Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TDS, PH, DAN COD UNTUK MENGETAHUI KUALITAS AIR DI DESA CILAYUNG REVANSYAH, MUHAMMAD ARYA; MEN, LIU KIN; SETIANTO, S; F, FITRILAWATI; SAFRIANI, LUSI; APRILIA, ANNISA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 12, No 02 (2022)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.745 KB) | DOI: 10.24198/jme.v12i02.41305

Abstract

Air adalah molekul kimia yang terbentuk melalui ikatan kovalen antara satu atom oksigen dan dua atom hidrogen. Air memiliki sifat alami yang mudah terlarut sehingga mudah terkontaminasi oleh zat lain. Kegiatan pembuangan limbah cair di tempat terbuka dapat mengkontaminasi air tanah dan permukaan sehingga terjadi penurunan kualitas air. Oleh karena itu, pemeriksaan kualitas air perlu dilakukan. Salah satu desa yang berada di dekat kampus Unpad Jatinangor adalah Desa Cilayung yang memiliki sejumlah permasalahan terkait air. Dengan menguji parameter pH, TDS, dan COD, penelitian dilakukan untuk mengetahui kualitas air yang dimanfaatkan warga Desa Cilayung sehari-hari. Metode kuantitatif dan kualitatif digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Menggunakan 100 mL sampel air, parameter tersebut diukur dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode kualitatif dilakukan dengan mewawancarai warga setempat dan mensosialisasikan hasil dari riset kualitas air tersebut. Selain itu, analisis dilakukan untuk mengetahui apakah kualitas air sesuai dengan standar. Berdasarkan hasil penelitian, kualitas air di Desa Cilayung secara umum masih dalam batas wajar untuk penggunaan sehari-hari. Secara keseluruhan, pH air di Desa Cilayung berada dalam rentang 6,13-7,84, TDS berada dalam rentang 51-163 mg/l, dan COD berada dalam rentang 0-175.Kata kunci: Kualitas Air, TDS, pH, COD, Desa Cilayung, Kuliah Kerja Nyata
PENGARUH VISKOSITAS LARUTAN TERHADAP KARAKTERISTIK TiO2 NANOFIBER YANG DIBUAT MENGGUNAKAN TEKNIK ELEKTROSPINNING FAJARIAH, AMALIA ROHMAH; APRILIA, ANNISA; FAIZAL, FERRY; SAFRIANI, LUSI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 12, No 01 (2022)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.178 KB) | DOI: 10.24198/jme.v12i01.40282

Abstract

Titanium dioksida (TiO2) menarik perhatian karena memiliki band gap yang lebar (3,2 eV), luas permukaan yang tinggi, tidak beracun, dan stabilitas termal dan kimia yang baik. TiO2 dalam bentuk nanofiber telah digunakan dalam berbagai aplikasi karena memiliki rasio permukaan volume dan porositas yang tinggi. Pada penelitian ini, telah berhasil dibuat nanofiber TiO2 menggunakan metode electrospinning. Nanofiber TiO2 dihasilkan dari larutan prekursor titanium (IV) isopropoksida (TTIP) dan polivinil asetat dengan variasi viskositas larutan 75 mPas, 100 mPas, dan 140 mPas.  Morfologi, struktur kristal dan sifat optik dari nanofiber TiO2 yang dihasilkan kemudian diamati masing-masing menggunakan scanning electron microscope (SEM), x-ray diffraction (XRD) dan spektroskopi UV-Vis. Pada proses electrospinning digunakan tegangan 12 kV dan jarak ujung jarum ke kolektor sejauh 10 cm, lalu dilakukan proses kalsinasi pada suhu 450oC selama 45 menit. Berdasarkan hasil karakterisasi SEM, larutan dengan viskositas 140 mPas menghasilkan nanofiber yang kontinyu, sedikit beads dan sedikit aglomerasi, meskipun belum homogen. Dari hasil XRD, diidentifikasi bahwa struktur TiO2 yang dihasilkan adalah anatase. Hasil spektroskopi UV-Vis menunjukkan bahwa energy gap dari TiO2 nanofiber untuk masing-masing viskositas adalah 3,2 eV.Kata kunci: TiO2, Nanofiber, Electrospinning, Viskositas, Anatase
Penerapan Metode Simple Multi Attribute Rating Technique pada Pemilihan Cafe Terfavorit Suhardi; Lubis, Aidil Halim; Aprilia, Annisa; Ningrum, Indri Ayu
Sistem Pendukung Keputusan dengan Aplikasi Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/spk.v2i1.114

Abstract

Banyaknya jumlah kafe yang ada di kota Medan khususnya di kawasan pemancingan membuat sebagian orang kesulitan untuk memilih kafe dengan kenyamanan yang baik untuk menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga, baik itu untuk mengerjakan tugas maupun menghabiskan waktu bersama orang tersayang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu pengunjung khususnya di area pemancingan yang kesulitan menemukan kafe terfavorit dengan kriteria dan bobot tertentu dengan melakukan observasi langsung di lapangan. Pada penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan yang menerapkan metode Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) untuk menentukan kafe favorit di area pemancingan, dari hasil wawancara dengan beberapa pengunjung dan pihak terkait, dengan ini peneliti memperoleh beberapa dari data yang akan dibutuhkan seperti, kriteria dan bobot serta alternatif apa yang digunakan melalui penilaian dalam penelitian, sedangkan kriteria dan bobot yang digunakan sudah ditentukan sesuai dengan selera pengunjung, seperti kualitas pelayanan, harga, fasilitas, suasana, dan kepuasan pelanggan serta 25 alternatif yang akan dipertimbangkan dalam pemilihan kafe favorit di area pemancingan. Hasil pemeringkatan yang diperoleh dari penelitian ini adalah kafe Labasta dengan skor tertinggi yaitu 16.00 dipilih dan juga direkomendasikan sebagai kafe terfavorit di kawasan pemancingan. Sehingga penelitian ini dapat membantu menyelesaikan permasalahan di daerah pemancingan dengan menghasilkan keputusan penentuan kafe favorit melalui sistem pendukung keputusan dengan metode SMART.
High Preferred Orientation on c-axis of ZnO:GO Crystal Film Synthesized Under Electric Field Rahmawati, Annisa Nur; Utami, Nabilah Putri; Safriani, Lusi; Bahtiar, Ayi; Arsyad, Wa Ode Sukmawati; Nurazizah, Euis Siti; Aprilia, Annisa
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v13n2.p146-159

Abstract

ZnO nanostructures show a wide range of applications as active materials in optoelectronic devices. The unique structures in 1-dimensional (1D) in combination with other potential materials (such as graphene-based) can increase several device performances. This research aims to observe the influence of an additional electric field (induced by different voltages of ±1 kV) during the growing process of the zinc oxide (ZnO): graphene oxide (GO) crystal. The ZnO:GO layers were prepared via the self-assembly method in 2 steps; the first was seed layer preparation by dip coating technique using Zn (CH3COO)2.2H2O and 0.5 (wt%) of AlCl3 as precursor and dopant, respectively. Secondly, growing ZnO rods using Zn (NO3)2·6H2O as precursor, 0.5 (wt%) GO (dispersed in water) as dopant materials, and hexamethylenetetramine (HMTA) as complexing agent. Applying an external field during self-assembly accelerated the ZnO hexagonal wurtzite crystal formation in a vertical growth direction, increasing the aspect ratio (L/d) of ZnO:GO rods. The direction of the applied external field affected the structure and morphology of the ZnO rods, which relates to ions and seed layer surface polarity during the synthesis process. The addition of an external field during the growing process induced the orderly alignment of ZnO rods, controlling growth perpendicular to the basal plane. This research has a significant scientific impact, elucidating the methods to control the 1D morphology of the ZnO growing process, which is closely related to the surface polarity properties of a material.  
Perkembangan Sistem Resi Gudang Di Indonesia Dan India Aprilia, Annisa; Anggara, Raka; Kusbiantoro, Arsenius Felix; Witardi, Reynaldi Jodi
Diponegoro Private Law Review Vol 5, No 1 (2021): DPLR
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan resi gudang di negara kita mengalami banyak perkembangan dalam implementasinya. Berbagai permasalahan yang ada menjadi penghambat dalam maksimalisasi penerapan sistem resi gudang ini. kurangnya sosialisasi terhadap sistem resi gudang ini membuat penerapan resi gudang di negara kita kurang maksimal dibandingkan dengan negara India yang juga menrapkan resi gudang ini untuk menimpan barang hasil komoditas dan mengendalikan fluktuasi harga bahan pokok mereka. Melalui metode penelitian kualitatif yang menggunakan penelitian terdahulu atau normatif kami mengidentifikasi apa saja perbedaan terkait perkembangan sistem resi gudang yang ada di India dan Indonesia. Perkembangan sistem resi gudang di India jauh lebih pesat dari Indonesia karena pemerintahnya ikut serta dalam pengembangannya. Diharapkan dengan adanya regulasi yang sudah jelas, sistem resi gudang ini dapat berjalan dengan optimal untuk kedepannya.Kata Kunci : Resi Gudang, Perkembangan, Komoditas India dan Indonesia
ANALISIS TINGGINYA KEKERASAN SEKSUAL PADA PEREMPUAN DI INDONESIA Annisa Aprilia; Dea Khairum; Detya Mopalanda Sianipar; Michaela Gracia Hutabarat; Yulia Lestari Wijaya; Junita Friska
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i7.7326

Abstract

Kekerasan seksual adalah isu serius yang memiliki dampak luas terhadap individu dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kekerasan seksual di Indonesia berdasarkan data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Komnas Perempuan, serta kajian terhadap Undang-Undang No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif untuk memahami tren, faktor, dan dampak kekerasan seksual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan seksual di Indonesia masih dominan terjadi di ranah personal, dengan pelaku yang umumnya memiliki hubungan dekat dengan korban, seperti pacar atau teman. Selain itu, kekerasan di ranah publik, terutama di ruang siber, tempat kerja, dan tempat umum, juga signifikan. Dampak kekerasan seksual mencakup fisik, psikologis, dan sosial, termasuk gangguan kesehatan reproduksi, trauma, depresi, stigma sosial, dan isolasi. Meskipun Undang-Undang No. 12 Tahun 2022 menyediakan kerangka hukum yang lebih baik untuk melindungi korban, implementasi hukum tersebut menghadapi kendala, seperti kurangnya fasilitas dukungan dan kesadaran aparat penegak hukum. Penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi non-pemerintah dalam meningkatkan kesadaran dan pencegahan kekerasan seksual. Dengan pendekatan yang terintegrasi, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih aman dan menghormati hak asasi manusia, khususnya bagi perempuan dan anak-anak.
KARAKTERISTIK PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL BERBASIS PRODUKTIVITAS KOPI ROBUSTA DI DESA BATU KEBAYAN LAMPUNG BARAT Aprilia, Annisa; Rahman, Yudha; Aprildahani, Baiq Rindang
Jurnal Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Vol. 4 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/jppk.v4i3.1016

Abstract

One area that has the potential for local economic development is Batu Kebayan Village, West Lampung Regency. Batu Kebayan Village has various potentials, especially in the field of coffee productivity, but this is still not optimal because it still has various limitations including the need for capital support in processing land and infrastructure; policies that are still inconsistent; and the lack of public interest in buying processed coffee products and lack of promotion. The approach used in this research is a deductive research approach with the analytical technique used in the form of a combination of qualitative descriptive analysis and factor analysis. The data collection method in this study used primary data collection techniques (open interviews and observations). The results obtained from this study are based on the results of the analysis on targets regarding the characteristics of local economic development, found various potentials that support local economic development based on robusta coffee productivity. However, to support this, it is necessary to increase the processing of production products that are not yet optimal, as well as improve road infrastructure to the plantation location.
STUDI SIFAT OPTIK PADA MATERIAL HIBRID P3HT:NANOPARTIKEL ZnO MENGGUNAKAN SPEKTROSKOPI UV-VIS Eda, Sukma Jan; Azizah, Euis Siti Nur; Aprilia, Annisa; Syakir, Norman; Saragi, Togar; Safriani, Lusi; Risdiana, Risdiana
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jme.v14i2.54297

Abstract

Poly(3-hexylthiophene) (P3HT) merupakan polimer konduktif yang memiliki sifat listrik dan optik yang baik sehingga diaplikasikan sebagai material aktif pada sel surya. Akan tetapi, mobilitas pembawa muatan pada P3HT masih rendah, sehingga dicampurkan dengan material lain yang memiliki mobilitas pembawa muatan lebih baik. Salah satu material yang memiliki mobilitas pembawa muatan yang baik adalah nanopartikel ZnO. Penambahan nanopartikel ZnO pada P3HT memunculkan adanya sistem donor-acceptor sehingga terdapat transfer elektron dalam material hibrid P3HT:nanopartikel ZnO yang berpengaruh terhadap sifat listrik dan optik material. Pada paper ini, nanopartikel ZnO disintesis dengan metode sol-gel dan dikarakterisasi TEM dan XRD untuk melihat ukuran partikel dan kristalitnya. Selanjutnya, sifat optik material hibrid P3HT:nanopartikel ZnO diuji dengan spektroskopi UV-Vis. Hasil pengukuran TEM dan XRD menunjukkan ukuran partikel dan kristalit nanopartikel ZnO masing-masing 8 nm dan 3,877 nm. Hasil spektroskopi UV-Vis menunjukkan rentang absorbansi nanopartikel ZnO berada di daerah UV, yaitu 330-400 nm. Pada P3HT dan P3HT:nanopartikel ZnO, absorbansi berada di daerah UV-Vis, yaitu 350-650 nm. Secara umum, penambahan nanopartikel ZnO tidak berpengaruh terhadap perubahan daerah absorbansi dan cenderung didominasi oleh P3HT yang dapat dikarenakan perbedaan rasio P3HT dan nanopartikel ZnO pada material P3HT:nanopartikel ZnO. Meskipun begitu, penambahan nanopartikel ZnO berpengaruh terhadap pergeseran panjang gelombang cut-off ke daerah UV sehingga meningkatkan energi gap material. Peningkatan energi gap pada material hibrid P3HT:nanopartikel ZnO dikarenakan adanya peningkatan mobilitas elektron pada material akibat penambahan nanopartikel ZnO pada P3HT.Kata kunci: karakteristik optik, P3HT:nanopartikel ZnO, spektroskopi UV-Vis
The effect of calcination temperature on ZnO crystals based on emission spectrum from photoluminescence characterization Aprilia, Annisa; Askariyya, Javida; Riveli, Nowo; Safriani, Lusi; Fitrilawati, Fitrilawati
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jiif.v9i1.60621

Abstract

This study synthesized ZnO powder using the sol-gel method to investigate its optical properties. ZnO samples were calcined at 150°C, 300°C, and 450°C under nitrogen (N₂) flow. TGA/DTA analysis showed that most solvent residues or impurities were decomposed at 450°C. This result is supported by the XRD results, which showed an increase in the degree of crystallinity with increasing temperature. At the same time, the hexagonal wurtzite structure of ZnO gel remained intact after calcination. SEM-EDS analysis revealed agglomerated morphology and a disproportionate Zn:O ratio in all samples, with excess Zn atoms. This is probably attributed to the presence of interstitial Zn defects. The photoluminescence spectrum showed higher intensity in the UV region compared to the visible range, indicating good crystallinity. The blue shift in the emission with increasing temperature stated the presence of several different defects in the material. In particular, the green emission associated with oxygen vacancies is absent for the sample calcinated at 450°C. This result confirms that higher calcination temperature reduces defects and increases crystallinity
Influence of Polymer Matrix on The Morphology and Crystallization Behavior of Electrospun Zinc Oxide Fibers Aprilia, Annisa; Permana, Diki; Safriani, Lusi; Fitrilawati, Fitrilawati
Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol. 10 No. 1 (2025): SPEKTRA: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Volume 10 Issue 1, April 2025
Publisher : Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/SPEKTRA.101.01

Abstract

ZnO finds widespread applications such as in photocatalysis, sensors, medicine, and other optoelectronic devices. The characteristics of ZnO can be influenced by several parameters, one of which is morphology. Fiber structures are attractive for research among various shapes and sizes due to their large effective surface area. ZnO fibers can be produced using electrospinning. However, the fiber morphology strongly depends on several important parameters, one of them is the characteristics of the polymer as a matrix. The molecular weight and concentration of the polymer and precursor material influence the solution viscosity, which is one of the crucial parameters in the electrospinning method. In this study, ZnO fibers were fabricated using three different polymers as matrices: PVP (polyvinyl pyrrolidone), PVAc (polyvinyl acetate), and PVA (polyvinyl alcohol). This research investigates the influence of polymer type on the morphology of ZnO fibers and crystallization behavior based on thermal characteristics. Based on SEM results, ZnO fibers were successfully fabricated with diameters ranging from 20–90 nm. The different characteristics are related to the type of polymer matrices and heating treatment. Only the PVA polymer could produce fibers before and after calcination, whereas the PVAc polymer-based fiber vanished after calcination. The disappearance of the fiber morphology is probably caused by the relatively high precursor (ZnAc) concentration, which leads to damage to the fibers formed during the calcination process. PVP failed to produce fibers, possibly due to its low polymer molecular weight, necessitating adjustment of other parameters. The removal of organic compounds through calcination continued until a temperature of 450ºC was reached. However, organic compounds were still identified in the samples based on FTIR characteristics. The ZnO/PVA fibers have hydrophobic surfaces, with the contact angle of water droplets being 117.75º. This characteristic is ideal for several applications such as antibacterial compounds or self-cleaning materials. Considering the inherent properties of ZnO, it can function as both an antibacterial and a photocatalytic agents simultaneously.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Adelia Septyani Afifah Nurida Afifah Nurida, Afifah Agustin P. Mastiti Ahmad Hasa Fahrurozi Aidil Halim Lubis Ali Ikhwan AMALIA ROHMAH FAJARIAH AMANDA, NUR APRILIA Andi Juanna Anggara, Raka Aprilia Tripuspita ARIF BAGUS PRAKOSO Arsenius Felix Kusbintoro Arsyad, Wa Ode Sukmawati Askariyya, Javida Asmar Yulastri Asnawi, Melan Angriani Ayi Bahtiar Ayunita Chintia Ayunita Chintia Celline Ayunita Chintia, Ayunita Azizah, Euis Siti Nur Baiq Rindang Aprildahani Chairul Amriyah CHOIRY GHINA AFRILIA Choiry Ghina Afrilia CHOIRY GINA AFRILIA Citra Wulandari Cukup Mulyana Cukup Mulyana Cukup Mulyana Cukup Mulyana Damanik, Risda Meilisa Davi Putri Hanavi Dea Khairum DERI LASMANA Desiana N, Nadia Detya Mopalanda Sianipar Eda, Sukma Jan ELVI MAILANI Era Octafiona Euis Siti Nurazizah Faizal, Ferry FAJARIAH, AMALIA ROHMAH Fania Rahman Ferry Faizal Fitri Yuliasari Fitrilawati Fitrilawati Fransiska N.G. Purba GIYA PRANATA Gracia, Michaela Gusnita, Wiwik Hanipah, Iip HERI FERNANDO HERLAN RUDIYANTO Hutabarat, Michaela Gracia Indrayeni, Wiwik Inovasari Islami Irwan Yantu Khairum, Dea Kharismayanda, Mardhiyah Kusbiantoro, Arsenius Felix Liu Kin Men Lusi Safriani Lutfi Naufal Ramadhika LUTFI NAUFAL RAMADHIKA Mastiti, Agustin P. Michaela Gracia Hutabarat Mubarokah, Laelatul Muhamad Taufik Hidayat MUHAMMAD ARYA REVANSYAH MUHAMMAD RIZAL MUHAMMAD RIZKY NURAWAN Muhammad Yusup Nazri Al Ayyubi Ningrum, Indri Ayu Norman Syakir Norman Syakir NORMAN SYAKIR Norman Syakir, Norman Nowo Riveli Nowo Riveli NUR APRILIA AMANDA Nur Laely, Safhira Nurazizah, Euis Siti Nurfitriani Nurfitriani Nyoman Sridana Permana, Diki Putri, Onma Nikita R. N. Lamuda R.N. Lamuda Rahmat Hidayat RAHMAT HIDAYAT Rahmawati, Annisa Nur Raka Anggara RAMADHIKA, LUTFI NAUFAL Ratna Yulis Tyaningsih RESTI RAHAYU DWI AGUSTINI REVANSYAH, MUHAMMAD ARYA Rhesti Nurlina Suhanto RISDIANA RISDIANA, RISDIANA RIZKIA MUTIARA S Setianto, S Sahrul Hidayat Salsabila Mustaan Santy Nururly Serlu Ayu Cahyani Setianto Setianto SHEILA SAKKYANANDA Sheila Sakkyananda Sheila Sakkyananda, Sheila Siahaan, Helena Mora Sianipar, Detya Mopalanda Siregar, R.E Sitti Safiatus Riskijah Soleha Az Zahra Sri Suryaningsih Suhardi Suhariyanto Suhariyanto Syafiul Anam Syahrul Azmi Tangdililing, Reti Ranggina Thantawi, Tubagus Rifqy Togar Saragi, Togar Tuti Susilawati Tuti Susilawati Tuti Susilawati Utami Yuliani Utami, Nabilah Putri Victoria, Elinda Vini Vionadhia Indriyani Waode Sukmawati Arsyad Wijaya, Yulia Lestari Winna Prasita Primawati Wirdiyan, M. Alfi Witardi, Reynaldi Jodi YATI MARYATI Yudha Rahman Yukio Furukawa Yulia Lestari Wijaya Yuliani, Utami YULIASARI, FITRI