Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Kesehatan tentang Hubungan Gaya Hidup Remaja dengan Kejadian Konstipasi (Sembelit) di SMK PGRI 1 Cimahi Deri Ramadhan; Theophylia Melisa Manumara; Gandung Galih Asmoro; Chania Marsela Mandani Putri; Rita Juwita; Euis Nur Asy - Syifa Najiah; Vika Rahmanisah; Bunga Elia; Muhammad Arif Rahman; Nela Nuraeni; Jividhah Sri Wulan Gea
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/rx3qd437

Abstract

Sembelit merupakan salah satu masalah pencernaan yang sering terjadi pada remaja dan dapat berdampak pada kenyamanan serta kualitas hidup. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh pola makan rendah serat, kurangnya asupan cairan, serta gaya hidup sedentari yang semakin meningkat pada usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian sembelit pada remaja serta dampaknya terhadap aktivitas sehari-hari. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional pada remaja usia 12–18 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai pola makan, kebiasaan minum, aktivitas fisik, dan frekuensi buang air besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja yang mengalami sembelit memiliki asupan serat yang rendah, kurang minum air putih, serta aktivitas fisik yang minimal. Selain itu, kebiasaan menahan buang air besar juga menjadi faktor yang berkontribusi. Sembelit pada remaja dapat menimbulkan ketidaknyamanan, nyeri perut, dan gangguan konsentrasi dalam belajar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sembelit pada remaja dipengaruhi oleh pola hidup yang kurang sehat, sehingga diperlukan edukasi mengenai pentingnya konsumsi serat, hidrasi yang cukup, serta aktivitas fisik untuk mencegah terjadinya sembelit (Purnamasari 2018).  
Cegah Diare dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SMAN 4 Cimahi Muhammad Deri Ramadhan; Theophylia Melisa Manumara; Ahmad Adhi Karya; Agustina Hermawati; Aliqa Anzani Yusmita; Dewi Maharani; Irwan Anugrah Gulo; Isma Amalia Istiqomah; Lutfiana Nur Azizah; Siti Ai Aryati; Silvana Zahra Ramadani; Tri Murti Ningrum
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/8ts2td12

Abstract

Diare merupakan masalah kesehatan global yang menjadi penyebab utama kematian dan kesakitan pada anak di seluruh dunia, yang sebagian besar dipicu oleh kontaminasi sumber makanan dan air serta sanitasi yang buruk. Data menunjukkan bahwa kasus diare secara global mencapai 2,5 miliar anak usia sekolah, sementara di Indonesia, penyakit ini termasuk Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sering disertai angka kematian yang signifikan. Kegiatan pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa-siswi SMAN 4 Cimahi dalam mencegah diare melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif melalui penyuluhan langsung kepada 36 siswa kelas XI-5 dengan memanfaatkan media presentasi dan pembagian leaflet. Materi yang disampaikan mencakup definisi, cara pencegahan, pengenalan tanda dan gejala, hingga komplikasi yang mungkin terjadi akibat diare. Hasil kegiatan melalui pre-test menunjukkan bahwa awalnya hanya sekitar 2-3 siswa yang memiliki pemahaman memadai mengenai pencegahan penyakit ini. Namun, setelah proses sosialisasi yang interaktif selama 30 menit, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman yang baik serta kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan. Melalui edukasi ini, diharapkan siswa mampu secara mandiri mencegah penyakit dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.
Mengenal GERD: Edukasi dan Pencegahan untuk Remaja di SMA Negeri 6 Cimahi Muhammad Deri Ramadhan; Theophylia Melisa Manumara; Raisya Aoliya Somantry; Septia Putri Hartanti; Gina Aprilianti; Shofiyani Khoirotul Millah; Desi Novitasari; Turindah Turindah; Jum'ati Jum'ati; Nadziah Mar'atush Sholihah; Andhika Rafi Ramadhan
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/20f6v460

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan sistem pencernaan yang terjadi akibat naiknya asam lambung ke esofagus karena kelemahan sfingter esofagus bagian bawah. Kondisi ini ditandai dengan gejala seperti nyeri ulu hati, sensasi terbakar di dada (heartburn), regurgitasi, mual, serta ketidaknyamanan pada saluran cerna yang dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Dalam beberapa dekade terakhir, prevalensi GERD mengalami peningkatan seiring dengan perubahan gaya hidup modern. Remaja, khususnya siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), termasuk kelompok yang rentan mengalami GERD akibat pola hidup tidak sehat, seperti kebiasaan makan tidak teratur, konsumsi makanan cepat saji, makanan pedas dan berlemak, minuman berkafein, stres akademik, serta kebiasaan begadang. Dilakukan penyuluhan kesehatan pada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai GERD serta mendorong penerapan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan dini. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan melalui penyuluhan yang dilaksanakan di SMAN 6 Cimahi dengan pemberian materi terkait pengertian GERD, mekanisme terjadinya refluks asam lambung, faktor risiko, gejala, serta langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan perubahan sikap siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan pencernaan. Edukasi kesehatan terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam menurunkan risiko terjadinya GERD pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang berkelanjutan guna membentuk perilaku hidup sehat sejak dini dan meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.  
Pendidikan Kesehatan tentang Waspada Gastritis: Edukasi dan Cara Mengatasinya Sejak Dini pada Siswa SMK PGRI 1 Cimahi Muhammad Deri Ramadhan; Theophylia Melisa Manumara; Zahra Laila Junistiani; Syifa Ananta Zahra; Sindi Sri Ajeng; Zulfa Noviana; Andini Aulia Khaerunisa; Lania Langsa Firmansah; Zaharani Akbar Ash. Shoffi; Omat Nuraohmat; Sahla Afifah; Susiselia Susiselia
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bm5g5j52

Abstract

Gastritis merupakan penyakit yang disebabkan oleh peradangan pada mukosa lambung yang dapat memicu peningkatan asam lambung dan sering dikenal sebagai maag. Penyakit ini cukup banyak terjadi di kalangan remaja, khususnya pelajar dan mahasiswa, namun masih banyak yang belum mampu melakukan penanganan serta pencegahan dengan tepat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai cara penanganan dan pencegahan gastritis sejak dini pada siswa SMK PGRI 1 Cimahi. Metode yang digunakan adalah metode edukatif melalui pemberian pendidikan kesehatan mengenai gastritis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat aktif selama proses edukasi berlangsung. Selain itu, hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan. Dengan demikian, pendidikan kesehatan yang dilakukan memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai gastritis.
Be Aware of Thyroid: Edukasi Hipotiroidisme pada Remaja di MA-Alfarisy Muhammad Deri Ramadhan; Theophylia Melisa Manumara; Adinda Putri Eriyana; Afifah Azahra; Anggun Nadila; Anggraeni Lestari; Bagas Dinan Maulana; Dina Alipiya; Faiza Sausan Karinda; Naesyha Nirmalasari; Salsa Nurliawati; Salsa Putri Nabil; Siti Jenab Andreani; Zahra Alifannisa
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/xzdske29

Abstract

Hypothyroidism is a condition of disorders in the thyroid gland characterized by low production of thyroid hormones (T3 and T4), causing a decrease in the body's metabolism. This condition can cause various symptoms such as fatigue, weight gain, dry skin, and growth disorders in adolescents. Education about hypothyroidism is important to be done early on to increase awareness and prevention. This health education activity aims to increase adolescents' knowledge about hypothyroidism at MA Al-Farisy. The method used is an interactive method with pre-test stages, material delivery, discussion, and post-test. The activity was held on March 12, 2026 involving 20 participants. The results showed an increase in knowledge after education, marked by an increase in scores from pre-test by 10% to post-test by 15%, and the level of understanding reached 50%. However, the level of activity of participants is still relatively low (25%). Overall, this health education has a positive impact on improving adolescents' knowledge and understanding of hypothyroidism, although further efforts are needed to increase participants' active participation.
From Hyper to Aware: Strategi Promosi Kesehatan tentang Hipertiroidisme pada Remaja SMK Muhammad Deri Ramadhan; Theophylia Melisa Manumara; Desti Alfiana; Bunga Riase Amalia; Davina Apandi Putri; Novy Alawiyah; Salwa Fadhila Oktaviani Solihin; Dhea Lestari; Nabila Zalfa; Nur Aeni Mukti; Tiara Andita Septiani; Farla Meitha Zahra; Albar Rizky Suwita
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/rv5r7q53

Abstract

Hyperthyroidism is a condition characterized by excessive production of thyroid hormones, leading to increased metabolic activity and symptoms such as weight loss, palpitations, tremors, and emotional disturbances. This condition can affect various body systems and potentially cause serious complications if not properly managed. Knowledge among adolescents regarding hyperthyroidism and its risk factors remains low, making health education important to increase awareness and early prevention. The method used in this study was a literature-based approach by reviewing sources from online databases such as PubMed and Google Scholar to collect information related to the mechanisms, symptoms, and prevention of hyperthyroidism. The results indicate that proper health education can improve adolescents’ understanding of hyperthyroidism and encourage the adoption of healthy lifestyle behaviors. In conclusion, increasing access to health information and continuous education can enhance awareness among students, thereby supporting early detection and prevention of hyperthyroidism in the future.
Edukasi Pola Hidup Sehat untuk Mencegah Diabetes Mellitus pada Remaja di SMK Kiansantang Muhammad Deri Ramadhan; Theophylia Melisa Manumara; Nesa Regina Noviyanti; Tiara Nurhibah; Delia Ordora; Mia Amelia; Sarah Ayu Lestari; Mila Saidah; Inge Parasnigtias Billah; Zalva Febriana Sukardi; Putri Mutiara Nisa; Rifki Nurohman; Riki Muhammad Ramdani
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/c7rqbx60

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan ketidakmampuan pankreas memproduksi insulin secara cukup atau ketidakmampuan tubuh menggunakan insulin secara efektif, sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia). Secara global, jumlah penderita DM terus meningkat setiap tahunnya, dengan Indonesia mencatat lebih dari 2,5 juta kasus. Faktor risiko utama meliputi obesitas, kurangnya aktivitas fisik, riwayat keluarga, pola makan tidak seimbang, serta hipertensi. DM tipe 2 menjadi kasus terbanyak, yakni sekitar 90–95% dari seluruh kejadian, yang disebabkan oleh resistensi insulin dan disfungsi sel beta pankreas. Jika tidak ditangani dengan baik, DM dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius, baik akut seperti ketosidosis diabetik, maupun kronik seperti kerusakan ginjal, gangguan penglihatan, dan penyakit kardiovaskular. Gaya hidup modern yang cenderung tidak sehat, khususnya pada kalangan remaja, semakin memperparah prevalensi penyakit ini. Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui promosi dan pendidikan kesehatan menjadi sangat penting. Penyuluhan kesehatan terbukti dapat meningkatkan pengetahuan individu dan masyarakat sehingga mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup yang lebih sehat dan terkendali.
Be Aware Before It’s There: Saatnya Remaja Man Kota Cimahi Peduli Bph Untuk Masa Depan Sehat Deri Ramadhan; Theophylia Melisa Manumara; Priska Priska; Dwi Varetta Maharani; Vina Alvionita; Dede Risma Amalia; Reine Maharani Wilyana; Zephania Sheryl Hakeema; Dwi Mayangsari; Meri Oktapia Ramdani; Annisa Bintang; Muhammad Ferdiawan; Fifih Fadya
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wx14xf07

Abstract

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak dialami oleh pria usia lanjut, namun faktor risikonya telah berkembang sejak usia remaja akibat pola hidup yang tidak sehat. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan sistem reproduksi, khususnya terkait BPH, menjadi permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian melalui upaya edukasi sejak dini. Kegiatan pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan BPH melalui pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat dengan pendekatan edukatif secara langsung (tatap muka) menggunakan media presentasi PowerPoint (PPT), leaflet, serta metode interaktif berupa quiz game. Kegiatan dilaksanakan di MAN Kota Cimahi dengan melibatkan siswa-siswi sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara kualitatif, yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam menjelaskan kembali materi, menjawab pertanyaan dengan lebih tepat, serta meningkatnya hasil evaluasi melalui kuis. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran peserta dalam menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan BPH. Dengan demikian, pendidikan kesehatan melalui metode interaktif dan inovatif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja. Kegiatan ini memiliki peran penting sebagai langkah preventif dalam menekan risiko penyakit degeneratif di masa mendatang.
Upaya Pencegahan Kanker Kolorektal pada RemajaSMK Kesehatan Rajawali Theophylia Melisa Manumara; Rifan Abiansyah; Sintia Dian Ningsih; Nahla Fauziah Sukmana; Nazma Septia Wanty; Aulia Suci Ajeng Putri Lestari; Siti Sofiah; Sinta Sulistiawati; Bakhi Fadlah; Chalisa Putri Mayda; Maritha Aurin Alfarizki
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/9epfg614

Abstract

Colorectal cancer is a noncommunicable disease with an incidence rate that continues to rise in various countries, including among younger age groups. Unhealthy lifestyle behaviors among adolescents, such as low fiber intake, high consumption of fast food, lack of physical activity, and low health awareness, contribute to an increased risk of colorectal cancer at a young age. Prevention efforts through health education are crucial for fostering healthy lifestyle behaviors starting in adolescence. This community health education program aims to enhance the knowledge and awareness of students at Rajawali Health Vocational School regarding colorectal cancer prevention. The methods employed include interactive health education through lectures, discussions, Q&A sessions, educational games, and the use of supporting materials such as leaflets and PowerPoint presentations. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure changes in participants’ knowledge levels. The program involved 35 students as participants. The results of the activity showed an increase in students’ understanding of the definition of colorectal cancer, risk factors, early signs and symptoms, the importance of adopting a healthy lifestyle, and efforts toward early detection. Participants also demonstrated active participation and enthusiasm throughout the event. Interactive health education methods have proven effective in increasing adolescents’ knowledge and awareness of colorectal cancer prevention and in fostering healthy lifestyle habits from an early age.
Mengenal Ileus Obstruktif dan Upaya Pencegahannya Sejak Dini di SMA Negeri 13 Bandung Theophylia Melisa Manumara; Hillya Surya Afdillah; Marcela Anggraeni; Rifa Nurul Fajriani; Dita Apriliyanti; Sefya Fica Wulandari; Susilawati Susilawati; Fahmi Adian Nizar; Aiska Haniyya Muhtar; Titin Hanipah; Nadia Fatma
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bdhwzp60

Abstract

Obstructive ileus is a surgical emergency characterized by an obstruction of intestinal passage—either partial or total—due to a mechanical blockage. The high incidence of obstructive ileus in Indonesia, particularly in West Java, is a serious concern in the healthcare sector because it still carries a relatively high mortality rate. The general public’s limited knowledge, including among adolescents, regarding the signs and symptoms of obstructive ileus often leads to delays in medical treatment. This community service activity aims to improve the knowledge of students at SMAN 13 Bandung regarding obstructive ileus through structured health education. The methods used include presenting material using PowerPoint, distributing leaflets as self-study materials, and evaluating understanding through a post-test in the form of an interactive quiz. The activity was conducted with students selected through purposive sampling. The evaluation results showed an increase in students’ knowledge following the health education intervention. This activity demonstrated that multimodal health education involving visual media, print media, and interactive assessment is effective in improving adolescents’ knowledge of obstructive ileus. Therefore, a continuous health education program in schools is needed as a preventive and promotive effort to improve community health literacy.
Co-Authors Abdurasyid Zakhir Syiham Yogaswara Adelia Septiani Adinda Laila Octaviany Adinda Putri Eriyana Afifah Azahra Agilatun Nafisah Agni Noviani Agnia Fauziah Agnia Zulfandini Agustina Hermawati Agustina Siti Lestari Ahmad Adhi Karya Ai Sofiyanti Aida Kurnia Ainiyah Athiasalwa Ainna Dinda Fitriani Aiska Haniyya Muhtar Ajeung Devani Albar Rizki Suwita Nardy Albar Rizky Suwita Alda Alda Alfiani Wadilla Rahma Alia Yunita Alia Zahira Aliqa Anzani Yusmita Aliya Sandra Tri Hapsari Alvina Cantika Alya Ayunda Rahmawati Alysah Gita Maharani Amanda Imara Putri Hapsari Amanda Nabillatussahara Ramadani Andhika Rafi Ramadhan Andin Anggina Gustalia Andini Aulia Khaerunisa Anggia Ropi Anggita Cahyani Anggraeni Lestari Anggun Nadila Anisa Putri Annisa Bintang Annisa Rahma Fauziyah Aqila Putri Rusdian Arin Aulia Sabrina Ariza Anasaparoni Asti Muthia Atikah Fauziyyah Aulia Ramadhani Aulia Suci Ajeng Putri Lestari Auliya Nurul Fauzyah Aulya Khaerunnisa Fadhilah Ayu Lisvayanti Leipary Ayu Niasy Ayula Devina Ayuni Sukmawati Azkia Az Zahra Bagas Dinan Maulana Bagja Agustian Bakhi Fadlah Briggita Melanie Putri Budi Rustandi Budi Rutandi Bunga Elia Bunga Riase Amalia Bunga Wastiashy Carla Youlanda Chalisa Putri Mayda Chania Marsela Mandani Putri Cici Lestari Cindi Nur Fajriah Clara Rositawati Anggraeni Dalfa Mutmainah Damara Oktavia Aline Davina Apandi Putri Dea Lova Aulia Dede Risma Amalia Delia Ordora Deri Ramadhan Desi Novitasari Desi Trisnawati Desti Alfiana Destiana Aulia Dinata Destiyani Putri Detya Putri Liviana Devi Siti Masitoh Dewi Cwintadira Nur Fatma Dewi Maharani Dewi Sri Ambarwati Dhea Lestari Dida Dida Dilla Apriliya Dina Alipiya Dina Audina Uswatun Hasanah Dini Fitriani Dinna Alifia Dita Apriliyanti Diva Amelia Norazzurah Dwi Mayangsari Dwi Varetta Maharani Elfira Putri Arianti Eli Ermawati Elsa Lestari Elsya Meylina Enjang Nugraha Enur Atni Euis Nur Asy - Syifa Najiah Euis Nur Asy-syifa Najiah Fabyan Velentine Agustian Fahmi Adian Nizar Faiza Sausan Karinda Farla Meitha Zahra Farrel Ali Ahmat Faruz Balqis Anasthasya Fathur Halimansyah Fauziah Noeroel Iman Fauziyyah Zull Heryanto Faza Roja Nafila Fazrien Meisya Putri Feby Febrina Asyfa Wahyuni Fifih Fadya Fitri Mawardiani Fitry Febriyana Flora Cinta Anggraini Gandung Galih Asmoro Gilba Fatina Andrian Gilda Titin Setiasih Gina Aprilianti Gina Revana Gisa Nurul Liyah Giska Pebrianti Grace Angeliqch Chrystina Zamasi Hadiansyah Hadiansyah Hana Sri Oktaviani Hernina Hernina Hillya Surya Afdillah Ilma Tri Febrian Indri Dwi Fitriani Indriyani Indriyani Inge Parasnigtias Billah Inge Parasningtias Billah Intan Awaliah Irwan Anugrah Gulo Isma Amalia Istiqomah Jihan Talita Ulfa Jividhah Sri Wulan Gea Jum'ati Jum'ati Kafka Nafisa Kuntoro Kaisya Nafiska Kania Azzahra Kartika Ghina Amelia Kartini Kartini Kayla Melani Putria Keysa Rahmatika Khansa Alifia Putri Wiharsa Kheisya Permana Putri Khoerun Nisa Khoiriyatunnisa Khoiriyatunnisa Kintan Elite Lania Langsa Firmansah Lutfiana Nur Azizah Lydia Laura M. Raihan P M.Iqbal Sutisna Marcela Anggraeni Maritha Aurin Alfarizki Mashwa Rizkia Fauzia Maulidina Puji Apriliani May Lisa Mutiara Hikmah Meita Zeta Zetira Meliyani Apriliyanti Mentari Dwi Putri Juliyanti Meri Oktapia Ramdani Mesi Lestari Metilda Metilda Metilda Meysa Maulida Mia Amelia Mila Laelatul Hasanah Mila Saidah Mirna Laras Santi Moch Rifki Mubarok Mohamad Aldi Mohamad Ihsan Pahlevi Mugnia Siti Padilah Muhammad Arif Rahman Muhammad Danang Prasetyo Agung Pambudi Muhammad Fadri Ramadhan Muhammad Ferdiawan Muthia Sabila Hidayah N Gina Qhoirin Nabila Agustin Nabila Apriliana Maulani Nabila Safitri Novita Nabila Zahra Nabila Zalfa Nabillah Maya Salsa Bila Nadia Fatma Nadia Pebriyanti Nadia Pratiwi Nadia Zaimatunnisa Nadiah Maratu Solihah Nadziah Mar'atush Sholihah Naesyha Nirmalasari Nafilah Aenil Mardiyah Nagia Nuramadani Nahla Fauziah Sukmana Nailah Wartina Azahroh Naisa Safitri Najla Salsabilla Najwa Humairo Nanda Putri Stevani Natasya Bilbina Natasya Siti Nur Al- Adawiyyah Nayla Chairunnisa Nayla Nurkhairun Nisa Nayla Puteri Syaumi Ulum Ulum Nazma Septia Wanty Nazmi Anggun Pratiwi Nazwa Cahaya Maulidha Nazwa Chusnul Amalya Nazwa Nepianti Nazwa Nurul Fadilah Nazwa Sapparingga Amalia Kartika Nazwa Zahira Azzahra Nazzwa Syafa Azzahra Nela Nuraeni Neng Afifah Neng Assay Yasiin Neng Meri Nesa Regina Noviyanti Nia Ramadhani Nina Anggraeni Nisa Aulia Ervani Nisa Putri N Novia Syifa Nurhaliza Novita Wulansari Novy Alawiyah Nur Aeni Mukti Nur Anisa Omat Nuraohmat Omat Nurohmat Pelgi Fratama Pitriyani Pitriyani Priska Priska Putri Desriyanti Putri Kurnia Ramadhani Putri Mutiara Nisa Putri Nurul Aini Rahma Apriliani Rahma Fauziah Rahma Setiasih Rahma Sukma Dewi Raisya Aoliya Somantry Ramadhan, Muhammad Deri Reggy Ramadhani Regina Melliani Reine Maharani Wilyana Reiva Nur Ramadani Repa Wulandari Resa Laura Resfiany Sofia Reskia Nabila Reva Oktavia Ramadhani Rianti Aprilia Rida Octavia Butar Butar Rifa Nurul Fajriani Rifalza Dwi Yanti Rifan Abiansyah Rifki Nurohman Riki Muhammad Ramdani Risa Ismaya Risda Nurun Rita Juwita Rizky Rivaldi Fauji Rizma Rizkian Azzahra Sahla Afifah Sahrun Sahrun Salsa Manda Aulia Fasya Salsa Nurliawati Salsa Putri Nabil Salsa Putri Windi Yulianti Salsabila Kirana Salwa Amelia Salwa Fadhila Oktaviani Solihin Salwa Nurul Samsy Salwa Ramadhani Samira Deswanti Sarah Amelia Putri Sarah Ayu Lestari Sarah Nur Awaliah Sefya Fica Wulandari Selpiyanti Selpiyanti Selvia Gusmawati Selvina Selvina Septia Putri Hartanti Setia Yoga Bayu Aditia Sevie Nuraini Shearlie Sriayu Diah Azahra Shofiyani Khoirotul Millah Silva Eka Artika Silvana Zahra Ramadani Silvi Febriyanti Silvi Rahmawati Sindi Sri Ajeng Sinta Bella Sinta Sulistiawati Sintia Dian Ningsih Siti Afwa Agnia Aziz Siti Ai Aryati Siti Asiyah Siti Ayla Azzura Siti Fatimatu Jahra Nurazijah Siti Hasna Nafilah Siti Jenab Andreani Siti Kania Ramadhany Siti Nur Azijah Siti Nurhalimah Siti Nurhasanah Siti Salwa Siti Sofiah Siva Silfiyana Aris Siwi Erliyani Sri Nuraidah Sri Rohmah Suci Aulia Agustiara Suci Prissilia Juniar Susilawati Susilawati Susiselia Susiselia Syahla Yusriyah Syifa Ananta Zahra Syifa Nurul Azzizah Syipa Ananta Zahra Tasya nabila sari Teguh Akbar Dwiyanto Tia Adita Febriani Tiara Andita Septiani Tiara Nur Agustin Tiara Nurhibah Tiara Pebriyanti Tiara Rahmanisa Gauttami Tika Aliyah Titin Hanipah Tri Murti Ningrum Turindah Turindah Verawati Verawati Vika Rahmanisah Vina Alvionita Wafa Alfi Fadilah Wal Ikram Nova Nur Syawal Wardah Khoerunnisa Maulia Winda Hermawati Windi Ispiyani Wizyanti Salma Azizah Wulan Nursifa Yara Muntaha Yosa Prayoga Ruhimat Yunita Siti Wahyuni Zaharani Akbar Ash. Shoffi Zahra Alifannisa Zahra Laila Junistiani Zahrah Luthfiyani Fadillah Zahwa Salsabila Zalva Febriana Sukardi Zenina Noer Fadilah Zephania Sheryl Hakeema Zulfa Noviana Zulfa Nursa'adah ⁠Kirana Dwi Rahmawati