Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Kondisi Kehidupan Masyarakat Miskin Di Permukiman Bantaran Sungai Musi Kelurahan Seberang Ulu 1 Kecamatan 3-4 Ulu Rt. 4 Kota Palembang suci maharani; Nurul Kalima; Muhammad Fajri; Adinda Mahesa Ayu; Aulia Salma Novita Hasanah; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5104

Abstract

Pertumbuhan kota yang pesat akibat urbanisasi seringkali menimbulkan berbagai permasalahan sosial, salah satunya meningkatnya jumlah masyarakat miskin yang tinggal di kawasan marginal seperti bantaran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan kondisi kehidupan masyarakat miskin yang tinggal di permukiman bantaran Sungai Musi di Kelurahan Seberang Ulu 1 Kecamatan 3–4 Ulu RT 4 Kota Palembang. Penelitian ini dilakukan karena kawasan tersebut menunjukkan berbagai permasalahan sosial ekonomi seperti rendahnya pendapatan, keterbatasan pendidikan, kondisi hunian yang kurang layak, serta keterbatasan akses terhadap fasilitas dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat setempat, serta dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat bekerja pada sektor informal dengan pendapatan yang tidak menentu serta memiliki tingkat pendidikan yang relatif rendah. Kondisi hunian masyarakat juga masih tergolong sederhana dan rentan terhadap banjir, dengan keterbatasan akses terhadap sanitasi, air bersih, dan pengelolaan sampah. Meskipun demikian, masyarakat memiliki strategi bertahan hidup melalui usaha rumahan dan solidaritas sosial antarwarga. Temuan ini penting sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pihak terkait dalam merumuskan kebijakan penanggulangan kemiskinan dan penataan permukiman di kawasan bantaran sungai.
Perubahan Hubungan Sosial Mahasiswa Sosiologi Universitas Sriwijaya dalam Arus Urbanisasi Alja'is Fadillah, Yogi; Novita, Aulia; Utami, Nesa; Salsabila Nihel Fazila, Ghania; Putri Utaya, Naura; Kurniawan, Rudy; Wahyu Fajriani , Suci; Septiani Putri , Lisya
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5105

Abstract

Urbanisasi pendidikan mendorong perpindahan mahasiswa dari desa ke kota dan memunculkan perubahan dalam pola hubungan sosial di lingkungan kampus. Selama ini, kajian tentang mahasiswa perantau lebih banyak menyoroti aspek culture shock dan adaptasi individu, sementara perubahan struktur relasi sosial belum banyak dikaji secara mendalam. Padahal, pergeseran konteks sosial dari lingkungan homogen ke ruang urban yang heterogen berpotensi mengubah cara mahasiswa membangun, mempertahankan, dan memanfaatkan jaringan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana arus urbanisasi memengaruhi perubahan hubungan sosial mahasiswa Sosiologi Universitas Sriwijaya angkatan 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara semi terstruktur terhadap sembilan mahasiswa perantau yang dipilih secara purposive. Data dianalisis secara deskriptif-interpretatif dengan mengacu pada konsep habitus dan modal sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urbanisasi tidak hanya memperluas jaringan pertemanan, tetapi juga menggeser pola relasi dari yang berbasis kedekatan geografis menjadi lebih selektif dan berorientasi pada kesesuaian nilai serta dukungan akademik dan emosional. Solidaritas antar mahasiswa perantau menguat karena pengalaman senasib, sementara organisasi kampus berperan penting dalam pembentukan modal sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa urbanisasi pendidikan mentransformasi struktur dan orientasi hubungan sosial mahasiswa. Ke depan, penelitian serupa dapat diperluas pada lintas angkatan dan universitas untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif
Efektivitas LRT Palembang Sebagai Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi: Tinjauan Literatur Vini Anggun Pratiwi; Aisa Rosa; Pratama, Ahmad Yusuf; Desi Nurmasari; Dinda Triyani; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5136

Abstract

Transportasi publik merupakan komponen penting dalam pembangunan perkotaan karena berperan dalam meningkatkan mobilitas masyarakat dan mengurangi permasalahan kemacetan. Light Rail Transit (LRT) Palembang hadir sebagai salah satu inovasi pelayanan publik berbasis teknologi yang bertujuan meningkatkan efektivitas sistem transportasi perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas LRT Palembang sebagai inovasi pelayanan publik berbasis teknologi melalui pendekatan tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah studi literature review dengan menganalisis berbagai penelitian terdahulu yang berkaitan dengan transportasi publik, kualitas pelayanan, integrasi transportasi, serta pemanfaatan teknologi dalam sistem transportasi perkotaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberadaan LRT berkontribusi dalam meningkatkan mobilitas masyarakat, mengurangi kemacetan lalu lintas, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat perkotaan. Selain itu, kualitas pelayanan, integrasi antar moda transportasi, serta penerapan konsep smart city dan smart mobility menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas layanan LRT. Meskipun demikian, optimalisasi pemanfaatan LRT masih memerlukan peningkatan kualitas pelayanan, penguatan integrasi transportasi, serta pemanfaatan teknologi digital secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pengembangan LRT sebagai inovasi pelayanan publik perlu didukung oleh kebijakan transportasi yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kondisi Sosial Lingkungan Padat Penduduk di Rumah Susun 24 Ilir Kota Palembang Mellys Wahyuni; Ochi Ramadhanti; Fadillah Nur Habibah M; Lidya Shela Agustin; Acparel Ganesa Islami Pasha; Rudy Kurniawan; Lisya Septiani Putri; Suci Wahyu Fajriani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5164

Abstract

Fenomena yang sering terjadi dalam perkembangan di kota-kota besar yang ada di Indonesia, termasuk salah satunya Pulau Sumatera yaitu terjadinya pertumbuhan penduduk yang begitu pesat yang biasanya tidak disertai dengan antisipasi daya dukung dengan baik. Di wilayah Palembang, salah satu contoh yang mencolok adalah Rusun 24 Ilir. Rusunawa, yang juga dikenal sebagai Rumah Susun atau disingkat "rusun", sering digunakan pemerintah sebagai cara untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat dengan pendapatan rendah atau mereka yang terkena dampak kebijakan penataan kota. Namun, adanya rusun di kawasan perkotaan yang padat belum tentu bisa mengatasi semua masalah sosial dan lingkungan yang rumit. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diketahui bahwa kondisi lingkungan di masa lalu cukup memprihatinkan karena saluran air dan pembuangan limbah belum tertata dengan baik. Kondisi sanitasi yang masih terbuka dan belum terkelola secara optimal sering kali menimbulkan bau tidak sedap serta memberikan kesan kumuh pada kawasan perumahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kehidupan di Rumah Susun 24 Ilir Palembang sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang padat dan keterbatasan fasilitas. Pendudukan penduduk berdampak pada sanitasi, distribusi udara, kondisi bangunan yang sudah tua, serta kenyamanan hidup sehari-hari.
Transformasi Angkot Modern (Feeder): Strategi Palembang Membangun Jaringan Transportasi Publik Yang Kohesif di Kota Palembang Ariska, Iis; Intan Emi Putri; Fitri Wahdaniyah; Fatur Aryatama; Shalsa Badisyafitri; Rudy Kurniawan; Lisya Septiani Putri; Suci Wahyu Fajriani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5253

Abstract

Transformasi angkot konvensional menjadi angkot modern (feeder) merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam memperkuat integrasi sistem transportasi publik perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi angkot modern sebagai feeder dalam membangun jaringan transportasi publik yang kohesif di Kota Palembang. Penelitian menggunakan metode penelitian kajian pustaka, yang difokuskan pada sinkronisasi jadwal serta keterhubungan fisik dengan LRT Sumatera Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angkot modern telah berfungsi sebagai feeder secara operasional dan memperluas aksesibilitas masyarakat menuju stasiun LRT, namun integrasi sistem belum sepenuhnya optimal. Masih ditemukan potensi tumpang tindih rute dengan angkot lama, belum diterapkannya sistem tarif terpadu antar moda, serta pengaruh waktu tunggu terhadap keputusan moda pengguna. Kondisi tersebut membatasi terjadinya pergeseran signifikan dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan integrasi tarif, sinkronisasi jadwal berbasis kepastian layanan, pembenahan kelembagaan, dan peningkatan kualitas infrastruktur simpul transit guna mewujudkan jaringan transportasi publik yang benar-benar kohesif di Kota Palembang.
Struktur dan Stratifikasi Sosial-Ekonomi Masyarakat Kota Palembang: Studi Komparatif Perumahan Alexandria & Griya Sejahtera Mardana, Rachma; Pratama, M. Budi; Khodijah, Nandea; Wulandari, Nyayu Tania; Aliah, Syarlla Zenia; Kurniawan, Rudy; Putri, Lisya Septiani; Fajriani, Suci Wahyu
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5369

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya pertumbuhan pembangunan pemukiman yang terjadi di Kota Palembang yang memperlihatkan ketimpangan kondisi sosial ekonomi antar Kawasan di kota pelambang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur sosial, menganalisis bentuk stratifikasi, serta menjelaskan perbedaan kondisi ekonomi di Perumahan Alexandria dan Griya Sejahtera. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap lima orang informan yang dipilih secara purposive sampling. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya struktur sosial yang kontras antara kedua kawasan, yang di mana Perumahan Alexandria didominasi oleh kelompok dengan status ekonomi tinggi seperti pengusaha dan pegawai negeri, sedangkan Perumahan Griya Sejahtera merepresentasikan masyarakat berpenghasilan rendah. Stratifikasi yang terbentuk tidak hanya didasarkan pada pendapatan, tetapi juga kepemilikan aset dan akses terhadap sumber daya. Temuan ini mengonfirmasi bahwa adanya ketimpangan multidimensi yang tajam dalam satu lokasi perkotaan yang sama.