Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Lembaga Keuangan Syariah dalam Penyerapan Tenaga Kerja di Pulau Sumatera Muhammad Bahrul Ulum; Nugraha Pratama; Dolly Tanzil
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i1.1455

Abstract

This study aims to analyze the role of financing provided by Islamic financial institutions in labor absorption on Sumatra Island. The research employs a quantitative approach using panel data covering ten provinces in Sumatra Island during the period 2022–2024. The data are obtained from the Financial Services Authority and Statistics Indonesia and analyzed using panel data regression with the Fixed Effect Model. The results show that, simultaneously, financing provided by Islamic Commercial Banks (BUS), Islamic Business Units (UUS), and Islamic Rural Banks (BPRS) has a significant effect on labor absorption. However, partially, only financing from Islamic Business Units (UUS) has a positive and significant effect on labor absorption, while financing from BUS and BPRS shows a positive but insignificant effect. These findings indicate that UUS financing is more effective in promoting job creation due to its strong linkage with the real sector and micro, small, and medium enterprises, which are predominantly labor-intensive.
PENYULUHAN MENGENAI KOPERASI SYARIAH KEPADA MAHASISWA DI KOTA PALEMBANG Muhammad Bahrul Ulum; Ayu Geby Gisela Syaputri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3057-3061

Abstract

Koperasi merupakan salah satu lembaga keuangan yang berperan besar dalam pembagunan perekonomian negara. Tercatat di beberapa negara koperasi mampu untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat. Seiring perkembangan zaman muncul koperasi syariah yang menggunakan akad-akad yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadist dalam pengoperasionalannya. Dengan besarnya jumlah masyarakat Indonesia yang beragama islam, hal ini menjadi peluang untuk mengembangkan koperasi syariah. Namun, untuk mengembangkan operasi syariah terdapat kendala, yaitu, masih banyak masyarakat yang belum memahami mengenai koperasi syariah dan menganggap sama antara koperasi syariah dan koperasi konvensional. Oleh karena itu, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Indo Global Mandiri berinisiatif mengadakan penyuluhan mengenai koperasi syariah kepada mahasiswa di kota Palembang dengan berkolaborasi bersama Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palembang. Kegiatan penyuluhan berlangsung lancar dengan beberapa tahapan, yaitu, pendidikan masyarakat serta diskusi dan tanya jawab. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan para peserta mampu menciptakan dan mengembangkan koperasi syariah.
Peran Lembaga Keuangan Syariah dalam Penyerapan Tenaga Kerja di Pulau Sumatera Muhammad Bahrul Ulum; Nugraha Pratama; Dolly Tanzil
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v5i1.1455

Abstract

This study aims to analyze the role of financing provided by Islamic financial institutions in labor absorption on Sumatra Island. The research employs a quantitative approach using panel data covering ten provinces in Sumatra Island during the period 2022–2024. The data are obtained from the Financial Services Authority and Statistics Indonesia and analyzed using panel data regression with the Fixed Effect Model. The results show that, simultaneously, financing provided by Islamic Commercial Banks (BUS), Islamic Business Units (UUS), and Islamic Rural Banks (BPRS) has a significant effect on labor absorption. However, partially, only financing from Islamic Business Units (UUS) has a positive and significant effect on labor absorption, while financing from BUS and BPRS shows a positive but insignificant effect. These findings indicate that UUS financing is more effective in promoting job creation due to its strong linkage with the real sector and micro, small, and medium enterprises, which are predominantly labor-intensive.
TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP MENINGKATNYA KRIMINALITAS SAAT PANDEMI COVID-19 DI KOTA DEPOK Bahrul Ulum, Muhammad; Ginting, Rehnalemken
Recidive : Jurnal Hukum Pidana dan Penanggulangan Kejahatan Vol 10, No 3 (2021): DESEMBER
Publisher : Criminal Law Section Faculty of Law Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/recidive.v10i3.58961

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab meningkatnya kriminalitas di Kota Depok dan mengetahui langkah-langkah yang tepat untuk menekan angka kriminalitas di Kota Depok khususnya tindakan yang dilakukan oleh Kepolisian Metro Jaya Kota Depok saat pandemi covid-19. Penulisan hukum ini menggunakan penelitian hukum dengan jenis metode penelitian empiris. Penulisan hukum ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah jenis data primer dan sekunder, jenis data sekunder meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan pihak kepolisian Kota Depok dan studi kepustakaan dari berbagai literatur. Teknik analisis data yang digunakan dalam adalah analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang meningkatnya kriminalitas saat pandemi covid-19 di Kota Depok adalah faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor kesempatan dan faktor lainnya seperti faktor keluarga dan faktor teknologi. Faktor ekonomi menjadi faktor yang paling dominan karena pelaku kejahatan dalam melakukan aksinya dilatarbelakangi oleh tidak dapat terpenuhinya kebutuhan sehari-hari. Kejahatan yang paling banyak dilakukan selama pandemi covid-19 (peride 2020) di Kota Depok adalah pencurian, perampokan dan penyebaran berita bohong atau hoax. Upaya yang dilakukan oleh Kepolisian Kota Depok dalam menekan angka kriminalitas yang terjadi yaitu dengan melakukan pemetaan daerah yang rawan terjadi kejahatan, Kerjasama dan koordinasi dengan masyarakat, keterlibatan lembaga yang terkait dan sosialisasi masyarakat.Kata Kunci : Covid-19, kejahatan, Kota Depok, Kriminology. AbstractThis study aims to determine the factors causing the increase in crime in Depok City and find out the appropriate steps to reduce the crime rate in Depok City, especially the actions taken by the Depok City Metro Jaya Police during the Covid-19 pandemic. This legal writing uses legal research with the type of empirical research method. This legal writing is descriptive with a qualitative approach. The types of data used are primary and secondary data types, secondary data types include primary, secondary and tertiary legal materials. Data collection techniques used were interviews with the Depok City police and literature studies from various literatures. The data analysis technique used in this research is descriptive data analysis. The results showed that the factors that increased crime during the covid-19 pandemic in Depok City were economic factors, environmental factors, opportunity factors and other factors such as family factors and technological factors. Economic factors become the most dominant factor because the perpetrators of crime in carrying out their actions are motivated by the inability to fulfill their daily needs. The most common crimes committed during the COVID-19 pandemic (2020 period) in Depok City were theft, robbery and spreading false news or hoaxes. Efforts made by the Depok City Police in reducing the number of crimes that occur are by mapping areas that are prone to crime, cooperation and coordination with the community, involvement of related institutions and community outreach.Keywords : Covid-19, Crimes, Depok City, Criminology
KONSEP DASAR ETIKA PROFESI GURU DI ERA DIGITAL SEBAGAI LANDASAN DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN YANG PROFESIONAL Farida Restu Safita; Muhammad Bahrul Ulum; Najwa Nur Hanifah; Taufiqurohman; Muhlisin Muhlisin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.54705

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk mengkaji konsep-konsep dasar etika profesi bagi guru di era digital sebagai landasan bagi praktik pengajaran profesional. Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan pada peran dan tanggung jawab guru, sehingga memerlukan pemahaman yang lebih luas mengenai etika dalam penggunaan media digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tinjauan pustaka, yang melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa etika profesional bagi guru di era digital mencakup tanggung jawab moral, profesionalisme dalam memanfaatkan teknologi, kemampuan untuk menjaga komunikasi yang saling menghormati di ruang digital, dan komitmen terhadap integritas akademik dalam proses pembelajaran. Penerapan prinsip-prinsip etika ini dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih efektif, kondusif, dan berorientasi pada nilai. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya mengandalkan sumber literatur tanpa melibatkan data lapangan empiris, sehingga tidak dapat menggambarkan kondisi dunia nyata secara utuh. Meskipun demikian, penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pemahaman akan pentingnya etika profesional guru sebagai landasan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran profesional di tengah perkembangan era digital.
PERENCANAAN SISTEM PEMBELAJARAN PAI BERBASIS PBL DAN DIFERENSIASI: ANALISIS KRITIS MODUL MUAMALAH RIBA KELAS VIII SMP DAN REKOMENDASI PENGUATANNYA SESUAI KURIKULUM MERDEKA Dzikry Ilahana, Anjani; Muhammad Bahrul Ulum; Dinda Annisa Risqi; Moh. Nasrudin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.61715

Abstract

This study critically analyzes the PAI teaching module for grade VIII SMP/MTs titled “Menjadi Pribadi yang Dapat Dipercaya serta Terhindar dari Riba dalam Jual Beli dan Hutang Piutang” developed by Masrukhi, M.Pd.I in 2025. The research examines the alignment of the module’s components with systematic instructional planning, Project Based Learning (PBL), differentiated learning, and the Merdeka Curriculum (Hamalik, 2009; Pane, 2025). Through qualitative document analysis, the findings reveal strengths in integrating cooperative learning strategies such as Numbered Head Together and Profil Pelajar Pancasila. However, notable weaknesses persist in the formulation of learning objectives that have not fully adhered to SMART criteria, incomplete assessment rubrics, and insufficient differentiation strategies for students with varying abilities (Hastuti & Sahnan, 2025; Safitri et al., 2025). This study proposes concrete recommendations to enhance the module’s effectiveness in fostering students’ understanding and attitudes toward avoiding riba practices in daily economic transactions. The results are expected to contribute to the broader improvement of PAI teaching modules in junior high schools (Prahayuningtiyas & Rindaningsih, 2025).