Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Leachate Distribution and Assessment of Groundwater Quality: A Case Study of Rawa Kucing Landfill, Tangerang Ika Wahyu Utami; Muhammad Najih; Larasati Rizky Putri; Bambang Cholis Suudi
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 17, No 1: 2024
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v17i1.22650

Abstract

The self-potential (SP) method investigated leachate distribution near Rawa Kucing. Rawa Kucing is the main landfill in Tangerang that burned almost the entire area. A total of 78 SP data points were scattered throughout the study area. The SP values range from -20 to 16 millivolts, dominated by negative values attributed to electrokinetic processes. The results suggest that a highly conductive zone in the study area may have been caused by high contamination from leachate. The possible direction of leachate flow is towards the Cisadane stream, located west of the landfill. On the other hand, a quantitative interpretation of SP was conducted for two profiles, AA’ and BB’. The result shows that the vertical spreading of leachate was found at a depth of h 6,59 and 3,53 meters and H 8,10 and 4,34 meters for AA' and BB', respectively, with an angle of 28,810. Additionally, groundwater samples were collected from four sites near the landfill to assess groundwater quality using physical and chemical analysis. Based on the Indonesian Ministry of Health Regulation, most parameters indicated low contamination. Statistical analysis revealed that the groundwater near the landfill was worthy of consumption. Based on the results, rainfall during the study significantly reduced the concentrations of contaminants in leachate due to dilution.
Implementation of the REACT Learning Model in Mathematics Education: A Systematic Literature Review Trian Fajrianto; Larasati Rizky Putri; Wardani Rahayu
Riemann: Research of Mathematics and Mathematics Education Vol. 7 No. 3 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/riemann.v7i3.118

Abstract

Mathematics education requires learning approaches that enable students to construct conceptual understanding through meaningful and contextual experiences rather than procedural memorization. One approach that aligns with this demand is the REACT learning model (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring). Despite its growing application, research on REACT in mathematics education, particularly in the Indonesian context, remains fragmented and tends to emphasize specific learning outcomes without systematically mapping its conceptual characteristics, implementation patterns, and reported effectiveness. Therefore, this study aims to synthesize empirical evidence on the implementation of the REACT model in mathematics learning through a Systematic Literature Review. This study employed a Systematic Literature Review (SLR) guided by the PRISMA protocol. Fifteen empirical articles published between 2015 and 2025 were selected from Google Scholar, Garuda, ERIC, and ScienceDirect databases. The selected studies were analyzed using thematic analysis and descriptive synthesis to identify trends related to REACT components, mathematics topics, educational levels, and learning outcomes. The results indicate that REACT is consistently framed as a contextual and constructivist learning approach that contributes positively to students' conceptual understanding and Higher Order Thinking Skills (HOTS). The Relating and Experiencing stages are the most frequently emphasized components, reflecting a strong focus on contextualization and active exploration. Across the reviewed studies, improvements are most commonly reported in conceptual understanding and mathematical problem-solving ability, followed by gains in mathematical communication and representation. Several studies report the use of problem-oriented tasks and technology-supported activities within the REACT framework; however, such integrations remain limited and are not examined as independent intervention models. In conclusion, the findings suggest that the REACT learning model is effective in supporting meaningful and competency-based mathematics learning. Nevertheless, the integration of REACT with other instructional models or digital media remains underexplored in the existing literature, indicating the need for future research to investigate such hybrid implementations more systematically and empirically.
Systematic Literature Review: Kemampuan Berpikir Komputasional Matematis Siswa Trian Fajrianto; Larasati Rizky Putri; Meiliasari; Wardani Rahayu
Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya Computational Thinking (CT) dalam pembelajaran matematika semakin meningkat seiring dengan tuntutan pengembangan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Namun, kajian yang ada masih bersifat terfragmentasi. Perbedaan tersebut mencakup aspek definisi konseptual, indikator utama, serta strategi pembelajaran dalam pengembangan CT. Hal ini mengindikasikan bahwa integrasi temuan penelitian mengenai pengembangan CT dalam pendidikan matematika masih terbatas.  Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis konsep, indikator, dan upaya peningkatan CT melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Tinjauan dilakukan dengan mengacu pada metode PRISMA yang mencakup tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Sebanyak 12 artikel yang dipublikasikan pada rentang tahun 2018–2025 dipilih dari basis data Google Scholar, Garuda, dan ScienceDirect berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola utama dalam penelitian terkait CT. Hasil kajian menunjukkan bahwa CT dipahami sebagai proses berpikir logis, sistematis, dan algoritmik yang mencakup enam indikator utama, yaitu dekomposisi, abstraksi, berpikir algoritmik, pengenalan pola, generalisasi, dan debugging. Dekomposisi dan berpikir algoritmik merupakan indikator yang paling dominan dalam berbagai studi. Selain itu, peningkatan CT dalam pembelajaran matematika umumnya dilakukan melalui tiga kategori strategi utama. Pertama, pendekatan pembelajaran, seperti Realistic Mathematics Education (RME) dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Kedua, model pembelajaran, seperti Search, Solve, Create, and Share (SSCS) dan Problem-Based Learning (PBL). Ketiga, pemanfaatan media digital, seperti GeoGebra dan Scratch. Secara umum, hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi CT cenderung berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan berpikir logis dan analitis siswa. Meskipun demikian, implementasinya masih terkendala oleh keterbatasan sarana pendukung dan variasi tingkat pemahaman guru terhadap konsep CT.
Pelatihan Rancang Bangun Roket Air Berbasis Arduino dari Barang Bekas Sebagai Media Edukatif Fisika Larasati Rizky Putri; Kiar Vansa Febrianti; Sentot Novianto; Ika Wahyu Utami; Bambang Cholis Su’udi; Muhammad Doris; Amrullah Gilang Ibrahim; Ahmad Roqy Mustafidan; Jeevan Kristori
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.27376

Abstract

Tim Dosen Laboratorium Fisika, Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Kamis, 30 Mei 2024, bertempat di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Kota Tangerang. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SMP dalam merancang, membangun, dan menggunakan roket air berbasis Arduino sebagai media edukatif Fisika. Kegiatan disajikan melalui pelatihan dan demonstrasi yang mencakup prinsip kerja roket air dengan memanfaatkan Hukum Newton, Momentum, dan Tekanan. Penggabungan Arduino memungkinkan roket air dikendalikan secara otomatis sekaligus memperkenalkan pemrograman dasar. Melalui pemanfaatan barang bekas, pelatihan ini mendukung keberlanjutan lingkungan dan menawarkan solusi pembelajaran yang ekonomis. Hasil pelatihan menunjukkan mayoritas guru mampu memahami penggunaan Arduino dalam pembelajaran Fisika dan mengaitkannya dengan materi relevan. Alat peraga ini dinilai mampu meningkatkan keterlibatan serta pemahaman konsep ilmiah peserta didik secara mendalam. Guru-guru peserta juga menunjukkan motivasi tinggi untuk mengadopsi alat peraga tersebut dalam praktikum di sekolah masing-masing.
Inovasi Hijau: Daur Ulang Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cair Organik di Lingkungan Pesantren Larasati Rizky Putri; Sentot Novianto; Supriyadi; Ika Wahyu Utami; Sally Cahyati; Sofia Debi Puspa; Harry Munandar; Kiyoshi Irisawa; Daniel
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.28578

Abstract

Pengelolaan minyak jelantah di lingkungan pesantren masih menjadi tantangan, karena sebagian besar limbah tersebut dibuang langsung ke saluran air dan berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri serta pengelola Pesantren Daarul ’Uluum Lido Bogor dalam mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun cair organik yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan dengan pendekatan partisipatif, meliputi sosialisasi, demonstrasi, serta praktik langsung pembuatan sabun cair organik. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta penyebaran kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata post-test peserta, disertai partisipasi aktif dalam sesi praktik dan diskusi. Berdasarkan instrumen kuesioner evaluasi, 100% peserta sangat setuju bahwa kegiatan ini menambah pengetahuan tentang daur ulang minyak jelantah, 97% sangat setuju bahwa metode penyampaian menarik dan interaktif, serta 90% sangat setuju merasa termotivasi untuk menerapkan pengetahuan tersebut di lingkungan pesantren. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan peserta untuk mengolah limbah minyak jelantah menjadi produk bernilai guna. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi dalam membangun budaya inovasi hijau dan dapat menjadi model pengembangan green pesantren yang mandiri dan berwawasan lingkungan.
Statistical Analysis for waste generation Prediction based on the Population Growth in Tangerang: An environmental Perspective Ika Wahyu Utami; Muhammad Najih; Larasati Rizky Putri; Bambang Cholis Su'ud
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 13 No. 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tangerang is counted among Indonesia's fastest-growing industries and population since it is located near the capital. At the current rate of population growth, the population by 2035 is expected to reach more than 2 million by appliying the geometric method. Rapid population growth has severe environmental damage. A simple linear regression calculation was applied to predict the Tangerang waste generation and it is expected to grow to 1,57 million tonnes by 2035. The Pearson's correlation was used to examine the impact of population growth in Tangerang on waste generation. Overall, there is a positive correlation between population growth and waste generation. The increase in the amount of waste can affect the formation of leachate. Rawa Kucing is the main Tangerang landfill that implements an open dumping system in its waste management. One of the negative impacts of the open dumping system is the potential for leachate generation. This study performed a simple calculation of leachate volume to illustrate leachate generation in Rawa Kucing. The more leachate produced, the greater the level of contamination since it contains highly toxic components, and it will escape from the Rawa Kucing landfill, contaminating the groundwater, potentially polluting the environment and harming human health.
Co-Authors Abigunto Amoro Adji Adi Sucipto, Adi Adinegoro, Faisal Aditya Pradika Adji, Abigunto Amoro Ahmad Bukhari Muslim Ahmad Farhan Ahmad Farhan, Ahmad Ahmad Roqy Mustafidan Aji, Abigunto Amoro Aji Aksan Kawanda Amrullah Gilang Amrullah Gilang Ibrahim Annas, M Sjahrul Annas, M. Sjahrul Ashfania, Ghiffari Awliya Muhammad Azizah Nurul Hanifati Baehaqi Bambang Cholis Bambang Cholis Su'ud Bambang Cholis Su’udi Christina Eni Pujiastuti Ciputra, Kristian Daniel Dewi, Linggar Candra Dian Mardi Safitri Diyanti, Marsetya Aulia Rahma Dwicahyo, Agus Endah Kurniyaningrum Ezra Halomoan Fahmy Hermawan Fajrianto, Trian Fakhrizal Arsi, Fakhrizal Fatmasari Faisal, Ulfa Febrianti, Kiar Vansa Geraldine, Franskeizia Giraldi Fardiaz Kuswanda Hakim, Lukman El Harliady, Mulus Harry Munandar Harry Munandar Harum Yuniarti Idriwal Mayusda Ika Wahyu Utami Imas Widhah Misshuari Ismail, Muhammad Luthfi Ivan Halim Jeevan Kristori Jesika Erventy Joko Riyono Joseph Andrew Leo Kartika Sari, Tyas Kawanda, Aksan Kiar Vansa Febrianti Kiyoshi Irisawa Komara, Rangga Liana Herlina Liana Herlina Maria Stevanie Dwi Meiliasari Muhammad Doris Muhammad Hasan Muhammad Ihram Maulana1, Muhammad Ihram Muhammad Imam, Muhammad Muhammad Najih Muhammad Najih Muharram, Alief Muhawid AL Ken Mustafidan, Ahmad Roqy Mustajab, Alief Muharram Najih, Muhammad Nora Azmi Nora Azmi NOVIA RAHMAWATI PUDJI ASTUTI Puspa, Sofia Debi Rafael, Garren Benaya Rafi, M Ali Rafi, Muhammad Ali Rangga Komara Riyanto , FX Sugeng Rositayanti Hadisoebroto Sally Cahyati Sally Cahyati Sentot Novianto Sentot Novianto Sentot Novianto Sentot Novianto, Sentot Siekelta, Timotius Sofia Debi Puspa Sulistiyono, Taufiq Yudi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Su’udi, Bambang Cholis Tian Abdul Aziz Tono Sukarnoto, Tono Trian Fajrianto Wardani Rahayu Yunita Friscila Suryana