Articles
Pengembangan Historiografis sebagai Media Pembelajaran Sejarah SMA Materi Peninggalan Praaksara di Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat
Hutrisni, Mardhyyah;
Hastuti, Hera
Jurnal Kronologi Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jk.v7i3.988
This reserch began with the problems encounteredin the field, namely the absence of history kearning media available at SMAN 1 Kecamatan Guguak regarding local history of prehistori cheritage in Lima Puluh Kota Regency and the still minimaluse of IT-based media inhistory learningat SMAN 1 Kecematan Guguak. This research aims to develop and analyze the feasibility, as well as evaluate the level of practicality and effevctiveness of historiographic-based history learning media containing local history. The local history in this study is prehistoric heritage in Limia Puluh Kota Regency. The type of research used is development esearch or Research and Development (R&D) using the ADDIE model. The subjects of this study were 32 students of class X of SMAN 1 Kecamatan Guguak. The results of the study were obtained through several stages, namely: 1) analysis of needs related to teachers, curriculum and students; 2) design of learning media using Canva; 3) the results of the material feasibility test showed an average value of 3,62 and the results of the learning media feasibility test showed an average value of 3,61, both of which are included in the very feasible category; 4) the implementation stage is seen from the results of the practicality test with an average score of 3,72 from teachers and 3,43 from students, categorized as very practical; 5) the evaluation stage can be seen from the effectiveness test by analyzing interview responses with teachers, wihic shows historiography as an effective learning medium used in the history learning process.
Pelatihan Penulisan Buku Teks Berlandaskan Kurikulum Merdeka Untuk Guru SMP PMT Prof. Dr. Hamka II Padang
Hastuti, Hera;
Aisiah, Aisiah;
Yuliandra, Debi
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/publikan.v15i3.67312
Salah satu kebijakan kepala sekolah SMP PMT Prof. Dr. Hamka II Padang untuk menunjang kualitas pembelajaran yaitu mewajibkan setiap guru membuat perangkat pembelajaran sendiri, berupa modul yang dijadikan pegangan oleh siswa. Modul ini dibuat berdasarkan materi yang terdapat dalam kurikulum selama satu tahun pembelajaran. Tingginya komitmen guru dalam membuat modul, merupakan modal utama untuk memiliki karya sendiri yang dapat dipakai secara nasional dalam bentuk buku teks. Namun, masih tingginya angka plagiasi, belum terstrukturnya penulisan, minimnya referensi yang digunakan, serta belum memahami bagaimana struktur penulisan buku teks, menjadi persoalan utama yang dihadapi oleh guru-guru tersebut. Permasalahan ini menjadi motivasi tim pengabdian memberikan pelatihan penulisan buku teks berdasarkan Kurikulum Merdeka. Menggunakan tiga langkah metode, yakni; 1) Persiapan; melakukan observasi dan diskusi; 2) Pelaksanaan, melakukan worshop dan pelatihan penulisan; 3) Evaluasi, dengan memberi masukan terhadap draf buku teks yang sudah dibuat oleh guru. Pelatihan ini disambut dengan baik oleh kepala sekolah dan seluruh guru, terbukti dengan ikutnya semua guru dalam pelatihan, aktif dalam berdiskusi, dan mengirim draf buku teksnya pada tim pengabdian untuk diberi masukan. Mendorong guru memiliki karya sejalan dengan penerapan Kurikulum Merdeka. Memiliki bahan ajar yang ditulis sendiri juga menjadi sarana bagi guru untuk lebih menguasai pembelajaran dalam kelas.
Pengembangan Wordwall Game Interaktif Sebagai Media Evaluasi Pembelajaran Di SMAN 1 Ampek Angkek
Bunga Indah Parawangsa;
Hastuti, Hera
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13502
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendesain Media Pembelajaran Online berbasis Game Evaluasi Wordwall pada pembelajaran sejarah siswa Fase E SMAN 1 Ampek Angkek. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Develompent, Implementation dan Evaluation) Namun penelitian ini hanya dibatasi sampai tahapan implementasi saja. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi ahli media, lembar validasi validator soal, lembar validasi guru, dan lembar penilaian kepraktisan siswa. Hasil penelitian menunjukkan media evaluasi wordwall game interaktif yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran sejarah si SMA berdasarkan hasil validasi keseluruhan ahli media 4,43, ahli validator soal 4,46 dan validasi dari guru mata pelajaran sejarah 4,64 dengan kategori sangat praktis. Uji coba media dilakukan pada peserta didik kelas fase E di SMAN 1 Ampek Angkek melalui kuisioner dengan mendapatkan rata-rata penilaian 4,42. Berdasarkan hasil uji validasi dan uji coba, dapat disimpulkan bahwa media wordwall interaktif pada pembelajaran sejarah layak dan efektif digunakan oleh siswa dalam pembelajaran sejarah di SMAN 1 Ampek Angkek.
Pengembangan Board Game Interaktif sebagai Media Pembelajaran Sejarah untuk Siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Solok
Syalabilla, Zaqya;
Hastuti, Hera
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi media yang digunakan oleh guru sejarah dalam proses pembelajaran Sejarah. Dengan menggunakan media game adalah salah satu cara membuat suasana belajar Sejarah menjadi seru dan lebih menyenangkan. Tujuan penelitian ini: 1) menganalisis proses pengembangan media Board game interaktif, 2) menganalisis kelayakan media, 3) menganalisis praktikalitas media 4) menganalisis efektivitas media Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa teknik wawancara dan angket. Pada uji kelayakan produk melibatkan ahli materi dan ahli media. Uji praktikalitas melibatkan guru mata pelajaran dan 34 orang siswa SMA Negeri 2 Solok kelas XI Fase F 5. Pada penelitian ini teknik analisis yang digunakan yaitu kualitatif-kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil saran dan komentar validator serta wawancara yang dilakukan kepada guru Sejarah dan peserta didik. Sedangkan data kuantitatif didapatkan melalui instrumen kelayakan media dan materi. Hasil uji kelayakan menggunakan skala likert pada ahli materi diperoleh skala 3,5 (sangat layak) dan ahli media diperoleh skala 3,46 (sangat layak). Hasil uji praktikalitas pada guru mata pelajaran diperoleh skala 3,9 (Sangat Praktis) dan pada peserta didik diperoleh skala 3,68 (sangat praktis). Dapat disimpulkan, media Board Game Interaktif layak dan praktis digunakan untuk guru maupun peserta didik SMA.
KORELASI MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP MINAT BELAJAR SEJARAH SISWA SMAS IT MUTIARA DURI
Ikhsan, Annisa Pebriani;
Hastuti, Hera
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 8 (2023): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah (Special Issues)
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/ph.v8i2.45490
This study aims to show the effect of Project-Based Learning (PJBL) learning model on students ' learning interest in history subjects. This study is a quantitative research with a Description. The subjects of this study were students of Grade XI social studies 2 at SMA s it Mutiara Duri. From the results of field research and discussion through questionnaires, observations, to the respondents, in general, this study was analyzed using a simple linear regression technique. Based on the results of the Test t (partial) calculated t value obtained for Project-Based Learning variables 6,185 > t value table 1,990, the results of hypothesis testing showed that the value of R Square is 0.577 (57.7%). This shows that the Project-Based Learning variables as a whole provide 57.7% of the interest in learning, while the remaining 42.3% are influenced by other variables not studied in this study. It can be concluded that there is a positive relationship between variable X to variable Y.
PENGEMBANGAN E-COMIC SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH UNTUK SISWA SMA PADA MATERI AGRESI MILITER BELANDA I DAN II
Arrahman, Ikhsan;
Hastuti, Hera
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 8 (2023): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah (Special Issues)
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/ph.v8iX.46983
This study aims to develop Indonesian history learning media on Dutch Military Aggression Materials I and II for class XI Senior Highschool. This study used research and development (R&D) methods, using the ADDIE development model. In this research only carried out until the stage of implementation (implementation). The analysis phase is carried out by conducting a needs and curriculum analysis. The design stage is carried out by making a summary of the material, creating a storyline, and drafting an e-comic design. The Development Stage is carried out by making images and text in e-comics using Adobe Photoshop software, at this stage validation is also carried out with material experts and media experts. Evaluation with material experts obtained an average of 3.70 included in the Very Eligible criteria, Assessment with media experts obtained an average of 3.88 included in the Very Eligible criteria. The implementation phase was carried out by testing the teacher and 32 students of class XI IPS 5 SMAN 3 Bukittinggi. The practicality assessment by the teacher gets an average of 3.83 with very practical criteria. From the practicality assessment by students, they get an average of 3.48 with very practical criteria. From the research data that has been done, it can be concluded that the e-comic media developed is feasible and practical for use in Indonesian history learning for class XI Senior Highschool.
ANALISIS KEBUTUHAN E-BOOKLET UNTUK MELATIH BERFIKIR KAUSALITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMAN 2 LUBUK BASUNG
Utami, Rahma Dinda;
Hastuti, Hera
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2025): PUTERI HIJAU: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/ph.v10i2.68184
Penelitian ini bertujuan untuk analisis kebutuhan terhadap bahan ajar e-booklet pada materi Organisasi Pergerakan Nasional di SMAN 2 Lubuk Basung bagi siswa kelas XI Fase F. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deksriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan wawancara. Hasil dan pembahasan yang didapatkan dari penelitian ini adalah peserta didik kurang menyukai mata pelajaran sejarah dan lebih menyukai mata pelajaran eksakta ditambah dengan kurang bervariasinya pengembangan bahan ajar sejarah. Kemudian, peserta didik cenderung kurang berminat dan bersemangat untuk membaca buku paket yang berisi lebih banyak materi dan hanya mengandalkan guru untuk menjelaskan materi, dan buku yang dipakai biasanya buku konvensional seperti buku teks dimana hanya berisi tulisan, dan kurang banyak gambar-gambar yang mendukung. Berdasarkan hasil test ditemukan rendahnya kemampuan berpikir kausalitas siswa. Untuk itu diperlukan bahan ajar berbasis digital yang dapat membantu dan memudahkan peserta didik untuk memahami materi pembelajaran sejarah serta dapat melatih kemampuan berpikir kausalitas peserta didik. Bahan ajar yang dijadikan solusi adalah e-booklet yang disusun secara digital yang dilengkapi dengan desain yang menarik agar peserta didik dapat fokus dan, berisi gambar-gambar dan warna yang menarik, berisi link ke sumber tambahan seperti video yang dapat diinteraksi, diagram hubungan sebab-akibat, serta materi akan disajikan secara kausalitas jelas, ringkas dan menarik sehingga mudah untuk dipahami peserta didik.
Pengetahuan dan Efikasi Diri Mahasiswa Kesehatan dalam Perilaku Pencegahan Penularan Covid-19
Kartini, Kartini;
Hastuti, Hera;
Umara, Annisaa Fitrah;
Azizah, Shieva Nur;
Istifada, Rizkiyani;
Wijoyo, Eriyono Budi
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 5 No. 1 (2021): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33006/ji-kes.v5i1.270
Abstrak Mahasiswa merupakan kelompok yang memiliki mobilitas tinggi dalam aktivitas di luar rumah. Berbagai faktor mempengaruhi perilaku mahasiswa, salah satunya pengetahuan dan efikasi diri. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hubungan pengetahuan dan efikasi diri mahasiswa dalam perilaku pencegahan penularan COVID-19 setelah satu tahun pandemi. Metode penelitian menggunakan studi kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian ini telah lolos uji etik dengan jumlah responden yang terlibat adalah 228 mahasiswa. Analisis data menggunakan tes chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan pengetahuan dan efikasi diri dengan perilaku mahasiswa dalam pencegahan penularan COVID-19 setelah satu tahun pandemi (p-value < 0,05). Akses informasi yang mudah didapat oleh mahasiswa berdampak pada peningkatan pengetahuan dan nilai efikasi diri. Oleh karena itu dibutuhkan dukungan dari berbagai lintas sektoral dan keluarga untuk mempertahankan pengetahuan dan motivasi positif mahasiswa dalam perilaku pencegahan COVID-19. Kata kunci: COVID-19, efikasi diri, mahasiswa, pengetahuan, perilaku  Abstract College students are a group that has high mobilization activity outside. Various factors influence college student behavior, one of which is knowledge and self-efficacy. The aim of this study was to describe the relationship between knowledge and self-efficacy of college students in preventing COVID-19 transmission behavior after one year of the pandemic. The research method used a quantitative study with a cross-sectional design. This research had passed the ethical test with the number of respondents involved are 228 college students. Data analysis used a chi-square test. The results showed a relationship between knowledge and self-efficacy with college student behavior in preventing COVID-19 transmission after one year of the pandemic (p-value <0,05). The information that is accessible for students has an impact on increasing knowledge and self-efficacy values. Therefore, it takes support from various sectoral and families to maintain positive knowledge and motivation of students in COVID-19 prevention behavior.Keywords: COVID-19, self-efficacy, college students, knowledge, behavior
Teori Belajar Humanistik dan Penerapannya dalam Pembelajaran Sejarah
Hastuti, Hera;
Neviyarni, Neviyarni;
Wela, Rasmila
Jurnal Kronologi Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jk.v7i4.1038
Humanistic learning theory places the individual at the center of the educational process, focusing on developing personal potential through the fulfillment of basic human needs, as outlined by Abraham Maslow and Carl Rogers. This approach emphasizes the importance of a supportive environment, respect for student independence, and the teacher's role as a facilitator in creating a learning space that focuses on students' emotional and social well-being. In the context of history learning, the application of this theory offers opportunities to create more meaningful and life-connected learning experiences for students, enabling them to develop critical and reflective thinking skills. Through experiential learning, empowering students to determine learning goals, and integrating humanitarian values, humanistic theory can help enrich historical understanding beyond cognitive, affective, and social learning. This study aims to explore the basic principles of humanistic learning theory and apply these principles to history learning, in order to increase student engagement and achieve more holistic and sustainable learning. These findings are expected to provide insights for educators in creating more inclusive history learning that is based on student self-development.
Pemberdayaan Karang Taruna melalui Pelatihan First Aid dan Early Warning System untuk Kesiapsiagaan Darurat Pra-Hospital
Kartini, Kartini;
Ichwani, Arief;
Hastuti, Hera;
Julianti, Khoirunisa
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52072/abdine.v5i2.1660
Kesiapsiagaan masyarakat terhadap kondisi gawat darurat rumah tangga merupakan aspek penting dalam mencegah kecacatan dan kematian dini. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga RW 003 Kalideres dalam penanganan kondisi gawat darurat berbasis komunitas. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, simulasi kasus, serta pemanfaatan grup WhatsApp resmi sebagai media komunikasi berkelanjutan. Sebanyak 30 peserta terdiri dari anggota Karang Taruna dan Dasa Wisma mengikuti empat sesi pelatihan mulai akhir Juli hingga awal September 2025. Materi mencakup pertolongan pertama (first Aid) untuk kondisi henti nafas dan henti jantung, penganan tersedak, teknik evakuasi di area sempit, penggunaan alat kesehatan dasar, cara melakukan panggilan gawat darurat ke 112/119 dan penerapan Early Warning System (EWS). Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan uji Wilcoxon, serta observasi keterampilan praktik oleh fasilitator. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta (p < 0,05) dengan seluruh peserta mengalami kenaikan skor setelah pelatihan. Peserta juga menunjukkan kemampuan praktik yang lebih baik pada simulasi lapangan. Program ini berhasil meningkatkan kesiapsiagaan komunitas dan memperkuat jejaring komunikasi warga. Dengan pelatihan berkelanjutan dan dukungan sistem sederhana, RW 003 memiliki model kesiapsiagaan darurat berbasis komunitas yang dapat direplikasi di wilayah lain.