Claim Missing Document
Check
Articles

INVIGORASI BENIH PADI MENGGUNAKAN MIKROBA FUNGSIONAL Ety Herawati; Fadjar Rianto; Tantri Palupi
Jurnal Agrotek Tropika Vol 9, No 2 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, MEI 2021
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v9i2.4935

Abstract

Penggunaan benih bermutu rendah dengan viabilitas dan vigor yang rendah akan menghasilkan produktivitas yang rendah. Untuk benih yang sudah mengalami kemunduran perlu dilakukan peningkatan vigor benih. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi yang mengalami penurunan kualitas melalui perlakuan hidrasi dengan cara direndam di dalam larutan mikroba fungsional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2019 di Laboratorium Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dan UPT PSB Provinsi Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal dengan empat ulangan. Faktor yang diuji adalah perlakuan perendaman benih dalam larutan mikroba fungsional yang terdiri dari 12 perlakuan, dengan daya kecambah benih: 93% (kontrol tanpa isolat), 93% + 4A isolat, 75 % (kontrol tanpa isolat), 75% + isolat WH24, 75% + isolat WH31C, 75% + 4A isolat, 75% + IAA, 63% (kontrol tanpa isolat), 63% + isolat WH24, 63% + isolat WH31C, 63% + 4A isolat, dan 63% + IAA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan invigorasi menggunakan larutan mikroba fungsional mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi yang telah mengalami kemunduran (daya berkecambah 75%), dan bahkan dapat menyamai viabilitas dan vigor benih bermutu dengan daya berkecambah 93%. Perendaman dalam larutan isolat 4A pada benih padi dengan daya berkecambah 75% adalah perlakuan terbaik dalam meningkatkan indek vigor dengan nilai yang lebih tinggi yaitu 81,5%, dibandingkan dengan benih kontrol 93% yaitu sebesar 65,5%.
The PGPR Bacteria from Bamboo Rhizosphere as a Biocontrol Agent for Moler Disease: The PGPR Bacteria from Bamboo Rhizosphere as a Biocontrol Agent for Moler Disease Susanti, Herni; Rianto, Fadjar; Syahputra, Edy
Jurnal Fitopatologi Indonesia Vol. 20 No. 5 (2024): September 2024
Publisher : The Indonesian Phytopathological Society (Perhimpunan Fitopatologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14692/jfi.20.5.234-241

Abstract

Plant growth promoting rhizobacteria banyak dimanfaatkan sebagai agens hayati, baik terhadap F. oxysporum ataupun patogen lainnya. PGPR dari perakaran bambu berpotensi dimanfaatkan untuk pengendalian penyakit moler pada bawang merah. Penelitian ini bertujuan melakukan penilaian potensi PGPR dari perakaran bambu, sebagai agens antagonis terhadap F. oxysporum. Sampel rizosfer bambu diambil dari beberapa lokasi di Kalimantan Barat dan diisolasi menggunakan metode tuang sebar pada medium nutrient agar. Isolat-isolat yang diperoleh dilakukan penilaian sebagai agens antagonis terhadap F. oxysporum secara in vitro. Hasil ekplorasi diperoleh 30 isolat, 19 isolat di antaranya mempunyai daya hambat terhadap F. oxysporum. Pada uji produksi HCN, diperoleh tujuh isolat terindikasi menghasilkan gas HCN dan menghambat F.oxysporum melebihi 50%, yaitu isolat PY.01, ST.02, PY.03, S2.05, PR.01, PR.02, dan ST.03. Isolat tersebut juga dapat menurunkan produksi konidium. Pengujian anticendawan dari metabolit yang terlarut dalam supernatan diperoleh 12 isolat menunjukkan sifat anticendawan dan mampu menghambat pertumbuhan F. oxysporum. Metabolit sekunder dari isolat PR.01 memiliki indeks penghambatan tertinggi, yaitu 73.08. Isolat ST.02, PR.02, dan S2.05 menunjukkan keunggulan dalam menghambat F. oxysporum, menghasilkan gas HCN dan metabolit.
PENGUJIAN BAKTERI PGPR DALAM MENINGKATKAN PERKECAMBAHAN BENIH JAGUNG PULUT Yuaner, Yuaner; Rianto, Fadjar; Abdurrahman, Tatang
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 4 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i4.4847

Abstract

PGPR bacteria used in waxy corn seeding can a role in increasing seed vigor and power of seed germination. The purpose of the study was to test the ability of PGPR to improve the quality of waxy corn seeds. The study was conducted in Pontianak City, West Kalimantan in August 2023. Germination testing due to PGPR bacteria was carried out using 2 levels of treatment, namely seed soaking in sterile distilled water (control) and seed soaking treatment in PGPR bacterial suspension. The results showed that the use of PGPR bacteria did not show any increase in the quality of waxy corn seeds, as the vigor index, growth simultaneity, power of germination, growth rate and length of sprout roots were lower compared to the quality of waxy corn seeds in the treatment without PGPR. PGPR can increase the growth of corn seedlings, in root weight and the upper part of plant sprouts.
Eksplorasi Bakteri Filoplan Daun Karet dan Potensinya sebagai Agens Hayati terhadap Pestalotiopsis sp. Penyebab Penyakit Gugur Daun Oktarianti, Sherly; Rianto, Fadjar; Syahputra, Edy
Variabel Vol 7, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/var.v7i1.5309

Abstract

Karet di Indonesia merupakan salah satu peyumbang yang cukup besar terhadap devisa negara di sektor perkebunan. Upaya pengendalian digunakan untuk menekan penyakit gugur daun, Pengendalian hayati dengan memanfaatkan musuh alami diketahui dapat menekan pertumbuhan patogen. Diperlukan pencarian musuh alami yang efektif dalam mengendalikan patogen. Eksplorasi agens hayati merupakan langkah awal pada pengembangan pengendalian hayati. Penelitian ini bertujuan untuk eksplorasi bakteri filoplan daun karet yang berpotensi sebagai agens hayati terhadap Pestalotiopsis sp. penyebab penyakit gugur daun karet. Penelitian dilakukan di Laboratorium Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Pelaksanaan penelitian dimulai dari eksplorasi bakteri filoplan pengambilan sampel bakteri filoplan tanaman karet, selanjutnya dilakukan isolasi dengan media Nutrient Broth, pemurnian dengan media Nutrient Agar dan identifikasi bakteri filoplan. Variabel yang diamati meliputi daya antagonisme bakteri filoplan terhadap Pestalotiopsis sp. dengan uji dual culture, uji reaksi gram dan respon hipersensitivitas (HR). Hasil eksplorasi mikroba filosfer pada daun karet ditemukan 6 isolat bakteri yang memiliki sifat antagonis dari 36 isolat yang ditemukan dilapangan yaitu FK10, FK11, FK21, FK24 dan FK26. Terdapat 4 isolat yang memiliki daya hambat dibawah 60 % yaitu FK2, FK10, FK11 dan FK24. Sedangkan 2 isolat memiliki daya hambat diatas 60% yaitu isolat FK21 dan FK26. Persentase penghambat tertinggi diperlihatkan isolat FK26 yaitu 61,2%. Isolat FK2, FK21, FK24 dan FK26 tidak bersifat patogen bagi tanaman pada hasil uji HR.Kata Kunci: Agens Pengendali Hayati; Bakteri Filoplan; Pestalotiopsis sp.; Tanaman KaretExploration of Rubber Leaf Filoplan Bacteria and Its Potential as a Biological Agent against Pestalotiopsis sp. Causes of Leaf Loss DiseaseABSTRACTRubber in Indonesia is a fairly large contributor to the country's foreign exchange in the plantation sector. Control efforts are used to suppress leaf fall disease. Biological control using natural enemies is known to suppress the growth of pathogens. It is necessary to search for natural enemies that are effective in controlling pathogens. Exploration of biological agents is the first step in the development of biological control. This research aims to explore rubber leaf phylloplan bacteria which have potential as biological agents against Pestalotiopsis sp. causes of rubber leaf fall disease. The research was conducted at the Plant Disease Laboratory, Faculty of Agriculture, Tanjungpura University, Pontianak. The research began with exploration of phylloplan bacteria, taking samples of phylloplan bacteria from rubber plants, then isolation using Nutrient Broth media, purification using Nutrient Agar media and identification of phylloplan bacteria. The variables observed included the antagonism of phylloplan bacteria against Pestalotiopsis sp. with dual culture test, gram reaction test and hypersensitivity response (HR). The results of exploration of phyllosphere microbes on rubber leaves found 6 bacterial isolates that had antagonistic properties from 36 isolates found in the field, namely FK10, FK11, FK21, FK24 and FK26. There were 4 isolates that have an inhibitory power below 60%, namely FK2, FK10, FK11 and FK24. Meanwhile, 2 isolates had an inhibitory power above 60%, namely isolates FK21 and FK26. The highest percentage of inhibitors was shown by isolate FK26, namely 61.2%. Isolates FK2, FK21, FK24 and FK26 were not pathogenic for plants in the HR test results.
The Effect of NPK Fertilizer on The Growth And Yield of Long Beans (Vigna sinensis L.) Given Olf on Alluvial Soil Bariyanto, Muhammad Deva; Rianto, Fadjar; Syahputra, Edy
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/plt.v15i1.92715

Abstract

Green bean (Vigna sinensis L.) has the potential to be developed as a vegetable in Indonesia. Optimization of alluvial soil as a growing medium for green beans by providing organic and inorganic fertilizers. This study aims to determine the efficiency of using NPK granular compound fertilizers on green beans given Organic Liquid Fertilizer (OLF) in alluvial soil. This study took place from August to November 2024 using a Completely Randomized Design (CRD) with one factor. The treatments tested for NPK fertilizer doses consisted of 6 treatment levels, namely fertilizer doses of 150 kg/ha, 200 kg/ha, 250 kg/ha, 300 kg/ha, 350 kg/ha, and 400 kg/ha. All treatments sprayed by OLF, except for 400 kg/ha. The study was repeated 4 times and in each replication there were 3 sample plants. Green beans of the Kanton Tavi variety were planted in polybags. The variables observed were plant height (cm), number of branches, root volume (cm3), dry weight of plants (g), number of pods per plant (pod), length of pods (cm), fresh weight of pods per plant (g). The planting medium of each polybag was given lime so that the pH reached 6.17-6.64. The 2 mL/L OLF concentration was sprayed onto each plant every week until a week before be harvested. The results showed that NPK affected the variables of dry plant weight and fresh pod weight per plant. The application of NPK fertilizer at a dose of 350 kg/ha was the best dose for the growth and yield of green beans with the highest average value of fresh pod weight per plant of 220.55 g. Using OLF can save 37.5% of NPK fertilizer use on green beans.
Penerapan Teknologi Budidaya Tanaman Padi melalui Pengelolaan Hara Terpadu di Desa Kuala Dua Kabupaten Kubu Raya Radian, Radian; Sasli, Iwan; Abdurrahman, Tatang; Rianto, Fadjar; Syahputra, Edy; Ramadhan, Tris Haris; Wasian, Wasian; Mahmudi, Mahmudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1711

Abstract

Lahan pertanian komoditas tanaman padi di Desa Kuala Dua merupakan lahan tadah hujan yang sepenuhnya bergantung pada air hujan sebagai sumber pengairan. Karakteristik lahan yang didominasi oleh tanah aluvial yang memiliki kendala berupa tingkat kesuburan yang rendah. Selama ini, petani di Desa Kuala Dua membudidayakan tanaman padi secara turun-temurun, khususnya dalam hal pengolahan lahan. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Tani di Desa Kuala Dua, yang menginginkan adanya perubahan dalam praktik budidaya padi di lahan tadah hujan. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan teknologi budidaya padi melalui pengelolaan hara terpadu yang lebih efisien. Kegiatan PKM dilaksanakan selama 6 bulan, yakni dari bulan April hingga Oktober 2024. Tahapan kegiatan meliputi survei dan orientasi lapangan, diskusi awal dengan pihak mitra, persiapan sarana dan prasarana, penyuluhan mengenai ilmu serta teknik pengelolaan hara terpadu, dan praktik pembuatan pupuk organik. Hasil pengungkapan materi mengenai pengelolaan hara terpadu, yang didukung oleh praktik pemantauan status hara tanaman menggunakan bagan warna daun serta penggunaan pupuk organik, menunjukkan bahwa para petani sangat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan penyuluhan dan praktik lapangan. Produk kompos yang dihasilkan pun memiliki kualitas yang baik, sehingga mampu menunjang pertumbuhan dan hasil tanaman padi secara lebih optimal dibandingkan dengan teknik budidaya konvensional. Dari hasil kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa para petani mulai memahami dan menyadari pentingnya penerapan teknologi pengelolaan hara terpadu dalam budidaya tanaman padi.
Compatibility Test of Root Nodule Bacterial Isolates on Edamame Plants: Uji Kompatibilitas Isolat Bakteri Bintil Akar pada Tanaman Edamame Apriyani, Wenny; Iwan Sasli; Fadjar Rianto
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 14 No 1 (2025): Agrifarm Juli
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v14i1.3627

Abstract

Bakteri Rhizobium pada bintil akar tanaman leguminosa memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Namun demikian, kesesuaian tanaman inang dapat menjadi faktor penting dalam menentukan terbentuknya simbiosis antara tanaman dan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kompatibilitas bakteri bintil akar asal beberapa tanaman leguminosa terhadap tanaman edamame. Penelitian dilakukan di Laboratorium Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dan Balai Penyuluhan Pertanian Pontianak Barat Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian berlangsung dari bulan Februari - April 2024. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap. Faktor perlakuan jenis isolat bakteri bintil akar (a1: kedelai; a2: edamame; a3: Mimosa pudica Linn., a4: kacang panjang; a5: kacang tanah; a6: Saga). Isolat bakteri bintil akar asal berbagai tanaman leguminosa yang diaplikasikan pada tanaman edamame tidak memberikan dampak terhadap pembentukan bintil akar, berat basah bagian atas tanaman dan berat kering tanaman. Isolat bakteri bintil akar kedelai mempunyai kemampuan menyumbang unsur N pada tanaman edamame sebesar 7,14% dan efektivitas N terhadap tanaman kontrol yang menggunakan urea sebesar 4,17%. Kata Kunci: bintil akar, edamame, leguminosa, mikroorganisme, rhizobium
EFEKTIVITAS APLIKASI JAKABA DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG PADA TANAH ULTISOL Subiantoro, Subiantoro; Radian, Radian; Rianto, Fadjar
Partner Vol 30, No 1 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v30i1.7416

Abstract

ABSTRAKPengaplikasian Jakaba dan pupuk NPK dapat memperbaiki kesuburan biologi dan kimia tanah ultisol. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh substrat media Jakaba dan pupuk NPK terhadap produktivitas jagung pada tanah ultisol. Penelitian dilakukan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dari bulan Mei-Agustus 2024. Penelitian menggunakan rancangan split plot. Petak utama substrat media tumbuh Jakaba (tanpa Jakaba, substrat media Jakaba disteril, dan tidak disteril), anak petak dosis NPK (100, 200, 300, 400, dan 500 kg ha-1). Hasil penelitian diperoleh bahwa interaksi Jakaba dan pupuk NPK mampu meningkatkan tinggi tanaman hingga 150,58 cm, diameter tongkol sebesar 4,83 cm, berat biji pipil sebesar 199,49 g per tongkol, serta berat biji per petak sebesar 2,54 kg. Perlakuan yang baik terhadap tinggi tanaman pada penggunaan Jakaba dengan substrat tidak steril dan NPK 200 kg ha-1. Kombinasi perlakuan yang efektif untuk peningkatan produksi tanaman yakni dengan pemberian Jakaba substrat tidak steril dan NPK 300 kg ha-1. Kata kunci: kesuburan tanah, produktivitas jagung, pupuk hayati, ultisol 
PENGARUH PENGGUNAN LIMBAH KELAPA SAWIT (SOLID) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS PADA TANAH ALUVIAL Toni, Toni; Wasi’an, Wasi’an; Rianto, Fadjar
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i1.98588

Abstract

Upaya peningkatan produksi jagung manis dapat dilakukan dengan meningkatkan kesuburan tanah, memberikan limbah padat kelapa sawit (solid). Penelitian bertujuan untuk menentukan dosis pemberian solid CPO dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis pada tanah aluvial. Penelitian ini dilakukan di lokasi lahan di Kabupaten Kubu Raya, pada bulan September sampai November 2022. Penelitian menggunakan pola rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali. Perlakuan yang digunakan yaitu dosis dari limbah solid kelapa sawit p0 = kontrol (pupuk sintetik): urea 2,7 g/tanaman, sp-36 2,7 g/tanaman, KCl 1,8 g/tanaman (tanpa diberi solid), p1 = 4 kg solid/petak setara dengan 20 ton/ha solid, p2 = 6 kg solid/petak setara dengan 30 ton/ha solid, p3 = 8 kg solid/petak setara dengan 40 ton/ha solid, p4 = 10 kg/petak setara dengan 50 ton/ha solid, setiap perlakuan pemberian limbah kelapa sawit (solid) ditambah urea, sp-36, KCl sebanyak 1,35 g : 1,5 g dan 0,9 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian limbah kelapa sawit 20 ton/ha merupakan dosis yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis pada tanah aluvial.
EFISIENSI PEMBERIAN PUPUK NITROGEN PADA PADI YANG DIBERI BAKTERI PENAMBAT NITROGEN Nisa, Yaumin; Rianto, Fadjar; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i1.97988

Abstract

Penanaman padi (Oryza sativa L) tidak terlepas dari pemberian pupuk N dalam membantu pertumbuhan dan produksinya. Bahan baku pupuk N bersumber pada fosil yang bersifat tidak bisa diperbaharui sehingga pemakaiannya perlu dibatasi. Tujuan penelitian ini mengkaji efisiensi pemberian pupuk N karena menggunakan bakteri penambat N yang hidup bebas di rizosfer padi. Penelitian ini dilaksanakan Laboratorium Terpadu Universitas Tanjungpura sejak 28 Mei 2023 - 27 September 2023. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan diulang sebanyak 6 kali dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel. Perlakuan terdiri dari p1 = 50 kg/ha pupuk N, p2 = 100 kg/ha pupuk N, p3 = 50 kg/ha pupuk N, p4 = 200 kg/ha pupuk N. Semua tanaman yang digunakan diinokulasi dengan isolat Bakteri Penambat Nitrogen (BPN). Variabel diamati dalam penelitian ini meliputi: tinggi tanaman (cm), panjang malai (cm), berat kering tanaman (g), jumlah gabah per malai (butir), persentase gabah isi produksi (%), kepadatan malai (butir/cm), bobot 1000 gabah (g), total gabah isi per rumpun (butir), berat total gabah isi per rumpun (g). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan bakteri N menyebabkan perlakuan beberapa dosis pupuk N tidak berpengaruh terhadap variabel pertumbuhan dan hasil tanaman padi Inpari 32. Hasil penelitian pemberian bakteri N yang dapat mengurangi dosis penggunaan pupuk N sebesar 25% atau setara 50 kg/ha Pupuk N dari rekomendasi pupuk N yaitu 200 kg/ha.
Co-Authors ., Darussalam ., Osini agus ruliyansyah Ahmad Sulaiman Andika Lesmana Apriyani, Wenny ARIANTI KUNTARI Asmani, Asmani Bariyanto, Muhammad Deva Bella Sari, Natalia Wilhelmina Budi Fitriani Chatarina Umbul Wahyuni della nuaristi Dini Anggorowati Dwi Zulfita EDI NOFIARDI Edy Syahputra Eka Afriyan Hardigaluh Eni Handayani Erika Kornelia Sari Erinda, Novia Ety Herawati Fransiska Mada Sela Hana Septi Stella Rina Hearnes Napitupulu Hendro Muntarjo Heriandi, Heriandi Herly Annisa Herni Susanti Husnul Hakim Ikawati, Ratna Ikayanti, Fitri Iman Suswanto indri hendarti Indri Hendarti Indrian Tika Saputri irwan anshari Iwan Sasli Kingkun Karismando Kurnia, Lulu Mahmudi Marisa Nopriyanti Meita, Priskila Muhammad Faizal Mutiara - Neti, Neti Netty Indah Lestari Ningrum, Ajeng Maula Nisa, Yaumin Nizari Muhtarom NOFIARDI, EDI Norma Norma nortin . Nugroho, Muhammad Fikri Oktarianti, Sherly OKTAVIANI, OKA Pivi Sopiany Radian Radian Ramadhan, Dicky Ramanda, Rika Fitry RESTU NURKHAMDANI Ridwan Ridwan Riki Warman Rumambi, Ellia Septiarahma Safriadi Salsabila, Unik Hanifah Sarbino Sarbino Sarbino Sarbino Sarbino Sarbino Sarbino Sarbino SARBINO SARBINO Sari, Natalia Wilhelmina Bella selamet aswawi Senangka, Vinsensius Bagus Siti Raihany Luthfiyyah SOFIAN, NANA SRI RAHAYU Subiantoro, Subiantoro Supriyanto Supriyanto Syafiuddin, Wasi’an Tantri Palupi Tatang Abdurrahman, Tatang Toni, Toni TRIS HARIS RAMADHAN Tris Haris Ramadhan Valentino, Fernando Wahyuni, Elsa Warman, Riki Wasi'an Wasi'an WASI'AN WASI'AN WASI'AN WASI'AN Wasi'an, Wasi’an Wasian - wasian wasian, wasian Wasi’an, Wasi’an Yaskur, Yaskur Yuaner, Yuaner Zailani, Indra Wahyudi Zakiatulyaqin, -