Claim Missing Document
Check
Articles

Teacher Readiness Level In Implementing The Deep Learning Mathematics Approach To Senior High School Students In Batu City Kusnia Nur Hadiyah; Surahmat Surahmat; Sikky El Walida
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v10i3.990

Abstract

This study aims to measure the readiness of high school mathematics teachers in Batu City to implement Deep Learning in the context of the Industry 4.0 Era. The research employed a quantitative descriptive survey approach. A sample of 60 teachers was selected using purposive sampling from active teachers in public and private high schools in Batu City. Data were collected through a closed questionnaire referring to four core teacher competencies: pedagogical, personality, professional, and social. Data analysis was conducted using descriptive statistics in the form of averages, percentages, and readiness level categories. The results of the study showed that the majority of teachers (63.33%) were in the Ready category in the pedagogical aspect, 32.5% were Less Ready, and 4.17% were Very Ready. In the personality aspect, 37.22% of teachers were Ready, 37.22% Less Ready, and 25.56% Very Ready. In the professional aspect, 51.11% of teachers were Less Ready, 28.33% Very Ready, and 20.56% Ready. In the social aspect, 51.67% of teachers were Less Ready, 25.83% Very Ready, and 22.50% Ready. These findings indicate that successful implementation of Deep Learning requires strengthening teacher competencies through ongoing training, learning communities, and school policy support that is adaptive to developments in the digital era.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BLOG UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DAN KREATIVITAS SISWA SMK DALAM MENGELOLA KONTEN ONLINE Sikky El Walida; Fadhila Kartika Sari; M. Iqbal Maulana Halisna
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24394

Abstract

Abstrak: Pendampingan pembuatan blog untuk siswa SMK An-Nur Al Munir dilaksanakan dalam rangka meningkatkan literasi digital dan kreativitas siswa dalam mengelola konten online yang mencakup keterampilan desain, penulisan konten, dan komunikasi online. Kegiatan ini melibatkan 20 siswa dan dilakukan melalui demonstrasi dan praktik langsung membuat blog. Hasil kegiatan ini tercatat keterampilan siswa meningkat secara signifikan dengan persentase peningkatan skill mencapai 40%. Persentase ini diperoleh melalui angket harian yang terdiri dari 15 pernyataan dan wawancara yang terdiri dari 10 pertanyaan.. Langkah-langkah pendampingan yang dilakukan meliputi: (1) analisis kebutuhan; (2) perencanaan pelatihan; dan (3) implementasi penggunaan platform blog yang memberikan kontribusi dalam meningkatkan literasi digital dan kreativitas siswa dalam mengelola konten online. Evaluasi berupa umpan balik dari siswa dan pembaca blog menjadi indikator penting dalam kesuksesan kegiatan ini yang menunjukkan dampak positif terhadap penguatan literasi digital, pemberdayaan kreativitas, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, pendampingan pembuatan blog ini memberikan landasan yang kuat bagi kemajuan siswa dalam menghadapi tantangan di era digital.Abstract: The mentoring program for blog creation for students at SMK An-Nur Al Munir was conducted to enhance digital literacy and creativity in managing online content, encompassing skills in design, content writing, and online communication. This activity involved 20 students and was executed through demonstrations and hands-on practice in blog creation. The results indicate a significant improvement in student skills, with a skill enhancement percentage reaching 40%. This percentage was derived from daily questionnaires consisting of 15 statements and interviews containing 10 questions. The mentoring process included the following steps: (1) needs analysis; (2) training planning; and (3) implementation of blog platform usage. These steps contributed to increasing digital literacy and creativity in managing online content. Evaluation, including feedback from students and blog readers, served as a crucial indicator of the success of the program, showing a positive impact on strengthening digital literacy, empowering creativity, and developing students' critical thinking skills. Thus, the blog creation mentoring provided a solid foundation for student advancement in facing challenges in the digital age.
PENDAMPINGAN EKSPLORASI MINAT DAN BAKAT SEBAGAI LANGKAH STRATEGIS MERANCANG RENCANA STUDI LANJUT DAN KARIR Sikky El Walida; Abdul Halim Fathani; Surya Sari Faradiba; Nia Wahyu Damayanti; Hanun Shafiyatudz Dzakiyyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35235

Abstract

Abstrak: Permasalahan utama yang dihadapi peserta didik di MA Bilingual Batu adalah minimnya pemahaman diri terkait minat dan bakat, yang berakibat pada kebingungan dalam merancang rencana studi lanjut dan pilihan karir. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan eksploratif guna membantu peserta didik mengenali potensi diri sebagai dasar penyusunan rencana pendidikan dan karir yang lebih terarah. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini juga difokuskan pada pengembangan soft skills, seperti kemampuan refleksi diri, komunikasi interpersonal, dan pengambilan keputusan, serta hard skills berupa kemampuan analisis data. Metode yang digunakan meliputi asesmen psikologis berbasis minat dan bakat, diskusi kelompok terfokus, serta konseling individual. Kegiatan ini diikuti oleh 55 peserta didik kelas XII yang dipilih berdasarkan rekomendasi guru BK, dengan sistem evaluasi yang mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman diri serta kuesioner kepuasan untuk menilai efektivitas pendampingan. Evaluasi juga dilengkapi dengan wawancara reflektif guna memperoleh gambaran kualitatif mengenai pengalaman peserta selama proses kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 86% peserta didik merasa lebih percaya diri dalam menentukan arah studi dan karir, serta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap kekuatan personalnya. Di masa yang akan datang, kolaborasi antara sekolah, konselor, dan perguruan tinggi perlu ditingkatkan agar proses pendampingan dapat dilakukan secara berkelanjutan, terintegrasi, dan memberikan dampak yang lebih luas terhadap kesiapan karir generasi muda.Abstract: The main problem faced by students at MA Bilingual Batu is the lack of self-understanding regarding their interests and talents, which leads to confusion in planning their further studies and career choices. This community service activity aims to provide exploratory guidance to help students recognize their potential as a foundation for developing more directed educational and career plans. In its implementation, the activity also focuses on developing soft skills such as self-reflection, interpersonal communication, and decision-making, as well as hard skills in data analysis. The methods used include interest- and talent-based psychological assessments, focus group discussions, and individual counseling. The activity was attended by 55 twelfth-grade students selected based on recommendations from guidance and counseling teachers, using an evaluation system that included pre-tests and post-tests to measure changes in self-understanding, as well as satisfaction questionnaires to assess the effectiveness of the mentoring process. The evaluation was also complemented by reflective interviews to obtain qualitative insights into participants’ experiences during the program. The results showed that 86% of the students felt more confident in determining their educational and career paths and demonstrated an increased understanding of their personal strengths. In the future, collaboration among schools, counselors, and universities needs to be strengthened so that the mentoring process can be carried out sustainably, more integratively, and have a broader impact on the career readiness of young generations.
Co-Authors Abdul Halim Fathani Adi Slamet Kusumawardana Agung Deddiliawan Ismail Ainurrohmah, Devi Ayu Ali Syarifudin Alifiani, Alifiani Alifiani, Alifiani Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anies Fuady Anies Fuady Azizah, Nur Lailatul Chasanah, Alfiatul CHOIROTUL UMAMI Dwi Aldi Hidayatulloh EKO WAHYUDI Emanuel, Endrayana Putut Laksminto Endah Suci Wahyuningkasih Eric Maulana Rizki Evita Putri El Yasa Fadhila Kartika Sari Fandy Puspita Negara Fany Prihatini Widyanti Fatkul Anam Febriani, Rini Fikriatul Azizah Firjon Nurisna Hadi Al Haq G. Gunawan Gusti Firda Khairunnisa Gusti Firda Khairunnisa Hanun Shafiyatudz Dzakiyyah Herfa Maulina Dewi Soewardini ika cahya maharani Irbah Tsabitah Isbadar Nursit Iventri, Kuirinus IZZAH, NURUL Kisah Irawan Mega Kusnia Nur Hadiyah Lina Rumiati Linda Tri Lestari M. Indra Riamizad Raicudu M. Iqbal Maulana Halisna Miftakhul Khasan Minakhus Sania Mitha Viviani Pratama Mochamad Lukman Hakim Moh Zainul Huda Muhammad Alfaridzi Mustangin Mustangin Naila Rif'atul Ulya NAILUS SHUFRIYAH Ngganiyatur Rochmah Novan Ardiansyah Nurul Hidayat Prasetiyo, M. Mahmudi Prima Yunita Sofiana Dewi Putri Arfini Izzah Umami putri daiana Rara Adiningsih Ratri Asmaya Puspa Rizal Dian Azmi Rizqika Taufiqi Ramadhaniati Rohmatul Ula Fitria RR. Ettie Rukmigarsari Sinta Lestari Siti Nurul Hasana Siti Wakila Sofiatul Ilmi Suci, Triayuningsih Permata Sunismi Sunismi . Surahmat Surahmat Surahmat Surahmat Surya Sari Faradiba Syabrina, Dafa Atrian Tashyatul Rahma Dania Widi Anindyta Partington Yayan Eryk Setiawan Yuli Ismi Nahdiyati Ilmi Yusuf Zainal Abidin Zainal Abidin Zakiyatul Ilmiyah Zakiyatul Ilmiyah