Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kesadarana Masyarakat Pesisir Terhadap Pengelolaan Sampah di Perairan Teluk Ambon Kota Ambon Marthinus J Saptenno; Lidya BE Saptenno; Natelda R Timisela
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 20, No 2 (2022): April 2022
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.20.2.365-374

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis faktor yang mempengaruhi tingkat kesadaran masyarakat pesisir terhadap pengelolaan sampah di perairan Teluk Ambon Kota Ambon. Penentuan sampel dilakukan secara simple random sampling dengan jumlah responden sebesar 148 orang. Analisis Data penelitian dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis secara kualitatif untuk menjelaskan kesadaran masyarakat terhadap sampah di daerah pesisir sedangkan analisis data secara kuantitatif dilakukan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah menggunakan analisis SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan sampah domestik terutama sampah plastik di Teluk Ambon bagian dalam mengalami peningkatan dalam 20 tahun terkahir. Kesadaran masyarakat yang dilihat dari aspek pengetahuan, sikap dan perilaku menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat rendah terhadap kesadaran dalam pengelolaan sampah. Sikap dan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah baik, namun masih harus ditingkatkan terus kesadaran tentang pentingnya pengelolaan sampah bagi masyarakat pesisir. Model struktural berdasarkan nilai t-value, menunjukkan bahwa konstruk pengetahuan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap konstruk perilaku, karena nilai t-nya (t Pengetahuan -> Perilaku =0,472 lebih kecil dari nilai yang disarankan (t-value < 1,96). Pada konstruk perilaku memberikan pengaruh yang signifikan terhadap konstruk kesadaran, nilai t-nya > 1,96 (t perilakuàkesadaran=3,647). Sementara itu, konstruk sikap memberikan pengaruh yang signifikan terhadap konstruk perilaku, nilai t-nya (t sikapà perilaku= 6,290) lebih besar dari nilai t yang disarankan (t > 1,96). Nilai R-Square, diperoleh nilai untuk konstruk kesadaran dan perilaku masing-masing sebesar 0,235 dan 0,686. Hal ini dapat dijelaskan bahwa untuk setiap peningkatan sikap dapat memberikan pengaruh terhadap kesadaran dan perilaku masing-masing sebesar 23,5% dan 68,6%. Sedangkan sisanya yaitu masing-masing sebesar 76,5% dan 31,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.ABSTRACTThis study aims to analyze the factors that influence the level of awareness of coastal communities towards waste management in the waters of Ambon Bay, Ambon City. Determination of the sample is done by simple random sampling with the number of respondents amounted to 148 people. Analysis of research data was carried out qualitatively and quantitatively. Qualitative analysis is to explain public awareness of waste in coastal areas, while quantitative data analysis is carried out to analyze factors that influence public awareness of waste management using SEM-PLS analysis. The results showed that the density of domestic waste, especially plastic waste in the inner Ambon Bay, has increased in the last 20 years. Public awareness seen from the aspect of knowledge, attitude and behavior shows that public knowledge is low on awareness in waste management. The attitude and behavior of the community in waste management is good, but awareness must continue to be increased about the importance of waste management for coastal communities. The structural model based on the t-value shows that the knowledge construct does not have a significant effect on the behavioral construct, because its t-value (t Knowledge -> Behavior = 0.472 is smaller than the recommended value (t-value < 1.96). The behavioral construct has a significant effect on the construct of consciousness, the t-value is > 1.96 (t behavioràawareness=3.647). Meanwhile, the attitude construct has a significant influence on the behavioral construct, the t-value (t attitudeàbehavior) = 6.290) which is greater than the recommended t value (t > 1.96). The value of R-Square, obtained values for the constructs of consciousness and behavior of 0.235 and 0.686, respectively. This can be explained that for each increase in attitude can have an effect on awareness and behavior are 23.5% and 68.6%, respectively, while the remaining 76.5% and 31.4% are influenced by other factors outside the model, respectively.
MANAGEMENT OF SEA RESOURCES BASED ON LOCAL WISDOMS IN CONSERVATION OF ISLAND KEI IN MALUKU TENGGARA REGENCY Natelda R. Timisela; Hellen Nanlohy; Ignatia Dyahapsari
COJ (Coastal and Ocean Journal) Vol. 1 No. 2 (2017): COJ (Coastal and Ocean Journal)
Publisher : Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1143.991 KB) | DOI: 10.29244/COJ.1.2.113-126

Abstract

The aim of research to determine the potential and use of marine resources, describe the values of local wisdom that have relevance to the management of marine resources, and describe forms of marine resource management. The research method used is survey method, by conducting in-depth interviews and focus group discussions. The research location is located in Kei Island conservation area, Pulau-Pulau and the surrounding waters, Southeast Maluku Regency. Data were analyzed descriptively qualitative by describing all variables examined clearly and accurately. The results showed that the Kei Islands have incredible potential of the region, has the potential of fisheries and aquaculture is quite high and the fishery management area of strategic importance. The management of the area with the local wisdom approach of the community is carried out for generations, namely the culture of the sea and the culture of eating together. Local wisdom that is run so far strongly supports the determination of watershed conservation area. The forms of marine resource management in the conservation area is still governed by the rules verbally as is customary informal. The threat to the conservation of marine resources need to be aware through an integrated supervision sustainability of marine resources in order to remain protected, conservation and sustainable development. Keywords management, conservation area, local wisdom, community.
ANALISIS SALURAN DAN MARJIN PEMASARAN CABAI (Capsicum annum L) DI PASAR TRADISIONAL GEMBA DESA WAIMITAL KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Ode Rista Judin; Natelda R Timisela; Maisie T. F. Tuhumury
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 10, No 1 (2022): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v10i1.1234

Abstract

Komoditas hortikultura yang memiliki prospek di masa depan adalah sayuran. Kebutuhan masyarakat terhadap sayuran akan terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran dan marjin pemasaran sayuran komersial serta menganalisis saluran dan marjin pemasaran komoditi cabai. Metode pengambilan sampel ditentukan secara sengaja yaitu petani sebanyak 30 orang, pedagang pengumpul sebanyak lima orang dan pedagang pengecer sebanyak enam orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran pemasaran, pertama dari petani ke konsumen akhir, dan kedua dari petani ke pedagang pengumpul, pedagang pengumpul ke pengecer dan pengecer ke konsumen akhir. Marjin saluran pemasaran pertama adalah Rp. 25.000. Marjin pada saluran pemasaran kedua adalah Rp. 5000. Farmer’s share tertinggi pada tingkat petani adalah pada saluran pemasaran I yaitu sebesar 94,5 persen. Farmer’s share untuk saluran pemasaran II adalah sebesar 60 persen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kedua saluran pemasaran sudah efisien karena efisiensi pemasarannya sudah lebih dari 50 persen.
EFEKTIVITAS ALOKASI DANA DESA PADA USAHA PERTANIAN (STUDI KASUS DI NEGERI ADMINISTRATIF MAHU KECAMATAN SAPARUA TIMUR KABUPATEN MALUKU TENGAH) Marchela Tentua; Natelda R Timisela; Johanna M Luhukay
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 5, No 3 (2017): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v5i3.242

Abstract

Pemberian Alokasi Dana Desa merupakan perangsang untuk mendorong pembiayaan program pemerintah desa khususnya disektor pertanian, tetapi masih sedikit diketahui penelitian tentang efektifitas penggunaan dana desa, khususnya di wilayah pulau kecil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan alokasi dana desa serta perubahan pendapatan usaha setelah mendapatkan bantuan pada usaha dibidang pertanian. Sampel yang diambil adalah seluruh responden penerima bantuan ADD yaitu sebanyak 79 orang, terdiri dari 29 orang tahun 2016 dan tahun 2017 sebanyak 50 responden. Analisis data yang digunakan adalah kombinasi analisis kualitatif-deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah menerima bantuan ADD usaha yang lebih menguntungkan dan menerima dampak terbesar setelah menerima bantuan di tahun 2016 dan 2017 yaitu pada industri pengolahan, yakni kenaikan pendapatannya berkisar Rp.2.000.000,- sampai dengan Rp.8.000.000,- dan Rp.1.000.000,- sampai dengan Rp.48.000.000,- dengan tingkat efektivitas yang meningkat dari 94,76% tahun 2016 menjadi 96,66% tahun 2017.
KELAYAKAN USAHA TERNAK SAPI POTONG DI DESA WAIMITAL KABUPATEN SERAM BARAT PROVINSI MALUKU Ferawaty Martha Kary; Aphrodite Milana Sahusilawane; Natelda R Timisela
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 7, No 2 (2019): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.004 KB) | DOI: 10.30598/agrilan.v7i2.904

Abstract

Usaha ternak sapi potong memiliki prospek pemasaran masa depan yang menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha ternak sapi potong dan strategi pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi lapangan. Jumlah responden yang dipilih sebanyak  68 orang (50%) dari 136 populasi peternak sapi potong.  Data primer dan sekunder dianalisis dengan  menggunakan metode diskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak sapi potong layak diusahakan sebagai mata pencaharian utama petani. Pendapatan usahaternak sapi potong memiliki kontribusi terbesar dari seluruh pendapatan petani/peternak yaitu sebesar 50,02 persen. Analisis SWOT menunjukkan perlu penambahan modal untuk memperbanyak populasi ternak, pendampingan dari Dinas Pertanian untuk para petani/peternak mengembangkan usaha ternaknya dengan pola semi modern atau modern serta memanfaatkan peluang akan permintaan pasokan sapi potong yang terus meningkat.
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN ALOKASI DANA DESA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI PRODUKTIF DI NEGERI MORELLA KABUPATEN MALUKU TENGAH Khaulah Binti Ahmad Latukau; Natelda R Timisela; Raja M Sari
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 5, No 3 (2017): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v5i3.243

Abstract

Penggunaan Alokasi Dana Desa untuk program dan kegiatan bidang pemberdayaan masyarakat desa cenderung meningkat dalam tiga tahun terakhir, dari 436,3 juta tahun 2015 menjadi Rp1,3 miliar tahun 2017, tetapi belum diketahui sejauh mana dana tersebut meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam pengembangan wirausaha, peningkatan pendapatan, serta perluasan skala ekonomi individu atau kelompok masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas pemanfaatan ADD untuk kegiatan usaha ekonomi produktif. Jumlah responden dalam penelitian adalah semua penerima dana bantuan  yang ditentukan secara sengaja sebanyak 76 orang. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis efektivitas dan analisis pendapatan usaha sebelum dan sesudah menerima bantuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Berapa tingkat Efektifitas?; 2. Berapa perubahan pendapatan sebelum dan sesudah menerima intervensi bantuan.
ANALISIS MARGIN PEMASARAN PRODUK SAGU (STUDI KASUS BIOINDUSTRI SAWA) DI NEGERI WARAKA KABUPATEN MALUKU TENGAH Yohanes Latumahina; Natelda R Timisela; Johanna M Luhukay
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 9, No 1 (2021): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v9i1.1019

Abstract

Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran  dan besarnya margin pemasaran produk olahan sagu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran pada produk olahan sagu. Pertama, bioindustri Sawa memasarkan produknya langsung ke konsumen sehingga keuntungan yang diterima oleh bioindustri Sawa dari masing-masing produk sebesar 100 persen karena tidak ada imbalan tenaga kerja yang diperoleh. Kedua, terdapat pedagang pengecer yang terlibat dalam pemasaran produk olahan sagu dari bioindustri Sawa. Pedagang pengecer membeli produk secara langsung dari perusahaan dan langsung menjualnya ke konsumen, sehingga  keuntungan yang diterima oleh bioindustri Sawa sebesar Rp. 1.671 atau 5,57 persen untuk produk tepung sagu kering, Rp.671 atau 4,47 persen untuk produk mie sagu dan Rp. 17.774 atau 59,24 persen  untuk produk beras sagu
ANALISIS PRODUKSI PADI SAWAH (Oryza sativa L) TADAH HUJAN DI DESA LEA WAI KECAMATAN SERAM UTARA TIMUR KOBI Nur Lailiyah; Natelda R Timisela; Raihana Kaplale
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 5, No 2 (2017): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v5i2.179

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis produksi padi sawah tadah hujan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini dilakukan di Desa Lea Wai Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja karena daerah penelitian merupakan sentra produksi padi sawah tadah hujan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan rumus slovin dan diperoleh  sampel penelitian sejumlah 46 responden. Tingkat produksi dianalisis secara kuantitatif sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dianalisis dengan mengunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani rata-rata memiliki 1,3 ha tanah sawah yang menghasilkan 3,6 ton gabah kering. Hasil uji F menunjukkan bahwa ketujuh variabel yang dianalisis secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah tadah hujan. Hasil analisis uji t menunjukkan bahwa terdapat luas lahan, NPK, HOK dan jumlah benih berpengaruh nyata dan memiliki hubungan positif terhadap produksi padi sawah tadah hujan, sedangkan pupuk urea, pestisida padat dan pestisida cair tidak berpengaruh nyata terhadap produksi. Nilai koefisien determinasi atau R-Square sebesar 97,7 persen. Nilai ini menunjukkan bahwa variabel luas lahan, pupuk NPK, pupuk urea, pestisida cair, pestisida padat, HOK dan jumlah benih secara bersama-sama dapat menjelaskan variasi produksi padi sawah tadah hujan sebesar 97,7 persen, sedangkan sisanya 2,3 persen dipengaruhi oleh faktor lain seperti iklim, cuaca, kesuburan tanah, dan manajeman yang tidak dimasukkan dalam model.
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN STRATEGI PEMASARAN MINYAK CENGKEH DI PULAU AMBON Maggie Lekatompessy; Wardis Girsang; Natelda R Timisela
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 7, No 2 (2019): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.672 KB) | DOI: 10.30598/agrilan.v7i2.885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis nilai tambah minyak cengkeh pada industri pengolahan minyak cengkeh di pulau Ambon, dan 2) menganalisis strategi pengembangan minyak cengkeh di pulau Ambon. Sampel dalam penelitian dipilih secara sengaja yakni empat industri pengolahan minyak cengkeh di pulau Ambon. Lokasi penelitian merupakan sentra produksi minyak tersebar di beberapa tempat di pulau Ambon yaitu tiga desa (Hunuth, Suli dan Tulehu). Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer (wawancara) dan data sekunder (data dari instansi terkait tema penelitian dan literatur terkait). Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan tabulasi sederhana mengguakan microsoft excel kemudian dijelaskan secara kualitatif. Tujuan pertama dianalisis dengan menggunakan rumus nilai tambah, kemudian dijelaskan secara kualitatif. Tujuan kedua dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan minyak cengkeh pada masing-masing industri yakni Rp.1.900 (Arahadi), Rp.1.833 (Anugerah Cap Putera), Rp.1.741 (Sumber Kasih) dan Rp.1.500 (Sinar Kasih).Strategi pengembangan minyak cengkeh di Pulau Ambon yakni melalui peningkatan produksi dan pemanfaatan media sosial dalam promosi produk (strategi S-O), kerjasama dengan berbagai intansi terkait dalam upaya memperbaiki kualitas produk (strategi W-O), menciptakan produk dengan brand yang khas (strategi S-T) dan sosialisasi tentang manfaat cengkeh (strategi W-T).
Analisis Usaha Pengolahan Ampas Ubi Kayu (Gepe) di Desa Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Ester D. Leatemia; Natelda R. Timisela; Febby J. Polnaya; Rachel Breemer
JURNAL BUDIDAYA PERTANIAN Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Budidaya Pertanian
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purposes of this study were to find out the characteristics of cassava dregs (gepe) agroindustry and to analyze the feasibility of cassava dregs (gepe) agroindustry in Waai Village. The method used was case study method towards cassava dregs (gepe) agroindustry businessmen as many as 50 respondents. Data collected in this study were primary data and secondary data. Data obtained then were analyzed by using qualitative and quantitative analysis. Descriptive analysis was used to answer the first objective about the characteristics of cassava dregs (gepe) agroindustry. The B/C analysis was used to answer the second objective about the feasibility of cassava dregs (gepe) agroindustry. The results showed that the characteristics of cassava dregs (gepe) agroindustry were: 1) the raw materials for gepe agroindustry in Waai village was cassavas. Cassavas used as raw materials in Waai village were edible cassavas and poisonous cassavas with high HCN content; 2) The processing of gepe in Waai Village used semi-mechanical technologies such as jack and grated machine; 3) Production cost for the processing of gepe was an average of Rp. 3,181,066 per month; 4) The production of gepe in Waai Village was an average 41.06 kg per month; and 5) The marketing of gepe was through two distribution channels, that respondents sold to village wholesalers in Waai village with the selling price ranging from Rp. 4,735/kg to Rp. 4,912/kg and sold directly to consumers in Batu Merah Traditional Market with the selling price of Rp. 5,263/kg. The cassava dregs agroindustry in Waai Village was feasible because the B/C ratio is 2.50 which is greater than 1.
Co-Authors Ajina, Herminus Aphrodite Milana Sahusilawane Aphrodite Milana Sahusilawane, Aphrodite Milana Ariany, Noni Augustyn, Gelora H. Augustyn, Gelora Helena C. D. Tuhumury, Helen Cynthia G. C. Lopulalan Desta Janu Kuncoro Dumatubun, Edward S Dwidjono Hadi Darwanto Dwidjono Hadi Darwanto Dwidjono Hadi Darwanto Ega, La Erick W. Talakua Erynola Moniharapon Ester D Leatemia Ester D Leatemia Ester D. Leatemia Ester D. Leatemia Ester D. Leatemia Ester Dorina Leatemia Esther Kembauw Esther Kembauw, Esther Estradivari Estradivari Estradivari Estradivari Far Far, Risyat A. Febby J. Polnaya Ferawaty Martha Kary G. C. Lopulalan, Cynthia Gilian Tetelepta Hasimin, Mega Apriani Hellen Nanlohy Hellen Nanlohy Hellen Nanlohy Hermawanti, Eka Huliselan, Hlouke A Ignatia Dyahapsari Ignatia Dyahapsari Ihsan Ihsan Inta P.N. Damanik, Inta P.N. J. Polnaya, Febby Jainab, Jainab Johanna M Luhukay Johanna M Luhukay Johanna M. Luhukay Jusak Labetubun Kabul Budiman Kartono Kartono Kelbo, Rahmawati Kesaulya, Irma Khaulah Binti Ahmad Latukau La Ega Latuconsina, Hayati Leatemia, Ester D Leatemia, Ester D. Leatomu, Nevy L Leonard O. Kakisina Leonard O. Kakisina Lidya Saptenno Luhukay, Johanna M Luhukay, Johanna M. M. TURUKAY Maggie Lekatompessy Maisie T. F. Tuhumury Mamesah, Juliaeta Adriana B Manurung, Anjelina Marchela Tentua Mardiman Mardiman Marfin dan Slamet Hartono Dwidjono Hadi Darwanto Lawalata Marfin Lawalata Marfin Lawalata Marlani Luanmasar Marthinus J Saptenno MARVIN LAWALATA Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Masyhuri Matulessy, Meivie Meitycorfrida Mailoa Meitycorfrida Mailoa Milloen, Haydeeta Fasha Moniharapon, Erynola Nur Lailiyah Nurjannah, Neima Ode Rista Judin Paays, Vilia G Palijama, Syane Panani, Zahra Isnaini Parera, Waldemina B Parera, Weldemina B Parera, Weldemina B. Pattinama, Marcus J Priscillia Picauly Priscillia Picauly, Priscillia Rachel Breemer Raihana Kaplale Raja M Sari Risakotta, Mirtha Yuni Sari Rizal Rizal Rosdianawati Woriwun Roswandy, Natasya Rugebregt, Revency Vania Rumadaul, Asis S. Palijama Salasa, Sonia Sipahelut, Sophia G. Slamet Hartono Sophia G. Sipahelut Stevianus Titaley Syane Palijama Tapotubun, Alfonsina M. Tetelepta, Gilian Tuanaya, Siti Rania Tuankotta, Eriyati Tuhumury, Helen C.D. Tuhumury, Maisie T F Tuhumury, Maisie T. F. Uneputty, Prulley Anette Valenszya Jozias Valenszya Jozias Vita N. Lawalata vita novalina lawalata W.B. PARERA Wardis Girsang Wardis Girsang Yohanes Latumahina Yolanda M T N Apituley Yuliahwati E Salampessy