Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

PROPOSAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN TERHADAP ADAPTASI KEBIASAAN BARU DIRUMAH SAKIT UMUM MUNYANG KUTE KABUPATEN BENER MERIAH Tarigan, Frida Lina; Ginting, Daniel; Sirait, Asima
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Aceh merilis penambahan 27 kasus baru positif virus corona. Dengan demikian, hingga Rabu (15/7) pukul 15.00 WIB, total positif COVID-19 di Aceh menjadi 137 kasus.. Kasus baru positif COVID-19 di Aceh hari ini bertambah 27 orang, termasuk tenaga medis dan kontak erat tenaga medis itu, juga kontak erat pasien sebelumnya. Dua orang di antaranya meninggal dunia.. Kasus-kasus baru tersebut merupakan hasil tracing terhadap orang-orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien COVID-19 sebelumnya, baik tenaga medis maupun keluarganya. Dari 27 kasus baru tersebut, 11 orang tenaga medis, 6 orang kontak erat pasien positif terinfeksi virus corona, 5 orang kontak erat Kasus 107, 2 orang kontak erat tenaga medis, 1 orang dosen, dan 2 orang meninggal dunia. (Aceh Terkini, 2020). Dari survey awal dilihat bahwa petugas kesehatan telah menggunakan alat pelindung diri (APD) khususnya masker selama bekerja, melakukan cuci tangan sebelum dan sesudah melayani pasien. Tetapi pengunjung dan pasien serta pendamping pasien tidak menggunakan masker atau APD. Hampir semua pengunjung yang datang ke Rumah Sakit Umum Munyang Kute tidak ada mengindahkan peraturan yang dibuat oleh pihak manajemen, padahal jadwal berkunjung sudah ditiadakan. Pendamping pasien juga sudah disampaikan hanya diperbolehkan 1 (satu) orang saja tetapi masih banyak pasien yang didampingi lebih dari 1 orang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan simpulan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pembinaan dan pendampingan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 ini telah dilaksanakan dengan baik, dimana semua pihak yang terlibat sangat antusias dan berperan aktif dalam kegiatan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu persiapan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi. Luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh informasi bahwa masyarakat telah menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan masyarakat, pendamping pasien mengunakan masker, tidak adanya jam bertamu/berkunjung dan hanya 1 orang saja pendamping pasien.
PENDAMPINGAN CARA PEMBERIAN MAKAN PADA ANAK YANG TERDAMPAK STUNTING Lumbantoruan, Mestika; Sirait, Asima; Aritonang, Juneris
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita pendek atau stunting merupakan keadaan tubuh yang pendek dan sangat pendek dibandingkan dengan anak seusianya. Stunting dapat didiagnosis melalui indeks tinggi badan menurut umur yang mencerminkan pertumbuhan linear yang dicapai pada pra dan pasca persalinan dengan indikasi kekurangan gizi jangka panjang akibat gizi yang tidak memadai. Stunting adalah masalah gizi utama yang akan berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi dalam masyarakat. individu yang stunting memiliki tingkat kematian lebih tinggi dari berbagai penyebab dan terjadinya peningkatan penyakit. Stunting akan mempengaruhi kinerja pekerjaan fisik dan fungsi mental dimasa depan yang sulit untuk diperbaiki. Pengabdian masyarakat ini yang bertujuan untuk cara pemberian makanan kepada anak baduta yang terdampak stunting di Kecamatan Percui Sei Tuan tahun 2021. Pengabdian masyarakat ini melibatakan mahasiswa dan dosen, sasaran 18 ibu yang memiliki baduta stunting. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan demonstrasi kegiatan yang seluruhnya mematuhi protokol kesehatan. Hasil kegiatan diperoleh peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu baduta tentang cara pemberian makan pada anak yang terdampak stunting setelah dilakukan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan. Rekomendasi setelah kegiatan ini adalah perlunya dilakukan pendidikan kesehatan, penyuluhan secara berkesinambungan hingga terjadi perubahan perilaku yang lebih baik.
Edukasi Melalui Pijat Effleurage Dalam Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Nifas Di Klinik Lmt Siregar Sirait, Asima; Lumbantoruan, Mestika; Aritonang, Juneris
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan membutuhkan air susu ibu (ASI) yang memiliki manfaat yang banyak untuk pertumbuhan dan perkembangan pesat bayi. Memberikan ASI kepada bayi mempengaruhi percepatan involusi uterus, menekan perdarahan post partum hingga metode KB alamiah. Rendahnya cakupan pemberian ASI dan ASI ekslusif dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan orangtua dan keluargan dalam peningkatan ASI ekslusif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI melalui pijat efflurage. Pijat efflurage merupakan gerakan yang dapat meningkatkan produksi prolactin sehingga produksi ASI akan semakin banyak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini yang bertujuan untuk peningkatan pengetahuan ibu tentang pijat efflurage yang mampu meningkatkan produksi ASI. Pengabdian masyarakat ini melibatakan mahasiswa dan dosen, sasaran 8 orang pendamping ibu post partum (suami atau keluarga) diutamakan suami di Klinik LMT Siregar. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan demonstrasi yang seluruhnya mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Hasil kegiatan diperoleh adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu post partum dalam pijat efflurage guna meningkatkan produksi ASI Rekomendasi setelah kegiatan ini adalah perlunya dilakukan pendidikan kesehatan, penyuluhan secara berkesinambungan hingga terjadi perubahan perilaku yang lebih baik.
Edukasi Teman Sebaya Dalam Peningkatan Breastfeeding Self Efficacy (BSE) Di Klinik Lmt Siregar Lumbantoruan, Mestika; Sirait, Asima; Brahmana, Nettietalia Br
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manfaat pemberian ASI ekslusif dapat mencegah kematian anak balita dengan memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan. Besarnya manfaat ASI ekslusif tidak sesuai dengan angka keberhasilan ASI ekslusif secara nasional. Edukasi juga dapat diberikan oleh teman sebaya metode peer education berupa sharing yang mendalam sehingga ibu menyerap informasi dengan baik. Peer education dapat meningkatkan breastfeeding self efficacy (BSE) dan motivasi ibu dalam pemberian ASI. Kegiatan pengabdian masyarakat ini yang bertujuan untuk peningkatan BSE. Pengabdian masyarakat ini melibatakan mahasiswa dan dosen, sasaran 29 orang ibu hamil di Klinik LMT Siregar dengan 2 teman sebaya (peer education). Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan demonstrasi, dan kelompok diskusi teman sebaya yang seluruhnya. Hasil kegiatan diperoleh adanya peningkatan BSE. Rekomendasi setelah kegiatan ini adalah semakin memberdayakan teman sebaya (peer educator) dalam pendidikan kesehatan, penyuluhan secara berkesinambungan hingga terjadi perubahan perilaku yang lebih baik.
Edukasi Tentang Pencegahan Stunting Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di BPM Mariana Lumbantoruan, Mestika; Asima Sirait; Netti Etalia Br Brahmana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting memberikan dampak yang buruk pada anak baik pada jangka pendek maupun panjang hingga dewasa, yang dapat mengakibatkan mengurangi kecerdasan, daya tahan tubuh yang lemah hingga beresiko rentan terhadap penyakit. Pengetahuan orangutan yang rendah tentang stunting beresiko lebih tinggi mengakibatkan anak stunting, oleh sebab itu perlu dilakukan peningkatan pemahaman kepada orangtua khususnya ibu melalui pemberian edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini yang bertujuan untuk peningkatan pengetahuan ibu tentang stunting melalui pemberian edukasi sebagai upaya pencegahan stunting di BPM Mariana. Pengabdian masyarakat ini melibatakan mahasiswa dan dosen, sasaran 31 orang ibu yang memiliki bayi, balita dan anakusia prasekolah di Klinik BPM Mariana. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan (pemberian materi), diskusi, demonstrasi. Hasil kegiatan diperoleh edukasi tentang stunting berdampak meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting lebih baik dalam upaya pencegahan stunting pada anak bayi, balita dan anakusia pra sekolah. Rekomendasi setelah kegiatan ini adalah semakin sering dilakukan dalam pendidikan kesehatan, penyuluhan secara berkesinambungan hingga terjadi perubahan perilaku yang lebih baik dan menggunakan media yang lebih inovatif.
Edukasi Upaya Penurunan Kecemasan Persalinan Melalui Terapi Komplementer Di BPM Mariana Sirait, Asima; Mestika Lumbantoruan; Rinawati Sembiring
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan dan stress mampu menghambat produksi hormon oksitosin. Kecemasan yang dirasakan oleh ibu juga akan dapat mempengaruhi kesejahteraan janin. Kecemasan ini sering dialami oleh ibu hamil dan ibu bersalin terutama ibu dengan kehamilan maupun persalinan yang pertama (Sialagan, 2018). Penanganan yang terlambat akan berdampak terhadap fisik dan psikis pada ibu dan janin. Kegiatan pengabdian masyarakat ini yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang upaya penurunan kecemasan persalinan melalui terapi komplementer di BPM Mariana. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan (pemberian materi), diskusi, demonstrasi. Hasil kegiatan diperoleh edukasi mampu meningkatkan pengetahuan ibu tentang upaya penurunan kecemasan persalinan melalui terapi komplementer di BPM Mariana. Rekomendasi setelah kegiatan ini adalah penerimaan ibu atas pemberian terapi komplementar untuk mengurangi kecemasan dalam persalinan.
Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Ibu Rumah Tangga Di Desa Tanjung Beringin I Kecamatan Sumbul Tahun 2024 Siregar, Laura Mariati; Asima Sirait; Yunita Purba; Vierto Irennius Girsang; Priska Mendrofa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat mencakup fisik, mental dan kesejahteraan sosial secara utuh pada segala hal yang berkaitan dengan sistem dan fungsi juga proses reproduksi. Dalam hal ini bukan hanya bebas dari penyakit namun juga seseorang dapat memiliki kehidupan seksual yang aman dan memuaskan. Kegiatan pengabdian masyarakat pendidikan kesehatan reproduksi diberikan pada ibu rumah tangga di Desa Tanjung Beringin I Kecamatan Sumbul. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2024. Metode yang diguanakan pada kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi. Pada bagian ceramah tim pengabdian masyarakat menggunakan batuan powerpoint untuk mempresentasikan tentang kesehatan reproduksi perempuan. Kegiatan pengabdian masyarakat dihadiri oleh ibu rumah tangga, perangkat desa, bidan desa dan kader posyandu. Jumlah seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 45 orang. Ibu rumah tangga yang merupakan peserta dalam kegiatan pengabdian sangat antusias menerima informasi tentang kesehatan reproduksi wanita. Disarankan kepada ibu rumah tangga agar lebih sering mengakses informasi tentang kesehatan reproduksi pada wanita. Saran kepada bidan desa mengupdate informasi kesehatan reprodusi wanita pada ibu rumah tangga pada setiap pelaksanaan posyandu.
EDUKASI PENCEGAHAN TUBERKULOSIS PADA ANAK SEKOLAH DASAR MELALUI METODE STORYTELLING: KISAH SI UCOK MENGUSIR SI TBC Irennius Girsang, Vierto; Siregar, Laura Mariati; Sirait, Asima; Purba, Yunita; Br Tarigan, Ramanda Aprilyani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6142

Abstract

Latar belakang: Anak-anak termasuk kelompok rentan karena sistem imunnya yang belum berkembang sempurna. Paparan dari lingkungan tempat tinggal atau kontak erat dengan penderita TBC dewasa menjadi faktor utama penularan. Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa sekitar 10–15% dari total kasus TBC di Indonesia merupakan kasus pada anak, sebagian besar berasal dari transmisi di rumah atau sekolah. Tujuan: utama pengabdian masyarakat ini tujuan memberikan edukasi pencegahan TBC melalui metode storytelling berjudul “Petualangan Si Ucok Mengusir Si TBC”. Metode: pengabdian masyarakat ini adalah storytelling. Kegiatan edukasi pencegahan tuberkulosis dilaksanakan selama satu bulan pada Mei 2025. Hasil: pengabdian masyarakat ini diikuti oleh seluruh siswa kelas V dan VI, dengan total peserta sebanyak 95 anak. Kegiatan dilakukan di dalam kelas masing-masing untuk menjaga suasana pembelajaran yang kondusif. Cerita berjudul “Petualangan Si Ucok Mengusir Si TBC” disampaikan secara naratif, disertai media visual seperti gambar karakter dan poster ilustratif untuk membantu siswa memahami alur cerita dan pesan kesehatan yang disampaikan. Kesimpulan: Kegiatan edukasi pencegahan tuberkulosis (TBC) melalui metode storytelling terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang gejala, penularan, dan pencegahan TBC. Metode ini mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan keterlibatan siswa, serta didukung secara aktif oleh guru dan pihak sekolah.
DARI TAHU JADI MAMPU: PENDIDIKAN KESEHATAN PRAKTIS BAGI PENDERITA DIABETES MELITUS Sirait, Asima; Siregar, Laura Mariati; Irennius Girsang, Vierto; Simarmata, Nurpina; Aprilyani, Ramanda
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6735

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang melalui perawatan diri yang efektif. Namun, banyak pasien masih mengalami kesulitan dalam menerjemahkan pengetahuan kesehatan ke dalam praktik sehari-hari, sehingga meningkatkan risiko terjadinya komplikasi. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan yang bersifat praktis diperlukan untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan keterampilan perawatan diri. Tujuan:. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen diri secara praktis pada pasien diabetes melitus melalui pendidikan kesehatan yang terstruktur dan aplikatif. Metode: Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan November 2025 di aula Puskesmas Simarmata, Kabupaten Samosir, dengan melibatkan 20 pasien diabetes melitus. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan diskusi interaktif. Materi edukasi meliputi pengertian diabetes melitus, faktor risiko, pencegahan, pengaturan pola makan, kepatuhan minum obat, aktivitas fisik, pemantauan kadar glukosa darah, serta perawatan kaki. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet dan presentasi PowerPoint. Hasil: Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tingkat partisipasi yang baik selama sesi berlangsung. Keterlibatan aktif terlihat dalam sesi diskusi, dan peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai diabetes melitus. Selain itu, peserta juga menyatakan adanya peningkatan motivasi dan komitmen untuk menerapkan pola makan sehat, mematuhi regimen pengobatan, serta melakukan perilaku perawatan diri secara rutin. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan yang bersifat praktis diterima dengan baik oleh pasien diabetes melitus dan berpotensi meningkatkan kemampuan manajemen diri pasien dalam mengendalikan diabetes serta mencegah terjadinya komplikasi.
Co-Authors A.Dachi, Rahmat Afif Husain Faizar Agnes Purba Agnes Purba Aprilyani, Ramanda AZRIANA . Bakkara, Renasti Bangun, Henny Arwina Bevy Gulo, Adventy Riang Br Tarigan, Ramanda Aprilyani Brahmana, Nettietalia Br Brahmana, Romeika Sembiring Daniel Ginting Daniel Ginting Dewi R Bancin Dianta Ulina Ginting, Sri Donal Nababan Donal Nababan donal nababan Elliwati Ginting Fitri Debby Sitohang Frida Lina Tarigan Ginting, Elliwati Gulo, Mery Kristinawati Hafizuddin Hafizuddin Hakin, Lukman Haryantari, Rizky Heru Santoso Hulu, Darto Eli Syah Putra IDARIA SIDABUKKE Irawaty A. Kahar Irennius Girsang, Vierto Janno Sinaga Janno Sinaga Jek Amidos Pardede Juneris Aritonang Kristimone Andayani Lasria Kartika Laura Mariati Siregar Laura Mariati Siregar Lubis, Laniah Lukman Hakim Lumbantoruan, Mestika Lumbantoruan, Mestika Manullang, Hanna Junima Manurung, Kesaktian Marlina, Yani Marlindawani Purba, Jenny Masdalina Pane Maulana Ramzi, Tengku Mendrofa, Priska Helni Swandy Mestika Lumbantoruan Mindo Tua Siagian MYRNAWATI CRIE HANDINI MYRNAWATI CRIE HANDINI Nababan, Donal Netti Etalia Br Brahmana Netty Sembiring Nurcahaya Putri Nasution Nurwijayanti Otniel Ketaren, Sinar Panjaitan, Finta Berliana Pardede, Jek Amidos PRIAJAYA, SONNY Priska Mendrofa Purba, Surya Kusuma Purba, Yunita Rahmat Alyakin Dakhi Resmi Pangaribuan Rizki, Hudeni Ronni Naudur Siregar Roos Etty Nainggolan, Christine Sarah Fadhila Siregar Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Seri Asnawati Munthe Siagian, Mindo Siagian, Mindo Tua Sidabukke, Ida Ria Royentina Sidabukke, Idaria R Silaban, Lidia Simamora, Elsiana Simarmata, Nurpina Sinaga, Taruli Rohana Sipayung, Rosetty Siregar, Laura Mariati Sitorus, Ester J. Sitorus, Grace Tina Sari Sitorus, Mido Ester SONNY PRIAJAYA Sri Dearmaita Purba Subarma, Didik SUSIANI . Taruli Rohana Sinaga Telaumbanua, Hendrikus Toni Wandra Vierto Yani, Fatimah Yunita Purba Ziliwu, Meriberlina