Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Stimulasi Kemampuan Berbahasa melalui Kegiatan Edutainment “WordWall” untuk Anak Usia Dini Agustriana, Nesna; Wahyuni, Desvi
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan stimulasi kemampuan berbahasa melalui kegiatan edutainment berupa permainan WordWall pada anak usia 5-6 tahun. Hal ini dilatar belakangi oleh belum maksimalnya stimulasi kemampuan berbahasa anak melalui kegiatan bermain yang lebih variative. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex post facto yang melibatkan 34 anak di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berada di Gugus Anggrek Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan dianalisis dengan menggunakan Independent Sample T-test. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan perhitungan SPSS adalah kegiatan edutainment berupa permainan WordWall dapat menstimulasi kemampuan bahasa pada anak usia 5-6 tahun. Dengan adanya penelitian ini, peneliti dapat mengembangkan kegiatan pembelajaran berbasis edutainment dengan memanfaatkan teknologi seperti permainan WordWall.
MEMAHAMI PENTINGNYA PENGALAMAN BELAJAR DI PAUD DESA TELOKO KEC. KAYU AGUNG KABUPATEN OKI DENGAN METODE ANGKA DAN BERHITUNG MENGGUNAKAN SEMPOA Wahyuni, Desvi; Sopiah, Devi; Ariyani, Mayang Putri; Affifah, Annisatul; Muslimah, Muslimah; Kurniawati, Annisa
PARADIGM : Journal Of Multidisciplinary Research and Innovation Vol 2 No 01 (2024): PARADIGM : Journal Of Multidisciplinary Research and Innovation
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/paradigm.v2i01.1068

Abstract

The introduction of learning to recognize numbers and counting in early childhood has a veryimportant role in early childhood education because it can form children’s basic abilities in matematics. This article discusses the importance of knowing numbers and counting using an abacus through the role of teacher as educators in the Uin Raden Fatah Palembang real Work Lecture Student program with Teloko Village Kec. Kayu Agung, Ogan Komering Ilir Regency, South Sumatera Province. Through a fun approach, children can gain a good undestanding of how to count easily using an abacus, understanding basic mathematical concepts, such as recognizing numbers, and encouraging children to count can help them develop cognitive, social and emotional skills, build children’s confidence in creativity and ability to solve problems. Therefore, the real Work Lecture Program which focuses on thia approach can provide benefits for children’s knowladge.
MEDIA BENDA NYATA SPECIMEN : EKSPERIMEN TERHADAP STIMULASI SENSORI ANAK Larasati, Woro Endah; Wahyuni, Desvi; Astuti, Mardiah
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 21, No 2 (2024)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edukids.v21i2.71701

Abstract

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh media benda nyata specimen pada kemampuan sensori anak usia 4-5 tahun di TK Mentari Sriwijaya Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis eskperimen dengan one group pretest posttest design. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan tes, dan dokumentasi. Tes dalam penelitian ini berupa pretest dan posttest menggunakan LKPD yang mengacu pada instrumen penilaian sebagai acuan dan butir amatan yang telah diuji validitas dan uji reliabilitas. Selain itu untuk menguji pengaruh antara variabel bebas yaitu media benda nyata specimen  terhadap variabel terikat yaitu kemampuan sensori menggunakan uji T. Dari hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media benda nyata specimen pada kemampuan sensori anak usia 4-5 tahun. Hal ini dapat dilihat dari jumlah sampel 10 anak pada pretest sebesar 232 dengan rata-rata 23,2 dan hasil posttest sebesar 329 dengan rata-rata 32,9. Dari hasil perbandingan pretest dan posttest tersebut terlihat perbedaan pada kemampuan sensori anak sebelum diberikan perlakuan dan setelah diberikan perlakuan. Selain itu dapat membandingkan taraf signifikan dengan  signifikan variabel media benda nyata specimen sebesar 0,000   0.05 yang artinya terdapat pengaruh signifikan antara media benda nyata specimen terhadap hasil kemampuan sensori anak usia 4-5 tahun di TK Mentari Sriwijaya Palembang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi atau sumber rujukan untuk peneliti selanjutnya agar lebih mengembangkan media lain atau topik yang berbeda dipenelitian selanjutnya. 
Peran Perkembangan Motorik pada Anak Usia Dini Ade Tri Kurnia; Tiara Riffiana; Kirana Andin Tabrani; Sindy Aulia; Dea Dwi Amanda; Desvi Wahyuni
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3857

Abstract

Perkembangan motorik merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam perkembangan individu secara keseluruhan.  Pada dasarnya, perkembangan ini berkembang sejalan dengan kematangan saraf dan otot anak.  Sehingga, setiap gerakan sesederhana apapun, adalah merupakan hasil pola interaksi yang kompleks dari berbagai bagian dari sistem dalam tubuh yang dikontrol oleh otak. Perkembangan anak usia dini terdiri dari 6 aspek   yaitu kesadaran personal, kesehatan emosional, sosialisasi, komunikasi, kognisi dan   keterampilan motorik.  Orang tua harus dapat mengenali dan mendeteksi sejak dini kelebihan dan kekurang perkembangan motorik anak sehingga dapat dilakukan intervensi dan stimulasi sejak dini. Perkembangan anak usia dini merupakan sebuah  perubahan secara bertahap dalam kemampuan, emosi, dan keterampilan yang terus berlangsung hingga mencapai usia tertentu dan akan lebih teroptimalkan jika lingkungan tempat tumbuh kembang anak mendukung anak untuk bergerak bebas
Peran Orang Tua dalam Pengembangan Keterampilan Sosial-Emosional pada Anak Aprilia Rianti Renada; Prilia Khoirunnisa; Satia Utami; Nuria Febriana; Vera Juwita; Desvi Wahyuni
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.3858

Abstract

Human beings undergo a process of growth and development, which includes physical motor development, cognitive development, language development, artistic development, social-emotional development, and moral development. The early years are crucial for providing children with various perspectives on life and preparing them for their future. In the current crisis situation, it is essential to establish a foundation for emotional and social development. Research Problem and Aim: The study aims to provide a better understanding of the concrete role of parents in developing social and emotional skills in young children and how they can help children prepare for subsequent developmental phases more effectively. The role of parents is crucial in shaping and honing social-emotional skills, which are essential components of building emotionally and socially balanced individuals. Methodology This research adopts a literature study approach, gathering, evaluating, and synthesizing information from various sources such as scientific journals, books, articles, and publications related to the topic of the role of parents in the development of social-emotional skills in children. The study emphasizes the importance of social-emotional development in early childhood, as it significantly impacts a child's future life. Children with good social-emotional skills are better equipped to adapt to their environment and have a higher chance of success. Training emotional skills in young children is crucial to help them overcome negative emotions like anger and fear. Implications: The findings underscore the significance of social-emotional development in early childhood and the need for parents and educators to understand and support children in developing these skills. Parents can assist children in managing negative emotions and developing social skills, ultimately aiding them in regulating their emotions effectively.
Emosional Anak Terhadap Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini Satia Utami; Desvi Wahyuni
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami hubungan antara faktor emosional dan perkembangan bahasa pada anak usia dini, mengeksplorasi dampak ekspresi emosional terhadap kemampuan berkomunikasi, serta memahami bagaimana lingkungan emosional dapat memengaruhi penguasaan bahasa pada tahap-tahap awal perkembangan anak. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur. Adapun hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa suatu ungkapan perasaan seseorang yang mendalam terkait proses belajar berbahasa dan juga mengalami perasaan frustrasi, kegembiraan, atau ketidakamanan selama tahap-tahap pengembangan bahasa mereka. Pemberian pengetahuan yang luas maka akan sangat berguna untuk memahami bahwa aspek emosional ini dapat memengaruhi kemampuan belajar bahasa anak dan memerlukan dukungan yang tepat dari lingkungan dan orang dewasa di sekitarnya dan juga seperti yang kita ketahui bahwa Emosi dan bahasa merupakan satu kesatuan yang sangat penting karna jika berhasil dalam berbahasa maka akan menghasilkan emosi yang baik, seseorang yang akan kaya berbahasa maka tentu akan bisa menggontrol emosi dengan baik. Tetapi hal tersebut tentu adanya faktor pendukung diantara lingkungan,keluarga serta teman sebaya, hal tersebut lah yang akan mendukung keberhasilan seseorang bisa mengelola emosi dengan baik.
Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini Diyah Ayu Permata; Desvi Wahyuni
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2591

Abstract

Orang tua sangat berperan penting dalam meningkatkan perkembangan anak, terutama pada perkembangan sosial dan emosional, hal ini bertujuan agar anak mampu bersosialisasi terhadap lingkungan sekitar, dan juga anak dapat merespon hal-hal yang anak hadapi ketika bersosialisasi. Orang tua sering mengalami kesulitan dalam menghadapi tantangan emosional anak, terutama ketika perilaku anak sulit berkembang secara emosional. Kondisi ini membuat mereka merasa gelisah dan beranggapan bahwa mereka tidak berhasil memberikan panduan yang tepat. Meski banyak orang tua merasa bingung dalam mengatasi masalah tersebut, mereka sering kali tidak menyadari bahwa tindakan mereka dapat memengaruhi perkembangan emosional anak pada usia dini. Penelitian ini dilakukan melalui studi literatur dengan melibatkan pengumpulan data pustaka, membaca, mencatat, dan mengelola materi penelitian (Rian, 2018:153). Pengumpulan data dalam penelitian ini melibatkan sumber seperti jurnal ilmiah, skripsi, dan buku yang terkait dengan topik penelitian. Peneliti menggunakan teknik reduksi dan fokus untuk memilih dan merangkum data dari berbagai sumber, termasuk hasil penelitian skripsi, jurnal ilmiah, dan buku.
Pengenalan Emosi Positif dan Emosi Negatif Pada Anak Usia Dini Galuh Istiqomah; Desvi Wahyuni
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2592

Abstract

Tujuan pengenalan emosi positif dan emosi negatif adalah memperdalam pemahaman emosi positif dan negatif pada anak usia dini. Dalam hal ini, penting untuk dipahami bahwa perasaan tersebut dapat mempengaruhi perkembangan anak secara keseluruhan. Tinjauan pustaka terkait penelitian ini merupakan serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan metode pengumpulan data perpustakaan, membaca dan mencatat, serta pengelolaan bahan penelitian. Oleh karena itu, pelaksanaan penelitian ini didasarkan pada membaca beberapa literatur yang memuat informasi terkait topik penelitian. Metode pengumpulan datanya menggunakan berbagai literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Oleh karena itu, para pendidik dan orang tua harus memahami betapa pentingnya memberikan pendidikan emosi yang seimbang kepada anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara emosional dengan baik.
Pentingnya Peran Ayah dalam Mendidik Anak pada Aspek Perkembangan Sosial Emosional Kireyna Shelomita; Desvi Wahyuni
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2594

Abstract

This article explains the importance of the father's role in the upbringing of children, especially in the socio-emotional developmental aspects. The role of the father in the life of the child is not only limited as a material provider, but also has a significant impact on the formation of the social and emotional well-being of a child. In essence, this article uses a literature study method for the framework of the penetration. Based on the analysis of previous research data obtained that the importance of the father's role in raising children is still very small. Only 21% of fathers help mothers raise their children. Furthermore, research (Wall & Arnold, 2007) shows that the father's role is often overlooked and the media over-exaggerates the role of mothers in raising children. Although the father had time for his children, some media articles questioning the father's involvement in childcare and child education explained that the father did not have time to participate in child care because his role was to nurture the family. The findings of research on the importance of the father's role in the upbringing of children show that the role of a father in raising a child is very important especially in terms of social and emotional development. Father not only plays the role of head of the family, but also has a major influence on the development of the child's personality.
Pengaruh Pola Asuh Permisif terhadap Kemandirian Anak Usia Dini Salsa Havida Nurli; Pupu Chotimah; Desvi Wahyuni
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2595

Abstract

The aim of this research is to conduct a study regarding Permissive Parenting Patterns on the independence of early childhood. Permissive parenting is a parenting pattern that involves parents in children's lives with little control or limits. This parenting pattern is a parenting pattern with minimal control, resulting in a lack of children's ability to control themselves. The method used in this research is a qualitative method with the approach used is a case approach with descriptive analysis. Permissive parenting is a parenting style in which the role of parents is directly involved with the child, but this involvement only ends in giving them an understanding of something or controlling them. Parents will give freedom to children according to each child's wishes, with the result of parenting that children do not have the opportunity to learn to control themselves, they will always expect and even enforce their wishes. It can be concluded that permissive parenting does not always produce children with poor independence, but this occurs because there are more obstacles than democratic and positive parenting.
Co-Authors Ade Tri Kurnia Affifah, Annisatul Agustini, Anisa 'A Aisy, Nurjihan Rohadatul Ali Murtopo Amanda, Dwi Andesta, Dini Annisa Kurniawati Annisatul Affifah Aprilia Rianti Renada Aprillia Rianti Renada Aprillia, Elisa Aprisa, Tri Sagita Ardina, Mona Ariyani, Mayang Putri Aryanti Aryanti Aryanti, Melsa Aulia Atika, Nyimas Aulia Nur Az-Zahra Aulia, Riska Cindrya, Elsa Dea Dwi Amanda Dea Dwi Amanda Devi Sopiah Dewi, Kurnia Diyah Ayu Permata Dwi Sartika, Indah Elin Fadilah Elza Zakiah Fitrah Etha Kharisna Fahmi Fahmi Febiyani, Resti Febrianti Febrianti Febrianti febriyanti febriyanti Firyal Qanitah Nugraha Fitriana, Septi Fuji Siti khalizah Galuh Istiqomah Hamidah, Nining Siti Indah Dwi Sartika Indah Permata Sari Indradewa, Rhian Indrawati Indrawati Islammiah, Lilis Tri Putri Karunia Trie, Helaria Khairunnisa, Eka Indah Khotimah, Alda Seftri Kirana Andin Tabrani Kirana Andin Tabrani Kireyna Shelomita Kurnia, Ade Tri Kurniawati, Annisa Larasati, Woro Endah Listarina, Eka Mardiah Astuti Marega, Dinda Mayang Putri Ariyani Melia Eka Daryati Muhtarom Muslimah Muslimah Muslimah Muslimah Nabillah, Tesa Nasutia, Dea Nasution, Siyyella Tika NESNA AGUSTRIANA, NESNA Nia Ulfasari Nurhaliza, Nurhaliza Nuria Febriana oktamarina, lidia OKTAVIA, REZA Pangestu, Maulana Prilia Khoirunnisa Pupu Chotimah Rahmah Novianti Rahman, M. Fathur Rahman, M.Fathur Safitri, Novicha Dwi Salsa Havida Nurli Sapitri, Risty Sari, Lia Dian Satia Utami Satia Utami Sindi Aulia Sindy Aulia Sopiah, Devi Sulisty, Yuyun Tasya Wijaya Tasya Tiara Riffiana Tiara Riffiana Triana, Devi Ulandari, Hikma Ulfa, Mirza Veithzal Rivai Zainal Vera Juwita Wiwin Yunita Yuni Syafitri Zaroh, Eva Faidatus