Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Peran Regulasi Keuangan Negara Dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Transparan Di Indonesia : Penelitian Marinus Friderikus Gulo; Gilang Maulana; Lisbet Sulitia; Reza Ramadhana; Putri Kemala Dewi Lubis; Nela Permata Sari Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran regulasi keuangan negara dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel di Indonesia. Pengelolaan keuangan negara menjadi aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan karena berkaitan dengan penggunaan anggaran publik yang harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data penelitian diperoleh melalui penelusuran berbagai sumber sekunder seperti artikel jurnal, buku ilmiah, serta dokumen kebijakan yang berkaitan dengan regulasi keuangan negara dan sistem akuntansi pemerintahan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberadaan regulasi seperti Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, serta penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual memiliki peran penting dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Selain itu, mekanisme pengawasan oleh lembaga seperti Badan Pemeriksa Keuangan serta Aparat Pengawasan Intern Pemerintah juga menjadi faktor penting dalam memastikan bahwa pengelolaan anggaran dilakukan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Namun demikian, implementasi regulasi tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, belum optimalnya sistem pengendalian internal, serta perbedaan kapasitas teknologi informasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas aparatur, serta optimalisasi digitalisasi sistem keuangan pemerintah untuk mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel..
Analisis Efektivitas Kinerja Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara: Penelitian Efraim Sinaga; Felix Simangunsong; Samuel Manullang; Kemala Dewi Lubis; Nela Permata Sari Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling individu dengan metode Mau’izah terhadap motivasi belajar remaja masjid dalam mengikuti kuliah dhuha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Single Subject Design (SSD) tipe A–B. Subjek penelitian berjumlah lima orang remaja masjid yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria memiliki tingkat motivasi belajar yang rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen skala psikologi motivasi belajar yang diberikan pada tahap pretest dan posttest dan juga dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui perbedaan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Skor motivasi belajar pada tahap pretes berada pada perentase 53,4% sedangan pada tahap posttest meningkat menjadi 92,1%. Hasil penelitian menun- jukkan bahwa terdapat perbedaan skor motivasi belajar antara tahap pretes dan post- test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 sehingga hipotesis alternatif Ha diterima dan hipotesis nol H₀ ditolak. Dengan demikian, layanan konseling individu dengan metode Mau’izah berpengaruh terhadap motivasi belajar remaja masjid dalam mengikuti kuliah dhuha.
Analisis Sistem Akuntansi Instansi dalam Upaya Pencegahan Kerugian Daerah Berdasarkan Temuan BPK pada LKPD Provinsi Sumatera Utara: Penelitian Gilbert Septian Taruli Silitonga; Yogi Radika Yuda Lubis; Yoga Alfrido Purba; Angga Ryan Syahputra; Putri Kemala Dewi Lubis; Nela Permata Sari Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem akuntansi instansi dalam upaya pencegahan kerugian daerah berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang memanfaatkan data sekunder berupa literatur, dokumen resmi, serta laporan hasil pemeriksaan BPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi instansi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Namun demikian, masih ditemukan berbagai kelemahan dalam penerapan sistem tersebut, seperti ketidaktepatan pencatatan transaksi, lemahnya pengendalian internal, serta ketidakpatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Temuan BPK menjadi indikator penting adanya celah dalam sistem akuntansi yang berpotensi menimbulkan kerugian daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem akuntansi instansi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, optimalisasi sistem pengendalian internal, serta pemanfaatan teknologi informasi. Dengan demikian, sistem akuntansi instansi diharapkan mampu berfungsi secara optimal dalam mencegah kerugian daerah serta meningkatkan kualitas tata kelola keuangan pemerintah daerah.
Pemahaman dan Tantangan Aparatur Dalam Mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja pada APBDes di Kantor Desa Tanjung Selamat Dodi Hutapea; Ester Sitompul; Jihan Salsabilla; Lia Salsabilla; Nela Permata Sari Lubis; Putri Kemala Dewi Lubis
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman aparatur Desa Tanjung Selamat dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), menilai pelaksanaannya berdasarkan peraturan yang berlaku, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui penyebaran angket kepada aparatur desa yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparatur desa secara umum memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap pengelolaan APBDes, terutama pada tahap perencanaan dan pelaksanaan. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, perubahan regulasi, serta pemanfaatan sistem informasi keuangan desa yang belum optimal.
Analisis Kinerja Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) pada Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun 2022–2024 Widya Sinaga; Ignasyia Nancy Hutabarat; Tiara Tabitha Sianturi; Selsi Lubis; Putri Kemala Sari Dewi Lubis; Nela Permata Sari Lubis
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tangerang selama periode 2022–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari dokumen resmi laporan keuangan yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Data yang dianalisis meliputi anggaran dan realisasi pendapatan daerah, pendapatan asli daerah (PAD), serta anggaran dan realisasi belanja daerah yang tercantum dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan varians anggaran untuk menilai tingkat efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Tangerang selama periode 2022–2024 menunjukkan tren yang positif. Realisasi pendapatan daerah pada setiap tahun mampu melampaui target anggaran yang telah ditetapkan, yang menunjukkan efektivitas dalam pengelolaan sumber pendapatan daerah. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun yang mencerminkan adanya upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah. Sementara itu, realisasi belanja daerah berada di bawah anggaran yang direncanakan, yang mengindikasikan adanya efisiensi dalam penggunaan anggaran. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan APBD Kabupaten Tangerang telah dilaksanakan secara cukup efektif dan efisien. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat terus meningkatkan optimalisasi pendapatan asli daerah serta melakukan evaluasi terhadap struktur belanja daerah agar pengelolaan keuangan daerah dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik.
Analisis Penerapan Siklus Akuntansi Pemerintah Daerah Berdasarkan SAP pada LKPD Kota Medan Tahun 2024 Anggun Paulina Manik; Yuliana Sari Angkat; Mawar Lestari Hutagaol; Putri Kemala Dewi Lubis; Nela Permata Sari Lubis
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan siklus akuntansi pemerintah daerah berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Medan Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari dokumen LKPD Kota Medan Tahun 2024 serta laporan pemeriksaan yang diterbitkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan dianalisis dengan membandingkan tahapan siklus akuntansi pemerintah daerah dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan LKPD Kota Medan Tahun 2024 telah melalui tahapan siklus akuntansi pemerintah daerah yang meliputi pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran, dan penyusunan laporan keuangan. Selain itu, laporan realisasi anggaran menunjukkan adanya peningkatan pendapatan daerah dan tercapainya surplus anggaran. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan siklus akuntansi pemerintah daerah telah berjalan sesuai dengan SAP sehingga dapat mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Modal Manusia dan Pengangguran sebagai Determinan Output Ekonomi Provinsi Sumatera Utara Sity Khofifah Hanif; Yendita Pakpahan; William Barker Hutabarat; Nela Permata Sari Lubis; Muhammad Alhasymi Matondang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal manusia dan pengangguran sebagai determinan output ekonomi di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2010-2024. Modal manusia diproksikan melalui Rata-rata Lama Sekolah (RLS) yang mencerminkan kualitas sumber daya manusia, sedangkan kondisi pasar tenaga kerja direpresentasikan oleh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Output ekonomi diukur menggunakan Produk Domestik Regional Bruto atas Dasar Harga Konstan (PDRBHK). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kualitas sumber daya manusia dan penyerapan tenaga kerja dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Peningkatan pendidikan diyakini dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja, sementara tingginya tingkat pengangguran berpotensi menghambat proses produksi dan aktivitas ekonomi. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS). Sebelum dilakukan estimasi, model terlebih dahulu diuji melalui serangkaian uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, autokorelasi, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas untuk memastikan validitas model yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata Lama Sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRBHK dengan koefisien sebesar 0,8064. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDRBHK dengan koefisien sebesar -0,0476. Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan variasi output ekonomi sebesar 99,42% yang ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,994206. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan serta pengurangan tingkat pengangguran merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan output ekonomi dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara.
Analisis Hubungan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Sumut: Studi Literatur Laurent Damai Yanti Silaban; Khairunnisa br Marpaung; Raymon Pernando Pasaribu; Yolanda Tampubolon; Nela Permata Sari Lubis; Muhammad Alhasymi Matondang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di Sumatera Utara. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan suatu daerah karena mencerminkan peningkatan kapasitas produksi, pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, dan kesejahteraan sosial. Dalam konteks pembangunan daerah, kondisi pasar tenaga kerja menjadi faktor yang berperan penting dalam mendorong maupun menghambat pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal nasional, artikel ilmiah, buku referensi, serta hasil penelitian terdahulu yang membahas hubungan antara TPAK, TPT, dan pertumbuhan ekonomi. Data dan referensi penelitian diperoleh melalui Google Scholar serta berbagai portal jurnal nasional yang kredibel. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis temuan-temuan penelitian sebelumnya untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai keterkaitan antarvariabel. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja memiliki hubungan positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi dan pasar kerja, semakin besar pula kontribusi tenaga kerja terhadap peningkatan produktivitas dan output daerah. Sebaliknya, Tingkat Pengangguran Terbuka memiliki hubungan negatif terhadap pertumbuhan ekonomi karena tingginya tingkat pengangguran mencerminkan belum optimalnya pemanfaatan sumber daya manusia yang tersedia. Kondisi tersebut dapat mengurangi produktivitas serta menekan laju pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, dan penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan menjadi strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara.
Determinan Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia: Bukti Empiris dari Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum Provinsi, dan Modal Manusia Tahun 2009-2024 Ainun Saskia; Zackya Hayati Lubis; Lidya Vanya F. Sihombing; Ledi Marina Purba; Nela Permata sari Lubis; Muhammad Alhasymi Matondang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, Upah Minimum Provinsi (UMP), dan rata-rata lama sekolah sebagai proksi modal manusia terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia selama periode 2009-2024. Penelitian menggunakan data sekunder time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta kementerian terkait. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS), yang didahului oleh pengujian asumsi klasik untuk memastikan validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pertumbuhan ekonomi, UMP, dan rata-rata lama sekolah berpengaruh signifikan terhadap TPT. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,838 menunjukkan bahwa 83,8% variasi TPT dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen dalam model, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Secara parsial, pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap TPT, yang mengindikasikan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi mampu menciptakan lapangan kerja dan menurunkan tingkat pengangguran. UMP juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap TPT, menunjukkan bahwa kenaikan upah minimum tidak menyebabkan peningkatan pengangguran, melainkan berpotensi meningkatkan daya beli masyarakat sehingga mendorong permintaan tenaga kerja. Sementara itu, rata-rata lama sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap TPT. Temuan ini mengindikasikan adanya fenomena pengangguran terdidik yang disebabkan oleh ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dan kebutuhan pasar kerja. Oleh karena itu, selain mendorong pertumbuhan ekonomi dan kebijakan upah yang tepat, diperlukan peningkatan relevansi pendidikan agar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja serta mendukung penurunan pengangguran secara berkelanjutan.
Pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja dan Rata-Rata Lama Sekolah terhadap Ketimpangan Pendapatan di Sumatera Utara Ananda Sakinah; Aqilah Apritia Parawanza; Flowrensari Haggata Br Ginting; Jenaya Febina; Muhammad Alhasymi Matondang; Nela Permata Sari Lubis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10137

Abstract

Ketimpangan pendapatan merupakan salah satu permasalahan pembangunan ekonomi yang masih menjadi perhatian utama di Provinsi Sumatera Utara. Tingkat ketimpangan pendapatan yang diukur menggunakan Gini Ratio dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial dan ekonomi, di antaranya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS). TPAK mencerminkan keterlibatan penduduk usia kerja dalam aktivitas ekonomi, sedangkan RLS menggambarkan kualitas modal manusia yang berperan dalam meningkatkan produktivitas dan kesempatan memperoleh pendapatan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh TPAK dan RLS terhadap ketimpangan pendapatan di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2012–2025, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara dan Badan Pusat Statistik Indonesia dengan jumlah observasi sebanyak 14 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial TPAK tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan dengan nilai probabilitas sebesar 0,5137 (> 0,05). Kondisi ini mengindikasikan bahwa peningkatan partisipasi angkatan kerja belum tentu diikuti oleh distribusi pendapatan yang lebih merata. Sementara itu, RLS berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan dengan nilai probabilitas sebesar 0,0004 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa peningkatan tingkat pendidikan masyarakat mampu menurunkan ketimpangan pendapatan. Secara simultan, TPAK dan RLS berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000669 (< 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,735291 menunjukkan bahwa 73,53% variasi ketimpangan pendapatan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Co-Authors Adel Syesaria Agustin Daole Adika Sanjaya Afriyani Elizabet Sitorus Agustin Olivia Simamora Ainun Saskia Alexa Angelica Nababan Alhasymi Matodang Amanda Talitha Fitri Ananda Fazhira Ananda Sakinah Angelica Sinaga Angga Ryan Syahputra Anggun Paulina Manik Annisa Dina Maisarah HSB Aqilah Apritia Parawanza Bunga Madu Simanungkalit Cindy Lumbantoruan Claudia Tabitha Panjaitan Dewi Lubis Diana Winata Lumban Gaol Dodi Hutapea Efraim Sinaga Ellyka Evitasari Purba Emelia Reva Lumbannahor Ester Sitompul Felix Simangunsong Feny Amelia Sinaga Flowrensari Haggata Br Ginting Gilang Maulana Gilbert Septian Taruli Silitonga Helena Seprina Sitohang Hizia Ignasyia Nancy Hutabarat Jemelly Prisya Simanjuntak Jenari Sembiring Jenaya Febina Jessica Simanungkalit Jeswin Saurent Frans Manangsang Simatupang Jihan Salsabilla Kemala Dewi Lubis Kesia Septina Tarigan Khairunnisa br Marpaung Larissa Saragih Laurent Damai Yanti Silaban Ledi Marina Purba Lia Salsabilla Lidia Gulo Lidya Vanya F. Sihombing Lisbet Sulitia M Yudi Fajri Marinus Friderikus Gulo Mawar Lestari Hutagaol Muammar El Zaidan Muhammad Alhasymi Muhammad Alhasymi Matondang Nandita Olivia Natasya Putri Kemala Dewi Lubis Putri Kemala Sari Dewi Lubis Rachel Adeline Siagian Raymon Pernando Pasaribu Reza Ramadhana Rouli Pranatalia Simanjuntak Samuel Manullang Selpiana Selsi Lubis Siti Aidilia Azzahra Siti Handayani Sity Khofifah Hanif Sonita Putri Natalia Sri Rosni Alfiat Laia Syifa Nur Aisah Tasya Oren Sagala Tiara Tabitha Sianturi Tita Nayla Cahyani Sihombing Titian Dhea Fresensia Purba Widya Sinaga William Barker Hutabarat Yendita Pakpahan Yesi Veronika Simarmata Yoga Alfrido Purba Yogi Radika Yuda Lubis Yolanda Tampubolon Yuliana Sari Angkat Zackya Hayati Lubis