Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Hubungan Busy Book terhadap Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia1-2 Tahun Di Posyandu Loa Pari Handayani, Septia Nur; Satriana, Malpaleni; Kartika, Wilda Isna; Andika, Windi Dwi
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4269

Abstract

Media busy book menjadi suatu media inovatif dan efektif untuk menstimulasi perkembangan anak yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan anak. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara busy book dengan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 1-2 tahun. Metode yang dipakai adalah kuantitatif dengan jenis korelasional. Data dikumpuulkan dengan skala likert dan observasi, serta analisis data dengan korelasi pearson. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta di Posyandu Loa Pari yang berusia 1-2 tahun dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Nilai signifikansi yang diperoleh dari hasil uji korelasi pearson adalah sebesar 0,003 > 0,05 yang menunjukkan bahwa ditemukan hubungan antara kedua variabel. Kemudian tingkat hubungan antara kedua variabel ada di tingkat hubungan yang kuat, yaitu dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,773. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara media busy book dengan kemampuan bahasa ekspresif pada anak usia 1-2 tahun di Posyandu Loa Pari dengan tingkat hubungan antara kedua variabel ada di tingkat yang kuat. Diharapkan para pendidik dapat menjadikan busy book sebagai salah satu alat untuk mendorong perkembangan bahasa anak.
Analisis Video Animasi dalam Kemampuan Bahasa Daerah pada Anak Usia Dini Pertiwi, Adharina Dian; Kartika, Wilda Isna; Istiqomah, Nur; Hidayah, Annisa Mustikhatul
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5412

Abstract

Bahasa merupakan alat penting bagi setiap individu dalam mengembangkan social skill dengan orang lain. Bahasa daerah memiliki urgensi dalam pengenalannya sebelum anak diperkenalkan bahasa yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis video animasi pembelajaran bahasa daerah Kutai pada anak usia dini dalam meningkatkan perkembangan bahasa. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode survey. Teknik analisis data menggunakan study deskriptif melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang berpedoman dengan instrumen penilaian. Teknik sampling yang digunakan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 14 lembaga yang tersebar pada tiga Kota/Kabupaten yang terdiri dari 209 anak TK kelompok B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi berpengaruh dalam pembelajaran bahasa daerah pada anak usia dini berdasarkan peningkatan hasil pretest dan posttest. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pembelajaran bahasa daerah pada anak usia dini tidak terlepas dari beberapa faktor yang berpengaruh yaitu jenis kelamin, usia, suku orang tua dan daerah tempat tinggal anak.
Pengembangan Modul Ajar PTK Sumarni, Sri; Andika, Windi Dwi; Kartika, Wilda Isna; Rukiyah, Rukiyah; Septiani, Yin Yin; Carisa, Aulia; Angraini, Melisa Nabima; Oktarina, Rizki
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6411

Abstract

Pentingnya modul Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) terletak pada kemampuannya mendukung pengembangan kompetensi profesional calon guru. Namun, hingga saat ini, belum tersedia modul ajar yang terintegrasi antara teori dan praktik untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul PTK yang valid bagi mahasiswa PPG di FKIP UNSRI. Menggunakan metode Research and Development (R&D) hingga tahap expert review, validitas modul ini dinilai oleh ahli materi (89,28%), ahli media (88,33%), dan ahli bahasa (97,91%). Modul yang dikembangkan tidak hanya memadukan teori dan studi kasus, tetapi juga dirancang untuk praktis digunakan dalam pembelajaran nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ini dapat membantu mahasiswa PPG merancang dan melaksanakan PTK secara efektif, sekaligus mendukung peningkatan kompetensi profesionalisme mereka sebagai calon guru. Implikasi praktisnya, modul ini memberikan panduan aplikatif dalam pelaksanaan PTK, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
The roles of parents in supporting early childhood with ADHD and dyslexia to overcome learning difficulties Yulsi, Yulsi; Ivaniarahma, Ivaniarahma; Aprilia, Putri Dewi; Afifah, Dhita; Pertiwi, Adharina Dian; Kartika, Wilda Isna
Journal of Early Childhood Care and Education Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jecce.v8i2.12252

Abstract

Parents play a crucial role for children learning success, especially for early childhood. Their role is particularly important for early childhood with special needs, including ADHD and dyslexia. Therefore, this study aims to explore the role of parents in supporting early childhood with ADHD and dyslexia to overcome their learning difficulties. The study used a qualitative approach, involving two children: an ADHD child and a dyslexia child, as well as their parents and therapists as the main participants. Data collection was conducted through semi-structured interviews and observation during therapy sessions at Rumah Terapi Liliput Samarinda and Anisa Therapy Center Samarinda. The results showed that the role of parents includes five important aspects: recognition support, psychological support, practical support, knowledge support, and community support. Children showed progress, such as increased vocabulary, reading and writing skills, focus improvement, and motor skills. However, challenges remain occur, particularly from insufficient inclusive school environment and the limited public understanding of ADHD and dyslexia. Thus, the pro-active parents and their understanding of their roles is an important key in support their children to overcome their learning barriers and promote optimal development.
Peran Guru Dalam Memfasilitasi Interaksi Sosial Anak Autis di Kelas Yolandha, Mayang Rehza; Ivarianti, Krisna; Kamilla, Khairunnisa Nazwa; Alifia, Nayla Aura; Christina, Nova; Kartika, Wilda Isna; Pertiwi, Adharina Dian
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 4 Periode September - November 2025
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i4.1381

Abstract

Disability includes a range of conditions that affect an individual’s ability to interact within society. In autistic children, difficulties in communication and social interaction are the primary challenges that affect classroom participation. This study explores the role of teachers in facilitating social interaction among autistic children in an early childhood education setting. Using a descriptive qualitative case study, data were collected through observations, interviews, and documentation. The analysis involved data reduction, data presentation, and verification. Findings show that the two autistic children observed still relied heavily on teacher support, with limited reciprocal interaction. Teachers acted as facilitators, motivators, mentors, and evaluators by providing structured guidance and emotional support. The novelty of this study lies in its focus on real classroom interactions in PAUD settings and the adaptive strategies teachers use based on the child’s autism severity. Practically, the study highlights the need for professional development for early childhood teachers in inclusive communication strategies and play-based social facilitation. Future research is recommended to explore alternative pedagogical approaches and collaborative models involving teachers, therapists, and parents.
The Application of Bead-Stringing Play in Stimulasting Fine Motor Skills of Children Aged 4-5 Years at TK Al-Kautsat Bontang Zain, Syarifah Zafira; Anjarwati, Fitri; Kartika, Wilda Isna
Al Hikmah Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 9 No 2 (2025): IJECIE
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v9i2.1192

Abstract

This study aims to describe the implementation of bead-stringing play activities as a solution to stimulate the fine motor skills of children aged 4–5 years at TK Al-Kautsar Bontang and to identify the teacher’s role in providing stimulation that enables children to gradually develop their fine motor abilities according to their individual capacities. The research employed a descriptive qualitative method with 10 Class A children and 1 teacher as the subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The bead-stringing activities were carried out through five stages: introduction to the activity, texture introduction, free bead-stringing, structured ABAB patterns, and structured AABB patterns. The results of the study show that providing different stimuli at each process effectively encouraged the development of eye–hand coordination, finger control, accuracy, concentration, and children’s independence. The activities, conducted regularly two to three times a week with teacher assistance, proved effective in stimulating the fine motor skills of children aged 4–5 years. Bead-stringing can be used by teachers as a gradual strategy to stimulate children’s fine motor development, especially for children who still need practice with focus and hand flexibility. The teacher plays an important role by providing demonstrations, guidance, and variations of materials, making the activity more engaging and enjoyable. The teacher’s sensitivity in observing each child’s abilities also enables the gradual adjustment of stimuli.