Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERIAN DAUN KELOR PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DAPAT MENINGKATKAN KADAR HAEMOGLBIN (HB) Yuliana Tampubolon; Yuli Yantina; Devi Kurniasari; Nurul Isnaini
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 4 (2021): Vol.7 No.4 Oktober 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i4.3168

Abstract

Background a pre-survey result to 67 trimester II and 59 trimester III pregnant mothers in Gedung Sari public health center in Anak Ratu Aji sub district of Middle Lampung district showed that 27 respondents (88%) suffered anemia and 7 respondents (10.4%) did not suffer anemia. After interviews to 6 pregnant mothers suffering anemia, they said never consuming moringa leaf. This attracted the author to study the moringa leaf consumption pattern related to pregnant mothers’ hemoglobin levels. The objective of this research was to find out the influence of moringa leaf consumption by trimester II pregnant mothers to hemoglobin level improvement in Gedung Sari public health center working area in Anak Ratu Aji sub district of Middle Lampung district in 2020.Methods this was a quantitative research by using quasi-experiment approach and one group pretest and posttest design. Population was 27 trimester III pregnant mothers suffering mild and moderate anemia in Gedung Sari public health center working area in Anak Ratu Aji sub district of Middle Lampung district. Samples were of total population.Result bivariate analysis result with paired sample t-test showed p-value 0.000 < 0.05 meaning that there was an influence of moringa leaf consumption by trimester II pregnant mothers to hemoglobin level improvement in Gedung Sari public health center working area in Anak Ratu Aji sub district of Middle Lampung district in 2020. The average respondents’ Hb levels before consuming moringa leaf was 8.596 with minimum and maximum scores of 8.0 g/dl  and 9.6 g/dl respectively. The average respondents’ Hb levels after consuming moringa leaf was 10.048 with minimum and maximum scores of 8.9 g/dl and 11.4 g/dl respectively. The difference score of Hb levels before and after treatment was -1.4519.The conclusion is that there is an effect of giving Moringa leaves to pregnant women in the third trimester of Hb levels in the working area of the Gedung Sari Health Center, Anak Ratu Aji District, Central Lampung Regency in 2020.Suggestions can be used as input, evaluation and consideration to formulate/make new policies or programs in an effort to improve quality antenatal services, such as providing special facilities for mothers who will conduct counseling related to increasing Hb levels, as well as providing health education about the importance of Moringa leaves in increasing Hb levels. Keywords : Hb level and moringa leaf ABSTRAK Latar Belakang Berdasarkan data survey Di Puskesmas Gedung Sari Kecamatan Anak Ratu Aji Lampung Tengah terhadap 67 ibu hamil TM III, setelah dilakukan observasi berdasarkan pemeriksaan Hb, diketahui dari 59 ibu hamil TM III, menunjukkan 27 ibu hamil (88%) mengalami anemia dan 7 ibu hamil (10,4%) tidak mengalami anemia. Setelah dilakukan wawancara terhadap 6 ibu hamil yang mengalami anemia, mereka mengatakan tidak pernah mengkonsumsi daun kelor. Hal ini menarik penulis untuk menelaah lebih lanjut bagaimana pola konsumsi daun kelor dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian daun kelor  pada ibu hamil trimester III terhadap  kadar Hb Di Wilayah Kerja Puskesmas Gedung Sari Kecamatan Anak Ratu Aji Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2020.Metode jenis penelitian kuantitatif , rancangan Quasi Experiment dengan pendekatan one group pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TM III yang mengalami anemia ringan  dan sedang di wilayah Kerja Puskesmas Gedung Sari Kecamatan Anak Ratu Aji Kabupaten Lampung Tengah tahun 2020  sampel dalam penelitian ini adalah kunjungan ibu hamil  TM III perbulannya mencapai  27 ibu hamil dengan anemia ringan dan sedang. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling.Hasil Berdasarkan analisis bivariat dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test, diketahui nilai p-value < 0,05 yaitu 0,000 yang artinya Ada Pengaruh Pemberian Daun Kelor  Pada Ibu Hamil Trimester III Terhadap Kadar Hb Di Wilayah Kerja Puskesmas Gedung Sari Kecamatan Anak Ratu Aji Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2020. rata-rata kadar Hb responden sebelum diberikan daun kelor adalah 8,596 dengan nilai minimum 8.0 g/dl dan maksimum 9,6 g/dl, dari 27 Responden setelah mengkonsumsi daun kelor rata-rata kadar Hb responden sesudah diberikan daun kelor adalah 10,048 dengan nilai minimum 8,9 g/dl dan maksimum 11,4 g/dl diketahui nilai selisih kadar Hb antara sebelum dan sesudah adalah -1,4519.Kesimpulan ada Pengaruh Pemberian Daun Kelor  Pada Ibu Hamil Trimester III Terhadap Kadar Hb Di Wilayah Kerja Puskesmas Gedung Sari Kecamatan Anak Ratu Aji Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2020.Saran dapat digunakan sebagai bahan masukan, evaluasi dan pertimbangan untuk menyusun/membuat kebijakan atau program baru dalam upaya peningkatan pelayanan antenatal yang berkualitas, seperti menyediakan fasilitas tempat/ruangan khusus ibu yang akan melakukan konseling terkait dengan peningkatan kadar Hb, serta memberikan pendidikan kesehatan tentang pentingnya daun kelor dalam meningkatkan kadar Hb.  Kata Kunci : Kadar Hb & Daun Kelor 
PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DENGAN SENAM NIFAS Henny Prihatni; Yuistiana Evayanti; Devi Kurniasari; Sunarsih Sunarsih
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 4 (2020): Volume 6 Nomor 4 Oktober 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i4.1669

Abstract

PERINEUM WOUND HEALING WITH POSSIBLE EXERCISES Background Labor and delivery are physiological events. Often childbirth causes birth canal injuries so that it must be cared for properly and properly The maternal mortality rate in Lampung in 2017 is still high, namely 115.8 per 100,000 live births. The results of the initial survey in January 2019 at BPM Siti Hajar, S.ST, Desa Merak Batin Natar District, South Lampung Regency, that in January there were 52 post partum mothers, of the 52 post partum mothers 40 of them had perineal injuries, 37 due to spontaneous rupture and 3 due to episiotomy.Purpose was to determine the effect of postpartum gymnastics on the healing of perineal wounds in postpartum mothers at BPM Siti Hajar, S.ST, Merak Batin Village, Natar District, South Lampung Regency in 2019.Methods Quantitative research type methods, pre-experimental research design with a static group comparison approach. The population was 52 postpartum mothers. The research sample was 30 people divided into 2 groups, namely 15 people as the experimental group and 15 people as the control group. With a purposive sampling technique. Data analysis with dependent T-test.The results of univariate and bivariate analysis showed that the average duration of healing of perineal wounds in postpartum women who did postpartum exercise at BPM Siti Hajar, S.ST, Merak Batin Village, Natar District, South Lampung Regency in 2019, was 1.33 and in the control group was 4 , 60.The conclusion is that there is an effect of postpartum gymnastics on the healing of perineal wounds in post-partum mothers at BPM Siti Hajar, S.ST, Merak Batin Village, Natar District, South Lampung Regency in 2019. The t test results obtained p value 0.000 <α (0.05).Suggestion it is recommended for health workers, especially midwives, to advise postpartum mothers to do postpartum exercise as an alternative to accelerate the healing of perineal wounds.  Keywords: Postpartum exercise, Perineal Wound Healing ABSTRAK Latar Belakang Persalinan dan kelahiran merupakan kejadian fisiologis. Seringkali persalinan menyebabkan perlukaan jalan lahir sehingga harus dirawat dengan baik dan benar Angka kematian ibu di Lampung tahun 2017 masih tinggi yaitu sebesar 115,8 per 100.000 kelahiran hidup.Hasil survey awal pada Bulan Januari 2019 di BPM Siti Hajar, S.ST Desa Merak Batin Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan, bahwa pada bulan januari terdapat 52 ibu post partum, dari 52 ibu post partum tersebut 40 diantaranya mengalami luka perineum, 37 dikarenakan rupture spontan dan 3 karena episiotomi.Tujuan untuk mengetahui pengaruh Senam  Nifas Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas di BPM Siti Hajar, S.ST Desa Merak Batin Kecamatan  Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019.Metode Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian pre-eksperimen dengan pendekatan static group comparison. Populasi sebanyak 52 ibu nifas. Sampel penelitian  30 orang yang di bagi dalam 2 kelompok yaitu 15 orang sebagai kelompok eksperimen dan 15 orang sebagai kelompok kontrol. Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test dependent.Hasil analisa univariat dan bivariate didapatkan rata-rata lama penyembuhan luka perineum pada ibu nifas yang melakukan senam nifas di BPM Siti Hajar, S.ST Desa Merak Batin Kecamatan  Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019, yaitu sebesar 1,33 dan pada kelompok kontrol sebesar 4, 60. Kesimpulan diketahui ada Pengaruh Senam Nifas Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas di BPM Siti Hajar, S.ST Desa Merak Batin Kecamatan  Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019. Hasil uji t didapat p value 0,000 < α (0,05).Disarankan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar menganjurkan kepada ibu nifas agar melakukan senam  nifas sebagai salah satu alternatif mempercepat penyembuhan luka perineum.  Kata Kunci            : Senam nifas, Penyembuhan Luka Perineum
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA BIDAN PRAKTEK SWASTA DI DESA MADIUN RAJABASA TAHUN 2015 Devi Kurniasari; Ratna Dewi Putri; Ferlinthany Ferlinthany
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i1.564

Abstract

Kematian ibu pada tahun 2012 di provinsi lampung dari 171.975 ibu bersalin adalah eklamsi 33,15 %, perdarahan 22,47 %, infeksi 2,25 %, penyebab lain 42,13 % dari 171.975 ibu bersalin. Hal yang memicu terjadinya kematian karena perdarahan dan infeksi adalah karena adanya robekan perineum yang diderita ibu nifas pasca persalinan. Robekan perineum yang terjadi secara spontan maupun episiotomi. Robekan jalan lahir bisa terjadi karena partus precipitatus, kepala janin besar dan janin besar, serta perluasan episiotomi. Hal ini berisiko menyebabkan infeksi postpartum karena adanya luka pada bekas perlukaan plasenta, laserasi pada saluran genital termasuk episiotomi pada perineum,   dinding   vagina   dan   serviks.Jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian  ini adalah semua ibu nifas di BPS yang berada di Desa Madiun Rajabasa ada 56 orang ibu nifas yang mengalami luka perineum. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square.Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia dengan penyembuhan luka perineum dengan hasil analisis diperoleh p-value < 0,05 nilai p-value  = 0.012, ada hubungan antara cara perawatan dengan penyembuhan luka perineum dengan hasil analisis diperoleh p-value < 0,05 nilai p-value  = 0.004 dan ada hubungan antara personal hygiene dengan penyembuhan luka perineum dengan hasil analisis diperoleh p-value < 0,05 nilai p-value  = 0.003. Saran untuk tenaga kesehatan adalah Lebih meningkatkan kemampuan pelayanan sehingga dalam memberikan pelayanan kesehatan dapat lebih luas jangkauannya, termasuk pelayanan kesehatan pada ibu nifas, misalnya dengan lebih meningkatkan pendidikan kesehatan melalui pemberian penyuluhan tentang perawatan   luka perineum. Kata Kunci  : Faktor, Penyembuhan Luka Perineum
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN KEHAMILAN DI PUSKESMAS KESUMADADI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2016 Devi Kurniasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 4 (2016): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i4.588

Abstract

Tingginya AKI di dunia merupakan masalah yang perlu ditangani dengan serius. World Health Organization (WHO) memperkirakan  500.000 kematian ibu melahirkan diseluruh dunia setiap tahunnya. Tingginya angka kematian ibu di Indonesia terkait dengan banyak faktor, di antaranya kualitas perilaku ibu hamil yang tidak memanfaatkan Antenatal Care (ANC) pada pelayanan kesehatan, sehingga kehamilannya berisiko tinggi.Cakupan kunjungan ibu hamil K4 di Indonesia pada tahun 2013sebesar 86,52%, di Provinsi Lampung sebesar 82,83%, di Kota Bandar Lampung sebesar 88,66%, dan di Kabupaten Lampung Tengah sebesar 71,65%. Salah satu cara yang efektif untuk menurunkan angka kematian dan kesakitan ibu adalah dengan melakukan kunjungan kehamilan secara teratur.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden adalah 45 orang ibu hamil trimester III, dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner kemudian dianalisa dan disajikan dalam bentuk tabel dan teks.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan (p=0,038), pengetahuan (p=0,002), dan dukungan keluarga (p=0,002) merupakan faktor yang berhubungan dengan kunjungan kehamilan. Sedangkan umur (p=0,199) dan jarak rumah ke pelayanan kesehatan (p=0,579) merupakan faktor yang tidak berhubungan dengan kunjungan kehamilan. Berdasarkan penelitian, pengetahuan dan dukungan keluarga merupakan faktor yang paling dominan untuk mempengaruhi kunjungan kehamilan. Disarankan agar puskesmas meningkatkan kegiatan penyuluhan mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan bagi ibu hamil, keluarga, dan masyarakat.
HUBUNGAN POLA AKTIFITAS DILUAR RUANGAN DENGAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL Rizka Nur Fadilah; Dessy Hermawan; Yulistiana Evayanti; Devi Kurniasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 1 (2021): Volume 7,Nomor 1,Januari 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i1.1735

Abstract

ABSTRACT RELATIONSHIP PATTERN BEYOND ITS ACTIVITY ROOM WITH A BLOOD PRESSURE IN PREGNANT WOMEN  Background        :Indonesia is a tropical area with sun exposure occurs throughout the year, but the Indonesian population is still at risk for vitamin D.This happens because one of them is female using a closed clothes are still many activities carried out in an enclosed space that does not get direct sunlight exposure , Another thing that affects vitamin D deficiency that women who use clothes covered and rarely exposed to sunlight, as well as women who always use sunscreen also contribute to prevent the entry of ultraviolet rays from the sun to the skin, so that reduced synthesis of vitamin D in the skin as well as a lack of vitamin D . as a result, the risk of degenerative diseases such as hypertension.Purpose from research to determine the relationship between outdoor activity patterns and blood pressure in pregnant women at PMB Fitri Hayati, SST Bandar Lampung in 2019.Method :The study design using analytic correlation using primary data. Conducted from June to August with the sample in the study were as many as 30 respondents. Research by the sampling technique is random sampling. Collecting data using questionnaires and statistical data analysis using chi square test.result     : From the results of research conducted by the authors that note of 6 respondents were active in the building as much as 4 respondents (66.7%) blood pressure is not normal and 2 respondents (33.3%) normal blood pressure. While 24 respondents were active outside the building as much as 3 respondents (12.5%) abnormal blood pressure and 21 respondents (87.5%) normal blood pressure. The results of chi-square statistic test obtained with p-value = 0.005<α (0.05). With the obtained value is a systolic blood pressure of 100-130 and diastolic 70-80 mmHg.Conclusion   : There is a pattern of activity outdoors relationship with blood pressure in pregnant women in PMB FitriHayati, SST Bandar Lampung 2019.Suggestion It is hoped that this research can be applied by the respondents to be one of the solutions in order to stabilize blood pressure or prevent hypertension or anemia. This can be done at least every 3 times a week from 07.00 - 09.00 for a minimum time between 15-30 minutes. This can be done for those who are wearing hijab, if they leave the house wearing long clothes, it is recommended that when inside the house they are wearing short clothes, exposure to the sun can be from the window glass or behind the house that is beaged but there can still be light entering the house and avoid wearing sunblock in the morning. can block the content on exposure to direct sunlight.  Keywords     : The pattern of activity outdoors, Blood Pressure, Vitamin D   ABSTRAK Latar Belakang  :Indonesia merupakan daerah tropis dengan paparan sinar matahari terjadi sepanjang tahun, tetapi penduduk Indonesia masih berisiko mengalami kekurangan vitamin D. Hal ini terjadi karena salah satunya yaitu perempuan menggunakan pakaian tertutup yang masih banyak kegiatan yang dilakukan di dalam ruang tertutup yang tidak mendapatkan paparan sinar matahari langsung. Hal lain yang mempengaruhi kekurangan vitamin D yaitu perempuan yang menggunakan pakaian tertutup dan jarang terpapar sinar matahari, serta perempuan yang selalu menggunakan tabir surya juga berperan menghambat masuknya sinar ultraviolet dari sinar matahari ke kulit, sehingga berkurang sintesa vitamin D di kulit serta kurangnya konsumsi vitamin D. Akibatnya berisiko terjadinya penyakit degeneratif seperti hipertensi.Tujuan dari penelitian Untuk mengetahui hubungan pola aktifitas diluar ruangan dengan Tekanan Darah pada ibu hamil di PMB Fitri Hayati, SST Bandar Lampung Tahun 2019.Metode :Desain penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan korelasi menggunakan data primer. Dilakukan dari bulan Juni sampai dengan Agustus dengan sampel dalam penelitian adalah sebanyak 30 orang responden. Penelitian dengan teknik sampling yaitu random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisa data menggunakan uji statistic chi square.Hasil      :Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis bahwa diketahuidari 6 responden yang aktifdidalamgedungsebanyak 4 responden (66,7%) Tekanandarahtidak normal dan 2 responden (33,3%) Tekanandarah normal.Sedangkandari 24 responden yang aktifdiluargedungsebanyak 3 responden (12,5%) tekanandarahtidak normal dan 21 responden (87,5%) Tekanandarah normal.Hasiluji statistic chi-squarediperolehdengannilaip-value = 0,005<α (0,05). Dengandidapatnilaitekanandarahyaitusistolik 100 – 130 dan diastolic 70 – 80 mmHg.Kesimpulan  : Ada hubunganpolaaktifitasdiluarruangandengantekanandarahpadaibuhamil di PMB FitriHayati, SST Bandar Lampung Tahun 2019.Saran Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat diaplikasikan oleh para responden untuk dijadikan salah satu solusi agar dapat menstabilkan tekanan darah ataupun mencegah terjadinya hipertensi maupun anemia. Ini bisa dilakukan minimal setiap seminggu 3 kali dari pukul 07.00 – 09.00 dalam waktu minimal antara 15 – 30 menit. Ini bisa dilakukan bagi yang berhijab jika keluar rumah memakai pakaian panjang disarankan ketika didalam rumah sedang memakai pakaian pendek melakukan paparan sinar matahari bisa dari kaca jendela ataupun belakang rumah yang dipager namun masih bisa ada cahaya yang masuk kedalam rumah dan hindari memakai sunblock pada pagi hari yang dapat menghalangi kandungan pada paparan sinar matahari langsung. Kata Kunci    :PolaAktifitasdiluarruangan, TekananDarah, Vitamin D  
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS KOMBINASI EKSTRAK JAHE + VITAMIN B6 DIBANDINGKAN DENGAN VITAMIN B6 DAN EKSTRAK JAHE DALAM MENGURANGI KELUHAN MUAL MUNTAH PADA WANITA HAMIL DI KECAMATAN TANJUNG RAJA KABUPATEN LAMPUNG UTARA TAHUN 2015 Devi Kurniasari; Berthilia Berthilia
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 2, No 3 (2016): Volume 2 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v2i3.584

Abstract

Hiperemesis  Grafidarum (HEG) adalah muntah yang terjadi pada awal kehamilan sampai umur kehamilan 20 minggu. Di Puskesmas Tanjung raja tahun 2014 jumlah pasien ibu hamil mencapai 396 ibu dan yang mengalami hipermesis gravidarum sebanyak 67 ibu. Dari 67 ibu yang mengalami hiperemesis sebanyak 2 (2,9%) mengalami abortus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan efektivitas kombinasi ekstrak jahe+  vitamin B6 dibandingkan dengan vitamin B6 dalam mengurangi keluhan mual muntah pada wanita hamil di Kecamatan  Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara tahun 2015Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen. Data yang digunakan adalah data primer. Populasi  dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TM I , sampel berjumlah 96 yang di bagi dengan 3 kelompok. Variabel  dependen :mual muntah dan variabel independent: Vitamin B6 + ekstrak jahe, Vitamin B6, ekstrak jahe. Analisis data dengan menggunakan uji T dan anovaHasil penelitian diketahui Rata-rata nilai mual dan muntah sebelum diberikan vitamin B6 adalah 13,01 dan setelah diberikan vitamin B6 adalah 11,94 dengan selisih penurunan nilai rata-rata 1.07. sebelum diberikan ekstrak jahe  adalah 12,63 dan setelah diberikan ekstrak jahe  adalah 11,58 dengan selisih penurunan nilai rata-rata 1.05. sebelum diberikan vitamin B6 + ekstrak jahe adalah 13,23 dan setelah diberikan vitamin B6 + ekstrak jahe adalah 9,21 dengan selisih penurunan nilai rata-rata 4.02. Ada Pengaruh penurunan mual dan muntah pada ibu hamil trimester I (t-test > t hitung,  p–value < 0,05). Pengaruh vitamin B6 + Jahe  lebih besar terhadap penurunan mual dan muntah pada ibu hamil trimester I. Dianjurkan kepada ibu hamil untuk mengkonsumsi ekstrak jahe + vitamin B6 jika merasa mual, petugas kesehatan mengajarkan cara pembuatan ekstrak jahe dirumah. Kata Kunci      : Mual muntah, Vitamin B6, Ekstrak jahe
PEMBERIAN BUAH BIT TPEMBERIAN BUAH BIT TERHADAP KENAIKAN KADAR HB IBU HAMILERHADAP KENAIKAN KADAR HB IBU HAMIL Panca Nursela; Dwi Marlina Syukri; Devi Kurniasari; Yulistiana Evayanti; Nurul Isnaini
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i2.1728

Abstract

GIVING BEETROOT TO INCREASE LEVEL HB OF PREGNANT WOMEN Background anemia is a state of decreased levels of hemoglobin, hematocrine and the number of erythrocytes below normal values. Severe anemia if Hb <8 gr / dl, mild anemia if Hb> 8-11 gr / dl and normal in pregnant women Hb> 11 gr / dl. Based on the results of the survey conducted by researchers at UPTD Puskesmas Sudimoro Tanggamus Lampung in January-March 2019 there were 54 (100%) pregnant women who had anemia where 17 (31.4%) pregnant women had mild anemia. Purpose of this study is to know the effect of Beetroot juice on hemoglobin levels in pregnant women with anemia in UPTD Puskesmas Sudimoro Tanggamus Lampung.Methods is a pre-experimental action research with One group pretest - posttest design. There were 54 pregnant women with anemia who were anemic. Sample 17 people, the sampling technique used was purposive sampling. Data collection using observation sheets and data analysis used is the T-dependent test.Results of the study are known to be the average value of hemoglobin levels before administration of 9,835 beet juice and standard deviation of 0.5689. The average value of hemoglobin levels after giving beetroot juice is 11,771 and the standard deviation is 1.2164. Conclusion There Is The Effect Of Beetroot Juice On Increased Hemoglobin Levels In Pregnant Women With Anemia Pvalue = 0,000 <α = 0.005.Suggestions for pregnant women to consume beet juice regularly to prevent anemia and to consume foods that contain vitamin C. Keywords: anemia, beetroot, pregnant women ABSTRAK Latar Belakang anemia merupakan suatu keadaan adanya penurunan kadar hemoglobin, hematokrin dan jumlah eritrosit dibawah nilai normal. Anemia berat bila Hb < 8 gr/dl, anemia ringan jika Hb > 8-11 gr/dl dan normal pada ibu hamil Hb > 11 gr/dl. Berdasarkan hasil prasurvey yang telah peneliti lakukan di UPTD Puskesmas Sudimoro Tanggamus Lampung pada bulan Januari-Maret tahun 2019 terdapat 54 (100%) ibu hamil yang mengalami anemia dimana 17 (31,4%) ibu hamil mengalami anemia ringan.Tujuan diketahui Pengaruh Pemberian Jus Buah Bit Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Dengan Anemia Di UPTD Puskesmas Sudimoro Tanggamus Lampung.Metode tindakan pra eksperimen dengan rancangan One group pretest – posttest design. Seluruh ibu hamil yang anemia di terdapat 54 ibu hamil yang mengalami anemia. Sampel 17 orang,  Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa data yang digunakan adalah uji T-dependent.Hasil penelitian diketahui Nilai rata-rata kadar hemoglobin sebelum pemberian Jus buah Bit 9.835 dan standar deviasi 0.5689. Nilai rata-rata kadar hemoglobin sesudah pemberian Jus buah Bit 11.771 dan standar deviasi 1.2164.Kesimpulan ada Pengaruh pemberian Jus buah Bit Terhadap peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil dengan anemia pvalue = 0,000 < α = 0,005.Saran bagi ibu hamil dapat mengkonsumsi jus buah bit secara rutin guna pencegahan terjadinya anemia serta mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C. Kata Kunci: anemia, buah bit, ibu hamil 
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG EFEK SAMPING IMUNISASI DPT COMBO DENGAN KEJADIAN DEMAM PADA BAYI USIA 2-12 BULAN DI BPS YULIANTI AMD KEB KELURAHAN TALANG TELUK BETUNG SELATAN BANDAR LAMPUNG TAHUN 2015 Ike Ate Yuviska; Devi Kurniasari; Oktiana oktiana
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 1, No 3 (2015): Volume 1 Nomor 3
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v1i3.556

Abstract

Imunisasi DPT merupakan suatu upaya pemberian toksoid difteri, vaksin pertusis, dan toksoid tetanus yang bertujuan untuk menimbulkan kekebalan aktif terhadap penyakit difteri, pertusis, dan tetanus dalam waktu yang bersamaan.  Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasi DPT Combo dengan kejadian demam pada bayi usia 2-12 bulan di BPS Yulianti Amd Keb Kelurahan Talang Teluk Betung Selatan Bandar Lampung Tahun 2015.Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki bayi umur 2-12 bulan di BPS Yulianti Amd Keb Kelurahan Talang Teluk Betung Selatan Bandar Lampung periode Januari-Desember 2014 sebanyak 128 orang, dengan jumlah sampel 97 orang, teknik sampling yang digunakan adalah Random Sampling. Uji statistik data menggunakan chi sqaure.Hasil penelitian diketahui sebagian besar pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasi DPT Combo di BPS Yulianti Amd Keb Kelurahan Talang Teluk Betung Selatan Bandar Lampung tahun 2015 termasuk dalam kategori cukup yaitu sebanyak 38 orang (39,2%). Kejadian demam pada bayi usia 2-12 bulan di BPS Yulianti Amd Keb Kelurahan Talang Teluk Betung Selatan Bandar Lampung tahun 2015 sebanyak 48 orang (49,5%). Ada hubungan pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasi DPT Combo dengan kejadian demam pada bayi usia 2-12 bulan di BPS Yulianti Amd Keb Kelurahan Talang Teluk Betung Selatan Bandar Lampung Tahun 2015 dengan p-value = 0,000. Saran, hasil penelitian ini dapat digunakan bagi institusi pelayanan kesehatan sebagai masukan dalam upaya peningkatan kesehatan terutama yang berhubungan dengan hubungan pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasi DPT Combo dengan kejadian demam pada bayi usia 2-12 bulan. Kata Kunci : Pengetahuan, efek samping, imunisasi DPT Combo, demam
Effect Of Perineum Massage On Perineum Rupture Incidence In Pregnancy Dwi Nopitasari; Nurul Isnaini; Devi Kurniasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v8i3.3190

Abstract

Latar Belakang: Ruptur perineum merupakan laserasi yang terjadi pada saat persalinan. Salah satu upaya untuk mencegah laserasi pada perineum adalah dengan melakukan perineum message. Pra-survey yang dilakukan pada 10 Februari 2020 di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Wates menghasilkan sepuluh ibu bersalin. Delapan dari sepuluh wanita (80%) mengalami ruptur perineum.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pesan perineum terhadap kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Wates Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2020.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-experiment dan static group comparison. Populasi terdiri dari seluruh ibu hamil dengan usia kehamilan 34 sd 36 bulan periode April sd Juni 2020 yang terdaftar di Wilayah Kerja Puskesmas Wates. Ada 30 responden setelah dilakukan purposive sampling. Analisis dilakukan melalui Uji-T univariat dan bivariat.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor ruptur perineum pada wanita yang mendapat pesan perineum adalah 0,67 dengan deviasi 0,617. Rata-rata skor wanita tanpa pesan perineum adalah 1,20 dengan 0,676 perineum.Kesimpulan: Ada pengaruh ruptur perineum setelah dilakukan perineum message pada ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Wates Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2020 (p value 0,032).Saran: Sebaiknya ibu hamil mengikuti kelas ibu hamil secara rutin dan melakukan pesan perineum untuk mengantisipasi pecahnya perineum dalam persalinan. Kata kunci : Ruptur Perineum, Pijat Perineum  ABSTRACT Background: Perineum rupture is a laceration that happens during delivery. One of attempts to prevent the laceration on the perineum is doing perineum message. A pre-survey conducted on February 10, 2020 at PMB of Wates health Center Working Area resulted ten partum women. Eight out of the ten women (80%) suffered perineum rupture.Purpose: To know the effect of perineum message on perineum rupture incidence on parturient women at Wates Health Center Working Area of Lampung Tengah Regency in 2020.Methods: This was a quantitative study with pre-experiment design and static group comparison. The population consisted of the whole pregnant women with 34 to 36 months of pregnancy in the period of April to June 2020 registered at Wates Health Center Working Area. There were 30 respondents after doing purposive sampling. The analysis was through univariate and bivariate T-Test.Result: The result of this study showed that the average score of perineum rupture on women got perineum message was 0.67 with 0.617 deviation. The average score of women without perineum message was 1.20 with 0.676 perineum.Conclusion: There was an effect on perineum rupture after doing perineum message on parturient women at Wates Health Center Working Area of Lampung Tengah Regency in 2020 (p value 0.032).Suggestion: The pregnant women should take pregnant women class routinely and do perineum message in order to anticipate perineum rupture in the delivery. Keywords : Perineum Rupture, Perineum Massage 
GRUP PINTAR IBU HAMIL SEHAT (GITAR BULAT) DALAM UPAYA MENINGKATKAN MENINGKATKAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI DESA KOTA RAMAN KECAMATAN RAMAN UTARA, KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Nita Evriana Sari; Devi Kurniasari
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 2 (2022): Vol 4 No 2 November 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v4i2.8397

Abstract

Pendahuluan : Keberhasilan kesehatan ibu hamil dapat dilihat dari Angka Kematian Ibu (AKI), yang meliputi kematian ibu selama kehamilan, persalinan, dan nifas. Penyebab kematian ibu terbesar adalah perdarahan yaitu sebesar 30,3 %, sedangkan faktor utama perdarahan pada ibu hamil yaitu Kurang Energi Kronis (KEK) dan anemia. Di desa Kota Raman masih terdapat ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK) yaitu sebesar 44,44%.Tujuan       : Memberikan pendidikan kesehatan dalam upaya peningkatan status gizi ibu hamil dengan kekurangan energi kronisMetode      : Membentuk Grup Pintar Ibu Hamil Sehat (GITAR BULAT) dengan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang penanganan ibu hamil dengan kekurangan energi kronis, Menyampaikan program inovasi berupa pembuatan grup whatsApp untuk berbagi informasi, ilmu pengetahuan dan juga konsultasi kesehatan, pemberian kartu pemantauan ibu hamil kekurangan energi kronis serta pembuatan formula kacang tanah berupa minuman yang nantinya bisa dikonsumsi ibu hamil sebanyak 300 ml (1 gelas) sehari selama 30 hari untuk meningkatkan status gizi ibu hamil KEKHasil : Telah terbentuk Grup WhatsApp Pintar Ibu Hamil Sehat (GITAR BULAT) dengan kegiatan penyampaian penyuluhan kesehatan tentang penanganan ibu hamil dengan kekurangan energi kronis, telah diedarkan kartu pemantauan ibu hamil kekurangan energi kronis serta pembuatan formula kacang tanah berupa minuman yang nantinya bisa dikonsumsi ibu hamil sebanyak 300 ml (1 gelas) sehari selama 30 hari untuk meningkatkan status gizi ibu hamil KEKKesimpulan : Dibutuhkan kegiatan yang berkesinambungan untuk menangani kejadian KEK.Kata kunci : KEK ; Ibu Hamil ; Pendidikan Kesehatn
Co-Authors Afriani, Nasita Anggraini Anggraini Anisa Ermasari Annisa Rahma wati Aprilia Dwi Sukowati Arfina Yulistiani Aryawati, Wayan Astriana Astriana, Astriana Auliya Warda Ningrum Azzahra, Balqis Berthilia Berthilia Dewi Yuliasari Diah Astika Winahyu Dwi Marlina Syukri Dwi Nopitasari Ema Listiyaningsih Ermasari, Anissa Erna Listyaningsih Eva Nauli Evayanti, Yulistiana Fadhillah, Reza Fadhillah Fadilah, Intan Falinda Falinda Febriyanti, Putri Nabila Fenniokha, Nabela Gyandra Ferlinthany Ferlinthany Fiki Arifandini Fitri Ekasari Fitria Fitria Fredy Setiawan Furqoni, Prima Dian Hadika, Afifah Nur Aini Henny Prihatni Hermawan, Desi Hermawan, Dessy Herti Dwi Lestari Hidayah, Renita Tri Nur Iis Maisaroh Iqmy, Ledy Octaviani Jayanti, Violita Puspita Karlina Herawati Lathifah, Neneng Siti Mariza, Ana Marlinda Marlinda Meisya Royani Mona Oktalira Nabela Gyandra Fenniokha Ni Wayan Warniyati Nita Evriana Sari Novalina, Fera Nurliyani Nurliyani Nuroni, Nuroni Nurul Isnaini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Oktiana oktiana Panca Nursela Putri Lia Rosa Putri, Elsya Bela Putri, Ratna Dewi Putri, Ratna Dewi R, Leni Novaria Rachmawati, Fijri Ramadhiena Destia Murtisari Ratna Dewi Putri Rizka Nur Fadilah Rosmiyati M.Kes Rosmiyati Rosmiyati Samino Samino Sandayanti, Vira Sani, Novriyana Sari Prawardani Sari, Anggi Yunita Sari, Yuni Maryana Sholiha, Sangidatus Siti Selvia Vebriani Siti Suprihatin Suharman Suharman, Suharman Sukmawati, Ndari Sunarsih Sunarsih Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Utami, Vida Wira Velinda, Veronika Heni Vera Lusi Alvionita Watini, Watini Winahyu, Diah Astika Wulan Anggarini Yetti Amir Astuti Yohana Christine Simatupang Yuistiana Evayanti Yuli Yantina Yuliana Tampubolon Yuliasari, Dewi Yuviska, Ike Ate Yuviska, Ike Ate Zaima Zaima Zarma H Zarma Zarma Zarma, Zarma Zelpita, Dela Zuhraini, Rani Zuriah Zuriah