p-Index From 2021 - 2026
8.932
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Pengaruh Keberadaan Wisata Pulau Tilan Terhadap Aspek Ekonomi Dan Aspek Sosial Masyarakat Indah Puspa Sari; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fiqri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.366 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.102

Abstract

Potensi wisata banyak ditemui di Indonesia, namun banyak pula yang hanya terbengkalai karna tidak mendapatkan perhatian baik dari pemerintah maupun dari masyarakat itu sendiri. Potensi pariwisata yang dikelola dengan akan memberikan pengaruh baik pula bagi daerah tersebut. Adanya pengelolaan dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat akan memaksimalkan potensi wisata yang ada sehingga pengaruh yang diberikan juga akan maksimal. Potensi wisata yang dimaksudkan juga terdapat pada wisata Pulau Tilan di Desa Rantau Bais, Kec. Tanah Putih, Kab. Rokan Hilir, Prov. Riau. Indonesia. Potensi wisata yang ada di Desa Rantau Bais sebenarnya sedah ada sejak lama, namun sulit berkembang karena banyak factor penyebabnya. Kemudian potensipotensi wisata tersebut ternyata sudah dikelola bahkan oleh dua instansi sekaligus yaitu antara lain adalah Pemerintah kabupaten dan Pemerintah Provinsi dan lambat laun mulai bisa berkembang dengan adanya peningkatan jumlah pengunjung namun jumlah pengunjung meningkat jika adanya dilakukan festival. Adanya Fenomena tersebut memunculkan pertanyaan yang kemudian menjadi pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah : Bagaimana pengaruh keberadaan Wisata Pulau Tilan Terhadap aspek ekonomi dan aspek sosial masyarakat? permasalahan yang timbul dalam perkembangan wisata Pulau Tilan adalah belum optimalnya pemanfaatan potensi dan pemberdayaan masyarakat yang ada di kawasan wisata Pulau Tilan sehingga penelitian ini penting dilakukan karena bertujuan untuk melakukan kajian pengaruh perkembangan yang terjadi di wisata Pulau Tilan terhadap aspek ekonomi dan aspek sosial masyarakat di Desa Rantau Bais. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, metodologi penelitian deskriptif bertujuan membuat deskripsi yang akurat, faktual, dan sistematis pada fakta tertentu. Hasil akhir penelitian ini adalah adanya perkembangan wisata Pulau Tilan memberikan pengaruh terhadap Desa Rantau Bais baik itu dilihat dari aspek ekonomi dan aspek sosial masyarakat.
Eksistensi Waduk Maliki Terhadap Perekonomian Desa Kelayang Indragiri Hulu Desi Asmarianti; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fiqri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.701 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.104

Abstract

Indonesia memiliki wilayah yang luas dengan sumber daya alam yang beraneka ragam dan berpotensi untuk diolah dan dimanfaatkan menjadi pariwisata. Salah satunya ialah di Desa Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu yang memiliki keindahan alam yang sangat menarik. Penelitian ini dilakukan di Desa Kelayang Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Perkembangan Pariwisata di Desa Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu. (2) Kontribusi Pariwisata terhadap perekonomian Masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentas
Rumah Adat Melayu Atap Lontik Riau Lia Anggraini; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fiqri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.686 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.105

Abstract

Arsitektur melayu memiliki tipologi yang sangat banyak, diantaranya rumah melayu Limas di Pekanbaru, rumah Lontiak di Kampar, rumah Begonjong di Gunung Toar, rumah beratap Layar dan Bersayap di Sentajo, rumah Melayu Peranakan (campuran etnis China) di Bagan Siapiapi dan Selat Panjang, serta beberapa tipikal rumah melayu di daerah lainnya. Rumah Lontiak Melayu Majo merupakan salah satu bangunan tradisional yang ada di kabupaten Kampar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Teori tentang arsitektur Melayu dan ornamen bangunan Melayu sebagai background knowledge dengan didukung informasi yang diperoleh dari sumber-sumber dan pelaku kegiatan di dalam lingkup penelitian. Objek pengamatan dalam penelitian ini adalah rumah Melayu Atap Lontik. Pengumpulan data melaui tinjauan pustaka dan kajian literatur serta melihat teori-teori dan konsep rumah melayu. Rumah Lontik disebut juga Rumah Lancang atau Pencalang. Nama Lontik diberikan menurut bentuk perabung atapnya yang lentik ke atas, sedangkan nama Lancang atau Pencalang karena bentuk hiasan kaki dindingnya berbentuk perahu atau Pencalang. Susunan ruangan pada rumah Lontik berjumlah tiga, sesuai dengan ungkapan alam nan tigo yaitu tata pergaulan dalam kehidupan masyarakat. Pertama pergaulan antara sesama warga kampung yang disebut alam berkawan, terbatas pada tegur sapa dilambangkan dalam ruangan muka, kedua alam bersanak yaitu pergaulan antar kaum kerabat dan keluarga. Dilambangkan dengan ruang tengah dan ketiga alam semalu yaitu kehidupan pribadi dan rumah tangga yang dilambangkan dengan ruang belakang.
Mengenal Sejarah Berdirinya Objek Wisata Geosite Sipincur dan Daya Tariknya Bagi Masyarakat Luas Kabupaten Humbang Hasundutan Rosita Manalu; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fiqri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.362 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.107

Abstract

Daya tarik Wisata Geosite Sipincur Kabupaten Humbang Hasundutan memang tidak bisa dipungkiri dimana sebelum memasuki wisata ini kita sudah disuguhkan oleh pemandangan alam yang sejuk dan indah dengan berbagai macam hiasan serta ukiran nama objek Wisata Geosite Sipincur sebagai daya tarik untuk membuat para pengunjung berfoto dan menjadi daya tarik yang makin membuat pengunjung penasaran dengan pemandangan indah lainnya yang didalam tempat Wisata Geosite Sipincur yang ada di Humbang Hasundutan. Promosi sangat penting dalam mengembangkan pariwisata di suatu daerah. Situs geografis Sipinsur merupakan objek wisata berupa taman pelestarian alam dan alam pemandangan yang menampilkan pemandangan Danau Toba, bangunanbangun menarik sebagai tempat menikmati pemandangan dan tempat berkumpul bersama keluarga dan lebih kerennya lagi dikelilingi oleh hutan pinus yang makin menjadi daya tarik bagi pengunjung. Sipinsur Geosite merupakan salah satu kawasan wisata unggulan di Kabupaten Humbang Hasundutan dan kawasan ini masih dikelola oleh Pemerintah Daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah Wisata Geosite Sipincur Humbang Hasundutan dan mengetahui daya tarik apa aja yg dimiliki wisata ini sehingga menjadi wisata unggulan di Kabupaten Humbang Hasundutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dimulai dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Humbang Hasundutan mulai melakukan strategi promosi demi memikat daya tarik penggunjung dan memperkenalkan keindahan Wisata Geosite Sipincur yang memeng tidak bisa dipungkiri dengan melalui kegiatan periklanan dengan menggunakan media cetak seperti pembuatan brosur, leaflet, buku pariwisata, stiker, koran dan peta pariwisata. Kabupate Humbang hasundutan juga boleh mempromosikan melalui media elektronik oleh pembuatan acara pada siaran televisi di TV lokal yaitu TV One Sumatera Utara, TV Kabel seperti: RMTV, CNN, Day TV dan Efarina TV. Iklan juga menggunakan radio seperti Pelita Batak dan Anugerah serta membuat website dan akun media social (Facebook). Untuk media luar ruang dengan memasang baleho dan spanduk. Promosi strategi melalui kegiatan kehumasan dilakukan dengan mengadakan sosialisasi dan diskusi tentang sapta pesona.
Daya Tarik Wisata Pantai Jai Jai Raok Sebagai Alternatif Wisata di daerah Kuantan Singingi Alkis Saputra; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fiqri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.715 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.109

Abstract

Pantai jai jai raok adalah salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan kuantan singingi, destinasi ini mulai diperkenalkan pada awal tahun 2020. Daerah Kuantan Singingi mempunyai begitu banyak wisata yang bagus dan sangat menarik untuk dikunjungi. Salah satunya objek wisata lokal yang menjadi alternatif tempat untuk berlibur masyarakat sekitar bahkan masyarakat dari luar kota. Destinasi ini berupa hamparan pasir di aliran sungai batang kuantan. Objek wisata ini juga menyajikan berbagai spot foto dan wahana yang menyenangkan bagi pengunjung tentu dengan sistem keamanan yang ketat dan pengawasan rutin dari pemerintah setempat. Penelitian ini bertujuan sebagai gambaran tentang indahnya kawasan pantai jai-jai raok serta bagaimana pengembangan dari pengelola objek wisata agar tetap bisa bersaing dan menjadi daya tarik wisata lokal yang bisa dibanggakan masyarakat sekitar. Informasi dan data yang didapat menggunakan metode penelitian Kualitatif dengan memanfaatkan metode analisis deskriptif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari dokumentasi, survey lapangan,pengamatan, dan wawancara mendalam dengan pihak pengelola serta wisatawan. Peningkatan daya tarik wisata bisa dilakukan dengan memaksimalkan lahan kawasan pantai dan sungai, mengelola dan merawat berbagai wahana dan fasilitas pelengkap serta pengadaan pendukung protokol kesehatan yamg sesuai arahan pemerintah.
Menelusuri Bangunan Megah Berarsitektur Riau-Melayu: Anjung Seni Idrus Tintin di Kota Pekanbaru Santa Yunita Br. Lubis; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fiqri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.683 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.110

Abstract

Kota Pekanbaru adalah salah satu kota di Indonesia yang memiliki beranekaragam bangunan yang bisa dijadikan ikon wisata. Bangunan-bangunan bersejarah maupun wisata di Kota Pekanbaru cenderung berarsitektur megah dengan corak khas melayu. Anjung Seni Idrus Tintin adalah salah satu bangunan megah yang berdiri di Kota Pekanbaru. Anjung Seni Idrus Tintin didirikan pada tahun 2007. Nama bangunan ini diambil dari nama seorang seniman kenamaan Riau yaitu Idrus Tintin yang terkenal melalui drama atau teater dan puisinya. Idrus Tintin lahir di Rengat, Indragiri Hulu, pada tanggal 10 November 1932. Variable yang digunakan dalam penelitian ini adalah Anjung Seni Idrus tintin dengan metode jenis kualitatif.
Wisata Religi Makam Tuan Guru Syeikh Abdurrahman Siddiq Al-Banjari Penyabar Agama Islam Di Indragiri Hilir Selfi Husvina; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fikri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.478 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui siapa Syeikh Abdurrahman Siddiq Al-Banjari, untuk mengetahui proses perkembangan penyebaran Islam di Indragiri Hilir, untuk mengetahui apa saja peranan Syeikh Abdurrahman Siddiq Al-Banjari dalam penyebaran agama Islam di Indragiri Hilir. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk menambah wawasan mengenai ajaran yang telah dikembangkan oleh Syeik Abdurrahman Siddiq Al-Banjari di Indragiri Hilir hingga kepelosok desa. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode kualitatif adalah suatu metode yang tidak menggunakan angka dalam pengumpulan data dan dalam memberikan penafsiran terhadap hasilnya. Hasil dari penelitian ini adalah Syeikh Abdurrahman Siddiq Al-Banjari merupakan seorang ulama besar di Indragiri. Dalam perkembangan Islam di Indragiri, pada masa pemerintahan Sultan Mahmud diangkatlah Syeikh Abdurrahman Siddiq Al-Banjari ini sebagai Mufti Kerajaan Indragiri. Peranan ajaran Syeikh Abdurrahman Siddiq Al-Banjari bagi masyarakat Indragiri Hilir dapat dilihat dari usaha-usaha yang dilakukan beliau baik dalam bidang yang dapat meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat maupun dalam bidang pendidikan dan dakwah, yang telah membawa perubahan yang sangat besar sekali bagi masyarakat Indragiri khususnya di Riau. Pada tahun 1930 tepatnya 10 Maret, Syeikh Abdurrahman Siddiq Al-Banjari ini meninggal dunia, Makam Tuan Guru Syeikh Abdurrahamn Siddiq Al-Banjari ini pun sering didatangi oleh masyarakat dari berbagai pelosok desa. Kini makamnya menjadi wisata religi bahkan setiap tahun diadakan Haulan Besar
Pangke Gombak, Tradisi Dalam Adat Khitanan Di Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu Riau Dea Nanda Sartika; Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fiqri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 1 No. 2 (2021): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.634 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v1i2.119

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu Riau. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Adat Istiadat atau kebiasaan yang dilakukan oleh Orang Melayu di Kecamatan Peranap yang biasa di sebut dengan Pangke Gombak (memotong rambut) pada acara khitanan. Proses acara khitanan ini biasanya dimulai dari berarak tabak ke rumah Mak Bako (saudara perempuan dari Ayah) di siang hari oleh pengantin atau anak yang akan di khitan. Kemudian dilanjutkan oleh proses Pangke Gombak oleh Ninik Mamak, Tengganai, dan Sanak Family. Kegiatan ini biasanya dilakukan pada malam hari tepatnya sesudah Isya. Pangke Gombak ini dilakukan dengan cara para Ninik Mamak, Tengganai dan Sanak Family dipanggil secara berurutan dengan menggunakan pantun oleh Tokoh Adat yang ada. Kemudian, para Tokoh Adat yang dipanggil memercikan air tepung tawar yang sudah disediakan ke atas kepala anak yang akan di khitan. Setelah itu Tokoh Adat akan memotong rambut anak yang disebut dengan Pangke Gombak.
Penggunaan Media Tebak Gambar Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPS Siswa Kelas VIII G SMP Negeri 4 Tambang Siti Khairiyah; Isjoni Isjoni; Yuliantoro Yuliantoro
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.341 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v2i1.215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar IPS siswa kelas VIII G SMP Negeri 4 Tambang dengan memnfaatkan media pembelajaran tebak gambar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunkan 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan lembar observasi motivasi belajar siswa. Analisis data hasil pengamatan aktivitas guru dilakukan dengan cara menghitung persentase aktivitas yang dilakukan guru selama proses pembelajaran, kemudian dikategorikan kedalam 4 kriteria yaitu kurang, cukup, baik, dan sangat baik. Analisis data hasil pengamatan aktivitas siswa dilakukan dengan cara menghitung persentase aktivitas siswa tiap indikator. Analisis data dijelaskan secara deskriptif. Pembelajaran dikatakan berhasil apabila adanya peningkatan aktifitas dan motivasi belajar siswa setelah dilakukan pembelajaran dengan memanfaatkan media tebak gambar. Indikator keberhasilan motivasi belajar siswa yaitu mencapai kriteria tinggi dengan persentase >75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah 54,36% dengan kategori baik meningkat pada siklus II menjadi 80,56% dengan kategori sangat baik. Motivasi belajar siswa dapat dilihat dari hasil observasi pada siklus I adalah 57,82% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 85,73%. Berasarkan hasil penelitian yang diperoleh, pemanfaatan media pembelajaran tebak gambar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
Penggunaan Media Tebak Gambar Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPS Siswa Kelas VIII G SMP Negeri 4 Tambang Siti Khairiyah; Isjoni Isjoni; Yuliantoro Yuliantoro
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 2 No. 1 (2022): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.341 KB) | DOI: 10.31004/innovative.v2i1.224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar IPS siswa kelas VIII G SMP Negeri 4 Tambang dengan memnfaatkan media pembelajaran tebak gambar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunkan 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan lembar observasi motivasi belajar siswa. Analisis data hasil pengamatan aktivitas guru dilakukan dengan cara menghitung persentase aktivitas yang dilakukan guru selama proses pembelajaran, kemudian dikategorikan kedalam 4 kriteria yaitu kurang, cukup, baik, dan sangat baik. Analisis data hasil pengamatan aktivitas siswa dilakukan dengan cara menghitung persentase aktivitas siswa tiap indikator. Analisis data dijelaskan secara deskriptif. Pembelajaran dikatakan berhasil apabila adanya peningkatan aktifitas dan motivasi belajar siswa setelah dilakukan pembelajaran dengan memanfaatkan media tebak gambar. Indikator keberhasilan motivasi belajar siswa yaitu mencapai kriteria tinggi dengan persentase >75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah 54,36% dengan kategori baik meningkat pada siklus II menjadi 80,56% dengan kategori sangat baik. Motivasi belajar siswa dapat dilihat dari hasil observasi pada siklus I adalah 57,82% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 85,73%. Berasarkan hasil penelitian yang diperoleh, pemanfaatan media pembelajaran tebak gambar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Media, Tebak Gambar, Motivasi
Co-Authors adiva septiara Agusti Yuni Yanti Ahmad Faujiyanto Ahmal Ahmal Ahmal Ahmal Ahmal, Ahmal ahmal, ahmal Alkis Saputra Alya Putri Meirinda Andini Salina Apik Budi Santoso Apik Budi Santoso Ari Prayoga Asyrul Fiqri Athira Agustin Auralita Ayub Dt, Arbaaz Azhari Resta Eriansa Azru Raihani Satifa Damanik Bedriati Ibrahim Bedriati Ibrahim Bima Maulana Putra Bonita Padang Bonita Padang Bunari Bunari Bunari, Bunari Bunari, Bunari Cindy Ratnasari Dea Nanda Sartika Delka Yuni Zahra Desi Asmarianti Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Mutiara Sari Dian Andriani Dorasi Br Hutapea Elisa Elisa Elta Andea Fera Andini Fikri, Asyrul Hafif Zulkhairi Hari Darmansyah Hartini, Hafshah Hendriadi Saputra Idzni Indah Puspa Sari Intan Almadina Iqbal Septama Yuda Ishak, Isjoni Isjoni Isjoni Isjoni Isjoni Jumili Arianto Kamaruddin Kamaruddin Lia Anggraini Lili Rahma Yuni M. Yogi Riantama Mahdatul Hilda Mairika Purnama Misrulina Misrulina Musni Hidayah Putri Mutia Hafizah Nabila Nadia Handayani Nadira Nurul Atika Nadya Wulan Dhari Negara, Chandra Perwira Nur Rahmawati Busyro Nuraina, Nuraina Patricia Endah Septiana Perwira Negara, Chandra Prayoga, Ari Putri Syafira Refli Surya Barkara Riantama, M. Yogi Ridho M. Salam Rini Selvia Rosita Manalu Roza Puspita Sari Saidina, Alvita Mayu Saka Mahardika Otav Nugraha Salsabila, Unik Hanifah Santa Yunita Br. Lubis Sari, Syindi Puspita Satria Bulkis Selfi Husvina Separen, Separen Shakila Mayval Siti Khairiyah Sri Oktavia Sri Supitri Romdania Sukmana, Meila Dita Supentri Suroyo Suroyo Suroyo Susan Fakhirah Tambun, Frengki Krisyonalvin Halomoan Tasya Amajirah Thriwaty Arsal Thriwaty Arsal Vinni Septri Wahdini Viora Salsa Puja Wahyu Ningsih Wahyuni, Nuriyah Walzumni Warsani, Henki Yanuar Al Fiqri Zahirman, Zahirman Zulpines Indira Putri