p-Index From 2021 - 2026
12.503
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia ProNers MEDISAINS Jurnal Berkala Kesehatan Belitung Nursing Journal Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Media Ilmu Kesehatan Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Health Sciences and Pharmacy Journal Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Peduli Masyarakat Caring : Indonesian Journal of Nursing Science Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Madani JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES Nursing Science Journal (NSJ) Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Prima Wiyata Health Jurnal Indonesia Sehat (JURINSE) Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan (JPKMK) Jurnal Keperawatan Notokusumo Riset Informasi Kesehatan Jurnal Kesehatan Mahardika Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Advanced Nursing and Health Sciences Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Jurnal Publikasi Manajemen Informatika Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keparawatan Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Manfaat terapi murotal dalam menurunkan tekanan darah dan kecemasan pada penderita hipertensi pada lansia : Murottal therapy influence on blood pressure and anxiety in elderly hypertension patiens Angger Rais; Sri Nur Hartiningsih; Eka Oktavianto
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.24

Abstract

Latar belakang: Semakin bertambahnya usia, pada masa lansia resiko hipertensi semakin meningkat, perubahan fisiologis sistem peredaran darah terutama pada pembuluh darah,resikonya semakin besar. Penatalaksaan terapi non farmakologis bisa sebagai alternatif bagi penderita hipertensi, salah satu terapi nonfarmakologis bisa dengan terapi murrotal. Terapi murotal terbukti dapat menurunkan tekanan darah dan menurunkan kecemasan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murotal terhadap tekanan darah dan kecemasan pada lansia penderita hipertensi. Metode: Kegiatan pengabdian pada masyarakat dilakukan di Posyandu lansia Pandak Bantul, dengan jumlah lansia 27 lansia. Terapi murotal dengan menggunakan surat Al Mulk, sebelum dilakukan terapi murotal dicek tekanan darah dan pengukura kecemasan. Pada hari ke 7 dilakukan kembali pengecekan tekanan darah dan pengisian kuesioner kecemasan. Instrument yang digunakan tensi meter dan lembar kuesioner, kemudian dianlisis dengan menggunakan uji analisis parametik yaitu uji paired t-test. Hasil: Setelah diberikan terapi murotal perubahan tekanan darah sistolik sebesar 8,81 mmHg dengan p value 0,000, tekanan darah distolik sebesar 4,41 mmHg dengan p value dan kecemasan dengan skor rata-rata 14,72±2,47 nilai P value 0,000. Simpulan: Kegiatan pengabdian berupa terapi murotal dalam menurunkan tekanan darah dan kecemasan pada penderita hipertensi.
Edukasi tentang bahaya seks bebas pada remaja jalanan di Yayasan Rumah Impian Yogyakarta: Education about the dangers of free sex among street teenagers at the Yogyakarta Dream House Foundation Endar Timiyatun Timiyatun; Mira Rahmiati; Eka Oktavianto
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.28

Abstract

Latar belakang: Salah satu permasalahan kesehatan reproduksi remaja jalanan adalah bahaya seks bebas. Rata-rata remaja jalanan sudah aktif secara seksual sejak dini, memiliki pasangan seksual lebih dari satu, menganggap kekerasan seksual dan seks komersial adalah hal yang biasa. Untuk mencegah dampak negatif dan memberikan dasar yang kuat bagi remaja dalam mengambil keputusan, maka perlu diberikan pendidikan kesehatan tentang bahaya seks bebas kepada remaja jalanan sejak usia dini. Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja jalanan terkait bahaya seks bebas. Metode: Pengabdian kali ini berjenis CBR (Community Based Research), yang dilakukan dengan menggunakan video animasi tentang bahaya seks bebas sebagai media pendidikan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Rumah Impian Yogyakarta dengan melibatkan pengurus yayasan dan mahasiswa. Untuk mengukur tingkat pengetahuan digunakan kuesioner pengetahuan bahaya seks bebas. Jumlah responden pada kegiatan pengabdian ini sebanyak 20 remaja jalanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan menilai pengetahuan anak tentang bahaya seks bebas sebelum diberikan pendidikan kesehatan (pretest). Kemudian melaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah tanya jawab dan media video selama 60 menit. Setelah itu dilakukan penilaian pengetahuan kembali (posttest). Hasil: Rata-rata skor pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan (pretest) sebesar 56,75 dan sesudahnya (posttest) meningkat menjadi 75,50. Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai signifkansi 2 arah (p-value) = 0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Pendidikan kesehatan tentang bahaya seks bebas dengan menggunakan video animasi efektif meningkatkan pengetahuan remaja jalanan di Yayasan Rumah Impian Yogyakarta.
Pengabdian masyarakat: pemanfaatan bekam-essential oil bergamot untuk mengatasi Acne vulgaris pada remaja: Community service: utilization of bargamot oil essential cupping to treat Acne vulgaris in teenagers Aris Setyawan; Eka Oktavianto; Suryati
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.35

Abstract

Latar belakang: Banyak remaja yang mengalami jerawat akibat masa pubertas yang sedang dialami. Gejala jerawat yang dialami remaja dapat menggangu baik secara fisik maupun psikologis mereka. Perlu tindakan penanganan dalam rangka menurunkan gejala jerawat yang mereka alami. Salah satunya adalah dengan bekam disertai essential oil bergamot. Tujuan: Mengenalkan dan mengimplementasikan terapi komplementer bekam disertai essenstal oil bergamot guna mengatasi gejala Acne vulgaris yang dialami oleh remaja. Metode: Kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah termasuk jenis community-based research. Jumlah peserta sebanyak 15 remaja yang mengalami Acne vulgaris. Kegiatan yang dilakukan adalah pemberian bekam dengan disertai pemberian essential oil bergamot. Pemberian oil bergamot yakni melalui proses diblending dengan minyak zaitun sebagai carrier dengan konsentrasi 2,5 %, dengan metode topikal (oles/masker) setiap malam sebelum tidur selama 1 minggu. Penilaian derajat jerawat dilakukan dengan menggunakan lembar GAGS (Global Acne Grade System) dengan cara wawancara dan mengamati terkait tingkat keparahan Acne vulgaris. Hasil: Terjadi penurunan skor Acne vulgaris setelah diberikan bekam essential oil bergamot pada remaja yang berjerawat. Hasil post-test diperoleh nilai mean 14,80 dari awalnya sebesar 21,6. Hasil dari uji komparasi dengan uji paired t-test didapatkan nilai p = 0,000 (nilai p < 0,05). Kesimpulan: Terapi komplementer bekam disertai essenstial oil bergamot efektif untuk menurunkan gejala Acne vulgaris pada remaja
Pendidikan kesehatan pada anak usia sekolah menggunakan media audio-visual tentang bahaya gadget bagi kesehatan mata di MI Al-Khairiyah Wonolelo: Health education for school-aged children uses audio-visual media about the dangers of gadgets for eye health at MI Al-Khairiyah Wonolelo Eka Oktavianto; Endar Timiyatun; Aris Setyawan; Izza Fikriyatul Musdalifah
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.41

Abstract

Latar Belakang: Perilaku penggunaan gadget dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pengetahuan. Kurangnya pemahaman tentang dampak penggunaan gadget menjadikan anak – anak berperilaku menggunakan gadget secara berlebihan. Dalam upaya meningkatkan pengetahuan anak-anak, peneliti melakukan pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual tentang bahaya gadget bagi kesehatan mata. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya gadget bagi kesehatan mata di MI Al-Khoiriyah Wonolelo. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Kegiatanya adalah pemberian pendidikan kesehatan mengenai gadget pada anak sekolah di MI Al-Khoiriyah Wonolelo. Instrument yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan tentang bahaya gadget. Jumlah responden dalam kegiatan pengabdian ini sejumlah 29 anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan menilai pengetahuan anak tentang bahaya gadget sebelum diberikan pendidikan kesehatan (pretest). Kemudian melakukan kegiatan pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode ceramah tanya jawab dan media video selama 60 menit. Setelahnya dilakukan penilaian pengetahuan kembali (postest). Hasil: Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 72,69 dan nilai rata-rata posttest 89,38. Terjadi kenaikan rata-rata skor pengetahuan sebanyak 16,69. Dari hasil uji komparasi dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan hasil nilai p=0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual efektif untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang bahaya gadget bagi kesehatan mata.
Pentingnya edukasi kesehatan dan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada wanita usia subur di Dukuh Balong Lor Potorono Banguntapan Bantul: The importance of health education and breast self-examination (SADARI) for women of childbearing age in Dukuh Balong Lor Potorono Banguntapan Bantul. Endar Timiyatun; Eka Oktavianto
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.133

Abstract

Latar belakang: Salah satu permasalahan kesehatan reproduksi perempuan adalah kanker payudara. Kanker payudara adalah kanker terbanyak yang dialami oleh perempuan termasuk di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat kanker payudara adalah melalui deteksi dini guna menemukan kanker sejak dini. Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan wanita dalam melakukan SADARI di Dukuh Balong Lor, Potorono, Baguntapan, Bantul. Metode: Pengabdian kali ini berjenis CBR (Community Based Research), yang dilakukan dengan menggunakan power point, dan pantom payudara sebagai media pendidikan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di balai pertemuan warga Balong Lor. Untuk mengukur ketrampilan SADARI digunakan lembar observasi SADARI. Jumlah responden pada kegiatan pengabdian ini sebanyak 30 wanita usia subur di Dukuh Balong Lor. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan menilai ketrampilan SADARI sebelum diberikan pendidikan kesehatan (pretest). Kemudian melaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah tanya jawab dan simulasi atau demonstrasi selama 100 menit. Setelah itu dilakukan penilaian ketrampilan SADARI kembali (posttest). Hasil: Rata-rata skor ketrampilan SADARI sebelum diberikan pendidikan kesehatan (pretest) sebesar 40,15 dan sesudahnya (posttest) meningkat menjadi 86,50. Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai signifkansi 2 arah (p-value)= 0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Pendidikan kesehatan tentang SADARI efektif meningkatkan ketrampilan wanita dalam melakukan SADARI di Dukuh Balong Lor, Potorono, Baguntapan, Bantul.
Pendidikan kesehatan dengan phantom terhadap pengetahuan tentang SADARI sebagai deteksi kanker payudara pada remaja: Health education with phantoms on knowledge about breast cancer detection in adolescents Renanda Eka Yuliana; Yeni Isnaeni; Eka Oktavianto; Niken Setyaningrum
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.134

Abstract

Latar belakang: Kanker payudara merupakan penyebab kematian kanker tertinggi pada perempuan di Indonesia. Perilaku SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) merupakan upaya deteksi dini kanker payudara. Salah satu penyebab tingginya angka kejadian kanker payudara adalah kurangnya pengetahuan dan pendidikan tentang kanker payudara di kalangan remaja. SADARI merupakan cara pencegahan paling sederhana yang dapat dilakukan oleh remaja. Media phantom digunakan karena lebih efektif memberikan pengalaman belajar demonstrasi secara langsung dam menarik perhatian sehingga peserta dapat memvisualkan dan mempraktikkan teknik SADARI secara nyata. Tujuan: Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pendidikan kesehatan dengan phantom terhadap pengetahuan tentang SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara pada remaja. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community-Based Research). Dilakukan dengan menggunakan metode demonstrasi dan diskusi terkait SADARI. Sebelum kegiatan dilakukan pretest dan diakhiri dengan postest. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan dan phantom payudara saat demonstrasi SADARI. Kegiatan ini diikuti oleh 30 remaja putri. Hasil: Pengaruh pendidikan kesehatan dengan phantom terhadap pengetahuan tentang SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara pada remaja putri SMA N 5 Yogyakarta terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 8,1. Nilai dari uji Wilcoxon P= 0.000 (p-value= .000 < 0.05) Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai p-value = 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media phantom terhadap pengetahuan tentang SADARI pada siswi SMA. Rata-rata skor pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media phantom sebesar 6,83 setelah diberikan pendidikan kesehatan sebesar 14,97. Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan phantom terhadap pengetahuan SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara pada remaja putri SMA N 5 Yogyakarta.
Penggunaan terapi akupresur untuk mengatasi nyeri dismenorea pada remaja di Pondok Pesantren Al-Jauhar Semin Gunungkidul Yogyakarta: The use of acupressure therapy to overcome dysmenorrhea pain in adolescents at the Al-Jauhar Semin Islamic Boarding School, Gunungkidul, Yogyakarta Eka Oktavianto; Endar Timiyatun; Sri Nur Hartiningsih; Supriyadi
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 2, November 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.362

Abstract

Latar belakang: Dismenorea sangat berdampak pada remaja wanita, karena menyebabkan terganggu aktifitas sehari-hari, semangat menurun hingga sulit konsentrasi pada saat proses belajar sehingga pada akhirnya menyebabkan materi pembelajaran yang disampaikan tidak dapat diterima bahkan terdapat remaja yang memilih untuk tidak masuk sekolah. Permasalahan tersebut perlu untuk diatasi sehingga tidak menyebabkan terganggunya aktivitas remaja terutama aktifitas saat belajar. Salah satu tindakanya adalah dengan mengenalkan terapi nonfarmakologi dengan menggunakan terapi akupresur. Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajarkan dan mempraktekan tindakan akupresur sebagai terapi komplementer untuk mengatasi nyeri dismenorea pada remaja. Metode: Pengabdian kali ini berjenis CBR (Community Based Research), yang dilakukan dengan melakukan pendidikan kesehatan mengenai akupresur. Kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan dan mempraktekanya secara langsung terapi nonfarmakologi akupresur (metode ceramah, diskusi, demonstrasi & redemonstrasi). Akupresur dilakukan pada titik hegu dan titik SP 6. Masing-masing titik diulang 5 kali. Total durasi akupresur untuk masing-masing titik selama 10 menit. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah remaja yang mengalami dismenorea di Pondok Pesantren Al-Jauhar, Semin, Gunungkidul. Instrumen yang digunakan antara lain: LCD, Soundsistem, dan PPT. Metode evaluasi dengan menggunakan pre dan posttest. Hasil: Hasil evaluasi menunjukan peningkatan kategori pengetahuan dari awalnya mayoritas kategori “kurang” menjadi kategori “baik” selain itu juga saat dipraktekan terjadi penurunan rata-rata skor nyeri dismenorea dari 6,05 menjadi 2,30. Hasil uji komparasi menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai nilai Asymp. Sig (2-tailed) adalah 0,000 (nilai p < 0,05). Simpulan: Tindakan pengabdian masyarakat berupa edukasi penanganan nyeri dismenorea dengan meggunakan akupresur efektif meningkatkan pengetahuan remaja serta menurunkan nyeri dismenorea pada remaja.
Pendidikan kesehatan tentang diare menggunakan permainan ular tangga pada anak usia sekolah di SD Negeri Wonolelo Yogyakarta: Health education about diarrhea using the snakes and ladders game for school-age children at Wonolelo State Elementary School, Yogyakarta. Eka Oktavianto; Endar Timiyatun; Nurnaningsih
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.364

Abstract

Latar Belakang: Diare merupakan penyakit yang sering ditemui pada anak usia sekolah karena pada masa pertumbuhan dan perkembangan ini, imunitas tubuh anak belum berkembang secara sempurna. Diare dapat berdampak pada dehidrasi, gangguan gizi, kesakitan, dan kematian. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan peningkatan pengetahuan tentang diare pada anak usia sekolah dasar. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan tentang diare pada siswa di SDN Wonolelo Yogyakarta. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Kegiatanya adalah pemberian pendidikan kesehatan mengenai diare pada anak sekolah di SDN Wonolelo dengan menggunakan metode permainan ular tangga. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan tentang diare. Jumlah peserta dalam kegiatan pengabdian ini sejumlah 30 siswa kelas IV dan V. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan menilai pengetahuan anak tentang diare sebelum diberikan pendidikan kesehatan (pretest). Kemudian melakukan kegiatan pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode ular tangga selama 90 menit. Setelahnya dilakukan penilaian pengetahuan kembali (postest). Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan siswa sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media permainan ular tangga. Pengetahuan siswa sebelum dilakukan kegiatan pendidikan kesehatan mayoritas dalam kategori kurang yakni sejumlah 18 siswa (60%). Pengetahuan siswa sesudah dilakukan kegiatan pendidikan kesehatan mayoritas dalam kategori baik yakni sejumlah 24 siswa (80%). Simpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan pendidikan kesehatan menggunakan media permainan ular tangga efektif untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang diare.
Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan skrining kesehatan sebagai upaya meningkatkan kesehatan diri pada santri Pondok Pesantren Madania.: Education on clean and healthy living behavior and health screening as an effort to improve personal health among students at the Madania Islamic Boarding School. Fuji Astuti Pakalessy; Humairah; Dina Natasya; Jabar; Dimas Antonio Henson; Nurdiansyah; Sri Nur Hartiningsih; Eka Oktavianto
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.376

Abstract

Latar belakang: Remaja yang tinggal di lingkungan pesantren memiliki berbagai risiko kesehatan yang berkaitan dengan kebersihan diri, aktivitas harian yang padat, serta keterbatasan akses layanan kesehatan yang terstruktur. Keluhan seperti gangguan kulit, sakit kepala, dan nyeri haid sering memengaruhi konsentrasi belajar serta kenyamanan sehari-hari. Edukasi kesehatan dan skrining dini menjadi strategi penting untuk meningkatkan kemampuan santri dalam menjaga kesehatannya. Intervensi keperawatan berbasis komunitas dapat menjadi pendekatan promotif dan preventif yang efektif di lingkungan sekolah. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dan skrining kesehatan melalui asuhan keperawatan komunitas sebagai upaya meningkatkan kesehatan diri pada santri Pondok Pesantren Madania, Yogyakarta. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang diintegrasikan dengan tahapan asuhan keperawatan komunitas. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan proses keperawatan komunitas yang meliputi tahap pengkajian, perencanaan, implementasi, dan evaluasi selama satu minggu di Pondok Pesantren Madania, Yogyakarta. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa keperawatan dan pengelola pesantren dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner, lembar observasi, dan alat pemeriksaan fisik dasar. Hasil: Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman santri mengenai kebersihan diri, kecukupan hidrasi, istirahat, dan manajemen nyeri nonfarmakologis, serta kemampuan mempraktikkan cuci tangan yang benar dan menjaga kebersihan tempat tidur. Selain itu, skrining fisik berhasil mengidentifikasi santri yang memiliki keluhan kulit dan sakit kepala berulang untuk kemudian dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat pertama. Simpulan: Pelaksanaan asuhan keperawatan komunitas melalui edukasi perilaku hidup bersih dan skrining fisik terbukti efektif meningkatkan kesadaran serta kapasitas perawatan diri santri di lingkungan pesantren.
Pendidikan kesehatan menggunakan video edukasi sebagai upaya meningkatkan sikap kader dalam pencegahan kanker serviks di Desa Wijimulyo Nanggulan: Health education using educational videos as an effort to improve the attitudes of cadres in preventing cervical cancer in Wijimulyo Nanggulan Village Endar Timiyatun; Eka Oktavianto; Sri Nur Hartiningsih; Andri Setyorini
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.462

Abstract

Latar Belakang: upaya untuk meningkatkan pencegahan kanker serviks dengan memberikan pendidikan kesehatan merupakan bentuk promosi kesehatan yang sederhana dan dapat menjangkau berbagai sasaran. Pendidikan kesehatan memberikan dan meningkatkan pengetahuan yang pada gilirannya dapat meningkatkan sikap untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat seperti upaya pencegahan kanker serviks. Perubahan sikap dipengaruhi oleh pengetahuan dan informasi yang dapat diperoleh dari mana saja, salah satunya dari penyuluhan atau pendidikan kesehatan. Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan sikap kader dalam pencegahan kanker serviks. Metode: Pengabdian ini berjenis CBR (Community   Based   Research), yang dilakukan   dengan   melakukan pendidikan   kesehatan mengenai   pencegahan kanker serviks. Kegiatan pengabdian yang dilakukan   adalah   dengan   memberikan edukasi dengan media video animasi kanker serviks (definisi, tanda gejala, pencegahan, pemeriksaan dini kanker serviks). Video diputar sebanyak 2 kali dengan durasi 20 menit. Total kegiatan edukasi selama 90 menit. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah kader di wilayah Wijimulyo, Nanggulan, Kulon Progo. Mitra dari kegiatan ini adalah Puskesmas Nanggulan 1. Pesertanya adalah kader kesehatan sebanyak 25 orang. Intrumen yang digunakan anatara lain: LCD, Soundsistem, dan Video Edukasi Kanker Serviks. Metode evaluasi dengan menggunakan pre dan posttest. Instrumen penilaian sikap menggunakan kuesioner sikap. Hasil: hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata sikap dari 70,72 menjadi 91,04. Hasil uji komparasi menggunakan uji Paired T-test didapatkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) adalah 0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Tindakan pengabdian masyarakat berupa edukasi dengan video edukasi sangat efektif meningkatkan sikap kader dalam pencegahan kanker serviks.
Co-Authors Abel Adellia Salsabila Alfi’atul Mubasyiroh Amaliah, Fikrotul Ulya Nur Angger Rais Angger Rais Rahayan Windi Ardhian Indra Darmawan Aris Setyawan Aris Setyawan Atik Badi&#039;ah Atik Badi&#039;ah Atik Badi'ah Atik Suryati Badi'ah, Atik Budiyati, Gani Apriningtyas Debby Yulianthi Maria Dewastuti, Nadya Wuri Dian Nur Adkhanasari Dimas Antonio Henson Dina Natasya Dina Wahyu Melinda Ersandi Mustakim Fikrotul Ulya Nur Amaliah Finky Yunita Pratiwi Fitri Dian Kurniati Fivin Maria Ulfa Fuji Astuti Pakalessy Gani Apriningtyas Budiyati Gani Apriningtyas Budiyati Gani Apriningtyas Budiyati Budiyati Habibatul Anisa Halimatus Sadiyah Handayani, sri Hendrawati, Ni Putu Opi Hesti Damayanti Hesti Setyaningrum Hikmawati, Anna Nur Humairah Ibna Dzakia Rahmayanti Isma Nur Hikmah Ismawati, Vinny Istiqomi Saidah Hanun Izza Fikriyatul Musdalifah Izzati, Shifani Nazah Jabar Janu Sari Karimah, Karimah Karimah, Karimah Kurniati, Fitri Dian Lesmana, Tri Wahyu Intan Maria Angelina Bengu Melan Wulandari Mira Rahmiati Murti, Fatimah Chandra Mutawaqqil Mutawaqqil Nadya Wuri Dewastuti Naelatur Rizqiyah Neng Risma Pujiastuti Nur Adkhana Sari, Dian Nurdiansyah Nurfadhilah, Kinasih Nurhabibah Nurhabibah Nurhalisah, Nurhalisah Nurhayati, Pipin Nurnaningsih Pipin Nurhayati Pipin Nurhayati Pipin Nurhayati Putri Fatma Sari Radha Idfit Istiqomah Rahayu, Bety Agustina Rahmayanti, Ibna Dzakia Rahmiati, Mira Renanda Eka Yuliana Rika Sarfika Ririn Zuleha Risda Nuraini Rivani Nurisa Riyadi, Muskhab Eko Riza Yulina Amry Rizki Yulia Purwitaningtyas, Rizki Yulia Rizqiyah, Naelatur RR Viantika Kusumasari SADIYAH, HALIMATUS Saifudin, I Made Moh. Yanuar SARI, DIAN NUR ADKHANA Sarjiyah Selpia Setyaningrum, Niken Setyorini, Andri Siti Aisyah Humairah Sri Handayani Sri Nur Hartiningsih Suniarti Sunny Suniarti Sunny Sunny, Suniarti Sunny, Suniarty Supriyadi Supriyadi Suryati Suryati Suryati . Suryati Suryati Suryati Suryati Taufiq Kariyadi Timiyatun, Endar Tri Wahyu Intan Lesmana Ulfa Mufidah Utari Utari Uut Dewi Asrifah Vita Nahdia Azzahra Wida Marina Wiwin Noviana Kapota Woro Ispandiyah Yeni Isnaeni Yeni Isnaeni Yohanes Suban Belutowe Zuyyina Lutfah, Fitria