Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENGARUH MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG BULLYING DI SMP N 2 PESAWARAN utama, putri yolanda; Zainaro, M.Arifki; Furqoni, Prima Dian
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 5 No. 2 (2025): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/nbr1b007

Abstract

Bullying bentuk kekerasan yang sering terjadi di sekolah dan berdampak negatif pada kesehatan mental serta sosial siswa. Pengetahuan mengenai bullying membuat siswa rentan menjadi pelaku atau korban. Edukasi kesehatan melalui media leaflet dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap isu ini. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang bullying di SMP N 2 Pesawaran. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test pada 30 siswa kelas VII. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi leaflet. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian leaflet (p-value = 0,002). Hasil ini membuktikan bahwa leaflet efektif sebagai media promosi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying. Diharapkan sekolah dapat memanfaatkan leaflet dan mengembangkan metode edukasi lainnya seperti video edukatif atau role play guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung kesehatan mental remaja.
Efektivitas aroma terapi lavender dalam mengurangi kecemasan pada remaja sebelum ujian Safitri, Hilda Meilinda; Furqoni, Prima Dian; Triyoso, Triyoso
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 8 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i8.1448

Abstract

Background: Anxiety is a common psychological disorder experienced by adolescents, especially before exams. A pre-survey of 10 adolescents interviewed at MTs Al-Quran Nurul Huda revealed that most of them reported experiencing anxiety when faced with a problem that hindered their thinking. Excessive anxiety can negatively impact academic performance and mental health. One non-pharmacological therapy proven effective in reducing anxiety is lavender aromatherapy. Purpose: To determine the effectiveness of lavender aromatherapy in reducing anxiety levels in adolescents before exams. Method: The study was conducted from June 26 to July 1, 2025, at MTs Al-Quran Nurul Huda Lempasing. A pre-experimental one-group pretest-posttest design was used. The population of this study was all 25 eighth-grade students of MTs Al-Quran Nurul Huda. Total sampling was used to select 25 students as respondents. The intervention consisted of aromatherapy with lavender essential oil, which was dripped into a diffuser and inhaled by the respondents. Respondents' anxiety levels were evaluated using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Results: Data showed that the majority of respondents were 14 years old, with 22 students (88.0%), and the majority were female, with 16 students (64.0%). The data also showed that the average anxiety level before lavender aromatherapy was 31.04 with a standard deviation of 5.04, while the average anxiety level after lavender aromatherapy was 10.08 with a standard deviation of 6.68. The statistical test results showed a p-value of 0.000 (p<0.05). Conclusion: Lavender aromatherapy has been shown to be significantly effective in reducing anxiety levels in adolescents before exams and can be used as a safe, easy, and affordable non-pharmacological therapy. Keywords: Adolescents; Anxiety; Lavender Aromatherapy Pendahuluan: Kecemasan merupakan gangguan psikologis yang umum dialami remaja, terutama menjelang ujian. Berdasarkan hasil presurvey 10 remaja di MTs Al-Quran Nurul Huda yang diwawancarai, sebagian besar remaja mengaku cemas ketika dihadapkan suatu permasalahan yang menyulitkan mereka untuk berfikir. Kecemasan yang berlebihan dapat berdampak negatif pada performa akademik dan kesehatan mental remaja. Salah satu terapi non-farmakologis yang terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan adalah aroma terapi lavender. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas aroma terapi lavender dalam mengurangi tingkat kecemasan pada remaja sebelum ujian. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 Juni hingga 1 Juli 2025, bertempat di MTs Al-Quran Nurul Huda Lempasing. Dengan menggunakan pendekatan pra-eksperimental one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Al-Quran Nurul Huda, yang berjumlah 25 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling mendapatkan 25 orang siswa untuk menjadi responden. Intervensi yang diberikan berupa terapi aroma terapi dengan minyak esensial lavender, yang diteteskan ke dalam alat diffuser dan dihirup oleh responden. Tingkat kecemasan responden dievaluasi menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil: Mendapatkan data bahwa sebagian besar responden berusia 14 tahun yaitu sebanyak 22 siswa (88.0%) dan mayoritas berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 16 siswi (64.0%). Data juga menunjukkan rata-rata tingkat kecemasan sebelum diberikan aroma terapi lavender adalah 31.04 dengan standar deviasi 5.04 sedangkan rata-rata tingkat kecemasan sesudah diberikan aroma terapi lavender adalah 10.08 dengan standar deviasi 6.68. Berdasarkan hasil uji statistik mendapatkan nilai p=0.000 (p<0.05). Simpulan: Kegiatan pemberian aroma terapi lavender terbukti efektif secara signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada remaja sebelum ujian, dan dapat digunakan sebagai terapi non-farmakologis yang aman, mudah, dan terjangkau.
Pengaruh pelatihan keterampilan komunikasi interpersonal dalam meningkatkan self-esteem pada siswa Sinurat, Siti Farida; Furqoni, Prima Dian; Elliya, Rahma; Wahyudi, Wahid Tri
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 5 (2025): October Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i5.1398

Abstract

Background: Self-esteem is a very important psychological aspect in adolescent development, especially in the digital era which is full of challenges and changes. In adolescence, individuals begin to form their self-identity, and self-esteem plays a central role in this process. Purpose: To determine the effect of Communication Skills Training on the Self-Esteem of students. Method: This research is a quantitative study using a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The research subjects were 21 tenth-grade students of SMK Persada Bandar Lampung, selected using the total sampling technique. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analysis with a dependent t-test. Results: The average Self-Esteem of students before receiving communication skills training is 19.05 with a standard deviation of 4.873, and after receiving communication skills training, it increased to a mean of 44.33 with a standard deviation of 7.631. The statistical test result shows a value of 0.000. Conclusion: There is a significant effect of communication skills training on enhancing self-esteem among students at SMK Persada Bandar Lampung in 2025. It is hoped that students can improve interpersonal communication well and appropriately to enhance their self-esteem.   Keywords: Communication Skills; : Self-Esteem; Training.   Pendahuluan: Self-esteem atau harga diri merupakan aspek psikologis yang sangat penting dalam perkembangan remaja, terutama di era digital yang penuh tantangan dan perubahan. Di masa remaja, individu mulai membentuk identitas diri mereka, dan self-esteem memainkan peran sentral dalam proses ini. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh Pelatihan keterampilan komunikasi terhadap Self Esteem siswa siswi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Pra Eksperimental menggunakan pendekatan One group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas X SMK Persada Bandar Lampung yang dipilih dengan teknik total sampling. Analisa data analisis univariate dan bivariate dengan Uji t-dependen. Hasil: Rata-rata Self-Esteem Pada Siswa sebelum diberikan pelatihan keterampilan komunikasi adalah 19,05 dengan standar deviasi 4.873 dan setelah diberikan pelatihan keterampilan komunikasi mengalami peningkatan dengan mean 44.33 dengan standar deviation 7,631. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value 0,000. Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pelatihan keterampilan komunikasi dalam meningkatkan self-esteem pada siswa.   Kata Kunci: Harga Diri; Keterampilan Komunikasi; Pelatihan.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan Keluarga dalam Masalah Kejang Demam Pada Anak - Anak di Desa Waygalih, Tanjung Bintang Sari, Eva Aprilia; Furqoni, Prima Dian; Zainaro, M. Arifki
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.12061

Abstract

ABSTRAK Di Provinsi Lampung pada tahun 2019 jumlah anak dengan demam sebesar 36%. Prevalensi demam bervariasi menurut umur, anak umur 6-23 bulan lebih rentan mengalami demam (37-39%) dibandingkan anak lainnya. Prevalensi demam tidak berbeda banyak menurut jenis kelamin dan tempat tinggal. Prevalensi demam pada anak laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan (32% dan 30%). Hasil wawancara yang dilakukan di Desa Waygalih, Tanjung Bintang – Lampung Selatan pada 10 orang tua yang anaknya mengalami kejang demam didapatkan informasi bahwa semua anak mengalami kejang demam pertama di rumah. 7 orang tua (70%)  mengatakan tidak tahu penyebab terjadinya kejang demam. Kejang demam dapat menimbulkan komplikasi serius terhadap perkembangan otak anak apabila terjadi secara berulang kali ditambah resiko bahaya lain yaitu tersedak. Memberikan pendidikan kesehatan pengatahuan keluarga pada kejang demam pada balita Desa Waygalih, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif, Penelitian ini menggunakan desain penelitian the one group pre test and post test. Dilakukan pengukuran atau observasi mengenai pengetahuan keluarga terhadap masalah kejang demam pada anak – anak di desa waygalih, tanjung bintnag tahun 2023 dengan pre test and post test tujuan nya untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan keluarga terhadap masalah kejang demam pada anak. Setelah dilkakukan pendidikan kesehatan tentang kejang demam pada anak balita, sebagian besar responden (50 %) yaitu sebanyak 10 responden memiliki pengetahuan baik  tentang kejang demam pada anak, sebanyak 35% yaitu sebanyak 7 responden memiliki pengetahuan sedang dan sebanyak 3 res ponden (15 %) memeiliki pengetahuan kurang. Diharapkan hasil penelitian ini bahan kajian lebih lanjut bagi peneliti selanjutnya mengenai hal yang sama secara lebih mendalam dan dapat menambah jumlah responden, serta mengunakan metodelogi penelitian yang berbeda. Kata Kunci: Kejang Demam, Pengetahuan, Pendidikan Kesehatan  ABSTRACT In Lampung Province in 2019 the number of children with fever is 36%. The prevalence of fever varies according to age, children aged 6-23 months are more susceptible to fever (37-39%) than other children. The prevalence of fever did not differ much according to gender and place of residence. The prevalence of fever in boys is higher than in girls (32% and 30%). The results of interviews conducted in Waygalih Village, Tanjung Bintang – South Lampung with 10 parents whose children had febrile seizures, obtained information that all children had their first febrile seizure at home. 7 parents (70%) said they did not know the cause of febrile seizures. Febrile seizures can cause serious complications to a child's brain development if they occur repeatedly plus another hazard risk, namely choking. Provide health education on family knowledge on febrile seizures in toddlers in Waygalih Village, Tanjung Bintang District, South Lampung. This type of research uses descriptive research. This research uses the one group pre-test and post-test research design. Measurements or observations were made regarding family knowledge of the problem of febrile seizures in children in Waygalih Village, Tanjung Bintnag in 2023 with a pre test and post test. The aim was to analyze the effect of family health education on the problem of febrile seizures in children. After conducting health education about febrile seizures in toddlers, most of the respondents (50%), namely 10 respondents, had good knowledge about febrile seizures in children, as many as 35%, namely 7 respondents had moderate knowledge and as many as 3 respondents (15 %) have less knowledge. It is hoped that the results of this study will be material for further study for future researchers regarding the same matter in more depth and can increase the number of respondents, and use a different research methodology. Keywords: Fever Convulsions, Knowledge, Health Education
Hubungan Lama Menjalani Hemodialisa (HD) dengan Harga Diri Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Rumah Sakit Bintang Amin Bandar Lampung Rosa, Destiana; Furqoni, Prima Dian; Wardiyah, Aryanti
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.19781

Abstract

ABSTRACT Data from the International Society of Nephology in 2022 covered 6,908,440 patients, and reported a global prevalence of 13.4% for CKD stages 1–5 and 10.6% for CKD stages 3–5.8. Indonesian Health Survey (2023) The prevalence of chronic kidney failure was 638,178 cases and Lampung province 21,021 cases. Bintang Amin Hospital cases of kidney failure itself were 479 cases in 2021, 482 cases in 2022, 590 cases in 2023. To determine the relationship between the length of hemodialysis (HD) and self-esteem in chronic kidney failure patients at Bintang Amin Hospital Bandar Lampung in 2024. This type of quantitative research with a cross-sectional research design, the population is all kidney failure patients undergoing hemodialysis at the Hospital. Bintang Amin January-December 2023 as many as 190 patients, the sampling technique used was purposive sampling with a sample of 129 respondents. The instrument used a questionnaire and the statistical test used the Pearson chi square test. The frequency distribution of the average duration of hemodialysis (HD) showed that most patients had a duration of hemodialysis > 24 months, (45.7%). Self-esteem showed that most patients (51.9%) had low self-esteem from 129 respondents. The results of the Pearson chi square p-value test were 0.000 ≤ 0.05. There is a relationship between the duration of hemodialysis and self-esteem in kidney failure patients at the Bintang Amin Hospital, Bandar Lampung in 2024 Keywords: Patients, Chronic Kidney Failure, Self-Esteem  ABSTRAK Data dari International Society of Nephology tahun 2022 mencakup 6.908.440 pasien, dan melaporkan prevalensi global sebesar 13,4% untuk CKD stadium 1–5 dan 10,6% untuk CKD stadium 3–5.8. Survei Kesehatan Indonesia (2023) Prevalensi gagal ginjal kronik adalah 638.178 kasus dan sedangkan provinsi Lampung 21.021 kasus. Rumah Sakit Bintang Amin kasus gagal ginjal sendiri yaitu 479 kasus ditahun 2021, 482 kasus ditahun 2022, 590  kasus di tahun 2023. Diketahui hubungan lama menjalani hemodialisa (HD) dengan harga diri pada pasien gagal ginjal kronik di rumah sakit Bintang Amin Bandar Lampung tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional, populasi adalah seluruh pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa di RS. Bintang Amin Januari-Desember 2023 sebanyak 190 pasien, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel 129 responden. Instrumen menggunakan kuesioner dan uji statistic yang digunakan  uji pearson chi square. Distribusi frekuensi rata-rata lama hemodialisa (HD) didapatkan bahwa sebagian besar pasien lama hemodialisa >24 bulan, (45,7%). Harga diri didapatkan bahwa sebagian besar pasien (51,9%) harga diri rendah dari 129 responden. Hasil uji pearson chi square pvalue 0,000 ≤ 0,05. Ada hubungan lama menjalani hemodialisa dengan harga diri pada pasien gagal ginjal di Rumah Sakit Bintang Amin Bandar Lampung tahun 2024 Kata Kunci: Pasien, Gagal Ginjal Kronik, Harga Diri
ANALYSIS OF VITAMIN D LEVELS & COMPLETENESS OF COVID-19 VACCINE WITH RECURRENT COVID-19 INFECTIONS: Hubungan Kadar Vitamin D dan Kelengkapan Vaksin COVID-19 dengan Kejadian Infeksi COVID-19 Berulang pada Dosen Universitas Malahayati Nurjanah, Siti; Hermawan, Dessy; Aryastuti, Nurul; Muhani, Nova; Furqoni, Prima Dian; Sary, Lolita; Widodo, Slamet
Amerta Nutrition Vol. 8 No. 1 (2024): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v8i1.2024.33-39

Abstract

Background: There is a continued increase in the fatality rate of COVID-19 pandemic despite the apparent containment of the virus. In September 2022, the death toll from this disease has exceeded 150 thousand individuals. Furthermore, Vitamin D has been observed for its correlation with the immune system. Objectives: This study aimed to analyze correlation between blood vitamin D levels, completeness of COVID-19 vaccine, and compliance with health protocols for recurrent infection. Methods: This analytical observational study with a cross-sectional method examined correlation between blood vitamin D levels, vaccine completeness status, as well as compliance with health protocols, age, and gender. The population consisted of 62 lecturers at Malahayati University, Bandar Lampung, who were willing to volunteer as subjects. The method used was non-probability sampling and the inclusion criteria were individuals infected with COVID-19 in 2022, resulting in 47 samples. The collected data was analyzed using the chi-square test and logistic regression test. Results: The results showed that there was a significant correlation between the completeness status of COVID-19 vaccine (p-value=0.001) with an OR of 8.24 and 8.47, as well as low levels of vitamin D in the blood (p-value=0.007) and recurrent infection. Conclusions: The possibility of recurrent COVID-19 infection was increased when there were lower levels of vitamin D in the bloodstream and a less comprehensive response to vaccine.
Hubungan beban kerja dengan stress kerja pada pekerja lapangan Rahmadi, Andi; Elliya, Rahma; Furqoni, Prima Dian
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 1 No. 1 (2022): April Edition 2022
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v1i1.118

Abstract

Physical workload and chronic psychosocial stress among sugar cane plantation workers Background : The effect of work stress on workers has an influence on the professionalism of workers. Based on the results of the pre-survey research dated 1-15 August 2019 from 20 workers at PT. Indolampung Perkasa Gedung Meneng District, Tulang Bawang Regency, it is known that as many as 18 (90%) expressed insomnia, anxiety, irritability, out of 20 (100%) respondents revealed that they often worked beyond the hours specified at the start of planting or during harvest and things it is not adjusted for the compensation received. Objectives: The relationship between workload and work stress on field workers at PT. Indolampung Perkasa Gedung Meneng District Tulang Bawang Regency in 2019. Research Methods: Type of quantitative research, cross sectional design. The population of this study was 250 respondents with a sample of 154, when the study was conducted in July 2019. Primary data collection, directly to respondents. Univariate data analysis using frequency distribution and bivariate using chi square analysis. Results: It is known that 97 (63.0%) respondents did not experience work stress, 98 (66.2%) respondents had light workloads. There is a relationship between workload and work stress events in field workers in Division III and IV of PT. Indolampung Perkasa Gedung Meneng District Tulang Bawang Regency in 2019 (p-value = 0.001 OR 3,434). Conclusion: There is a relationship between workload and work stress events in field workers in Division III and IV of PT. Indolampung Perkasa Gedung Meneng District Tulang Bawang Regency in 2019. Suggestions Provide activities / events such as religious spiritual splash, training seminars on emotional and spiritual intelligence and Provide activities such as recreation for employees and families. Keywords: Work Stress, Workload, Field Workers Latar Belakang: Pengaruh stress kerja pada pekerja memiliki pengaruh terhadap profesionalitas pekerja. Berdasarkan hasil pra survey penelitian tanggal 1-15 Agustus 2019 dari 20 pekerja di PT. Indolampung Perkasa Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang, diketahui bahwa sebanyak 18 (90%) mengungkapkan susah tidur, gelisah, mudah marah, dari 20 (100%) responden mengungkapkan bahwa sering bekerja melebihi jam yang di tentukan saat dimulai penanaman maupun saat panen dan hal tersebut tidak disesuaikan dengan imbalan yang diterima. Tujuan: Diketahui hubungan beban kerja dengan stress kerja pada pekerja lapangan di PT. Indolampung Perkasa Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang tahun 2019. Metode: Jenis penelitian kuantitatif, rancangan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah 250 responden dengan sampel 154, waktu penelitian telah dilaksanakan pada bulan Juli 2019. Pengumpulan data secara primer, langsung kepada responden. Analisis data  secara univariat  menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan analisi chi square. Hasil: Diketahui bahwa sebanyak 97 (63,0%) responden tidak mengalami stres kerja, sebanyak 98 (66,2%) responden memiliki beban kerja ringan. Ada hubungan antara beban kerja dengan kejadian stres kerja pada pekerja lapangan di Divisi III dan IV PT. Indolampung Perkasa Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang tahun 2019 ( p-value = 0,001 OR 3,434) Simpulan: Ada hubungan antara beban kerja dengan kejadian stres kerja pada pekerja lapangan di Divisi III dan IV PT. Indolampung Perkasa Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang tahun 2019. saran Memberikan kegiatan / acara seperti  siraman rohani keagamaan, seminar pelatihan tentang kecerdasan emosi dan spiritual dan Memberikan kegiatan seperti rekreasi bagi karyawan dan keluarga
Pengaruh fisioterapi dada terhadap perubahan respirasi rate pada pasien dengan gangguan pernafasan Prayoga, Andes; Furqoni, Prima Dian; Mz, Dennti Kurniasih
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 1 (2026): January Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i1.1574

Abstract

Background: The prevalence of ARI in Lampung, according to the 2018 Basic Health Research (Riskesdas), was 7.38%. The highest incidence rates were in West Lampung Regency (12.67%), East Lampung (12.02%), and North Lampung (10.31%). Meanwhile, at Bintang Amin Hospital in Bandar Lampung in 2024, there were 102 ARI cases between June and December. Purpose: To determine the effect of chest physiotherapy on changes in respiratory rate in patients with respiratory disorders. Method: This quantitative study used a pre-experimental research design with a one-group pretest-posttest approach. The sample size for respiratory disorders at Bintang Amin Husada Hospital in Bandar Lampung in 2025 was 20 respondents, using purposive sampling. Univariate and bivariate data analysis used t-tests. Results: The average respiratory rate in patients with respiratory disorders before receiving chest physiotherapy was 29.05, while after receiving chest physiotherapy, the mean was 21.25. Bivariate data analysis using a t-test yielded a p-value of 0.000 < 0.05. Conclusion: Chest physiotherapy has an effect on changes in respiratory rate in patients with respiratory disorders. Keywords: Chest Physiotherapy; Respiratory Disorders; Respiratory Rates. Pendahuluan: Prevalensi kejadian ISPA di Lampung menurut Riskesdas 2018 yaitu 7.38%. Daerah tertinggi kejadian ISPA ada di Kabupaten Lampung Barat (12.67%), Lampung Timur (12.02%), dan Lampung Utara (10.31%). Sedangkan di RS Bintang Amin Bandar Lampung than 2024, kejadian ISPA sebanyak 102 pasien pada periode Juni s.d Desember. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh fisioterapi dada terhadap perubahan respirasi rate pada pasien gangguan pernafasan. Metode: Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian metode Pra Eksperimental dengan pendekatan one group pretes-postes design. Sampel gangguan pernafasan di Rumah Sakit Bintang Amin Husada Bandar Lampung Tahun 2025 dengan jumlah sampel minimal sebesar 20 responden dengan menggunakan teknik sampling purposive sampling. Analisa data univariat dan bivariat menggunakan uji t-test. Hasil: Rata-rata respirasi rate pada pasien gangguan pernafasan sebelum diberi fisioterapi dada di dengan mean 29.05 sesudah diberi fisioterapi dada dengan mean 21.25. Hasil analisa data bivariat menggunakan uji t-test didapat nilai p-value 0.000 < 0.05. Simpulan: Terdapat pengaruh fisioterapi dada terhadap perubahan respirasi rate pada pasien gangguan pernafasan. Kata Kunci: Fisioterapi Dada; Gangguan Pernafasan; Respirasi Rates.      
The relationship between anxiety levels and smoking behaviour among high school students Ariyantika, Feby; Triyoso, Triyoso; Furqoni, Prima Dian
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 4 No. 5 (2026): January Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v4i5.1409

Abstract

Background: Adolescence is a transition period that is vulnerable to changes in emotions and behavior, including anxiety and smoking behavior. Indonesia is the 5th country with the highest smoking rate in the world, in 2023 the Indonesian health survey states that more than 70 million smoke.  In Lampung in 2022 there will be 87.01% smokers. Purpose: To find out the relationship between anxiety levels and smoking behavior among teenagers. Method: This type of research uses a quantitative research method with a cross-sectional approach, total sampling technique. The analysis in this study is univariate and bivariate analysis with the chi-square test and Spearman's rho. The population and sample in this study were all male students in grades X-XI at Senior High School Persada Bandar Lampung, totaling 49 students. Results: The level of anxiety of the majority was in the moderate category, namely 17 respondents (35%) and for smoking behavior, the majority were in the high category, 17 respondents (35%). After the chi-square test was carried out, the p-value was obtained at 0.000 <0.05 and the Spearman's rho test obtained a correlation coefficient value of 0.954, meaning that there was a relationship between the level of anxiety and smoking behavior and the correlation between the two variables was very strong. Conclusion: There is a significant and very strong relationship between anxiety levels and smoking behavior. It is hoped that schools can develop educational programs in the form of anxiety and smoking behavior prevention programs through group counseling, health education about the dangers of smoking and anxiety management training.   Keywords:  Adolescents; Anxiety; Smoking Behavior.
Co-Authors Adhani, Neisa Alam, Rama Rajasa Ferlanda Andi Rahmadi Andiny, Mery Andoko Andoko, Andoko Aprilia Dwi Sukowati Arfina Yulistiani Ariyantika, Feby Aryanti Wardiyah, Aryanti Aryastuti, Nurul Auliya Warda Ningrum Chrisanto, Eka Yudha Deny Eka Liasari Desi Eka Wijaya Desmonika, Cindy Diah Astika Winahyu Eka Novita Sari, Eka Novita Elliya, Rahma Ema Listiyaningsih Erlianti, Febi Erna Listyaningsih Ernita, Chelda Fajrianti, Endah Fredy Setiawan Gunawan, M. Ricko Hermawan, Dessy Hidayat, Asep Rahmad Imam Safaat Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Istawala, Anggun Juliawan, Ladin Karlina Herawati Kurniasari, Devi Leni Sari Asdi Liasari, Deny Eka Lidya Ariyanti Linawati Novikasari Lolita Sary M. Arifki Zainaro Mardani Mardani Martiani, Dina Meisya Royani Muhani, Nova Mutiara Arini Ariska Mz, Dennti Kurniasih Natalia, Mutiara Neli, Dewa Ayu Nortajulu, Bahren Novikasari, Linawati Patrur Korip Prayoga, Andes Prayogo, Idfy Dwi Rachmi Fitria Sari Rahmadi, Andi Rilyani Rilyani Rilyani, Rilyani Riska Wandini, Riska Rizki Zulkandri Rosa, Destiana Rudi Winarno Safitri, Hilda Meilinda Sandi , Ade Gunawati Saputra, Dian Angen Saraswati, Ika Sari, Eva Aprilia Sastria Handayani Selfianti, Selfianti Silvia, Andi Bunga Sintia, Monica Bela Dwi Sinurat, Siti Farida Siti Nurjanah Siti Selvia Vebriani Slamet Widodo Sumo, Ni Luh Susanto Susanto Suwarto Suwarto Teguh Pribadi Trismiyana, Eka Triyoso Triyoso Triyoso, Triyoso Utama, Putri Yolanda Wahid Tri Wahyudi Wijaya, Desi Eka Winahyu, Diah Astika Wulan Anggarini Yuliani Yuliani Yulyani, Vera Yuniati Yuniati Zainaro, M.Arifki