Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE PADA BALITA DI KELURAHAN CEMPAKA BANJARBARU hammad, hammad
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 4 No 2 (2016): JURNAL CITRA KEPERAWATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.714 KB) | DOI: 10.31964/jck.v4i2.46

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Diare merupakan masalah klasik kesehatan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. DataPuskesmasCempaka BanjarbaruKalsel tahun 2013 menunjukkan tingginya angka kejadian diare pada anak usia 1-4 tahun di kelurahan Cempaka Banjarbaru Kalsel. Tujuan penelitian ini menilai pengetahuan ibu balita terhadap diare pada anak. Metode : Penelitian bersifat deskriptif dengan sampel 51 responden dengan teknik purposive sampling dan dianalisa secara deskriptif. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pengetahuan ibu baik (45 %).  Kesimpulan: Peningkatan pengetahuan masyarakat Kelurahan Cempaka harus terus ditingkatkan karena peningkatan pengetahuan akan menimbulkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan dan penanganan mandiri pada penyakit diare.  
Analisis Faktor Individu Terhadap Risiko Penyalahgunaan Napza Pada Remaja syarniah, syarniah; Wilutono, Nasrullah; Hammad, Hammad
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 11 No 2 (2023): JURNAL CITRA KEPERAWATAN Edisi : Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jck.v11i2.337

Abstract

Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa “ Indonesia berada dalam kondisi Darurat Narkoba” yang berarti penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba berada pada tingkat kerawanan yang tinggi. Pada tahun 2015 sudah terdapat 4.030 juta orang telah menjadi pengguna Narkoba, dan menyebabkan kematian 33 orang perhari. Penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza) sudah merambah pada berbagai tingkat usia termasuk anak sekolah dan remaja. Penelitian ini menganalisis faktor individu yang berhubungan dengan risiko penyalahgunaan napza pada remaja di Desa Bincau Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Metode penelitian survey analitik. Populasi penelitian remaja yang berusia 12 – 19 tahun yang belum menikah. Tehnik sampling total sampling. Jumlah sampel 95 responden. Instrumen penelitian kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman rank. Hasil penelitian didapatkan Faktor individu yang mempengaruhi risiko penyalahgunaan NAPZA pada remaja pada kategori rendah 87 responden (91,6 %) dan kategori tinggi 8 responden (8,4 %). Risiko penyalahgunaan NAPZA pada remaja pada kategori tidak pengguna 89 responden (94 %), tahap coba-coba 1 responden (1%), pemakaian regular 1 responden (1%), ketagihan 1 responden (1%), dan ketergantungan 2 responden (2%). Ada hubungan yang sempurna antara faktor individu dengan risiko penyalahgunaan NAPZA, ρ =0,000 ; α, r = 0,856 . Keluarga dengan anak remaja penyalahgunaan napza diharapkan segera membawa anaknya untuk melakukan rehabilitasi ke tempat pelayanan kesehatan atau melalui Badan Narkotika Kabupaten/Kota. Abstract The Indonesian government stated that "Indonesia is in a state of drug emergency" which means that drug abuse and illicit trafficking is at a high level of vulnerability. In 2015, 4,030 million people were drug users, and this resulted in the death of 33 people per day. Abuse of narcotics, psychotropic substances and addictive substances (drugs) has spread to various age levels, including school children and teenagers. This study analyzes individual factors related to the risk of drug abuse among adolescents in Bincau Village, Martapura District, Banjar Regency, South Kalimantan Province. Analytical survey research method. The research population is teenagers aged 12 – 19 years who are not married. Total sampling technique. The total sample is 95 respondents. Questionnaire research instrument. Data analysis used the Spearman rank statistical test. The research results showed that individual factors that influence the risk of drug abuse in adolescents were in the low category 87 respondents (91.6%) and in the high category 8 respondents (8.4%). The risk of drug abuse among teenagers in the category of non-users is 89 respondents (94%), trial and error stage is 1 respondent (1%), regular use is 1 respondent (1%), addiction is 1 respondent (1%), and dependency is 2 respondents (2 %). There is a perfect relationship between individual factors and the risk of drug abuse, ρ =0.000; α, r = 0.856 . Families with teenage children who abuse drugs are expected to immediately take their children for rehabilitation to a health service or through the Regency/City Narcotics Agency.
Analysis Of Factors Affecting Stroke Patients' Adherence To Treatment Programmes Aty, Yoany Maria Vianney B.; Hammad, Hammad; Sambriongt, Maria
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 12 No 1 (2024): JURNAL CITRA KEPERAWATAN Edisi : June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jck.v12i1.347

Abstract

Stroke occupies the first place as the deadliest disease in Indonesia. Data on the number of ischaemia stroke patients is 1117 patients. There are approximately 104 patients who do not make a return visit after being discharged from the hospital. The purpose of this study was to determine the factors that influence patient compliance with the treatment programme in outpatients with stroke. This study is a quantitative study with a crosectional research design. The sample determination in this study used total sampling of the average number of patient visits for 3 months. The number of samples taken was 63 patients. Statistical tests used in this study were chi square test and logistic regression test. Based on the results of the multivariate test, the variables that influence compliance with the treatment program for patients with ischaemia stroke are trust in health workers with a p-value of 0.000, family support with a p-value of 0.000, and self-efficacy with a p-value of 0.001. The conclusion of this study is that trust in health workers, family support and self-efficacy greatly affect the treatment program of patients with ischaemia stroke. The author hopes that families and health workers can provide good support and understanding to patients in following the existing treatment programme
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TELOK SELONG ULU DALAM DETEKSI DINI HIPERTENSI hammad, hammad; Ainun Sajidah; Rahmani; Rizkan Azhima; Rima Dewi; Nad’wa Huda
JURNAL RAKAT SEHAT (JRS) : Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Rakat Sehat
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jrs.v4i2.102

Abstract

Hypertension is one of the leading non-communicable diseases posing a serious public health threat in Indonesia, especially in South Kalimantan, which has the highest national prevalence. Telok Selong Ulu Village in Banjar Regency is among the areas with a significant number of hypertension cases. The lack of public knowledge and awareness about the signs and symptoms of hypertension, along with the limited skills of health cadres in conducting early detection, are major challenges. This community service program aimed to empower local health cadres and residents through education and training on hypertension and early detection techniques using medical devices. The activities included health education sessions, demonstrations of how to use digital blood pressure monitors, and checks for blood sugar, cholesterol, and uric acid levels. Results showed an increase in both knowledge and skills among participants in identifying hypertension independently. High enthusiasm was observed during hands-on practice, indicating the success of a participatory approach in promoting health awareness. It is hoped that the community will apply the acquired knowledge in daily life to prevent complications and reduce the prevalence of hypertension at the local level..
Masa Depan Industri Travel Agent di Indonesia: Peluang dan Tantangan di Era Digital Indrajaya, Titus; Agustin, Dinni; Hammad, Hammad; Bayu, Ricky; Tafrizi, Tafrizi; Nuryanah, Nuryanah
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v9i1.5351

Abstract

Industri travel agent di Indonesia menghadapi transformasi yang signifikan seiring dengan kemajuan teknologi digital yang mengubah cara konsumen merencanakan dan memesan perjalanan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini disampaikan dengan menggunakan metode zoom meeting berupa Webinar/Talkshow kepada 120 peserta offline dan 50 peserta online mengenai topik tersebut diatas, yang mengeksplorasi peluang dan tantangan yang dihadapi oleh travel agent di era digital, dengan fokus pada perubahan perilaku konsumen, perkembangan teknologi, dan persaingan dengan platform online. Peningkatan jumlah pengguna internet dan aksesibilitas teknologi memberikan peluang besar bagi travel agent untuk menjangkau pasar yang lebih luas serta menawarkan layanan yang lebih personal melalui pemanfaatan big data dan AI. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah persaingan yang ketat dari Online Travel Agents (OTAs) yang menawarkan kemudahan dan harga kompetitif, serta perubahan perilaku konsumen yang semakin mandiri dalam mencari dan memesan layanan perjalanan. Selain itu, banyak travel agent yang masih kesulitan beradaptasi dengan teknologi baru, yang dapat menghambat pertumbuhan mereka. Untuk tetap bersaing, travel agent disarankan untuk menerapkan strategi digitalisasi, menjalin kolaborasi dengan platform online, dan meningkatkan pelatihan serta pengembangan sumber daya manusia. Kesimpulan dari kegiatan webinar ini menekankan bahwa kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dalam industri sangat penting agar travel agent dapat memanfaatkan peluang yang ada dan tetap relevan di pasar yang dinamis dan kompetitif. Kata kunci: industri travel agent, online travel agents (OTAs), digitalisasi, peluang, tantangan, Indonesia.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Mendeley Dalam Penulisan Literasi Referensi Dan Produktivitas Akademik URINDO Jakarta Timur Yulianti, Sri; Hammad, Hammad; Indrajaya, Titus; Sova, Maya; Rushadiyati, Rushadiyati; Rosmiati, Eros
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 14, No 3 (2024): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v14i3.5171

Abstract

Menulis sitasi merupakan salah satu komponen terpenting dalam rangka meningkatkan kualitas karya tulis ilmiah mahasiswa. Mendeley desktop adalah platform yang menyediakan berbagai jenis kutipan dalam penulisan ilmiah standar. Namun seringkali dalam penulisan kutipan, siswa masih menggunakan cara manual dengan menyortir nama penulis dari sumber yang diambil dan judul baik penomoran maupun abjad. Untuk itu perlu diadakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan penggunaan Mendeley Batch 2 dalam penulisanproposal dan skripsi bagi mahasiswa FMB dan FAB serta umum. Kegiatan ini berlangsung selama 1 hari di lt 3 Gedung A Universitas Respati Indonesia (URINDO). Peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan ini sebanyak 30 orang, dengan rincian semester 3, 5, dan 7 sebanyak 30 siswa. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, praktik, dan diskusi. Dampak dari pelatihan ini mahasiswa memiliki pemahaman dan keterampilan dalam mengoperasikan aplikasi Mendeley untuk pengelolaan referensi daftar pustaka. Disarankan agar kegiatan ini tidak hanya pelatihan tetapi dapat ditindaklanjuti dengan berbagai workshopdan pelatihan lainnya serta dapat menggunakan aplikasi Mendeley untuk mengerjakanberbagai bentuk penulisan ilmiah, jurnal, proposal, tesis. Dan disertasi. Kata Kunci: Aplikasi Mendeley, Literasi, Referensi, Produktivitas, Penulisan
Pelatihan Membentuk Ekuitas Merek Dapat Meningkatkan Margin Penjualan Pada Bisnis Industri Kopi Nako Di Kalisari, Pasar Rebo Rebo Jakarta Timur Brata Ismaya, Sakti; Yulianti, Sri; Indrajaya, Titus; Hammad, Hammad; Rushadiyati, Rushadiyati; Supriyani, Mei
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 14, No 1 (2024): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v14i1.4192

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini untuk memberikan edukasi tentang bisnis industri kopi yang membentuk Brand Equlity. Dalam masa yang belum pandemi ini banyak permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat skala mikro khususnya para pelaku usaha yang masih kesulitan dalam melakukan brand equity pada produknya, melihat permasalahan tersebut maka perlu adanya kegiatan PKM ini, dengan langkah-langkah yang dapat dilakukan. upaya kewirausahaan untuk memberdayakan para pelaku usaha industri kopi di kafe, kedai kopi dan kedai atau kedai kopi dalam membentuk ekuitas merek untuk meningkatkan margin penjualan dalam pemasaran offline dan digital. Metode yang digunakan adalah metode pembelajaran dalam pelatihan bagaimana menciptakan ekuitas merek yang dapat meningkatkan penjualan. Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan upaya pengembangan kewirausahaan bagi mahasiswa dan pelaku usaha industri kopi skala mikro berbasis digital. Dan dapat ditempuh dengan mengikuti pelatihan offline, melakukan pemasaran offline dan online dalam aplikasi digital, memperoleh tips sukses membentuk ekuitas merek secara offline melalui workshop dan sosialisasi secara bertahap hingga membentuk ekuitas merek karena menjadi kekuatan merek yang menjanjikan nilai yang diharapkan konsumen bagi konsumen. suatu produk sehingga pada akhirnya konsumen akan merasakan kepuasan yang lebih jika dibandingkan dengan produk lainnya. Sebuah merek dituntut untuk memiliki ekuitas yang tinggi. Kemajuan teknologi memudahkan produk untuk direplikasi. Konsumen dihadapkan pada terlalu banyak pilihan, namun sayangnya informasi mengenai kualitas produk di pasaran sangat minim. Merek yang kuat akan menjanjikan konsumen untuk mendapatkan nilai yang lebih tinggi dan tentunya hal ini akan menjadi bahan perbandingan bagi konsumen dalam memilih merek tertentu. Kata Kunci: Ekuitas Merek, Digital Marketimg, Margin Penjualan, Industri Kopi
Pengaruh Model Kepemimpinan Transformasional Perilaku Inovatif Terhadap Orientasi Entrepreneurship bagi Kinerja Bisnis UMKM Mekarjaya, Kota Depok Yulianti, Sri; Nuraini, Ani; Ismaya, Sakti Brata; Hammad, Hammad
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 13, No 4 (2023): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v13i4.3788

Abstract

Satu dekade terakhir era globalisasi, para pemimpin perusahaan menghadapi eskalasi dua hal baru: meningkatkan jangkauan global perusahaan dan kewirausahaan karena melakukan bisnis di luar batas-batas negara, dan secepat mungkin melakukan inovasi berbasis teknologi informasi. Penyebabnya ialah adanya indikasi relatif rendahnya tingkat prilaku inovasi. Peningkatan prilaku inovasi ditentukan oleh sumber daya manusia yang dimiliki oleh kewirausahaan. Prilaku Inovasi merupakan sebuah sikap dari individu yang memanfaatkan sumberdaya input berupa pengetahuan (knowledge), informasi dan pengalaman. Oleh karena itu, kunci utama keberhasilan dari sebuah prilaku inovasi terletak pada pengetahuan dan kualitas sumber daya manusia. Sumberdaya manusia disini tidak terlepas dari bagaimana leadership dari seorang entrepreneur dalam orentasi mengelola kinerja usaha yang digelutinya, sehingga memiliki keunggulan bersaing khususnya di era golobal ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan perilaku inovatif terhadap Orientasi Kewirausahaan (Entrepreneurshp) untuk mengerakkan sumber daya manusia di bisnis. Populasi dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif dan kualitatif adalah seluruh wirausaha primer dan sekunder yang berjumlah 5 dengan kriteria: (a) Memiliki anggota minimal 10 orangs, (b) Aktif dan menjalankan wirausaha 3 tahun berturut-turut, (c) Memiliki lebih dari dua unit usaha. (d) Memiliki aset di atas 10 juta. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 peserta. Metode penelitain kuantitatif dengan analisis data primer yang bersumber dari kuesioner. Analisis data dan pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Structural Equation Model (SEM). Penelitian mengunakan; variabel Kepemimpinan Transformasional dan prilaku inovatif berpengaruh signifikan terhadap Orientasi Kewirausahaan di Bisnis (H1). Variabel Kepemimpinan Transformasional dan perilaku inovatif tidak berpengaruh signifikan terhadap kewirausahaan di bisnis (H0). Kata kunci: E-Leadership; Entrepreneurshp; Transformasional; Bisnis; Analisis SEM
Membangun Kepuasan Pelanggan Jamaah Umroh Melalui Aktivitas Komunikasi Pemasaran dan Persepsi Harga Rahman, Syafiq Fadlu; Saggaff Shihab, Muchsin; Hammad, Hammad
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 13, No 3 (2023): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v13i3.3482

Abstract

Studi ini bertujuan menganalisis bagaimana komunikasi pemasaran, kualitas layanan, dan persepsi harga memengaruhi kepuasan pelanggan. Dengan menggunakan analisis faktor konfirmatori orde kedua dan partial least square (SOCFA-PLS), penelitian ini melibatkan 856 konsumen yang dipilih secara acak, dengan 90 responden. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran, kualitas layanan, dan persepsi harga secara signifikan dan sebagian memengaruhi kepuasan pelanggan. Penelitian ini mencapai daya penjelas yang tinggi sebesar 96,1%, mengindikasikan model yang kuat. Memperkuat strategi pemasaran melalui aktivitas komunikasi yang efektif menjadi penting untuk kepuasan. Selain itu, meningkatkan kualitas layanan memainkan peran vital. Persepsi harga, yang mencerminkan keadilan, juga berdampak pada tingkat kepuasan. Penelitian ini menekankan interaksi faktor-faktor tersebut dalam membentuk kepuasan pelanggan, memberikan wawasan berharga bagi bisnis untuk meningkatkan strategi dan pengalaman pelanggan. Kata kunci: Komunikasi Pemasaran, Kualitas Pelayanan, Persepsi Harga, Kepuasan Pelanggan
Pelatihan Membuat Telur Asin Rempah Produk Rumahan Berbasis UMKM di Kelurahan Mekar Jaya, Kota Depok Sova, Maya; Yulianti, Sri; Agustin, Dinni; Hammad, Hammad; Indrajaya, Titus; Suryani, Mei; Suryanih, Suryanih
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v10i2.7900

Abstract

Salted herbal eggs are a traditional processed food product with significant economic potential to be developed as a home-based micro, small, and medium enterprise (MSME). This community service program aimed to enhance the knowledge and skills of the residents of Mekar Jaya Village, Depok City, in producing high-quality herbal salted eggs as a viable home industry product. The program involved 52 participants consisting of housewives, youth organization members (Karang Taruna), and MSME actors. The implementation methods included lectures, demonstrations, hands-on practice, and evaluation using pre-test and post-test instruments. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge across several aspects, including production techniques, food hygiene, marketing strategies, and basic financial management. The highest improvement was observed in marketing and branding competencies. Post-training monitoring indicated that 88% of participants successfully initiated small-scale production and were able to market their products locally through both offline and online channels. This program demonstrates that practice-based training combined with continuous mentoring is effective in empowering communities and fostering the development of sustainable MSMEs. The findings are expected to contribute to local economic development and provide a replicable model for community-based entrepreneurship programs