cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ludovikusbomanwadu@unikama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Moral Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 25274821     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Moral Kemasyarakatan is published by the Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Study Program of Universitas Kanjuruhan Malang and Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) of East Java, which includes the results of research on character, moral action and actions that have positive values ​​in all areas of community life. The purpose of the Moral Society's journal is to provide a forum for exchange of ideas, principles and processes regarding the behavior and actions of human actions that cover all areas of life in society. Frequency of issue per year as much as 2 times in June and December
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Analisis Unsur Pembelajaran Reflektif Berbasis Alur MERDEKA sebagai Penguatan Karakter Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru Prajabatan Subroto, Toto; Sahroni, Sahroni; Gumelar, Abih
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 1 (2024): Volume 9, Nomor 1 - Juni 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i1.10267

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh model pembelajaran alur MERDEKA yang hadir dalam konteks meraih capaian pembelajaran mata kuliah Pendidikan Profesi Guru prajabatan. Selama dua tahun diimplementasikan belum diketahui mengapa pembelajaran reflektif menjadi ruh alur MERDEKA. Artikel ini dibuat hasil analisis unsur pembelajaran refleksi dalam pembelajaran alur MERDEKA. Tujuannya untuk mengetahui alasan pembelajaran reflektif disebut ruh alur MERDEKA. Dalam mengumpulkan data digunakan metode studi literature dengan melakukan serangkaian penelaahan terhadap modul, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), dan catatan terkait implementasi alur MERDEKA. Hasil penelitian menemukan, bahwa pembelajaran reflektif disebut ruh pembelajaran alur MERDEKA karena memiliki kesamaan atau kemiripan unsur-unsurnya. Adapun kesimpulan, bahwa terdapat kesamaan atau kemiripan dalam hal pemahaman konsep pembelajaran, penggunaan taksonomi Bloom revisi, penerapan teori belajar, CPMK, dan langlah-langlah pembelajaran.
Bahan Ajar Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Mandiri Peserta Didik Sekolah Mengah Atas Puspitaningrum, Anggriani; Abdulkarim, Aim; Komalasari, Kokom; Fitriasari, Susan
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 1 (2024): Volume 9, Nomor 1 - Juni 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i1.10316

Abstract

Bahan ajar memainkan peran penting dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan bahan ajar Pendidikan Kewarganegaraan dalam menumbuhkan karakter mandiri pada peserta didik. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian meliputi peserta didik dan Guru Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bahan ajar pendidikan kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas dapat dilakukan melalui dua cara yaitu secara konvensional dan berbasis digital. Faktor yang mempengaruhi penggunaan bahan ajar pendidikan kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas dalam membentuk karakter kemandirian peserta didik yaitu (1) keterampilan guru yang baik dalam penggunaan bahan ajar digital maupun konvensional, (2) penggunaan pendekatan, strategi, model, atau media yang tepat dan relevan, (3) dan guru berperan sebagai fasilitator sekaligus mentor untuk membantu peserta didik mengembangkan karakter kemandirian dalan diri. Integrasi digital dalam bahan ajar pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas memiliki dampak yang positif dibandingkan penggunaan bahan ajar secara konvensional dalam menumbuhkan karakter kemandirian pada peserta didik.
Gerakan Literasi Sekolah Dalam Upaya Membentuk Warga Negara Demokratis Peserta Didik Sekolah Menengah Atas Kurniawan, Moh Wahyu; Darmawan, Cecep; Sapriya, Sapriya; Syaifullah, Syaifullah
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 1 (2024): Volume 9, Nomor 1 - Juni 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i1.10317

Abstract

Gerakan literasi sekolah merupakan program penting untuk diberikan kepada peserta didik melalui aktivitas pembelajaran maupun kegiatan di luar kelas, menumbuhkan minat baca peserta didik diperlukan program yang terencana dan sistematis. Tujuan penelitian ini ialah menganalisis implementasi program literasi sekolah dalam membentuk warga negara demokratis. Metode dalam penelitian ini ialah menggunakan diskripstif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara, Teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat dua pendekatan gerakan literasi sekolah dalam membentuk warga negara demokratis yaitu pertama, terintegrasi melalui semua mata pelajaran, lebih khusus melalui pendidikan kewarganegaraan. Hal ini menunjukkan bahwa materi yang diberikan merupakan materi esensial dalam membentuk warga negara demokratis. Kedua, melalui kegiatan intrakulikuler dan ekstrakulikuler seperti karya ilmiah remaja yang menjadi unggulan sekolah dalam mengembangkan literasi peserta didik, hambatan program gerakan literasi sekolah dalam membentuk warga negara demokratis yaitu secara internal dan eksternal. Secara internal terdapat beberapa kesadaran peserta didik tentang motivasi minat membaca masih rendah dan faktor eksternal ialah kurangnya ketersediaan bahan bacaan yang berkaitan tentang warga negara demokratis.
Problematika antara Internalisasi dan Indoktrinasi Nilai Pancasila dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Suprayogi, Suprayogi; Rahmawati, Eni; Rafi'uddin, Hafidz; Wiratomo, Giri Harto
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 1 (2024): Volume 9, Nomor 1 - Juni 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i1.10347

Abstract

Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan telah diintegrasikan secara terpadu. Proses internalisasi ini sering kali dipandang sebagai bentuk indoktrinasi yang telah berlangsung sejak zaman Orde Lama, Orde Baru, hingga era reformasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi cara internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui proses ideologisasi yang disosialisasikan dan diimplementasikan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan literature review serta wawancara dengan pendidik dan pakar Pendidikan Kewarganegaraan. Lokasi penelitian dilakukan di Kota Semarang, Yogyakarta, dan Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan merupakan bagian dari internalisasi dan sosialisasi nilai-nilai suatu bangsa. Penelitian ini mengungkapkan perubahan signifikan dalam pendekatan dan fokus internalisasi atau indoktrinasi Pancasila dari zaman ke zaman. Pada masa Orde Lama, penanaman nilai Pancasila cenderung lebih ketat dan menekankan ketaatan terhadap pemerintah Orde Lama. Di era Orde Baru, ideologisasi Pancasila lebih berfokus pada penggunaannya sebagai alat untuk mengontrol masyarakat serta menekan keberagaman ideologi. Namun, selama periode reformasi, terjadi pergeseran paradigma yang lebih inklusif dan menghargai pluralitas dalam pengajaran nilai-nilai Pancasila.
Penerapan Aplikasi Mentimeter : Media Pembelajaran Digital Untuk Penguatan Nilai Karakter Pelajar Pancasila Jamaludin, Jamaludin; Alanur, Shofia Nurun; Sukmawati, Sukmawati; Makmur, Windy; Nasran, Nasran
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i1.10233

Abstract

Kemajuan teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk berkontribusi terhadap transfer ilmu pengetahuan, penguatan karakter bangsa serta Profil Pelajar Pancasila. Salah satunya melalui penggunaan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam pendidikan kewarganegaraan melalui media pembelajaran. Media pembelajaran yang dimaksud adalah media kuis pembelajaran menggunakan aplikasi mentimeter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket melalui google form dan wawancara. Informan penelitian ini ialah peserta didik Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Palu kelas X berjumlah 24 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat nilai Profil Pelajar Pancasila yang muncul selama pembelajaran yakni nilai akhlak kepada manusia, nilai bernalar kritis, nilai berkebhinekaan global dan nilai gotong royong. Nilai akhlak kepada manusia tercermin dari sikap peserta didik yang menghargai dan menghormati pendapat orang lain dan menerima kelompoknya. Nilai berkebhinekaan global tercermin dari sikap peserta didik yang tidak membeda-bedakan agama, suku dan asal daerah dalam bekerja sama. Peserta didik antusias mengikuti pembelajaran ditunjukkan dengan tanggapan peserta didik pada google form. Adanya digitalisasi pendidikan akan memperkuat sistem pendidikan yang membentuk karakter serta akhlak mulia melalui Profil Pelajar Pancasila.
Kesadaran Moral Hidup Berhukum Warga Negara Dalam Membayar Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Banjarmasin Akhyar, Zainul; Kiptiah, Mariatul; Elmy, Muhammad; Fahlevi, Reja
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.10273

Abstract

Kesadaran moral dalam hidup berhukum merupakan salah satu pilar dari kriteria hukum yang baik dan efektif dalam suatu kehidupan bernegara. Jika kesadaran hidup berhukum warga negara rendah, maka akan berdampak pada tingkat kepatuhan terhadap hukum itu sendiri. Kesadaran moral dalam hidup berhukum ini tampaknya terjadi pada fenomena kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor sebagaimana hasil penelitian ini. Sebagian besar informan masih rendahnya terkait dengan pengetahuan dan pemahaman kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor, demikian juga aspek keyakinan dan sikap masih sangat rendah. Sebagai akibatnya perilaku mreka cenderung kurang positif terhadap kewajibannya dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Rendahnya kesadaran moral dalam hidup berhukum ini tampaknya perlu perlu disikapi oleh segenap pihak terkait guna dicarikan solusi yang yang tepat untuk memperbaikinya; karena hal itu akan brdampak signifikan terhadap Pembangunan bangsa dan negara.
Pendidikan Kewarganegaraan Digital: Upaya Meningkatkan Keadaban Digital pada Warga Negara Muda Indonesia Susanto, Erwin; Budimansyah, Dasim; Komalasari, Kokom; Masyitoh, Iim Siti
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.10337

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah cara hidup manusia di dunia. Mulai dari terjadinya percepatan teknologi, hingga perubahan pola interaksi manusia dari yang semula offline menjadi online. Perubahan signifikan terjadi pada Indonesia yaitu meningkatnya jumlah pengguna internet dan penggunaan media sosial dalam berinteraksi sehari-hari. Peningkatan angka pengguna internet di Indonesia ini memunculkan fenomena baru, yaitu keadaban digital. Dari interaksi digital tersebut, terdapat laporan Digital Civility Index (DCI) oleh Microsoft pada tahun 2020 mencatat bahwa warganet Indonesia paling tidak beradab di Kawasan Asia Tenggara.  Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana interaksi warga negara di dunia digital dan memberikan gagasan meningkatkan keadaban digital warga negara muda melalui pendidikan kewarganegaraan digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Subyek penelitian adalah mahasiswa Universitas Buana Perjuagan Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi digital warga negara muda tergolong rendah karena masih terjadi perundungan online, pencemaran nama baik, ujaran kebencian, penyebaran berita bohong, penipuan, dan pelecehan seksual online. Peneliti juga memberikan gagasan alternatif pengintegrasian materi pendidikan kewarganegaraan digital dengan pendidikan kewarganegaraan di sekolah demi meningkatkan kompetensi digital warga negara muda.
Penguatan Etika Kewarganegaraan dalam Kehidupan Demokratis Melalui Kompetensi Pedagogis Dewi, Dinie Anggraeni; Buldani, Asep Anggi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.10353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana mahasiswa calon guru Pendidikan Kewarganegaraan dan Pendidikan Sekolah Dasar terkait dengan pengembangan etika kewarganegaraan dalam kehidupan demokratis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara terhadap 10 calon guru pendidikan sekolah dasar di Kota Cibiru, Bandung, Jawa Barat, dan 10 calon guru pendidikan kewarganegaraan di Yogyakarta. Selain itu, peneliti juga melakukan observasi dan dokumen. Analisis data menggunakan pendekatan analisis interaktif, dengan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa etika kewarganegaraan dalam kehidupan demokratis melibatkan rangkaian langkah dan strategi untuk meningkatkan keterlibatan aktif individu dalam proses demokrasi. Hal ini mencakup edukasi tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, pelatihan dalam keterampilan berpartisipasi dalam kehidupan politik dan sosial, promosi nilai-nilai demokrasi seperti pluralisme dan toleransi, serta pemberdayaan masyarakat untuk terlibat dalam pengambilan keputusan publik. Dengan pendekatan ini, individu dapat lebih memahami, menghargai, dan mengambil bagian aktif dalam memperkuat demokrasi. Pengembangan potensi  partisipasi dalam kehidupan demokratis menjadi penting.
Morality of Online Gambling Students and Online Loan Customers in Banyumas Wati, Ratna Kartika; Faridli, Efi Miftah
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.10373

Abstract

The aim of this research is to analyze and describe students' involvement in online gambling games and online loans and their morality in terms of Piaget's theory of moral development. The research method is a qualitative approach. Data sources were obtained through interviews. The data analysis technique uses qualitative analysis techniques from Cresswell.The results of this research are (1) The process of reconstructing students in online gambling games and online loans is through a trial and error stage due to the invitation of friends, over time it becomes an addiction and a necessity, (2) the students who were informants in this research were in the moral education level category according to Jean Piaget at level 3, namely basically egocentricity has been reduced, and the application of norms has become an activity. social. (3) The results of this research are certainly a critical study, that the setting of age ranges in Jean Piaget's theory of moral development needs to be re-examined, because a student who has Ages above the age limit set by Jean Piaget are still experiencing a developmental.
The Farmers' Mutual Cooperation Community's Values in Agriculture Dasfordate, Aksilas; Winoto, Darmawan Edi; Pangalila, Theodorus
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.10459

Abstract

The values of farmers' mutual cooperation in agriculture were examined in Javanese society, where challenges related to differences in provider quality hindered the assessment of the indigenous economic landscape. Economic indices from various sectors dating back to 1880 were interpreted. The Quantitative Descriptive method was employed to describe and analyze findings without broad generalizations. Participant statements and their responses were examined to identify discrepancies between research findings and existing theories. Qualitative research methods, including interviews and observational techniques, were used to collect data through oral or written communication, enhancing the compilation of observation reports on contextual learning progress. Data analysis was guided by the Miles and Huberman methodology, which directed the process from data collection to presentation and conclusion. Findings indicated a rapid increase in skilled workers after 1830, particularly among carpenters. The number of carpenters surged due to the arrival of newly trained experts, supporting the transportation of goods from rural areas to major cities and ports. Jepara and Rembang emerged as key centers for ship equipment and furniture production, with Rembang employing approximately 700 carpenters by 1840.