Claim Missing Document
Check
Articles

Role Public Mandatory Lecturers (MKWU) Citizenship Education in Improving Nationalism Attitudes Students University of Riau Supentri, Supentri; Zahirman, Zahirman; Separen, Separen; Supriadi, Supriadi; Yuliantoro, Yuliantoro
Proceedings of the UR International Conference on Educational Sciences 2018: Proceedings of the 2nd UR International Conference on Educational Sciences
Publisher : Proceedings of the UR International Conference on Educational Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the importance the role of lecturers general compulsory subjects (MKWU) Citizenship Education, because civic education courses aim to improve student nationalism. Lately, the nationalism of students has begun to fade in terms of behavior, speaking, dressing and being more selfish than common interests. The purpose of this study was to determine the extent to which the role of the lecturer in civic education in improving the nationalism of students at the University of Riau.The method used in this research is Quantitative Descriptive, with a formula P=F/N X 100. Population in this study were all Riau University students, while the sample used Quota sampling which was 20 students per faculty, Riau University consisted of 9 faculties, which meant 180 students. Then the data was collected using questionnaires, interviews and observations.Results of the study showed that of the 12 indicators of the role of lecturers in improving nationalism that were asked to students all indicators had contributed to the respondents answers above 40% of each indicator
DAMPAK EKSISTENSI NILAI PEDULI LINGKUNGAN HUTAN LARANGAN ADAT KAMPAR TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT (Studi kearifan lokal hutan adat Kampar terhadap kehidupan sosial budaya dan ekonomi di Rumbio) Kamaruddin, Kamaruddin; Yuliantoro, Yuliantoro; Ahmal, Ahmal
Pelita Bangsa Pelestari Pancasila Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Pelita Bangsa Pelestari Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjelaskan dampak dari eksistensi nilai peduli lingkungan masyarakat adat Kampar terhadap hutan larangan adat di Kenegerian Rumbio dalam aspek kehidupan ekonomi dan sosial budaya. Data diperoleh dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berupa, observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi terkait dengan wilayah penelitian berupa keadaan desa, kehidupan sosial budaya masyarakat dan kehidupan ekonomi masyarakat desa, wawancara dengan pemuka adat, tokoh masyarakat pelaku usaha dan masyarakat sekitar dengan teknik wawancara mendalam serta snowball sumpling agar data yang diperoleh dapat maksimal, serta dokumentasi untuk mendukung data yang diperoleh seperti laporan dari pemerintahan desa, laporan pelaku usaha atau karya penelitian akademis dari ahli. Analisis data menggunakan metode analisis Miles & Huberman seperti Reduksi data, data display, Verifilasi/ kesimpulan kemudian validasi data Triangulasi, Member Check dan Exspert Opinion. Hasil penelitian menunjukan sebagai berikut, 1. Dalam Aspek budaya terjadinya revitalisasi peran ninik mamak dalam memperkokoh jati diri adat, Berdirinya yayasan Pelopor sebagai wadah pelestari budaya dan adat istiadat dan dibentuknya SPKP sebagai lembaga penyuluhan adat di Kenegrian Rumbio, 2. Dalam aspek Ekonomi yaitu terbukanya usaha baru seperti usaha depot air minum, menjadi wilayah produksi ikan kolam dan produksi padi sawah terbesar di Kabupaten Kampar (BPS Kabupaten Kampar, 2016) serta wadah kreatif anak muda dalam meningkatkan pendapatan bidang wisata.
HUBUNGAN SEJARAH PERKEMBANGAN NAHDLATUL ULAMA DENGAN MASYARAKAT DAERAH TRANSMIGRASI DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI (1981-2019) Ahmad Faujiyanto; Isjoni Isjoni; Yuliantoro Yuliantoro; Bedriati Ibrahim
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021): Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v6i2.1895

Abstract

Nahdlatul Ulama merupakan salah satu Ormas Islam terbesar yang ada di Indonesia, berdiri pada 31 Januari 1926 M atau bertepatan dengan 16 Rajab 1344 H. Penelitian ini membahas hubungan antara perkembangan Nahdlatul Ulama dengan peran masyarakat transmigrasi di Kabupaten Kuantan Singingi, yang merupakan salah satu bagian dari Provinsi Riau di Pulau Sumatera.. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian sejarah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah awal mula masyarakat mengenal transmigrasi mengenal Nahdlatul Ulama adalah ketika masih di Pulau Jawa, hal ini ditandai dengan pelaksanaan amaliyah yang sesuai dengan kebiasaan warga Nahdliyin. Peran masyarakat terhadap perkembangan Nahdlatul Ulama adalah dalam proses pembentukkan Nahdlatul Ulama sebagai sebuah organisasi, peran lainnya yaitu dalam dakwah dan pendirian lembaga pendidikan. Perkembangan Nahdlatul Ulama dari tahun 1981 hingga 2019 cukup pesat, hal ini dapat dilihat dari kegiatan dan program yang ada. Tantangan dalam perkembangan Nahdlatul Ulama adalah dalam hal administrasi, dan pengaruh globalisasi. Dampak dengan adanya Nahdlatul Ulama di daerah transmigrasi terhadap masyarakat yaitu dalam bidang pendidikan, sosial budaya, dan kepemudaan.
KINERJA GURU SEJARAH DALAM PEMBELAJARANDARINGDI SMA N 6 SAROLANGUN JAMBI Dewi Mutiara Sari; Suroyo Suroyo; Yuliantoro Yuliantoro
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): EDISI 1 JANUARI-JUNI 2022
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:. The research purposed to know the history teachers’ performance indicators while online learning at SMAN 6 Sarolangun Jambi. The research method of this research is descriptive quantitative by using survey method. The Technique of data collection of this research used questionner as instrument. Then, the technique of data analysis used descriptif statistical using presentation. The population of this research were 346 students of SMAN 6 Sarolangun Jambi. The result of history teacher performances indicators while covid 19 pandemic was medium score.Key Word: Teachers’ performance indicator, online learning, history
Peranan Muhammadiyah Dalam Membangun Jenjang Pendidikan Formal Di Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis (1963-2020) Ridho M. Salam; Bunari; Yuliantoro
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.023 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i2.4056

Abstract

Pendidikan dalam ajaran Islam sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, di Kecamatan Mandau Muhammadiyah juga berkembang dengan perannya terutama pada bidang pendidikan. Tujuan penelitian Untuk mengetahui sejarah awal di bangunnya pendidikan Muhammadiyah di Kecamatan Mandau, mengetahui peranan Muhammadiyah dalam membangun pendidikan di Kecamatan Mandau 1963-2020, mengetahui faktor pendorong dan penghambat Muhammadiyah dalam membangun jenjang pendidikan formal di Kecamatan Mandau 1963-2020. Pada penelitian ini membahas peranan Muhammadiyah dalam membangun jenjang pendidikan formal di Kecamatan Mandau. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian sejarah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah awal terbentuknya Persyarikatan Muhammadiyah Kecamatan Mandau dibentuk tahun 1966 oleh perantau dengan latar belakang yang berbeda-beda. Dari sebuah perkumpulan adanya gagasan, pembahasan dan persiapan untuk dapat membangun amal usaha bidang pendidikan formal sebagai tujuan dan syarat melalui wakaf tanah yaitu, TK Aisyiyah 1. Peranan Muhammadiyah dari tahun 1963 hingga 2020 cukup penting, hal ini dapat dilihat dari keberhasilan Muhamadiyah dalam membangun pendidikan formal di Kecamatan Mandau dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dalam bidang pendidikan islam dan menerapkan nilai-nilai Muhammadiyah. Faktor Pendorong Muhammadiyah dalam membangun pendidikan berupa loyalitas pengurus Muhammadiyah, kerja sama yang baik, sumber daya manusia (SDM) yang cukup, pendanaan yang memadai, adanya kegiataan sosial keagamaan, situasi yang kondusif, nilai-nilai keagamaan. Adapun Faktor penghambat yaitu keterbatasan ruang, rendahnya sarana fisik, adanya kebijakan pemerintah pusat, administrasi yang kurang begitu lengkap.
MELESTARIKAN SILAT BATANG HARI DALAM PERNIKAHAN BUDAYA MELAYU RENGAT INDRAGIRI HULU Nadya Wulan Dhari; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fikri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i5.2022.1535-1540

Abstract

Silat Batang Hari merupakan suatu perguruan silat yang terletak di Desa Pulau Jum’at Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu. Silat Batang Hari adalah suatu silat tradisional yang menjadi bagian dari pernikahan budaya Melayu Rengat Indragiri Hulu. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah (1) bagaimana sejarah Silat Batang Hari dalam pernikahan budaya Melayu Rengat, Indragiri Hulu; dan (2) apa perbedaan silat pengantin dan silat sembah. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah Silat Batang Hari dalam pernikahan budaya Melayu Rengat, Indragiri Hulu. Selain itu, untuk mengetahui perbedaan silat pengantin dan silat sembah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengolahan datanya berbentuk deskriptif. Bentuk penyajiannya terbagi menjadi dua, yaitu Silat Pengantin dan Silat Sembah. Untuk Silat Sembah sendiri tidak hanya ditampilkan dalam acara pernikahan saja, tetapi bisa juga ditampilkan dalam penyambutan tokoh-tokoh pembesar.
PEWARISAN NILAI-NILAI BUDAYA RUMAH LONTIOK KEPADA GENERASI MUDA Isjoni Isjoni; Asyrul Fikri; M. Yogi Riantama; Yuliantoro Yuliantoro
Jurnal Akrab Juara Vol 4 No 4 (2019)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to look at the process of inheriting the cultural values of lontiok houses to the younger generation of Kampar people specifically around the lontiok house environment. The research method is descriptive qualitative. Data collection techniques using observation and interviews. The analysis is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the study, namely, between traditional houses and cultural values can not be separated from the role of humans as cultural beings who inherit the culture. Inheritance of cultural values is done in two ways, namely through the tradition of hereditary from the ninik mamak to the younger generation and through tourism awareness groups (Pok derwis). education in schools is very important. This is done to preserve the culture so that it does not disappear in the midst of an increasingly developed and developing era.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN PENGUASAAN MATERI MELALUI PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN Yuliantoro Yuliantoro; Supentri Supentri; Yanuar Al Fiqri
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 5, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v5i6.8519

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang mengunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif secara observasi yang berfungsi untuk melihat “Peningkatan Keaktifan dan Penguasaan Materi Mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan kajian referensi berhubungan tentang pembelajaran. Penelitian ini menitikberatkan dalam pengamatan pelaksanaan pembelajaran terhadap keaktifan dan peningkatan penguasaan materi pembelajaran melalui beberapa pendekatan model pembelajaran. Hasil penilitian menunjukkan keaktifan sesudah perlakuan merupakan aktivitas pembelajaran yang berusaha untuk merangsang seluruh indra yang ada pada mahasiswa dalam proses pembelajaran sehingga hal ini merupakan upaya mahasiswa dalam memperoleh pengalaman belajar dalam aktivitas keaktifannya. Pengamatan dan penilain dalam fokus penelitian ini, peneliti mengunakan dua penilaian pertama dengan cara pengukuran terhadap kompetensi penguasaan materi tanpa mengunakan pendekatan model pembelajaran menunjukkan rata-rata penguasaan materi mahasiswa adalah 68 %, hal ini juga memiliki penilaian secara kategori mendekati baik, tetapi ketika dilakukan perlakukan dengan mengunakan pendekatan model pembelajaran jaring laba-laba dan tongkat berjalan dalam aktivitas diskusi lebih hidup bahkan berdampak kepada tingkat penguasaan materi pembelajaran yang dikuasa mahasiswa menunjukkan rata-rata berjumlah 90 %, hal ini menunjukkan kategori sangat baik penguasaan materi yang dimiliki oleh mahasiswa.
Sejarah Perkembangan SMAS Karya Pengalihan Kabupaten Indragiri Hilir (2003-2019) Agusti Yuni Yanti; Isjoni Isjoni; Yuliantoro Yuliantoro
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.11 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4834

Abstract

Skripsi ini berjudul “Sejarah Perkembangan SMAS Karya Pengalihan Kabupaten Indragiri Hilir 2003-2019”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Bagaimana sejarah berdirinya SMAS Karya Pengalihan 2003-2019 (2) Bagaimana perkembangan SMAS Karya Pengalihan 2003-2019 (3) Apa faktor pendorong dan penghambat perkembangan SMAS Karya Pengalihan 2003-2019 (4) Bagaimana pandangan masyarakat terhadap SMAS Karya Pengalihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis, metode pengumpulan data dengan kajian lapangan berupa observasi dan wawancara serta studi arsip dan dokumen. Penelitian ini dilaksanakan di SMAS Karya Pengalihan. Setelah data dikumpulkan, pengujian data dilakukan dengan kritik sumber yaitu dengan menguji keaslian sumber dan membandingkan antara data yang satu dengan yang lain, seperti membandingkan hasil wawancara dengan bukti tertulis. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa SMAS Karya Pengalihan lahir di latarbelakangi oleh satu kebutuhan.
PERAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH (Kajian Teoritis dan Praktik) Yuliantoro
JURNAL RANDAI Vol. 1 No. 1 (2020): July
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.83 KB) | DOI: 10.31258/randai.1.1.p.40-53

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kajian pestaka atau studi perpustakaan. Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan kajian referensi berhubungan tentang pendidikan multikultural dalam pembelajaran di sekolah. Penelitian ini menitik beratkan dalam pengamatan pelaksanaan pendidikan multikultural dalam pembelajaran di sekolah yang terkaitan dengan Kultur. Hasil data penulis menunjukan pelaksanaan kultur pembelajaran IPS yang dihubungkan dalam sikap kepribadian dan sosial guru dan siswa secara umum menunjukkan kategori baik. Hal ini dapat dibuktikan bahwa kultur pembelajaran yang baik terkait dengan kepribadian dan sosial guru dan siswa menghasilkan hasil belajar yang baik pula. Kultur dalam proses pembelajaran harus dilihat sebagai bagian suatu kesatuan sekolah yang utuh. Artinya kultur yang ada di sekolah merupakan cerminan dari hasil keseluruhan proses pembelajaran disekolah. Dengan demikian bahwa kultur yang terjadi didalam pembelajaran memberikan pengaruh terhadap kebiasaan seluruh warga sekolah secara umum. Dengan kata lain, dampak kultur terhadap prestasi belajar siswa meskipun sangat kuat tetapi tidaklah bersifat langsung, melainkan lewat berbagai variabel, antara lain seperti semangat kerja keras dan kemauan untuk berprestasi oleh seorang siswa itu sendiri.
Co-Authors adiva septiara Agusti Yuni Yanti Ahmad Faujiyanto Ahmal Ahmal Ahmal Ahmal Ahmal, Ahmal ahmal, ahmal Alkis Saputra Alya Putri Meirinda Andini Salina Apik Budi Santoso Apik Budi Santoso Ari Prayoga Asyrul Fiqri Athira Agustin Auralita Ayub Dt, Arbaaz Azhari Resta Eriansa Azru Raihani Satifa Damanik Bedriati Ibrahim Bedriati Ibrahim Bima Maulana Putra Bonita Padang Bonita Padang Bunari Bunari Bunari, Bunari Bunari, Bunari Busyro, Nur Rahmawati Cindy Ratnasari Darmansyah, Hari Dea Nanda Sartika Delka Yuni Zahra Desi Asmarianti Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Mutiara Sari Dian Andriani Dorasi Br Hutapea Elisa Elisa Elta Andea Fera Andini Fikri, Asyrul Hafif Zulkhairi Hartini, Hafshah Hendriadi Saputra Idzni Indah Puspa Sari Intan Almadina Iqbal Septama Yuda Isjoni Isjoni Isjoni Isjoni Jumili Arianto Kamaruddin Kamaruddin Lia Anggraini Lili Rahma Yuni M. Yogi Riantama Mairika Purnama Misrulina Misrulina Mutia Hafizah Nabila Nadia Handayani Nadira Nurul Atika Nadya Wulan Dhari Negara, Chandra Perwira Nuraina, Nuraina Patricia Endah Septiana Perwira Negara, Chandra Prayoga, Ari Putri Syafira Putri, Musni Hidayah Refli Surya Barkara Riantama, M. Yogi Ridho M. Salam Rini Selvia Rosita Manalu Roza Puspita Sari Saidina, Alvita Mayu Saka Mahardika Otav Nugraha Salsabila, Unik Hanifah Santa Yunita Br. Lubis Sari, Syindi Puspita Satria Bulkis Selfi Husvina Separen, Separen Shakila Mayval Siti Khairiyah Sri Oktavia Sri Supitri Romdania Sukmana, Meila Dita Supentri Suroyo Suroyo Suroyo Susan Fakhirah Tambun, Frengki Krisyonalvin Halomoan Tasya Amajirah Thriwaty Arsal Thriwaty Arsal Vinni Septri Wahdini Viora Salsa Puja Wahyu Ningsih Walzumni Warsani, Henki Yanuar Al Fiqri Zahirman, Zahirman Zulpines Indira Putri