Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI NILAI KEWIRAUSAHAAN DALAM MENUMBUHKAN JIWA ENTREPRENEUR MAHASISWA PASCA COVID DI ERA INDUSTRI 4.0 Tri Wera Agrita; M. Iqbal Al-Ihsan; Titis Wulandari; Aprizan Aprizan
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 8 No 1, Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v8i1.1193

Abstract

Pasca pandemi Covid-19, kewirausahaan menjadi semakin penting dalam era industri 4.0, dimana para mahasiswa perlu dibekali dengan keterampilan dan nilai-nilai kewirausahaan yang dapat membantu mahasiswa untuk menjadi wirausahawan yang sukses di masa depan. Bertujuan dapat membantu mahasiswa menjadi lebih siap dalam menghadapi tantangan baru yang muncul dalam usaha paca pandemi covid-19. Selain itu, mahasiswa yang memiliki jiwa entrepreneur juga dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan lapangan kerja baru dan memajukan perekonomian di Indonesia. Maka, peneliti membahas tentang implementasi nilai-nilai kewirausahaan dalam menumbuhkan jiwa entrepreneur pada mahasiswa pasca covid di era industri 4.0. Salah satunya menerapkan nilai-nilai kewirausahaan dalam menumbuhkan jiwa entrepreneur pada mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Semester 5 Tahun Akademik 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berupa kuesioner melalui google form yang dibagikan melalui group WhatsApp dengan menggunakan 111 orang mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa nilai-nilai kewirausahaan yang harus diterapkan dalam pendidikan mahasiswa pasca covid-19, seperti percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, berani mengambil risiko, menjadi seorang pemimpin, berorientasi pada tindakan dan orisinil. Selain itu, mahasiswa juga harus dilengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menciptakan suatu ide atau produk yang kreatif dan inovatif, serta dapat mengembangkan produksi, pengemasan dan melakukan pemasaran melalui media online dan offline. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan sangat penting untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur pada mahasiswa pasca covid-19 di era 4.0.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DI SEKOLAH DASAR Aprizan Aprizan; Abdulah Abdulah; Refril Dani; Randi Juanda
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 8 No 2, Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v8i2.1489

Abstract

This research started with the teacher not implementing learning methods that can make students active in group discussions; students have not been involved in group discussions, the learning methods used by teachers do not vary, and the learning process is still teacher-centred. This study aims to determine whether there is an increase in Citizenship Education learning outcomes on theme two, clean air for health, and sub-theme one, how the body processes clean air material for planting trees, using the cooperative learning model of the Student Team Achievement Division type in fifth-grade students at SDN 25/II Muara Bungo Bungo Dani District for the 2020/2021 school year? This type of research is Classroom Action Research, which is carried out in two cycles. Each cycle consists of four stages, namely planning, implementation of action, observation and analysis, and reflection. Based on the results of the research, it was found that the learning process of students in cycle I was in the fairly good category, while in cycle II, it was in the good category. This means that there is an increase in the learning process of students in a better direction. Meanwhile, the average score before the pre-cycle was 50.52%, with a completeness level of 49.38%. Then, in cycle I, the average value was 62.62% with a completeness level of 41.38%, and in cycle II, the average value was 76.52% with a completeness level of 76.45%. The average value of the pre-cycle, cycle I, and II shows an increase in learning outcomes.
Implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran IPAS :Studi fenomenologi di SDN 101/II Muara Bungo Siti Nurhana; Aprizan Aprizan; Subhanadri Subhanadri; Tri Wiyoko; Refril Dani
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Muara Pendidikan Vol 9 No 1 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v9i1.2020

Abstract

This research is based on a lack of understanding by educators regarding the independent curriculum in science and science learning, a lack of integration in science and science learning, and a lack of training among fellow educators regarding the independent curriculum in science and science learning. This research aims to interpret the planning, implementation and assessment of science and science learning at SDN 101/II Muara Bungo. This research uses a qualitative and phenomenological approach; the research was carried out at SDN 101/II Muara Bungo. Participants in qualitative research with a phenomenological approach are Class IV and Class V teachers. The procedure for selecting participants in this research uses purposive sampling, interviews, observation, and documentation to carry out data collection techniques, and activities in data analysis are carried out by data collection, data reduction, data presentation. and conclusion. Data analysis was strengthened using the IT atlas application and triangulation as data validity. The results of this research show that: 1) science AS learning planning is designed by analysing the independent criteria platform, which contains learning outcomes, learning objectives, flow of learning objectives and open modules; 2) educators collaborate with colleagues to design science AS learning, 3) implementation Independent curriculum science and science learning is suitable for using the Think pair score (TPS) strategy and the Discovery Learning model, 4) assessment of science and science learning using diagnostic assessments (physical and psychological assessments), formative (games, quizzes, appreciation), summative (daily tests, UTS, UAS ).
PENERAPAN METODE SAS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DIKELAS I SDN 079/II BARU PUSAT JALO Refril Dani; Aprizan Aprizan; Ikhsan Maulana Putra; Cindy Arsita
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 10 Issue 1, Juni 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v10i1.2974

Abstract

The low ability of students in class I SDN 079/II Pusat Jalo, Bungo Regency, Jambi Province in reading the beginning is the background for the research, where there are 15 students in 1 class, where they still find it difficult to read the beginning. It aims to improve the ability to read the beginning as seen from the process and results of reading the beginning of class one students of SDN 079/II Pusat Jalo with Structural Analytical Synthetic as the method. The type of research used is Classroom Action Research, consisting of two cycles, each cycle consisting of planning activities, implementation of actions, observation, and reflection. the subjects of this study were class one, namely one teacher and 15 students at SDN 079/II Pusat Jalo. The results of this study show that teachers in the learning process, cycle one first meeting 69%, cycle one second meeting increased to 75%. Furthermore, cycle two first meetings, and the second teacher process increased again to 100%. The student process during the learning process in cycle one first meeting 68%, cycle one second meeting increased to 74% said not to have been achieved. In the second cycle, the first meeting increased to 79%, in the second cycle, the second meeting increased again to 82% and it was said to have been achieved. The results of the observation of the assessment of the initial reading test of students in cycle one that was achieved were only 9 students or 60%, who were achieved. In the second cycle, 13 students or 91% were achieved and declared successful.
Penerapan Metode Global Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II MIS Assu’udiyah Murni Yanti; Aprizan Aprizan; Abdulah Abdulah
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.169

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keterampilan membaca permulaan melalui penerapan metode global pada siswa kelas II MIS Assu’udiyah. Pendekatan ini menitikberatkan pada pengenalan kata secara utuh dan bermakna, bukan melalui proses mengeja huruf per huruf. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Taggart, yang dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2024–2025. Data penelitian dikumpulkan melalui tes, observasi, serta dokumentasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan baik pada aspek proses maupun hasil belajar. Pada siklus I, keterlaksanaan pembelajaran mencapai 66,67% (kategori cukup), kemudian meningkat pada siklus II menjadi 95,24% (kategori sangat baik). Hasil observasi juga memperlihatkan adanya peningkatan aktivitas serta partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Dari sisi hasil belajar, persentase ketuntasan meningkat dari 62,5% pada siklus I menjadi 81,25% pada siklus II. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode global terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II MIS Assu’udiyah.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Model Direct Instruction Berbantuan Media Kartu Huruf Dikelas II SDN 071/II Sungai Gambir Reski Tiara Putri; Aprizan Aprizan; Puput Wahyu Hidayat
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v21.172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Direct Instruction  berbantuan media kartu huruf dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas II SDN 071/II Sungai Gambir. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes membaca, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan membaca permulaan siswa. Yaitu pada peningkatan observasi guru dari 72% pada siklus I menjadi 88% pada siklus II yang dikategorikan sangat baik. Selain itu, hasil belajar siswa meningkat dari 65% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II, yang dianggap baik. Hasil tes membaca permulaan siswa menunjukkan peningkatan dari 60% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II, yang dianggap sangat lancar