jenis padi beras hitam adalah first heading,Main heading (Hari), tinggi tanaman (cm), umur tanaman (Hari), panjang malai (cm), bulu ujung gabah, persentase gabah berisi penuh, jumlah gabah per malai (bulir), jumlah malai per rumpun, persentase anakan produktif dan bobot 100 butir. Kata kunci:Identifikasi karakter, fase generatif, padi lokal beras hitam jenis Tampi dan Sekilap
Co-Authors ., Darussalam ., Mislan ., nortin ., Osini agus ruliyansyah Ahmad Sulaiman Annisa, Herly anshari, irwan Apriyani, Wenny Ardianto Ardianto Aris Setiawan Asmani, Asmani aswawi, selamet Bahendra, Rendi Bariyanto, Muhammad Deva Basuni Bella Sari, Natalia Wilhelmina Budi Fitriani Chatarina Umbul Wahyuni Dini Anggorowati Dwi Zulfita Edy Syahputra Eka Afriyan Hardigaluh Eni Handayani Erinda, Novia Ety Herawati hakim, husnul Hendro Muntarjo Heriandi, Heriandi Herni Susanti Ikawati, Ratna Ikayanti, Fitri Iman Suswanto Indri Hendarti Iwan Sasli KUNTARI, ARIANTI Kurnia, Lulu Lesmana, Andika Luthfiyyah, Siti Raihany Mahmudi Mahmudi Marisa Nopriyanti Maulidi Maulidi Meita, Priskila Muhammad Faizal Mutiara - Napitupulu, Hearnes Neti, Neti Netty Indah Lestari Ningrum, Ajeng Maula Nisa, Yaumin Nizari Muhtarom NOFIARDI, EDI Norma Norma Nugroho, Muhammad Fikri NURKHAMDANI, RESTU Oktarianti, Sherly OKTAVIANI, OKA Purnama, Zulfian Radian Radian Ramadhan, Dicky Ramanda, Rika Fitry Ridwan, Ridwan Riki Warman Rina, Hana Septi Stella Rini Susana Rumambi, Ellia Septiarahma Safriadi Saputri, Indrian Tika Sarbino Sarbino Sarbino Sarbino Sari, Erika Kornelia Sari, Natalia Wilhelmina Bella Sela, Fransiska Mada Senangka, Vinsensius Bagus Sesilia Ika Sandriani SOFIAN, NANA Sopiany, Pivi SRI RAHAYU Subiantoro, Subiantoro Syafiuddin, Wasi’an Tantri Palupi Tatang Abdurrahman, Tatang Toni, Toni TRIS HARIS RAMADHAN Valentino, Fernando Wahyuni, Elsa Warman, Riki Wasi'an Wasi'an WASI'AN, WASI'AN Wasi'an, Wasi’an Wasian - wasian wasian, wasian Wasi’an, Wasi’an Wenny Apriyani Yaskur, Yaskur Yeni Nurhidayah Yuaner, Yuaner Zailani, Indra Wahyudi Zakiatulyaqin, -