p-Index From 2021 - 2026
10.145
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Anak Indonesian Journal of Educational Studies Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra BAHASA DAN SASTRA Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Mozaik Humaniora JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia KEMBARA JURNAL KONFIKS PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Ilmu Budaya Kandai Jurnal Pelita PAUD Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Humaniora JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Logat: Jurnal Bahasa Indonesia dan Pembelajaran Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Interference: Journal of Language, Literature, and Linguistics Jurnal Dedikasi Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Sinestesia Kafa’ah: Journal of Gender Studies Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Indonesian Journal of Social and Educational Studies DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra WAHANA LITERASI: Journal of Language, Literature, and Linguistics Bidik : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Sains dan Humaniora HUMAN: South Asian Journal of Social Studies Neologia: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia INSIGHT: Indonesian Journal of Social Studies and Humanities Indonesian Journal of Pedagogical and Social Studies Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM SENADA : Semangat Nasional Dalam Mengabdi PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA Asian Journal of Social and Humanities Jurnal Pelita PAUD V-Machine: Vocational and Mechanical Community Service Journal (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemerolehan Bahasa Anak Usia 3 Tahun 10 Bulan pada Bidang Fonologi, Sintaksis, dan Semantik Yuni Pailing; Juanda Juanda
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i1.2522

Abstract

Pemerolehan bahasa pada anak merupakan hal penting untuk dikaji. Pemahaman terhadap pemerolehan bahasa merupakan salah satu dasar yang tepat untuk mengajarkan bahasa kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak usia 3 tahun 10 bulan pada bidang fonologi, sintaksis, dan semantik. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan teknik rekam-catat. Subjek dalam penelitian ini adalah Arsyila Yumna (AY), anak perempuan berusia 3 tahun 10 bulan yang tinggal di Kota Parepare. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa AY telah mampu menyebutkan semua fonem vokal dengan tepat. Untuk fonem konsonan, pelafalannya sudah sempurna jika dilafalkan per-satuannya. Namun, masih ada kekeliruan dalam melafalkan dua konsonan dalam satu kata tertentu. Ditinjau dari bidang sintaksis, AY sudah mampu untuk mengucapkan kata dalam beberapa kalimat sederhana maupun kompleks. AY juga telah menunjukkan kemampuan menghasilkan berbagai variasi kalimat, seperti kalimat deklaratif, interogatif, imperatif, dan interjeksi. Sedangkan, dari aspek semantiknya, AY telah menunjukkan kemampuan untuk membedakan makna kata dan penggunaannya serta memahami kalimat atau konteks pembicaraan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi orang tua, guru, atau orang di sekitar anak dalam mengajarkan bahasa kepada anak.
Peran Media Sosial dalam Pemerolehan Bahasa Remaja (Studi Kasus di UPTD SMP Negeri 1 Parepare, Sulawesi Selatan) Juanda Juanda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2161

Abstract

Adolescents experience many developments that affect their language acquisition. The goal of this research is exploring the role of social media in language acquisition for 13-year-old youth at Yunior High School Negeri 1 Parepare, South Sulawesi. This study uses a descriptive method, which describes the results of the research in the form of findings regarding the words that adolescents acquire when using social media. The data for this study came from two teenagers, namely JNT (13 years) and NRH (13 years) who were students in class VII.1 who were female. The research data was obtained through three methods, namely, observation, recording online, and interviews. Researchers observed the use of social media among students and provided online questionnaires containing questions about new words obtained from social media every day. To support these data, researchers conducted interviews with the two research subjects. The results of this study indicate that social media plays a positive role in language acquisition for adolescents aged 13 years. Through social media, the two research subjects acquired 53 new words within two weeks. The words obtained can be grouped into seven parts, namely standard words which are technical (scientific) words by 26%, terms in certain fields and English (code mixing) each by 15%, slang (prokem) by 11%, classical Indonesian (which is commonly used in literature) by 8%, standard (popular) words by 6%, and others (Indonesian literary varieties, non-standard technical words, Javanese, Latin, Sanskrit, abbreviations , and poetic language) by 19%. The results of this study are very appropriate for teachers to use digital-based learning media in learning Indonesian, especially material related to vocabulary.
KAUM INTELEKTUAL DALAM NOVEL LINGKAR TANAH LINGKAR AIR KARYA AHMAD TOHARI (PENDEKATAN HEGEMONI ANTONIO GRAMSCI) Rostan Rostan; Juanda Juanda; Faisal Faisal
20-87-2496
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.733 KB)

Abstract

Intellectual people in Ahmad Tohari “Lingkar Tanah Lingkar Air” (Antonio Gramchi’s Hegemony Approach”. The aims of the study is to describe the elements of hegemony’s power achievement, namely intellectual community in novel “Lingkar Tanah Lingkar Air” by Ahmad Tohari. This study uses a sociological approach and Antonio Gramsci’s hegemony theory. This study used qualitative descriptive method in analyzing the data. The result shows that the elements of intellectual power hegemony in novel “Lingkar Tanah Lingkar Air” by Ahmad Tohari illustrate the hegemony power of government and army in the from of hegemony power of traditional intellectuals and organic intellectuals
Kajian Semiotika Riffaterre dalam Puisi “Makam Aulia Raja Ilato Jupanggola” Karya Acep Zamzam Noor St. Fatimah; Juanda Juanda; Andi Agussalim Aj
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pemaknaan heuristik dan hermeneutik dalam puisi Makam Aulia Raja Ilato Jupanggola karya Acep Zamzam Noor. Metode penelitian yangi digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah berupa kata, klausa, dan kalimat yang bersumber dari dari puisi Makam Aulia Raja Ilato Jupanggola karya Acep Zamzam Noor. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil menunjukkan bahwa terdapat dua pemaknaan dalam puisi Makam Aulia Raja Ilato Jupanggola karya Acep Zamzam Noor, yaitu pemaknaan heuristik dan hermeneutik. Pemaknaan heuristik pada puisi tersebut adalah penulis puisi memilih diksi yang berkaitan dengan alam dan manusia, yaitu air, bukit, laut, bulan, matahari, gelap, keheningan, peleburan, segunduk tanah, puncak, waktu, licin dan curam, gema, hati, jantung, kelahiran dan kematian, nisan, peziarah, petualangan, pengembara, penempuhan, takwil. Pemaknaan hermeneutik yang ditemukan dalam puisi tersebut terdiri dari adanya varian, matriks, dan model yang membentuk hipogram yaitu adanya makam wali dari Gorontalo, yaitu Aulia Raja Ilato Jupanggola yang dipercaya masyarakat Gorontalo memiliki nilai mistik dan religi atau kepercayaan.
Pemerolehan Bahasa Pertama Anak Usia 4 Tahun 3 Bulan di Makassar Indonesia Juanda Juanda; Azis Azis
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4113

Abstract

Pemerolehan bahasa pertama khususnya kosa kata dan kalimat anak usia dini sangat kompleks karena ada beberapa bahasa daerah yang memengaruhinya. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi penguasaan kosa kata dan kalimat anak. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak libat cakap. Teknik pengumpulan data yaitu teknik rekam. Sumber data adalah informan seorang anak laki-laki usia 4 tahun 3 bulan. Data berupa jenis kata dan kalimat yang dituturkan anak. Data yang terkumpul ditabulasi ke node, dianalisis, dan dieksplor dengan software nvivo. Analisis data yaitu: reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian: Anak menggunakan adjektiva, adverbial, kata tugas, nomina, dan verba. Anak lebih sering mengucapkan kata nomina karena sering berinteraksi dengan benda-benda yang ada di sekitarnya dan kata tugas paling sedikit diucapkannya. Pemerolehan kalimat terdiri atas kalimat deklaratif, imperatif, interjektif, dan interogatif. Anak umumnya mengucapkan kalimat deklaratif, paling kurang kalimat interjektif. Anak telah menggunakan kalimat yang bervariasi dengan berbagai kosa kata. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh orang tua, pengasuh anak usia dini, dan guru PAUD untuk mempercepat pemerolehan bahasa anak dengan lebih banyak menggunakan kosakata adjektiva, kata tugas dan kalimat interjektif.
Representasi Lingkungan dalam Cerpen Ketam Batu Karya Gus TF Sakai Juanda Juanda; Azis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2277

Abstract

Cerpen Ketam Batu karya Gus TF Sakai bercerita tentang kondisi kampung tokoh utama Fahmi yang telah berubah menjadi areal pertambangan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi fenomena lingkungan dalam cerpen Ketam Batu karya Gus TF Sakai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pemaparan secara deskriptif. Data adalah frasa atau kalimat yang berkaitan dengan kerusakan lingkungan. Sumber data berasal dari cerpen karya Gus TF Sakai. Cerpen berasal dari koran Tempo yang terbit 5 Juni tahun 2020 web ruang sastra.com. Analisis data dilakukan dengan proses koding melalui bantuan perangkat lunak NVivo dengan pendekatan ekokritik Garrard. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa terdapat enam aspek fenomena lingkungan yang dinarasikan pengarang, yaitu: hutan belantara, polusi, bencana alam, pemukiman, binatang, dan bumi. Berdasarkan hasil analisis nvivo pengarang lebih dominan menarasikan pemukiman dengan 12,03%, sedangkan narasi yang paling sedikit ditampilkan pengarang mengenai polusi, yaitu 1,57%. Hal tersebut membuktikan bahwa pengarang mengungkapkan keresahan mengenai tempat tinggalnya yang sudah tidak seperti dulu yang banyak ditumbuhi pohon dan ditinggali makhluk hidup. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran lingkungan di Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi agar siswa dan mahasiswa mencintai alam dan tidak melakukan eksploitasi secara.
Narasi ekologi bahari dalam Pemanggil Kematian karya Jemmy Piran: Kajian ekokritik Buell Zul Fitrah Ramadhan; Juanda Juanda; Andi Agussalim AJ
SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 5 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/suluk.2023.5.1.40-62

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah kesadaran manusia dalam menjaga ekosistem yang semakin memprihatinkan. Tujuan penelitian ini menelusuri pelbagai fenomena ekologis bahari dalam narasi cerpen Pemanggil Kematian karya Jemmy Piran. Data primer penelitian bersumber dari laman Ruang Sastra (ruangsastra.com) dikaji menggunakan pendekatan ekokritik Buell. Ekokritik Buell menelusuri komponen alam nonmanusia, legitimasi kepentingan alam, tanggung jawab manusia pada alam, dan dinamisasi alam. Hasil penelitian menympulkan bahwa terdapat elemen nonmanusia yang ditemukan dalam cerpen karya Jemmy Piran, yaitu fenomena satwa laut, fenomena ekosistem laut, dan fenomena mistik laut. Legitimasi alam menunjukkan laut sebagai ekosistem yang menjadi pusat hukum tatanan dan adat masyarakat pesisir. Tanggung jawab pada alam ditunjukkan oleh sikap peduli kepada laut, beretika dalam menangkap ikan, menjaga kebersihan laut, dan menjaga satwa laut. Sedangkan dinamisasi alam tampak pada laut mengalami perubahan kondisi akibat pengaruh perilaku manusia yang menggunakan cara ilegal dalam menangkap ikan. Kesimpulan penelitian menunjukkan terdapat narasi mistik yang diimajinasikan pengarang melalui karya sastra (cerpen) sebagai model pewacanaan, yakni melalui kepercayaan terhadap sosok penjaga laut Harin Botan. Dengan kata lain, hal tersebut membuktikan jika budaya dan mitos masyarakat merupakan faktor pendukung kelestarian alam karena dengan kepercayaan tersebut masyarakat menjadi takut melakukan tindakan eksploitasi terhadap alam.
PKM Penguatan Literasi Sekolah Melalui Mading Sastra Siswa SDN 149 Amessangeng Soppeng Sulawesi Selatan Nurhalisa; Aslan Abidin; Juanda; Andi Nurul Fitriani
BIDIK: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Bidik: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bidik.v3i2.13240

Abstract

The goal to be achieved in PKM activities to strengthen School Literacy at SDN 149 Amessangeng through literary magazines is to increase students' interest in school literacy, especially in the field of literature, and to provide space for students to develop interests and talents in literature. Based on the results of the author's observations at SDN 149 Amessangeng there are still many children in grades 4-6 who do not know how to read. The method used is direct observation and assistance, such as providing explanations about magazines and their functions, holding workshops on how to write good poetry, accompanying poetry readings, and assisting in arranging the layout of literary magazines. Students work together with teachers at SDN 149 Amessangeng, to be precise in Goarie Village, Marioriwawo District, Soppeng Regency. The results obtained in this training were those elementary school students were able to compose poetry and they participated in the school madding.
The Bugis Culture in Marriage Proposal Communication Juanda Juanda; Azis Azis
MOZAIK HUMANIORA Vol. 22 No. 2 (2022): MOZAIK HUMANIORA VOL. 22 NO. 2
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mozaik.v22i2.29628

Abstract

The aim of this study is to investigate the language used in the marriage proposal among the Bugis ethnic group. This research adopts a descriptive qualitative approach. The data was obtained through participant observation and recording techniques of oral dialogues among the Bugis Wajo community in South Sulawesi. The data is presented in the form of a narrative of the proposal process recorded by the authors. Data collection involved recording the speech of the participants, which was then transcribed. The results were analyzed using the Dell Hymes communication ethnographic approach. The findings indicate that the proposal process was conducted formally, with a group of seven men making the proposal. The proposal was accepted and proceeded to the wedding procession with mappasiarekeng, which involves delivering the dowry money and determining the wedding day. The proposal was delivered via delivering the dowry money and determining the wedding day. The proposal was delivered via elong in a serious tone using fixed spoken language that cannot be interrupted, and only spokespersons designated by the proposer, the man and the woman being proposed to, spoke. The speech belongs to the madduta genre.
Problem Batin Perempuan dalam Novel Perempuan Yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo Perspektif Psikologi Feminis Sadriah Sadriah; Juanda Juanda; Suarni Syam Saguni
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 2, No 2 (2022): INSIGHT: Indonesian Journal of Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.703 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problem batin yang dialami tokoh utama perempuan yang terdapat dalam novel yang dijadikan sebagai sumber data yang dianalisis. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan data yang diperoleh berlandaskan pada teori yang digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan tiga uraian konflik batin yaitu rasa tidak berdaya, rasa perlawanan, rasa terisolasi yang menjadi problem batin yang dialami tokoh utama perempuan dalam novel Perempuan Yang Menangis Kepada Bulan Hitam akibat pendindasan budaya patriarki yang merendahkan seorang perempuan Sumba. Kebudayaan kawin culik yang menjadi jembatan seorang perempuan melakukan sebuah perlawanan untuk memberantas perlakuan yang menindas serta membuat perempuan merasa tidak berdaya dalam membebaskan dirinya sendiri. Perlawanan yang dilakukan tokoh utama perempuan dalam novel ini menjadi tombak pembuktian serta kekuatan bahwa perempuan mampu melakukan perlawanan ditengah-tengah ketidakberdayaan serta rasa terisolasi yang memenjarakan fisik dan jiwa perempuan.Kata Kunci: Problem Batin, Psikologi Feminis
Co-Authors Ady Rukma Adytha Yudistira afandi, iswan Afandi, Iswan Ainun Mutmainnah AJ., Andi Agussalim Alkhaerat, Mutia Ambo Dalle Andi Nurul Fitriani Andi Sahtiani Jahrir Andi Ulpa Asriani Anita Candra Dewi Anshari Anshari Arif Hukmi Arlin Arlin Aslan Abidin Asri Ismail Astriyanti Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis Azis, Azis Aziz Baso Riadi Husda Darmawati Elvira Sirenden Fadhlur Rahman Faisal Faisal Fauziah Nurul Islamiah Ferdinandus Siki Fiskia Rera Baharuddin Fitrah Asma Darmawan Hajrah Hajrah Hamza Nur Helmiani Helmiani Hera Fasirah Heryani Heryani Indrijawati, Aini Inka Indiarti Ismail Aqsa Johar Amir Jufri, Jufri Julianti Julianti Korompot, Chairil Anwar Kusumawati, Andi Lenny Nofriyani Adam M, St Rosmawati Mahmudah Mahmudah Maya Intan Metropoly M.J. Liubana Mildawati Mildawati Mudaksir Mudaksir Muhammad Fadel Rachman Muhammad Rapi Muhsin Z. Munirah Munirah Mutia Alkhaerat Nensilianti Nensilianti Nur Fajriani R Nur Handayani Nur Iyam Nur Pratiwi Arsaf Nurhalisa Nurhijrahtul Jannah Nurlatifah Khairiyah Oktabelti Limba R., Mantasiah Rahmawati Rahmawati Ramly Ramly Rapitang Rapitang Rasyid, A. Ramli Riska, Muhammad Riskayanti Riskayanti Riskayanti Rismawati Rismawati Rizkyana Najir Rostan Rostan Rusci Lestari Syam Sadriah Sadriah Sindi Sindi Soenandar Pritojosoa Sri Wahyuni.M St. Fatimah Suarni Syam Saguni Suarni Syam Saguni Sulastriningsih Djumingin Sunarti Sunarti Sundari Syahriaty Syahriaty Syarah Syafiqah Usman Usman Wahyuni Ramadhani Yuni Pailing Yusrin Yusrin Zul Fitrah Ramadhan