Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENDAMPINGAN KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI UNIVERSITAS MULAWARMAN Maghfirah, Febry; Djoehaeni, Heny; Kartika, Wilda Isna; Putri, Ayu Aprilia Pangestu; Satriana, Malpaleni; Pertiwi, Adharina Dian; Sjamsir, Hasbi; Wahyuningsih, Tri; Palenewen, Evie; Rozie, Fachrul
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v8i2.7709

Abstract

Kurikulum adalah salah satu komponen penting dari program studi perguruan tinggi. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk mendampingi pengembangan dan pemutakhiran kurikulum program studi pendidikan guru pendidikan anak usia dini universitas mulawarman. Program PkM dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman, dengan metode daring dan luring. Peserta PkM merupakan dosen program studi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap to know, tahap to understand, tahap to plan, tahap to act, tahap to change. Hasil PkM diantaranya pemutakhiran profil lulusan, pemutakhiran capaian pembelajaran lulusan, pemutakhiran bahan kajian, dan pemutakhiran struktur kurikulum, serta menambah pemahaman peserta pengabdian terkait konsep kurikulum berbasis outcome-based education.
Hubungan Busy Book terhadap Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia1-2 Tahun Di Posyandu Loa Pari Handayani, Septia Nur; Satriana, Malpaleni; Kartika, Wilda Isna; Andika, Windi Dwi
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4269

Abstract

Media busy book menjadi suatu media inovatif dan efektif untuk menstimulasi perkembangan anak yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan anak. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara busy book dengan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 1-2 tahun. Metode yang dipakai adalah kuantitatif dengan jenis korelasional. Data dikumpuulkan dengan skala likert dan observasi, serta analisis data dengan korelasi pearson. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta di Posyandu Loa Pari yang berusia 1-2 tahun dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Nilai signifikansi yang diperoleh dari hasil uji korelasi pearson adalah sebesar 0,003 > 0,05 yang menunjukkan bahwa ditemukan hubungan antara kedua variabel. Kemudian tingkat hubungan antara kedua variabel ada di tingkat hubungan yang kuat, yaitu dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,773. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara media busy book dengan kemampuan bahasa ekspresif pada anak usia 1-2 tahun di Posyandu Loa Pari dengan tingkat hubungan antara kedua variabel ada di tingkat yang kuat. Diharapkan para pendidik dapat menjadikan busy book sebagai salah satu alat untuk mendorong perkembangan bahasa anak.
Dampak Media Audiovisual Interaktif terhadap Anak Speech Delay Usia 5-6 Tahun Amalia Fitri, Nor; Satriana, Malpaleni; Kartika, Wilda Isna
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.990

Abstract

Kemampuan berbicara verbal sangat penting diajarkan sejak dini untuk membantu anak mengekspresikan diri dan berkomunikasi. Saat anak tumbuh, mereka belajar menyampaikan kebutuhan, pemikiran, dan perasaan melalui kata-kata. Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2023, sekitar 5-8% anak prasekolah mengalami keterlambatan bicara. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh media audiovisual interaktif terhadap kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun dengan keterlambatan bicara, terutama yang memiliki faktor autisme dan gangguan bicara ekspresif. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan studi pre-eksperimen menerapkan desain one group pretest-posttest pada 5 anak yang didiagnosis speech delay oleh dokter. Media audiovisual interaktif memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dibandingkan flash card, karena menggunakan gambar bergerak, suara, dan animasi yang memudahkan pemahaman kosakata dan menarik perhatian anak. Indikator yang diukur meliputi kemampuan menjawab pertanyaan, mengenali bentuk geometri, rambu lalu lintas, serta bertanya dan berpendapat. Teknik Analisis data dilakukan dengan uji Liliefors, uji Levene, dan Paired Sample T-test. Hasil menunjukkan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 dan thitung = 23,519 > ttabel = 2,179. Temuan ini memberikan bukti anak yang sebelumnya kesusahan menyatakan pengalaman atau mengatakan beberapa suku kata kini mampu berkomunikasi secara lisan dengan bertambah baik sesudah  memanfaatkan media audiovisual interaktif.
Media Pop Up Book dalam Menstimulasi Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun Krisma, Krisma; Satriana, Malpaleni; Kartika, Wilda Isna
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.991

Abstract

Program Penilaian Anak  Internasional (PISA) 2022 menunjukkan bahwa Indonesia mempunyai nilai rata-rata kemampuan membaca sebesar 359, yaitu peringkat 71 dari 81 negara. Kajian Perpustakaan Nasional mengungkapkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia hanya 25,1%. Ketika anak berusia antara 5 hingga 6 tahun mereka mulai mengenali serta memahami simbol-simbol huruf yang berbeda, mereka memasuki fase membaca permulaan. Tujuan untuk mendalami bagaimana media pop up book mempengaruhi keterampilan membaca anak. Sampel berjumlah 6 anak, karena anak-anak tersebut tidak memenuhi kriteria kemampuan membaca. Studi ini memanfaatkan metodologi kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one-group pretest-posttest, serta analisis statistik menggunakan SPSS 26.0 for windows. Perolehan analisa dihasilkan skor sig sejumlah 0,000 < 0,05 serta skor thitung = 31,000 > ttabel = 2,131. Berdasarkan temuan tersebut Dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media pop up book berpengaruh terhadap keterampilan membaca awal anak usia 5 hingga 6 tahun. karena anak beralih dari tidak tahu huruf dan membaca menjadi bisa memahami bacaan. Menurut penelitian ini, guru harus mendorong penggunaan media pop up book dalam pembelajaran interaktif untuk mengoptimalkan kemampuan membaca permulaan anak.
Investigating Gross Motor Skills in Children Aged 5-6 Years at Islamic-Based Kindergartens Azzahra, Vira; Kartika, Wilda Isna; Maghfirah, Febry
Southeast Asian Journal of Islamic Education Vol 6 No 2 (2024): Southeast Asian Journal of Islamic Education, June 2024
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v6i2.9435

Abstract

Gross motor skills in children aged 5 to 6 support their physical progress and overall abilities. In this age range, children are in an essential phase of improving muscle strength, body coordination, and other motor skills, which can be acquired through a variety of physical activities, both structured and free. This study evaluates gross motor development in children aged 5 to 6 years enrolled in kindergartens in the Sungai Kunjang sub-district, Samarinda. The research method used was a quantitative approach with a survey design, and data analysis was conducted using SPSS software version 22.0. The population in this study was 13 kindergartens in the Sungai Kunjang Subdistrict of Samarinda. The samples in this study were two kindergartens, which were determined based on the specified criteria (purposive sampling): the kindergarten located in Sungai Kunjang Subdistrict, an Islamic-based kindergarten using the Merdeka Curriculum. Data were collected by distributing questionnaires to teachers in two kindergartens in Sungai Kunjang Subdistrict, Samarinda City. The findings showed that the children's gross motor skills were still relatively low, with the questionnaire indicating that of the 17 indicators observed, most of the children's skills were in the Beginning to Develop (MB) category, with an average score of 1.33. These results imply that further stimulation, such as educational game tools, should support children's gross motor development in kindergartens in Sungai Kunjang District, Samarinda.
TEACHERS' STRATEGIES FOR INTRODUCING DEAF CHILDREN'S ORAL LANGUAGE Fitriani, Dayang Astri; Saputri, Alifia Nur Elga; Az Zahrah, Sofie Aulia; Firdausia, Indah Salsabila; Kartika, Wilda Isna; Pertiwi, Adharina Dian
Al Hikmah Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 8 No 2 (2024): Ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v8i2.877

Abstract

This study discusses the strategies used by teachers in working on spoken language in deaf children at SLB Negeri Samarinda. The approach used is qualitative with descriptive methods, through direct observation and interviews with teachers as the main data source. Hearing loss is often an obstacle in communication skills, especially spoken language. The results show that teachers use various methods, such as lip reading, articulation exercises with the help of a mirror, and the use of visual media. In addition, a total communication approach combining sign language, spoken language and audio-visual technology is applied to help students understand and produce language more easily. Teachers also use games and educational songs to attract students' interest in learning. The role of parents is very important, especially through language practice at home. Active participation of parents in daily learning can accelerate the development of children's language skills. In addition, collaboration with therapists strengthens the learning process, as it is designed according to the specific needs of the child with the role of parents is very important, especially through language practice at home accelerates the development of language skills in conclusion, a combination of methods, family involvement, and an integrated approach can improve deaf children's spoken language skills, making them more confident and independent in their daily communication.
Strategi Guru dalam Mengatasi Tantrum Anak Usia 4-5 Tahun Ariantari, Diva; Kartika, Wilda Isna; Heriansyah, Masnurrima
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku tantrum yang ditunjukkan dan strategi yang digunakan guru untuk mengatasi tantrum  anak  usia 4-5 tahun di KB Anyelir Samarinda. Menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian hasil pengumpulan data dikelompokkan lalu dianalisis menggunakan teknik analisis data model interaktif yang dikemukakan oleh Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk perilaku tantrum yang ditunjukkan anak di KB Anyelir yaitu merupakan jenis verbal frustration tantrum dan temperamental tantrum dengan mengalami perilaku menangis dan menjerit dikarenakan anak tidak bisa menyampaikan keinginan perasaannya dan (2) Strategi guru dalam mengatasi tantrum anak usia dini yaitu memberikan ruang untuk anak meluapkan emosinya disertai pengawasan oleh guru sampai anak merasa tenang dan dapat berkomunikasi dengan guru mengenai penyebab dan keinginan anak yang tidak dapat tersampaikan olehnya. Dengan itu bisa ditarik sebuah Kesimpulan jika perilaku tantrum yang terjadi pada perilaku anak menjerit-jerit dan menangis dan pelaksanan guru mengatasi tantrum dengan memberi ruang untuk anak meluapkan emosinya disertai pengawasan.
Pengembangan Modul Ajar PTK Sumarni, Sri; Andika, Windi Dwi; Kartika, Wilda Isna; Rukiyah, Rukiyah; Septiani, Yin Yin; Carisa, Aulia; Angraini, Melisa Nabima; Oktarina, Rizki
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6411

Abstract

Pentingnya modul Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) terletak pada kemampuannya mendukung pengembangan kompetensi profesional calon guru. Namun, hingga saat ini, belum tersedia modul ajar yang terintegrasi antara teori dan praktik untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul PTK yang valid bagi mahasiswa PPG di FKIP UNSRI. Menggunakan metode Research and Development (R&D) hingga tahap expert review, validitas modul ini dinilai oleh ahli materi (89,28%), ahli media (88,33%), dan ahli bahasa (97,91%). Modul yang dikembangkan tidak hanya memadukan teori dan studi kasus, tetapi juga dirancang untuk praktis digunakan dalam pembelajaran nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini dapat membantu mahasiswa PPG merancang dan melaksanakan PTK secara efektif, sekaligus mendukung peningkatan kompetensi profesionalisme mereka sebagai calon guru. Implikasi praktisnya, modul ini memberikan panduan aplikatif dalam pelaksanaan PTK, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
PELATIHAN PEMANFAATAN PERMAINAN INTERAKTIF BERBASIS HUTAN KALIMANTAM DALAM MENSTIMULASI MOTORIK ANAK USIA DINI DI SAMARINDA Kartika, Wilda Isna; Maghfirah, Febry; Azzahra, Vira; Hasnur, Reyzia Anggriani
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v9i1.8601

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru PAUD di Kota Samarinda dalam menerapkan permainan interaktif berbasis Hutan Tropis Lembap dan Lingkungannya (HTLL) untuk menstimulasi motorik kasar anak usia dini. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, simulasi, dan praktikum, dengan melibatkan 3 lembaga PAUD mitra, 15 guru, dan 90 anak usia 3–6 tahun. Evaluasi dilakukan melalui observasi, angket, dan wawancara, baik saat maupun pasca kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam mengintegrasikan permainan berbasis lingkungan ke dalam pembelajaran (85%), serta peningkatan kemampuan motorik kasar anak seperti keseimbangan, koordinasi, dan keberanian (80%). Program ini terbukti efektif sebagai model pembelajaran kontekstual yang memadukan aspek edukatif dan pelestarian lingkungan, serta dapat direplikasi di wilayah lain yang memiliki potensi ekosistem lokal.
Enhancing Early Childhood Mathematical Skills through Contextual Digital Game-Based Learning: Evidence from the BEKANTAN Intervention in Indonesia Maghfirah, Febry; Kartika, Wilda Isna; Hasnur, Reyzia Anggriani; Azzahra, Vira; Pertiwi, Adharina
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2025.102-07

Abstract

Early mathematical skills are crucial predictors of children's future success, yet they are often insufficiently stimulated during early childhood. This study investigates the effect of the digital game ``BEKANTAN''—an acronym for Bermain Matematika di Hutan Kalimantan (Playing Math in the Kalimantan Forest)—on the early math abilities of children aged 5–6 years in early childhood education. The study focuses on number knowledge, operations, geometry, algebra, measurement, and data analysis. This quantitative study used a pre-experimental One Group Pretest–Posttest Design. A total of 17 children were purposively selected from a population of 65, based on underdeveloped mathematical skills. Data were collected using a validated observation instrument and analyzed with SPSS 22, employing t-tests after normality and homogeneity tests. The results showed a significant increase in children's early math skills after using the ``BEKANTAN'' game, with a p-value of 0.001. This indicates the effectiveness of digital games in supporting foundational mathematical development in early learners. The study highlights the potential of integrating context-based digital learning tools into early childhood education to make abstract mathematical concepts more concrete and engaging. The findings are significant for educators and curriculum developers seeking innovative approaches to early childhood instruction. However, the study's limitations include its small sample size and lack of a control group, which may affect the generalizability of results. Future research should involve larger, randomized samples and explore the game's impact on other developmental domains. Additionally, expanding the content of digital games to include environmental and cultural elements—such as Kalimantan’s biodiversity—may enrich children's learning experiences while promoting local knowledge.