Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KELAYAKAN INDUSTRI RUMAH TANGGA PANGAN (IRTP) SAGU Timisela, Natelda R.
Agrin Vol 12, No 1 (2008): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2008.12.1.78

Abstract

Sagu dapat dimanfaatkan sebagai substitusi terigu dan mengurangi ketergantungan terhadap beras karenamengandung karbohidrat dalam jumlah tinggi. Sagu bahkan dapat diandalkan menjadi sumber pangan pokok,sehingga jika budidaya dan pemanfaatan tanaman sagu dikembangkan menjadi tanaman komersil di bidangpertanian maka tanaman sagu bisa setara popularitasnya dengan pangan lain. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui kelayakan industri rumah tangga pangan (IRTP) sagu; kepekaan IRTP sagu terhadap perubahanharga output dan harga input, produktivitas tenaga kerja pada IRTP sagu dan kontribusi IRTP sagu terhadappendapatan total rumah tangga. Berdasarkan hasil analisis finansial dan analisis kelayakan, IRTP sagumenguntungkan dan layak diusahakan. Nilai produktivitas tenaga kerja juga sangat tinggi lebih besar dari UpahMinimum Provinsi, selain itu juga IRTP sagu memberikan kontribusi yang sangat tinggi terhadap pendapatantotal rumah tangga yaitu sebesar 87,9 %.Kata kunci: IRTP sagu, kelayakan, kontribusi, kepekaan, produktivitas ABSTRACTSago could be consumed as a substitute of flour and decrease dependency of rice due to high contents ofcarbohydrate. Sago could become as main food so it is possible to develop its cultivation as well as utilization inorder to improve as a commercial crop similar to other crops. The objectives of this study were to evaluate thefeasibility of sago household industries, sensitivity of these household industries upon the change of output andinput price, the productivity of its labors and contribution upon the household income. The results of this studyindicated that sago was profitable and feasible to develop. The labors productivity was higher than the minimumprovincial wage. The contribution of this business on the total household income was to 87.9 percent.Key words: Sago household industries, feasibility, contribution, sensitivity, productivity.
PELATIHAN PENGOLAHAN TEPUNG SAGU MENJADI PRODUK TURUNAN BERNILAI TAMBAH J. Polnaya, Febby; C. D. Tuhumury, Helen; Lawalata, Vita N.; Palijama, Syane; Mailoa, Meitycorfrida; Tetelepta, Gilian; Moniharapon, Erynola; Ega, La; Augustyn, Gelora H.; Breemer, Rachel; Picauly, Priscillia; Sipahelut, Sophia G.; G. C. Lopulalan, Cynthia; Timisela, Natelda R.
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i4.1250-1258

Abstract

Tanaman sagu mampu menghasilkan 20–40-ton pati kering per hektar per tahun. Artinya, 1 juta hektar tanaman sagu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat seluruh rakyat Indonesia. Peningkatan produksi dan diversifikasi produk olahan sagu dapat membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Waesamu di Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, merupakan salah satu desa yang aktif dalam mengolah sagu. Namun dalam pengolahannya belum optimal, karena hasil olahan dalam bentuk bahan setenga jadi yaitu sagu basah. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengolahan produk-produk turunan dari sagu yang memiliki nilai tambah dan nilai jual. Kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung di Desa Waesamu melalui tahapan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu PKK Desa Waesamu. Hasil kegiatan pengabdian yaitu tepung sagu diolah menjadi berbagai produk turunan, seperti kukis sagu keju, kukis sagu kismis, brownies sagu, dan mie sagu. Setiap kelompok mengolah salah satu produk dan mempresentasikan hasilnya kepada seluruh peserta pelatihan. Hasilnya sangat baik dan para peserta bersemangat untuk meningkatkan pengetahuan untuk pengolahan produk sagu menjadi peluang usaha untuk penambahan pendapatan keluarga.
Manajemen Rantai Pasok Usaha Agroindustri Keripik Keladi (Xanthosoma sagittifolium) Pada UMKM Malk Chips Roswandy, Natasya; Timisela, Natelda R; Tuhumury, Maisie T. F.
AGRICA Vol. 17 No. 2 (2024): December
Publisher : Agriculture Faculty of Flores University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/agr.v17i2.4061

Abstract

This research aims to Determine and Analyze the Supply Chain as well as the Efficiency and Performance of the Supply Chain in Malk Chips SMEs. The research method used is Purposive Sampling to determine samples based on suitability of criteria or characteristics of the Malk Chips’s Taro Chips Agro-Industry Supply Chain Mechanism, Marketing Margin Analysis, Farmer's Share Analysis, and SCOR Analysis. The research results show that the Supply Chain members of Malk Chips SMEs consist of Suppliers, Producers, Distributors and Consumers. Based on the results of SCOR Analysis, the Supply Chain Performance Value for Malk Chips SMEs is 45,707. The highest Farmer's Share value is in Channel II which has an efficiency value of 100% for both 200gr and 350gr chips, while Channel I have an efficiency value of 78,78 % for 200gr taro chips and 87,5% for 350gr Taro Chips.
PEMANFAATAN PANGAN LOKAL MELALUI DAPUR SEHAT (DASHAT) ATASI STUNTING PADA KAMPUNG KB Timisela, Natelda R; Leatemia, Ester D; Luhukay, Johanna M; Far Far, Risyat A.; Mailoa, Meitycorfrida; Nurjannah, Neima; Matulessy, Meivie; Latuconsina, Hayati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 3 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i3.2024.994-1002

Abstract

Pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas KB di setiap desa menjadi prioritas nasional yang dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung KB. Melalui program yang inovatif dan strategis dalam mengejawantahkan program Banggakencana secara paripurna maka kampung KB diharapkan dapat menjalankan program-program yang berpihak kepada masyarakat. Keberadaan Kampung KB tidak secara langsung berdampak pada balita stunting tetapi ke upaya sensitif untuk menurunkan stunting. Salah satu program kampung KB untuk mengurangi keluarga beresiko stunting adalah Dapur Sehat (dashat). Untuk perbaikan gizi anak balita maupun ibu hamil dan ibu menyusui adalah berupa optimalisasi dashat atasi stunting melalui pengolahan makanan lokal. Dashat merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang terkait dengan upaya pemenuhan gizi seimbang untuk keluarga yang resiko stunting sebagai calon pengantin (CATIN)), ibu hamil, ibu menyusui, baduta/balita stunting dari keluarga yang tidak mampu. Hal ini penting supaya dilakukan pencegahan stunting lebih awal dengan mengonsumsi berbagai olahan pangan lokal yang berkualitas, bergizi dan seimbang.
Co-Authors Ajina, Herminus Aphrodite Milana Sahusilawane Aphrodite Milana Sahusilawane, Aphrodite Milana Ariany, Noni Augustyn, Gelora H. Augustyn, Gelora Helena C. D. Tuhumury, Helen Cynthia G. C. Lopulalan Desta Janu Kuncoro Dumatubun, Edward S Dwidjono Hadi Darwanto Dwidjono Hadi Darwanto Dwidjono Hadi Darwanto Ega, La Erick W. Talakua Erynola Moniharapon Ester D Leatemia Ester D Leatemia Ester D. Leatemia Ester D. Leatemia Ester D. Leatemia Ester Dorina Leatemia Esther Kembauw Esther Kembauw, Esther Estradivari Estradivari Estradivari Estradivari Far Far, Risyat A. Febby J. Polnaya Ferawaty Martha Kary G. C. Lopulalan, Cynthia Gilian Tetelepta Hasimin, Mega Apriani Hellen Nanlohy Hellen Nanlohy Hellen Nanlohy Hermawanti, Eka Huliselan, Hlouke A Ignatia Dyahapsari Ignatia Dyahapsari Ihsan Ihsan Inta P.N. Damanik, Inta P.N. J. Polnaya, Febby Jainab, Jainab Johanna M Luhukay Johanna M Luhukay Johanna M. Luhukay Kabul Budiman Kartono Kartono Kelbo, Rahmawati Khaulah Binti Ahmad Latukau La Ega Latuconsina, Hayati Leatemia, Ester D Leatemia, Ester D. Leatomu, Nevy L Leonard O. Kakisina Leonard O. Kakisina Lidya Saptenno Luhukay, Johanna M Luhukay, Johanna M. M. TURUKAY Maggie Lekatompessy Maisie T. F. Tuhumury Manurung, Anjelina Marchela Tentua Mardiman Mardiman Marfin dan Slamet Hartono Dwidjono Hadi Darwanto Lawalata Marfin Lawalata Marfin Lawalata Marlani Luanmasar Marthinus J Saptenno MARVIN LAWALATA Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Matulessy, Meivie Meitycorfrida Mailoa Meitycorfrida Mailoa Milloen, Haydeeta Fasha Moniharapon, Erynola Nur Lailiyah Nurjannah, Neima Ode Rista Judin Paays, Vilia G Palijama, Syane Panani, Zahra Isnaini Parera, Waldemina B Parera, Weldemina B Parera, Weldemina B. Pattinama, Marcus J Priscillia Picauly Priscillia Picauly, Priscillia Rachel Breemer Raihana Kaplale Raja M Sari Rizal Rizal Rosdianawati Woriwun Roswandy, Natasya Rumadaul, Asis S. Palijama Salasa, Sonia Sipahelut, Sophia G. Slamet Hartono Sophia G. Sipahelut Stevianus Titaley Syane Palijama Tetelepta, Gilian Tuanaya, Siti Rania Tuankotta, Eriyati Tuhumury, Helen C.D. Tuhumury, Maisie T F Tuhumury, Maisie T. F. Valenszya Jozias Valenszya Jozias Vita N. Lawalata vita novalina lawalata W.B. PARERA Wardis Girsang Wardis Girsang Yohanes Latumahina Yolanda M T N Apituley Yuliahwati E Salampessy