Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Community Challenge Di Desa Wisata Long Loreh Nursalehuddin, Nursalehuddin; Manihuruk, Mellyani Boru; Mangga, Mikael; Jumriana, Jumriana; Indiriawati, Resty; Oktovianus, Enilin; Umami, Nurrahmi; Gusriani, Gusriani; Ose, Maria Imaculata; Sugiyatmi, Tri Astuti
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 4 NOMOR 1 TAHUN 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v4i1.4922

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi di Indonesia yang merupakan gangguan pertumbuhan linier disebabkan kurang gizi yang berlangsung kronis. Pengetahuan ibu mengenai gizi akan berpengaruh terhadap hidangan dan mutu makanan yang disajikan. Gizi yang optimal sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan fisik dan kecerdasan anak. Salah satu upaya pemenuhan gizi seimbang adalah menggunakan porsimakan “Isi Piringku”. Program Community challenge merupakan salah satu program kesehatan yang memiliki peran dan fungsi yang komprehensif. Stunting adalah ganguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi yang di tandai dengan panjang atau tinggi badan berada dibawah standar. Penerapan program community challenge dalam menolak stunting mengajak masyarakat untuk mengonsumsi makanan yang mengandung protein. Penerapan program community challenge yang baik diperlukan kesiapan dalam menangani kondisi Pengetahuan masyarakat Berkaitan dengan meningkatkan mengonsumsi protein, meningkatkan status kesehatan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menangani stunting
Hubungan Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Poli Umum Puskesmas Mamburungan Kota Tarakan Renna Youfristiya Sari; Sulidah Sulidah; Donny Tri Wahyudi; Maria Imaculata Ose; Fitriya Handayani; Gusni Fitri
Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum Vol. 2 No. 3 (2024): July : Jurnal ilmu Kesehatan Umum
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/vitamin.v2i3.510

Abstract

Satisfying excellent service will definitely have an impact on achieving a standard value of satisfaction for patients or service recipients. Patient satisfaction is the best assessment of the description of the diversity of service quality received by patients. This research was conducted with the aim of knowing the relationship between service quality and patient satisfaction at the general polyclinic at the Mamburungan Health Center, Tarakan City, by applying the RATER concept, namely responsiveness, assurance, tangible, empathy, and reliability. This research is descriptive quantitative using the Cross Sectional Study method conducted on 165 respondents, using a questionnaire, with the result that the quality of service is good, and patient satisfaction at the Mamburungan Health Center is satisfied. The results of the data analysis test Rho Spearman's P value (Sig. (2-tailed) 0.00 and α 0.05 which proves that there is a significant relationship between service quality and patient satisfaction in the general polyclinic at the Mamburungan Health Center, Tarakan City. It is hoped that the Mamburungan Public Health Center can further improve quality services by creating separate examination rooms so that patient privacy can be better maintained, not combining multiple services so that patient privacy and comfort can be increased, and building cleanliness, service rooms, tidiness, and the appearance of officers so that they can be further improved so that maximum patient satisfaction can be achieved.
Senam sebagai Upaya Pencegahan Insomnia pada Lansia Najihah; Pailungan, Ferly Yacoline; Iskandar, Ayuk Cucuk; Wijayanti, Dewi; Ose, Maria Imaculata
Window of Community Dedication Journal Vol. 4 No. 2 (Desember, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v4i2.1726

Abstract

Sleep disturbance is something that is very disturbing for health. Sleep disorders are most common in the elderly, this happens because there are many physiological changes in the elderly that can make the elderly more vulnerable to several diseases. These changes will occur continuously as we age. In overcoming insomnia, exercising regularly is one of the efforts that can be done. One of the exercises that can be done is Elderly Gymnastics. One review explained that elderly gymnastics has several benefits, including psychological benefits, namely improving sleep quality and reducing insomnia levels. The method used in this activity is a demonstration of the implementation of elderly gymnastics as an effort to prevent insomnia whose target is a group of elderly people at the Almarhama Social Home in Tarakan City. The results of this activity show the enthusiasm of the elderly to do elderly gymnastic activities to improve their sleep quality. So, it is hoped that the social institution will carry out elderly gymnastic activities regularly once a week. The output of this activity is the publication of articles on the results of activities in indexed / reputable national journals, and become study material in related courses.
Nurses experience in emergency management in coastal area of Tarakan, North Borneo Pujianto, Ahmat; Ose, Maria Imaculata; Lesmana, Hendy; Losong, Aprilisya Nensyiawati
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 13 No 1 (2024): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v13i1.867

Abstract

Background: The high prevalence of cardiovascular disease and lack of adequate health services can have an impact on the high number of emergencies in coastal communities. The condition of health services in coastal communities which the number of health workers, especially nurses is still limited, it becomes important to carry out research related to the experience of nurses in the treatment of emergencies in coastal areas.Objective: This study aims to identify the nurse’s experience of emergency management in coastal areas.Methods: This research was qualitative with a phenomenological design which involved eight participants of nurses who work in the primary healthcare in the coastal area. The data from the interview results was converted into audio files, and then transcribed and analyzed using content analysis manually.Results: There were three main themes of this study including emergency cases that have been handled by nurses at the coastal health center, the competence of nurses in emergencies care, the inhibiting factors of emergencies care at the coastal areas.Conclusion: Emergency management in coastal areas needs to be supported by several factors, including the fulfillment of health care facilities and the improvement of the nurse competencies
Edukasi KB Pasca Persalinan Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Kesiapan Penggunaan KB Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Deby, Deby; Handayani, Fitriya; Sulidah, Sulidah; Wahyudi, Donny Tri; Hasriana, Hasriana; Najihah, Najihah; Ose, Maria Imaculata
Journal of Borneo Holistic Health Vol 7, No 2 (2024): JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v7i2.5055

Abstract

Kesadaran gizi ibu dan hubungannya dengan bayi yang lahir dengan berat badan lahir rendah yang mengindikasikan malnutrisi disana berhubungan dengan asupan gizi yang diterima anak dari mereka, dan hal ini berdampak pada prevalensi stunting. Pasangan dapat mencegah stunting dengan mengikuti program keluarga berencana (di bawah dua tahun). KB Pasca Persalinan (KBPP) merupakan salah satu KB yang sangat penting karena kembalinya kesuburan pada seorang ibu setelah melahirkan tidak dapat diprediksi dan dapat terjadi sebelum datangnya siklus haid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi KB pasca persalinan terhadap tingkat pengetahuan dan kesiapan penggunaan KB sebagai upaya pencegahan stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental dengan pendekatan one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung di Posyandu Sumber Kasih pada saat edukasi dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Uji  analisa data yang digunakan adalah uji Non parametric Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian ini  yaitu terdapat pengaruh edukasi KB pasca persalinan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kontrasepsi pasca persalinan dengan nilai p value 0.000 (α0.05), dan terdapat pengaruh edukasi KB pasca persalinan terhadap kesiapan penggunaan KB sebagai upaya pencegahan stunting dengan nilai p value 0.001 (α0.05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh edukasi KB pasca persalinan terhadap tingkat pengetahuan dan kesiapan penggunaan KB sebagai upaya pencegahan stunting, maka disarankan kepada pihak puskesmas untuk melakukan edukasi secara teratur oleh bidan dan perawat terlatih mengenai kontrasepsi pasca persalinan.
Nurses experience in emergency management in coastal area of Tarakan, North Borneo Pujianto, Ahmat; Ose, Maria Imaculata; Lesmana, Hendy; Losong, Aprilisya Nensyiawati
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 13 No 1 (2024): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v13i1.867

Abstract

Background: The high prevalence of cardiovascular disease and lack of adequate health services can have an impact on the high number of emergencies in coastal communities. The condition of health services in coastal communities which the number of health workers, especially nurses is still limited, it becomes important to carry out research related to the experience of nurses in the treatment of emergencies in coastal areas.Objective: This study aims to identify the nurse’s experience of emergency management in coastal areas.Methods: This research was qualitative with a phenomenological design which involved eight participants of nurses who work in the primary healthcare in the coastal area. The data from the interview results was converted into audio files, and then transcribed and analyzed using content analysis manually.Results: There were three main themes of this study including emergency cases that have been handled by nurses at the coastal health center, the competence of nurses in emergencies care, the inhibiting factors of emergencies care at the coastal areas.Conclusion: Emergency management in coastal areas needs to be supported by several factors, including the fulfillment of health care facilities and the improvement of the nurse competencies
Penerapan Budaya Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun (5s) terhadap Kepuasan Pasien Irwansyah, Irwansyah; Lesmana, Hendy; Handayani, Fitriya; Ose, Maria Imaculata; Alfianur, Alfianur
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.15188

Abstract

ABSTRACT The implementation of cultural 5S (Smile, Respect, Greeting, Courtesy, and Manner) of excellent service in hospital becomes compulsory aspect to be implemented. It can change the perspectives of patients toward medical workers. Therefore, they would not have a negative view of hospital employees or medical workers. Hospital or Rumah Sakit (RS) Pertamina Tarakan is one of public hospitals with class C and has been socialized the cultural 5S of excellent service given to patients and service users since in 2018. According to the data of public relation department of this hospital in the period in January to May 2022 reported that there were 18 complaints coming from patients, for instances nurses were less friendly and less of cultural implementation of smile, respect, greeting, courtesy, and manner when the service took place. The purpose of this study was to know the implementation of cultural 5S in RS Pertamina Tarakan and to analyze the relationship between cultural 58 and patients' satisfaction of excellent service in RS Pertamina Tarakan. The design of this study was quantitative using a cross- sectional approach. The sample was 86 respondents. The independent variable was the implementation of cultural 58 and the dependent variable was patients' satisfaction. The data were analyzed by using chi square test. The finding of this study showed that there was significant relationship between the implementation of cultural 5S and patients' satisfaction. It indicates that RS Pertamina Tarakan should preserve and increase the implementation of cultural 5S to nurses and medical workers in order to give excellent service to patients. Keywords: Satisfaction, Implementation of Cultural Smile, Respect, Greeting, Courtesy, and Manner  ABSTRAK  Penerapan 5S dalam pelayanan Rumah Sakit menjadi aspek yang wajib di implementasikan, dengan menerapkan budaya 5S, bisa mengubah cara pandang pasien terhadap tenaga medis agar mereka tidak memandang negatif apa yang dilakukan oleh karyawan rumah sakit atau tenaga medis yang ada. Rumah sakit pertamina Tarakan merupakan salah satu rumah sakit umum tipe C di kota Tarakan, sejak tahun 2018  sudah mensosialisasikan budaya 5S dalam pelayanan yang di berikan kepada seluruh pasien yang berobat dan menggunakan jasa rumah sakit Pertamina Tarakan, data Humas tahun 2022 periode januari sampai dengan mei, terdapat ada 18 komplain tentang pelayanan yang di rasakan oleh sejumlah pasien, keluhan tentang beberapa tenaga perawat yang kurang ramah dalam memberikan pelayanan, kurang nya penerapan budaya senyum, sapa, salam, sopan dan santun pada saat melakukan pelayanan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan budaya 5S di RS Pertamina Tarakan, dan menganalisa hubungan budaya 5S terhadap kepuasan pasien di layanan Rumah Sakit Pertamina Tarakan. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 86 responden, variabel independen penelitian yaitu penerapan budaya 5S dan variabel dependen kepuasan pasien, analisa perhitungan dengan uji chi square. Hasil dari penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan 5S perawat dengan kepuasan pasien, dengan demikian RS Pertamina Tarakan tetap harus mempertahankan dan justru lebih meningkatkan lagi penerapan budaya 5S (senyum, sapa, salam sopan dan santun) kepada seluruh perawat dan seluruh tenaga kesehatan lainnya demi memberikan pelayanan yang terbaik untuk semua pasien. Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Penerapan Budaya Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA BURNOUT SYNDROME PERAWAT DI RUANG CRITICAL CARE Handayani, Fitriya; Ose, Maria Imaculata; Hidaya, Nurman; Hasriana
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 12 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36973/jkih.v12i2.605

Abstract

Burnout syndrome is a collection of physical, psychological and mental symptoms that are destructive due to monotonous and stressful work fatigue. The part of nurses who are prone to burnout syndrome is nurses who handle emergency patients. Nurses who handle emergency patients include ICU (Intensive care unit), HCU (high care unit), and IGD (emergency room), due to higher job demands than nurses in other inpatient rooms. This study aims to get an idea of the incidence of burnout syndrome in nurses in the Critical Care Room and see the factors that influence it. This type of research is quantitative research with descriptive design. This study involved 38 respondents who were nurses who served in the critical care room. The results showed that the majority of respondents experienced low category burnout as many as 18 people (47.4%). Statistical test results showed a meaningful relationship between individual factors and organizational factors with nurse burnout syndrome. The most dominant factor to the occurrence of burnout syndrome can be seen from the results of multivariate analysis that the value of OR the largest and significant value is the organizational factor with a value of OR 5.907. This shows that organizational factors are the most influential factors 5,907 times to the occurrence of burnout syndrome nurse than other factors. Keywords: burnout syndrome, nurses, critical care
Optimization of Basic Life Support Skills and Emergency Response to Realize Safe Tourism in the Community of the Derawan Islands Region: Optimalisasi Keterampilan Bantuan Hidup Dasar dan Penanganan Kegawatdaruratan Sebagai Upaya Mewujudkan Safe Tourism pada Masyarakat di Kawasan Kepulauan Derawan Ahmat Pujianto; Ose, Maria Imaculata; Lesmana, Hendy; Nugraha, M. Akbar; Kartanti, Natalia Ida; Baydhuri, Putri Intan
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i1.584

Abstract

Sektor pariwisata merupakan sumber utama pendapatan, investasi, dan lapangan kerja masyarakat pesisir terutama masyarakat di Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Tingginya jumlah kunjungan wisatawan tersebut, juga berisiko meningkatkan kasus kegawatdaruratan diantaranya kasus tenggelam dan bahaya potensial biologi yang ditimbulkan dari hewan atau biota laut. Penundaan penanganan kasus kegawatdaruratan yang terjadi di kawasan wisata bahari berisiko menyebabkan komplikasi yang serius bahkan sampai kematian. Masyarakat di sekitar area wisata bahari perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan BHD dan pertolongan awal gawat darurat untuk mengantisipasi kondisi-kondisi kegawatan yang mungkin terjadi.  Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan skill sebagai bekal para kader agar siap memberikan pertolongan awal sehingga mampu mewujudkan safe tourism di kawasan wisata bahari Pulau Derawan. Kegiatan ini melibatkan 20 kader kesehatan. Pelatihan ini terdiri atas 3 sesi, yaitu penyampaian materi dan diskusi tentang konsep penanganan awal kegawatdaruratan sehari-hari di masyarakat (konsep penanganan pada korban tersedak, konsep RJP pada korban henti jantung, penanganan awal pada korban terinjak bulu babi), praktik tindakan RJP dan penanganan korban tersedak, serta evaluasi peserta. Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan nilai post-test peserta dan juga hasil observasi menunjukkan peserta mampu melakukan RJP dan upaya pembebasan jalan napas pada korban tersedak pada manekin. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam tindakan BHD dan penanganan awal pada korban tersedak.
MOBILISASI PROGRESIF LEVEL 1 PADA PENINGKATAN HEMODINAMIK PASIEN ST ELEVASI MIOKARD INFARK (STEMI): CASE STUDY Yuliana; Ahmat Pujianto; Hendy Lesmana; Maria Imaculata Ose; M. Akbar Nugraha
Nursing Sciences Journal Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v9i1.6549

Abstract

Heart disease Acute Coronary Syndrome (ACS) causes a death every minute in the world. The impact of ACS itself includes pain due to myocardial ischemia, activity intolerance due to an imbalance between oxygen supply and demand due to blockage of the coronary artery walls, both of which can affect the patient's hemodynamic status to become unstable. For patients whose hemodynamic status is unbalanced, the recommended solution is to train the patient to tolerate changes in position rather than leaving the patient in a supine position. Progressive Mobilization is a form of exercise to overcome the problem of post-immobilization activity tolerance in ACS patients, which is useful for preventing and minimizing anxiety and depression, preventing thromboembolism, reducing morbidity, and improving cardiovascular function which can cause hemodynamic instability and reducing recurrence rates in ACS patients. This writing aims to analyze level 1 progressive mobilization training interventions using the case study method of a nursing care approach. The sample in this writing consisted of 2 patients and was carried out when they were pain-free and given the same treatment twice a day for 2 days, the sampling technique used purposive sampling, data analysis with 3 stages, namely: descriptive analysis, Pattern Matching, and quantitative analysis. The results of implementing Level 1 Progressive Mobilization in this writing show an increase in hemodynamic status (BP, HR, RR, TB, & SPO2) pre and post Level 1 Progressive Mobilization but still within normal limits.
Co-Authors Agustin, Marlinda Ahmat Pujianto Ahmat Pujianto Ahmat Pujianto Aji Ega Akbar Tukan, Ramdya Alfianur Alfianur Alfianur Alfijanuanto, Dedek Dwi Alpiani, Citra Alpiani Amelia, Riya Andi Selamat Andini, Nenden Imas ARDIANSYAH ARDIANSYAH Aris Junaidi Armanto, Armanto Astuti, Mira Baydhuri, Putri Intan Bayu Purnomo Cahyani, Reni Tri Choiriyah Choiriyah Choiroh Armah Cindy Arfina Citra Alpiani Damayanti, Ana Darni Darni Darni Darni Deby Deby DEWI WIJAYANTI Dewi Wijayanti Dewy Haryanti Parman Dewy Haryanti Parman Donny Tri Wahyudi Donny Tri Wahyudi Estania Megaputri Theovena Fitasari, Fitasari Fitria Handayani Fitriya Handayani Fitriya Handayani Fitriya Handayani Fitriya Handayani Fitriya Handayani Gusriani Gusriani Hadariah, Hadariah Hafifa, Nun Ayu Handayani Fitriya Handayani, Fitriya Handoko, Setiawan Tri Hasriana Hasriana Hasriana, Hasriana Hidaya, Nurman Indiriawati, Resty Irwansyah Irwansyah Iskandar, Ayuk Cucuk Jumriana Jumriana, Jumriana Kartanti, Natalia Ida Kemuning, Lely Putri Lesmana, Hendy Losong, Aprilisya Nensyiawati M Akbar Nugraha M. Akbar Nugraha Madda, Hasmidah Mangga, Mikael Manihuruk, Mellyani Boru Marnia Sulfiana Mega Octamelia Miti, Miti Najihah Najihah Najihah Najihah, Najihah Nani, Hasni Noor Ainah Nugraha, M Akbar Nur Abdiansyah, Dhanu Agung Nurman Hidaya Nurman Hidaya Nurman Hidaya Nursalehuddin, Nursalehuddin Nurtilawati, Sri octamelia, Mega Oktovianus, Enilin Paridah Paridah Parman, Dewy Haryanti Pujianto, Ahmat Putri Aulia Rohmadiana Putri Ayu Utami Putri, Mellisa Chelsea Azzahra Santoso Renna Youfristiya Sari Retno Lestari Retty Ratnawati Rika Wahyuni Sugiyatmi, Tri Astuti Sulidah Sulidah Surani, Wahyu Tambunan, Santi Tandi, Herlina Tobing, Kurniaty Ika Sari Uhie Lewuk, Maria Ulfanti Ully, Sulidah Umami, Nurrahmi Utami, Putri Ayu Wahyudi, Donny Tri Yacoline Pailungan, Ferly Yuliana Yuliana Yusnia, Yusnia Zulfia, Rahmatuz