Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT: ANALISIS DAMPAK SOSIAL DAN EKONOMI Kisma Nurozi; Ersi Sisdianto
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN (JIEM)
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i11.2994

Abstract

Abstract: This study explores the role of Corporate Social Responsibility (CSR) in enhancing community welfare by analyzing various CSR programs implemented by companies. Through a qualitative approach involving literature review and case study analysis, the findings indicate that CSR can significantly impact areas such as education, health, and economic empowerment. However, the success of CSR implementation heavily relies on community involvement and company transparency. Collaboration between companies and other stakeholders also proves to enhance the effectiveness of CSR programs. This research emphasizes the importance of formulating inclusive and responsive CSR strategies to meet community needs for sustainable welfare. Keywords: Corporate Social Responsibility, Community Welfare, Community Involvement, Collaboration. Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi peran corporate social responsibility (CSR) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menganalisis berbagai macam CSR yang telah diterapkan oleh perusahaan. Melalui pendekatan kualitatif yang melibatkan studi literatur dan analisis studi kasus, temuan menunjukkan bahwa CSR dapat memberikan dampak positif yang signifikan, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Namun keberhasilan implementasi CSR sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat dan transparansi perusahaan. Kolaborasi antara perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya juga terbukti meningkatkan efektivitas program CSR. Penelitian ini menegaskan pentingnya merumuskan strategi CSR yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan. Kata Kunci: Corporate Social Responsibility, Kesejahteraan Masyarakat, Keterlibatan Masyarakat, Kolaborasi.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM PROGRAM CSR PERUSAHAAN UNTUK KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN Dea Salsabila; Ersi Sisdianto
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 11 (2024): JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN (JIEM)
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i11.3001

Abstract

Abstract: Pancasila, as the foundation of the Indonesian state, contains noble values ​​that can be used as guidelines in various aspects of life, including social and economic activities. One of its applications is in the Corporate Social Responsibility (CSR) program run by the company. CSR is a social obligation carried out by the company to provide a positive contribution to society and the surrounding environment. This study aims to examine the implementation of Pancasila values ​​in the company's CSR program with a focus on environmental sustainability. The values ​​of Pancasila, which consist of Belief in the One Almighty God, Just and Civilized Humanity, Unity of Indonesia, Democracy Led by the Wisdom of Deliberation or Representation, and Social Justice for All Indonesian People, are believed to be a strong basis for creating a CSR program that not only focuses on the economic aspect, but also maintains environmental sustainability and social welfare. This research method uses a qualitative approach with case studies on several companies that are actively running environmental-based CSR programs. Data were obtained through in-depth interviews with company management, CSR program documentation, and direct observation of program implementation in the field. The results of the study indicate that the values ​​of Pancasila, especially in the context of Just and Civilized Humanity, and Social Justice, can be translated into corporate initiatives that support nature conservation, reducing negative impacts on ecosystems, and empowering local communities. In addition, the principles of Indonesian Unity and Democracy are also reflected in the collaboration between companies, government, and society to achieve environmental sustainability goals. However, the challenge faced is how to ensure that the implementation of these Pancasila values ​​is not merely symbolic, but can truly create a significant impact on the environment and long-term social welfare. In conclusion, the implementation of Pancasila values ​​in corporate CSR programs can act as a driving force for environmental sustainability, by emphasizing the balance between economic, social, and ecological interests. Therefore, it is important for companies to continue to integrate these values ​​into every CSR policy and activity to ensure the achievement of sustainable and inclusive development. This study is expected to contribute to the development of CSR theory and business practices that are more responsible for the environment and society. Keywords: Pancasila, Corporate Social Responsibility (CSR), environmental sustainability, Pancasila values, sustainable development Abstrak: Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, mengandung nilai-nilai luhur yang dapat menjadi pedoman dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam kegiatan sosial dan ekonomi. Salah satu penerapannya adalah dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan oleh perusahaan. CSR merupakan kewajiban sosial yang dilakukan oleh perusahaan untuk memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai Pancasila dalam program CSR perusahaan dengan fokus pada keberlanjutan lingkungan. Nilai-nilai Pancasila yang terdiri dari Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan atau Perwakilan, serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, diyakini dapat menjadi dasar yang kuat untuk menciptakan program CSR yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan social. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada beberapa perusahaan yang aktif menjalankan program CSR berbasis lingkungan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen perusahaan, dokumentasi program CSR, serta observasi langsung terhadap implementasi program di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam konteks Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, serta Keadilan Sosial, dapat diterjemahkan dalam bentuk inisiatif perusahaan yang mendukung pelestarian alam, pengurangan dampak negatif terhadap ekosistem, dan pemberdayaan masyarakat setempat. Selain itu, prinsip Persatuan Indonesia dan Kerakyatan juga tercermin dalam kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat untuk mencapai tujuan keberlanjutan lingkungan. Namun, tantangan yang dihadapi adalah bagaimana memastikan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila tersebut tidak hanya sekedar simbolik, tetapi benar-benar dapat menciptakan dampak yang signifikan terhadap lingkungan dan kesejahteraan sosial jangka panjang.Kesimpulannya, implementasi nilai-nilai Pancasila dalam program CSR perusahaan dapat berperan sebagai motor penggerak keberlanjutan lingkungan, dengan menekankan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan ekologi. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam setiap kebijakan dan kegiatan CSR mereka untuk memastikan tercapainya pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan teori CSR serta praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Kata kunci: Pancasila, Corporate Social Responsibility (CSR), keberlanjutan lingkungan, nilai-nilai Pancasila, pembangunan berkelanjutan
IMPLEMENTASI EKONOMI HIJAU DALAM MENGEVALUASI INTEGRASI FAKTOR LINGKUNGAN UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEUANGAN Muhammad Mirzan Danil; Ersi Sisdianto
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN (JIEM)
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i12.3010

Abstract

Abstract: The implementation of green economy in financial decision-making is gaining more attention as one of the strategies to ensure economic sustainability and environmental protection. The concept of green economy emphasizes the integration of sustainable economic growth with environmental preservation, which in this context includes the application of principles that reduce negative impacts on ecosystems and natural resources. Evaluation of the integration of environmental factors in financial decision-making is key to creating decisions that are not only financially profitable but also sustainable in the long term. Therefore, this study aims to examine the implementation of green economy in financial decision-making, with a focus on how environmental factors can be integrated and evaluated in the financial planning and decision-making process by companies, investors, and financial institutions. In this study, the evaluation of the integration of environmental factors is carried out through an analysis of the application of green finance and sustainable investing principles that enable financial decision-making that is more responsive to environmental, social, and economic issues. Various analytical tools are used, such as environmental impact analysis models, climate change risk evaluations, and sustainable investment principles that consider the sustainability of natural resources and carbon emission reduction. This approach aims to provide a comprehensive picture of how environmental factors, which were previously often considered secondary, are now strategic elements in financial decision-making, both at the micro and macro levels. The main challenges faced in implementing this green economy are the lack of accurate environmental data and clear standards related to environmental assessment criteria in financial decisions. In addition, the imbalance between economic and environmental goals, as well as resistance from the business sector to change, often hinder the implementation of green economy principles. Nevertheless, this study shows that companies that integrate environmental factors into their financial decisions tend to gain long-term benefits in the form of reduced operating costs, improved brand image, and easier access to environmentally friendly financial markets. On the other hand, decisions that ignore environmental factors risk facing negative impacts, such as financial losses due to changes in environmental regulations, as well as decreased competitiveness in the global market. This study is expected to provide useful insights for policy makers, companies, and investors in developing strategies that integrate environmental aspects into financial decisions. Thus, the implementation of a green economy in financial decision making can not only improve the overall economic performance of companies, but also make a significant contribution to efforts to achieve sustainable development goals (SDGs), reduce negative impacts on climate change, and encourage global economic sustainability. Keywords: Green Economy, Financial Decisions, Integration of Environmental Factors, Green Finance, Sustainable Investing. Abstrak: Implementasi ekonomi hijau dalam pengambilan keputusan keuangan semakin mendapatkan perhatian sebagai salah satu strategi untuk memastikan keberlanjutan ekonomi dan perlindungan lingkungan. Konsep ekonomi hijau mengedepankan integrasi antara pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan pelestarian lingkungan, yang dalam konteks ini mencakup penerapan prinsipprinsip yang mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem dan sumber daya alam. Evaluasi integrasi faktor lingkungan dalam pengambilan keputusan keuangan menjadi kunci dalam menciptakan keputusan yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi ekonomi hijau dalam pengambilan keputusan keuangan, dengan fokus pada bagaimana faktor lingkungan dapat diintegrasikan dan dievaluasi dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan keuangan oleh perusahaan, investor, serta lembaga keuangan. Dalam penelitian ini, evaluasi integrasi faktor lingkungan dilakukan melalui analisis terhadap penerapan prinsip green finance dan sustainable investing yang memungkinkan pengambilan keputusan keuangan yang lebih responsif terhadap isu-isu lingkungan, sosial, dan ekonomi. Berbagai alat analisis digunakan, seperti model analisis dampak lingkungan, evaluasi risiko perubahan iklim, dan prinsip-prinsip investasi berkelanjutan yang mempertimbangkan keberlanjutan sumber daya alam dan pengurangan emisi karbon. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai bagaimana faktor lingkungan yang sebelumnya sering dianggap sekunder, kini menjadi elemen strategis dalam pengambilan keputusan keuangan, baik pada level mikro maupun makro. Tantangan utama yang dihadapi dalam implementasi ekonomi hijau ini adalah kurangnya data lingkungan yang akurat dan standar yang jelas terkait dengan kriteria penilaian lingkungan dalam keputusan keuangan. Selain itu, ketidakseimbangan antara tujuan ekonomi dan lingkungan, serta resistensi dari sektor bisnis terhadap perubahan, sering kali menghambat penerapan prinsip-prinsip ekonomi hijau. Meskipun demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan yang mengintegrasikan faktor lingkungan dalam keputusan keuangannya cenderung memperoleh manfaat jangka panjang berupa pengurangan biaya operasional, peningkatan citra merek, dan akses lebih mudah ke pasar finansial yang peduli lingkungan. Di sisi lain, keputusan-keputusan yang mengabaikan faktor lingkungan berisiko menghadapi dampak buruk, seperti kerugian finansial akibat perubahan regulasi lingkungan, serta penurunan daya saing di pasar global. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pembuat kebijakan, perusahaan, serta investor dalam mengembangkan strategi yang mengintegrasikan aspek lingkungan dalam keputusan keuangan. Dengan demikian, implementasi ekonomi hijau dalam pengambilan keputusan keuangan tidak hanya dapat meningkatkan kinerja ekonomi perusahaan secara keseluruhan, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), mengurangi dampak negatif terhadap perubahan iklim, serta mendorong keberlanjutan ekonomi global. Kata Kunci: Ekonomi Hijau, Keputusan Keuangan, Integrasi Faktor Lingkungan, Green Finance, Sustainable Investing.
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN FAKTOR KEUANGAN TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Muhammad Irqi Fahrozi; Ersi Sisdianto
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN (JIEM)
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i12.3033

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of Good Corporate Governance (GCG) and financial factors (profitability, liquidity, and solvency) on Corporate Social Responsibility (CSR) disclosure in Indonesian companies. The results indicate that the implementation of good GCG principles significantly contributes to enhanced CSR disclosure. Additionally, profitability, liquidity, and solvency have been found to positively influence CSR activities. These findings reflect that companies that effectively integrate GCG and maintain positive financial performance are more likely to be active in reporting their social responsibilities. Therefore, it is recommended that companies continue to improve their GCG practices and manage financial factors to support better CSR disclosure. Keywords: Good Corporate Governance, Corporate Social Responsibility, Profitability, Liquidity, Solvency. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG) dan faktor-faktor keuangan (profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas) terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) di perusahaan-perusahaan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip GCG yang baik berkontribusi signifikan terhadap pengungkapan CSR. Selaian itu profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas terbukti memiliki pengaruh positif terhadap kegiatan CSR. Penemuan ini mencerminkan bahwa perusahaan yang mengintegrasikan GCG dengan baik dan menjaga dan menjaga kinerja keuangan yang positif cenderung lebih aktif dalam melaporkan tanggung jawab sosial mereka. Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan terus meningkatkan penerapan GCG dan mengelola faktor-faktor keuangan untuk mendukung pengungkapan CSR yang lebih baik. Kata Kunci: Good Corporate Governance, Corporate Social Responsibility, Profitabilitas, Likuiditas, Solvabilitas.
ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DALAM PEMASARAN GLOBAL: MEMBANGUN REPUTASI YANG BERKELANJUTAN Tria Mauliana; Ersi Sisdianto
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN (JIEM)
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i12.3036

Abstract

Abstract: This study aims to analyze ethics and social responsibility in global marketing: building a sustainable reputation, the focus of this research uses a literature study approach by analyzing previous articles and journals related to marketing ethics, corporate social responsibility, and the impact of corporate reputation in the context of global marketing. The findings show that the integration of ethical values and engagement in social initiatives positively affect a company's image, strengthen relationships with customers, and make a positive contribution to business sustainability on a global scale. This research provides valuable insights for marketing practitioners and corporate leaders who seek to build a strong and sustainable reputation in a dynamic global marketing context. Keywords: Ethics, Responsibility, Global Marketing, Reputation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika dan tanggung jawab sosial dalam pemasaran global : membangun reputasi yang berkelanjutan, fokus pada penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menganalisis artikel dan jurnal terdahulu yang terkait dengan etika pemasaran, tanggung jawab sosial perusahaan, dan dampak reputasi perusahaan dalam konteks pemasaran global. Hasil temuan menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai etis dan keterlibatan dalam inisiatif sosial secara positif memengaruhi citra perusahaan, memperkuat hubungan pelanggan, dan memberikan kontribusi positif pada keberlanjutan bisnis dalam skala global. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi praktisi pemasaran dan pemimpin perusahaan yang berupaya membangun reputasi yang kuat dan berkelanjutan dalam konteks pemasaran global yang dinamis. Kata Kunci : Etika, Tanggung Jawab, Pemasaran Global, Reputasi.
IMPLEMENTASI GRI DI INDONESIA: TANTANGAN DAN MANFAAT BAGI PERUSAHAAN Muhammad Raihan Gutama; Ersi Sisdianto
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN (JIEM)
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i12.3167

Abstract

Abstract : The implementation of the Global Reporting Initiative (GRI) in Indonesia has become an increasingly important issue in the context of corporate sustainability and non-financial reporting. GRI, which is an international standard for sustainability reporting, has become a reference for many global companies in communicating their social, economic, and environmental impacts to the public. In Indonesia, the implementation of GRI still faces significant challenges despite strong encouragement from the government and other stakeholders to improve transparency and accountability in business practices.This abstract aims to analyze the challenges and benefits faced by Indonesian companies in implementing the GRI standards. The main challenges faced include a lack of understanding and awareness of the importance of sustainability reporting, as well as obstacles in terms of limited resources and internal capacity of companies. In addition, many companies also have difficulty in integrating sustainability data and indicators into existing reporting systems, due to differences in standards and interpretations in measuring environmental, social, and economic impacts. Another obstacle is the lack of incentives or regulations that force companies to comply with the GRI standards in their entirety.However, despite these significant challenges, the implementation of GRI provides various benefits for companies in Indonesia. One of the main benefits is the improvement of the company's reputation in the eyes of consumers, investors, and other stakeholders who increasingly prioritize sustainability and corporate social responsibility. Transparent sustainability reporting through GRI also helps companies identify areas that need improvement, as well as encourage innovation and efficiency in the use of natural resources. In addition, companies that implement GRI well tend to find it easier to meet increasingly stringent government regulations related to the environment and social responsibility.This abstract will also discuss the importance of the role of government and related institutions in providing support for companies to overcome challenges in implementing GRI, as well as the need for increased collaboration between the public and private sectors in creating a better sustainability reporting ecosystem. With the increasing global attention to sustainability issues, it is hoped that the implementation of GRI in Indonesia can expand and make a positive contribution to sustainable development goals at the national and international levels. Keywords: GRI implementation, sustainability reporting, challenges and benefits, Indonesian companies, international standards, sustainability, regulations. Abstrak: Implementasi Global Reporting Initiative (GRI) di Indonesia menjadi isu yang semakin penting dalam konteks keberlanjutan perusahaan dan pelaporan non-keuangan. GRI, yang merupakan standar internasional untuk pelaporan keberlanjutan, telah menjadi acuan bagi banyak perusahaan global dalam mengomunikasikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan mereka kepada publik. Di Indonesia, penerapan GRI masih menghadapi tantangan yang signifikan meskipun ada dorongan yang kuat dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam praktik bisnis. Abstrak ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan manfaat yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan Indonesia dalam mengimplementasikan standar GRI. Tantangan utama yang dihadapi termasuk kurangnya pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya pelaporan keberlanjutan, serta hambatan dalam hal keterbatasan sumber daya dan kapasitas internal perusahaan. Selain itu, banyak perusahaan juga kesulitan dalam mengintegrasikan data dan indikator keberlanjutan dalam sistem pelaporan yang ada, karena adanya perbedaan standar dan interpretasi dalam pengukuran dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi. Kendala lainnya adalah minimnya insentif atau regulasi yang memaksa perusahaan untuk mematuhi standar GRI secara menyeluruh. Namun, meskipun tantangan tersebut signifikan, implementasi GRI memberikan berbagai manfaat bagi perusahaan di Indonesia. Salah satu manfaat utama adalah peningkatan reputasi perusahaan di mata konsumen, investor, dan pemangku kepentingan lainnya yang semakin mengutamakan keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan. Pelaporan keberlanjutan yang transparan melalui GRI juga membantu perusahaan dalam mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan, serta mendorong inovasi dan efisiensi dalam penggunaan sumber daya alam. Selain itu, perusahaan yang mengimplementasikan GRI dengan baik cenderung lebih mudah dalam memenuhi regulasi pemerintah yang semakin ketat terkait dengan lingkungan dan tanggung jawab social. Abstrak ini juga akan membahas pentingnya peran pemerintah dan lembaga terkait dalam memberikan dukungan bagi perusahaan untuk mengatasi tantangan dalam implementasi GRI, serta perlunya peningkatan kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam menciptakan ekosistem pelaporan keberlanjutan yang lebih baik. Dengan semakin berkembangnya perhatian global terhadap isu keberlanjutan, diharapkan implementasi GRI di Indonesia dapat semakin meluas dan memberikan kontribusi positif terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional. Kata kunci: Implementasi GRI, pelaporan keberlanjutan, tantangan dan manfaat, perusahaan Indonesia, standar internasional, keberlanjutan, regulasi.
IMPLEMENTASI AKUNTANSI LINGKUNGAN PADA PERUSAHAAN FMCG UNTUK MENDUKUNG EKONOMI SIRKULAR Sultan Syah Albar; Ersi Sisdianto
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 12 (2024): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i12.3245

Abstract

Abstract: The implementation of environmental accounting in Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) companies has a very important role in supporting the principles of a circular economy, an economic model that aims to minimize waste and maximize the reuse, repair, and recycling of resources. In the context of the FMCG industry, which is known for its high levels of consumption and production as well as significant environmental impacts, the implementation of environmental accounting provides greater transparency into the management of natural resources and their impacts on the environment. Environmental accounting focuses on measuring, recording, and reporting the costs and benefits associated with activities related to environmental protection, emission reduction, use of renewable energy, waste management, and carbon footprint reduction. This study aims to explore how FMCG companies can integrate environmental accounting into their operations as part of efforts to support a circular economy. Specifically, this study analyzes the various approaches adopted by FMCG companies in implementing environmental accounting, the challenges faced in its implementation, and the potential benefits that can be obtained both financially and environmentally. One of the main objectives of implementing environmental accounting is to ensure that companies can identify and manage environmental costs effectively, and provide transparent information to stakeholders regarding the environmental impacts generated by their activities. The circular economy approach in the FMCG industry involves developing more durable products, designing products that are easily recycled, reducing the use of new raw materials, and better waste management. Environmental accounting helps companies allocate the costs associated with these efforts, while ensuring that sustainability is an integral part of the company's long-term strategy. This study uses a qualitative method with case analysis of several leading FMCG companies, to understand how they implement environmental accounting in order to support the circular economy. The results of this study indicate that although many FMCG companies have begun to integrate environmental accounting practices into their strategies, there are significant challenges related to the lack of clear standards in reporting, as well as limited resources to measure environmental impacts accurately. However, companies that successfully implement environmental accounting tend to gain long-term benefits in terms of cost reduction, improved corporate image, and reduced environmental impact. Therefore, FMCG companies are expected to prioritize the integration of environmental accounting as a tool to support the transition to a more sustainable and efficient circular economy. Keywords: Environmental Accounting, Circular Economy, FMCG Companies, Sustainability, Natural Resource Management, Recycling Abstrak: Implementasi akuntansi lingkungan pada perusahaan Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung prinsip ekonomi sirkular, yaitu model ekonomi yang bertujuan untuk meminimalkan limbah dan memaksimalkan penggunaan kembali, perbaikan, dan daur ulang sumber daya. Dalam konteks industri FMCG, yang dikenal dengan tingkat konsumsi dan produksi yang tinggi serta dampak lingkungan yang signifikan, penerapan akuntansi lingkungan memberikan transparansi yang lebih baik terhadap pengelolaan sumber daya alam dan dampaknya terhadap lingkungan. Akuntansi lingkungan berfokus pada pengukuran, pencatatan, dan pelaporan biaya serta manfaat yang terkait dengan aktivitas yang berhubungan dengan perlindungan lingkungan, pengurangan emisi, penggunaan energi terbarukan, pengelolaan limbah, dan pengurangan jejak karbon.Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perusahaan FMCG dapat mengintegrasikan akuntansi lingkungan dalam operasional mereka sebagai bagian dari upaya mendukung ekonomi sirkular. Secara khusus, penelitian ini menganalisis berbagai pendekatan yang diadopsi oleh perusahaan FMCG dalam mengimplementasikan akuntansi lingkungan, tantangan yang dihadapi dalam penerapannya, serta potensi manfaat yang dapat diperoleh baik dari sisi keuangan maupun lingkungan. Salah satu tujuan utama dari penerapan akuntansi lingkungan adalah untuk memastikan bahwa perusahaan dapat mengidentifikasi dan mengelola biaya lingkungan secara efektif, serta memberikan informasi yang transparan kepada pemangku kepentingan mengenai dampak lingkungan yang dihasilkan oleh aktivitas mereka.Pendekatan ekonomi sirkular dalam industri FMCG melibatkan pengembangan produk yang lebih tahan lama, desain produk yang mudah didaur ulang, pengurangan penggunaan bahan baku baru, dan pengelolaan limbah yang lebih baik. Akuntansi lingkungan membantu perusahaan untuk mengalokasikan biaya yang terkait dengan upaya-upaya tersebut, sekaligus memastikan bahwa keberlanjutan menjadi bagian integral dari strategi jangka panjang perusahaan. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis kasus pada beberapa perusahaan FMCG terkemuka, untuk memahami bagaimana mereka menerapkan akuntansi lingkungan dalam rangka mendukung ekonomi sirkular. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun banyak perusahaan FMCG telah mulai mengintegrasikan praktik akuntansi lingkungan dalam strategi mereka, terdapat tantangan signifikan terkait dengan kurangnya standar yang jelas dalam pelaporan, serta keterbatasan sumber daya untuk mengukur dampak lingkungan secara akurat. Meskipun demikian, perusahaan yang berhasil mengimplementasikan akuntansi lingkungan dengan baik cenderung memperoleh manfaat jangka panjang dalam hal pengurangan biaya, peningkatan citra perusahaan, dan pengurangan dampak lingkungan. Oleh karena itu, perusahaan FMCG diharapkan dapat lebih memprioritaskan integrasi akuntansi lingkungan sebagai alat untuk mendukung peralihan menuju ekonomi sirkular yang lebih berkelanjutan dan efisien. Kata Kunci: Akuntansi Lingkungan, Ekonomi Sirkular, Perusahaan FMCG, Keberlanjutan, Pengelolaan Sumber Daya Alam, Daur Ulang
ANALISIS PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI LINGKUNGAN DALAM MENINGKATKAN SEKTOR UMKM DI INDONESIA Wandi Pratama; Ersi Sisdianto
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 12 (2024): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i12.3248

Abstract

Abstract: The implementation of environmental accounting standards in the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) sector in Indonesia is a crucial issue in supporting sustainable development. MSMEs, as the backbone of the national economy, significantly impact the environment through emissions, waste, and resource utilization. This study employs a qualitative method with a literature review approach to analyze the application of environmental accounting standards in managing environmental impacts by MSMEs in Indonesia. The findings reveal that although the adoption of environmental accounting standards in the MSMEs sector remains limited, awareness of sustainability's importance is growing. Challenges such as low understanding, limited resources, and insufficient regulatory support are identified as major obstacles. However, opportunities exist through training, incentives, and collaboration between the government, business actors, and communities to enhance the implementation of these standards. In conclusion, environmental accounting adoption can serve as a strategic move for MSMEs to improve operational efficiency, regulatory compliance, and competitiveness in the global market. Keywords: Environmental Accounting, Msmes, Accounting Standards, Sustainability, Sustainable Development Abstrak: Penerapan standar akuntansi lingkungan di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menjadi isu penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. UMKM, sebagai tulang punggung perekonomian nasional, memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan, baik dalam bentuk emisi, limbah, maupun penggunaan sumber daya alam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk menganalisis penerapan standar akuntansi lingkungan dalam pengelolaan dampak lingkungan oleh UMKM di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun penerapan standar akuntansi lingkungan di sektor UMKM masih terbatas, kesadaran akan pentingnya keberlanjutan terus meningkat. Faktor seperti rendahnya pemahaman, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya regulasi yang mendukung menjadi tantangan utama. Namun, terdapat peluang melalui pelatihan, insentif, dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas untuk meningkatkan implementasi standar ini. Kesimpulannya, penerapan akuntansi lingkungan dapat menjadi langkah strategis bagi UMKM untuk meningkatkan efisiensi operasional, kepatuhan regulasi, dan daya saing di pasar global. Kata kunci: Iklan, Oppo, Semiotika, Smartphone, Simbolisme
URGENSI AKUNTANSI LINGKUNGAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PERUSAHAAN DI PASAR GLOBAL ERA DIGITAL Shalshabila Fitria Rhamadani; Ersi Sisdianto
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 12 (2024): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i12.3265

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the urgency of implementing environmental accounting to enhance corporate competitiveness in the global market during the digital era. The research employs a qualitative method with a literature review approach, collecting data from relevant journals, books, and reports. Environmental accounting plays a critical role in integrating sustainability aspects into corporate strategies, focusing on transparency and accountability for environmental impacts. This approach not only helps companies meet global standards but also builds trust among consumers and investors. The digital era offers new opportunities for implementing environmental accounting through the use of technologies such as big data and the Internet of Things (IoT) to monitor and report environmental performance in real-time. The findings indicate that integrating environmental accounting with digital technologies can strengthen a company’s competitive position in an increasingly competitive global market. Keywords: Environmental Accounting, Competitiveness, Digital Era Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi penerapan akuntansi lingkungan dalam meningkatkan daya saing perusahaan di pasar global pada era digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data dikumpulkan melalui analisis literatur dari jurnal, buku, dan laporan yang relevan. Akuntansi lingkungan memainkan peran penting dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis perusahaan, dengan fokus pada transparansi dan akuntabilitas terhadap dampak lingkungan. Pendekatan ini tidak hanya membantu perusahaan memenuhi standar global tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen dan investor. Era digital memberikan peluang baru dalam mengimplementasikan akuntansi lingkungan melalui pemanfaatan teknologi, seperti big data dan Internet of Things (IoT), untuk memantau dan melaporkan kinerja lingkungan secara real-time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi akuntansi lingkungan dengan teknologi digital dapat memperkuat posisi kompetitif perusahaan di pasar global yang semakin kompetitif. Kata kunci: Akuntansi Lingkungan, Daya Saing, Era Digital
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN SYARIAH DAN PERANANNYA DALAM PENGELOLAAN DANA ZAKAT, INFAQ, DAN SEDEKAH DALAM PERSPEKTIF ISLAM Melyn Anggraini; Ersi Sisdianto
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 12 (2024): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i12.3272

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the application of Islamic accounting and its role in the management of zakat, infaq, and sedekah funds in Indonesia. The research method used is qualitative with a literature study approach, utilizing written sources such as journals, books, and other related documents. Islamic accounting, based on Islamic principles, plays a crucial role in ensuring that the management of zakat, infaq, and sedekah funds is conducted transparently, accountably, and in accordance with Islamic law. The implementation of Islamic accounting in the management of social funds aims to optimize the distribution of funds to the mustahik (beneficiaries) and ensure that the funds are used in accordance with the goals of Sharia. This study also identifies challenges faced in the implementation of Islamic accounting, such as the lack of understanding among zakat administrators, as well as the need for clearer and more structured accounting standards. The results of this study are expected to contribute to the development of a more effective Islamic accounting system for the management of zakat, infaq, and sedekah funds. Keywords: Islamic Accounting, Zakat, Infaq, Sedekah, Fund Management Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi syariah dan perannya dalam pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yang memanfaatkan sumber-sumber tertulis seperti jurnal, buku, dan dokumen terkait lainnya. Akuntansi syariah, yang berlandaskan pada prinsip-prinsip Islam, memiliki peran penting dalam memastikan bahwa pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan hukum Islam. Penerapan akuntansi syariah dalam pengelolaan dana sosial ini bertujuan untuk mengoptimalkan distribusi dana kepada mustahik (penerima) dan memastikan bahwa dana digunakan sesuai dengan tujuan syariah. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasi akuntansi syariah, seperti kurangnya pemahaman di kalangan pengelola zakat, serta kebutuhan akan standar akuntansi yang lebih jelas dan terstruktur. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem akuntansi syariah yang lebih efektif untuk pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah. Kata kunci: Akuntansi Syariah, Zakat, Infaq, Sedekah, Pengelolaan Dana
Co-Authors Abdullah Hasan, M Hadi Alamsyah Adi Apriadi Adi Purnomo Adib Fachri Afina Azzahra Agrayi Afifa Putri Ahmad Jarot Ahmad Rijal Patra Alghoits Ainun Basita Ajeng Dwi Rahayu Akbar Aditiya Aldi Agung Fidiantoro Amalia Febi Cahyani Ananda Elsa Andi Hanifah Nurhikmah anggi saputra Anggi, Ersi Sisdianto Aninda Putri Aulia Anizia Tantri Ananta Anjelia Ariesta Wibowo Annisa Miftahul Rosada Annisa Septri Ananda Annisa Zulfa Majid Any Eliza APRILIA SAFITRI Aria Aji Pratama Arifah Nurmalika Asri Oktama Putri Asti Mega Fitria Athaya Aqilla Aulia Citra Arradha Bagas Prinanda Baginda Sultan Aritonang Bayuni Putra Bella Sartika Chandra Kurniawan Citra Maulidya Putri Ir Dani Iwan Saputra Dara Nitami Darma Sari Dea Amelisa Dea Angraeni Dea Riyanti Paramitha Dea Safira Dea Salsabila Dea Wulan Saputri Dela Meilia Putri Anisa Denada Agustia Nanda Desi Fitria Desi Ratna Sari Desy Anggraini Devi Hellyanita Devi Lia Devi Puspita Sari Dhimas Setyo Nugroho Dilla Sepriani Dimas Galih Saputra Dimas Pangestu Dina Ayu Ardana Dinda Indri L. L. Dini Apriyani Dini Juniarti Dinita Mayangsari Dio Pratama Dwi Wulandari Dyah Ayu Kumala Sari Einde Evana Eka Khoiriah Elisa Khoeriyah Sukawanda Elsa Meiani Elsa Okta Akila Elva Dira Shabiha Eni Rusnaini Erike Anggraeni Erike Anggraini Erikha Viyurintina EVA YULIANA Fadia Nazwari Fadila Hasanah Fadli Zaid Fajar Setiawan Fanisa eka Pratiwi Farhah Lailatul Mustaghfiroh Farhan Zulfahmi Farida Asfiah Fasa Aska Dera Fatih Fuadi Febiola Valentry Febriyanti Febriyanti Fitra Aditia Fitri Handayani Fitri Khairunnisa Cahyacita Fitriani Fitriani Gafrila Nibrasshadid Purwant Gede Suwardika Halmaita Selvy Yuniar Hana Hanifah Hana Mentari Aprilia Hanifatun Nisa Hasbullah Eka Saputra Hayatun Nisa Herdiyanti Ulan Andani Hidayah Dwi Lestari Hidayanti Shafira Hilda Aprilia Pratiwi Idu Aulia Ika Ariyani Imelda Saputri Intan Mawarni Intan Sari Irma Laelani Muflihah Is Susanto Ivanza, Amanda Ridho Ivanza Janatul Munawaroh Jean Vania Dwi Melati Jihan Thalia Putri Karena sanda Karennia Junisa Khairina Nur Shadrina Khamelia Khoirunnisa Kharisma Khoirun Nisa Khoirul Riyansyah Kholifah Lestari Khusna Lathifannisa Kisma Nurozi Komalasari, Agrianti Lailatul Zahro Maspupah Lestari Setiawati Lia Nova Eliza Linda Agustina Saputri Linda Nurlita Liza Aulia Putri Sandea Lusi Putri Pratiwi M Nabil Hani Putra M. Akbar Nayandra M. Bagus Rafli Mokoginta M. Farhan Reza Ridho Kholik M. Fikrul Umam Al Jupri M.Erbi Farel.K.H Mar'atun Tursinah Masakazu, Kadek Masakazu Meilinda Aulia Melisa Melyn Anggraini Miftahudin, Aris Miftahudin Muhammad Al Bukhori Muhammad Al-Ghifari Muhammad Iqbal Fasa Muhammad Irqi Fahrozi Muhammad Mirzan Danil Muhammad Raihan Gutama Muji Wasini Murnia Adhani Nabila Aristiyanti Nabila Imanina Fahira Nabilla Ahdania Azahra Nadia Damayanti nadia emlya Nadila Rahma Wati Nia Ade Bela Nia Ira Syahara Nina Al Azizah Nisrina Dian Trisya Nova Carissa Novita Ayu Ningtyas Novita Sari Nur Amelia Fitri Nur Anifatul Wakhidah Nuraini Nurhayati NURIYAH Nurmala Aprilia Nurmila Nurmila Nurul Azmi Nurul Fitriani NURUL HABIBAH Nuursyifa Eka Putri Octa Dwi Yanti Okta Novia Sarbiani Oktaviona Wijayanti Peby Selviona Putri Diar Utami Putri Gustari Putri Salma Putri Shilamaya R. Dea Laura Oksanda Rafli Faisal Firdaus Rahmad Akbar Rahmat Fajar Ramdani Rahmatun lailani RANI RANI, RANI Ravika Pebriani Regita Isna Aisyah Reina Reina Retno Mei Saputri Revi Amelia Revsi Adesta Ria Ariyani Rianti Rahma Rias Tuti Rifki Karta Surya Rika Aulia Rika Damai Yanti Riko Mahesa Riski Ilham Syah Saputra Riski Rudianto Rizki Maulana Andriansyah Robby Gamas Rosa Aisyah Ruri Selvi Anggraeni Ruslan Abdul Ghofur Sabrina Salzi Mainenda Putti Sefiza Syahrani Selvi Novita Sari Setia Fitri Alviana Ningrum Shalshabila Fitria Rhamadani Shella Febrianisa Shella Juniet Dubelta Sherly Ayu Wulandari Shopia Aulia Tasya Sigit Trianto Silvi Moli Lutfhia Siti Helmyati SITI KHODIJAH siti nurkhasanah Sony Widia Sari Sonya Widia Sari Sri Widiastuti Sri Winarsih SUHARTO Sulam, Rizki Tri Sultan Syah Albar Susanti Diana Mahri Tasya Renanda, Ersi Sisdianto Tomi Alifandi Tria Mauliana Tyas Wahyu Malia Uswah Hanif Uut Mariska Via Yunita Viki Anggrayani Wahyu Al Amin Wanda Aprilianti Wandi Pratama Wardana, Syahla Nabil Wegy Aprilia Pratiwi Widia Yuliyansa Widjaya, Muhammad Angka Widya Maharani Wulan Ramadani Trisnaudy Yani Yogi Irwanda Yulia Dwi Safitri Yuliana Yuliana Yunika Kasmita Sari Yunira Hastuti Yunita Febrianti Zaki Perdana Mulia