Claim Missing Document
Check
Articles

Teks Berwawasan Kecerdasan Ekologis dalam Pembelajaran Bahasa sebagai Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Islam Isnanda, Romi; Azkiya, Hidayati; Rinaldi, Rio
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).7926

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan peran teks berwawasan kecerdasan ekologis dalam pembelajaran bahasa sebagai alternatif penanaman nilai-nilai pendidikan islam. Metode yang digunakan adalah analisis konsep dan dianalisis menggunakan content analysis. Penelitian ini menghasilkan, yaitu: Pertama, kemajuan teknologi yang berkembang begitu pesat, bukan berarti harus menganulir karakter kepedulian yang ada pada manusia sehingga tatap berada dalam koridor nilai-nilai pendidikan Islam. Kedua, wawasan kecerdasan ekologis atau kecerdasan ekologis tidak hanya terintegrasi atau diamanahkan pada bidang ilmu atau mata pelajaran tertentu, melainkan dibebankan pada setiap bidang ilmu atau mata pelajaran di setiap jenjang pendidikan. Ketiga, wujud nyata penanaman kecerdasan ekologi dapat diintergrasikan dengan nilai-nilai pendidikan Islam pada pelajaran bahasa Indonesia dengan teknis pemanfaatan teks berwawasan kecerdasan ekologis. Keempat, pemanfaatan teks berwawasan kecerdasan ekologis untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam melalui perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan. Penelitian ini berkontribusi dalam mengembangkan wawasan kecerdasan ekologis dalam pembelajaran bahasa dengan nilai-nilai pendidikan Islam.
PANDANGAN ORANG TUA, TOKOH MASYARAKAT, DAN GURU SEKOLAH DASAR MENGENAI ISU LGBT DALAM PERSPEKTIF BUDAYA MINANGKABAU SERTA UPAYA PENCEGAHANNYA M. Sayuti; Ayu Nor Azilah Binti Mohamad; Ade Sri Madona; Hidayati Azkiya
Cerdas Proklamator Vol 14 No 1 (2026): JURNAL CERDAS PROKLAMATOR
Publisher : Study program PGSD FKIP Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/cerdas.v14i1.379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan orang tua, tokoh masyarakat, dan guru sekolah dasar terhadap isu LGBT dalam perspektif budaya Minangkabau serta upaya pencegahannya. Budaya Minangkabau yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABSSBK) memiliki nilai-nilai sosial, budaya, dan agama yang menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas orang tua, tokoh masyarakat, dan guru sekolah dasar di Sumatera Barat yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memandang LGBT sebagai perilaku yang tidak sesuai dengan norma agama, adat, dan budaya Minangkabau. Upaya pencegahan yang dianggap efektif meliputi penguatan pendidikan agama, pembinaan karakter dalam keluarga, pengawasan penggunaan media digital, peningkatan peran sekolah, serta keterlibatan lembaga adat dan masyarakat dalam pembinaan generasi muda. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat ketahanan moral dan budaya generasi muda sesuai nilai-nilai budaya Minangkabau.
Digital technology integration in literature learning to enhance students’ reading interest Syofiani, Syofiani; Naini, Ineng; Azkiya, Hidayati; Morelent, Yetty; Aman, Mohd Salleh
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 10 No. 3 (2026): IRJE |Indonesian Research Journal in Education| in Progress|
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kdk7ae32

Abstract

This study examined students’ perceptions of digital technology integration in literature learning, focusing on their interest in reading digital literature, the influence of social media, the use of digital literature applications, technology-supported learning experiences, and understanding of literature through digital content. The study employed a descriptive quantitative design using a survey approach. Data were collected through a questionnaire with 30 statements organized into five indicators, rated on a five-point response scale. The responses were analyzed using descriptive statistics to identify patterns across the measured dimensions. The findings revealed generally favorable perceptions of digital technology in literature learning. Students regarded digital content as particularly helpful in understanding literary works and reported positive experiences with technology-supported activities and social media. However, their engagement with applications specifically designed for literary reading was comparatively limited. These findings suggest that students are more familiar with general digital platforms than with specialized literature applications. Digital technology can enrich literature learning when teachers connect it with purposeful reading, discussion, interpretation, and creative-response activities. Teacher guidance, equitable access, and appropriate instructional design remain essential to ensuring meaningful and inclusive implementation.