Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Board Game Interaktif sebagai Media Pembelajaran Sejarah untuk Siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Solok Syalabilla, Zaqya; Hastuti, Hera
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi media yang digunakan oleh guru sejarah dalam proses pembelajaran Sejarah. Dengan menggunakan media game adalah salah satu cara membuat suasana belajar Sejarah menjadi seru dan lebih menyenangkan. Tujuan penelitian ini: 1) menganalisis proses pengembangan media Board game interaktif, 2) menganalisis kelayakan media, 3) menganalisis praktikalitas media 4) menganalisis efektivitas media Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa teknik wawancara dan angket. Pada uji kelayakan produk melibatkan ahli materi dan ahli media. Uji praktikalitas melibatkan guru mata pelajaran dan 34 orang siswa SMA Negeri 2 Solok kelas XI Fase F 5. Pada penelitian ini teknik analisis yang digunakan yaitu kualitatif-kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil saran dan komentar validator serta wawancara yang dilakukan kepada guru Sejarah dan peserta didik. Sedangkan data kuantitatif didapatkan melalui instrumen kelayakan media dan materi. Hasil uji kelayakan menggunakan skala likert pada ahli materi diperoleh skala 3,5 (sangat layak) dan ahli media diperoleh skala 3,46 (sangat layak). Hasil uji praktikalitas pada guru mata pelajaran diperoleh skala 3,9 (Sangat Praktis) dan pada peserta didik diperoleh skala 3,68 (sangat praktis). Dapat disimpulkan, media Board Game Interaktif layak dan praktis digunakan untuk guru maupun peserta didik SMA.
KORELASI MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP MINAT BELAJAR SEJARAH SISWA SMAS IT MUTIARA DURI Ikhsan, Annisa Pebriani; Hastuti, Hera
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 8 (2023): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah (Special Issues)
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v8i2.45490

Abstract

This study aims to show the effect of Project-Based Learning (PJBL) learning model on students ' learning interest in history subjects. This study is a quantitative research with a Description. The subjects of this study were students of Grade XI social studies 2 at SMA s it Mutiara Duri. From the results of field research and discussion through questionnaires, observations, to the respondents, in general, this study was analyzed using a simple linear regression technique. Based on the results of the Test t (partial) calculated t value obtained for Project-Based Learning variables 6,185 > t value table 1,990, the results of hypothesis testing showed that the value of R Square is 0.577 (57.7%). This shows that the Project-Based Learning variables as a whole provide 57.7% of the interest in learning, while the remaining 42.3% are influenced by other variables not studied in this study. It can be concluded that there is a positive relationship between variable X to variable Y.
PENGEMBANGAN E-COMIC SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH UNTUK SISWA SMA PADA MATERI AGRESI MILITER BELANDA I DAN II Arrahman, Ikhsan; Hastuti, Hera
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 8 (2023): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah (Special Issues)
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v8iX.46983

Abstract

This study aims to develop Indonesian history learning media on Dutch Military Aggression Materials I and II for class XI Senior Highschool. This study used research and development (R&D) methods, using the ADDIE development model. In this research only carried out until the stage of implementation (implementation). The analysis phase is carried out by conducting a needs and curriculum analysis. The design stage is carried out by making a summary of the material, creating a storyline, and drafting an e-comic design. The Development Stage is carried out by making images and text in e-comics using Adobe Photoshop software, at this stage validation is also carried out with material experts and media experts. Evaluation with material experts obtained an average of 3.70 included in the Very Eligible criteria, Assessment with media experts obtained an average of 3.88 included in the Very Eligible criteria. The implementation phase was carried out by testing the teacher and 32 students of class XI IPS 5 SMAN 3 Bukittinggi. The practicality assessment by the teacher gets an average of 3.83 with very practical criteria. From the practicality assessment by students, they get an average of 3.48 with very practical criteria. From the research data that has been done, it can be concluded that the e-comic media developed is feasible and practical for use in Indonesian history learning for class XI Senior Highschool.
ANALISIS KEBUTUHAN E-BOOKLET UNTUK MELATIH BERFIKIR KAUSALITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMAN 2 LUBUK BASUNG Utami, Rahma Dinda; Hastuti, Hera
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2025): PUTERI HIJAU: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v10i2.68184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk analisis kebutuhan terhadap bahan ajar e-booklet pada materi Organisasi Pergerakan Nasional di SMAN 2 Lubuk Basung bagi siswa kelas XI Fase F. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deksriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan wawancara. Hasil dan pembahasan yang didapatkan dari penelitian ini adalah peserta didik kurang menyukai mata pelajaran sejarah dan lebih menyukai mata pelajaran eksakta ditambah dengan kurang bervariasinya pengembangan bahan ajar sejarah. Kemudian, peserta didik cenderung kurang berminat dan bersemangat untuk membaca buku paket yang berisi lebih banyak materi dan hanya mengandalkan guru untuk menjelaskan materi, dan buku yang dipakai biasanya buku konvensional seperti buku teks dimana hanya berisi tulisan, dan kurang banyak gambar-gambar yang mendukung. Berdasarkan hasil test ditemukan rendahnya kemampuan berpikir kausalitas siswa. Untuk itu diperlukan bahan ajar berbasis digital yang dapat membantu dan memudahkan peserta didik untuk memahami materi pembelajaran sejarah serta dapat melatih kemampuan berpikir kausalitas peserta didik. Bahan ajar yang dijadikan solusi adalah e-booklet yang disusun secara digital yang dilengkapi dengan desain yang menarik agar peserta didik dapat fokus dan, berisi gambar-gambar dan warna yang menarik, berisi link ke sumber tambahan seperti video yang dapat diinteraksi, diagram hubungan sebab-akibat, serta materi akan disajikan secara kausalitas jelas, ringkas dan menarik sehingga mudah untuk dipahami peserta didik.
Pengetahuan dan Efikasi Diri Mahasiswa Kesehatan dalam Perilaku Pencegahan Penularan Covid-19 Kartini, Kartini; Hastuti, Hera; Umara, Annisaa Fitrah; Azizah, Shieva Nur; Istifada, Rizkiyani; Wijoyo, Eriyono Budi
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 5 No. 1 (2021): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v5i1.270

Abstract

Abstrak Mahasiswa merupakan kelompok yang memiliki mobilitas tinggi dalam aktivitas di luar rumah. Berbagai faktor mempengaruhi perilaku mahasiswa, salah satunya pengetahuan dan efikasi diri. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hubungan pengetahuan dan efikasi diri mahasiswa dalam perilaku pencegahan penularan COVID-19 setelah satu tahun pandemi. Metode penelitian menggunakan studi kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian ini telah lolos uji etik dengan jumlah responden yang terlibat adalah 228 mahasiswa. Analisis data menggunakan tes chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan pengetahuan dan efikasi diri dengan perilaku mahasiswa dalam pencegahan penularan COVID-19 setelah satu tahun pandemi (p-value < 0,05). Akses informasi yang mudah didapat oleh mahasiswa berdampak pada peningkatan pengetahuan dan nilai efikasi diri. Oleh karena itu dibutuhkan dukungan dari berbagai lintas sektoral dan keluarga untuk mempertahankan pengetahuan dan motivasi positif mahasiswa dalam perilaku pencegahan COVID-19. Kata kunci: COVID-19, efikasi diri, mahasiswa, pengetahuan, perilaku  Abstract College students are a group that has high mobilization activity outside. Various factors influence college student behavior, one of which is knowledge and self-efficacy. The aim of this study was to describe the relationship between knowledge and self-efficacy of college students in preventing COVID-19 transmission behavior after one year of the pandemic. The research method used a quantitative study with a cross-sectional design. This research had passed the ethical test with the number of respondents involved are 228 college students. Data analysis used a chi-square test. The results showed a relationship between knowledge and self-efficacy with college student behavior in preventing COVID-19 transmission after one year of the pandemic (p-value <0,05). The information that is accessible for students has an impact on increasing knowledge and self-efficacy values. Therefore, it takes support from various sectoral and families to maintain positive knowledge and motivation of students in COVID-19 prevention behavior.Keywords: COVID-19, self-efficacy, college students, knowledge, behavior
Teori Belajar Humanistik dan Penerapannya dalam Pembelajaran Sejarah Hastuti, Hera; Neviyarni, Neviyarni; Wela, Rasmila
Jurnal Kronologi Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v7i4.1038

Abstract

Humanistic learning theory places the individual at the center of the educational process, focusing on developing personal potential through the fulfillment of basic human needs, as outlined by Abraham Maslow and Carl Rogers. This approach emphasizes the importance of a supportive environment, respect for student independence, and the teacher's role as a facilitator in creating a learning space that focuses on students' emotional and social well-being. In the context of history learning, the application of this theory offers opportunities to create more meaningful and life-connected learning experiences for students, enabling them to develop critical and reflective thinking skills. Through experiential learning, empowering students to determine learning goals, and integrating humanitarian values, humanistic theory can help enrich historical understanding beyond cognitive, affective, and social learning. This study aims to explore the basic principles of humanistic learning theory and apply these principles to history learning, in order to increase student engagement and achieve more holistic and sustainable learning. These findings are expected to provide insights for educators in creating more inclusive history learning that is based on student self-development.
Pengembangan Video Media Pembelajaran Sejarah untuk Menumbuhkan Minat Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA N 1 Lembah Gumanti Ramadhani, Sonia; Hastuti, Hera
TSAQOFAH Vol 5 No 6 (2025): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i6.7111

Abstract

History learning at SMA Negeri 1 Lembah Gumanti remains dominated by conventional media, which has been less effective in fostering students’ learning interest. This study aims to develop video-based History learning media to enhance students’ engagement. The research background is rooted in the low learning interest toward History, which is often perceived as boring and unappealing. The method applied was Research and Development (R&D) using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The media were designed to present History material in an engaging manner, with trials conducted among students using learning interest questionnaires and observations. The results show that the learning video received positive responses from both teachers and students and proved effective in fostering students’ interest in History learning.
Analisis Kebutuhan Media Infografis Interaktif untuk Melatih Kemampuan Berpikir Change and Continuity dalam Pembelajaran Sejarah di SMA Fauziyah Deldi; Hera Hastuti
YASIN Vol 6 No 3 (2026): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i3.10511

Abstract

The development of visual-based history learning media has received attention in various studies, but studies that specifically position the needs analysis of interactive infographic media to train Change and Continuity thinking ability remain limited. This study aims to analyze the need for developing interactive infographic media in history learning at senior high schools. This study used a descriptive qualitative approach with a needs analysis design at the initial stage of the ADDIE model. The research participants consisted of one history teacher, eight students as interview informants, and 36 students of class XI.F8 at SMA Negeri 1 Lareh Sago Halaban as essay test participants selected purposively. Data were collected through observation, interviews, essay tests, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, conclusion drawing, and calculation of the percentage of students’ answers. The results showed that history learning was still dominated by the use of textbooks and teacher explanations, while students’ ability to understand change and continuity remained low. In the first question, 69% of students were unable to answer correctly, whereas in the second question, 83% of students were unable to answer correctly. These findings affirm that interactive infographic media is needed as a visual, concise, directed, and relevant alternative for history learning to train Change and Continuity thinking ability. The conclusion of this study indicates the importance of developing history learning media that can help students understand the relationship between change and continuity more systematically. The implications of this study provide an initial basis for developing interactive infographic media at the design and development stages of the ADDIE model, as well as input for history teachers in designing learning that is more visual, contextual, and oriented toward historical thinking skills.
Pelatihan Pembuatan Simulasi Virtual Reality Sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk Guru IPS Eka Asih Febriani; Hera Hastuti; Firza Firza; Affandri Jasrio; Krisma Haryuniati; Alfajri Yusra
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1912

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Kota Padang masih menghadapi kendala dalam penggunaan media pembelajaran interaktif yang efektif, sehingga diperlukan strategi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan kualitas pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru IPS mengenai penggunaan dan desain simulasi Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran interaktif. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi media interaktif, pelatihan desain VR oleh instruktur ahli, dan simulasi penggunaan VR secara praktis dengan pendampingan langsung. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa guru-guru memiliki antusiasme tinggi terhadap teknologi (85%) dan sebagian besar (75%) mampu mengikuti tahapan simulasi desain VR dengan baik. Pelatihan ini membekali guru dengan pemahaman dan keterampilan dasar penggunaan VR, meningkatkan kreativitas dalam merancang materi ajar interaktif, serta memperkuat literasi digital mereka. Meskipun keterbatasan alat dan waktu membatasi pembuatan produk VR mandiri, kegiatan ini menyediakan fondasi penting untuk pengembangan media pembelajaran berbasis VR di masa depan. Implikasi dari kegiatan ini adalah peningkatan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran IPS secara berkelanjutan, sehingga memperkaya pengalaman belajar siswa dan mendukung inovasi pendidikan abad ke-21.
PENGUATAN KOMPETENSI NUMERASI ABAD KE-21 BERBASIS ETNOMATEMATIKA MELAYU DAN NILAI ISLAM PADA SISWA SERI-SEMI ABIM MALAYSIA Yulia Rahmawati Z; Ade Rahman; Hera Hastuti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v9i2.1388

Abstract

This community engagement program aimed to strengthen twenty-first-century numeracy competencies through a Malay ethnomathematics approach integrated with Islamic values for students of Sekolah Rendah Islam (SERI) and Sekolah Menengah Islam (SEMI) ABIM Malaysia. The program adopted a Participatory Learning and Action (PLA) approach through three main activities: interactive sharing sessions, educational counseling, and simple hands-on practices based on Malay cultural heritage. Learning materials utilized Malay songket motifs, the congkak traditional game, Malay traditional houses, and wau as contextual media for numeracy learning while integrating Islamic values, including mizan (balance), itqan (excellence), amanah (responsibility), and ta'awun (cooperation). The implementation showed active student participation through discussions, cultural exploration, and group presentations. The program provided meaningful learning experiences, enhanced students' appreciation of Malay cultural heritage, and strengthened their understanding that mathematical concepts can be learned through cultural contexts and Islamic values. This program offers an alternative contextual and culturally responsive model for strengthening numeracy learning in Islamic schools.
Co-Authors ade rahman Affandri Jasrio Afrilyza Putri Agustina Agustina Ahmad Alfarid Pra yogi Aisiah Aisiah, Aisiah Alexander Rendi Haditama Mumarta Alfajri Yusra Angelina Stephani Manullang Anggraeni, Efi Anisa Oktiani Annisa Pebriani Ikhsan Arianti, Sindi Arrahman, Ikhsan Ash-Shidiqie, Muhammad Atthahira, Atthahira Aulia Tiara Rosida Azim, Fauzul Azizah, Shieva Nur Azzahra, Putri Fadhilah Bunga Indah Parawangsa Dera Suci Tri Wahyuni Dini Eka Putri Dinita, Witia Afria Eka Asih Febriani Elianti, Riska Eriyono Budi Wijoyo Etmi Hardi Fatimah Zahara Desfitri Fauziyah Deldi Febry Oktariano Firda Widyasari Firza Firza Fithriah, Rahmuliani Fitri Rahayu Fitri Ramadani Fitri Ramayanti Gumelar, Yangyang Citra Gusmita Ul Husna Hakim, Fazuan Ratu Husnul Fikri Hutrisni, Mardhyyah Ichwani, Arief Ikhsan Arrahman Ikhsan, Annisa Pebriani Imas Yoyoh Indah Monicha Iqrima Basri Iqrima Basri Istifada, Rizkiyani Iwa Salji Elbi Satria Julianti, Khoirunisa K Kartini, K Kamila, Mufti Kartini Kartini Khoirul Ihwan Krisma Haryuniati Kusrynanda, Aura Savita Lestari, Citra Pingkan Mia Gusmita Mutakamilah, M Mutiara Andra Yeni Najmi Najmi, Najmi Nanda Setiawan Neviyarni, Neviyarni Nursepti Rani Oga Nafriadi Padlan Dwi Cahyo Purwanto, Ika Putri, Afni Rahmania Putri, Dhea Mardalia Rahayu, Sinta Ramadhani, Indah Ramadhani, Sonia Rangga Febrian Ilham Ratna Indrayani Rery Novio Reza Nurul Annisa Robby Prihadi Aulia Erlando Ruci Sri Wahyuni Rusdi Rusdi Saleh, Az Zhukruf Nadhillah Salman AlFarizi Sari, Dara Fardian Sari, Yohana Karnama Sekarsari, Rita Siska Mutia Jasni Siti Fatimah Sugarda, Tasya Mutia Suprina, Nurlis Syalabilla, Zaqya Tistiarni Tistiarni Umara, Annisaa Fitrah Utami, Rahma Dinda Viranti Viranti Wahidul Basri Wela, Rasmila Widya Sari Winahyu, Karina Megasari Wulandari Dwianty Yefterson, Ridho Bayu Yoki Saputra Yulia Rahmawati Z Yuliandra, Debi Zafri Zafri Zafri Zafri Zafri Zafri Zul Asri Zul Asri