Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : tajdida

REVITALISASI IDEOLOGI MUHAMMADIYAH DALAM PENGUATAN KADER PERSYARIKATAN Junaidi, Muhammed; Jannah, Roudlotul
Tajdida: Jurnal Pemikiran dan Gerakan Muhammadiyah Vol 16, No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak buruk adanya globalisasi menimbulkan sifat individualisme, pragmatisme, dan hedonisme yang mana hal tersebut tidak sesaui dengan ajaran Al–Qur’an dan As – Sunnah. Muhammadiyah sesuai dengan ideologinya yang tertuang dalam Muqaddimah Anggaran Dasar adalah untuk mewujudkan masyarakat islam yang sebenar –benarnya tentu dituntut untuk mampu mengatasi persoalan tersebut. Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan tajdid dituntut untuk selalu bersikap kritis terhadap masalah sosial yang timbul dimasyarakat. Tantangan Ghazwul Fikr juga menjadi hal yang harus diperhatikan oleh Muhammadiyah, sebab pemikiran suatu masyarakat, tidak bisa lepas dari cara pandang hidupnya. Dengan adanya beragam masalah yang ada baik itu dari segi perbenturan antara kebudayaan barat dan islam ataupun adanya tantangan Ghazwul Fikr bagi Muhammadiyah menimbulkan suatu kebingungan (Confusion) tersendiri pada masyarakat dalam tingkat tertentu. Dalam tingkat perdaban, dapat megakibatkan clash of civilization atau clash of world view, yakni berkaitan tentang cara pandang individu atau masyarakat. Dalam tingkat sosial dapat mengakibatkan pula adanya kekagetan budaya, sebab dalam hal ini pengaruh barat sering tidak sesuai dengan apa yang telah dipelajari dan dipahami oleh masyarakat pada umumnya. Dengan timbulnya bergam masalah di masyarakat, dalam hal ini patut dipertanyakan kembali mengenai ideologi Muhammadiyah yang seolah justru dianggap semakin melemah dan tidak mampu menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Sehingga dalam hal ini diperlukan adanya peneguhan kembali ideologi Muhammadiyah pada warga Muhammadiyah di masa kini. Agar tidak tebawa oleh arus jaman yang tidak sesuai dengan ajaran Al – qur’an dan As – Sunnah
Co-Authors Abdul Hakim Absori Achmad Miftah Farid Ade Nur Rizal Lul Huda Aditya Denny Permana Amaylia Noor Alaysia Anisah Maharani Putri Werdani Ardi Eka Kurniawan Arief Budiono Aries Isnandar Bagas Adi Priyoga Bambang Sukoco Benanda Bunga Natasha Bertha Salmania Putri Bryllian Erix Darmawan Budi Santoso Dania Nalisa Indah Denta Lufy Nur Yandini Devi Luluk Andriani Dewi Kusuma Diarti Diana Setiawati Difiyan Rachel Ovisina Elsa Putri Supriyanto Engine Kubota Faisal, Fatma Farid Nur Mustaqim Febriani, Hanifah Fitrah Pangestullah Putra Renjana Hidayat, Syamsul Hurin Rusyda Zakiyah Imansyah, Resky Gustiandi Candra Indah Maulani Iqbal Muhammad Ichsan Irham Rosyidi Isman Isman Jan Alizea Sybelle Jan Alizea Sybelle Jasmine Fahira Maulana Kelik Wardiono Kiki Samudera Kuswardhani Kuswardhani Labib Muttaqin Lutfi Robiatul Adawiyah M Masithoh Mahmud Hi Umar Marisa Kurnianingsih Masithoh Masithoh Mila Cahyawati Moh. Indra Bangsawan Muhammad Adipa Ghaza Al Azmi Muhammad Arri Widiawan Muhammad Iqbal Almuwafiqi Muhammad Johansyah Maulana Mustika Ayu Ariftiyani Mutimatun Niami Nabila Rahmawati Rama Nada Nabila Fatihah Natangsa Surbakti Ndaru Anggara Prabajati Nugroho Putra Liyanto Pandu Firmansyah Rafi’ Purnomo Cahyo Utomo Resky Gustiandi Candra Imansyah Resta Pratama Faudi Rini Eka Agustina Rio Pradita Wibowo Rizka Rizki Ajudiansyah Rizza Rohmatul Hasanah Rochman Hadi Mustofa ROUDLOTUL JANNAH Rusydi Hakim Sandya Mahendra Sekar Ingtyas Garnis Waninghyun Sejati Septarina Budiwati Sudaryono Sudaryono Sudaryono Sudaryono Syaifuddin Zuhdi Taufiq Hidayat Tomás Mateo Ramon Trisno Rahardjo Wardah Yuspin Wisnu Tri Nugroho Yoesoef Moestofa Yogi Prasetyo Yusril Aulia Patra