Claim Missing Document
Check
Articles

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA GANGGUAN KOGNITIF DEMENSIA DENGAN BRAIN GYM EXERCISE DI UPT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA BINJAI Sijabat, R. Sri Rezeki; Pangaribuan, Resmi; Tarigan, Jemaulana
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i1.2064

Abstract

Background:According to the World Health Organization(WHO,2018),approximately 50 million people suffer from dementia,with nearly 60%residing in low and middle-income countries.Each year, there are almost 10 milion new cases.The total number of dementia patients worldwide is projected to reach 82 million by 2030 and 152 million by 2050.Dementia is a symptom of declining memory. thinking,behavior,and the ability to perform daily activities.An individual is considered to have dementia when experiencing mental disturbances in at least two brain functions.One effort to prevent cognitive decline in the elderly is by engaging in Brain Gym Exercise. Method: This research is a case study with a descriptive research design following the nursing care process for the elderly.The focus of this case study is on two elderly individuals diagnosed with dementia.Study subjects were selected based on inclusion and exclusion criteria,then an intervention was conducted for 3 days by providing nursing care action in the form of Brain Gym Exercise for 15 minutes once a day.Data collection was done through interviews,observations,and nursing care.Cognitive function was measured using the Mini-Mental State Exam(MMSE)instrument. Results: After conducting Brain Gym Exercise for 15 minutes once a day for the two elderly respondents,the research results indicated that brain exercises can enhance cognitive function in elderly dementia patients,as shown by increased MMSE scores in both study subjects. Conclusion: After a 3-day brain exercise intervention,the MMSE scores increased within the range of 0-17,and both respondents were able to perform it.
PENDIDIKAN KESEHATAN KELUARGA TENTANG PERAWATAN BALITA DENGAN INFEKSI SALURAN NAFAS ATAS (ISPA) DI PUSKESMAS MEDAN DELI Pangaribuan, Resmi; Panjaitan, Renarti; Gustina, Erita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32212

Abstract

Infeksi saluran nafas atas (ISPA) merupakan salah satu penyakit infeksi yang menyerang saluran pernapasan mulai dari hidung (saluran atas) hingga alveoli (saluran bawah) termasuk jaringan adneksinya seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. Berdasarkan data dari Dinkes Sumut (2019) menyatakan bahwa jumlah kasus Infeksi Saluran nafas Atas (ISPA) di Kota Medan mencapai belasan ribu tiap bulannya, tercatat bulan Desember 2019 kasus  ISPA mencapai 13.175. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan keluarga dengan menambah pendidikan kesehatan keluarga tentang perawatan balita dengan infeksi saluran nafas atas (ISPA) di Puskesmas Medan Deli.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Studi kasus pada penelitian ini menerapkan proses asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi  implementasi dan evaluasi tindakan keperawatan. Instrumen Penelitian yaitu kuesioner diambil dari penelitian sebelumnya oleh Pawiliyah (2020). Hasil penelitian ini menerangkan bahwasanya dengan dilakukannya proses keperawatan pada kedua kasus keluarga Tn . Z dan keluarga Tn. A dengan pendidikan kesehatan menggunakan media   promosi kesehatan leafleat. Topik   pertolongan Infeksi saluran pernafasan atas pada anak dilaksakan selama empat hari durasi 40 menit pada tiap keluarga, pelaksanaan dapat meningkatkan pengetahuan keluarga. Hal ini terbukti dengan keluarga mampu menjelaskan tentang pertolongan Infeksi saluran pernafasan atas pada anak di keluarga. Kesimpulan penelitian  ini yaitu pengetahuan merupakan faktor yang berkaitan dengan pemanfaatan promosi kesehatan masyarakat di Puskesmas Medan Deli.
PENDIDIKAN KESEHATAN KELUARGA TENTANG IMUNISASI DASAR PADA ANAK USIA 0-11 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN DELI Arwanda, Elsa; Pangaribuan, Resmi; Gustina, Erita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32214

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Imunisasi terdiri dari Hepatitis B (0-7 hari), BCG (1 bulan), Polio/PIV (1,2,3,4 bulan), DPT/Hb/Hib (2,3,4, bulan) dengan interval pemberian 4 minggu dan imunisasi campak (9 bulan ) dengan interval pemberian 4 minggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan keluarga dengan menambah pendidikan kesehatan keluarga tentang perawatan anak usia 0-11 bulan dengan Imunisasi Dasar di Puskesmas Medan Deli.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Studi kasus pada penelitian ini menerapkan proses asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi  implementasi dan  evaluasi tindakan keperawatan. Instrumen Penelitian yaitu kuesioner diambil dari penelitian sebelumnya oleh Selina (2015), yang berisi 21 pertanyaan pilihan berganda. Hasil penelitian ini menerangkan bahwasanya dengan dilakukannya proses keperawatan pada kedua kasus keluarga Tn.D dan keluarga Tn. K dengan pendidikan kesehatan menggunakan media promosi kesehatan leafleat. Topik   imunisasi dasar pada anak usia 0-11 bulan dilaksakan selama empat hari durasi 40 menit pada tiap keluarga, pelaksanaan dapat meningkatkan pengetahuan keluarga. Hal ini terbukti dengan keluarga mampu menjelaskan tentang imunisasi dasar pada anak 0-11 bulan. Kesimpulan penelitian  ini yaitu pengetahuan merupakan faktor yang berkaitan dengan pemanfaatan promosi kesehatan masyarakat di Puskesmas Medan Deli.
PENDIDIKAN KESEHATAN KELUARGA TENTANG STUNTING DALAM PEMENUHAN GIZI PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN DELI Pangaribuan, Resmi; Wandari, Ayu; Gustina, Erita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32216

Abstract

World Health Organization (2014) angka kejadian stunting sebanyak 162 juta terjadi pada anak dibawah umur 5 tahun dan diproyeksikan sekitar 127 juta anak di bawah umur 5 tahun akan terhambat di tahun 2025. Riskesdas  juga menunjukkan bahwa masih terdapat masalah gizi lain yang terkait erat dengan stunting yakni ibu anemia ibu hamil (48,9%), BBLR (6,2%), balita kurus atau wasting (10,2%) dan anemia balita. Penelitian yang dilakukan Devi Savitri (2020) tentang Pendidikan gizi seimbang untuk mencegah stunting dengan menggunakan media video dan leaflet dapat meningkatkan pengetahuan orang tua dalam pencegahan stunting. Tujuan penelitian ini untuk memberikan Pendidikan Kesehatan pada Keluarga tentang Stunting dalam pemenuhan Gizi pada balita di Puskesmas Medan Deli. Penelitian ini merupakan deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Studi kasus pada penelitian ini menerapkan asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi  implementasi dan  evaluasi tindakan keperawatan. Instrumen Penelitian yaitu kuesioner diambil dari penelitian sebelumnya oleh Mutia Iffatul (2022). Hasil penelitian ini dengan dilakukannya proses keperawatan pada kedua kasus keluarga Tn. K dan keluarga Tn. M pendidikan kesehatan menggunakan media   promosi kesehatan leafleat tentamh stunting selama empat hari durasi 40 menit pada tiap keluarga dapat meningkatkan pengetahuan pasien. Hal ini dapat dilihat keluarga mampu menjelaskan tentang stunting di keluarga. Kesimpulan  penelitian  ini yaitu pengetahuan merupakan faktor yang berkaitan dengan pemanfaatan promosi kesehatan masyarakat di Puskesmas Medan Deli.
Asuhan Keperawatan Gawat Darurat pada Pasien Pneumonia dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif di Rumah Sakit Tk. II Putri Hijau Medan T, Lamria Meilina; Tarigan, Jemaulana; Pangaribuan, Resmi
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v2i3.463

Abstract

Asuhan Keperawatan adalah seluruh rangkaian proses keperawatan yang diberikan kepada pasien yang berkesinambungan dengan kiat-kiat keperawatan yang dimulai dari pengkajian sampai dengan evaluasi adalah usaha memperbaiki ataupun memelihara derajat kesehatan yang optimal. Pnemonia adalah infeksi inflamasi akut pada jaringan paru-paru atau parenkim yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, ataupun parasit dengan tanda dan gejala seperti batuk dan sesak nafas. Bersihan jalan nafas tidak efektif merupakan suatu masalah yang sering terjadi pada pasien pneumonia, Batuk efektif dan Nebulizer merupakan metode efektif untuk membantu mencehah terjadinya bersihan jalan nafas tidak efektif. Tujuan Penelitian: Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan pengelolaan asuhan keperawatan pada pasien pneumonia dalam bersihan jalan nafas tidak efektif di Rumah Sakit TK II Putri Hijau. Metode Penelitian: Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus, partisipan pada kasus ini dilakukan pada 2 klien pneumonia dengan masalah bersihan jalan nafas tidak efektif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Hasil: Hasil pengkajian keperawatan didapatkanperbedaan adanya suara nafas ronchi dan wheezing dan perbedaan lain pada kedua klien yaitu, klien 1 mengeluhkan sesak, batuk berdahak dan demam RRP: 24x/m GCS: 13 sedangkan klien 2 mengeluhkan sesak,batuk berdahak, tidak nafsu makan RR: 28x/m GCS: 12. Kesimpulan: Berdasarkan evaluasi keperawatan pada klien 1 dan 2 hari pertama sampai hari ketiga sudah teratasi dengan menunjukkan kemajuan yang signifikan dan perkembangan kesehatan klien jauh lebih membaik
PELATIHAN PENANGANAN CEDERA RINGAN BAGI SISWA KELAS IX DI SMP NUR CAHAYA MEDAN Resmi Pangaribuan; Jemaulana Tarigan; Arni Juwita; Cinsih Rotua Lubis; Atsnia
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 04 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera dapat menyerang hampir seluruh bagian tubuh, biasanya anak anak apabila dihadapkan dengan suatu permainan mereka lupa bahwa mereka dibatasi dengan aturan supaya mereka tidak sampai mengalami cedera. Hal tersebut dapat berdampak buruk terhadap fisik dan juga mentalnya, apalagi untuk anak pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena mereka masih dalam tahap pertumb uhan dan perkembangan yang sangat baik. Penyebab cedera bisa disebabkan oleh faktor eksternal (dari luar pelaku) dan faktor internal (dari dalam diri pelaku). Metode:  Metode yang digunakan adalah adalah one groups Pretest-Posttest design. Dilakukan pada 26 orang siswa kelas IX-1. Kegiatan  yang  digunakan  dalam  program  pengabdian  masyarakat  ini  berupa penyuluhan  dan  simulasi  Pelatihan pertolongan  Cedera Ringan bagi siswa kelas IX SMP Nur Cahaya Medan. Hasil:  Siswa Kelas IX  yang  mengikuti  kegiatan  penyuluhan  dan  simulasi ini memahami tentang cara pertolongan Cedera Ringan bagi siswa kelas IX SMP Nur Cahaya mampu meningkatkan pengetahuan siswa kelas IX tentang  bagaimana  cara  melakukan  pertolongan  yang mengalami  cedera ringan. Kesimpulan: Kegiatan  ini  dapat  meningkatkan  pengetahuan  siswa  tentang pertolongan cedera ringan.
PENANGANAN AWAL KEGAWATDARURATAN DENGAN BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA SISWA KELAS X DI SMK GELORA JAYA NUSANTARA MEDAN Pangaribuan, Resmi; Ika Ariyanti; Arni Juwita; Cinsih Rotua Lubis; Hanna M. Karo Karo
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gawat Darurat adalah keadaan klinis pasien yang membutuhkan tindakan medis segera untuk penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan. Bantuan Hidup Dasar adalah Serangkaian usaha awal untuk mengembalikan fungsi pernafasan dan atau sirkulasi pada seseorang yang mengalami henti nafas dan atau henti jantung (cardiacarrest). Umumnya kecelakaan terjadi secara tiba-tiba, tanpa diduga sebelumnya dan akibat yang ditimbulkan sangat bervariasi, bisa berupa cedera ringan, sedang, berat, bahkan sampai meninggal dunia. Berdasarkan jumlah korban, kecelakaan bisa terjadi dengan satu korban, banyak korban (musibah) atau sangat banyak korban (bencana). Metode: Metode yang digunakan adalah adalah one groups Pretest-Posttest design. Dilakukan pada 30 orang siswa kelas X. Kegiatan yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan dan simulasi Pelatihan pertolongan awal kegawatdaruratan dengan bantuan hidup dasar bagi siswa kelas X SMK Gelora Jaya Nusantara Medan. Hasil: Siswa Kelas X yang mengikuti kegiatan penyuluhan dan simulasi ini memahami tentang cara pertolongan awal kegawatdaruratan dengan bantuan hidup dasar bagi siswa kelas X SMK Gelora Jaya Nusantara Medan mampu meningkatkan pengetahuan siswa kelas X tentang bagaimana cara melakukan pertolongan yang mengalami henti nafas henti jantung. Kesimpulan: Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang pertolongan awal gawatdarurat dengan bantuan hidup dasar.
PENYULUHAN TENTANG HEAD STROKE UNTUK PARA KEPALA DUSUN KELURAHAN DESA SEI MENCIRIM Purwaningsih; Resmi Pangaribuan; Doni Matondang
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 06 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Head stroke dan kematian akibat paparan panas yang berlebihan, lebih sering terjadi selama musim panas dengan gelombang panas yang berkepanjangan. Selama gelombag panas tahun 1980 (rekor tahun panas di Amerika Serikat), 1.700 kematian yang terjadi, berkaitan dengan panas, meningkat dibandingkan dengan 148 kematian yang dikaitkan dengan panas tahun sebelumnya. Head stroke dan kematian akibat paparan panas yang berlebihan, lebih sering terjadi selama musim panas dengan gelombang panas yang berkepanjangan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan quasi eksperimen (pre dan post) dan menggunakan metode demostrasi. Demosntrasi yang dilakukan yaitu pertolongan pertama pada korban yang mengalami head stroke. Kegiatan Pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan Kepala Dusun Kelurahan Desa Sei Mencirim dalam melakukan Pelaksanaan Tindakan penanganan Head Stroke yang mengalami Head Stroke Desa Sei Mencirim. Pelatihan ini terlaksana dengan baik dan dapat mencapai target baik secara kuantitas maupun kualitas. Dengan dilakukannya pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan para kepala dusun di desa seimencirim.
PENYULUHAN DAN SIMULASI PERTOLONGAN PERTAMA PADA ANAK DENGAN TERSEDAK DI DUSUN II DESA SEI MENCIRIM KAB. DELISERDANG Resmi Pangaribuan; Jemaulana Tarigan; Indri Greace Naibaho; Immanuel. T; Arta Siahaan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 2 (2023): JULI 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tersedak merupakan kegawat daruratan yang sangat berbahaya, karena hanya beberapa menit anak akan mengalami kekurangan oksigen bahkan kematian dari batang otak. Sehingga orang tua perlu memahami berbagai jenis pertolongan pertama yang dapat diberikan pada anak yang tersedak. Kejadian tersedak memerlukan perhatian khusus karena dapat menyebabkan kekurangan oksigen bahkan kematian jika tidak cepat ditangani. Tersedak kebanyakan terjadi pada usia tiga tahun ke bawah karena sifatnya yang mengeksplorasi benda dengan menggunakan mulut. Metode: kegiatan yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan dan simulasi pertolongan pertama pada anak dengan tersedak di dusun II Desa Sei Mencirim Kab. Deliserdang. Hasil: Ibu-ibu yang mengikuti kegiatan penyuluhan dan simulasi ini memahami tentang cara pertolongan pertama pada anak dengan tersedak  mampu meningkatkan pengetahuan ibu tentang bagaimana cara melakukan pertolongan pertama pada anak-anak yang mengalami tersedak. Kesimpulan: Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang pertolongan pertama pada anak dengan tersedak.
PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS (TEKANAN DARAH, KADAR GULA DARAH, DAN ASAM URAT) DAN EDUKASI HIPERTENSI, DIABETES MELITUS, ASAM URAT DI LINGKUNGAN XVI KELURAHAN BESAR MARTUBUNG Resmi Pangaribuan; Diana Lase; Lisa Ariana; Nengsi Rajagukguk; Hanna Maria Sirega; ade Putri Ramadhani; Alfi syahrin; Allyah Annisa; Ayu Wandari; Dinda Yovanda; Dwi Pasma; Elsa Arwand; Ezra Inawati Barus; Firdayani Sianturi; Heryn Tiwa Novelin T; Hotman Geovani Siahaan; Muhammad Untung Ritonga; Rani Valencia Bangun; Renarti Panjaitan; Sonia Anjelina
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 03 (2024): MEI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan kesehatan (check up) adalah salah satu upaya mendeteksi adanya kelainan pada tubuh. Mengecek kesehatan sebaiknya dilakukan secara rutin dengan tujuan pencegahan serta pengobatan lebih dini. Penyebab kematian utama penduduk semua golongan umur pada saat ini disebabkan oleh penyakit tidak menular secara berurutan yaitu stroke, hipertensi, diabetes mellitus, tumor ganas/kanker, penyakit jantung, pernafasan kronik. Metode: Kegiatan yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini berupa pemeriksaan kesehatan, demonstrasi dan penyuluhan kesehatan Hipertensi, Diabetes melitus dan Asam urat. Hasil: Setelah dilakukan pelayanan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, pemeriksaan asam urat serta dilaksanakannya penyuluhan kesehatan tentang Hipertensi, D Pemeriksaan kesehatan (check up) adalah salah satu upaya mendeteksi adanya kelainan pada tubuh. Mengecek kesehatan sebaiknya dilakukan secara rutin dengan tujuan pencegahan serta pengobatan lebih dini. Penyebab kematian utama penduduk semua golongan umur pada saat ini disebabkan oleh penyakit tidak menular secara berurutan yaitu stroke, hipertensi, diabetes mellitus, tumor ganas/kanker, penyakit jantung, pernafasan kronik. Metode: Kegiatan yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini berupa pemeriksaan kesehatan, demonstrasi dan penyuluhan kesehatan Hipertensi, Diabetes melitus dan Asam urat. Hasil: Setelah dilakukan pelayanan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, pemeriksaan asam urat serta dilaksanakannya penyuluhan kesehatan tentang Hipertensi, Diabetes Melitus dan Asam urat di lingkungan xvi kelurahan besar Martubung dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan tentang Hipertensi, Diabetes Melitus dan Asam urat pada masyarakat dengan mengolah yang ada di lingkungan masyarakat seperti pemberian jus timun, rebusan daun salam untuk menurunkan tekanan darah, latihan range of motion untuk mengurangi nyeri pada asam urat dan latihan buerger allen exercise untuk penderita DM. Evaluasi dilakukan dengan diberikannya jus timun, rebusan daun salam dapat menurunkan tekanan darah pada hipertensi, latihan range of motion dapat mengurangi nyeri pada asam urat dan latihan buerger allen exercise untuk meningkatan perfusi perifer pada penderita diabetes mellitus. iabetes Melitus dan Asam urat di lingkungan xvi kelurahan besar Martubung dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan tentang Hipertensi, Diabetes Melitus dan Asam urat pada masyarakat dengan mengolah yang ada di lingkungan masyarakat seperti pemberian jus timun, rebusan daun salam untuk menurunkan tekanan darah, latihan range of motion untuk mengurangi nyeri pada asam urat dan latihan buerger allen exercise untuk penderita DM. Evaluasi dilakukan dengan diberikannya jus timun, rebusan daun salam dapat menurunkan tekanan darah pada hipertensi, latihan range of motion dapat mengurangi nyeri pada asam urat dan latihan buerger allen exercise untuk meningkatan perfusi perifer pada penderita diabetes mellitus.
Co-Authors Ade Irma ade Putri Ramadhani Alfi Syahrin, Alfi Allyah Annisa Almina Rospitaria Tarigan Amelia Kartika Putri Amin, Hadriyani Antika, Rindi Aritonang, Richardo Hasudungan Ariyanti, Ika Arni Juwita Arta Siahaan Arwanda, Elsa Astuti Rofida Atsnia Ayu Wandari Barasa, Dita Barus, Tantiyani Cinsih Rotua Lubis Diana Lase Dinda Yovanda Djafar, Tanwir Doni Matondang Dwi Pasma Elis Anggeria Elsa Arwand Elsa Refany Elvipson Sinaga Erita Gustina Evamona Sinuraya Ezra Inawati Barus Fadli Siregar Fentiana, Nina Firdayani Sianturi Fourina Gultom Gabrielle Cristin Purba Gea, Handerman Vitu Ginting, Iir tirana a. Girsang, Ermi Grhasta Dian Perestroika Hamdan Hamdan Hanna M. Karo Karo Hanna Maria Sirega Hasudungan, Richard Henrianto Karolus Siregar Heri Siswanto Herniyatun, Herniyatun Heryn Tiwa Novelin T Hotman Geovani Siahaan Ika Ariyanti Immanuel. T Indri Greace Naibaho Jemaulana Purba Jemaulana Tarigan Jemaulana Tarigan Jemaulana Tarigan Jemaulana Tarigan Jemaulana Tarigan Juwita, Arni Khairani, Ade Irma Khairunnisa Batubara Kimberley Maharani Maulibulung Hutapea Kusumawardani, Emi Laila Nazmi Putri Nasution Lellu, Amos Lisa Ariana Marliani Marliani Mayusra, Melvianda Melinda Ayu Pratiwi Miftak Nurmaula Dewi Mindo Tua Siagian Muchti Yuda Pratama Muhammad Untung Ritonga Nadia Maulina Nadila Putri Nana Dwiyanti Natasya Sianipar Nengsi Rajagukguk Nina Olivia Panjaitan, Renarti Purba, Josia Purwaningsih R. Sri Rezeki Sijabat Raden Bagus Edy Santoso Rani Valencia Bangun Renarti Panjaitan Rindiani, Rindiani Saharman Gea Sari, Putri Nanda Sefriwan Zebua Siagian, Mindo Tua Sianipar, Sabrina Sijabat, R. Sri Rezeki Simangunsong, Roida Kharlina Simorangkir, Nadya Sio Citra Manurung Sirait, Asima Sirait, Cantiqah Puteri Siregar, Hanna Maria Sonia Angelina Sonia Anjelina SULISTIYANI SULISTIYANI T, Lamria Meilina Tantiyani Barus Tarigan, Almina Rospitaria Tarigan, Jemaulana Virginia Syafrinanda Wandari, Ayu Yuri Sutri Manjani