Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 KENDARI Salim Salim; Fahinu Fahinu; Rahmat Rahmat
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1247.039 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v7i1.9592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbingterhadap pemahaman konsepmatematis siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Kendari. Populasi dalam penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri8 Kendari tahun pelajaran 2018/2019 yang terdistribusi dalam 6 kelas. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Dari cara tersebut, dipilih 2 kelas sebagai sampel, yakni kelas VIII­3 sebagai kelas ekperimen yang diterapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas VIII1 sebagai kelas kontrol yang diterapkan model pembelajaran langsung. Desain penelitian menggunakan Posttest Only Control Group Design. Data hasil penelitian dikumpulkan melalui pemberian instrumen berupa tes pemahaman konsep matematis berbentuk soal uraian dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Kendari.
Pelatihan Pengembangan Desain Instruksional Untuk Meningkatkan Kemampuan Pedagogik Guru PAUD Salim Salim; Jamiludin Jamiludin; Darnawati Darnawati; Sitti Rahmaniar Abubakar; Nurhayati Nurhayati; Irawaty Irawaty
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 1, No 2: Mei (2020)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.27 KB) | DOI: 10.36596/jpkmi.v1i2.34

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan pedagogik guru PAUD Yayasan Pendidikan Wulele Sanggula Kendari. Tahapan pelatihan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diantaranya: (a) tahap persiapan meliputi: survey; penetapan waktu, tempat dan guru sasaran; pembuatan materi pelatihan seperti: bahan tayangan, slide Powerpoint, (b) tahap pelaksanaan meliputi: (1) penjelasan tentang pengembangan desain instruksional untuk guru. Sesi ini berfokus pada penjelasan mengenai urgensi desain instruksional dalam perspektif kurikulum 2013; (2) Sesi kegiatan utama yang menitikberatkan pada pengembangan desain instruksional tentang merancang kegiatan pembelajaran PAUD; keterampilan mengajar; melaksanaan kegiatan pengajaran; penggunaan media pembelajaran PAUD dan penilaian pembelajaran PAUD, (3) guru-guru PAUD Yayasan Pendidikan Wulele Sanggula Kendari melakukan desain instruksional yang didampingi oleh tim pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi. Dengan adanya kegiatan pelatihan terhadap guru-guru PAUD pada Yayasan Pendidikan Wulele Sanggula Kendari, menunjukkan guru sudah dapat memahami, dan merancang desain instruksional sesuai dengan perspektif kurikulum 2013 yang ditunjukkan dengan adanya rool model perangkat pembelajaran kurikulum 2013 PAUD seperti rancangan tema pembelajaran, rencanan pelaksanaan pembelajaran mingguan, (RPPM), rencana pelaksaaan pembelajaran harian (RPPH), dan penilaian pembelajaran.Abstract: The purpose of this community dedication is to improve the pedagogic ability of the teachers of Early Childhood Education Foundation Education Wulele Sanggula Kendari. The stages of training in community devotion include: (a) Preparation phase includes survey; Timing, venue, and target teachers; Creation of training materials such as impression materials, PowerPoint slides, (b) Implementation phases include: (1) An explanation of the instructional design development for teachers. This session focuses on the explanation of instructional design urgency in the perspective of the 2013 curriculum; (2) A major activity session that focuses on the development of instructional design on designing learning activities of early childhood education; Teaching skills; Perform teaching activities; The use of early childhood education learning and learning assessment of early childhood education, (3) Teachers of Early Childhood Education Foundation Education Wulele Sanggula Kendari conducts instructional design accompanied by a team of community devotion from universities. With the training activities on teachers of early childhood teachers at the Wulele Sanggula, Kendari Education Foundation, show the teacher can already understand, and design the instructional design in accordance with the perspective of the 2013 curriculum demonstrated with the presence of Rool learning Device Model Curriculum 2013 Early childhood education such as learning theme design, weekly learning implementation, (RPPM), Daily Learning Plan implementation (RPPH), and learning assessment. 
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Sri Debi; Kadir Kadir; La Masi; Salim Salim
Jurnal Amal Pendidikan Vol 2, No 2 (2021): Edisi Agustus 2021
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v2i2.19563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Napabalano; dan (2) mengetahui faktor penyebab siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Napabalano. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Napabalano Tahun Ajaran 2019/2020 semester genap. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas VIII-E sebanyak 29 orang, dan subjek yang diwawancarai dalam penelitian ini terdiri dari 3 orang dengan kriteria: (1) siswa yang banyak membuat kesalahan dalam menjawab setiap butir soal; (2) kesalahan atau variasi kesalahan yang dilakukan siswa berupa kesalahan konsep, prinsip, prosedural, dan teknis; dan (3) siswa yang memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik berdasarkan rekomendasi guru mata pelajaran bersangkutan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: (1) jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel yang meliputi kesalahan konsep, prinsip, prosedural, dan teknis; dan (2) faktor penyebab kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel, yaitu: kurangnya pengetahuan siswa mengenai materi prasyarat sistem persamaan linear dua variabel, kurangnya pemahaman konsep siswa, dan siswa tidak dapat menyusun langkah-langkah yang sistematis dalam menyelesaikan soal.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Ditinjau Dari Perbedaan Gaya Belajar Dedhy Setyadi; La Masi; Salim Salim; Kadir Kadir
Jurnal Amal Pendidikan Vol 1, No 1 (2020): Edisi April 2020
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.502 KB) | DOI: 10.36709/japend.v1i1.11684

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari perbedaan gaya belajar. Penelitian ini adalah penelitian eksploratif di kelas VIIIB SMP Negeri 5 Kendari pada bulan April–Mei 2018. Subjek dalam penelitian ini adalah 36 siswa kelas VIIIB SMP Negeri 5 Kendari tahun ajaran 2017/2018 yang diambil secara purposive sampling. Subjek Wawancara dalam penelitian ini terdiri dari 6 siswa yang dipilih dengan kriteria 2 siswa pada masing-masing tipe gaya belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan pemberian instrumen berbentuk angket gaya belajar, tes uraian, dan wawancara. Teknik analisis data berupa analisis hasil tes kemampuan pemecahan masalah dan wawancara terkait kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan tahap pemecahan masalah Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kinestetik memiliki nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis lebih tinggi daripada siswa visual dan auditorial
Profil Kemampuan Numerik Siswa SMP Hendriani Hendriani; Kadir Kadir; La Masi; Salim Salim
Jurnal Amal Pendidikan Vol 1, No 2 (2020): Edisi Agustus 2020
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v1i2.13853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan numerik pada siswa SMP Negeri 2 Sampolawa pada tiap indikator kemampuan numerik, dan mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan numerik siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sampolawa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik total sampling. Teknik pengambilan data dengan cara pemberian tes kemampuan numerik yang berbentuk pilihan ganda, essay, dan wawancara. Triangulasi pada penelitian ini menggunakan triangulasi data dengan membandingkan hasil analisis jawaban tes kemampuan numerik dan hasil wawancara. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerik siswa SMP Negeri 2 Sampolawa masih sangat rendah, kemampuan numerik rendah pada soal pilihan ganda dengan  persentase 16,36%, sedangkan pada soal essay 87,27%, kategori sedang pada soal pilihan ganda dengan persentase 49,09% sedangkan pada soal essay 10,9%, kategori tinggi soal pilihan ganda dengan persentase 34,54% sedangkan soal essay 1,81%. Secara umum siswa mengalami kesulitan dalam  menyelesaikan soal-soal essay.
Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau Dari Gaya Belajar Endri Nuryanto; Hasnawati Hasnawati; Salim Salim
Jurnal Amal Pendidikan Vol 3, No 1 (2022): Edisi April 2022
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v3i1.25264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui gaya belajar siswa di SMPN 22 Konawe Selatan; (2) Untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematika siswa di SMPN 22 Konawe Selatan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 71 siswa diambil menggunakan teknik nonprobability sampling. Pengumpulan data menggunakan tes tertulis kemampuan komunikasi matematis dan angket gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif yang bermaksud menggambarkan keadaan nilai satu atau lebih variabel secara mandiri. Hasil penelitian di SMP Negeri 22 Konawe Selatan pada kelas VII :(1) Terdapat 31 siswa atau 44% siswa bergaya belajar visual, 12 siswa atau 17% siswa bergaya belajar auditori, 23 siswa atau 32% siswa bergaya belajar kinestetik, 3 siswa atau 4% siswa bergaya belajar visual-auditorial, dan 2 siswa atau 3% siswa bergaya belajar visual-kinestetik.; (2) Kemampuan komunikasi matematis siswa diperoleh 10 siswa atau sebesar 15% siswa berkemampuan sangat baik, 21 siswa atau sebesar 32% siswa berkemampuan baik, 28 siswa atau sebesar 42% siswa berkemampuan cukup, dan 3 siswa atau sebesar 4% siswa berkemampuan kurang.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Siswa SMP Pada Materi Garis Dan Sudut Tetty Apryani; Kadir Kadir; Rahmad Prajono; Salim Salim
Jurnal Amal Pendidikan Vol 2, No 3 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v2i3.19564

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksploratif yang bertujuan untuk menganilisis kesulitan belajar matematika siswa pada materi garis dan sudut dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Parigi sebanyak 30 orang dan subjek yang diwawancarai berjumlah 6 orang diperoleh dari hasil tes tertulis. Data respon siswa terhadap pembelajaran matematika diperoleh melalui lembar observasi dan kuesioner. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, verivikasi data dan penarikan kesimpulan. Validasi data dilakukan dengan triangulasi data. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah letak kesulitan siswa dalam mempelajari garis dan sudut yakni pada bagian konsep, prinsip dan keterampilan (skill), yaitu siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal. Siswa kesulitan memahami konsep dengan persentase 67%, kesulitan memahami prinsip 75 %, dan kesulitan keterampilan (skill) 71% yang secara umum dipengaruhi oleh kurangnya minat, kebiasaan belajar yang kurang baik, dan motivasi yang rendah dalam melatih kemampuan (internal).
PELATIHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL MENGGUNAKAN WHITEBOARD ANIMATION PADA GURU SMP Salim Salim; Arvyaty Arvyaty; Kadir Kadir; Muhammad Sudia; Rahmad Prajono; Mursidin T
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2020): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v4i1.1661

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi guru melalui pengunaan bahan ajar digital menggunakan Whiteboard Animation pada sekolah mitra. Sasaran program kegiatan pengabdian ini adalah guru SMP di Kota Kendari berjumlah 20 orang. Metode yang digunakan berupa metode ceramah, tanya jawab, dan simulasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan: (1) para peserta workshop telah memiliki pengetahuan membuat bahan ajar digital menggunakan whiteboard animation, (2) para peserta workshop telah memiliki bahan ajar digital dengan menggunakan whiteboard animation, dan (3) para peserta workshop telah memiliki pengetahuan dalam membuat dan mengembangkan konten bahan ajar digital menggunakan whiteboard animation
PELATIHAN PENGGUNAAN PLATFORM APLIKASI E-LEARNING SCHOOLOGY PADA GURU SMA Salim Salim; La Ode Ahmad Jazuli; Nurhayati Nurhayati; Hendra Nelva Saputra
Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/janayu.v1i2.11722

Abstract

The purpose of this devotion is to increase knowledge and insight into the innovation of e-learning based learning for teachers of SMA Negeri 4 Kendari can be done through training activities in the application of Schoology. This activity was attended by 15 people in the teachers of SMA Negeri 4 Kendari with the implementation method of devotion using lecture methods, questions and answers, and simulations. The results of this dedication show that (1) the trainees have a knowledge of the use of e-learning application Platform Schoology, (2) The trainees already have a learning class using the platform E-Learning Application Schoology, and (3) The trainees have been knowledgeable in creating and developing the content of e-learning Schoology application
Pengembangan Buku Ajar Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Salim Salim; Hendra Nelva Saputra
SEJ (Science Education Journal) Vol 3 No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/sej.v3i2.2661

Abstract

This teaching material development offers a solution to facilitate the students ' critical thinking skills through chemical learning. The purpose of this research is to produce decent teaching materials to facilitate students' critical thinking skills. This type of research is development research using Dick, Carey, and Carey's development models. Research instruments use poll responses from learning media experts, learning design, and learning materials. The resulting development product is a teaching book. Based on the results of data analysis obtained from the responses of learning media experts, learning design experts, and learning materials experts demonstrate that the teaching materials are developed worthy to be used in the process of learning chemistry with the access The average percentage score amounted to 89.33% of the learning media experts, 83.33% of the learning design experts, and 93.33% of the learning material experts. This chemical teaching materials development product is also feasible to facilitate students ' critical thinking skills in the learning process. The results of the assessment of all test subjects against the critical Thinking skills indicator show an average percentage of 95% of the learning media experts, 80% of the learning design experts, and 100% of the learning material experts.