Articles
Relevansi Aktivitas Bermain Kartu Huruf Terhadap Minat Baca Anak Usia Dini
Hilman Mangkuwibawa;
Yuyun Yulianingsih;
Ade Rila Juliani
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (504.524 KB)
Landasan teori pada penelitian ini berdasarkan hasil yang didapat dari lapangan yang mana dalam pembelajaran aktivitas bermain kartu huruf sudah sangat efektif untuk digunakan, sejalan dengan peran siswa dalam pelaksanaannya, dimana permainan kartu huruf dapat menarik minat membaca anak. Tetapi dalam realitanya keinginan membaca pada anak dapat dikatakan masih lah rendah di tandai oleh kompetensi anak masih pada kisaran 20%. Karena ketertarikan yang belum terbagi secara merata. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan observasi dan dokumentasi sebagai Teknik pengumpulan data. Selanjutnya hasil penelitian berada pada kategori sangat baik dalam interval 70-79, dan kategori sangat baik pun mewakili minat membaca pada anak dengan nilai 87,6 dalam interval 80-100. Hubungan antara aktivitas bermain kartu huruf dengan minat membaca pada anak usia dini di kelompok B RA Al-Falah Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung dikategorikan sangat kuat atau sangat tinggi dengan harga korelasi 0,869 dan interval korelasi 0,800 – 1,000. Ativitas bermain kartu huruf pada anak usian dini memiliki peran sebesar 56% dengan 44% lainnya dikarenakan faktor lain
Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf Vokal dan Konsonan Melalui Permainan Memancing Huruf Pada Anak Usia Dini
Hilman Mangkuwibawa;
Zaenal Mufie;
Dinni Kholida Aulia
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (794.653 KB)
Berdasarkan studi pendahuluan, terdapat permasalahan kurangnya pengenalan vokal dan konsonan pada anak karena keterbatasan alat peraga seperti permainan pengenalan huruf. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan mengenal vokal dan konsonan sebelum menerapkan permainan memancing huruf, selama setiap siklus, dan setelah menerapkannya di setiap siklus. Metode yang digunakan yakni penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah melalui unjuk kerja, observasi dan dokumentasi. Subjek atau responden dalam penelitian ini adalah 8 orang anak. Adapun hasil analisis data kemampuan mengenal huruf vokal dan konsonan anak sebelum dilakukan tindakan memperoleh nilai rata-rata 51 dengan kategori kurang. Proses penerapan permainan memancing huruf dapat dilihat dari aktivitas guru dan anak, pada siklus I aktivitas guru mencapai 55% dengan kriteria cukup, pada siklus II meningkat menjadi 88% dengan kriteria sangat baik. Demikian pula pada aktivitas anak siklus I mencapai 58% dengan kategori cukup, pada siklus II meningkat menjadi 89% dengan kriteria sangat baik. Kemampuan mengenal huruf vokal dan konsonan anak setelah diterapkan permainan memancing huruf juga mengalami peningkatan pada setiap siklusnya yaitu siklus I memperoleh nilai rata-rata 67 dengan kategori cukup dan siklus II meningkat menjadi 99 dengan kategori sangat baik
Berhitung Permulaan Anak Melalui Metode Jari Aljabar
Hilman Mangkuwibawa;
Teti Ratnasih;
Siti Nurul Fathonah Al Karni
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (934.963 KB)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan anak dalam menghitung asal-usul mereka menggunakan metode finger aljabar terhadap unsur-unsur kognitif bayi usia dini antara usia 5 dan 6. Metodologi penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dan instrumen pengumpulan datanya meliputi kinerja, dokumentasi, dan observasi. Reduksi data, visualisasi data, temuan, dan pengungkit adalah beberapa pendekatan analisis data yang digunakan. Siswa kelompok B RA Al-Iswah Kota Cimahi menjadi partisipan atau responden penelitian. Mereka menemukan 13 individu selama tahun ajaran 2018–2019. Hasil Kapasitas untuk menentukan awal dari suatu tindakan sebelum diambil menerima skor rata-rata 35,46 dengan kriteria yang sangat sedikit, menurut data penelitian.
Upaya Untuk Meningkatkan Keseimbangan Tubuh Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media Papan Titian
Hilman Mangkuwibawa;
Teti Ratnasih;
Siti Robiah
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (601.132 KB)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil penelitian pra-siklus yang menunjukkan bahwa perkembangan keseimbangan anak di kelompok B RA Permata Ilmu rendah terbukti pada saat melakukan pemanasan sebelum pembelajaran dimulai, masih ada beberapa anak yang terjatuh pada saat pemanasan dan kegiatan fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Tingkat keseimbangan anak sebelum dilakukannya kegiatan berjalan di atas papan titian. 2) Proses penerapan kegiatan berjalan di atas papan titian dengan menggunakan media papan titian. 3) Tingkat keseimbangan anak setelah dilakukannya kegiatan berjalan di atas papan titian pada setiap siklus di Kelempok B RA Permata Ilmu Cikadut Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan model Kemmis dan Mc Taggart. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi dan teknik unjuk kerja. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan: 1) tingkat keseimbangan anak sebelum menggunakan media papan titian sangat rendah yaitu dengan nilai rata-rata 39,10 dengan kategori belum berkembang. 2) Proses pelaksanaan kegiatan menggunakan media papan titian aktivitas guru pada siklus I memiliki nilai rata-rata 75% dan pada siklus II memiliki nilai 95% dengan kategori berkembang sangat baik. Sedangkan aktivitas anak pada siklus I memilliki nilai rata-rata 77,40% dan pada siklus II mengalami peningkatan dengan nilai ratarata 92,11% dengan kategori berkembang sangat baik. 3) Tingkat keseimbangan anak setelah dilakukannya media papan titian mengalami peningkatan pada setiap siklusnya yaitu pada siklus I kesimbangan anak memiliki nilai rata-rata 66,75% dengan kategori mulai berkembang (MB) dan pada siklus II memiliki nilai rata-rata 81,67% dengan kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Dengan artian bahwa kegiatan berjalan di atas papan titian dapan meningkatkan tingkat keseimbangan anak di Kelompok B RA permata ilmu Cikadut Bandung.
Hubungan Antara Keterampilan Bermain Tebak Huruf dengan Kecerdasan Kognitif Anak Usia Dini
Ida Rosyidah;
Hilman Mangkuwibawa;
Nuri Siti Sundari
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (631.039 KB)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Keterampilan bermain tebak huruf pada kelas B di RA Syamsi Dhuha Kecamatan Mandalajati Bandung; 2) Kecerdaan kognitif anak usia dini di kelas B RA Syamsi Dhuha; dan 3) Hubungan antara keterampilan bermain tebak huruf dengan kecerdaan kognitif anak usia dini di kelas B RA Syamsi Dhuha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan datanya adalah metode penelitian korelasional. Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh yaitu seluruh anak kelas B di RA Syamsi Dhuha dengan jumlah 12 anak ditetapkan sebagai responden penelitian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada keterampilan bermain tebak huruf diperoleh nilai rata-rata 57 kategori kurang. Kecerdasan kognitif anak usia dini diperoleh nilai rata-rata sebesar 59 dengan kategori kurang. Angka koefisien korelasi yang didapat adalah 0,504, berkategori sedang karena berada pada interval 0,400 – 0,600. Hasil uji signifikansi diperoleh thitung = 1,844 < harga ttabel = 2,764 artinya Ho (Hipotesis nol) diterima. Dengan kata lain tidak memiliki hubungan nyata yang relevan antara keterampilan bermain tebak huruf dengan kecerdasan kognitif anak usia dini. Adapun besarnya kontribusi keterampilan bermain tebak huruf terhadap kecerdasan kognitif anak usia dini sebesar 25,4%. Hal ini menunjukkan bahwa 75,6% kecerdasan kognitif anak usia dini dipengaruhi oleh faktor lain.
Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Melalui Metode Bernyanyi Dan Metode Bercerita
Hilman Mangkuwibawa;
Teti Ratnasih;
Silvia Noer Septianti
Gunung Djati Conference Series Vol. 13 (2022): The Conference on Islamic Early Childhood Education (CIECE)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar penguasaan kosakata bahasa Inggris anak RA dengan penggunaan pembelajaran metode bercerita dan metode bernyanyi pada aspek perkembangan bahasa usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Desain pada kelompok B di RA Al-Muhajir Panyieukan Kota Bandung dengan menggunakan 2 kelas yaitu kelas B1 dan B2 sebanyak 25 anak yang berjumlah kelas B1 sebagai kelas kontrol 13 anak dan B2 sebagai kelas eksperimen 12 anak. teknik pengumpulan data melalui lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa penguasaan kosakata bahasa Inggris anak dengan menggunakan pembelajaran metode bercerita diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 59 dengan kategori kurang dan post-test sebesar 79 dengan kategori baik. Sedangkan pada kelas yang menggunakan metode bernyanyi diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 56 dengan kategori kurang dan post-test sebesar 70 dengan kategori baik. Perbandingan penguasaan kosakata bahasa Inggris yang menggunakan metode bercerita dengan yang menggunakan metode bernyanyi memiliki perbedaan yang signifikan, hal ini dibuktikan dari hasil post-test uji hipotesis yang menunjukan nilai thitung = 6,315 > ttabel = 2,069 pada taraf signifikansi 5%
Pengaruh Model Predict Observe and Explain (POE) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah
Anggraeni, Tevia;
Mangkuwibawa, Hilman;
Rahman, Alvin Yanuar
Ibtida'i Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/ibtidai.v11i01.10246
Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Rendahnya kemampuan berpikir kritis disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari kesulitan beradaptasi dengan perubahan pembelajaran terpadu, proses pembelajaran yang kurang bermakna, kurangnya stimulus pada awal pembelajaran di mana semua faktor ini disimpulkan dalam penggunaan model pembelajaran yang tidak tepat hingga rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif untuk mendorong keterampilan berpikir kritis siswa, salah satunya adalah model Predict, Observe, and Explain (POE). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas yang mendapatkan model POE dan model PBL. Penelitian ini menggunakan metode Quasi-Eksperimental. Teknik pengumpulan data melibatkan tes, deskripsi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang mendapatkan model pembelajaran Predict, Observe, and Explain (POE) dibandingkan dengan model Problem Based Learning (PBL).
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS MENGGAMBAR PADA MEDIA LAYANGAN DENGAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DI KELOMPOK B RA AL-PATWA CICUKANG BANDUNG
Khoerussaadah, Eli;
Mangkuwibawa, Hilman;
Syam’iyah, Syam’iyah
AL IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2023): (November 2023)
Publisher : Program Studi pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69552/alihsan.v4i2.1871
This research was motivated by the difference between the high drawing activity and low fine motor skills in early childhood in group B RA Al-Patwa Cicukang Bandung. This can be seen from the child’s response when doing drawing activities that are so enthusiastic. Meanwhile his fine motor skills are still not well developed. This can be seen when children do pre-writing activities, some children still have difficulty moving their hands flexibly. This study aims to determine: 1) Drawing activities on kite media; 2) Fine motor skills in early childhood; 3) The relationship between drawing activity on kite media and fine motor skills of early childhood in group B RA Al-Patwa Cicukang Bandung. This study also used a quantitative approach with the correlation method, with the research subjects being children in group B RA Al-Patwa Cicukang Bandung with a population of 15 children. Data collection techniques using observation and dokumentation. The result obtained in drawing activities in early childhood obtained an average value of 77. Meanwhile, fine motor skills obtained an average value of 80, both of wich are intended to develop as expected (BSH). Drawing activities on kite media also have an influence on fine motor skills of early childhood by 86,5%
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN QUANTUM LEARNING TEKNIK MEMORI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
Trisdianti, Eris;
Mangkuwibawa, Hilman;
Rifqi Mahmud, Muhammad
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 16 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32678/primary.v16i1.10014
Based on preliminary studies by conducting tests, there are problems in class III MI Al-Musaa'adah Garut regarding the low cognitive outcomes of students in Indonesian language subjects. These problems occur because of the lack of varied learning models so that students are not actively involved in the learning process. Therefore, this study aims to improve the cognitive learning outcomes of students using the Quantum Learning model of memory techniques. This study used Classroom Action Research (PTK) which was conducted in IV cycles. This research was conducted in class III MI Al-Musaa'adah Garut with a total of 25 students. The data collection techniques used were tests and observations. The results of this study indicate that there is an increase in students' cognitive learning outcomes. This can be proven in cycle I the average value of students is 59 with classical completeness of 48%, cycle II the average value of students is 59 with classical completeness of 36%, cycle III the average value of students is 69 with classical completeness of 60%, and in cycle IV the average value of students reaches 74 with classical completeness reaching 80%. This Classroom Action Research was completed because the average results of students reached ≥ 70 in accordance with the KKM and the classical completeness of students reached ≥ 70%. Thus it can be concluded that the application of the Quantum Learning model of memory techniques can improve the cognitive learning outcomes of students in Indonesian language subjects in class III MI Al-Musaa'adah.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL SI ANAK PELANGI KARYA TERE LIYE DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN TEMATIK DI MI
Arifin, Nadia Nurul;
Mangkuwibawa, Hilman;
Muhamadi, Sani Insan
Elementeris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam Vol 5 No 2 (2023): Elementeris: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33474/elementeris.v5i2.18555
This study aims to describe the values contained in the novel Si Anak Pelangi by Tere Liye and its relevance to thematic learning at MI. The method used in this study is a descriptive analysis method with a qualitative approach. This aims to obtain the results of the analysis and description of the educational values of the characters in the novel Si Anak Pelangi by Tere Liye. The data analysis used is miles and huberman model analysis with stages of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The value of education in the novel Si Anak Pelangi by Tere Liye contains 18 values of character education based on the Ministry of Education and Culture. Meanwhile, the relevance of this novel to thematic learning in grade 5 MI contains six, namely religious values, honesty, tolerance, love of the homeland, peace-loving, and responsible. Keywords: Character Building, Novel Literature, Thematic Learning