Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Kunci Sukses Komunikasi Perawat dalam Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Mira Asmirajanti; Ety Nurhayati; Widia Sari
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 10 No 1 (2022): Dunia keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.007 KB) | DOI: 10.20527/jdk.v10i1.26

Abstract

Pendahuluan: Perawat sebagai petugas kesehatan berperan penting dalam peningkatan kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat. Perawat harus memberikan informasi dan pendidikan kesehatan secara terus menerus dengan menggunakan komunikasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komunikasi verbal dan non-verbal perawat dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif secara potong lintang. Responden dipilih secara purposive sampling dari masyarakat di sekitar Bandung dan Jakarta. Berjumlah 118 orang yang dipilih secara insidental, pernah mendapat pelayanan kesehatan di rumah sakit atau puskesmas, berusia lebih dari 20 tahun. Sebelum pengumpulan data mereka diberikan gambaran tentang komunikasi verbal dan non-verbal. Responden yang bersedia dilanjutkan pada pengumpulan data dengan kuesioner elektronik dan dianalisis secara deskriptif dan statistik inferensial. Hasil: Median komunikasi verbal dan non-verbal perawat umunya baik, 34.18% dan 19.61%. Median upaya peningkatan kesehatan juga baik, 50.12%. Komunikasi verbal dan non-verbal perawat dalam pemberian pendidikan kesehatan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat adalah signifikan (p<0.000) dan berpengaruh yang kuat. Setiap kali perawat memberikan pendidikan kesehatan dengan baik dapat meningkatkan 0.743 kali kesehatan masyarakat. Kesimpulan dan saran: Komunikasi perawat yang baik pada pendidikan kesehatan akan meningkatkan kesehatan masyarakat. Komunikasi perawat harus terus ditingkatkan. Masyarakat yang telah mendapat pendidikan kesehatan diharapkan dapat memelihara dan mempertahankan kesehatannya sehingga biaya kesehatan efisien.
Pemberdayaan Peran Kader Posbindu Dalam Peningkatan Derajat Kesehatan Lansia berbasis Budaya Di Puskesmas Depok Mira Asmirajanti; Antia Antia; Erwan Baharudin; Gledys Oksecargra; Khairina Arare; Chairuni Shaliha Nurfitra; Evi Medina Oktavia; Ratu Dini Rahmawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4227

Abstract

Posbindu activities are promotional and preventive activities that involve the community. The planing, implementation, and monitoring, as well as assessments are carried out from and by the community. Skills of health cadres are required in posbindu activities. Improving the ability of cadres in communication and posbindu services as a forum for services to the elderly needs to be carried out, especially preventive and promotive. The method used in this service is counseling and training of health cadres who are expected to detect risk factors for the elderly with prevention as early as possible. The activity was held on November 10, 2022, attended by 17 cadres posbindu hebras, posbindu gelatik A, and posbindu flamboyan B. The results of the activity are known to have increased cadre knowledge about “warga emas“ elderly, herbal therapy, massage therapy, accupressure, and supplementary feeding of the elderly. Through community service activities, the empowerment of posbindu cadres, especially in communication, can increase motivation and provide information to the elderly community.
Implementation of Nursing Center in Improving the Quality of Nursing Higher Education in the Era of Society 5.0: Systematic Review Mira Asmirajanti; Antia Antia; Ratna Dewi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 2: June 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.462 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8i2.1814

Abstract

Nursing higher education is an institution that plays an important role in producing quality nurses, able to compete in the era of Society 5.0. Students need to be given training in educational laboratories. Nursing centers are integrated management in research, education, and nursing practice which are a place to produce competent nurses, although their existence can still be counted on. This study aims to determine the implementation of orphanages in improving the quality of higher education in nursing in the Era of Society 5.0. This study used a Systematic Literature Review of undergraduate data sources Pubmed, ScienceDirect, and Google, PICO search strategies, and full articles in pdf. The search results obtained 14586 articles from 2012 -2022, after reviewing the titles and abstracts, 60 articles were selected. Selected articles are assessed for feasibility, categorized, and adapted to the research theme. 24 articles were used for research and included in the PRISMA flowchart. Nursing Higher Education must carry out a transformation to improve the quality of service. The nursing center is a facility for learning, research, and student practice on evidence-based practices. Students have the necessary competencies to work effectively and efficiently, confidently, and use technology. Improving the quality of education is highly dependent on the learning process, operational management, and information systems. Virtual reality is a technological innovation used for student practice. Accreditation is carried out to improve the quality of education. Government and organizational support are needed to monitor and assess the application of professional standards and ethics.
Perawat Dalam Keperawatan Holistik Di Masa Pandemi Covid-19 Asmirajanti, Mira
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 9, No 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v9i02.5745

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia menyebabkan gangguan pada berbagai aspek kehidupan manusia baik fisik, psikologis, perekonomian, maupun kehidupan sosial. Perawat adalah salah satu tenaga kesehatan di garis depan dengan jumlah terbanyak dan kontak erat dengan klien selama 24 jam. Perawat merasa takut dan ragu dalam memberikan asuhan keperawatan. Perawat harus menjaga kesehatan dan keselamatan diri dan keluarga. Sehingga ditemukan permasalahan pada mitra adalah perawat adalah tenaga kesehatan yang berada di garis depan, takut dan ragu dalam memberikan asuhan keperawatan. Mereka juga khawatir menjadi pembawa virus Covid-19 bagi keluarganya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan upaya untuk peningkatan kemampuan perawat dalam keperawatan holistik. Solusi untuk permasalahan tersebut yaitu bekerja sama dengan Asean Lecturer Community (ALC)  melaksanakan seminar online menggunakan media zoom meeting Materi yang disampaikan tentang perawat dalam keperawatan holistik. Perawat dapat mengaplikasikan keperawatan holistik untuk meningkatkan imunitas tubuh dengan cara meditasi, melakukan senam Tai Chi, pijatan Kiropraksi, memakan dan minimum herbal yang sehat dan terus mendekatkan diri ke Maha Pencipta. Kegiatan ini diikuti oleh 104 partisipan perawat dan mahasiswa perawat dari negara Asean. Dari hasil pengabdian masyarakat ini didapatkan bahwa perawat dan mahasiswa perawat di negara Asean lebih memahami tentang keperawatan holistik. Mereka diharapkan dapat mengaplikasikan keperawatan holistik, memotivasi kliennya untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya dan mempercepat proses pemulihan bagi yang terkena virus Covid-19.
Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat Muslim Terhadap Kebersihan Melalui Media Penyuluhan Asmirajanti, Mira; Lusianah, Lusianah; Tamly, Wahyu
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2023): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.035 KB) | DOI: 10.20527/jdk.v11i1.248

Abstract

Pendahuluan: Kebersihan merupakan salah satu indikator dari kualitas kesehatan masyarakat, demikian juga bagi masyarakat muslim. Walaupun masyarakat muslim mengetahui bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, tetapi kenyataannya mereka berperilaku tidak bersih, dan lingkungannya kotor. Hal tersebut menyebabkan kualitas kesehatan kurang baik. Perawat sebagai salah satu petugas kesehatan dituntut untuk berperan serta dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam perilaku hidup bersih. Untuk kebutuhan tersebut memerlukan media promosi sebagai media sosialisasi. Tujuan: Mengembangkan media promosi PHBS untuk meningkatkan kesadaran masyarakat muslim Indonesia tentang pentingnya kebersihan, berupa media sosialisasi untuk dipublikasikan di Whatsapp, Instagram, atau Facebook. Metode: Penelitian ini menggunakan metode R&D yang terdiri dari 3 tahap. Tahap 1, mengidentifikasi target audience. Pencarian menggunakan google search dan google scholar. Tahap 2, membuat sketsa rancangan media. Tahap 3, digitalisasi sketsa untuk dipublikasikan di Whatsapp, Instagram, atau Facebook. Hasil: Populasi terbanyak pengguna sosial media di Indonesia adalah remaja usia 13-18 tahun, disusul oleh usia dewasa awal 19-34 tahun. Dari populasi tersebut menggunakan Whatsapp 88,7%, Instagram 84,8%, dan Facebook 81,3%. Faktor yang mempengaruhi sikap dan perilaku individu, diantaranya adalah pengetahuannya dan sistem nilai yang berlaku di lingkungan masyarakatnya. Sketsa yang dihasilkan berisi pesan utama “jangan pernah mengabaikan hal kecil”. Penelitian ini menghasilkan tiga item media yang siap untuk dipublikasikan di Whatsapp, Instagram, atau Facebook. Kesimpulan: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat masyarakat dipengaruhi oleh faktor pengetahuan dan sistem nilai yang berlaku di lingkungannya. Sehingga strategi komunikasi dari media penyuluhan sangat penting dan perlu diarahkan pada pemberian pengetahuan tentang pentingnya PHBS.
Pendekatan Simulasi Virtual Reality Dalam Pendidikan Keperawatan Lansia - Systematic Review Asmirajanti, Mira; Antia; Tamly, Wahyu
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2024): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jdk.v12i2.628

Abstract

Pelayanan keperawatan pada lansia sangat penting, dan peran perawat yang kompeten menjadi krusial. Salah satu metode untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam merawat lansia adalah melalui pemanfaatan teknologi Virtual Reality (VR). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pendekatan simulasi VR dalam pendidikan keperawatan lansia melalui Systematic Review. Sumber data berasal dari ScienceDirect, Pubmed, CINAHL, dan Google Scholar. Kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan PICO, mulai tahun 2018 hingga 2022. Dari 2241 artikel diidentifikasi, 46 artikel terpilih, dan 24 artikel dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi VR signifikan meningkatkan kompetensi mahasiswa, termasuk keterampilan klinis, kepercayaan diri, dan pemahaman anatomi fisiologis lansia. Simulasi VR efektif dalam pengajaran kebersihan oral, pencegahan pusing dan jatuh, aktivitas daily living. Selain itu, teknologi in juga membantu mengajarkan teknik relaksasi untuk mencegah stress dan depresi. Integrasi VR ke kurikulum pendidikan tinggi keperawatan memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam merawat lansia, sementara pelatihan tambahan bagi dosen memperkaya pendekatan pengajaran.
HUBUNGAN PELAYANAN KOMUNIKASI DAN EDUKASI PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RS MEDIROSSA CIKARANG Fatmayanti, Sri Ayu; Asmirajanti, Mira; Setiawati
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v10i2.1636

Abstract

Background: Nurses are the spearhead of patient recovery while in the hospital, providing good service through good communication and education so that patients feel satisfactory service. One effort to improve patient and family satisfaction is to implement nurse communication and education while patients are hospitalized. Patient satisfaction is one level of achievement of acceptance and response to health services in the form of communication, if nurses do not communicate well it will cause dissatisfaction in patients and families. Objective: To analyze the relationship between nurse communication and education and satisfaction at Medirossa Cikarang Hospital. The object of this study was inpatients at Medirossa Cikarang Hospital. The independent variable in this study was the Communication and Education services of nurses at Medirossa Cikarang Hospital and the dependent variable was patient satisfaction at Meddirossa Cikarang Hospital. Method: The research design used a cross-sectional method. The population of this study was all patients undergoing treatment in the inpatient room for >4 days at Medirossa Cikarang Hospital. The research was carried out from May to July 2023. The data collection technique was total sampling with a sample size of 141 respondents. Results: This study is based on the characteristics of respondents aged 46-55 years, namely 34 respondents (24.1%). The gender of the respondents is male, namely 85 respondents (60.3%), high school graduates, namely 71 respondents (50.4%), respondents as private workers as many as 45 respondents (31.9%). Communication and education of nurses to patients were found to be appropriate as many as 72 respondents (51.1%). Patient satisfaction was found to be satisfactory as many as 83 respondents (58.9%). Conclusion: There is a relationship between communication and education of nurses with patient satisfaction at Medirossa Cikarang Hospital with p value < 0,001. The results of this study indicate that there is a significant relationship between therapeutic communication and patient satisfaction levels.
Analisa Pelaksanaan Jenjang Karir Profesional Perawat Daniel Mada; Mira Asmirajanti; Setiawati Setiawati; Iin Inayah; Fauziah Rudhiati
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.88 KB) | DOI: 10.31539/jks.v5i2.3472

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the professional career path of nurses at the Manimeri Health Center, Teluk Bintuni Regency, West Papua Province. The research method used is qualitative research. The results obtained four themes: understanding of the career of professional nurses, the implementation of clinical authority has not been based on the career path of clinical nurses, nurses' expectations in evaluating the performance of career paths, obstacles faced in developing a professional nurse career path. In conclusion, the process of understanding the Clinical Nurse felt by the participants was not by the procedure; the career path determination process carried out at the Manimeri Health Center was not by the procedure, so the duties and authorities of each level of the Clinical Nurse should be different according to their jurisdiction, in the field implementation it is not by Clinical Nurse level, caused by the fact that every time there is a nursing action, it is not always the level of PK that should be. Keywords: Career Path, Credentials, Community Health Center Nurse
Pelaksanaan Handover Perawat dengan Komunikasi SBAR pada Pelayanan Keperawatan Nasrianti Nasrianti; Mulyati Mulyati; Setiawati Setiawati; Mira Asmirajanti; Gunawan Irianto
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.091 KB) | DOI: 10.31539/jks.v6i1.4222

Abstract

This study explores the handover implementation of SBAR communication in the 2000 service in the Surgery Room of the Y Regional General Hospital, Papua Province. The research design uses an exploratory phenomenological approach with a purposive approach. The results of this study obtained five themes: nurses' knowledge, understanding, constraints, the benefits of SBAR communication, and nurses' experiences. After researching changes in doing handovers using SBAR communication, namely, the implementation of handovers can be done in a short time, decreasing the number of unexpected events, there is a new Standard Operating Procedure (SOP) based on the theory used. Before the research, the random incidence rate was 60.2%; after the study, the Unexpected Events (KTD) rate was 55.13%. Handover implementation time before the research was obtained with a duration of 25 minutes; then, after it was done, it became 19 minutes. In conclusion, five themes were found, namely nurses' knowledge, nurses' understanding, nurses' constraints, benefits of SBAR communication, and nurses' experiences. Keywords: Handover, SBAR Communication, Nurse
Peningkatan Kapasitas Kader: Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Makanan Tambahan untuk Ibu Hamil di Posyandu Dahlia Harna, Harna; Asmirajanti, Mira; Rahmawati, Rahmawati; Nurshabrina, Nurshabrina; Permatasari, Bella Prisca; Ramadhanti, Kaylifa
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i2.1346

Abstract

Masa kehamilan merupakan periode penting yang membutuhkan perhatian khusus terhadap kebutuhan gizi untuk mendukung kesehatan ibu dan perkembangan janin. Kader posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil melalui pemantauan dan peningkatan status gizi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan ibu hamil melalui peningkatan keterampilan kader dalam pembuatan makanan tambahan di Posyandu Dahlia. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Posyandu Dahlia, Desa Kabasiran, Kabupaten Bogor pada September-Oktober 2024, melibatkan 26 kader. Program ini berfokus pada pelatihan pembuatan cookies inovatif menggunakan kombinasi tepung mocaf dan tepung ISP (Isolated Soy Protein). Evaluasi dilakukan melalui pre dan post test serta evaluasi langsung di lapangan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan kader, dari 24% sebelum intervensi menjadi 94% setelah pelatihan (p-value<0,05). Para kader menunjukkan kemampuan yang meningkat dalam berbagai aspek, termasuk pemilihan bahan, pengukuran yang akurat, dan pemahaman tentang higienitas dalam proses produksi. Kegiatan pendampingan juga menunjukkan antusias kader dalam mengimplementasikan pelatihan yang telah diperoleh sebelumnya. Kesimpulan pada kegiatan pengabdian ini yaitu pelatihan dan pendampingan yang dilakukan berhasil meningkatkan keterampilan kader dalam pembuatan makanan tambahan bagi ibu hamil. Saran untuk kegiatan selanjutnya perlu dilakukan pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal yang lebih bervariasi.
Co-Authors Abna, Inherni Marti Agus Riyanto Agustina, Noni Aliyupiudin, Yufi Am, Kaylifa Ramadhanti Anggraeni, Gita Anita Sukarno Anita Sukarno Antia Antia Antia Antia Antia Antia, Antia Antoni Antoni Any Kurniawati, Any Arif, Rizca Arifta, Refaldo Asti Puji Lestari Astrada, Adam Azizah, Anik Hanifatul Azzah, Fhasa Lifiansah Bahraini, Dwi Budi Mulyana Cesilia Chairuni Shaliha Nurfitra Clara Maria de Jesus Aparicio Daniel Mada Djuariah Chanafie Djuariah Chanafie Eff, Aprilita Rinayanti Eka Handayani Erwan Baharudin Ety Nurhayati Ety Nurhayati Evi Medina Oktavia Fahrudin, Arif Fatmayanti, Sri Ayu Fauziah Rudhiati Fitri Nadiya Gledys Oksecargra Gunawan Irianto Harna, Harna Ichwani, Arief Iin Inayah Iin Inayah, Iin Juita Amaral Khairina Arare Lia Amelia LILIS ROHAYANI Listia Handayani Lopulalan, Syaneti Lusianah Lusianah Lusianah, Lusianah Mahadewi, Erlina Puspitaloka Maratis, Jerry Melati Putri Kurnia Michele Valensia Tapilatu Muh Asrul Irawan, Andi Muhammad Rizki Rafliyanto Muliyadi, Mulyadi Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Muniroh, Muniroh Mustikawati, Intan Silviana Nasrianti Nasrianti Nurhayati, Ety Nurshabrina, Nurshabrina Oyoh, Oyoh Pamungkas, Fhasa Lifiansah Azzah Patricia R Rumondang Permatasari, Bella Prisca Pratama, Ariq Puspitaloka, Erlina Rahmawati, Rahmawati Ramadhan, Naufal Maulana Ramadhanti, Dwi Ramadhanti, Kaylifa Ratna Dewi Ratu Dini Rahmawati Rian Adi Pamungkas Rio Ardiyah Situmorang Rohayati, Lilis Romadhoni, Asisyafitri Rosya, Ernalinda Salamiyah, Barokatus Sari, Widia Setiawati Setiawati Setiawati Sherly Kalalo Shorayasari, Susi Siti Fatimah Zahra Sonia Sri Rusmini Supyono Supyono Susanto, Ratnawati Syahputra, Agung Dwi Syaneti Lopulalan Tamly, Wahyu Tubagus D.E. Abeng Venicia Eflin Vionalita, Gisely Virly Virda Verlina Widia Sari