Claim Missing Document
Check
Articles

Program Pendampingan Kader Posyandu untuk Penanganan Stunting di Kelurahan Way Gubak Bandar Lampung Dessy Hermawan; Devi Kurniasari; Vira Sandayanti; Erna Listyaningsih
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8677

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Stunting adalah kondisi anak gagal tumbuh yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi dalam jangka waktu yang lama. Stunting akan mengancam generasi bangsa, karena efeknya tidak hanya jangka pendek, namun juga jangka panjang, seperti mengganggu perkembangan intelektualitas anak di masa depan. Di sisi lain, deteksi dini adanya risiko stunting sangat diperlukan dan kader posyandu adalah ujung tombak yang diandalkan. Namun kader posyandu adalah tenaga sukarela yang pengetahuan dan ketrampilannya terbatas, sehingga diperlukan program pendampingan atau pelatihan agar para kader posyandu mampu menjalankan peran vitalnya dengan baik. Tujuan: Adapun tujuan dari kegiatan PkM ini adalah melakukan pendampingan dan pelatihan penyegaran pada kader posyandu di kelurahan Way Gubak agar mampu memahami tentang stunting serta mampu melakukan pengukuran tinggi badan anak dengan benar. Metode: Kegiatan pendampingan dan pelatihan penyegaran kader ini diikuti oleh 30 orang kader posyandu yang ada di kelurahan Way Gubak. Kegiatan diawali dengan pre test, kegiatan inti dan diakhiri dengan post test. Hasil: tampak terdapat peningkatan pemahaman para kader posyandu akan pengertian dan faktor risiko terjadinya stunting serta pencegahan stunting. Tampak pula peningkatan ketrampilan dalam pengukuran panjang badan bayi serta pengukuran tinggi badan balita pasca pelatihan. Kesimpulan: program pendampingan yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pada kader posyandu sehingga perlu terus dilakukan upaya pendampingan agar para kader sehingga mampu melakukan deteksi dini adanya peningkatan risiko stunting di masyarakat. Kata kunci: Stunting, Kader Kesehatan, Posyandu ABSTRACT Introduction: Stunting is a condition of failure to thrive in children caused by a lack of nutrition over a long period of time. Stunting will threaten the next generation of our nation, because the effect is not only short term, but also long term, such as disrupting the intellectual development of children in the future. Early detection of the risk of stunting is urgently needed and Posyandu cadres are the main priority. However, posyandu cadres are volunteers with limited knowledge and skills. so a mentoring or training program is needed so that posyandu cadres are able to carry out their vital roles properly Purpose: the purpose of this PkM activity is to provide assistance and refresher training to posyandu cadres in the Way Gubak sub-district so that they are able to understand stunting and be able to measure children's height correctly. Method: The mentoring and refresher training activities for cadres were attended by 30 posyandu cadres in the Way Gubak sub-district. The activity begins with a pre test, core activities and ends with a post test. Result: There is an increase in the understanding of posyandu cadres regarding the meaning, risk factors and prevention of stunting. There was also an increase in skills in measuring the length of the baby's body and measuring the height of the toddler after the training. Conclusion: This mentoring program is able to increase the knowledge and skills of posyandu cadres so that there is a need to continue mentoring efforts so that the cadres are able to carry out early detection of an increased risk of stunting in the community. Keywords: Stunting, Health Cadre, Posyandu
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Jabung Iis Maisaroh; Zarma Zarma; Devi Kurniasari
ANJANI Journal (Medical Science & Healthcare Studies) Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/anjani.v3i1.754

Abstract

Latar Belakang : Bayi baru lahir normal adalah bayi yang lahir pada usia 37-42 minggu dan berat badannya 2500-4000 gram. (Nanny Lia Dewi, 2013:1). Pada tahun 2016 menurut WHO, diperkirakan terjadi 2,7 juta kematian neonatal dari 20 juta kelahiran di seluruh dunia setiap tahunnya dan diperkirakan 15-20% adalah bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). Dengan kata lain setidaknya ada lebih dari 3 juta bayi BBLR yang akan lahir setiap tahunnya.Tujuan : Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan berat badan bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Jabung tahun 2021.Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan usia kehamilan 37-42 minggu dan ibu yang melahirkan normal di wilayah kerja Puskesmas Jabung. Sampel 35 orang, teknik sampling yang digunakan accidental sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa data yang digunakan adalah Uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan (α) = 0,05, Ho ditolak jika nilai P value 0,05 maka secara signifikan ada hubungan antara variabel dependen dengan variabel independenHasil dan Kesimpulan : Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis bahwa Berat badan bayi baru lahir berdasarkan paritas di dapatkan hasil p-value 0,008, LILA ibu p-value 0,03, yang berarti ada hubungan paritas, LILA dengan berat badan bayi baru lahir dan hemoglobin ibu p-value 0,4 yang berarti tidak ada hubungan dengan berat badan bayi baru lahir. Saran yang mampu di berikan kepada ibu hamil yang akan melahirkan agar tetap menjaga pola istirahat dan konsumsi makana untuk mencegah terjadi nya masalah pada berat badan lahir bayi. ABSTRACTBackground : A normal newborn is a baby born at 37-42 weeks of age and weighs 2500-4000 grams. (Nanny Lia Dewi, 2013:1). In 2016 according to the WHO, there were an estimated 2.7 million neonatal deaths from 20 million births worldwide each year and an estimated 15-20% were low birth weight babies (BBLR). In other words, there are at least more than 3 million BBLR babies who will be born each year.Objective : The purpose of the study was to find out the factors related to the weight of newborns in the working area of Jabung Health Center in 2021.Methods : The study uses quantitative research with a cross sectional approach using primary data. The population in this study was pregnant women with gestational age of 37-42 weeks and mothers who gave birth normally in the working area of Jabung Health Center. A sample of 35 people, sampling techniques used accidental sampling. Data collection using observation sheets and data analysis used is Chi Square Test with a meaningful level (α) = 0.05, Ho rejected if the value P value 0.05 then there is significantly a relationship between dependent variables with independent variablesResults and Conclusion : From the results of the study conducted by the authors that the newborn's weight based on parity in the results of p-value 0.008, maternal LILA p-value 0.03, which means there is a relationship of parity, LILA with newborn weight and maternal hemoglobin p-value 0.4 which means there is no relationship with newborn weight.. Advice that can be given to pregnant women who will be able to stay in order to maintain a pattern of rest and consumption of food to prevent problems with the baby's birth weight.
Program Pendampingan Kepala Keluarga Peduli Stunting di 10 Kelurahan Terpilih di Kota Bandar Lampung Dessy Hermawan; Devi Kurniasari; Ema Listiyaningsih; Diah Astika Winahyu; Prima Dian Furqoni; Fredy Setiawan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.12391

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah kondisi anak gagal tumbuh yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi dalam jangka waktu yang lama. Dampak stunting dapat mengganggu perkembangan intelektual anak, sehingga masa depan bangsa dapat terganggu. Saat ini, pemerintah telah mencoba menurunkan stunting dengan berbagai cara yang sasarannya adalah remaja putri, ibu hamil, dan balita, namun terkesan kurang melibatkan kepala keluarga (bapak). Padahal kepala keluarga memiliki peran penting di dalam pengambilan keputusan di dalam keluarga.  Adapun tujuan dari kegiatan PkM ini adalah melakukan pendampingan dan edukasi kepada kepala keluarga tentang stunting, faktor risiko dan pencegahannya, serta mengajarkan cara mengelola keuangan keluarga yang benar, sehingga mampu dan mau memindahkan alokasi belanja rokok ke belanja pangan. Kegiatan pendampingan kepala keluarga peduli stunting ini diikuti oleh 200 orang kepala keluarga yang memiliki bayi atau balita dari keluarga berisiko stunting di kota Bandar Lampung.  Kegiatan diawali dengan pre test, kegiatan inti dan diakhiri dengan post test. Tampak terdapat peningkatan pemahaman para kepala keluarga akan pengertian dan faktor risiko terjadinya stunting serta pencegahan stunting. Tampak pula peningkatan pengetahuan kepala keluarga dalam pengelolaan keuangan keluarga serta peningkatan pemahaman tentang bahaya merokok bagi pertumbuhan bayi/balita. Program pendampingan yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan pada kepala keluarga sehingga perlu terus dilakukan upaya percepatan penurunan stunting di kota Bandar Lampung. Kata Kunci: Stunting, Pendampingan, Kepala Keluarga. ABSTRACT Stunting is a condition where children fail to grow, which is caused by a lack of nutrition over a long period. The impact of stunting can disrupt children's intellectual development so that the future of the nation can be disrupted. Currently, the government has tried to reduce stunting in various ways, targeting young women, pregnant women, and toddlers. However, it seems to be separate from the head of the family (father), even though the head of the family has an important role in decision-making within the family. This PkM activity aims to provide assistance and education to heads of families about stunting, risk factors, and prevention, as well as teach them how to manage family finances correctly so that they are able and willing to shift the allocation of cigarette spending to food spending. This activity of assisting heads of families to care about stunting was attended by 200 heads of families who have babies or toddlers from families at risk of stunting in the city of Bandar Lampung. The activity begins with a pre-test and core activities and ends with a post-test. There is an increase in the understanding of family heads regarding the meaning and risk factors for stunting and preventing stunting. There is also an increase in the knowledge of family heads in managing family finances as well as an increase in understanding about the dangers of smoking for the growth of babies/toddlers. Conclusion: The mentoring program provided is able to increase the knowledge of heads of families, so efforts need to continue to be made to accelerate stunting reduction in the city of Bandar Lampung. Keywords: Stunting, Mentoring Program, Head Of Family
Cookies Daun Kelor sebagai Inovasi Makanan Pendukung Percepatan Penurunan Stunting Dessy Hermawan; Diah Astika Winahyu; Devi Kurniasari; Erna Listyaningsih; Prima Dian Furqoni; Karlina Herawati; Meisya Royani; Aprilia Dwi Sukowati; Wulan Anggarini; Siti Selvia Vebriani; Auliya Warda Ningrum; Arfina Yulistiani
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.12453

Abstract

ABSTRACT Indonesia is one of the countries with the highest prevalence of stunting. Stunting can be caused by a lack of food intake with nutritional value. Cookies are a type of snack that is popular and has nutritional value. This research aims to determine the effect of adding Moringa leaves on the sensory properties and protein content of Moringa leaf cookies. So Moringa leaf cookies can be used as food to support the acceleration of stunting reduction. The method used in this research is a sensory test method for cookies made with the addition of Moringa leaves. Then the most preferred cookies were tested for nutritional content in the form of protein using qualitative and quantitative tests. Based on the results of sensory tests in the form of color, aroma, texture and taste, F2 Cookies with the addition of 15 grams of Moringa leaves obtained the most favorable results. The protein content test results show that cookies contain protein with an average level of 10.622%. Cookie products meet the SNI requirements for cookie protein content. So it is hoped that Moringa leaf cake can be used as a food to support the acceleration of stunting reduction. Keywords : Stunting, Cookies, Moringa Leaves, Sensoris, Protein  ABSTRAK Indonesia merupakan salah satu negara dengan prevelensi angka stunting terbesar. Stunting bisa disebabkan karena kurangnya asupan makanan yang bernilai gizi. Cookies merupakan salah satu jenis makanan ringan yang digemari dan bernilai gizi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh penambahan daun kelor terhadap sifat sensoris dan kadar protein pada cookies daun kelor. Sehingga cookies daun kelor dapat digunakan sebagai makanan pendukung percepatan penurunan stunting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode uji sensoris terhadap cookies yang dibuat dengan penambahan daun kelor. Kemudian cookies yang paling disukai dilakukan uji kandungan gizi berupa protein dengan uji kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil uji sensoris berupa warna, aroma, tekstur dan rasa, Cookies F2 dengan penambahan 15 gram daun kelor mendapatkan hasil yang paling disukai. Hasil uji kandungan protein menunjukkan cookies mengandung protein dengan kadar rata-rata 10,622%. Produk cookies memenuhi syarat SNI untuk kandungan protein cookies. Sehingga diharapkan cookies daun kelor dapat dijadikan sebagai makanan pendukung percepatan penurunan stunting. Kata Kunci: Stunting, Cookies, Daun Kelor, Sensoris, Protein
INOVASI “CEMILAN HIJAU (CEGAH ANEMIA IBU HAMIL DENGAN SARI KACANG HIJAU)” DI DESA SUMUR JAYA KECAMATAN PESISIR SELATAN KABUPATEN PESISIR BARAT TAHUN 2023 Novalina, Fera; Kurniasari, Devi
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v5i2.12675

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) lebih rendah dari normal. Ibu hamil dikatakan anemia jika kadar Hb < 11 g% pada trimester I dan III atau < 10,5 pada trimester II (Yunita et al., 2022). Dimana kebutuhan zat besi pada ibu hamil yaitu sebanyak 1.190 mg zat besi untuk mempertahankan kehamilan dan proses persalinan (Rimawati et al., 2018). Studi ini bertujuan untuk menilai efektivitas intervensi sari kacang hijau dalam meningkatkan tingkat hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia ringan di Desa Sumur Jaya, Pesisir Selatan. Penelitian melibatkan 40 ibu hamil dengan anemia ringan yang menerima intervensi selama enam minggu. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat hemoglobin setelah intervensi. Namun, beberapa ibu hamil masih mengalami anemia ringan, mungkin disebabkan faktor lain yang mempengaruhi penyerapan zat besi. Edukasi tentang pola makan seimbang dan istirahat yang cukup sangat penting dalam mengatasi anemia. Peran aktif dari pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan, sangat diperlukan untuk menjamin keberhasilan intervensi dan menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan bebas dari anemia pada ibu hamil di Sumur Jaya. Kata Kunci: Sari Kacang Hijau, Anemia, Ibu hamil.
RELEVANSI ANTARA PERTEMPURAN DALAM BABAD SURAPATI DAN KONFLIK YANG TERJADI AKIBAT SARA (SUKU, AGAMA, RAS, DAN BUDAYA) DI INDONESIA Febriyanti, Putri Nabila; Kurniasari, Devi
Jurnal Online Baradha Vol. 19 No. 4 (2023): Vol 19 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v19n4.p247-261

Abstract

Naskah Babad Surapati yang merupakan salah satu karya sastra kuno yang memiliki sejarah yang hampir memiliki kesamaan dengan naskah Babad Tanah Jawa. Babad yang akan dibahas ini memiliki isi cerita mengenai sebuah peperangan yang akan dijadikan pembahasan dalam penelitian ini. Peperangan yang terjadi dalam naskah ini disebabkan dari konflik yang terjadi antara dua golongan maupun lebih. Penulisan ini membahas mengenai konflik dengan unsur SARA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Langkah yang dilakukan dalam penelitian menggunakan pengumpulan data, analisis data, dan kesimpulan. Pengumpulan data menggunakan penelitian filologi, dimana peneliti memulai dari menentukan naskah yang akan diteliti, observasi pendahuluan, menentukan naskah dasar, transliterasi, dan penerjemahan teks. Kata kunci: Naskah, Konflik, SARA,
Pengaruh Rangsangan Puting Susu Terhadap Lamanya Persalinan Kala I Fase Aktif Pada Multigravida Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawapitu Tulang Bawang R, Leni Novaria; Kurniasari, Devi; Astriana, Astriana; Putri, Ratna Dewi
ANJANI Journal (Medical Science & Healthcare Studies) Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/anjani.v4i2.1179

Abstract

Latar Belakang : Persalinan lama adalah persalinan yang berlangsung lebih dari 24 jam pada primigradiva, dan lebih dari 18 jam pada multigradiva, dengan angka kejadian 4,3%. Intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kontraktilitas uterus antara lain dengan stimulasi puting susu.Tujuan : Tujuan penelitian diketahui pengaruh rangsangan puting susu terhadap lamanya persalinan kala I fase aktif pada multigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Rawapitu Tulang Bawang tahun 2021.Metode : Penelitian kuantitatif rancangan quasi eksperimen. Populasi ibu bersalin multigravida sebanyak 95 orang dengan sampel sebanyak 30 orang, dimana sebanyak 15 orang diberikan intervensi dan 15 orang sebagai kelompok kontrol. Objek penelitian rangsangan puting susu dan lamanya persalinan kala I fase aktif pada multigravida. Penelitian telah dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Rawapitu Tulang Bawang pada bulan Juni - Juli 2021. Pengumpulan data menggunakan partograf dan lembar observasi. Analisis data secara univariat dan bivariat.Hasil dan Kesimpulan : Hasil penelitian rata-rata lamanya persalinan kelompok intervensi adalah 138,6 menit sedangkan rata-rata lamanya persalinan kelompok kontrol adalah 156,6 menit. Ada pengaruh rangsangan puting susu terhadap lamanya persalinan kala I fase aktif pada multigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Rawapitu Tulang Bawang tahun 2021 dengan nilai p-value = 0,000. Saran : Diharapkan puskesmas menerapkan asuhan sayang ibu dengan membuat standar prosedur operational (SPO) rangsangan putting susu menjadi SPO tetap di wilayah kerja Puskesmas. ABSTRACTBackground : Prolonged labor is labor that lasts more than 24 hours in primigravidas, and more than 18 hours in multigrades, which is one of the leading causes of maternal and newborn mortality. Interventions that can be done to increase uterine contractility include acupressure, artificial membrane rupture and nipple stimulation. Nipple stimulation is a technique that can encourage an initial contraction by doing a circular motion, rubbing or gently massaging the area around the nipple. Objectife : The purpose of the study was to determine the effect of nipple stimulation on the duration of active phase I labor in multigravida in the Work Area of the Rawapitu Tulang Bawang Health Center in 2021.Methods : This type of quantitative research with a true experimental approach. The population of this study was 95 multigravida mothers with a sample of 30 people, of which 15 people will be experimented with and 15 people will be the kontrol  group. The object of this research is nipple stimulation and duration of active phase I labor in multigravida. The research was carried out in the Rawapitu Tulang Bawang Health Center in June - July 2021. The data was collected using partographs and observation sheets. Data analysis was univariate and bivariate.Results and Conclusion : The results of the study the average length of labor in the intervention group was 148.6 hours/minute while the average length of labor in the kontrol  group was 170.5 hours/minute. There is an effect of nipple stimulation on the duration of active phase I labor in multigravida in the Rawapitu Tulang Bawang Health Center Work Area in 2021 with a p-value = 0.010. Suggestion: It is hoped that for the next pregnancy the patient can use nipple stimulation as an effort to increase contractions.
The Influence Of Prenatal Yoga On Reducing Anxiety Intensity During Trimester III Pregnancy Watini, Watini; Astriana, Astriana; Susilawati, Susilawati; Kurniasari, Devi
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 12 (2024): Volume 10 No.12 Desember 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i12.11929

Abstract

Kecemasan dan depresi selama kehamilan merupakan permasalahan yang signifikan di masyarakat karena prevalensinya yang tinggi. Berdasarkan data survei yang diperoleh di Klinik Utama Serdang, Lampung Selatan, terdapat total 132 ibu hamil, dengan rincian 41 orang pada trimester I, 57 orang pada trimester II, dan 50 orang pada trimester III, semuanya menjalani pemeriksaan kehamilan (ANC). ) pemeriksaan tiga bulan terakhir pada bulan Mei sampai Juli 2023. Tujuan penelitian ini adalah menggunakan prenatal yoga untuk menurunkan intensitas kecemasan pada kehamilan trimester III di Klinik Utama Serdang, Lampung Selatan pada tahun 2023.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan dilaksanakan pada bulan Mei 2023 di Klinik Utama Serdang, Lampung Selatan. Desain yang digunakan adalah Quasi-Experimental dengan desain one-group pretest-posttest dan teknik purposive sampling. Populasinya adalah ibu hamil trimester III yang mengalami kecemasan, dan jumlah sampel sebanyak 34 ibu hamil. Uji-t sampel berpasangan digunakan untuk analisis.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata intensitas kecemasan sebelum terapi yoga sebesar 23,47 dan setelah terapi yoga sebesar 13,27. Nilai p yang dihasilkan adalah 0,000. Kesimpulannya adalah hasil yang signifikan menunjukkan penerimaan hipotesis alternatif (Ha) dan penolakan hipotesis nol (Ho) yang berarti terdapat pengaruh Prenatal Yoga dalam menurunkan intensitas kecemasan pada kehamilan trimester III di Serdang Utama. Klinik, Lampung Selatan pada tahun 2023. Disarankan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai manajemen kecemasan pada ibu hamil dan meminimalkan komplikasi pada persalinan selanjutnya. Kata Kunci : kecemasan, kehamilan, prenatal yoga ABSTRACT Anxiety and depression during pregnancy are significant issues in society due to their high prevalence. Based on survey data obtained at Serdang Main Clinic, South Lampung, there were a total of 132 pregnant mothers, with 41 in the first trimester, 57 in the second trimester, and 50 in the third trimester, all of whom underwent antenatal care (ANC) check-ups in the last three months from May to July 2023. The aim of this study is to use prenatal yoga to reduce anxiety intensity during the third trimester of pregnancy at Serdang Main Clinic, South Lampung in 2023.This research employed a quantitative approach and was conducted in May 2023 at Serdang Main Clinic, South Lampung. A Quasi-Experimental design was used with a one-group pretest-posttest design and purposive sampling technique. The population consisted of third-trimester pregnant mothers with anxiety, and the sample size was 34 pregnant mothers. The paired sample t-test was used for analysis.The results showed that the average anxiety intensity before yoga therapy was 23.47, and after yoga therapy, it was 13.27. The resulting p-value was 0.000. The conclusion is that the significant result indicates the acceptance of the alternative hypothesis (Ha) and the rejection of the null hypothesis (Ho), which means there is an influence of Prenatal Yoga in reducing anxiety intensity during the third trimester of pregnancy at Serdang Main Clinic, South Lampung in 2023. It is recommended to enhance knowledge and understanding regarding anxiety management in pregnant mothers and to minimize complications during future deliveries. Keywords: anxiety, pregnancy, prenatal yoga  
ANALISIS VALIDASI TERHADAP PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN SMART QUIZ EKONOMI BERBASIS HOTS DI SMA KARTIKATAMA Zelpita, Dela; Sukmawati, Ndari; Hidayah, Renita Tri Nur; Hadika, Afifah Nur Aini; Kurniasari, Devi; Sholiha, Sangidatus; Suprihatin, Siti
Promosi: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi Vol 12, No 2 (2024): Promosi
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jp.v12i2.10751

Abstract

Evaluasi pembelajaran yang masih menggunakan metode konvensional menyebabkan guru menghadapi tantangan waktu yang panjang saat melakukan penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media evaluasi pembelajaran Smart Quiz Ekonomi Berbasis HOTS yang valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMA Kartikatama Metro yang berjumlah 50 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk Smart Quiz Ekonomi Berbasis HOTS yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dengan rata-rata skor 88,5% berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan nilai keislaman. Produk juga dinilai praktis berdasarkan respon positif dari siswa. Dapat disimpulkan bahwa Smart Quiz Ekonomi Berbasis HOTS layak digunakan sebagai media evaluasi pembelajaran yang efektif dan efisien.
PEMBINAAN DAN PENGOLAHAN DALAM PENCEGAHAN BAHAYA STUNTING MELALUI PROGRAM DAHSAT (DAPUR SEHAT ATASI STUNTING) DI KELURAHAN DADI REJO KECAMATAN WONOSOBO KABUPATEN TANGGAMUS Azzahra, Balqis; Kurniasari, Devi; Iqmy, Ledy Octaviani; Yuviska, Ike Ate; Yuliasari, Dewi
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.18194

Abstract

Stunting merupakan bentuk kegagalan tumbuh kembang yang menyebabkan gangguan pertumbuhan linear pada balita akibat dari akumulasi ketidak cukupan nutrisi yang berlangsung lama, mulai dari masa kehamilan sampai usia 24 bulan. Akibat stunting dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas pada masa balita, rendahnya fungsi kognitif dan fungsi psikologis pada masa sekolah. Asupan energi dan zat gizi yang tidak memadai, serta penyakit infeksi merupakan faktor yang sangat berperan terhadap masalah stunting. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kesehatan pencegahan Stunting pada balita. Metode kegiatan yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan dengan menggunakan metode sosialisasi dengan penjelasan mengenai pencegahan dan bahaya stunting melalui program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting). Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah Ibu-ibu yang mengikuti penyuluhan menjadi paham tentang pentingnya pencegahan stunting agar tidak terjadi stunting.Kata Kunci: pembinaan, stunting
Co-Authors Afriani, Nasita Anggraini Anggraini Anisa Ermasari Annisa Rahma wati Aprilia Dwi Sukowati Arfina Yulistiani Aryawati, Wayan Astriana Astriana, Astriana Auliya Warda Ningrum Azzahra, Balqis Berthilia Berthilia Dewi Yuliasari Diah Astika Winahyu Dwi Marlina Syukri Dwi Nopitasari Ema Listiyaningsih Ermasari, Anissa Erna Listyaningsih Eva Nauli Evayanti, Yulistiana Fadhillah, Reza Fadhillah Fadilah, Intan Falinda Falinda Febriyanti, Putri Nabila Fenniokha, Nabela Gyandra Ferlinthany Ferlinthany Fiki Arifandini Fitri Ekasari Fitria Fitria Fredy Setiawan Furqoni, Prima Dian Hadika, Afifah Nur Aini Henny Prihatni Hermawan, Desi Hermawan, Dessy Herti Dwi Lestari Hidayah, Renita Tri Nur Iis Maisaroh Iqmy, Ledy Octaviani Jayanti, Violita Puspita Karlina Herawati Lathifah, Neneng Siti Mariza, Ana Marlinda Marlinda Meisya Royani Mona Oktalira Nabela Gyandra Fenniokha Ni Wayan Warniyati Nita Evriana Sari Novalina, Fera Nurliyani Nurliyani Nuroni, Nuroni Nurul Isnaini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Oktiana oktiana Panca Nursela Putri Lia Rosa Putri, Elsya Bela Putri, Ratna Dewi Putri, Ratna Dewi R, Leni Novaria Rachmawati, Fijri Ramadhiena Destia Murtisari Ratna Dewi Putri Rizka Nur Fadilah Rosmiyati M.Kes Rosmiyati Rosmiyati Samino Samino Sandayanti, Vira Sani, Novriyana Sari Prawardani Sari, Anggi Yunita Sari, Yuni Maryana Sholiha, Sangidatus Siti Selvia Vebriani Siti Suprihatin Suharman Suharman, Suharman Sukmawati, Ndari Sunarsih Sunarsih Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Utami, Vida Wira Velinda, Veronika Heni Vera Lusi Alvionita Watini, Watini Winahyu, Diah Astika Wulan Anggarini Yetti Amir Astuti Yohana Christine Simatupang Yuistiana Evayanti Yuli Yantina Yuliana Tampubolon Yuliasari, Dewi Yuviska, Ike Ate Yuviska, Ike Ate Zaima Zaima Zarma H Zarma Zarma Zarma, Zarma Zelpita, Dela Zuhraini, Rani Zuriah Zuriah