Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

HUBUNGAN RELIGIUSITAS DAN SPIRITUALITAS DENGAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA PASIEN GONORE DI KECAMATAN PASIRIAN KABUPATEN LUMAJANG Wardoyo, Wardoyo; Isnawati, Iin Aini; Suhari, Suhari
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.379

Abstract

Gonore merupakan salah satu infeksi menular seksual yang penyebarannya sangat dipengaruhi oleh perilaku seksual berisiko. Religiusitas dan spiritualitas dipandang sebagai faktor yang dapat mempengaruhi keputusan moral individu, termasuk dalam perilaku seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dan spiritualitas dengan perilaku seks bebas pada pasien gonore (GO) di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional, dengan pengumpulan data melalui angket/kuesioner. Populasi sebanyak 35 respoden dan Sampel penelitian terdiri dari 35 responden yang dipilih dengan metode total sampling. Uji analisis dengan menggunakan uji Spearmank rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat religiusitas yang kurang baik sebanyak 20 responden (57,1%) dan tingkat spiritualitas yang kurang baik juga sebanyak 20 responden (57,1%). Selain itu, perilaku seks bebas dalam kategori negatif ditemukan pada 22 responden (62,9%). Analisis menggunakan uji Spearman's rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara religiusitas dan perilaku seks bebas dengan nilai α < 0,05 (0,000). Hasil yang sama juga ditemukan pada hubungan antara spiritualitas dan perilaku seks bebas, dengan nilai α < 0,05 (0,000). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa rendahnya tingkat religiusitas dan spiritualitas berkaitan dengan tingginya perilaku seks bebas negatif pada pasien gonore. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berbasis pendidikan religius dan spiritual untuk mengurangi perilaku seksual berisiko pada pasien gonore.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KUNJUNGAN PASIEN DM TIPE 2 DI POSBINDU PTM WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABRUK KIDUL KABUPATEN LUMAJANG Usnia, Rovi; Yunita, Rizka; Isnawati, Iin Aini
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.381

Abstract

Diabetes mellitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Self Efficacy pada pasien diabetes melitus akan mempengaruhi pasien dalam berperilaku dan berkomitmen, sehingga dengan Self Efficacy yang kuat memiliki harapan yang besar terhadap suksesnya pencapaian tujuan, sedangkan individu dengan Self efficacy yang rendah memiliki keraguan dalam mencapai tujuannya. Efikasi diri dapat mendorong keyakinan penderita diabetes mellitus untuk berperilaku positif melakukan penyesuaian gaya hidup untuk mencapai tujuan pengobatannya salah satunya melakukan kunjungan ke Posbindu PTM untuk melakukan pemantauan kondisi mereka. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain metode Korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh Pasien DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Labruk Kidul sebesar 395 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, menggunakan tehnik stratified simple random sampling didapatkan sampel sejumlah 199 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tertutup dan pengumpulan data secara retrospektif yaitu diambil dari data buku register Posbindu PTM mulai bulan Januari sampai Desember 2023. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden mempunyai nilai Self Efficacy kurang sebanyak 82 responden (41,2%) dan sebagian besar responden tidak aktiv berkunjung ke Posbindu PTM sebanyak 133 responden (66,8%). Setelah dilakukan uji statistik Spearman rank mendapatkan hasil nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,005 dan r correlation coefficient 0,720, maka artinya ada hubungan antara self efficacy dengan kunjungan pasien DM tipe 2 di Posbindu PTM Wilayah Kerja Puskesmas Labruk Kidul. Meningkatkan self efficacy sangat penting untuk penderita DM tipe 2 karena dengan self efficacy yang baik akan memiliki keyakinan maupun kesadaran diri akan sembuh dari penyakitnya sehingga aktiv berkunjung ke Posbindu PTM
HUBUNGAN PERILAKU CARING TENAGA KESEHATAN DENGAN KEDISIPLINAN MELAKUKAN CUCI TANGAN DI RUANG RAWAT INAP DAN NIFAS PUSKESMAS GESANG LUMAJANG Rahmatullah, Ryan Nur; Yunita, Rizka; Isnawati, Iin Aini
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.386

Abstract

Perilaku Caring tenaga kesehatan dan kedisiplinan cuci tangan merupakan dua aspek penting dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas dan mencegah infeksi silang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku Caring tenaga kesehatan dan kedisiplinan cuci tangan di Ruang Rawat Inap dan Nifas Puskesmas Gesang. Mengetahui hubungan antara perilaku Caring tenaga kesehatan dan kedisiplinan cuci tangan di Ruang Rawat Inap dan Nifas Puskesmas Gesang. Desain penelitian adalah korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Teknik yang digunakan untuk menentukan sample adalah proportionated random sampling, jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 31 tenaga kesehatan yang bekerja di Ruang Rawat Inap dan Nifas Puskesmas Gesang. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur perilaku Caring dan kedisiplinan cuci tangan, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman's rho. Hasil analisis menunjukkan bahwa 25 dari 31 responden (80,6%) memiliki perilaku Caring dalam kategori baik, sedangkan 23 dari 31 responden (74,2%) menunjukkan kedisiplinan cuci tangan dalam kategori baik. Uji analisis Spearman's rho menghasilkan nilai α < 0,05 (0,000), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara perilaku Caring dan kedisiplinan cuci tangan. Nilai Correlation Coefficient sebesar +0,831 menunjukkan hubungan positif yang kuat, berarti semakin baik perilaku Caring, semakin tinggi kedisiplinan cuci tangan. temuan ini menggarisbawahi pentingnya perilaku Caring sebagai faktor yang mempengaruhi kedisiplinan cuci tangan. Peningkatan perilaku Caring berpotensi memperbaiki kedisiplinan dalam praktik cuci tangan, yang pada gilirannya meningkatkan keselamatan pasien. Program pelatihan yang menekankan kedua aspek ini dapat memperbaiki kualitas asuhan keperawatan.
HUBUNGAN PENERIMAAN IBU HAMIL DENGAN KESIAPAN PERAWATAN BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA LUMAJANG Ardiana, Yosinta Dwi; Isnawati, Iin Aini; Suhari, Suhari
Jurnal Keperawatan Vol. 18 No. 1 (2025): Volume 18, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v18i1.395

Abstract

Penerimaan ibu hamil merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi kesiapan ibu dalam merawat bayi baru lahir. Kesiapan ini penting untuk memastikan kesejahteraan bayi serta mendukung proses transisi peran ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan ibu hamil dengan kesiapan perawatan bayi baru lahir di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 88 responden melakukan pemeriksaan di poli kandungan Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Self Acceptance Scale Pregnant Women (SAS-PW) dan kuesioner Kesiapan Bayi Baru Lahir. Analisis data menggunakan uji pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan tingkat penerimaan ibu hamil yang tinggi (55,7%) dan hasil pengukuran kesiapan perawatan bayi baru lahir 84,1%. Hasil analisis data menggunakan uji pearson product moment menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerimaan ibu hamil dengan kesiapan perawatan bayi baru lahirdi Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang dengan ρ-value = 0,0001 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penerimaan ibu hamil, semakin tinggi pula kesiapan mereka dalam merawat bayi baru lahir. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penerimaan ibu hamil dengan kesiapan perawatan bayi baru lahir di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang. Semakin tinggi tingkat penerimaan ibu hamil, semakin besar pula kesiapan mereka dalam merawat bayi baru lahir. Temuan ini menekankan pentingnya intervensi yang berfokus pada peningkatan penerimaan ibu hamil, untuk memastikan kesiapan yang optimal dalam merawat bayi baru lahir dan mendukung kesejahteraan ibu serta bayi
Co-Authors Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Kusyairi Achmad Ahmad Khomaedy Ainul Yaqin Salam Alfariz, Muhammad Alfiatul Alita Octa Ningtias Alwin Widhiyanto Andriyanto Gunawan Wibisono Ardiana, Yosinta Dwi Arif Eka Budiman Ayu Latifah Delia Agustin Devi Rizkiyah Diah Oktavia Ningsih Didit Reza Fahlusi dini ayu lestari Dini Wahyuni Dodik Hartono Dodik Hartono Dr. Ro’isah Eko Imam Prasetyo Elsye Elys Bariroh Fadlilah, Indah Lailatul Fajar Kholid Setiawan Farianingsih Fatimah, Yuliati Grido Handoko Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono Grido Handoko Sriyono H Nur Hamim Handayani, Erna Heni Wahyuni Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Setya Purwiyaningsih Ilda Ima Yulian Handayani Imroatul Maulidah Ayyub Khoiroh, Iswatin Khoiruni, Irma Rizqia Kusyairi, Achmad Lia Herlina Lia Herlina Liana Riskiyatus Sholehah Linda Agustin Marfuah Marfuah Maria Ulfatus Zuhria Mariani Mariani Mariani Moh. S. Guntur Muchammad Andri Maulidin Muh. Audini Mukhlisiddin Muhammad Iqbal Muhimmatul Lathifa Mutiara Anggraeny Mutmainnah Zakiyyah Nafolion Nur Rahmat Nafolion Nur Rahmat, Nafolion Nur Niaga Rahmatullah Nofolion Nur Rahmat Nur Hamim Nur Hamim Nur Hamim Nur ‘Azah Nuraini Nuraini Nurakhmawati, Eva Putri, Yuke Ambarwati R Endro Sulistyono Rahmatullah, Ryan Nur Riska Wati Riska, Awalani Risky Eko Wardana Rizka Yunita Ro'isah Ro'isah Roshinta Sony Anggari Ro‘isah Ro’isah Salsabila Putri Azhari Sanik Waras Sari, Djia Retno Silvia Nur Afkarina Siti Faaradila N.L.M Siti Fatimah Tus Zahroh SITI MARIA ULFA Siti Maryam Siti Nur Afifah Siti Romlah Siti Walidah Dewi Murni Siti Zainab Suhari Suhari Suprabowo, Wahyu Terapi Akupresur Titik Suhartini Usnia, Rovi Uswatun Hasanah Wahyusari, Shinta Wardoyo Wardoyo Widya Addiarto Windra Jayani Windyah susanti Zakariya Adib Yahya