Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Peningkatan Pengetahuan tentang Obat melalui Kegiatan Apoteker Kecil untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Selogiri Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen Tri Cahyani Widiastuti; Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah; L Ledianasari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.16 KB)

Abstract

Pengetahuan masyarakat mengenai dunia kesehatan, terutama obatmasih sangat terbatas, padahal obat merupakan bahan yang mudah kitatemukan di sekitar kita. Obat harus selalu digunakan secara benar agarmemberikan manfaat klinik yang optimal. Salah satu elemen yangmemiliki keahlian dan dapat menjadi sumber informasi mengenai obatadalah apoteker atau farmasis. Peran Apoteker dalam bidang kesehatanyaitu memberikan Konsultasi, Informasi dan Edukasi (KIE),mengarahkan pasien untuk melakukan pola hidup sehat, dan melakukanmonitoring. Target atau sasaran pendidikan kesehatan dan pelayanankesehatan yang ditujukan kepada kelompok atau populasi umur tertentusangat menentukan keberhasilan suatu program kesehatan, salahsatunya adalah anak usia sekolah. Pelaksanaan program Apoteker Kecilpada siswa SD Negeri 4 Selogiri kelas 5 dan 6. SD Negeri 4 Selogirimerupakan salah satu SD Negeri yang terletak di Dukuh SipanjangDesa Selogiri, Kecamatan Karanggaram, Kabupaten Kebumen. Tujuandari kegiatan tersebut adalah meningkatkan eksistensi Apoteker dantugasnya sehingga pelaksanaan program Apoteker kecil dapat sebagaiperwujudan kader sadar obat sejak dini. Selain itu, Pengetahuan anaktentang obat semakin baik sehingga anak dapat ikut andil dalammenyampaikan informasi obat dan kepatuhan penggunaan obat secaraumum kepada keluarga dan lingkungannya sejak dini. Pelaksanaankegiatan meliputi, pengenalan apoteker, penyampaian materi mengenaipenggolongan obat, jenis obat, informasi pada kemasan dan brosurobat, cara penggunaan obat, efek samping obat, cara penyimpananobat, obat rusak dan kadaluwarsa serta praktek meracik obat. Hasil darikegiatan tersebut adalah adanya perbedaan nilai antara pre test danpost test, dimana hasil nilai rata-rata post test lebih tinggi daripada pretest. Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh hasil penyampaianmateri terhadap tingkat pemahaman dan pengetahuan tentang obat danapoteker.
PENGARUH PENYULUHAN JAJANAN SEHAT TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah; Chondrosuro Miyarso; Khusnul Khuluk; Khobiratul Majidah; Asriani Tagawuningsih
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.97 KB)

Abstract

Kandungan gizi merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan untuk menunjang pertumbuhan,perkembangan, dan kesehatan seseorang. Ketersediaan dan keamanan pangan merupakan hak dasar manusia. Saat ini masalah tersebut menjadi keprihatinan dunia telah dilaporkan bahwa manusia dilaporkan menderita keracunan pangan, dan kelompok masyarakat yang sering mengalami keracunan makanan adalah anak sekolah dasar.Potensi anak di sekolah dapat terganggu akibat anak mengkonsumsi jajanan tidak sehat. Sehingga tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar dalam memilih jajanan sehat. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan menggunakan metode ceramah yang kemudian dilanjutkan dengan menonton video tentang akibat mengkonsumsi jajanan tidak sehat. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan disertai dengan pretest dan posttest. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswa yang mengikuti penyuluhan jajanan sehat paling banyak siswa kelas IV (32%) dengan jumlah keseluruhan 57 siswa/siswi. Sebagian besar merupakan siswa/siswi yang berusia 9 tahun (23%), sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (63%). Hasil evaluasi menurut penilaian pretest dan posttest diketahui sebagaian besar memiliki pengetahuan yang meningkat (66,67%. Rata-rata nilai evaluasi posttest lebih baik daripada pretest. Hal ini menandakan adanya efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar tentang jajanan sehat.
MEMBANGUN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN OBAT MELALUI METODE CBIA Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah; Tri Cahyani Widiastuti; Kurniasih Kurniasih; Sugeng Supriyanto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.396 KB)

Abstract

Swamedikasi adalah sebuah tindakan yang umum dilakukan oleh masyarakat, dan secara tidak langsung membantu pemerintah dalam upaya pemeliharaan kesehatan nasional. Swamedikasi harus dilakukan sesuai dengan penyakit yang dialami. Pelaksanaannya sedapat mungkin harus memenuhi kriteria penggunaan obat yang rasional, antara lain ketepatan pemilihan obat, ketepatan dosis obat, tidak adanya efek samping, tidak adanya kontraindikasi, tidak adanya interaksi obat, dan tidak adanya polifarmasi. Dukuh Sikebo terletak di desa Selogiri, Kecamatan Karang Gayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Secara umum, kondisi geografis desa Selogiri berupa pegunungan dengan sarana dan prasarana pendukung terutama jalan yang masih sangat minim. Kondisi geografis yang sedemikian rupa di desa Selogiri membuat warga dituntut untuk bisa mandiri mengupayakan pertolongan pertama ketika mengalami sakit, sebelum mereka mencari pertolongan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat Berdasarkan informasi diatas maka perlu kiranya diadakan penyuluhan mengenai pengunaan obat yang baik dan benar berdasarkan ilmu kefarmasian kepada masyarakat setempat untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai obat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) atau “community based interactive approach”. Metode ini melibatkan para ibu agar lebih aktif dalam mencari informasi mengenai obat yang digunakan oleh keluarga. Hasil dari kegiatan ini didapatkan informasi bahwa kebiasaan masyarakat dalam melakukan pengobatan sendiri atau swamedikasi masih kurang. Masyarakat apabila merasakan sakit lebih memilih untuk pergi ke fasilitas kesehatan atau tenaga medis atau tenaga kesehatan lainnya dibandingkan dengan melakukan pengobatan sendiri hal ini dikarenakan tingkat pemahaman masyarakat masih kurang mengenai informasi obat yang tertera di kemasan atau brosur.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) dari Kabupaten Kebumen terhadap Bakteri Salmonella typhi Sinta Wahyu Septiani; Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah; Titi Pudji Rahayu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.306 KB)

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella typhi. Daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) merupakan salah satu bahan alam yang memiliki aktivitas antibakteri, namun belum dimanfaatkan dan belum pernah diteliti di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan konsentrasi minimal ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) untuk menghambat bakteri Salmonella typhi. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi kertas cakram. Seri konsentrasi ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) yang digunakan adalah 10, 20, 30, 40, 50 dan 100% dengan kontrol positif berupa amoksisilin 5% serta kontrol negatif berupa akuades steril. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji One Way ANOVA. Ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) memiliki aktivitas antibakteri yang tergolong sangat kuat dengan dibuktikan terbentuknya zona hambat setelah masa inkubasi. Hasil uji statistik ANOVA menunjukkan nilai p=0.001 (p<0,05) yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antar seri konsentasi ekstrak. Konsentrasi minimal ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) untuk menghambat bakteri Salmonella typhi adalah konsentrasi 10% dengan zona hambat sebesar 21.16 mm yang dikategorikan sangat kuat.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN GANITRI (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Wahyu Rahmatulloh; Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah; Titi Pudji Rahayu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.162 KB)

Abstract

Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi di Indonesia. Karies gigi disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, salah satunya yaitu Streptococcus mutans.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan mengetahui perbedaan diameter zona hambat ekstrak etanol daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) terhadap bakteri Streptococcus mutans. Pengujian antibakteri menggunakan metode difusi disk pada konsentrasi 10; 20; 30; 40; 50 dan 100%. Ekstrak etanol daun ganitri mengandung senyawa aktif fenol, flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid dan glikosida. Serta memiliki aktivitas sebagai antibakteri dengan ditandai adanya zona hambat yang terbentuk. Diameter zona hambat yang terbentuk tidak berbeda signifikan terhadap konsentrasi satu dengan lainnya. Zona hambat terbesar pada konsentrasi 100% dengan diameter hambatan sebesar 19.79 mm ± 2.25.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Dan Akuades Daun Ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) Dengan Metode Dpph (2,2-Difenil-1-Pikrihidrazil) Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah; Laeli Fitriyati; Sadam Husein
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.961 KB)

Abstract

Radikal bebas merupakan atom atau molekul yang mengandung elekton tidak berpasangan sehingga dilakukan penelitian mengenai uji aktivitas antioksidan ekstrak daun ganitri dengan pelarut metanol dan akuades. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan kelompok senyawa dan aktivitas antioksidan ekstrak daun ganitri. Hasil uji kelompok senyawa diketahui kedua ekstrak daun ganitri positif mengandung senyawa fenol dan flavonoid. Identifikasi flavonoid dilakukan menggaunkana metode kromatografi dan menghasilkan nilai Rf 0.97 dengan bercak noda berwarna biru kehitaman yang pekat. Uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH dan didapatkan hasil bahwa kedua ekstrak memiliki aktivitas antioksidan snagat kuat dengan nilai IC50 sebesar 3,213 ppm pada ekstrak metanol dan 4,788 ppm pada ekstrak akuades.
Uji Aktivitas Antibakteri Sabun Cair Ekstrak Metanol Daun Mangga Arum Manis (Mangifera indica L. var. arum manis) Terhadap Staphylococcus epidermidis Afif Hussein Kholid Bahrisy; Laeli Fitriyati; Naelaz Zukhruf Wakhidatul Kiromah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang MIPA dan SOSHUM
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.935 KB)

Abstract

Soap making has been done liquid soap preparation safer use of the nature ingridients anextract methanol leaves mango arum manis (Mangifera indica L. var. arum manis). Thekind of research this is experimental. Extract was obtained through means tektikmaceration with methanol solvent. Liquid soap made into three formulation with thevariation of concentration extract F1 7,81g/mL; F2 15,53g/mL; and F3 62.5g/mL then itwill be physical test and zone clear on Staphylococcus epidermidis bacteria with themethods sumuran, Control negative uses a base soap and control positive for the liquidsoap in circulation stood in line. The data obtained tested use of One Way ANOVA.This research result indicates that liquid soap formula 1, 2 and 3 meet physical evaluationpreparation except its viscosity and free alkali. Formula 1, 2 and 3 having antibacterialactivity zone each with a diameter of an obstruent 8,75mm; 10,6mm; and 12mm. Liquidsoap preparation formula 1, 2 and 3 having the difference meaningful and control positiveand negative control with a value of p<0.05. Liquid soap preparation antibacterial activityevery meaningful having the difference with p<0.05 percentage point. Variationconcentration extract methanol leaves mango (Mangifera indica L. var. arum manis) toaffect their antibacterial activity of Staphylococcus epidermidis. Formula 3 byconcentration of the extract 62,5g/ml antibacterial activity have the best compared to aformula 1 and 2.
Peningkatan Pengetahuan tentang Obat melalui Kegiatan Apoteker Kecil untuk Siswa Sekolah Dasar di Desa Selogiri Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen Widiastuti, Tri Cahyani; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Ledianasari, L
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan masyarakat mengenai dunia kesehatan, terutama obatmasih sangat terbatas, padahal obat merupakan bahan yang mudah kitatemukan di sekitar kita. Obat harus selalu digunakan secara benar agarmemberikan manfaat klinik yang optimal. Salah satu elemen yangmemiliki keahlian dan dapat menjadi sumber informasi mengenai obatadalah apoteker atau farmasis. Peran Apoteker dalam bidang kesehatanyaitu memberikan Konsultasi, Informasi dan Edukasi (KIE),mengarahkan pasien untuk melakukan pola hidup sehat, dan melakukanmonitoring. Target atau sasaran pendidikan kesehatan dan pelayanankesehatan yang ditujukan kepada kelompok atau populasi umur tertentusangat menentukan keberhasilan suatu program kesehatan, salahsatunya adalah anak usia sekolah. Pelaksanaan program Apoteker Kecilpada siswa SD Negeri 4 Selogiri kelas 5 dan 6. SD Negeri 4 Selogirimerupakan salah satu SD Negeri yang terletak di Dukuh SipanjangDesa Selogiri, Kecamatan Karanggaram, Kabupaten Kebumen. Tujuandari kegiatan tersebut adalah meningkatkan eksistensi Apoteker dantugasnya sehingga pelaksanaan program Apoteker kecil dapat sebagaiperwujudan kader sadar obat sejak dini. Selain itu, Pengetahuan anaktentang obat semakin baik sehingga anak dapat ikut andil dalammenyampaikan informasi obat dan kepatuhan penggunaan obat secaraumum kepada keluarga dan lingkungannya sejak dini. Pelaksanaankegiatan meliputi, pengenalan apoteker, penyampaian materi mengenaipenggolongan obat, jenis obat, informasi pada kemasan dan brosurobat, cara penggunaan obat, efek samping obat, cara penyimpananobat, obat rusak dan kadaluwarsa serta praktek meracik obat. Hasil darikegiatan tersebut adalah adanya perbedaan nilai antara pre test danpost test, dimana hasil nilai rata-rata post test lebih tinggi daripada pretest. Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh hasil penyampaianmateri terhadap tingkat pemahaman dan pengetahuan tentang obat danapoteker.
PENGARUH PENYULUHAN JAJANAN SEHAT TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Miyarso, Chondrosuro; Khuluk, Khusnul; Majidah, Khobiratul; Tagawuningsih, Asriani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kandungan gizi merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan untuk menunjang pertumbuhan,perkembangan, dan kesehatan seseorang. Ketersediaan dan keamanan pangan merupakan hak dasar manusia. Saat ini masalah tersebut menjadi keprihatinan dunia telah dilaporkan bahwa manusia dilaporkan menderita keracunan pangan, dan kelompok masyarakat yang sering mengalami keracunan makanan adalah anak sekolah dasar.Potensi anak di sekolah dapat terganggu akibat anak mengkonsumsi jajanan tidak sehat. Sehingga tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar dalam memilih jajanan sehat. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan menggunakan metode ceramah yang kemudian dilanjutkan dengan menonton video tentang akibat mengkonsumsi jajanan tidak sehat. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan disertai dengan pretest dan posttest. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah siswa yang mengikuti penyuluhan jajanan sehat paling banyak siswa kelas IV (32%) dengan jumlah keseluruhan 57 siswa/siswi. Sebagian besar merupakan siswa/siswi yang berusia 9 tahun (23%), sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (63%). Hasil evaluasi menurut penilaian pretest dan posttest diketahui sebagaian besar memiliki pengetahuan yang meningkat (66,67%. Rata-rata nilai evaluasi posttest lebih baik daripada pretest. Hal ini menandakan adanya efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar tentang jajanan sehat.
MEMBANGUN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN OBAT MELALUI METODE CBIA Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul; Widiastuti, Tri Cahyani; Kurniasih, Kurniasih; Supriyanto, Sugeng
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swamedikasi adalah sebuah tindakan yang umum dilakukan oleh masyarakat, dan secara tidak langsung membantu pemerintah dalam upaya pemeliharaan kesehatan nasional. Swamedikasi harus dilakukan sesuai dengan penyakit yang dialami. Pelaksanaannya sedapat mungkin harus memenuhi kriteria penggunaan obat yang rasional, antara lain ketepatan pemilihan obat, ketepatan dosis obat, tidak adanya efek samping, tidak adanya kontraindikasi, tidak adanya interaksi obat, dan tidak adanya polifarmasi. Dukuh Sikebo terletak di desa Selogiri, Kecamatan Karang Gayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Secara umum, kondisi geografis desa Selogiri berupa pegunungan dengan sarana dan prasarana pendukung terutama jalan yang masih sangat minim. Kondisi geografis yang sedemikian rupa di desa Selogiri membuat warga dituntut untuk bisa mandiri mengupayakan pertolongan pertama ketika mengalami sakit, sebelum mereka mencari pertolongan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat Berdasarkan informasi diatas maka perlu kiranya diadakan penyuluhan mengenai pengunaan obat yang baik dan benar berdasarkan ilmu kefarmasian kepada masyarakat setempat untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai obat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) atau “community based interactive approach”. Metode ini melibatkan para ibu agar lebih aktif dalam mencari informasi mengenai obat yang digunakan oleh keluarga. Hasil dari kegiatan ini didapatkan informasi bahwa kebiasaan masyarakat dalam melakukan pengobatan sendiri atau swamedikasi masih kurang. Masyarakat apabila merasakan sakit lebih memilih untuk pergi ke fasilitas kesehatan atau tenaga medis atau tenaga kesehatan lainnya dibandingkan dengan melakukan pengobatan sendiri hal ini dikarenakan tingkat pemahaman masyarakat masih kurang mengenai informasi obat yang tertera di kemasan atau brosur.
Co-Authors Afif Hussein Kholid Bahrisy agung setiawan Agung Setiawan Ainni, Ayu Nissa Arnika Dwi Asti Asriani Tagawuningsih Astri Ayu Febri Yuliani Awalia, Luluk Azhari, Tasya Khairunisa Azizah, Rizki Nur Bahrisy, Afif Hussein Kholid Billa, Zalsa Chondrosuro Miyarso Chondrosuro Miyarso Churrohmah, Syifa Condro Suro Miyarso Dwiki Fitri EkaWuri Handayani Eko Prasetyo Ery Purwanti Ery purwanti Evi Marlina Farda, Zais Fatimah, Ayu Febrialfiyan, Sukma Edhie Fiana, Fuan Maharani Fitriyati, Laeli Fuan Maharani Fiana Hamzah, Hasyrul Handayani, Eka Wuri Hasanah, Saniati Herniyatun Herniyatun, H Inayah, Siti Khobiratul Majidah Khuluk, Khusnul Khuluq, Muh Husnul Khusnul Khuluk Krisdiyanti, Yayu Kumalasari, Siska Kurniasih Kurniasih Kurniasih Kurniasih L Ledianasari L Ledianasari Laeli Fitriyati Laeli Fitriyati Laeli Fitriyati Ledianasari, L Majidah, Khobiratul Melisa, Leni Miyarso, Chondrosuro Miyarso, Condro Suro Muchromin Muchromin Muhammad Luthfi Mulyana, Satria Eta Nafarina, Eka Rezki Tri Ningsih, Eka Ratna Pamungkas, Anindya Arya Pratama, Dimas Aji pratiwi, lia nur Pratiwi, Noviani Pravitasari, Rokhania Eka Rachman Aziz, Dwinuari Rachmawati, Indah Raharjo, Rahmat Budhi Rahayu, Titi Pudji Rahayu, Venny Septiana Rahmat Ismail Rahmawati Rahmawati Sadam Husein Sadam Husein Sadam Husein Sahro, Intan Fatimah Saputra, Aditya Mahe Septiani, Sinta Wahyu Sholihah, Rizka Hidayatus Sinta Wahyu Septiani Sinta Wahyu Septiani Sugeng Supriyanto Supriyanto, Sugeng Tagawuningsih, Asriani Tangawuningsih, Asriani Titi Pudji Rahayu Titi Pudji Rahayu TITI PUDJI RAHAYU Tri Cahyani Widiastuti Tri Cahyani Widiastuti Tri Cahyani Widiastuti Tri Cahyani Widiastuti Uswatun Hasanah Utomo, Hijan Dzulfadhli Wahyu Rahmatulloh Wahyuni, Septi Widiastuti, Tri Cahyani Yayu Krisdiyanti Yayu Krisdiyanti Yusuf Kurniawan Yusuf Kurniawan Zubaidah, Siti Nur