p-Index From 2021 - 2026
11.831
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Tematik PIONIR: Jurnal Pendidikan Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Union: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika PAX HUMANA TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Satya Widya Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DIDAKTIKA TAUHIDI: JURNAL PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Jurnal Mitra Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Education Action Research International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan International Journal for Educational and Vocational Studies Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JTIEE (Journal of Teaching in Elementary Education) Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Journal of Research and Educational Research Evaluation JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Kewarganegaraan ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Journal for Lesson and Learning Studies Journal Evaluation in Education (JEE) Abdimas Altruis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Education and Counseling Journal Jurnal Basicedu Jurnal Ilmu Multidisplin Innovative: Journal Of Social Science Research JS (Jurnal Sekolah)
Claim Missing Document
Check
Articles

Development and Effectiveness of SKIRD Media Integrated with the ONCE Model to Enhance Elementary Students Creativity in Writing Fiction Texts Dani Darmawan; Henny Dewi Koeswanti; Wahyu Purwiyastuti
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 7 No 1 (2026): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v7i1.2428

Abstract

Purpose of the study: This study aims to develop and examine the effectiveness of SKIRD (Skill Card) learning media integrated with the ONCE (Observe, Analyze, Verify, Evaluate) learning model in enhancing elementary school students’ creativity in writing fictional texts. The study addresses the need for innovative instructional media that systematically support creative writing processes at the primary education level. Methodology: This study employed a quantitative research and development (R&D) approach using the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). Data were collected through expert validation to assess media feasibility and creativity assessment rubrics administered during pretest and posttest activities. The data were analyzed using descriptive and inferential statistical techniques to evaluate the effectiveness of the developed learning media. Main Findings: The results show that the SKIRD learning media achieved a high level of feasibility based on expert validation. Statistical analysis of pretest and posttest scores indicates a significant improvement in students’ creativity in writing fictional texts (p < 0.05). The implementation of SKIRD integrated with the ONCE model enhanced students’ fluency, flexibility, originality, and elaboration in developing fictional narratives. Novelty/Originality of this study: The novelty of this study lies in the integration of SKIRD card-based learning media with the ONCE reflective learning model to systematically guide elementary students through the stages of creative writing. This study offers a structured instructional framework that links media use with reflective learning processes to enhance creativity in writing fictional texts at the elementary level.
Perbedaan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) dan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Imam Pujo Prasetyo Adi; Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4982

Abstract

Abstract This study aims to determine the influence of the use of Realistic Mathematics Education models and modelsProblem Based Learning (PBL) on Mathematics learning outcomes in fifth grade students. This research uses the methodas if experimentalwith experimental designPost-test Only Control Group Design. Data collection using test techniques. The results show that there is an effect of using the Indonesian Realistic Mathematics Education (PMRI) model and modelsProblem Based Learning (PBL) on Mathematics learning outcomes in class V students with an average scorePost-Test The PMR experiment was 84.07 with a standard deviation of 8.375 and a maximum value of 97 and a minimum of 70. As for the average value of the Post-Test Experiment PBL was 75.67 with a standard deviation of 9.389 and a maximum value of 93 and a minimum value of 53. Then the results were obtained independent sample t-test test which produces a sig value. (2-tailed) of 0.001 <0.05, which means there is a significant difference. Keywords: Realistic Mathematics Learning Model (PMR), Learning Model, Problem Based Learning (PBL), Mathematics Learning Outcomes Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan model Pendidikan Matematika Realistik dan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar Matematika pada peserta didik kelas V. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain eksperimen Post-test Only Control Group Design. Pengumpulan data menggunakan teknik test. Hasil menunjukan terdapat pengaruh penggunaan model Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dan model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar Matematika pada peserta didik kelas V dengan nilai rata-rata Post-Test Eksperimen PMR adalah 84,07 dengan standar deviasi 8,375 serta nilai maksimum 97 dan minimum 70. Sedangkan untuk nilai rata-rata Post-Test Eksperimen PBL adalah 75,67 dengan standar deviasi 9,389 serta nilai maksimum 93 dan nilai minimum 53. Kemudian didapatkan pula hasil uji independent sample t-test yang menghasilkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan. Kata Kunci: Model Pembelajaran Matematika Realistik (PMR), Model Pembelajaran, Problem Based Learning (PBL), Hasil Belajar Matematika
Perbedaan Model Pembelajaran Multiliterasi dan Directed Reading Thinking Activity Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V Sekolah Dasar di Gugus Kartini Deselfiana Yustina Taniu; Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4983

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca pemahaman antara siswa yang diajarkan dengan menerapkan model multiliterasi dan directed reading thinking activity. Variabel dalam penelitian ini adalah model multiliterasi dan directed reading thinking activity sebagai variabel bebas dan kemampuan membaca pemahaman sebagai variabel terikat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Adapun desain penelitian yang digunakan yaitu quasy experimental dalam bentuk posttest only control group design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Salatiga 03 sebagai kelas eksperimen 1 dan SD Negeri Salatiga 06 sebagai kelas eksperimen 2. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes. Tes digunakan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman siswa. Analisis data yang digunakan adalah uji t dengan independent sample t-test dengan bantuan SPSS 25 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan model multiliterasi dan directed reading thinking activity. Hasil uji t diperoleh hasil sig. (2-tailed) sebesar 0,002 < 0,05. Kata Kunci: Model Multiliterasi, Model Directed Reading Thinking Activity, Kemampuan Membaca Pemahaman Abstract This study aims to determine difference in reading comprehension ability between students who are taught by applying the multiliteracy model and directed reading thinking activities. The variables in this study are the multiliteracy model and directed reading thinking activities as the independent variabel and reading comprehension ability as the dependent variable. The research method used in this research is experimental research. The research design used is quasy experiment in the form of a posttest oly control group design. The samples used in this study were all fifth grade students at SD Negeri Salatiga 03 as the experimental class 1 and SD Negeri Salatiga 06 as the experimental class 2. The data collection technique used in this study was s tedt technique. The test is used to determine students’ resding comprehension sbility. The dsts snslysis used was the t-test with an independent sample t-test with the help of SPSS 25 for Windows. Based on results of the study it was concluded that were difference between students who were taught using the multiliteracy model and directed reading thinking activity. The t tes results obtained sig. (2-tailed) of 0,002 < 0,05. Keywords: Multiliteracy Model, Directed Reading Thinking Activity Model, Reading Comprehension Ability
Penerapan Model NGOPI untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman pada Penyelesaian Soal Cerita Matematika Siswa Kelas V Octaviani Nusa; Henny Dewi Koeswanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16991

Abstract

Reading comprehension is a basic competency that plays an important role in helping students understand information and solve mathematical story problems. However, this ability is still relatively low so that students experience difficulties in identifying important information, determining solution strategies, and obtaining correct answers. This study aims to improve students' reading comprehension skills in solving mathematical story problems through the application of the NGOPI Model. This study contributes in the form of the application of the NGOPI Model as an alternative learning that integrates reading literacy activities and mathematical problem solving at the elementary school level. The study used the Classroom Action Research (CAR) method with the Kemmis and McTaggart model which was carried out in two cycles, including the planning, action implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 27 fifth-grade students of SDN Kutowinangun 08 in the 2025/2026 academic year. Data were collected through observation, tests, documentation, and field notes, then analyzed using quantitative and qualitative descriptive techniques. The results showed that the application of the NGOPI Model was able to improve students' reading comprehension skills. The percentage of learning completion increased by 40.74%, namely from 48.15% in Cycle I to 88.89% in Cycle II, while the average value increased by 13.89 points, from 72.41 to 86.30. Improvements also occurred in all indicators of reading comprehension skills, including understanding the contents of story problems, identifying known and asked information, determining solution strategies, and solving story problems with correct answers. Thus, the NGOPI Model has been proven effective in improving students' reading comprehension skills in solving mathematical story problems, and can be used as an alternative learning model to strengthen reading literacy and problem-solving skills in elementary schools.
Perbedaan Model Pembelajaran Picture and Picture dan Think Talk Write terhadap Kemampuan Menulis Kalimat Efektif Siswa Kelas III Sekolah Dasar Pricilia Kharen Siregar; Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4474

Abstract

Kemampuan menulis kalimat efektif merupakan salah satu kemampuan yang penting dimiliki siswa sekolah dasar. Namun, pada kenyataannya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat efektif karena kurangnya penggunaan model pembelajaran yang inovatif dan menarik. Tujuan Penelitian ini untuk membandingkan model pembelajaran picture and picture dan think talk write terhadap kemampuan menulis kalimat efektif siswa kelas III sekolah dasar. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group design. Kelompok eksperimen dan kelompok kontrol akan diberikan treatmeant. Namun, pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol akan memiliki treatmeant yang berbeda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan menulis kalimat efektif berupa posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji T-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran picture and picture dan think talk write terhadap kemampuan menulis kalimat efektif siswa kelas III sekolah dasar. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan bantuan SPSS diperoleh nilai signifikansi <0,05, sehingga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua model pembelajaran tersebut. Perbedaan dapat dilihat dari hasil perhitungan nilai mean pada kedua kelas. Kelas eksperimen memperoleh nilai mean sebesar 78,06 sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai mean sebesar 74,50 yang artinya nilai mean kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, model pembelajaran picture and picture menunjukkan hasil yang lebih baik karena penggunaan media gambar membantu siswa memahami alur peristiwa, mengembangkan ide, serta menyusun kalimat secara jelas dan terstruktur.
Perbedaan Model Pembelajaran Role Playing dan Show and Tell terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas IV SD Ardiani Cahya Pratiwi; Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.5049

Abstract

Keterampilan berbicara siswa sekolah dasar masih menjadi permasalahan akibat keterbatasan kosakata dan kesulitan menyusun kalimat lisan secara runtut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan keterampilan berbicara siswa kelas IV SD yang diajar menggunakan model pembelajaran Role Playing dan Show and Tell, serta (2) model yang lebih efektif di antara keduanya. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan desain posttest only control design yang melibatkan 80 siswa kelas IV dari empat sekolah dasar di Gugus Soetomo, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes keterampilan berbicara dan dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, serta Independent Sample T-Test menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok. Model Show and Tell lebih efektif dibandingkan Role Playing, dengan rata-rata nilai posttest sebesar 84,35 pada kelompok eksperimen dan 79,88 pada kelompok kontrol. Keunggulan model Show and Tell terletak pada kemampuannya melatih keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan mengorganisasi gagasan secara lisan. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas cakupan sampel pada jenjang kelas dan wilayah yang lebih beragam serta mengendalikan kemampuan awal siswa untuk memperkuat temuan ini.
KESIAPAN SEKOLAH DASAR BARU MENGHADAPI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN IZIN OPERASIONAL: SEBUAH KAJIAN PERSEKOLAHAN Imel Sefanya Bako; Deta Maria Sri Darta; Henny Dewi Koeswanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17980

Abstract

When a foundation opens a new school, two obligations arrive at once: meeting the National Education Standards (NES) and securing a legally valid operating permit. This study looks closely at that situation at St. Andrew's Primary School Kuatnana, a newly established elementary school under Yayasan Pelita Anglikan Indonesia, a foundation that also runs institutions ranging from a kindergarten to a vocational nursing school. A descriptive qualitative single case study design was used, with data gathered through participatory observation, semi-structured interviews, document review, and literature study, then examined through a gap analysis against the eight NES. Findings show the school still has no valid operating permit, and four facility components a library, a playground, ICT facilities, and instructional aids remain unmet. Readiness across the eight NES is otherwise fairly solid, with five standards judged reasonably ready and three fully ready, so the more pressing obstacles sit in administration and facilities rather than in academic or managerial capacity. The study closes with a phased roadmap for meeting the standards, speeding up the permit process, and moving governance toward more participatory school-based management.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DAN THINK TALK WRITE (TTW) TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS V SD Dwinurani, Lia; Dewi Koeswanti, Henny
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13679

Abstract

Keterampilan menulis puisi siswa masih belum optimal, menjadi fenomena yang perlu diperhatikan. Model pembelajaran seperti Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) telah terbukti cocok untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis puisi. Selain itu, pengimplementasian model pembelajaran Think Talk Write (TTW) juga menunjukkan potensi untuk melibatkan serta meningkatkan minat siswa dalam proses pembelajaran. Namun, keterbatasan penelitian yang relevan tentang penerapan model-model kooperatif seperti CIRC dan TTW menjadi kedua model tersebut masih kurang dikenal dikalangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan model pemeblajaran Think Talk Write (TTW) terhadap keterampilan menulis puisi siswa SD. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen semu (quasi experimental design) dengan membandingkan dua kelas eksperimen yang berbeda.. analisis dilakukan melalui uji beda antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran CIRC dan TTW terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas V SD, sebagaimana terbukti dari nilai Uji-t sebesar 7.148, dimana Fhitung >Ftabel (7.148>0.3246) dan sig(2-tailed) <0.05 (0.000 < 0.05). temuan penelitian juga menegaskan bahwa model pembelajaran CIRC lebih efektif dibandingkan model TTW dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas V, sebagaimana terlihat dari peningkatan nilai posttest yang lebih tinggi. Dengan demikian, dalam konteks penelitian ini, disarankan untuk lebih memperhatikan penggunaan model pembelajaran CIRC dalam meningkatkan keterampilan menulis puisis siswa SD.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN MEDIA FLASH CARD PADA SISWA KELAS 1 DI SD NEGERI SALATIGA 03 Wardani, Febina Amanda; Koeswanti, Henny Dewi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13680

Abstract

Dalam penelitian ini, ditemukan permasalahan terkait rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 di SD Negeri Salatiga 03. Yang mana hanya 55% dari 20 siswa yang mendapat nilai mencapai nilai KKTP. Selain itu, siswa masih salah dalam melafalkan huruf pada kata yang dibaca dan membaca kata pada suku kata kurang tepat. hal tersebut dikarenakan penggunaan model dan media pembelajaran yang kurang variatif dan masih klasikal. sehingga upaya yang digunakan peneliti dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan media flash card. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dalam II siklus dengan dua pertemuan disetiap siklusnya. setelah dilakukan penelitian, kemampuan membaca permulaan siswa mengalami peningkatan secara signifikan. hal tersebut dapat dilihat dari presentase pencapain nilai KKTP siswa yang mengalami peningkatan dari kondisi awal. Pada kondisi awal prasiklus hanya 11 dari 20 siswa yang mencapai nilai KKTP dengan presentase 55%, kemudian meningkat menjadi 13 siswa dengan presentase 65% pada siklus I, dan setelah dilakukannya siklus II presentase pecapaian KKTP mengalami peningkatan sebesar 25% sehingga pada siklus II menjadi 90% yang mana sebanyak 18 dari 20 siswa telah mencapai nilai KKTP pada membaca permulaan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dan media flash card secara efektif dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa di kelas 1 SD Negeri Salatiga 03.
EFEKTIVITAS PENGUNAAN MEDIA ANIMASI MOTION DENGAN MODEL PBLTERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS V Dewi Koeswanti, Henny; Anggraeni, Cynthia; Emiliana Koehtae, Serli
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15413

Abstract

The low speaking ability of students is caused by a lack of self-confidence in students and teachers tend to use inappropriate learning media to help students in the learning process. The aim of this research is to compare the application of the Problem Based Learning learning model based on motion animation media with the Problem Based Learning learning model without motion animation media on the speaking abilities of fifth grade elementary school students. The type of research used is experimental research in the form of Quasy Experimental Design (quasi-experiment). The data collection technique is through tests using instruments to measure speaking ability. The population in this study used the Joko Tingkir Cluster which consisted of 5 schools. The sample in this study was class V students of SDN Tingkir Tengah 01 and SDN Tingkir Lor 01 Salatiga. Based on the results of research data analysis, it was found that the average value of learning outcomes increased, namely from the initial test to 54.80, then in the final test it became 89.20. Through the t-test, a value of 0.000 is obtained, which means 0.05. So it can be said that H0 or the null hypothesis is rejected. So, it can be concluded that motion animation media has proven to be effective on the speaking abilities of V grade elementary school students.
Co-Authors Adi Winanto Agnes Yunita Prihasti Aldri Frinaldi Alita, Khintan Ustino Ana Septianingsi Andika, Dimas Anik Handayani Anik Handayani Anisatul Munawaroh, Dewi Apriliando Arestu Candra Ardiani Cahya Pratiwi Arfika Wedekaningsih Arifianto, Andrian Bambang S. Sulasmono BANGUN, YONATHAN DANIEL SAMPE Cahyaningtyas, Meia Cynthia Anggraeni Dames, Iwin Dani Darmawan Dani Darmawan Deselfiana Yustina Taniu Deta Maria Sri Darta Dewi, Nimas Perdana Fortuna Dianita Eka Prasasti Domina Kristina Benu Dwi Eny Lestari Dwinurani, Lia Eka Eismawati Elita Varia Zuliyaningsih Elvira Hoesein Radia Emiliana Koehtae, Serli Erma Erma Erna Sefriani Sabuna Eskris, Yosiana Eunice Widyanti Setyaningtyas Fath Anissa Husnaeny Febriana, Agil Vina Febrilio, Yuarnes Elkana Fika Wulandari Francisca Prabasari Winanti Putri Hagi, Nanda Afrita Hagi, Nanda Afrita Hanik Ilyana Putri Hendrawati, Ririn Hendri Leo Pradana Hendy Ardha Adventama, Redemptus Imam Pujo Prasetyo Adi Imel Sefanya Bako Ira Dwi Setya Rahmayanti Ivanka Restu Widy Trianggoro Janet Retno Khintan Ustino Alita Khomaidah, Siti Kinda Makdalena Eliasar Kurniasari, Ekka Kurniawati, Risma Tri Kurniawati, Unik Lestari, Dwi Eny Lestari, Indah Cahyani Lutfita Sari, Tria Lutfita Sari, Tria Mae saroh Mahesti, Ganes Marwan Maytreyha, Yusa Sherly Melinda Safitri Melsi Wongku Mozes Kurniawan Muhammad Abdul Aziz Mulyanto, Bowo Sri Niken Pratiwi, Niken Nimas Perdana Fortuna Dewi Novita Wulandari Nubatonis, Serly Verawati Octaviani Nusa Prasasti, Dianita Eka Pratiwi, Eunike Yhora Pricilia Kharen Siregar Puji Handayani Puji Handayani Putri, Chintya Kartikasari Putri, Devi Kurnia Putri, Yosephine Intan Santosa Ria Putri Utami Rian Setiaji Ririn Hendrawati Riski Setiani Rivanza, Bagas Gea Romadoni Nafisah Rosyana Puji Septiningtyas Rumaruson, Fica Agralce Sadono, Tri Sefriani Sabuna, Erna Selly Purwita Sari Semuel Matital Septiningtyas, Rosyana Puji Serly Verawati Nubatonis Setyawan, Muhammad Setyorini Simbolon, Redina Siti Khomaidah Sri Giarti Sri Giarti Sri Giarti sri giarti, sri Stefanus Christian Relmasira Suryaningsih, Anik Susetyo Andri Wibowo Tiara Ratna Sari Tri Pamungkas, Mukti Tri Sadono Unik Kurniawati Veronica Sinta Anggraini Wahyu Agung Dwi Pamungkas Wahyu Jatmiko Wahyu Purwiyastuti Wardani, Febina Amanda Wati, Endah Sulistyo Wedekaningsih, Arfika Wibowo, Susetyo Andri Wijayanti, Kristin Windawati, Ririn Yustalena Hartami