Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIGIENIS REMAJA PUTRI PADA SAAT MENSTRUASI DI MTS AL-KHAIRIYAH KANGKUNG KECAMATAN BUMI WARAS BANDAR LAMPUNG TAHUN 2012 Devi Kurniasari
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8159.404 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v6i1.171

Abstract

Jumlah remaja di Indonesia tahun 2010 adalah 26,8% dari total jumlah penduduk atau 6 permasalahan sosial pada remaja salah satunya perilaku seks pranikah remaja yang bisa me HIV/AIDS, jumlah penderita hingga Desernber 2009 sebesar 19.973 kasus, angka tertinggi penderita kelompok usia 20 - 29 tahun. Penelitian Puslitkes Universitas Indonesia dengan PKBI Lampung t pada 634 remaja di Bandar Lampung didapatkan hasil 13, 1% pernah melakukan petting, 6,5% mela seks, 4,6% berhubungan seks melalui vaginal, 3,5% masturbasi bersama, 1, 1% berhubungan seks me Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuj faktor — faktor yang berhubungan dengan perilaku seks remaja SMA di Kota Metro tahun 2011. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Total sebanyak 1.374 siswa, dilakukan teknik propotional sampling didapatkan sampel 135 orang responden bivariat menggunakan uji Chi-Square dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian pada analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pen terhadap perilaku seks pranikah (p=0,004,  aktivitas sosial terhadap perilaku seks prani 0,017, OR = 10,732), sikap terhadap perilaku seks pranikah (p=0,024, OR=3,112), sumber informasi t perilaku seks pranikah (p= 0,019, OR = 4,706), Dari analisis multivariat faktor yang paling besar memp periiaku seks pranikah remaja adalah aktivitas sosial dengan p= 0,017, OR = 10,732 dan Cl 95%= 94,821. Saran perlu adanya kerjasama lintas sektoral dari institusi pendidikan, tenaga kesehatan, kesehatan dan pernerintah untuk lebih meningkatkan progam pendidikan dan konseling kesehatan untuk mengatasi masalah - masalah remaja.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TIDAK LANGSUNG KASUS KEMATIAN BAYI DI KABUPATEN MESUJI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2012-2013 Devi Kurniasari; Fiki Arifandini
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.436 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i3.232

Abstract

Kematian ibu di Indonesia salah satunya disebabkan oleh hipertensi dalam kehamilan (preeklamsia) hingga eklamsi. Angka kejadian preeklamsi di dunia yaitu sekitar 3-10%, Indonesia 9,8-25%, Provinsi Lampung sebanyak 59 kasus dan di Kabupaten Lampung Tengah sebesar 12,5%. Faktor  resiko terjadinya preeklamsia antara lain usia, paritas dan penyakit diabetes melitus pada ibu hamil. Berdasarkan hasil data prasurvey diketahui angka kejadian preeklamsia di wilayah kerja Puskesmas Rumbia pada tahun 2012 yaitu 53 kasus dari 815 ibu hamil dan tahun 2013 yaitu 62 kasus dari 743 ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia, paritas, dan diabetes mellitus pada ibu hamil dengan kejadian preeklamsia pada kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Rumbia tahun 2014.  Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitik dan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinyadalah seluruh ibu hamil dengan preeklamsia yaitu 62 ibu hamil. Samplennya adalah total populasi yaitu 62 ibu hamil. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat.  Hasil uji univariat menunjukkan bahwa dari 62 ibu hamil dengan preeklamsia, proporsi ibu hamil dengan preeklamsia berat adalah 56,5 % (35 ibu hamil),ibu hamil dengan usia beresiko  69,4% (43 ibu hamil), paritas ibu hamil beresiko 62,9% (39 ibu hamil) dan sebanyak 46,8 % (29 ibu hamil) dengan diabetes melitus. Hasil uji statistik uji chi-square yaitu terdapat hubungan antara usia ibu bersiko terhadap preeklamsia dengan nilai p-value = 0,000 dan nilai OR=15,51, paritas ibu hamil dengan preeklamsia p-value  = 0,008 dan OR= 4,21, diabetes mellitus dengan preeklamsia p-value = 0,000 dan OR 14,37. Sedangkan hasil analisis multivariat didapatkan paritas beresiko lebih dominan mempengaruhi kejadian preeklamsia pada ibu hamil dibandingkan penyebab lain dan p value 0,010 dan OR 4,21. Kesimpulannya bahwa ada hubungan antara usia, paritas, dan Diabetes melitus dengan kejadian preeklamsia di wilayah kerja Puskesmas Rumbia Tahun 2014 dan paritas lebih dominan mempengaruhi kejadian preeklamsia dibanding dengan penyebab lain. Seluruh pihak diharpkan dapat membantu dalam menningkatkan pengetahuan ibu hamil terhadap preeklamsia pada kehamilan.
KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA PEROKOK DI SMK 2 MEI BANDAR LAMPUNG Sari Prawardani; Wayan Aryawati; Devi Kurniasari
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.251 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i1.131

Abstract

Kehamilan remaja kurang 20 tahun memberikan risiko kematian ibu dan bayi 2-4 kali lebih tinggi dibandingkan dengan kehamilan pada usia 20-35 tahun. Kehamilan usia muda atau remaja akan mengakibatkan berbagai risiko seperti keguguran, kelahiran prematur, BBLR (Berat Badan Bayi Lahir Rendah), kelainan bawaan, mudah terjadi infeksi, keracunan kehamilan, kematian ibu yang tinggi. Di Puskesmas Serupa Indah Kecamatan Pakuan Ratu Way Kanan Tahun 2014 didapatkan dari 500 ibu hamil terdapat 69 (13.7%) ibu hamil usia < 20 Tahun dari jumlah remaja 2.119 jiwa (3,25%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kehamilan pada remaja di Puskesmas Serupa Indah Kecamatan Pakuan Ratu Way Kanan Tahun 2014. Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian analitik pendekatan case-control. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pakuan Ratu Way Kanan pada tahun 2014 sebanyak 500 orang. Sampel 129 kasus dan 129 kontrol. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Squaredan multivariate dengan menggunakan Regresi Logistik Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara ketaatan beribadah (p value 0.011), pergaulan (p value 0.000), dukungan orang tua (p value 0.004) dan media massa (p value 0.003) dengan kehamilan pada remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Serupa Indah Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan Tahun 2014. Tidak ada hubungan pendidikan, usia menarche dengan kehamilan pada remaja (p value 0.166) di Wilayah Kerja Puskesmas Serupa Indah Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan Tahun 2014. Faktor yang paling dominan terhadap kehamilan remaja adalah pergaulan (p value 0,000 OR 2,626). Saran bagi remaja agar dapat memilih teman yang baik perilakunya dalam pergaulan. Mengikuti kegiatan positif atau yang bermanfaat seperti kegiatan Remaja Islam Masjid (RISMA), Remaja Karang Taruna. Menggali informasi tentang kesehatan reproduksi melalui Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR) yang ada di Desa.
HUBUNGAN PERILAKU HYGIENITAS IBU DAN KONDISI SANITASI DASAR TERHADAP PENYAKIT DIARE PADA BALITA DI PEKON SERAI KECAMATAN PESISIR TENGAH KABUPATEN PESISIR BARAT Devi Kurniasari; Yetti Amir Astuti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.435 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i3.215

Abstract

Post partum blues merupakan gangguan efek ringan yang sering terjadi setelah persalinan Apabila postpartum blues tidak kunjung reda akan berkembang menjadi depresi postpartum Pada tahun 2013 dari bulan Januari-Mei terdapat 3 kasus ibu nifas dengan postpartum blues di RSU Ahmad Yani. Diketahui hubungan antara karakteristik ibu, kondisi bayi dan dukungan suami dengan kejadian post partum blues.   Jenis penelitian kuantitatif  Analitik dengan pendekatan Cross sectional. sampel dalam penelitian ini sebanyak 35. Dilakukan di RSU Ahmad Yani Metro pada bulan Juni – juli 2014. Data diambil dengan  instrument test dan lembar observasi. Uji statistik dilakukan dengan Chi Square dan regresi binary logistik.   Sebanyak 6 (17,1%) responden mengalami post partum blues, usia responden tidak beresiko 20 (57,1), paritas responden multipara  18 (51,4%) responden, Sebagian besar tingkat pendidikan responden tinggi (SMA, Sarjana 21 (60,0%) responden, ibu  yang tidak bekerja 18 (51,4%)  responden, usia kehamilan responden tidak aterm (pre / post )  26 (74,3%) responden. ada komplikasi kehamilan yaitu sebesar 20 (57,1%) responden. keadaan bayi asfeksia ringan yaitu sebesar 17 (48,6%) responden. Responden mendapat  dukungan dari suami  yaitu sebesar 22 (62,9%). Ada hubungan antara umur , pendidikan, pekerjaan, paritas ibu , kondisi bayi dan dukungan sosial dengan postpartum blues di Rumah Sakit Umum Ahmad Yani Metro tahun 2014 (p-value 0.040<0,05, OR 2.700),  (p-value 0.017<0,05, OR 2.625),  (p-value 0.018 <0,05, OR 3.684),  (p-value 0.048<0,05, OR 2.667) (p-value 0.024<0,05) dan (p-value 0.019<0,05, OR 5.571).Tidak Ada hubungan antara umur kehamilan, komplikasi kehamilan ibu dengan postpartum blues di Rumah Sakit Umum Ahmad Yani Metro tahun 2014 (p-value 0.162>0,05) (p-value 0.072>0,05). Dukungan social dari suami merupakan factor yang paling dominan (p-value 0,028 dan exp.B 4.833). Mengaktifkan  tempat pelayanan kesehatan untuk memberikan fasilitas yang menunjang dalam seperti penyuluhan tentang masa nifas, tanda bahaya masa nifas, kelainan yang dapat terjadi pada masa nifas, dengan menyediakan poster, pembagian brosur/pamflet
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK MOZART TERHADAP TINGKAT KECEMASAN DAN NYERI PADA IBU BERSALIN KALA I LATEN DI PUSKESMAS DAYA MURNI 2016 Devi Kurniasari; Vera Lusi Alvionita
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v6i1.478

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di Puskesmas selama ini belum ada solusi yang dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan. Berdasarkan hasil wawancara pada 10 orang ibu menyatakan bahwa mereka belum pernah mendengar tentang metode terapi musik untuk mengurangi nyeri dalam persalinan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik Mozart terhadap tingkat kecemasan dan nyeri pada ibu bersalin kala I laten Di Puskesmas Daya Murni 2016.Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental one group pre-test post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin di Puskesmas Daya Murni April sebanyak 22 ibu. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu ibu bersalin dengan tingkat nyeri 1-10, tingkat kecemasan ibu bersalin ≥ 14, dapat berkomunikasi dengan baik, kesadaran komposmentis dan bersedia menjadi responden. Teknik analisis data menggunakan uji t dependen.Ada perbedaan kecemasan ibu bersalain kala I laten sebelum dan setelah diberikan terapi musik klasik Mozart (p=0,005), dan perbedaan nyeri pada ibu bersalain kala I laten sebelum dan setelah diberikan terapi musik klasik Mozart (p=<0,001).Disaran bagi tenaga kesehatan/pelayanan persalinan agar memanfaatkan terapi musik klasik Mozart.Kata Kunci : Terapi musik klasik Mozart, nyeri persalinan, kecemasan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PARTUS LAMA DI RUANG KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MENGGALA KABUPATEN TULANG BAWANG PROPINSI LAMPUNG TAHUN 2013 Falinda Falinda; Fitri Ekasari; devi Kurniasari
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v3i4.407

Abstract

Partus lama adalah persalinan yang berlangsung lebih dari 24 jam pada primi,danlebih dari 18 jam pada multi, dapat terjadi secara langsung atau tidak langsung, partuslama akan menyebabkan infeksi, kehabisan tenaga, dehidrasi pada ibu, kadang dapatterjadi perdarahan post partum yang dapat menyebabkan kematian ibu. Data tahun2012 menunjukkan bahwa 5% kematian ibu yang terjadi di Kabupaten Tulang Bawangadalah partus lama.Tujuan penelitian ini adalah diketahui analisis faktor-faktor risiko kejadian partuslama pada ibu bersalin di Ruang Kebidanan RSUD Menggala Kabupaten Tulang BawangTahun 2013.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan case control. Penelitiandilakukan di ruang kebidanan Rumah Sakit Umum Daerah Menggala Kabupaten TulangBawang yang dilakukan bulan September 2014. Populasi penelitian ini adalah semua ibumelahirkan tahun 2013 di RSUD Menggala Kabupaten Tulang Bawang berjumlah 1376orang, sampel dihitung menggunakan rumus Lemeshow yaitu sampel kelompok kasus 52dan kelompok kontrol 52 dengan perbandingan 1:1 dengan total sampel 104 orang.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara kelainan his (p=0,011;OR=3,039), kelainan letak janin (p=0,000; OR=4,714), janin besar (p=0,011;OR=3,022), kelainan panggul (p=0,000; OR=5,078), primitua (p=0,043; OR=2,513),grandemulti (p=0,030; OR=2,596), dan ketuban pecah dini (p=0,018; OR=2,788)dengan kejadian partus lama pada ibu bersalin di ruang kebidanan RSUD MenggalaKabupaten Tulang Bawang tahun 2013. Faktor paling dominan berhubungan dengankejadian partus lama adalah kelainan letak janin (p value: 0,001 dan OR; 6,797). Saran:Memberikan informasi mengenai kejadian partus lama untuk mencegah terjadinyakematian ibu.Kata Kunci : Faktor-Faktor, Kejadian Partus Lama
PENGARUH PEMBERIAN KALSIUM DENGAN PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA IBU PREEKLAMPSIA DI PUSKESMAS GEDUNG NEGARA, PUSKESMAS NEGARA RATU, DAN PUSKESMAS BATU NANGKOP KABUPATEN LAMPUNG UTARA Eva Nauli; Devi Kurniasari; vida Wira Utami
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i2.1737

Abstract

ABSTARK  Pendahuluan: Hasil studi pendahuluan, Kabupaten Lampung Utara diketahui memiliki 23 kecamatan dengan data ibu hamil preeklampsia yang cukup tinggi, diantaranya Bukit Kemuning (8 kasus), Abung Tinggi (6 kasus), Tanjung  Raja   (7 kasus), Abung Barat (5 kasus), Abung Tengah (4 kasus), Abung Kunang (4 kasus), Abung Pekurun (5 kasus), Kotabumi (14 kasus),  Kotabumi Utara (5 kasus), Kotabumi Selatan (7 kasus), Abung Selatan (9 kasus), Abung Semuli (8 kasus), Blambangan Yagar (7 kasus), Abung Timur (5 kasus), Abung Surakarta (6 kasus), Sungkai Selatan (7 kasus), Muara Sungkai (9 kasus), Bunga Mayang (16 kasus), Sungkai Barat (7 kasus), Sungkai Jaya (6 kasus), Sungkai Utara (17 kasus), Hulu Sungkai (13 kasus), Sungkai Tengah (10 kasus).Tujuan: Untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian kalsium dengan penurunan tekanan darah pada ibu preeklampsia di Puskesmas Gedung Negara, Puskesmas Negara Ratu, dan Puskesmas Batu Nangkop Kabupaten Lampung Utara.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik intervensional, sedangkan rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimental study dengan pre-post group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II dan III sebanyak 40 orang dan sampel sebanyak 40 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan uji statistik yang digunakan yaitu uji paired sample t-test.Hasil Penelitian: Hasil uji statistik pada kelompok intervensi menggunakan ujipaired sample t-test pada α = 0,05 didapatkan nilai   p value masing-masing 0,000< 0,05 untuk tekanan darah sistolik dan diastolik pada ibu preeklampsia setelah diberikan suplementasi kalsium.Kesimpulan: Ada pengaruh pemberuan kalsium dengan penurunan tekanan darah pada ibu preeklampsia (p-value 0,000 < 0,05).Saran: Ibu hamil melakukan pemeriksaan urine satu minggu sebelum persalinan untuk cek urine kembali agar dapat ditentukan persalinannya nanti apakah termasuk persalinan dengan kategori preeklampsia atau tidakKata Kunci : Kalsium, Preeklampsia 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYEMBUHAN LUKA POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RSUD DR H. BOB BAZAR, SKM KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2018 Ni Wayan Warniyati; Devi Kurniasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 januari 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v5i1.924

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Penyembuhan luka adalah proses penggantian dan perbaikan fungsi jaringan yang rusak. Berdasarkan hasil prasurvey di Rumah sakit diketahui persalinan SC tahun 2016 sebanyak 618 orang dengan rata-rata perbulan sebanyak  52 orang. Berdasarkan hasil prasurvey yang dilakukan tanggal 15-20 bulan Februari 2018, dari 10 orang ibu nifas post SC yang melakukan kontrol ulang di poliklinik diketahui sebanyak 60% ibu proses penyembuhan luka baik dimana luka kering dan bersih sedangkan sebanyak 40% proses penyembuhan luka tidak baik, karena pada luka terlihat masih basah dan kotor. Dari 10 orang ibu nifas tersebut, sebanyak 80% berusia < 35 tahun dan 20% berusia >35 tahun. Dari 10 ibu nifas tersebut sebanyak 40% adalah obesitas.Tujuan: Diketahui  faktor-faktor yang berhubungan dengan penyembuhan luka post operasi sectio caesarea di RSUD Dr H. Bob Bazar, Skm Kalianda Kabupaten Lampung Selatan tahun 2018.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ibu bersalin dengan SC di RSUD dr H. Bob Bazar, SKM Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, dalam 1 bulan terakhir  ( mei) jumlah ibu bersalin secara SC sebanyak 58 orang, dengan  sampel sebanyak 58 orang teknik sampling accidental sampling. Analisa data univariat dan bivariat chi square.Hasil: Diketahui bahwa usia terbanyak adalah usia 25-30 tahun yaitu sebanyak 29 orang (50.0%), pendidikan terbanyak adalah tamatan SMP yaitu sebanyak 29 orang (50.0%), Jumlah anak yang terbanyak adalah 1 anak yaitu sebanyak 26 orang (44.8%) dan pekerjaan yang terbanyak adalah ibu rumah tangga yaitu sebanyak 35 orang (60.3%). Diketahui bahwa dari 58 responden penyembuhan yang normal sebanyak 41 (70,7%), yang mobilisasi dini sebanyak 39 (67,2%), yang tidak anemia sebanyak 36 (62,1%), yang usia tidak berisiko sebanyak 30 (51,7 %), yang tidak obesitas sebanyak 42 (72,4%) responden. Kesimpulan: Ada hubungan mobilisasi dini (p-value 0,016 : OR:5,079), anemia (p-value 0,000 : OR: 11,556), usia (p-value 0,013 : OR: 5,633), obesitas (p-value 0,009 : OR: 5,464) dengan penyembuhan luka post operasi sectio cessarea di RSUD dr H. Bob Bazar, SKM Kalianda Kabupaten Lampung Selatan tahun 2018. Kata kunci: faktor, penyembuhan luka, Sectio Caesarea
PENGARUH KONSUMSI BUAH KURMA (PHOENIX DACTYLIFERA)DAN TABLET FeTERHADAP KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb)PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA Dessy Hermawan; Yohana Christine Simatupang; Susilawati Susilawati; Devi Kurniasari; Ledy Octaviani Iqmy
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i3.1707

Abstract

Background AKI cases in Lampung continue to increase, based on information from the Lampung Provincial Health Office in 2015 there were 122 AKI in Lampung. That number increased to 144 cases in 2015 and in 2016 it reached 138 cases and in 2017 it reached 142 cases. While the incidence of anemia in pregnant women in Pesawaran Regency in 2016 was 14.4%, and in 2017 it was 15.4%.The purpose of this study was to determine the effect of consuming dates and Fe tablets on the increase in hemoglobin levels in pregnant women with anemia at the Hanura Health Center, Teluk Pandan District, Pesawaran Regency in 2019.Methods Types of Quantitative Research, the research design is a quasi-experimental method with a pretest-posttest approach with a control group. The population in this study were all pregnant women in the second and third trimesters with anemia who performed Antenatal Care (ANC) at the Hanura Health Center, Teluk Pandan District, Pesawaran Regency, namely 56 pregnant women who experienced anemia. With a sample of 30 people made into 2 groups, 15 people were treated with dates and Fe tablets, and 15 people were treated with Fe tablets, with the inclusion criteria of all pregnant women with mild anemia, Respondents with full awareness, Willing to be research subjects, Respondents taking FE tablets. By using purposive sampling technique. Analysis of univariate and bivariate data with independent T-test.The results showed the average hemoglobin level before consumption of dates and Fe tablets was 9.907 g/dl., the average hemoglobin level after consumption of dates and Fe tablets was 11.320 g/dl., the average hemoglobin level before consumption of Fe tablets was 9.867. gr/dl., the average hemoglobin level after consuming Fe tablets was 10,667 gr/dl.The conclusion is that there is an influence of the consumption of dates and Fe tablets on the increase in hemoglobin levels in pregnant women with anemia at the Hanura Health Center, Teluk Pandan District, Pesawaran Regency in 2019. The t test results obtained p value 0.000 < (0.05).Suggest for health workers, especially midwives, to recommend pregnant women to consume dates as a supplement for Fe because it can increase hemoglobin levels in pregnant women. Keywords: Dates, Fe tablets, hemoglobin levels ABSTRAK Latar Belakang Kasus AKI di Lampung terus meningkat, berdasarakan keterangan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung pada 2015 terdapat 122 AKI di Lampung. Jumlah itu meningkat menjadi 144 kasus di tahun 2015 dan tahun 2016 mencapai 138 kasus dan pada tahun 2017 mencapai 142 kasus. Sedangkan angka kejadian anemia pada ibu hamil di Kabupaten Pesawaran pada tahun 2016 sebanyak 14,4%, dan pada tahun 2017 sebanyak 15,4%.Tujuan dari penelitian iUntuk mengetahui pengaruh konsumsi buah kurma  dan tablet fe terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Tahun 2019.Metode Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian metode quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II dan trimester III dengan anemia yang melakukan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran yaitu sebanyak 56 ibu hamil yang mengalami anemia. Dengan jumlah sampel 30 orang  di buat dalam 2 kelompok yaitu 15 orang diberikan perlakuan dengan kurma dan tablet fe, dan 15 orang diberikan perlakun dengan tablet fe, dengan kriteria inklusi seluruh ibu hamil dengan anemi ringan, Responden dengan kesadaran penuh, Bersedia menjadi subjekpenelitian, Responden mengkonsumsi tablet FE. Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data univariat dan bivariate  dengan uji T-test independent.Hasil penelitian menunjukan rata-rata kadar hemoglobin sebelum konsumsi kurma dan tablet Fe sebesar 9,907 gr/dl.,rata-rata kadar hemoglobin setelah konsumsi kurma dan tablet Fe sebesar 11,320 gr/dl., rata-rata kadar hemoglobin sebelum konsumsi tablet Fe sebesar 9,867 gr/dl., rata-rata kadar hemoglobin setelah konsumsi tablet Fe sebesar 10,667 gr/dl.Kesimpulan diketahui ada perngaruh konsumsi buah kurma dan tablet Fe terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran Tahun 2019. Hasil uji t didapat p value 0,000 < α (0,05).Sarankan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar menganjurkan kepada ibu hamil untuk mengkonsumsi kurma sebagai pendamping Fe karena dapat menaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Kata Kunci : Kurma, Tablet Fe, Kadar hemoglobin 
KONSUMSI PISANG DAPAT MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Zaima Zaima; Samino Samino; Ana Mariza; Devi Kurniasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.1668

Abstract

ABSTRAK   Latar Belakang Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi ketika darah mengalir melalui pembuluh darah dengan kekuatan yang lebih besar dari biasanya.  Penanganan yang dapat dilakukan selain terapi farmakologis adalah dengan mempergunakan terapi non farmakologi atau terapi komplementer. Salah satu tindakan pencegahan untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan cara mengkonsumsi buah pisang.  Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh konsumsi pisang terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Puskesmas Natar Kecamatan Natar Lampung Selatan 2019 Metode Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami hipertensi dipuskesmas Natar Kecamatan Natar Lampung Selatan sebanyak 48 orang. Sampel 30 orang, Teknik sampling yang digunakan purposive sampling Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa data yang digunakan adalah uji  t-dependent. Hasil penelitian didapatkan bahwa Distribusi frkuensi tekanan darah pada lansia sebelum mengkonsumsi pisang rata-rata 153 mmHg, standar deviasi 68. Namun setelah mengkonsumsi didapatkan ratarata 130 mmHg, standar deviasi 64 hasilnya beda mean 13,4, diperoleh nilai p value 0,001 yang artinya ada pengaruh konsumsi pisang terhadap penurunan tekanan darah padalansia.  Kesimpulan: konsumsi pisang ambon sehingga menurunkan tekanan darah pada lansia.  Saran bagi lansia dan masyarakat, bagi masyarakat maupun keluarga dapat menerapkan pengobatan herbal yang tepat untuk mengobati gejala hipertensi salah satunya mengkonsumsi pisang ambon agar menurunkan kadar tekanan darah tinggi, jadi bisa mengurangi penggunaan obat-obatan farmakologi yang ada efek sampingnya.  Kata Kunci : Pisang Ambon, Hipertensi, LansiaI
Co-Authors Afriani, Nasita Anggraini Anggraini Anisa Ermasari Annisa Rahma wati Aprilia Dwi Sukowati Arfina Yulistiani Aryawati, Wayan Astriana Astriana, Astriana Auliya Warda Ningrum Azzahra, Balqis Berthilia Berthilia Dewi Yuliasari Diah Astika Winahyu Dwi Marlina Syukri Dwi Nopitasari Ema Listiyaningsih Ermasari, Anissa Erna Listyaningsih Eva Nauli Evayanti, Yulistiana Fadhillah, Reza Fadhillah Fadilah, Intan Falinda Falinda Febriyanti, Putri Nabila Fenniokha, Nabela Gyandra Ferlinthany Ferlinthany Fiki Arifandini Fitri Ekasari Fitria Fitria Fredy Setiawan Furqoni, Prima Dian Hadika, Afifah Nur Aini Henny Prihatni Hermawan, Desi Hermawan, Dessy Herti Dwi Lestari Hidayah, Renita Tri Nur Iis Maisaroh Iqmy, Ledy Octaviani Jayanti, Violita Puspita Karlina Herawati Lathifah, Neneng Siti Mariza, Ana Marlinda Marlinda Meisya Royani Mona Oktalira Nabela Gyandra Fenniokha Ni Wayan Warniyati Nita Evriana Sari Novalina, Fera Nurliyani Nurliyani Nuroni, Nuroni Nurul Isnaini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Oktiana oktiana Panca Nursela Putri Lia Rosa Putri, Elsya Bela Putri, Ratna Dewi Putri, Ratna Dewi R, Leni Novaria Rachmawati, Fijri Ramadhiena Destia Murtisari Ratna Dewi Putri Rizka Nur Fadilah Rosmiyati M.Kes Rosmiyati Rosmiyati Samino Samino Sandayanti, Vira Sani, Novriyana Sari Prawardani Sari, Anggi Yunita Sari, Yuni Maryana Sholiha, Sangidatus Siti Selvia Vebriani Siti Suprihatin Suharman Suharman, Suharman Sukmawati, Ndari Sunarsih Sunarsih Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Utami, Vida Wira Velinda, Veronika Heni Vera Lusi Alvionita Watini, Watini Winahyu, Diah Astika Wulan Anggarini Yetti Amir Astuti Yohana Christine Simatupang Yuistiana Evayanti Yuli Yantina Yuliana Tampubolon Yuliasari, Dewi Yuviska, Ike Ate Yuviska, Ike Ate Zaima Zaima Zarma H Zarma Zarma Zarma, Zarma Zelpita, Dela Zuhraini, Rani Zuriah Zuriah